Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!
Blog
-
Acara Temu Sapa, GRACE PUNUH Puji Metode Menanam SLB AGCA Center Manado
test.petasulut.com/, SULUT – Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Grace Punuh mengaku bangga dengan para anak-anak beserta guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Agca Center Manado.
Bagaimana tidak, program menanam dengan tagline “Mari Jo Batanam” yang di hadirkan SLB Agca Center Manado dengan metode hydroponik sangat baik.
Terobosan yang dihadirkan SLB Agca Center Manado sekaligus salah satu sekolah penggerak di Sulut ini sangat diluar dugaan. Kadis Punuh bersama jajaran yang hadir pun terus memuji metode menanam SLB tersebut.
Tak hanya itu, SLB Agca Center di bawah pimpinan Kepala Sekolah Olga Manopo, S.Pd juga memperkenalkan praktek budidaya ikan Lele kepada siswa dengan menyiapkan wadah untuk melatih cara mengembang biakan ikan jenis air tawar tersebut.
“Melihat hasil kreasi anak-anak serta guru – guru SLB Agca Center tidak terbayangkan anak berkebutuhan khusus bisa menghasilkan kreasi yang sangat bagus ini, sangat luar biasa dan saya berharap tenaga guru tenaga kependidikan disini bersama kepala sekolah yang menjadi motor dalam melakukan terobosan ini agar terus dikembangkan karena ini betul-betul menjadi role model yang dapat berkembang bukan karena sebagai sekolah penggerak tetapi terus meningkatkan kreatifitas murid lewat bimbingan guru-guru.” puji Punuh saat menghadiri ulang tahun ke 16 SLB Agca Center Kamis, (20/1/22) siang yang dirangkaikan dengan panen perdana tanaman sayur hasil budidaya yang dilakukan anak – anak berkebutuhan lewat bimbingan para guru.

Kegiatan temu sapa dikda sulut di SLB AGCA Center Manado Lanjutnya, metode tanaman hydroponik sebenarnya biasa dipraktekan anak-anak sekolah biasa tetapi hal ini dilaksanakan oleh siswa SLB lewat bimbingan guru-guru sehingga menjadi sesuatu yang luar biasa.
Keberhasilan program tersebut tambah Punuh tak lepas dari pemberian diri para tenaga pendidik yang bekerja dengan tulus bersinergi dengan orang tua murid sehingga program pembelajaran SLB Agca Center bisa berjalan dengan baik.
” Ini juga menjadi “cemeti” kita (Dinas Pendidikan) lebih memperhatikan kebutuhan untuk sekolah luar biasa, karena di mata pemerintah semua sekolah sama, semua diperhatikan baik sekolah biasa maupun sekolah luar biasa, saya juga berharap apa yang dilakukan SLB Agca Center dapat diikuti SLB lainnya.
https://test.petasulut.com/bw-tanya-kesiapan-sekolah-menuju-ptm-ini-jawab-kadis-grace-punuh/
Pada kesempatan tersebut Kadis Pendidikan Grace Punuh menyerahkan bantuan peralatan sekolah sekaligus ikut ambil bagian melakukan panen pardana tanaman sayur hydroponik serta melepas bibit ikan Lele yang berada di kompleks halaman sekolah.
(ABL)
-
2 Sosok Ini Jadi Alasan Kuat Likupang Dipilih Sebagai Lokasi Kegiatan Internasional W20
test.petasulut.com/, SULUT – Side event internasional Women 20 direncanakan akan berlangsung pada 14-16 Februari 2022 yang bertempat di Likupang, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Alasan Likupang ditetapkan sebagai lokasi kegiatan W20, salah satunya karena keindahan alam yang terkandung didalamnya.
Namun ternyata ada juga alasan kuat yang mendorong pemerintah yakni dua sosok pahlawan nasional yakni Maria Walanda Maramis dan dr Marie Thomas.
Hal tersebut pun dibenarkan Bupati Kabupaten Minut Joune Ganda.
