Tag: BAWASLU

  • Pangdam XIII Merdeka Hadiri Rapat Evaluasi Pilkada

    test.petasulut.com/, Sulut – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.M., M.Tr (Han) menghadiri Rapat Evaluasi dan Penyampaian Hasil Akhir Pengawasan Pilkada 2020 di Provinsi Sulut bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Senin (17/5/2021).

    Kegiatan tersebut merupakan pelaporan Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Gubernur tentang pelaksanaan Pilkada di Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung pada Tahun 2020 sekaligus mengevaluasi kegiatan pemilu dalam rangka menyusun rencana pilkada di Tahun 2023.

    Dalam kegiatan tersebut Pangdam XIII/Merdeka beserta beberapa pejabat forkopimda mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, S.E sebagai Stakeholder dalam menyukseskan kegiatan pemilu tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara. (Jak’s)

  • Bawaslu Sulut Bahas Peran Pers Dalam Pemantauan Kinerja Pengawas Pemilu

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi ‘Peran pers dalam pemantauan kinerja pengawas pemilu pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara’, senin (15/3) di hotel sutan raja Minut.

    Hadir dalam Media Gathering ini yakni Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda serta para Narasumber yakni Rocky Ambar Pimpinan Bawaslu Minahasa Utara, Jemmy Senduk selaku pemantau pemilu dan Susanto Amisan.

    Pada kesempatan itu, Rocky Ambar mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan pemilu tak terlepas dari peran media, Bawaslu dan pers merupakan satu tubuh karena ada saling keterkaitan.

    “Peran pers sangat dibutuhkan oleh Bawaslu, terkait regulasi dan setiap aktifitas bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu diwartakan oleh jurnalis sehingga transparansi kinerja Bawaslu dapat terserap oleh masyarakat,” jelasnya.

    Dirinya juga memberikan apresiasi terhadap peran pers yang adalah mitra kerja bawaslu.

    “Tanpa jurnalis, Bawaslu tidak akan berdiri tegak, karena setiap informasi harus melalui pers untuk mempublikasikan ke masyarakat,” ujarnya.

    Disisi lain, Jemmy Senduk selaku pemantau pemilu menjelaskan tugas dan tanggung jawab pers dalam hal peliputan.

    “Ini semua diatur dalam UU Pers nomor 40 Tahun 1999 Tentang pers. UU Pers ini mengalami beberapa perubahan. Awalnya UU No 11 Tahun 1966 tentang ketentuan ketentuan Pokok Pers. Kemudian diubah lagi dengan UU No 4 Tahun 1967, dan ubah kembali dengan UU No 21 Tahun 1982. Kemudian yag berlaku sekarang UU Pers No 40 Tahun 1999,” jelasnya.

    Lanjut Jemmy, Dalam konteks Peranan Pers dalam pemantauan kinerja pengawas Pemilu pada Pilgub, Pilbup dan Pilwako 2020, tentu peran pers luar biasa. Sebab, sebagai kontrol terhadap digelarnya, tahapan tahapan Pemilukada.

    “Bawaslu yang merupakan lembaga yang menjadi wasit dalam Pemilukada, perlu di backup oleh Pers. Mereka hanya manusia biasa yang tidak luput dari berbagai kekurangan Sehingga antara Pers dan Bawaslu saling menjaga dan saling kontrol sehingga pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilukada jadi berkualitas dan bermartabat. Bahkan, tertib aman dan lancar. Pers sebagai salah satu lapisan ke dua pendukung dari lembaga pemantau selain Bawarku dan masyarakat tentunya,” jelasnya.

    Ditempat yang sama, Susanto amisan mengatakan bahwa sinergi dan kolaborasi pers dan bawaslu sejauh ini berjalan baik. Terbukti pemilu kemarin dianggap berjalan sukses.

    “Setiap kegiatan bawaslu harus disosialisasikan ke masyarakat melalui pers. lembaga publik seperti bawaslu harus memberikan informasi ke masyarakat, saat ini Bawaslu pun dianggap sangat terbuka, karena setiap tugas pengawasan temuan dan lainnya secara terbuka di sampaikan ke masyarakat melalui pers,” ungkapnya.

    Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda pun menutup kegiatan itu dengan mengucap trima kasih kepada pihak-pihak terkait yang selalu menunjang kinerja penyelenggara pemilu yakni Bawaslu dan KPU.

    “Peran pers, Yudikatif maupun masyarakat sangat membantu kerja Bawaslu sehingga apa yang kita harapkan dalam Pemilukada telah berjalan sukses,” tutupnya.

    (ABL)

  • Pilkada Berintegritas Dan Ramah Lingkungan Jadi Fokus BAWASLU Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi bersama stakeholder dalam rangka Pilkada Berintegritas dan ramah lingkungan pada pemilihan gubernur, bupati dan walikota tahun 2020 di Sulut, sabtu (5/12) di Lagoon Hotel Manado.

    Pada kegiatan tersebut, Ketua AJI Sulut Yoseph Ikanubun menyampaikan bahwa jurnalis harus tahu memposisikan diri terlebih khusus dalam menjaga etika profesi jurnalis di pilkada serentak tahun 2020 ini.

