test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Joune Ganda bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menerima Kunjungan Kerja KPK (KPK) dalam rangka Monitoring Centre for Prevention (MCP) atau Monitoring Dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi Terentegrasi dan Manajemen Aset Daerah di Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat bupati lantai 3 pemkab Minut,Jum’at (18/6/21).
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wahyudi (Kasatgas Wilayah IV) KPK RI bersama jajaran.
Pada kesempatan itu, Bupati Minut Joune Ganda mengapresiasi kunjungan tersebut.
“Karena pemerintahan Daerah lebih Transparan dan Akuntabel Dalam Penyelanggaraan Tata Kelola Pemerintahan serta untuk mencegah atau mendeteksi lebih dini potensi-potensi terjadinya Korupsi. Pembenahan-pembenahan terutama E-Planning, E-Budgeting dan kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah),” ujarnya.
“Karena itu Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk lebih meningkatkan peran serta pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mencegah korupsi,” tutup JG.
Dalam kegiatan itu, Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 ketat pun tetap dijalankan.
test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda memimpin Apel korpri sekaligus penyerahan SK pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kabupaten Minut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan kantor Bupati Minut, Kamis (17/6-21).
Dalam apel tersebut, Bupati Joune Ganda pada sambutannya menekankan bahwa korps pegawai republik Indonesia (Korpri) dituntut untuk menjadi motor pembangunan dan perubahan, serta menjadi teladan bagi Masyarakat.
“Apel Korpri ini menjadi momentum pengikat bagi jajaran Aparatur Sipil Negara Kabupaten Minahasa Utara agar tetap berada dalam satu Sinergitas dan Soliditas yang kokoh, untuk terus berkontribusi, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat Minahasa Utara.” Ujar Bupati Joune Ganda.
test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda melantik Gugus Tugas GNRM (Gerakan Nasional Revolusi Mental) tahun 2021.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati Minut, Rabu (16/6-21).
Dalam kesempatan tersebut Bupati menegaskan bahwa hal tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan menjadi pilot project di Sulawesi Utara .
“Sehingga harapan Saya, Gugus Tugas betul-betul bekerja, karena ini kebanggaan sekaligus tantangan,” Ujar Bupati.
Selanjutnya dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa GNRM tersebut merupakan salah satu program Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tujuan dari Bapak Presiden Jokowi yakni menciptakan masyarakat yang madani.
“Memang tidak mudah merubah cara berpikir kita, tetapi kalau kita tidak melangkah dan mulai sekarang maka itu semua tidak akan tercapai. Ayuk melangkah, Salam Revolusi Mental,” Tutup Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut ,Ketua TP-PKK Minut Ibu Rizya Ganda Davega, Forkopimda dan seluruh Perangkat Daerah yang masuk dalam Gugus Tugas GNRM.
test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minahasa Utara (Minut) melantik pengurus Aliansi Keke/Utu Kabupaten Minahasa Utara Periode 2021-2025 yang diselenggarakan di Pendopo Pemkab, Selasa (15/6-21).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengucapkan selamat dan sukses bagi pengurus yang baru dilantik.
“Selamat dan sukses Ketua Ibu Ninha Dengah Kindangen serta pengurus Aliansi Keke/Utu, kiranya menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan program-program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, terlebih dimasa pandemi Covid-19 ini,” Ujar Bupati.
Selanjutnya, Bupati menginggatkan kepada pengurus untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat perihal penanganan covid19.
“Kita diingatkan untuk selalu mengedukasi masyarakat agar tetap disiplin mengikuti Protokol anjuran Pemerintah terkait pencegahan Covid-19,” Harapnya.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Nyong dan Noni Sulut Ibu dr. Kartika Devi Kandouw Tanos.
test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, senin (14/6) mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Gelombang ke II secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Bapak Tito Karnavian.
Dan Pembekalan ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Indonesia non petahana, yang baru saja terpilih pada pilkada 9 Desember 2020.
Ini pembekalan gelombang kedua angkatan 3, 4, 5, dan 6 akan berlangsung selama lima hari hingga tanggal 18 Juni 2021.
“Pelaksanaan pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan semangat pengabdian Kepala Daerah, dalam melaksanakan tugas Pemerintahan Daerah, dengan kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tuhan memberkati,” ungkap Joune Ganda.
test.petasulut.com/, SULUT – Komunitas Marijo Belajar pusat menggelar Festival seminar online Part 3 (FSO 3) selama 4 Hari, Senin- Kamis (19-22/04/2021).
Pergelaran itu dilakukan dalam rangka memperingati hari Bumi 22 April 2021.