"Dari panitia pelaksana saya mengetahui alasan kenapa Minut dipilih menjadi lokasi event internasional Women 20, ternyata selain memiliki keindahan alam, juga ada dua nama perempuan yang berasal dari Minahasa Utara, yang memiliki pengaruh besar, yang pertama pahlawan nasional Maria Walanda Maramis dan yang kedua dr Marie Thomas yang merupakan dokter perempuan pertama di Indonesia" ungkap Bupati Joune Ganda belum lama ini.
Lanjut Bupati Joune Ganda, hal tersebut menjadi teladan bagi kita semua yang merupakan generasi penerus, karna hal-hal baik yang kita lakukan saat ini, dikemudian hari akan membawa dampak positif bagi generasi selanjutnya.
"Dan mereka berdua sudah lama berpulang, tapi apa yang mereka lakukan, buah dari perjuangan mereka sudah bisa kita rasakan saat ini, event internasional Women20 adalah kesempatan kita untuk terus mempromosikan Minahasa Utara, kita memiliki Likupang sebagai destinasi pariwisata super prioritas, manfaatkan sebaik mungkin peluang ini, karna akan ada tamu-tamu dari berbagai negara" tukasnya.
https://test.petasulut.com/daftar-bakal-calon-ketua-asprov-pssi-sulut-jg-komit-jayakan-sepak-bola-sulut/
Diketahui, Maria Josephine Catherine Maramis, Kema atau yang lebih dikenal sebagai Maria Walanda Maramis, adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia karena usahanya untuk mengembangkan keadaan wanita di Indonesia pada permulaan abad ke-20 dan Marie Thomas adalah seorang wanita Indonesia pertama yang menjadi dokter. Dia lulus dari Sekolah Pendidikan Dokter Hindia pada tahun 1922. Dia kemudian menjadi spesialis bidang obstetri dan ginekologi dan adalah dokter Indonesia pertama yang menjadi spesialis dalam bidang ini.
(BL)
-
KPU Sulut Bangun Sinergitas Dengan Bawaslu
test.petasulut.com/, Manado – Tim KPU Sulut kembali melakukan kegiatan kunjungan silaturahmi ke lembaga-lembaga, dan kali ini Tim KPU Sulut mengunjungi Kantor Bawaslu Sulut. Rabu (19/1).
Perlu diketahui, tak lama lagi kita akan masuk pada tahapan Pemilu serentak di Tahun 2024 mendatang. Oleh karena itu hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara terus berusaha memaksimalkan kinerja dan kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait agar supaya bisa terwujudnya tujuan dari pesta demokrasi itu sendiri.
Tim KPU Sulut datang ke kantor Bawaslu Sulut dipimpin langsung oleh ketua KPU Sulut Ardilles Mewoh serta didampingi oleh Komisioner lainnya, Yessy Momongan, Salman Saelangi, dan Meidy Tinangon.
Tim bersama jajaran KPU Sulut tiba di lokasi sekitar pukul 16:00 WITA, Sekaligus nampak juga dari jajaran pejabat sekretariat Kabag Keuangan, Umum dan Logistik Meidy R. Malonda.
Sebelum memasuki kantor Bawaslu Sulut, Ketua KPU Sulut Ardilles Mewoh mengatakan tujuan dan maksud mereka berkungjung kesitu.
"Kunjungan kami kali ini bukan dalam rangka menghadiri sidang sengketa pemilihan atau pemilu, tetapi tentang bagaimana kami membangun semangat harmoni dan sinergitas sebagai sesama penyelenggara pemilu di Bumi Nyiur Melambai yang sama-sama kita cintai ini," Ungkap Mewoh sebelum memasuki kantor Bawaslu Sulut.
Mewoh juga menambahkan, "Kesuksesan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020 serta beberapa Pemilihan Bupati dan Walikota di Kabupaten/kota Tahun 2020 menjadi gambaran dan modal awal dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024, Terutama terkait sinergitas antar penyelenggara yang tercipta pada saat pemilihan yang lalu " tambahnya.
