Tag: GUBERNUR SULUT

  • Walikota Manado Turut Menyaksikan Gubernur Sulut Resmikan Lapangan Basket Di Koni

    Manado, test.petasulut.com/ – Walikota Manado Andrei Angouw usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey di Cempaka Resort Kolongan Maumbi. Langsung melanjutkan agenda berikutnya. yaitu, menghadiri serta menyaksikan langsung Peresmian Gedung Lapangan Basket Koni Sario. Jumat (16/7).

    Gedung tersebut di resmikan langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dengan berbagai seremonial peresmian, seperti pengguntingan pita, penandatanganan prasasti peresmian Gedung dan melakukan Lemparan pertama bola basket sebagai tanda bahwa gedung tersebut siap digunakan.

    Disaksikan Wagub Steven Kandouw yang juga sebagai Ketua Koni Sulut, serta didampingi para jajaran Pengurus Koni Sulut. Antara lain ketua harian Koni Theo Kawatu, Sekretaris Toni Kulit.

    Serta, Turut hadir dalam peresmian itu, Walikota Manado, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang, Kadis Perkim Sulut Stive Kepel, Bupati Minut Joune Ganda dan Walikota Tomohon Caroll Senduk.

    Gedung yang diresmikan itu bertujuan agar Meningkatkan Olahraga Cabang Bola Basket di Sulut.

  • Bupati JOUNE GANDA Hadiri Peresmian Gedung Hall B Koni

    test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menghadiri peresmian Gedung Hall B Lapangan Basket di Koni Sario, jumat (16/7).

    Gedung itu diresmikan oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti peresmian Gedung dan shoot awal Bola Basket sebagai tanda bahwa Gedung ini siap dipakai untuk peningkatam Olah Raga Bola Basket di Sulawesi Utara.

    Peresmian Gedung ini disaksikan oleh Wagub Sulut, Steven Kandouw yang juga sebagai Ketua KONI Sulut serta didampingi para petinggi Koni Sulut seperti Ketua Harian KONI, Theo Kawatu dan Sekretaris KONI, Toni Kulit.

    Hadir juga dalam peresmian ini yakni Sekprov Sulut, Edwin Silangen, Asisten I Pemprov, Edison Humiang, Kadis Perkim Sulut, Steve Kepel dan Walikota Tomohon Caroll Senduk.

    “Semoga dengan diresmikannya Gedung Olahraga Hall B KONI ini bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga dan menjaga kesehatan khususnya di masa pandemi ini,” ucap Joune Ganda.

    Pergelaran itu tetap mematuhi Protokol kesehatan guna pencegahan Covid-19.

    (ABL)

  • HUT Pemkot Manado Jadi Bukti Sinergitas Gubernur Sulut Dengan Walikota Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Manado ke-398, DPRD Kota Manado Menggelar Rapat Paripurna di kantor DPRD Kota Manado yang baru tepatnya di Gedung eks Kantor DPRD Sulut. Rabu (14/7).

    Rapat Paripurna dalam rangka HUT Kota Manado ke-398 itu jadi salah satu bukti Sinergitas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Pemerintah Kota Manado terjalin dengan baik.

    Rapat itu dibuka Langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado Altje Dondokambey yang juga didampingi para Wakil serta anggota DPRD Kota Manado.

    Walikota Manado Andrei Angouw pada kesempatan sambutan lebih menekankan terkait penanganan pandemi dan penanganan kebersihan di kota Manado.

    “penanganan Covid-19 melalui vaksinasi massal yang akan dilaksanakan hingga oktober 2021 menjadi prioritas. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita akan mencapai Herd Immunity,” kata Walikota.

    Dia juga menambahkan, “juga terkait penanganan sampah serta antisipasi banjir dengan melakukan pembersihan drainase, parit-parit dan anak sungai yang tersumbat di banyak tempat.” Tambahnya.

