Tag: Andrei Angouw

  • Sukseskan Program Vaksin Hebat, ARS Manado Kolaborasi Dengan Pemkot

    Manado, test.petasulut.com/ – Untuk mensukseskan program Pemerintah Kota Manado, Tim Andrei Richard Satu (ARS) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado untuk dorong warga agar ikut Vaksinasi.

    Kali ini yang menjadi fokus Vaksinasi adalah Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Anugerah, antusias Ratusan warga Tingkulu, Teling pun berdatangan untuk mengikuti vaksinasi.

    Kegiatan dimulai dari pukul 10:00 WITA dan dibuka oleh Pdt. Linda Sekeon Kiling, STh. Selaku ketua BPMJ GMIM Anugerah. Dalam pembukaan turut hadir Camat Wanea, Lurah Tingkulu, Sekretaris Lurah, dan Personil Panji Yosua setempat. Serta yang bertugas untuk melaksanakan Vaksinasi dari petugas kesehatan Puskesmas kelurahan Ranomuut kecamatan Paal 2.

    Terpantau, Ditengah kesibukannya Walikota Manado menyempatkan diri untuk memantau secara langsung kegiatan tersebut.

    Pada kesempatan itu ketua ARS Manado Meikel Lale memberikan sambutan, dalam sambutannya ia mengajak warga untuk gotong royong mensukseskan program Vaksin Hebat dari Pemerintah Kota Manado. Karena menurutnya pencepatan vaksinasi dapat mempercepat juga pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara terutama di Kota Manado. tak lupa juga Lela ingatkan warga peserta vaksin, supaya tidak khawatir dengan keamanan dari vaksin ini.

    “Kita semua tidak perlu takut dan ragu dengan vaksinasi ini, karena vaksin Astra Zeneca yang digunakan saat ini sudah melewati uji klinis pemerintah dengan sertifikasi halal. Selama kita mengikuti prosedur kesehatan yang ada, semuanya pasti tidak ada kendala,” jelasnya. Sabtu (26/6).

    “Jangan lupa memberitahu masyarakat lain yang belum divaksin, agar segera mengambil bagian dalam kegiatan ini. Apalagi ini gratis, karena pemerintah yang fasilitasi. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Warga yang berasal dari luar Manado tapi sedang menetap disini juga bisa ikut serta,” tambah Lela.

    Ketua ARS tidak lupa berterima kasih kepada pemerintah kecamatan, kelurahan, dan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Anugerah, yang sudah bersinergi menyukseskan kegiatan ini. Partisipasi warga juga mendapat apresiasi.

  • Tinjau Langsung Kondisi Seputaran Pasar 45, Walikota Manado AA Jalan Kaki Sambil Menyapa Warga

    Manado, test.petasulut.com/ – Kamis (24/6) siang, Walikota Manado Andrei Angouw meninjau langsung proses Vaksinasi di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado. Dalam kunjungannya itu Walikota mengedukasi warga akan pentingnya Vaksinasi.

    Usai memantau pelaksanaan Vaksinasi di TKB, Walikota berjalan kaki mengitari seputaran pasar 45 guna melihat langsung kondisi disana.

    Walikota Manado yang didampingi Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado Frangky J. Porawouw dan para Kepala Bagian (Kabag) berjalan dari Taman Kesatuan Bangsa menuju ke arah jln. Walanda Maramis lewat depan toko-toko sambil menyapa warga disana tak lupa juga dia mengingatkan warga agar tetap menjalankan Protokol kesehatan, dalam perjalanan Walikota melihat ada beberapa drainase yang perlu diperbaiki, ia pun mulai mengambil gambar dengan Handphonenya.

    Setelah sampai di perempatan Walikota mengambil jalur Jln. Dr. Sutomo, disana dia melihat ada warga yang sedang bergotong royong membersihkan drainase, melihat hal itu Walikota langsung singgah dan menyapa warga yang sedang bekerja.

    Selesai menemui warga, Walikota langsung mengarah ke jln. Jendral Sudirman. lagi-lagi dia melihat hal yang perlu dibenahi dan di tata, yaitu pohon-pohon disepanjang jalan yang sudah bertumbuh besar, sehingga akar dari Pohon tersebut merusak trotoar.

