Tag: HUT Ke-57 Provinsi Sulut

  • 57 Tahun Sulut, QOWI Ajak Masyarakat Transportasi Terus Tingkatkan Kinerja

    test.petasulut.com/, SULUT – Di HUT Ke-57 Provinsi Sulut, Ada pesan tersendiri yang disampaikan Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi.

    Dimana dirinya mengatakan bahwa Hari Ulang Tahun ke 57 Provinsi Sulawesi Utara ini merupakan momentum yang tepat bagi kita sebagai masyarakat Sulawesi Utara khususnya masyarakat transportasi untuk terus memperbaiki kinerja kita di sektor transportasi.

    “Sekaligus merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan karya apalagi yang dapat kita wujudkan ke depannya bagi kemajuan Sulawesi Utara yang kita cintai,” ucap Qowi, kamis (23/9) saat diwawancarai awak media.

    Seperti kita ketahui bersama lanjut Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang bahwa Sulawesi Utara telah masuk Tahun ke 2 pandemi Covid 19.

    “Akibatnya tatanan di berbagai sektor mau tidak mau harus berubah, termasuk disektor transportasi laut. Disisi lain kita harus tetap bekerja membangun infrastruktur transportasi laut sebagai tugas dan fungsi utama kita yang saat ini sedang berjalan diantaranya pengembangan pelabuhan laut Likupang guna mendukung sarana konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang,” jelas Qowi.

    Dirinya mengajak untuk mari kita wujudkan konektivitas yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah untuk mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera.

    “Sulut Hebat,” serunya.

    (ABL)

  • DPRD Sulut Gelar Paripurna HUT Ke-57 Sulut, OLLY Ajak Rakyat Terus Jaga Kerukunan

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-57 Provinsi Sulawesi Utara, DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna pada Kamis (23/9) diruang rapat paripurna DPRD Sulut.

    Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay dan Billy Lombok serta dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw.

    Diketahui, Rapat paripurna ini digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sangat ketat. Undangan dibatasi, wajib memakai masker, dan letak duduk diberi jarak.

    Master of ceremony yang bertugas pun tak pernah lelah mengingatkan peserta paripurna untuk tidak melepas masker dan tetap menjaga social distancing.

    Seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, paripurna HUT daerah yang digelar Sekretariat DPRD ‘mengawinkan’ adat khas Sulut yang terdiri dari tiga etnis besar, yakni Minahasa, Nusa Utara, dan Bolmong Raya. Semua undangan menggunakan pakaian adat tiga etnis ini. Bahkan di akhir paripurna dipilih empat orang undangan yang dinilai mengenakan pakaian adat terbaik.

    Paripurna dimulai dengan tarian Kabela dari Bolaang Mongondow. Diketahui Tari Kabela adalah tari penjemputan tamu, yang berasal dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Indonesia. Tari Kabela digelar untuk menyambut tamu yang dekat maupun jauh.

    Dalam bahasa Bolaang Mongondow, Kabela disebut boyo-boyo yang artinya tempat sirih pinang. Setelah itu menampilkan Masamper, khas Nusa Utara.

    Di tengah pelaksanaan paripurna, tari Maengket tampil di hadapan undangan.

    Pada pergelaran itu, Silangen mengatakan Sulut melalui perjalanan panjang hingga tiba di usia 57 tahun.

    “Dengan berbagai kemajuan dan keberhasilan tentulah tidak lepas dari beragam upaya dan kerja keras pemimpin-pemimpin daerah sebelumnya yang didukung segenap komponen masyarakat Sulut yang dikenal masyarakat religius, adaptif, dan pekerja keras,” tutur Silangen.

    Jauh sebelum bangsa besar ini berdiri, lanjutnya, kiprah dan karya putra putri terbaik Sulut tercatat dengan tinta emas dalam lintasan sejarah bangsa.

    “Tradisi mencetak prestasi bagi negeri ini terus dilanjutkan oleh para pemimpin daerah kita tercinta. Termasuk didalamnya Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Bapak Steven Kandouw,” sebut politikus PDI Perjuangan ini.