Kehadiran Tim KPU Sulut bersama jajaran serta rombongan diterima dengan hangat oleh Plh. Ketua Bawaslu Kenly Poluan beserta Koordinator Divisi Hukum, Hupmas, data Informasi Supriyadi Pangelu, didampingi kabag Pengawasan dan Humas Anggray Sari Mokoginta, Kabag Penanganan Pelanggaran dan penyelesaian sengketa, proses dan hukum Yenne Janis.
Ketua Bawaslu Sulut Kenly Poluan mengutarakan rasa apresiasinya terhadap Tim dan Jajaran KPU Sulut dalam kunjungan kali ini.
"Kami selalu siap bahu membahu melaksanakan dan mengawasi tahapan Pemilihan yang menjadi tupoksi dari Pengawas Pemilu, karena bagi kami suksesnya penyelenggaraan pemilu merupakan kesuksesan bersama sebagai sesama penyelenggara pemilu,’’ kata Poluan.
Adapun harapan dari Salman Salengi dari cenderamata yang diserahkan kepada setiap instansi yang pernah diberikan buku itu agar supaya bisa menjadi penambah wawasan.
“Harapan kami buku ini dapat memperkaya wawasan keilmuan praksis penyelenggaraan pemilihan," pungkas Salman Salengi.
Usai pertemuan itu KPU Sulut seperti biasa menyerahkan cinderamata berupa kumpulan buku-buku terbitan KPU Sulut kepada Bawaslu kepada Bawaslu, dan diterima langsung oleh Plh Ketua Bawaslu Kenly Poluan.
Diketahui, buku-buku yang selama ini menjadi cenderamata dari KPU Sulut yang diserahkan kepada instansi terkait lainnya merupakan karya tulis dari KPU Sulut dan pihak lain yang turut mensupport penyelenggaraan Pilgub tahun 2020 yang lalu.
-
Lonjakan Harga Minyak Goreng, Nick Desak Disperindag Segera Cari Solusi
test.petasulut.com/, SULUT – Pada beberapa bulan belakangan ini, harga Minyak Goreng di Sulut tak kunjung turun dan masih di kisaran 20 ribu – 21 ribu per kilogram. Hal itupun membuat legislator gedung cengkih, Nick Adicipta Lomban angkat bicara.
Personil Komisi II DPRD Sulut itupun mendesak pemerintah provinsi Sulut dalam hal ini Disperindag bergerak cepat merespons harga minyak goreng yang mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir di Sulut.
"Banyak pelaku usaha makanan skala UMKM yang kesulitan dengan naiknya harga minyak goreng. Saya dapat banyak keluhan seperti pedagang gorengan di beberapa tempat yang terhimpit kenaikan harga minyak goreng. Mau menaikkan harga jual tidak mungkin karena daya beli masyarakat belum pulih," kata Nick, senin (17/01) saat diwawancarai awak media.
Ia mengatakan, selain berdampak ke ekonomi, kenaikan minyak goreng bisa berdampak negatif ke kesehatan. Sebab, warga bisa saja memakai minyak goreng berulang-ulang lantaran untuk membeli yang baru harganya sudah melonjak naik.
Lanjut Ketua Fraksi Partai NasDem Sulut, apapun masalah yang terjadi di lapangan terkait lonjakan harga minyak goreng, pemerintah dalam hal ini Disperindag, harus hadir memberi solusi.
"Pemerintah harus pro aktif terkait masalah melambungnya harga minyak goreng. Segera cari solusi seperti operasi pasar khususnya minyak goreng" Ucapnya.