    Pada saat itu juga Walikota meminta Kadis DLH agar Pohon-pohon disepanjang jalur itu di pangkas semua. Kadis pun mengiyakan hal itu.

    Belok kanan masuk jln. Dotulong Lasut, Walikota kembali menuju Taman Kesatuan Bangsa, dan selesai memantau kondisi diseputaran pasar 45. Sebelum meninggalkan TKB, Walikota lagi-lagi ingatkan Kadis DLH agar secepatnya di benahi.

  • Pemkot Manado Hari Ini Tanda Tangani MoU Dengan Politeknik Negeri Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Kinerja Pemerintah Kota Manado patut di acungi jempol, karena baru berapa bulan menjabat Waliko dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang sudah banyak menanda tangani nota kesepahaman atau MoU guna pembangunan dan perkembangan Kota Manado ke depan.

    Hari merupakan penandatangan MoU dengan Politeknik Negeri Manado diruangan serbaguna Pemkot Manado, dan MoU tersebut terkait Ilmu pengetahuan dan Teknologi. Rabu (23/6).

    Penandatanganan itu pun dihadiri Sekda Manado Micler C.S Lakat, Kepala SKPD, Para Wakil Direktur Serta Pimpinan Politeknik Negeri Manado.

    Dalam sambutannya Wali Kota Andrei Angouw mengatakan harapannya agar kerjasama yang baik ini bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Manado lewat SKDP. Dan ia berharap kedepan bisa menyempatkan waktu untuk mendengarkan presentasi dari Pihak Politeknik.

    “Bagi Saya, harus ada waktu tersendiri agar Politeknik bisa mempresentasikan produk atau konsep yang sudah siap pakai dan dapat diterapkan ditengah-tengah program Pemerintah Kota Manado untuk kepentingan Masyarakat.” Ucap Walikota Andrei Angouw.

    Dihadapan Walikota Manado, Direktur Politeknik Negeri Manado Dra. Marike Alilo. MBA sedikit memaparkan tentang substansi dunia Pendidikan non Universitas dan Pokok-pokok pikiran yang bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Manado.

    “Antara lain mengenai Mitigasi, bencana alam terutama soal ancaman Tsunami, serta soal penanganan Banjir. Dan konsep Portable Parking Lot untuk memecah kesemberawutan Parkir atau keterbatasan lahan parkir. Konsep ini adalah system parkir vertical dan bertingkat terutama untuk keterbatasan lahan atau tempat parkir sempit.” Tuturnya.

    Dia juga menyampaikan terkait system penanganan Lalulintas untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan. Demikian halnya dengan penanganan sampah termasuk pengelolaan sampah, masalah TPA dan sebagainya disampaikan konsepnya oleh Direktur Politeknik.

  • MoU Dengan BP2MI, ANDREI ANGOUW Fokus Mengirim PMI Manado Yang Skill Work, Bukan Pembantu

    test.petasulut.com/, SULUT – Walikota Manado, Andrei Angouw mengatakan tidak ingin mengirim pekerja migran Indonesia asal Manado hanya bekerja sebagai pembantu.

    Hal itu dikatakan Andrei Angouw saat melakukan MoU Pemkot Manado dengan Badan Pelindung Pekerja Indonesia (BP2MI), Selasa (22/6) yang dihadiri langsung oleh Kepala BP2MI, Benny Ramdhani bersama jajaran.

    “Kita nanti bukan mengirim pembantu rumah tangga, tapi yang punya Skill Worker,” tegas Andrei.

    Pernyataan Andrei Angouw ini ternyata memiliki tujuan jangka panjang.

    “Mereka bekerja diluar negeri nanti akan terbentuk etos kerja yang utama makin mengasah keterampilan kerja,” jelas mantan DPRD Sulut ini.

    Foto Bersama usai pergelaran MoU BP2MI bersama Pemkot Manado

    Efek domino nantinya menurut Andrei Angouw, para pekerja ini akan membantu perekonomian di Kota Manado.

    “Mereka tentunya nanti akan mengirimkan uang kekeluarga dan uang tersebut akan berputar di Kota Manado sehingga dapat membantu perputaran ekonomi, karena uang dari luar masuk ke kota ini,” lugasnya.