    Sinergitas dimaksud disini adalah Sinergitas Kota Manado dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menjalankan roda Pemerintahan seperti pembangunan dan kemasyarakat untuk kesejahteraan masyarakat.

    Seperti yang diutarakan oleh Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutannya. Gubernur mengatakan ini adalah kali pertama HUT Pemkot Manado dibawah Kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS).

    “Sinergitas Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Provinsi harus tetap terjaga, karena semua ini demi kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” Ucap Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

    Gubernur juga singgung terkait penanganan pandemi di Sulut dengan cara membangun kesadaran masyarakat dan keterlibatan serta aktif dalam hal ini dalam penanganan Covid-19.

    “kita focus menangani Covid-19 dan bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar waspada dan mau terlibat aktif.” Tandas Olly.

    Hadir juga, Wakil Walikota Richard Sualang, Sekprov Edwin Silangen, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Anggota DPRD Sulut Dapil Kota Manado, Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan dan Sekretaris TP-PKK Merry Sualang Mawardi, Sekot Manado Micler Lakat, Forkopimda dan Undangan Lainnya.

    Dan kegiatan itu tak lupa selalu mengutamakan dan memperhatikan protocol kesehatan.

  • Hadiri Kegiatan Launching Vaksinasi Untuk Anak 12-17 Tahun, Ini Harapan Walikota Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Pemerintah Kota Manado melalui WaliKota Manado Andrei Angouw dan Wakil WaliKota Richard Sualang menghadiri kegiatan Launching Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak-Anak 12-17 tahun yang berlokasi di SMA Eben Haezer Manado. Senin (5/7).

    Kegiatan Launching itu di pimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw.

    Dalam sambutannya Gubernur Sulut menuturkan bahwa jangan pernah takut untuk membawah anak-anak untuk di vaksin, karena hal ini bermaksud untuk mencegah penularan Covid-19. hal itu pun ia tujukan kepada orang tua dan bahkan guru-guru yang hadir saat itu secara fisik maupun secara virtual.

    "Nantinya tetap musti mengikuti anjuran Pemerintah tentang vaksinasi dan tetap tertib protokol kesehatan," kata Gubernur.

    Adapun yang menjadi 'maskot' dalam kegiatan vaksinasi 12-17 tahun pertama di Sulut ini adalah Antoni Angouw (anak dari Walikota Manado) dan Oswaldo Kandouw (anak dari Wagub Sulut).

    Pada kesempatan itu Walikota Manado Andrei Angouw diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutannya, dalam sambutannya Ia berharap agar vaksinasi buat anak-anak secepatnya selesai, sehingga sektor pendidikan segera normal dan peserta didik bisa belajar dan guru bisa mengajar di sekolah, walaupun tetap menerapkan dan memperhatikan protab kesehatan.

    “Semoga dalam vaksinasi kepada anak-anak umur 12-17 tahun penanganan percepatan mencegah Covid-19 ini bisa segera selesai dan aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal, tapi masih dalam protokol kesehatan,” harap Angouw.

    Diketahui, yang hadir secara virtual dalam kegiatan Launching tersebut ada Walikota dan Bupati se Sulawesi Utara.

    Serta yang hadir secara fisik, Gubernur dan Wakil didampingi Ibu Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut, pejabat Eselon Pemprov Sulut, Kadis Pendidikan Provinsi Sulut, dan unsur pemerintahan yang terkait.

    Begitupun dari Pemerintah Kota Manado yang hadir, Walikota dan Wawali Kota Manado didampingi Ibu Ketua dan Sekretaris Tim penggerak PKK Kota Manado serta Sekot Manado Micler C.S Lakat.

  • DPRD Sulut Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2020

    test.petasulut.com/, SULUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut menggelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut tahun 2020, Rabu (30/6), di ruang rapat paripurna DPRD Sulut.

    Rapat paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Silangen dan dihadiri Gubernur dan wakil gubernur Sulut, Olly Dondokambey- Steven Kandouw.