"Setidaknya pemerintah hadirkan solusi jangka pendek dan jangka panjang juga untuk masyarakat. Di masa pandemi covid-19 ini juga masyarakat masih berbenturan dengan masalah ekonomi, ditambah dengan masalah baru seperti ini tentunya makin pusing," Tegasnya.
https://test.petasulut.com/nick-pertanyakan-btp-disperindag-yang-menyentuh-rp-25-m/
Mengenai persoalan ini, Lomban mengungkapkan akan segera berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota komisi II DPRD Sulut.
"Aduan publik soal melambungnya harga minyak goreng di Sulut akan ditindaklanjuti melalui komisi II DPRD Sulut. Saya akan segera koordinasi," Tutupnya.
(ABL)
-
Kadinkes Sulut Dicecar MJP Perihal Test Antigen di Bandara
test.petasulut.com/, SULUT – Terus berperan aktif dalam hal koordinasi dan pengawasan, Komisi IV DPRD Sulut kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, selasa (18/01) diruang rapat komisi IV.
Pada kesempatan itu, berbagai pertanyaan pun diutarakan para wakil rakyat komisi IV. Namun pembahasan mengerucut ke persoalan rapid test antigen covid-19.
Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) mengorek terkait pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi.
“Pemeriksaan rapid test di airport Sam Ratulangi Manado, tolong dijelaskan ibu kadis. Kebijakan diambil Pemprov Sulut dalam rangka menjamin kesehatan warga dalam menghadapi Covid-19. Yang saya tahu, kebijakan ini diambil pasca kejadian 40 lebih penumpang dari luar daerah datang di Sulut dan kedapatan positif dan ada yang surat bodong, sampai ini viral. Kita agak tidak terlalu ketat dalam mengawasi kedatangan penumpang yang datang di Sulut,” tegas MJP dalam rapat tersebut yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Woworuntu didampingi Sekretaris Julius Jems Tuuk.
Disampaikannya, pihaknya perlu data pasca pengetatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan yang dikoordinasikan oleh pemerintah pusat. Agar penanganan ini benar dikomandani oleh pemerintah pusat dan itu berjalan selaras dengan pemerintah daerah.
Ia menanyakan, terkait sudah berapa banyak yang didapat dengan adanya pemberlakukan kebijakan pengetatan ini.
“Ada berapa yang didapat Dinkes ketika selama pemberlakuan kebijakan pengetatan ini. Kasus covid yang didapati dari airport. Terus berapa alat yang digunakan dalam mendukung program pemerintah ini. Perlu ada transparansi data bahkan alokasi anggaran yang dituangkan. Dan bagaimana perencanaan ke depan melihat kebijakan yang diambil, kan ini perlu dievaluasi juga. Apakah ini benar-benar berdampak dalam penanganan covid-19. Ini perlu dijelaskan dinkes ke publik, supaya tidak ada anggapan hanya menghambur-hamburkan anggaran daerah saja,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulut ini.
Ia mengungkapkan, semua sudah mendengar prediksi akan adanya gelombang ketiga yang akan terjadi. Namun harapannya ancaman gelombang ketiga ini tidak terjadi.
“Kita harus lihat lagi agar penanganan Covid-19 ini betul-betul kita taklukan lagi. Karena ini aduan banyak yang masuk bu kadis, mungkin ibu kadis banyak mendengar informasi di airport sana ribut soal antrian, ribut antar masyarakat dan petugas, ada yang tidak terkoordinasi, ada yang menyalahkan petugasnya ada yang menyalahkan Satpol PP. Itu teknis di lapangan yang menjadi perhatian kita bersama,” ujar anggota dewan provinsi (Deprov) daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung ini.
https://test.petasulut.com/kian-menjanjikan-mjp-porang-bakal-jadi-komoditas-primadona-yang-banyak-dicari/
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut Debby Kalalo menyampaikan, terkait dengan kebijakan Pemprov Sulut di pintu masuk Bandara Sam Ratulangi, dirinya sangat berterima kasih sekali kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw yang tetap melakukan kebijakan itu sampai saat ini. Bukan hanya di Bandara tapi juga di pelabuhan. Ini supaya mereka yang masuk ke Sulut benar-benar discreening terlebih dahulu.