    Selain itu, para pekerja ini disaat kembali ke kota Manado akan diminta membantu warga.

    “Asahan keterampilan yang didapat dari luar negeri akan dimanfaatkan untuk kemajuan kota Manado dari berbagai aspek,” tegas pasangan Richard Sualang.

    Karena itu Angouw berharap adanya dukungan dari Forkpimda dan DPRD Sulut untuk kemajuan kota Manado.

    Turut hadir pada kegiatan itu, Para Pejabat Pemda Kota Manado, Para Plt. Deputi dan Direktur di lingkungan BP2MI, Kepala UPT BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Toku, Para Kepala UPT yang hadir secara virtual.

    (ABL)

    Video selengkapnya:

  • BP2MI MoU Dengan Pemkot Manado, BENNY Serius Siapkan PMI Terampil

    test.petasulut.com/, SULUT – BP2MI RI, selasa (22/6) pagi menggelar Penandatangan perjanjian kerjasama (MoU) dengan Pemerintah Kota Manado di ruang serbaguna Pemkot Manado.

    Hadir dalam pergelaran tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw, Wawali Manado Richard Sualang, Para Pejabat Pemda Kota Manado, Para Plt. Deputi dan Direktur di lingkungan BP2MI, Kepala UPT BP2MI Sulawesi Utara, Hendra Toku, Para Kepala UPT yang hadir secara virtual.

    Pada kesempatan itu, Kepala BP2MI RI Benny Ramdhani dalam sambutannya mengatakan bahwa pada saat dirinya dilantik sebagai Kepala BP2MI pada tanggal 15 April 2020 di Istana Negara Jakarta, Presiden memberikan amanat yang jelas yaitu untuk melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki.

    “BP2MI mengubah paradigma pelayanan, bahwa kita adalah pelayanan bagi PMI dan keluarga, dan PMI berhak diperlakukan warga negara VVIP, berhak mendapat perlakuan hormat negara. Sebagai pembanding bahwa PMI menyumbang devisa terbesar kedua setelah migas 159,7 T dan tidak kalah dengan sumbangan sektor pariwisata atau setara 7% APBN,” jelas Putra Sulawesi Utara itu.

    Diketahui, BP2MI RI telah merumuskan program prioritas sesuai amanat Presiden RI Yakni;

    – Pemberantasan Mafia Penempatan Ilegal PMI ke Luar Negeri.

    -Penguatan Kelembagaan dan Reformasi Birokrasi dalam rangka meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.

    -Menjadikan PMI Sebagai Warga VVIP (Very Very Important Person) dengan memberikan pelayanan dan pelindungan maksimal.

    -Modernisasi Sistem Pendataan Secara Terintegrasi.

    -Pembebasan Biaya Penempatan.
    Pembenahan Tata Kelola Penempatan PMI Sea-Based (awak kapal niaga migran dan awak kapal perikanan migran).

    – Penguatan Skema Penempatan PMI dalam rangka peningkatan penempatan PMI terampil dan profesional.

    -Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial bagi PMI dan keluarganya di dalam dan luar negeri.

    -Peningkatan Sinergi dan Koordinasi multi-stakeholder terkait tata kelola penempatan dan perlindungan PMI.

    Sebagai wujud perlakuan hormat, lanjut Benny bahwa BP2MI membangun lounge khusus PMI di Bandara Soekarno Hatta, jalur cepat (fast track) dan helpdesk (pusat layanan informasi).

    “Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Manado yang mengadakan MoU dengan BP2MI dan menjadi kota ke-12 yang melakukan Kerjasama dengan BP2MI, sebelumnya adalah Talaud, Sangihe Kepulauan, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Kota Palu, Kota Padang, Kabupaten Padang Panjang, Kabupaten Bandung, Morowali Utara,” ungkap Brani sapaan akrabnya.

    “Mengapa kerjasama ini penting? Pelindungan PMI yang diamanahkan UU 18/2017, bukan hanya menjadi tanggung jawab Pusat namun juga daerah dan Pemerintah Desa (Pasal 40, Pasal 41 dan Pasal 42). Selain itu, kerjasama ini juga penting untuk membantu menyiapkan tenaga-tenaga terampil dan profesional untuk dapat bekerja ke luar negeri,” tambahnya.