    Pada kesempatan itu, Andi Silangen mengapresiasi gerak kinerja daripada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam penanggulangan Covid-19.

    Ini menurutnya, perlu didukung bersama. Antara lain optimalisasi pemberian vaksin kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersinergi dengan kabupaten kota.

    “Bahkan beberapa waktu lalu memantau pemberian vaksin di daerah perbatasan dan terisolir. Bahkan telah mengambil langka bersama dengan tokoh agama terkait dengan pengucapan syukur. Memang perlu untuk kita merayakan pengucapan syukur namun perlu untuk secara bijak menimbang kondisi pandemi maka kami DPRD Sulut mendukung langkah tersebut,” ungkap Silangen.

    Dirinya mengungkapkan, sudah disepakati berdasarkan Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut terhadap pengambilan keputusan terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020.

    “Untuk dilaksanakan hari ini (kemarin, red) dengan susunan acaranya. Pendahuluan, penyampaian laporan hasil Banggar DPRD, kesimpulan, keputusan, sambutan Gubernur Sulut, penandatanganan persetujuan terhadap Ranperda Pertanggujawaban Pelaksanaan APBD 2020 dan terakhir penutup,” ungap politisi Partai Demorasi Indonesia Perjuangan ini dari daerah pemilihan Nusa Utara.

    Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD memiliki bobot yang tinggi. Hal itu karena substansi utama dalam tahapan ini yakni kesinambungan proses pembangunan daerah yang berkolerasi dengan pembangunan bangsa. Dengan hal tersebut maka bisa mengukur proses pembangunan, sekaligus menjadi tolak ukur untuk pembangunan ke depan.

    “Laporan pertanggunjawaban harus disusun se-riil mungkin dan akuntabel,” ucap Olly.

    Lanjutnya, selama ini telah dilakukan pembangunan sosial masyarakat sejak tahun 2020. Dengan segala keterbatasan dan hambatan yang ada kepemimpinannya namun telah berkomitmen dengan semaksimal mungkin melahirkan dokumen pertanggungjawaban yang ada.

    “Namun disadari bahwa dalam proses pembahasan masih terdapat berbagai kekurangan namun bisa direspon secara bijak, cerdas dan tepat sasaran oleh segenap anggota DPRD Sulut. Berbagai rekomendasi, saran dan kritik yang membangun selama tahapan pembahasan. Maupun dengan tanggapan-tanggapan yang telah disampaikan dalam pembahasan sehingga ranperda pertanggungjawaban APBD 2020 bisa disempurnakan dan diterima oleh rakyat lewat para wakilnya di DPRD Sulut. Makanya saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada ketua, wakil ketua dan semua anggota DPRD Sulut yang sudah melakukan pembahasan secara komperhensif dan teliti,” tuturnya.

    Turut hadir dalam rapat paripurna itu, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Para SKPD, tamu undangan dan Insan Pers.

    (ADVETORIAL)

  • Harga Cengkih dan Kopra Naik, JAK Apresiasi Kerja Keras Pemprov

    test.petasulut.com/, SULUT – Harga Komoditi Kopra dan Cengkih di Sulut pada waktu lalu sempat anjlok. Masyarakat pun pada waktu itu berteriak kepada pemerintah untuk menaikkan kembali harga Kopra dan Cengkih.

    Namun kini, keseriusan pemerintah Provinsi Sulut dibawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandow (ODSK) dalam upaya peningkatan harga komoditi Kopra dan Cengkih patut mendapat acungan jempol.

    Dimana, harga pasaran kopra yang mencapai Rp.14 ribu/kg serta cengkih Rp/125 ribu/kg.

    Hal itupun diapresiasi oleh wakil rakyat Sulut James Arthur Kojongian.