FSO 3 ini bertemakan ‘Save Our Earth’ dengan mengunakan aplikasi Zoom dan YouTube. Tak kalah menarik pula pemantik-pemantik yang terlibat pada FSo 3 ini, diantaranya, Prof. Dr. Arrijani, M.Msi, Dr. Tatang Mitra Setia, M.Si, Dr. Ir. Mahawan Karunisa, MM, Stephen Tuwaidan, S.Sos,M.Si.
Kemudian juga ada, FX A. Ari Laksono, S.T., M.Sc, Monica Khonado, Samuel L. Opa, S.Kel., M.Si dan Ahmad Baihaqi, M.Si.
Kegiatan ini pula didukung penuh dan dihadiri serta berkesempatan memberi sambutan dari wakil Mentri (Wamen) LHK, Dr. Alue Dohong dan Bupati Minahasa Utara, Joune J. E Ganda, S. E.
“Saya berharap komunitas Marijo Belajar bisa membantu meningkatkan kesadaran, maupun kapasitas masyarakat dalam rangka membantu pemerintah mengurangi penggunaan sampah plastik, sehingga secara tidak langsung akan mengurangi polusi plastik dilingkungan kita sekitar,” jelasnya.
Begitupun Joune Ganda selaku Bupati Minut memberikan pesan kepada pengurus Komunitas Marijo Belajar dan peserta pada FSO 3.
“Tanggungjawab kita bersama dalam menjaga Bumi, untuk itu perlu komitmen kita bersama dalam menjaga dan merawat lingkungan kita apalagi komunitas Marijo Belajar sebagai penyelenggara.” Kata JG.
Bupati Minut Joune Ganda pun terlihat menghadiri sekaligus mendukung kegiatan ini
Pada kesempatan itu pun, Founder Marijo Belajar Meinagustia Ngangi saat diwawancari, Kamis, (22/02/2021), melalui via WhatsApp. Ia mengatakan, dengan terselenggaranya festival online dengan tema ‘Save Our Earth’ ini, kiranya masyarakat luas yang ada di Bumi ini bisa meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kelestarian lingkungan, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang mengetahui betapa pentingnya menjaga dan memelihara bumi agar terhindar dari segala bencana alam yang ada.
Ia menambahkan, jika Bumi sehat, maka manusia yang ada akan selamat.
Senada dengan Meinagustia, CoFounder Komunitas Marijo Belajar, Vicky V. Manangkalangi menyampaikan, semoga FSO 3 yang diselenggarakan kali ini dapat memberikan informasi, edukasi serta mampu mendorong manusia untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Sedangkan salah satu peserta yang ikut FSO 3, Angeline Clara Tarima mengungkapkan, FSO 3 ini sangat menarik perhatian, apalagi pembelajarannya mengenai bagaimana perkembangan alam yang memprihatinkan.
“Dari materi-materi yang saya ikuti dari beberapa sesi FSO 3 ini, saya pun tertarik menjaga dan merawat alam ini, serta tidak berlebihan memanfaatkan hasil alam yang ada,” tambahnya.
test.petasulut.com/, NASIONAL – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tentang penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Aula Abdurrahman Wahid BP2MI, Jakarta, Rabu (21/04).
Hadir langsung dalam penandatanganan tersebut yaitu Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune J.E Ganda dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Kab. Minahasa Utara Hanny Kumontoy, serta para pejabat Eselon I dan II di lingkungan BP2MI
“Ini merupakan kesepahaman dengan Pemerintah Daerah (Pemda) ketiga, setelah sebelumnya dengan Kab. Talaud dan Kab. Sangihe. Karena pemerintah dalam hal ini BP2MI memiliki berbagai keterbatasan, yang tidak mungkin bekerja sendiri tanpa bekerjasama, bergandeng tangan dengan stakeholder, terutama Pemda,” ujar Kepala BP2MI, Benny Rhamdani.
Oleh karena itu, lanjut Benny, momentum hari ini sepatutnya dimaknai sebagai bentuk nyata kolaborasi positif antar pemangku kepentingan, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah maupun pihak swasta, para pelaku usaha, termasuk Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) didalamnya, serta tentu masyarakat sipil atau NGO untuk bersama-sama mewujudkan PMI yang merdeka, berdaya, dan sejahtera.
Foto Ist
Benny menambahkan, terlebih lagi amanat Undang-Undang No.18/ 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang memberikan tanggungjawab kepada Pemerintah Daerah untuk peningkatan kapasitas Calon PMI.
“Kami berharap Pemda Kab. Minahasa Utara dapat membantu untuk mensosialisasikan program-program BP2MI, serta berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pelatihan dan sertifikasi kompetensi sebagaimana diamanahkan UU 18/2017,” jelasnya.
