Tag: General Manager PLN UIW Suluttenggo

  • RDP Dengan PLN, Sherly Tjanggulung Keluhkan Sering Terjadi Pemadaman Listrik di Kepulauan

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut bersama dengan pihak PLN Suluttenggo, selasa (28/9) Personil Komisi III DPRD Sulut, Sherly Tjanggulung mengeluhkan perihal sering terjadinya pemadaman listrik di Nusa Utara.

    “Akibat dari itu, warga Nusa Utara pun mengeluh karena berdampak pada salah satunya alat-alat elektronik yang mengalami kerusakan,” kata Sherly dihadapan General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki bersama jajaran.

    Politisi Partai NasDem itu juga menuturkan bahwa sebagai penyambung lidah rakyat, tentunya persoalan ini harus disuarakan di lembaga ini, apalagi saat ini hadir pihak PLN yang bertanggung jawab untuk segera menindaklanjuti keluhan dari masyarakat kepulauan.

    “Saat saya turun reses, warga di Desa Moronge Kepulauan Talaud mengeluhkan soal pemadaman listrik yang sering terjadi. Saya meminta agar pihak PLN dapat turun ke lokasi dan melihat langsung permasahalan ini,” kata Aleg Dapil Nusa Utara itu.

    GM PLN Suluttenggo, Leo Basuki bersama jajaran saat RDP dengan Komisi III DPRD Sulut

    Menanggapi itu, General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki berjanji akan segera menindaklanjuti permasalahan ini.

    “Kami (PLN) akan menindaklanjuti permasalahan ini, sekaligus memantau langsung kinerja PLN di kepulauan,” tutupnya.

    Terpantau, RDP Komisi III DPRD Sulut ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Berty Kapojos didampingi Wakil Ketua Stella Runtuwene dan Anggota Komisi Yongkie Limen, Amir Liputo, Raski Mokodompit, Toni Supit dan Agustien Kambey.

    (ABL)

  • Mudahkan Masyarakat, PLN Hadirkan Aplikasi ‘PLN Mobile’

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna memudahkan masyarakat dalam akses langsung ke PLN, contohnya membayar tagihan, membuat aduan, bayar listrik bulanan, pengisian token listrik dan lainnya, pihak PLN kini menghadirkan aplikasi yang dinamakan ‘PLN Mobile’.

    Hal itu diungkapkan General Manager (GM) PLN Suluttenggo Leo Maria Basuki Bremani saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Selasa (28/9) dengan Komisi III DPRD Sulut.

    Pada kesempatan itu, GM Basuki menjelaskan manfaat PLN Mobile yang merupakan aplikasi untuk setiap orang maupun pelanggan dapat memiliki akses langsung ke PLN.

    ” Akses langsung yang dimaksud adalah mau pasang baru, tambah daya, simulasi sampai bayar tagihan, laporan gangguan semuanya, bahkan juga bisa dilakukan rating seperti taxi online dimana kita bisa melihat datangnya petugas gangguan kapan apakah kerjanya bagus atau ngga, itu bisa dilakukan rating disitu, ” terang mantan Vice President Perencanaan dan Pengembangan Produk Inovatif di Departemen Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) Kantor Pusat ini.

    Ia berharap setiap warga maupun pelanggan PLN di Sulut dapat mengakses atau men – download fitur tersebut lewat aplikasi play store yang ada di smart phone.

    “Ini memudahkan kami bahkan memonitor kinerja kami bagaimana petugas di lapangan melaksanakan kerjanya, “tandas Basuki.

    Diketahui PLN terus mengembangkan versi terbaru PLN mobile sebagai aplikasi berbasis Android dengan cara meningkatkan kualitas dari sisi layanan dan penggunaan yang lebih user friendly.

    Aplikasi yang sudah ter-download oleh lebih dari 170.000 pengguna ini memiliki fitur yang dapat memudahkan pelanggan untuk mengakses layanan listrik dalam satu genggaman.

    Disisi terkait adanya sejumlah masukan yang disampaikan pimpinan dan anggota komisi III menjadi perhatian khusus pihaknya bersama jajaran PLN Sulutenggo dalam hal perbaikan pelayanan.

    ” Memang ada beberapa hal yang menjadi perhatian kami, ada beberapa daerah yang membutuhkan layanan terutama di daerah kepulauan termasuk beberapa aset PLN yang mengganggu jalan umum, tapi kami sudah jelaskan seharusnya sejak awal duduk bersama hingga hal – hal ini tidak terjadi, ” tutup Basuki.

    Diketahui, pergelaran RDP tersebut dipimpin langsung oleh ketua komisi III Berty Kapojos didampingi Wakil ketua Stella Runtuwene, Amir Liputo, Razky Mokodompit,Tonny Supit, Sherly Tjanggulung dan Ronald Sampel dan dihadiri pihak PLN Suluttenggo.

    (ABL)

  • GM PLN Sanggupi Permintaan STELLA Soal Penerangan Jalan di Bunag

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut bersama dengan pihak PLN Suluttenggo, Wakil ketua komisi III DPRD Sulut stella runtuwene meminta kepada pihak PLN untuk adanya penerangan jalan di Bunag, Minahasa Tenggara.

    “Pada waktu saya turun laksanakan kegiatan reses di Bunag Mitra, masyarakat disana minta untuk adanya penerangan jalan. Jalannya disana sudah lumayan bagus tapi penerangan jalannya yang minim, saya lewat juga disana dan memang kenyataannya bahwa penerangan jalan disana sangat minim. Kalau bisa ada penerangan disana,” ungkap Runtuwene, selasa (28/9) dihadapan GM PLN UIW Suluttenggo bersama jajaran.

    General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki

    Menanggapi itu, General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki mengatakan bahwa untuk penerangan jalan di bunag mitra itu nanti permintaannya disuarakan dulu kepada pemda mitra yang bupatinya kalau tidak salah James Sumendap dan pihaknya nanti akan memberikan listriknya.

    “Tentunya kami (PLN) sangat happy kalau ada permintaan listrik karena kami kedepankan pelayanan,” ucap Basuki.

    (ABL)

  • Perihal Kabel Listrik di Depan RSUD ODSK, Ini Jawaban GM PLN Suluttenggo

    test.petasulut.com/, SULUT – General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki memberi jawaban resmi perihal rencana pembenahan kabel dan tiang listrik yang berada di depan RSUD ODSK di bilangan sario, manado.

    Sebelumnya, Anggota DPRD Sulut Boy Tumiwa sempat mengkritik kesembrawutan kabel-kabel listrik itu karena mengganggu estetika RSUD ODSK dan meminta pihak PLN segera membenahi hal itu.

    Kepada wartawan, Basuki mengatakan bahwa pihaknya tinggal menunggu adanya penebangan pohon yang akan dilintasi jaringan.

    “Karena penebangan pohon itu bukan kewenangan kami (PLN). Kalau tidak salah ada sekitar 3 pohon yang harus ditebang dulu dan tadi juga disampaikan bahwa hal itu akan ditangani oleh Pemda,” katanya, selasa (28/9) usai mengikuti rapat bersama Komisi III DPRD Sulut.

    Kalau pohon itu sudah ditebang lanjut Basuki, pihaknya hanya memerlukan waktu 7 hari untuk segera merapikannya.

    “Intinya kami sudah siap untuk memperbaiki dan merapikan tiang dan kabel yang berada di depan RSUD provinsi sulut,” tutupnya.

    (ABL)