    Politisi partai Golkar yang akrab disapa JAK ini menilai kerja keras pemerintahan ODSK untuk mensejahterakan petani di daerah bumi nyiur melambai sangat dirasakan masyarakat dengan naiknya harga pasaran kopra dan cengkih.

    Membaiknya harga kedua komoditi tersebut menurut JAK, sangat membantu pendapatan ekonomi masyarakat dalam menghadapi situasi sulit akibat Pandemi covid 19 saat ini.

    ”Ini adalah bukti kepedulian pak Gubernur Olly Dondokambey dan wakil Gubernur pak Steven Kandow dan jajaran Pemprov Sulut kepada masyarakat petani bahkan lebih dari itu sebagai bentuk dorongan bagi para pengusaha di dua komoditi ini, agar lebih lagi membuka harga lebih tinggi secara perlahan namun pasti” ungkap JAK Selasa, (15/6).

    JAK menambahkan sebagai wakil rakyat dirinya memberi dukungan penuh kepada Pemprov maupun instansi terkait yang tetap setia berpikir untuk kesejahteraan serta memakmurkan rakyat Sulut.

    Disisi lain legislator Dapil Minsel – Mitra ini berharap, para petani di Sulut dapat berkolaborasi serta bersinergi dengan pemerintah maupun sesama petani terutama memperhatikan kualitas produksi agar komoditi primadona andalan Sulawesi Utara ini semakin baik bahkan lebih meningkat dari sisi harga pasaran.

    (ABL)

  • Pangdam XIII Merdeka Hadiri Rapat Evaluasi Pilkada

    test.petasulut.com/, Sulut – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.M., M.Tr (Han) menghadiri Rapat Evaluasi dan Penyampaian Hasil Akhir Pengawasan Pilkada 2020 di Provinsi Sulut bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Senin (17/5/2021).

    Kegiatan tersebut merupakan pelaporan Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Gubernur tentang pelaksanaan Pilkada di Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung pada Tahun 2020 sekaligus mengevaluasi kegiatan pemilu dalam rangka menyusun rencana pilkada di Tahun 2023.

    Dalam kegiatan tersebut Pangdam XIII/Merdeka beserta beberapa pejabat forkopimda mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, S.E sebagai Stakeholder dalam menyukseskan kegiatan pemilu tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara. (Jak’s)

  • 2 Hari Terakhir, Kasus Sembuh Covid di Sulut Capai 567 Orang

    test.petasulut.com/, SULUT – Kasus Covid-19 di daerah nyiur melambai mengalami penurunan drastis. Bagaimana tidak, kabar baik ini berdasarkan data terkini covid-19 di Sulut yang pada dua hari terakhir (15 Mei dan 16 Mei 2021), kasus sembuh mencapai 567 orang dan tidak ada penambahan kasus positif Covid-19.

    Kesigapan dari pemerintah provinsi Sulut di bawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw patut di apresiasi.

    Pun, Peran dari tenaga medis dinilai mampu meredam wabah covid-19 tersebut.

    Hal ini juga tak luput dari peran masyarakat Sulut yang dengan sikap kooperatif melaksanakan berbagai himbauan pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

    Berikut data terkini covid-19 di Sulut tanggal 15 dan 16 Mei 2021:

    Update Covid-19 Sulut tanggal 15 Mei 2021 (Sumber: Instagram Pemprov Sulut)
    Update Covid-19 Sulut tanggal 16 Mei 2021 (Sumber: Instagram Pemprov Sulut)

    Pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan dan sering mencuci tangan pakai sabun atau Handsanitizer pun tetap digaungkan pemerintah provinsi Sulut guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

    (ABL)

  • Covid-19 Sulut Terus Alami Penurunan Signifikan

    test.petasulut.com/, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus meng-update data Covid-19 di Sulawesi Utara.

    Dimana, data Covid-19 di Sulut terus mengalami perubahan.

    Namun, di tiga hari terakhir ini ( 9-11 Mei 2021) wabah virus Corona ini mengalami penurunan yang signifikan.