Lebih lanjut Benny mengatakan, untuk peluang kerja ke negara Jepang dan Korea Selatan, hingga saat ini baru 20% dari kuota penempatan ke Jepang yang terpenuhi dimana dibutuhkan 500 tenaga perawat (nurse) dan perawat lansia (caregiver) untuk skema G to G, serta 70.000 untuk skema SSW. Selain itu 25,71% kuota yang baru terpenuhi untuk penempatan ke Korea Selatan, dimana dibutuhkan 8.800 orang untuk skema G to G. Padahal negara Jepang dan Korea Selatan merupakan negara yang memiliki undang-undang perlindungan warga negara asing yang baik, memiliki tingkat standar gaji yang tinggi sehingga menjamin keselamatan dan juga kesejahteraan para PMI disana.
“Saya berkeyakinan kita memiliki supply yang besar dan mampu memenuhi kuota tersebut. Ini hanya membutuhkan komitmen dan kerja-kerja pelayanan dan sinergi, tinggal kemauan menggalang kerjasama dengan berbagai sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, untuk menjadikan PMI yang kompeten,” papar Benny.
Adapun ruang lingkup Nota Kesepahaman tersebut adalah sinergi dalam pemberantasan sindikasi pengiriman ilegal PMI sesuai kewenangan para pihak, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi Calon PMI di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, fasilitasi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pelayanan dan pelindungan Calon PMI dan PMI, sosialisasi peluang kerja Pekerja Migran Indonesia di negara tujuan penempatan, dan koordinasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi lainnya.
“Saya mengapresiasi inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang bekerjasama dengan BP2MI. Semoga kolaborasi dan inisiatif positif ini terus dikuatkan dan dikembangkan, juga dapat diimplementasi UPT BP2MI, khususnya yang ada di Kota Manado. Dan semoga niat baik kita untuk melayani para pahlawan devisa tidak pernah luntur terbentur kepentingan yang tidak berpihak kepada PMI dan keluarganya,” tutup Benny.
MoU antara BP2MI dan PEMKAB Minahasa Utara adalah bentuk komitmen Kepala Daerah dalam melaksanakan amanah Undang-Undang 18/3017 khususnya pasal 40, 41 dan 42 dimana penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi Calon Pekerja Migran Indonesi (PMI) merupakan tanggungjawab Pemerintah Daerah sehingga masyarakat yang mencari peluang kerja ke Luar Negeri dan terkendala pembiayaan diklat dapat ditangani oleh Pemda setempat.
test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda dipercayakan menjadi narasumber dalam Kuliah Umum (Stadium General) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (19/4/2021) besok.
Sosok milenial Joune Ganda dalam memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Tahun 2020 dengan menyisihkan para politisi senior maupun incumbent, diharapkan mampu dibagikan kepada para praja.
Berdasarkan undangan yang ditandatangani langsung Rektor IPDN Hadi Prabowo tersebut, Bupati Minut Joune Ganda dimohonkan kesediaannya untuk menjadi nara sumber dengan menyampaikan materi ‘Strategi Pemenangan Pilkada dan Implementasi Visi-Misi Kepala Daerah Terpilih Dalam Pelaksanaan Pembangunan Daerah’.
Dalam penyampaian materi pada sesi kedua tersebut, Joune Ganda membawakan materi bersama menantu Presiden Jokowi yang juga menjabat sebagai Walikota Medan, Bobby Nasution serta Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang.
Sementara itu, Joune Ganda menuturkan perihal undangan tersebut menjadi kesempatan bagi dirinya untuk berbagi pengetahuan dan strategi bagi para praja, dalam meningkatkan kualitas dan pemahaman penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Selain itu, saya juga akan memperkenalkan Kabupaten Minut terkait rencana pembangunan daerah maupun potensi pariwisata yang dimiliki. Apalagi ada sejumlah Kepala Daerah lain yang juga hadir sebagai nara sumber menyampaikan materi di IPDN,” tutur Joune Ganda.
Diketahui, dalam Jam Pimpinan Kuliah Umum paraja IPDN tersebut, terundang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi sebagai nara sumber untuk menyampaikan materi ‘Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19’.
test.petasulut.com/, SULUT – UPT BP2MI Manado selaku perpanjangan tangan dari BP2MI pusat mengadakan pertemuan dengan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, pada Kamis (1/4/2021).
Dalam pertemuan ini, Hendra Makalalag selaku Kepala UPT BP2MI Manado mensosialisasikan perihal UU Nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan pekerja migran Indonesia khususnya pasal 41 dimana pendidikan dan pelatihan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) menjadi tugas dan tanggung pemerintah daerah kabupaten/kota.
“Untuk provinsi Sulawesi Utara, baru ada dua pemerintah daerah kabupaten/kota yang telah melaksanakan amanat UU nomor 18 tahun 2017 ini yaitu pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Talaud dan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” jelas Hendra.
Lebih lanjut Hendra juga menyampaikan usulan pembentukan Kampung Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Minahasa Utara.