    Terinformasi, UU No. 18/2017 sudah diundangkan sejak 22 November 2017. Artinya, sudah 3 tahun 7 bulan. Namun, belum banyak Pemda yang menyadari adanya kewajiban dalam yang diamanahkan dalam UU tersebut.

    BP2MI juga diketahui telah melakukan sosialisasi secara masif ke 23 provinsi kantong PMI, dan sudah dilakukan di 10 Provinsi, terakhir kemarin 14 Juni 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan.

    Total Penempatan PMI dari Sulawesi Utara:
    -2017 : 462 PMI;
    -2018 : 511 PMI;
    -2019 : 604 PMI;
    -2020 : 316 PMI; (pandemi)
    -Jan. sd. 31 Mei 2021 : 74 (pandemi)

    Penempatan PMI Kota Manado:
    -2017 : 97 PMI
    -2018: 97 PMI
    -2019 : 108 PMI
    -2020 : 60 PMI (pandemi)
    -Jan. sd. 31 Mei 2021: 11 (pandemi)

    Terbanyak ke negara Hong Kong, Japan, Malaysia, Papua New Guinea, Saudi Arabia, Singapura, Solomon Islands, Taiwan;

    Dimana didominasi oleh sektor pekerjaan sebagai Caregiver, Drivers, Fisherman, Heavy Equipment Operator, House Maid, Housekeepers/Plrt, Plantation Worker, Worker.

    Kasus-kasus terbanyak didominasi oleh:
    -PMI gagal berangkat
    -Meninggal dunia di negara tujuan
    Sakit
    -PMI sakit di penampungan
    -Pekerjaan tidak sesuai PK
    -PMI Ingin Dipulangkan
    -Gaji tidak dibayar
    -PMI sakit/rawat inap
    -Penahanan paspor atau dokumen lainnya oleh PPPMIS

    Ramdhani pada kesempatan itu juga menuturkan bahwa Peluang kerja di Jepang dan Korea. Kedua negara tersebut memiliki undang-undang perlindungan warga negara asing yang baik, memiliki tingkat standar gaji yang tinggi sehingga menjamin keselamatan dan juga kesejahteraan para PMI disana. Rata-rata penempatan ke Korea setiap tahun dari tahun dari sebelum Covid sebanyak 6.921 (2018) dan 6.201 (2019), bahkan sebelum lockdown awal 2020 hingga Maret tahun lalu masih tercatat 641 PMI.

    “Penempatan ke Korea ini memiliki prospek yang luar biasa, dimana untuk jabatan Perawat dan Caregiver (pengasuh lansia) memiliki gaji yang cukup besar, yakni mencapai 22 juta sampai 27 juta, dengan kontrak kerja 5 tahun. Demikian juga di Jepang dengan gaji kisaran 23 sd. 30 juta. Ini angka penghasilan yang jauh dari rata-rata pekerja di negara kita, apalagi tingkat pelindungan yang sangat baik dengan tingkat rata-rata kekerasan yang sangat minimum,” jelas Benny.

    Adapun upaya BP2MI dalam mendorong pembebasan biaya penempatan (implementasi Perban 09/2020):

    A. Rapat koordinasi terbatas dengan Pemda (sudah ada 18 Pemda yang menganggarkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja dan 22 P3MI yang membebaskan biaya penempatan).

    B. Mendorong perubahan Permenko Perekonomian yang mengatur Pedoman Pelaksanaan KUR dengan beberapa point:

    -KUR Penempatan PMI dengan bunga 3%
    -KUR diterima langsung oleh PMI tanpa melalui pola linkage lewat koperasi dan Lembaga multifinance
    -Plafon KUR lebih dari 100 juta
    Kerjasama dengan BNI untuk program BNI Flexi

    “Semoga kolaborasi dan inisiatif positif ini terus dikuatkan dan dikembangkan. Semoga niat baik kita untuk melayani para pahlawan devisa tidak pernah luntur terbentur kepentingan yang tidak berpihak kepada Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya,” tutupnya.