    Dimana, Jumlah kasus Covid-19 yang sembuh tiap harinya mengalami peningkatan.

    Pada 9 Mei 2021, tidak ada penambahan kasus covid dan hanya ada kasus sembuh sebanyak 55 orang.

    10 Mei 2021, Kasus Positif hanya ada ketambahan 1 kasus sedangkan kasus sembuh sebanyak 6 orang.

    Dan di tanggal 11 Mei 2021, terjadi penambahan 6 kasus positif sedangkan kasus sembuh hanya 1 orang.

    Sumber: Instagram Pemprov Sulut

    Di Sulut sendiri, Kasus yang masih aktif berjumlah 1.574, kasus sembuh 13.568, meninggal 528. Dan untuk total positif covid-19 berjumlah 15.670.

    Pemprov Sulut dibawah pemerintahan Olly-Steven pun tak henti-hentinya mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.

    Pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan dan sering mencuci tangan pakai sabun atau Handsanitizer.

    (ABL)

  • Lewat Paripurna DPRD, BPK RI Berikan Opini WTP Untuk Pemprov Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020, Senin (3/5/2021).

    Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut Andi Silangen didampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw.

    Pada kesempatan itu, Anggota IV BPK RI Ibu Dr. Isma Yatun, CSFA., CFrA. melakukan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan
    Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020 secara langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr. Fransiscus Silangen, Sp.B-KBD., dan Gubernur
    Sulawesi Utara Olly Dondokambey, S.E.

    Kegiatan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

    Hadir mendampingi Anggota IV BPK RI, Auditorat Utama Keuangan Negara VI
    Bapak Dr. Dori Santosa S.E., M.M., CSFA, CfrA. dan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara Bapak Karyadi, S.E., M.M., Ak. CA., CFrA., CSFA.

    Anggota IV BPK RI dalam sambutannya menyampaikan BPK Memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020.

    Lebih lanjut Anggota IV BPK RI menyatakan bahwa Pemeriksaan
    Keuangan tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya penyimpangan (fraud) dalam pengelolaan keuangan. Pemeriksaan Keuangan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai “kewajaran” laporan keuangan.

    Meski demikian, jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, khususnya yang berdampak pada adanya potensi dan indikasi kerugian negara, maka hal ini harus diungkap dalam LHP, antara lain:

    1. Pengelolaan Dana BOS perlu perbaikan pada belum tersedianya mekanisme yang mengatur tentang tata cara pengesahan dan pelaporan atas belanja yang bersumber dari Dana BOS serta belum dilaksanakannya rekonsiliasi secara memadai.

    2. Kelemahan dalam sistem pengelolaan Aset Tetap yaitu masih adanya penatausahaan dan pengamanan aset yang tidak dilaksanakan secara maksimal.

    3. Keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan adanya kekurangan volume pekerjaan.

    Selain melaksanakan pemeriksaan LKPD, BPK juga menyerahkan LHP Long Form Audit Report (LFAR), yaitu melakukan pengujian atas efektivitas pemberdayaan masyarakat melalui penggunaan tenaga kerja setempat dalam pekerjaan infrastruktur jalan secara padat karya. Pemeriksaan kinerja ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemeriksaan LKPD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020 yang dilaksanakan dalam upaya memberikan nilai tambah dan manfaat kepada masyarakat atas Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD yang diterbitkan BPK, sehingga diharapkan pemerintah tidak hanya akan mengejar opini WTP terkait penyajian laporan keuangan, tetapi juga akan terdorong untuk mengelola sumber daya yang ada semaksimal mungkin.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan pemerintah dan rakyat Sulut mengharapkan LHP dari BPK tahun ke tahun predikat WTP akan bertambah terus, sehingga pemerintah bisa berjalan dengan baik.