“Adanya Kampung PMI dapat menjadi ajang untuk memberdayakan, meningkatkan pelindungan dan pelayanan terhadap CPMI, PMI dan keluarga PMI. Selain itu dapat juga berfungsi sebagai pusat edukasi bagi CPMI serta destinasi wisata di Minahasa Utara seperti Likupang yang sebagaimana kita ketahui telah ditetapkan sebagai destinasi wisata nasional. Pembentukan kampung PMI juga pastinya akan membawa dampak positif baik bagi PMI maupun bagi pemerintah daerah,” Ungkap Hendra.
Menanggapi itu, Bupati Minut Joune Ganda menyambut baik pertemuan ini dan berkomitmen untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan bagi CPMI asal daerahnya serta membangun kampung PMI.
Sudah sepatutnya seorang pemimpin melaksanakan kebijakan yang terbaik untuk rakyatnya, dan sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh UU nomor 18 tahun 2017 yang telah disampaikan oleh kepala UPT BP2MI Manado maka pemda kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk melaksanakannya,” ungkap Joune.
Terkait anggaran pembiayaan pendidikan dan pelatihan, Joune menyampaikan bahwa kemungkinan dana akan diambil dari berbagai sumber Kemungkinan akan bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), dana desa, maupun dari anggaran APBD daerah.
“Kami akan melihat mana yang terbaik,” kata Joune.
“Yang terpenting adalah masyarakat akan terbantu dengan dana ini sehingga mereka yang telah mendapatkan pelatihan dapat segera ditempatkan di beberapa Negara yang saat ini sedang membutuhkan pekerja seperti Jepang,” tambah JG.
Sedangkan untuk pembentukan kampung PMI, Joune menyebutkan akan menyediakan lahan seluas 2 hektar dan akan menggandeng BP2MI untuk bekerjasama mewujudkan kampung PMI ini Kampung PMI akan membawa dampak yang positif bagi warga Minahasa Utara.
“untuk itu saya akan menyediakan lahan seluas 2 hektar untuk pembangunannya serta akan bermitra dengan BP2MI terkait teknis pelaksanaannya nanti,” pungkas Joune Ganda.
Sebagai penutup Hendra Makalalag menyebutkan bahwa dari hasil pertemuan hari ini, dalam waktu dekat Bupati Joune akan menandatangani perjanjian kerjasama dengan BP2MI untuk mewujudkan komitmennya.
“Bersama dengan pihak pemda Minahasa Utara, kami akan segera menyusun draf kerjasama yang akan ditandatangi nanti,” tutup Hendra.
test.petasulut.com/, SULUT – Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Sulawesi Utara (Sulut) gelar musyawarah daerah (Musda) II, Sabtu (30/1-2021). Kegiatan digelar di RBN Wale Ma'zani Tomohon diikuti pengurus DPD PINKAN Sulawesi Utara.
Adapun hasil Musda ke II tersebut adalah terpilihnya Joune Ganda, SE sebagai ketua DPD PINKAN Sulut menggantikan ketua DPD sebelumnya H.J Payou. Mendampingi ketua terpilih, Joudy Aray terpilih sebagai sekertaris DPD PINKAN Sulut.
Juga hadiri mewakili pemerintah oleh Dinas Kebudayaan Dan Dinas Pariwisata Propinsi Sulawesi Utara, pengurus demisioner dihadiri oleh Sekertaris Bpk Dr Charles Ngangi dan Dr Aneke Ratu selaku Bidang Kajian DPD sekaligus mewakili akademisi dari Unversitas Sam Ratulangi.
Selanjutnya dari DPP PINKAN Indonesia dihadiri oleh Ketua Harian Joppy J.A Rory. SH.,MH, Ketua 1 Lisye Sumakud Sinulingga, SH dan Sekjend Felix Luntungan serta Ketua Bidang Kajian Dolof Malalantang.
Dalam kesempatannya, Joune Ganda, SE dalam sambutannya optimis bahwa PINKAN Sulawesi Utara akan lebih maju kedepannya.
“Visi saya Kolintang menjadi tuan rumah di Sulawesi Utara, di akui dunia dan menjadi aset budaya Sulawesi Utara juga Indonesia,” Harapnya dalam pemaparan visi-misi.
Pun, ketua terpilih tersebut menyampaikan bahwa langkah awal kerja pengurus selanjutnya adalah memperkuat struktur organisasi DPD PINKAN.
“Dan untuk kelengkapan Personil pengurus akan dirumuskan selanjutnya oleh Ketua dan Sekretaris dan utk kelengkapan struktur akan berkoordiansi dgn DPP agar bisa saling menyesuaikan formatnya dgn melibatkan seluruh Insan Kolintang di 7 Kabupaten Kota (Bitung, Minut, Minahasa, Manado, Tomohon, Minsel dan Mitra),” Papar Joune yang juga merupakan bupati terpilih Minahasa Utara.