    (ABL)

  • HUT Wakil Walikota Manado, Pemkot Gelar Ibadah Syukur

    Manado, test.petasulut.com/ – Rayakan Hari Ulang Tahun dari Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang yang ke-48 Tahun, Pemerintah Kota Manado menggelar Ibadah syukur di ruangan serbaguna kantor Walikota Manado, senin (21/6).

    Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pdt. Judi Tunari, M.Th itu mengutip Firman Tuhan dalam Mazmur 5:12. Syukuran dirangkaikan dengan acara tiup lilin Ulang Tahun dan sambutan-sambutan, salah satunya sambutan dibawakan oleh Walikota Andrei Angouw.

    Di hadapan Walikota Andrei Angouw, Wawali Richard Sualang yang didampingi Istri Merry Mawardi mengatakan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Walikota Manado Andrei Angouw.

    "Pada kesempatan ini tentu saya mengucap syukur kepada Tuhan, berterima kasih juga kepada Pak Olly yang telah menugaskan saya, dan kepada Pak Andrei yang sudah mengajak saya untuk menjadi Wakil Walikota Manado." Ucapnya dalam mengawali sambutannya.

    Wawali juga mengungkapkan bahwa ia tidak menyangkan bisa sampai di titik saat ini sebagai Wakil Walikota Bersama Walikota Andrei Angouw.

    "Beberapa bulan lalu Pak Andrei dan saya tidak berpikir akan berkantor di tempat ini, tapi ternyata pada akhirnya kami bisa bekerja sampai disini juga. Kami mengucap bersyukur untuk itu." Tuturnya.

    Sebagai Wakil Walikota Richard Sualang Mengandaikan tugas dan tanggungjawabnya bersama Andrei Angouw ibarat menahkodai sebuah kapal. Yang mana harus menghantarkan Warga Kota Manado Ke arah lebih baik. Serta butuh sinergitas dengan Aparatur Sipil Negara dan Stakeholder yang ada.

    "Karena Pak Andrei dan saya sudah disini, kami mengajak kawan-kawan di Pemkot Manado untuk menyadari bahwa kita ada di kapal yang sangat besar. Kaptennya adalah Pak Walikota. Kita semua ada tugas dan fungsi masing-masing. Masyarakat Kota Manado adalah penumpangnya. Kita harus kawal kapal ini sampai di tujuan dengan selamat, sehat, dan damai sejahtera." Jelasnya.

    Ia juga menambahkan, "Untuk mencapai itu kita perlu kerja sama yang baik. Pemerintahan Pak Andrei dan saya sudah hampir dua bulan. Saya lihat kawan-kawan sudah mulai mengikuti ritme dan irama serta visi kami berdua. Kami berterima kasih untuk itu. Terima kasih juga atas semua ucapan selamat dan doa kepada kami. Semoga kami makin bijaksana dan makin berhikmat." Tandasnya.

    Diketahui, Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun dari Wakil Walikota Manado Richard Sualang itu, turut Mendoakan Hari Ulang Tahun Perkawinan ke-51 dari Ayah dan Ibu Walikota Manado Andrei Angouw.

    Mengingat Pandemi C-19, maka Protokol Kesehatan pun tetap dijalankan.

  • Walikota Manado AA Ucapkan Terima Kasih Kepada KAGAMA Dan BARMAS

    test.petasulut.com/, Manado – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kota Manado dan Barisan Masyarakat Adat Sulut (BARMAS) Manado menggelar aksi sosial dengan berbagi Masker dan Handsanitizer kepada Wartawan yang Pos Liputan di kantor Walikota Manado. Jumat (18/6).

    Aksi yang digelar KAGAMA dan BARMAS Manado merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemerintah untuk memutus mata rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Manado.

    Walikota Manado Andrei Angouw yang Didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Erwin Kontu serta Ketua Media Center AARS Steven Rondonuwu, Menerima secara langsung Bantuan tersebut di ruang kerja Walikota Manado.

    Penyerahan bantuan yang dihadiri juga oleh Julius Malinggas (epidemiologi KAGAMA Sulut), dan Bendahara BARMAS Manado Angel Massie.

    Setelah menerima bantuan Masker dan handsanitizer itu, Walikota Manado Andrei Angouw langsung juga menyerahkan kepada Ketua Media Center AARS Steven Rondonuwu. Lalu Walikota Mengucapkan Terimakasih kepada KAGAMA dan BARMAS Manado atas perhatian dan terus membantu memutus rantai penyebaran C-19 di Kota Manado.