    “Jurnalis harus taat kode etik, jangan berpihak contohnya pada salah satu paslon. Wartawan harus mempunyai dasar kompetensi agar kita semua tahu memposisikan diri dalam setiap peliputan dilapangan. Pelatihan-pelatihan jurnalistik pun dianggap perlu diikuti guna mendalami profesi jurnalis. Intinya jurnalistik yang dihasilkan harus berimbang agar media massa atau wartawan dapat dipercayai publik,” jelasnya.

    Mengenai peran media dalam isu lingkungan dan Pilkada, Ikanubun mengatakan untuk menjalankan fungsi informasi, dan edukasi serta sosial kontrol terkait persoalan lingkungan dalam setiap tahapan Pilkada Meningkatnya volume sampah, pemasangan atribut di pepohonan dan lainnya.

    ” Lalu dampak pemberitaan media dan jurnalis ini bisa mencegah, mengurangi aktifitas dalam tahapan pilkada yang berdampak buruk pada lingkungan. Bisa juga berdampak pada buly, doxing, kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis. Untuk itu media harus tetap independen, tidak berpihak pada kekualan politik atau paslon tertentu. Dengan demikian media bisa menjalankan perannya untuk ikut membangun demokrasi yang berwawasan lingkungan,” katanya.

    Disisi lain, Amanda Komaling Ketua IJTI Sulut mengatakan ada banyak indikator integritas pada Pilkada.

    “Bawaslu memiliki tugas mencegah terjadinya praktik politik uang. Jadi selain menerima laporan, bawaslu memiliki strategi intelegen untuk mendapatkan data praktek politik uang. SubStansi UU Keterbukaan Informasi Publik adalah transparansi, jadi jika semua lembaga termasuk penyelenggara transparan, maka disinilah awal dari Pilkada Berintegritas,” pungkasnya seraya menuturkan UU PERS juga menjadi motor sebuah Pilkada Berintegritas, jika PERS diam atau tidak profesional siapa yang menjadi alat kontrol pilkada berintegritas? Intinya Integritas itu bukan teori tapi praktek.

    Ferol Warouw Ahli Lingkungan mengingatkan terkait ramah lingkungan dalam pilkada 2020 ini.

    “Indikator ramah lingkungan dalam pilkada 2020 ini belum memenuhi standar, dimana tidak adanya penerapan ramah lingkungan seperti buang sampah sembarangan masih dilakukan. Dalam pilkada 2020 ini, tingkat pemakaian baliho-baliho sangat-sangat tinggi, ini tentu nantinya akan menjadi sampah, pencegahan pun harus dilakukan. Ramah lingkungan memang harus diterapkan dalam pemilu ini,” ucapnya.

    “Buku ‘Green constitution masa depan pemilu indonesia’ yang ditulis oleh Ketua Bawaslu Sulut herwyn malonda sangat baik untuk menjadi pengingat dalam pilkada 2020 ini,” tambahnya.

    Diketahui, Narasumber pada rapat tersebut yakni Ketua AJI Sulut Yoseph Ikanubun, Amanda Komaling Ketua IJTI Sulut dan Ferol Warouw Ahli Lingkungan dan dihadiri para Jurnalis Sulawesi Utara.

  • JPAR Sepakat Tolak Politik Uang, Hoax Dan Politisasi Sara

    test.petasulut.com/, SULUT – Calon Walikota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene sepakat dan menyetujui untuk anti politik uang, Hoax dan politisasi sara.

    Karena hal itu dinilai akan menjadi perusak demokrasi di Indonesia.

    “Saya sangat sepakat untuk anti politik uang dan hoax. Saya juga mengingatkan kepada semua elemen dan stakeholder untuk tidak terlibat dalam persoalan ini,” ungkap JPAR usai menghadiri undangan Bawaslu Sulut dalam kegiatan Deklarasi Anti Politik Uang, Hoax dan Politisasi SARA pada Pilkada 2020, jumat (9/10) di Hotel Four Point Manado.

    Tak hanya itu, JPAR juga mengatakan mari kita membuat komitmen bersama untuk menolak hal ini.

    “Agar supaya kita dapat menciptakan pemilu berintegritas,” kata JPAR.

  • Hadiri Deklarasi, JPAR Ingatkan 4M

    test.petasulut.com/, SULUT – Menuju Pilkada tahun 2020, Bawaslu Provinsi Sulut menggelar Deklarasi Anti Politik Uang, Hoax dan Politisasi SARA pada Pilkada 2020, jumat (9/10) di Hotel Four Point Manado.

    Seluruh calon Gubernur, Walikota dan bupati pun diundang dalam acara tersebut.

    JPAR Tampak Menghadiri Deklarasi Tolak politik uang, Hoax dan Sara dalam Pilkada 2020

    Salah satunya, Calon Walikota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene pun tampak menghadiri kegiatan ini dengan tetap mengedepankan protokol Covid-19.

    “Inga, inga, ada 4 M: Memakai Masker ,Mencuci Tangan , Menjaga jarak, Menghindari kerumunan,
    Itu jo ! Mari Paham dan beking 4 M ini agar torang samua terhindar dari penularan Covid-19,” ungkap JPAR.