    Lanjutnya, walaupun di kondisi pandemi Covid-19, tidak melunturkan semangat gubernur dan wakil gubernur menggerakkan semua sektor pembangunan. Sehingga kerja tulus ini diapresiasi oleh berbagai pihak. Termasuk pemerintah pusat. Silangen pun membeber prestasi Olly-Steven. Penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai peringkat pertama koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi (Korsupgah) monitoring center prevention KPK, penghargaan dari Badan Pusat Statistik atas kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga menembus angka 8,69%, tertinggi se-Indonesia. Selanjutnya penghargaan Abdi Bakti Tani tahun 2021 dari Presiden Republik Indonesia yang diserahkan Wakil Presiden atas keberhasilan ekspor komoditas pertanian tertinggi.

    “Terakhir gubernur kebanggaan kita mendapatkan pengakuan dan penghargaan sebagai gubernur terpopuler versi media digital dari anugerah humas Indonesia,” kata legislator asal Nusa Utara ini.

    Kinerja pemerintah daerah yang luar biasa ini, lanjutnya, menginspirasi DPRD terus berkarya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara. Melalui optimalisasi tugas pokok dan fungsi DPRD yakni fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran,
    Kemudian Silangen memastikan DPRD terus mengoptimalkan kinerja.

    “Kami memandang penting mensinergikan tugas bersama DPRD kabupaten/kota. Karena keberhasilan pelaksanaan tugas banyak bergantung pada sinergitas DPRD provinsi dengan DPRD kabupaten/kota, serta pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota,” urainya.

    DPRD pun menggagas pembentukan forum pimpinan DPRD se-Provinsi Sulawesi Utara.

    “Dimana kami merencanakan untuk melakukan pertemuan pimpinan DPRD se-Sulut untuk membicarakan hal-hal berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi DPRD,” tukasnya.

    DPRD pun kami berkomitmen mendukung pemerintah daerah mengantar ”Sulut Maju Dan Sejahtera, Indonesia Maju”, sebagaimana tema peringatan HUT ke-57.

    “Dalam kaitan dengan hal tersebut maka kami konsisten mengawal sejumlah program dan kegiatan pemerintah daerah. Termasuk menangani pandemi Covid-19 dan penanganan berbagai bencana lainnya. Seperti bencana banjir yang menimpa sebagian masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara dan masyarakat Bolaang Mongondow. Sambil terus mengoptimalkan kinerja DPRD,” tuturnya.

    Di atas beragam upaya ini, pimpinan serta anggota DPRD, katanya, menyadari eksistensi sebagai wakil rakyat adalah kepercayaan dan anugerah Tuhan.

    “Kami sungguh menyadari beratnya beban yang harus kami pikul. Oleh karena itu sebagai umat yang beriman, kami awali pelaksanaan kegiatan DPRD setiap minggu dengan melakukan peribadatan secara bersama. Saya dan tentu kita semua berkeyakinan, bila kita bekerja dengan mengandalkan Tuhan, maka tangan Tuhan akan menopang dan memberkati daerah kita. Sebagaimana janji Firman Tuhan dalam Ibrani 13:5b, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau,” tandasnya.

    Usai paripurna, dilakukan peresmian sejumlah proyek fisik Sekretariat DPRD yang dibiayai APBD 2021. Disaksikan undangan dan Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu.

    Sementara dalam sambutannya Gubernur Olly Dondokambey menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder, termasuk DPRD Sulut dalam mendukung kerja-kerja pemerintah.

    “Kita bersyukur bahwa di tengah-tengah dinamika dan pandemi Covid-19 kita bisa mencapai semua ini,” kata Olly seraya mengajak seluruh rakyat Sulut tetap menjaga kerukunan untuk bisa terus membangun daerah ini.

     

     

    Turut hadir Forkompinda, bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota, Ketua DPRD se kabupaten/kota serta undangan lainnya.

    (ADVETORIAL)

  • NICK Berharap Momentum HUT Ke-57 Bisa Membawa Sulut Lebih Tangguh

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Fraksi Partai NasDem Sulut, Nick Adicipta Lomban memaknai Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Sulawesi Utara dengan berharap agar supaya Sulut akan semakin tangguh.