    “saat ini fokus Pemerintah adalah Vaksinasi, Kami berharap teman-teman terus Mensosialisasikan untuk melakukan Vaksinasi, Pemerintah Kota Manado sudah memfasilitasi tempat Vaksinasi. Silahkan datang langsung.” Ucap Wali Kota Manado.

    menanggapi hal tersebut Ketua KAGAMA Kota Manado Taufik Tumbelaka mengatakan sangat mendukung program Vaksinasi Pemkot Manado.

    “KAGAMA Kota Manado sangat mendukung program Vaksin Hebat yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Manado agar dapat melindungi masyarakat.” tandas Tumbelaka.

    Senada dengan Tumbelaka, Agus S. Budiharso yang merupakan Wakil Ketua KAGAMA Sulut menuturkan tujuan dari aksi tersebut, yang mana dia menuturkan bahwa tugas wartawan itu sangat rentan dengan terpaparnya Covid-19. Oleh karena itu KAGAMA dan BARMAS menyalurkan bantuan dalam bentuk Masker dan Handsanitizer mengingat kerja Jurnalis dilapangan.

    “Pemberian Bantuan Masker dan Handsanitizer yang diberikan untuk Wartawan karena profesi Wartawan sangat rentan dalam menjalankan tugas setiap hari dilapangan. Oleh karena itu upaya pencegahan dengan penerapan prokes ketat dan Vaksinasi dapat melindungi teman-teman wartawan dalam tugas. KAGAMA akan berpartisipasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, bagaimana pentingnya manfaat dari Vaksinasi.” Tuturnya.

    Adapun penjelasan dari perwakilan BARMAS Manado Michael Salim membenarkan bahwa kegiatan tersebut sebagai dukungan kepada Pemerintah Kota Manado.

    “Penyerahan Masker dan Hansanitizer adalah upaya mendukung program Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 di Kota Manado.” Jelas  Salim.

  • Acara Puncak Hari Pendidikan Nasional, Andrei Angouw: Guru Wajib Mengawasi Gerak Gerik Siswa

    test.petasulut.com/, Manado – Acara puncak Hari Pendidikan Nasional digelar di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kegiatan yang bertemakan “Apresiasi Pendidikan Kota Manado” itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw. Jumat (18/6).

    Yang hadir juga dalam acara saat itu kepala LPMP Sulawesi Utara. Sekot Manado Micler C.S Lakat, Asisten I Heri Saptono, Kadis Diknas, Dewan Pendidikan kota Manado, para pengawas, Kepala sekolah dan Guru-guru.

    Adapun acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai rangkaian, seperti penayangan Film Pendek dan atraksi Melukis oleh seniman Cilik SD dan SMP. Film pendek yang ditayangkan bersifat edukatif, dimana ada satu keluarga Pemulung yang harus mempersiapkan kesiapan anak mereka untuk mengikuti proses belajar secara daring di era Pandemi Covid-19, mereka pun bekerja keras untuk mendapatkan Handphone Android agar anak mereka bisa mengikuti proses belajar.

    Dalam Acara itu juga Wali Kota Manado menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Riset dan Teknologi Lewat LPMP Sulut untuk Penggerak Pendidikan kota Manado Melalui Program Sekolah Penggerak tahun 2021.

    Setelah itu masuk pada sesi Penyerahan Piala dan Piagam Penghargaan kepada para Pemenang Lomba Seni, Film Pendek dan lain-lain baik untuk murid maupun guru-guru yang mana sebagai pemenang lomba.

    Pada kesempatan sambutan, Walikota Manado ingatkan guru-guru agar menanamkan hal yang baik bagi anak didik.

    “Harus ahli terhadap diri sendiri. Para guru-guru harus menanamkan Mental yang baik kepada anak-anak didik. Tanamkan mental yang baik itu adalah harus bekerja dan harus ada nilai tambah. Jangan jadi mental pengemis.” tutur Walikota.