“Untuk saat ini, data dari Bandara (Sam Ratulangi, red) sejak bulan Juli 2021 sampai Desember dengan jumlah penumpang yang diperiksa itu 192.516. Jumlah yang positif 322 orang. Screening antigen di Pelabuhan Manado mulai bulan Juli sampai Desember, jumlah penumpang yang diperiksa 13.452 dan jumlah positif antigen itu ada 66 orang. Pelabuhan Bitung kami sebagian antigen lewat kantor kesehatan pelabuhan (KKP). Untuk alat kami mendapat bantuan alat antigen juga dari pusat krisis kesehatan. Untuk pengadaan antigen di bandara dan pelabuhan. Kami juga bantu di perbatasan Bolmut bagi yang masuk dari Gorontalo,” ungkap Kadis.
(ABL)
-
Matangkan Persiapan Pemilu Tahun 2024, KPU Sulut Temui Korem 131/Santiago
test.petasulut.com/, Sulut – Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara Ardiles Mewoh bersama dengan Komisioner KPU Sulut melakukan kunjungan ke Korem 131 Santiago Manado guna bersilaturahmi dalam rangka pemantapan persiapan Pemilihan Umum Tahun 2024 mendatang.
Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh didampingi jajaran Komisioner KPU Sulut, antara lain Yessy Momongan, Salman Saelangi, Meidy Tinangon serta kepala bagian teknis penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi & hubungan masyarakat, hukum dan SDM, Carles Worotitjan.
Kedatangan Tim KPU Sulut diterima langsung oleh Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, S.H, MIP dengan didampingi oleh kasi Intel Kolonel Inf Bram Pramudia, S.E, Kasi Ops Letkol Inf Aris Widarto dan kasi Ter Letkon Kav Dani Hermawan. Selasa, (18/1).
Diawal pembahasan dengan Korem 131 Santiago ketua KPU Sulut mengucapkan rasa Terimakasihnya kepada Pimpinan dan jajaran Korem 131 Santiago karena telah bersedia menerima dan terutama meluangkan waktu untuk berbicara dengan KPU Sulut.
"Terimakasih kepada Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, S.H, MIP. Karena telah menerima jajaran KPU Provinsi Sulawesi Utara untuk melakukan kunjungan kerja," ungkap Mewoh.
"Serta berharap agar Tentara Nasional Indonesia secara khusus jajaran Komando Resor Militer 131/Santiago tetap mendukung KPU Prov. Sulut dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 sehingga berjalan dengan aman dan kondusif," tutur Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh.
https://test.petasulut.com/jalin-sinergitas-kpu-sulut-sambangi-polda-sulut/
Adapun tanggapan dari Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, S.H, MIP. menegaskan bahwa akan selalu siap mendukung KPU Sulut mulai dari masa tahapan persiapan sampai digelarnya Pemilu Tahun 2024 nantinya.
Selanjutnya Ia Mengatakan, "Walaupun Pemilu 2024 situasinya berbeda dengan Pemilu dan pemilihan sebelumnya, namun untuk pemilu 2024 nantinya pihak Korem 131/Santiago akan menyiapkan program sebagai langkah antisipatif serta melakukan penyesuaian pola pengamanan dengan pola situasi sekarang ini," ujarnya.
Pertemuan ini pun berlangsung hangat sekaligus mempererat hubungan kerjasama antara KPU Sulut dan TNI yang selama ini telah terjalin.
Pertemuan tersebut pun diakhiri dengan pertukaran cinderamata baik dari KPU Sulut maupun dari Korem 131/Santiago Manado.
-
Berbahaya, Ini 11 Data Yang Dilarang Kominfo Untuk Dibagikan ke MedSos
test.petasulut.com/, NASIONAL – Di era digital sekarang ini, banyak informasi yang kita dapati perihal kebocoran data pribadi seseorang yang terjadi media sosial mengakibatkan kerugian bahkan dinilai berbahaya karena sangat berpotensi orang yang memakai data pribadi kita melakukan aksi, contohnya penipuan.