    “Tetapi menjadi satu catatan kepada kita tentunya, WTP ini bukan kata akhir seperti apa yang disampaikan Ibu Isma. Bagaimana kita melaksanakan tugas pemerintah yang betul-betul menjalankan sesuai yang ada. Transparansi harus dikedepankan sehingga masyarakat melihat secara langsung kinerja pemerintah,” kata Olly.

    Ia menambahkan, tidak ada batas-batas dan sekat-sekat antara pemerintah, DPRD dan masyarakat.

    “Saya berterima kasih karena apa yang kita lakukan sampai hari ini, kerja sama dengan legislatif, semua berjalan dengan apa yang menjadi tugas masing-masing sebagai eksekutif dan legislatif. Semuanya seperti yang diharapkan. Hari ini lima tahun pemerintahan Olly-Steven, semua mendapat predikat WTP,” ujar Olly.

     

    Menurutnya, meraih predikat WTP merupakan suatu kebanggaan dan tanggung jawab semakin lebih besar.

    “Mempertahankan lebih berat dari pada mengejar. Ini membanggakan tapi menjadi beban. Hal ini lebih digenjot karena masih ada catatan-catatan di dalam laporan dari BPK yang disampaikan tentang pengelolaan dana BOS. Tentunya ada yang harus ditingkatkan supaya tidak ada catatan,” tuturnya.

    Lebih lanjut, pemprov Sulut akan membuat satgas pengawasan penyaluran dana BOS karena sekian banyak kepala sekolah mendapatkan penyaluran dari pemerintah pusat langsung ke rekening.

    “Tanpa melakukan pengawasan tentunya ini mendapat dampak tidak baik bagi kita. Lebih khususnya kepada masyarakat, karena dia tidak dapat pelayanan dengan baik. Apalagi dana BOS ini disalahgunakan,” lanjutnya.

    Dikatakannya, terkait penataan aset di beberapa pengadilan, pemprov bisa memenangkan gugatan dari beberapa pihak untuk aset-aset pemerintah.

    “Termasuk kompleks Bumi Beringin yang digugat dan kita bisa menang di keputusan MA (Mahkamah Agung). Ini bagian dari penataan aset yang harus kita lakukan,” terangnya.

    Lanjut Olly, untuk keterlambatan dan kekurangan pekerjaan di lapangan, menjadi catatan karena Pemprov Sulut mendapat dana dari pemerintah pusat untuk percepatan ekonomi nasional.

    “Tapi sayang turun ke pemprov pada bulan September dan waktunya sangat sempit untuk diselesaikan sesuai anjuran-anjuran pemerintah. Begitu juga program padat karya bagi kita, mekanismenya sangat sulit. Itu yang mengawatirkan, pemanfaatan dana APBN dan APBD di dalam program padat karya sehingga regulasinya dilakukan secara terbuka agar manfaat sesuai harapan pemerintah, bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi secara langsung,” lanjut Olly.

    Ia menambahkan, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2003 tentang keuangan negara dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 serta perubahannya, pemerintah Sulut telah menyerahkan LKPD tahun anggaran 2020 kepada BPK RI Perwakilan Sulut untuk dilakukan audit.

    “Kita bekerja dengan baik sehingga BPK RI melakukan audit sesuai dengan jadwal dan rencana kerja. Kami sangat berterima kasih kepada BPK RI yang telah melakukan audit kepada LKPD pemerintah provisi Sulut, memberikan koreksi terhadap kelemahan serta memberikan langkah perbaikan selama proses pemeriksaan yang berjalan,” tutup Olly.

    Sementara itu, mewakili pimpinan dan anggota DPRD Sulut, Andy Silangen memberikan ucapan selamat, juga apresiasi sebesar-besarnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekretaris Provinsi serta jajarannya, atas diterimanya opini terbaik dari BPK RI, yakni WTP kepada provinsi Sulut tahun 2021.

    “Semoga provinsi Sulut mempertahan itu dan bersama kabupaten kota terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah,” tutupnya.

    (ABL)