    Ingatkan juga akan bahaya Narkoba dan Alkohol, Walikota Ingatkan guru-guru agar lebih pro aktif memantau aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

    “Selain orang tua dirumah maka guru-guru harus wajib mengawasi setiap gerak gerik siswa”. Tandasnya.

    Walikota Andrei Angouw sampaikan juga soal pekerjaan guru yang mana harus professional, dia ingatkan jangan ikut-ikut berpolitik. Karena soal kesejahteraan, Guru-guru sangat disupport oleh Walikota agar dapat ditingkatkan dengan melihat kemampuan keuangan daerah. Walikota juga memberikan Peringatan keras soal dan sertifikasi guru-guru yang mendapat kendala, terlambat menerima apalagi dananya ada yang dipotong.

    Sebelum mengakhiri sambutannya Walikota Sampaikan agar guru-guru dan keluarga divaksin.

    “Pastikan bahwa keluarga kita, orang-orang dirumah sudah divaksin, tidak ada yang aman sampai torang semua aman,” tutupnya

  • Wali Kota Manado Bersama Wakil Kunjungi Kantor Sinode GMIM

    test.petasulut.com/, Manado – di balik kesibukan membenah dan menata Kota Manado, Bpk. Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang menyempatkan waktu untuk mengunjungi tempat yang sebelumnya pernah mereka kunjungi waktu sebelum menjadi Wali dan Wawali di Kota Manado.

    Wali dan Wawali sebelumnya pernah mengunjungi Kantor Sinode GMIM yang berlokasi di Kota Tomohon, Sulawesi Utara waktu pencalonan di pilkada lalu, dan pada waktu itu pasangan AA-RS mendapat Doa pengutusan agar diberi kekuatan dan kemampuan untuk mengikuti pesta demokrasi pilkada.

    Ternyata lewat doa itu pun mereka berhasil meraih kemenangan dalam kontestasi tersebut dan mendapat kepercayaan dari masyarakat Kota Manado untuk menahkodai Kota Manado Kearah yang lebih baik.

    Tidak seperti kacang lupa kulit, Wali Kota Manado dan Wakil hari ini, Jumat (18/6) datang mengunjungi kembali ke Kantor Sinode GMIM.

    Tujuan mereka saat itu pun tidak untuk membahas terkait Politik dan hal yang berkaitan itu. Kali ini kunjungan mereka hanya benar-benar bersilaturahmi di Kantor Sinode GMIM.

    Kedatangan Mereka pun disambut baik oleh Ketua Sinode GMIM Bpk. Pdt. Dr. Hein Arina.

    Dalam pertemuan tersebut tidak ada hal yang khusus di bahas, melainkan hanya diskusi-diskusi ringan dan yang urgen seperti terkait pandemi C-19. Dalam diskusi itu pun Wali dan Wawali Meminta pendapat dan dukungan atas Program Vaksinasi Hebat. Mereka meminta agar Sinode terutama Jemaat GMIM di Kota Manado ikut serta dan mendukung program Vaksinasi ini.

    Usai berbincang Wali Kota dan Wakil kembali di Doakan oleh Ketua Sinode GMIM Bpk. Pdt. Hein Arina agar selalu diberikan Kekuatan dan kemampuan, Hikmat serta Kebijaksanaan dalam menjalankan Pemerintahan di Kota Manado.

  • Pemkot Manado Teken Kerjasama Dengan BPKP Dan BSG

    test.petasulut.com/, Manado – Pemerintah Kota Manado teken kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) guna pemanfaatan Kas Daerah secara online.

    Walikota Manado Bpk. Andrei Angouw mengawali aktivitasnya dengan menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan BPKP dan BSG di Kantor Bank SulutGo, Selasa (15/6). Hal itu pun dikutip di Halaman Facebook Pemerintah Kota Manado.

    Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Bank SulutGo itu menyangkut tentang Pemanfaatan Aplikasi Kas Daerah secara Online Sistem yang Terintegrasi dengan Aplikasi Simda Keuangan dalam rangka Peningkatan Pelayanan Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kota Manado.

    Yang hadir dalam kegiatan tersebut ada Sekda Manado, Micler C.S Lakat, Dirut Bank SulutGo Revino Pepah, Kepala BPKP Setya Nugraha, serta Unsur direksi dan Jajaran Pimpinan BSG.