Berlandaskan hal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan data sensitif kepada orang lain maupun di media sosial. Ada 11 jenis data yang dilarang untuk disebarluaskan.
“Kominfo tidak bosan mengingatkan semua untuk selalu menjaga data pribadi, khususnya di daftar ini,” kata kementerian melalui akun Instagram @kemkominfo, akhir pekan lalu (8/1).
Jenis data yang dimaksud yakni:
1. Kode OTP atau one-time password
2. Nama panggilan masa kecil
3. Nama ibu kandung
4. Nomor telepon
5. Alamat rumah
6. Foto paspor / KTP / SIM
7. Tiket pesawat / kereta/ bus
8. Foto tanda tangan
9. PIN / Password apapun
10. Nomor kartu debit
11. Kode CVV atau tiga angka di belakang kartu debitNama panggilan masa kecil menjadi salah satu data sensitif, karena ada kasus dengan modus challenge Add Yours di Instagram. Pada akhir tahun lalu, pengguna ramai membuat tantangan atau challenge Add Yours yang meminta pengguna lain menyebutkan usia, nama panggilan, nama ibu dan ayah hingga tanggal lahir.
Seorang pengguna Twitter dengan nama akun @ditamoechtar pun bercerita bahwa temannya mengaku ditipu. Ia diminta mengirimkan sejumlah uang ke rekening. Temannya itu percaya karena pelaku mengetahui nama panggilannya saat kecil.
https://test.petasulut.com/tak-hanya-jadi-negara-miskin-situasi-berbahaya-ini-bakal-dihadapi-timor-leste/
Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama mengatakan, berkat challenge Add Yours, pelaku kejahatan hanya perlu bertamasya di Instagram dan melihat pertanyaan dan jawaban yang terkait data pribadi.
“Ini bisa dijadikan bahan profiling sebagai modal melakukan kejahatan,” kata Pratama, akhir tahun lalu (23/11/2021), dikutip dari Katadata.co.id
Mereka bisa melihat jawaban akun lain dalam challenge Add Yours meski belum berteman. Informasi yang bisa digunakan untuk profiling seperti tanggal lahir, alamat, nama ibu dan ayah, nama panggilan, nama asisten rumah tangga (ART), dan data pribadi lainnya.
“Misalnya untuk menculik dan melakukan permintaan tebusan sejumlah dana. Tentu pelaku harus tahu data-data targetnya,” kata Pratama.
“Bila pelaku kejahatan bisa mengumpulkan data itu semua, maka lebih besar peluangnya untuk berhasil.”
Ia menyampaikan, fitur seperti Add Yours memiliki manfaat, tetapi juga bisa berbahaya bila jatuh ke tangan yang salah. Ia mengimbau pengguna media sosial untuk berhati-hati dan tidak memberikan data pribadi kepada siapapun.
“Dalam berbagai kesempatan saya sampaikan kepada masyarakat, sebisa mungkin tidak mengunggah (foto atau video) saat mengantar anak sekolah. Karena dari itu saja, para pelaku kejahatan bisa melakukan profiling dengan berbagai tujuan,” ujar dia.
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul “Kominfo Larang 11 Data Ini Dibagikan di Media Sosial”
(ABL)
-
Hadir di Rakerwil, Liga Mahasiswa NasDem Sulut Bawa Semangat Restorasi
test.petasulut.com/, SULUT – Liga Mahasiswa NasDem (LMN) merupakan salah satu sayap partai Nasdem yang berisi para kaum milenial yang sangat potensial untuk menjadi penerus Gerakan Restorasi Indonesia.
Liga Mahasiswa Nasdem bukanlah organisasi mahasiswa yang hanya sibuk dengan dunia kampus atau persoalan akademik belaka. Liga Mahasiswa Nasdem ingin mengembalikan peran intelektual organis mahasiswa untuk terlibat dalam penyelesaian persoalan-persoalan rakyat. LMN ingin mencetak kader-kader yang berbakti kepada rakyat, yang mendarma-baktikan keahlian mereka untuk membantu menyelesaikan persoalan rakyat.
Dimana dalam rapat kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Partai NasDem Sulut, pada senin (17/1), LMN Sulut mengutarakan semangat tersebut di hadapan kader dan pengurus DPW dan DPD Kabupaten/kota.
Dalam Rakerwil NasDem Sulut itu pula, LMN Sulut menyampaikan beberapa poin penting yang sudah dan sementara dilaksanakan.
“Beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Liga Mahasiswa NasDem Antara lain dibidang Sosial, Yakni membagikan sembako, Vitamin dan Masker. Selain itu kami juga membentuk Departemen Hukum dan HAM yang membantu Masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam pendampingan hukum.” Papar Sergio, perwakilan Liga Mahasiswa NasDem Sulawesi Utara (Sulut).

LMN Sulut, Sergio (Kiri) – Ketua DPW NasDem Sulut Max Lomban (Tengah) – Politisi Partai NasDem Sulut, Victor Mailangkay (Kanan) Adapun harapan yang Sergio sampaikan saat itu, agar LMN mendapat perhatian lebih dari DPW maupun DPD Partai NasDem Sulut.
"Harapan saya juga dalam menyongsong Tahun 2024, dimana akan dilaksanakan Pemilu, dimana Tahun 2024 Kaum Milenial akan menjadi partisipan terbanyak. Jadi diharapkan agar LMN mendapatkan perhatian lebih dari DPW maupun DPD," ucap Sergio.
https://test.petasulut.com/gelar-rakerwil-nasdem-sulut-eratkan-mesin-partai/
Turut hadir dalam Rakerwil tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Sulut Maximilian Lomban, Fraksi NasDem Sulut yakni Ketua Fraksi Nick Lomban, Victor Mailangkay, Stella Runtuwene, Braien Waworuntu, I Nyoman Sarwa, Serly Tjanggulung, Mohammad Wongso, Alfian Bara, Ketua DPD Kota Manado G.S. Vicky Lumentut, Ketua Panitia Rakorwil Frederik Tangkau, Sekretaris Peggy Rumambi, Bendahara Ivana Kaligis serta jajaran pengurus DPW dan DPD Kabupaten/Kota.
(ABL)
-
Kian Menjanjikan, MJP: Porang Bakal Jadi Komoditas Primadona Yang Banyak Dicari
test.petasulut.com/, SULUT – Petani Porang patut berbangga, karena Komoditas ini dinilai bakal paling banyak di cari kedepannya sehingga otomatis keberadaan tanaman porang di Indonesia semakin menjanjikan.
Nilai ekspornya pun terinformasi terus diupayakan pemerintah pusat.
Gambaran itu terlihat saat Kunjungan kerja DPRD Provinsi Sulawesi Utara ke Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI di Kantor Indonesia Design Development Center (IDDC) Jakarta, Jumat (7/1). Kunjungan kerja ini DPRD dalam rangka Konsultasi dan Koordinasi terkait Kebijakan Ekspor Tanaman Porang.
Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) yang ikut dalam kunjungan kerja itu menjelaskan gambaran keberadaan komoditas itu di Indonesia. Dijelaskan MJP, nilai ekspor porang pada tahun 2020 mencapai Rp923,6 miliar hingga menjadikan komoditas porang ditetapkan sebagai mahkota masuk dalam program Gratieks.
Presiden Jokowi meminta porang tidak lagi diekspor dalam bentuk umbi ke luar negeri, namun harus dalam bentuk olahan. Tanaman porang memiliki segudang manfaat sehingga akan menjadi komoditas utama yang banyak dicari.
“Porang (Amorphophallus muelleri blume) memiliki peluang besar untuk diekspor. Di kalangan petani Indonesia pun, porang mulai menjadi primadona lantaran nilai ekonominya tinggi,” ungkap MJP.
Nilai tanaman porang ini terletak pada kandungan senyawa glukomanan yang tinggi. Senyawa glukomanan memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai sumber bahan pangan yang sehat, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan kadar gula darah, membantu mencegah kanker, menurunkan berat badan, sampai mengatasi sembelit.
“Di sisi lain, senyawa glukomanan ini juga dapat dimanfaatkan untuk pelapis obat di bidang medis,” jelas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulut ini.
https://test.petasulut.com/mjp-langsung-merespon-aduan-publik-soal-putusnya-jalan-likupang-bitung-diduga-karena-msm/
Anggota Komisi IV DPRD Sulut itu juga mengatakan, budidaya porang yang merupakan tanaman jenis umbi-umbian menjadi alternatif usaha yang memiliki potensi cukup besar dan menjanjikan untuk dikembangkan.
“Pemerintah mendorong budidaya porang dengan standar Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP), seperti yang dipersyaratkan China yang menjadi salah satu tujuan ekspor,” papar wakil rakyat daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung ini.
Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulut itu juga menjelaskan, untuk kebutuhan ekspor, petani diharapkan tidak menggunakan pupuk kimia. Sebagaimana yang disyaratkan dalam protokol ekspor chip porang ke negeri China itu.
“Hanya dengan cara ini maka porang bisa masuk pasar internasional dan mendapatkan harga yang bahkan jauh lebih bagus,” katanya.
Selain itu dijelaskannya, Presiden Joko Widodo terus mendorong porang sebagai salah satu kluster unggulan yang berorientasi global. Porang terus dikembangkan di dalam negeri sebagai komoditas unggulan nasional.
“Klusterisasi itu juga selaras dengan upaya Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang telah menetapkan delapan klaster pertanian, yaitu klaster padi, jagung, sawit, tebu, jeruk, tanaman hias, kopi dan porang,” ucapnya.
Sebelumnya, Kamis (6/1), DPRD Provinsi Sulut mengunjungi Direktorat Aneka Kacang dan Umbi, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI di Jakarta. Kunjungan kerja dalam rangka Konsultasi dan Koordinasi terkait Kebijakan Budidaya Umbi Porang.
“Tanaman porang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan, karena punya peluang yang cukup besar untuk diekspor. Catatan Badan Karantina Pertanian, ekspor porang pada tahun 2018 tercatat sebanyak 254 ton, dengan nilai ekspor yang mencapai Rp 11,31 miliar ke negara Jepang, Tiongkok, Vietnam, Australia dan lain sebagainya,” urai MJP.
Salah satu keterbatasan ekspor porang Indonesia terletak pada penyediaan bahan baku yang masih terbatas. Pemerintah terus mendorong potensi pengembangan budidaya porang. Pengembangan budidaya umbi porang yang merupakan produk lokal untuk ekspor sesuai dengan kebijakan Pemerintah pusat.
“Kementerian Pertanian berupaya mendongkrak potensi produksi umbi porang untuk meningkatkan volume ekspor. Salah satunya melalui program budidaya porang seluas 32.000 Ha di 37 Kabupaten 10 Provinsi di Indonesia,” jelas MJP.
Demi mewujudkan peningkatan komoditas porang, Kementerian Pertanian sudah mempersiapkan 5 cara bertindak atau yang lebih dikenal dengan istilah 5 CB.
“CB 1 adalah mengembangkan kapasitas peningkatan produksi, CB 2 berkaitan dengan pangan lokal, CB 3 penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, CB 4 pengembangan pertanian modern dan CB 5 adalah gerakan tiga kali ekspor (Geratieks). Porang dan sarang burung walet sudah ditetapkan oleh Pemerintah pusat sebagai komoditas super prioritas untuk meningkatkan nilai ekspor pertanian,” tuturnya.
(ABL)