    “Momentum HUT Ke-57 Sulut ini saya berharap sebagai anggota DPRD tapi juga sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem, dimana Sulut ini semakin tangguh dimasa yang sulit ini yakni dimasa pandemi covid-19,” kata Nick, kamis (23/9) usai mengikuti Paripurna DPRD Sulut dalam rangka HUT Ke-57 Provinsi Sulut.

    “Sulut tangguh dalam artian masyarakatnya juga tangguh. Saya berharap Herd Imunity di Sulut itu bisa cepat tercapai,” tambahnya.

    Tapi juga yang tidak kalah penting lanjut Politisi Dapil Bitung-Minut, bagaimana mewujudkan Sulut yang maju dan sejahtera.

    “Kedepannya saya berharap kita secara ekonomi semakin maju, daya beli masyarakat meningkat agar masyarakat dapat sejahtera tentunya dan sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih unggul. Itu tiga faktor yakni kesehatan, pendidikan dan dari segi ekonomi (daya beli masyarakat) sehingga jika ketiga faktor itu kedepan sudah tercapai maka sulut sudah bisa dikatakan maju dan sejahtera,” jelasnya.

    Personil Komisi II DPRD Sulut itu juga mengatakan agar kedepannya ada kolaborasi yang lebih positif lagi antara pemerintah dan masyarakat, Eksekutif dan Legislatif untuk mewujudkan ini semua.

    “Program-program yang direncanakan harus menyentuh langsung pada masyarakat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dan tentunya DPRD konsisten untuk kemudian mengawal itu semua,” tutup Lomban.

    (ABL)

  • HUT Ke-57 Sulut, ROCKY WOWOR: Pembangunan Terus Maju Dibawah Kepemimpinan ODSK

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam momentum perayaan HUT ke-57 Provinsi Sulawesi Utara, ada pesan mendalam yang disampaikan ketua fraksi PDIP DPRD Sulut, Rocky Wowor.

    Dirinya menilai bahwa dibawah Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey (OD) – Wakil Gubernur Steven Kandouw (SK) terjadi peningkatan serta percepatan pembangunan di Sulut sehingga lompatan-lompatan pembangunan ini membuat Sulut lebih hebat.

    “Ditambah juga berbagai penghargaan membuktikan bahwa kepemimpinan Olly – Steven berhasil. Mulai dari apresiasi pemerintah pusat hingga lembaga seperti KPK,” ungkap Wowor, kamis (23/9).

    Berbagai sektor terus bergerak maju dan keberhasilan ODSK membawa Sulut menjadi perhatian bagi Nasional.

    ODSK berhasil membuat pertumbuhan ekonomi Sulut melejit di saat pandemi. Berbagai terobosan dimasa pandemi luar biasa mengingat daerah lain terpuruk akibat wabah corona.

    “Ditandai dengan berbagai perhargaan yang diterima Sulut. Mulai dari sektor pertanian, di mana Pak Olly dan Pak Steven diganjar penghargaan Abdi Bakti Tani tahun 2021 untuk ekspor pertanian tertinggi. Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat. Sektor pertanian kini menjadi unggulan,” sebutnya.

    Selain itu, kata Wowor, Olly-Steven juga mendapat penghargaan di bidang tenaga kerja dari pemerintah pusat.

    “Artinya, pemerintah provinsi mulai mendapat formulasi tepat dalam menangani dampak Covid-19,” tambahnya.

    Kemudian penghargaan dari KPK peringkat pertama Korsupgah (Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Korupsi) MCP KPK (Monitoring Center Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi) serta pertumbuhan ekonomi Sulut pada kuartal II-2021 berada di atas angka nasional, dikatakan Wowor, bukti keseriusan pemerintah mengutamakan masyarakat dalam semua kebijakan.

    “Angka kemiskinan yang terus turun ikut memberi bukti Sulut kian maju di tangan OD-SK. Dirgahayu Sulawesi Utara,” kunci personil Komisi II ini.

    “Harapan saya, Sulut semakin maju dan sejahtera, mewujudkan Indonesia maju,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut Rocky Wowor.

    Dia mengatakan, tantangan di ulang tahun ke-57 Sulut sangat besar.

    Dimana, pemerintah dan instansi terkait harus mencari solusi dampak mewabahnya Covid-19.

    “Semua sektor ikut kena imbas. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan bijaksana oleh pemerintah. Menjaga masyarakat tetap sehat, di samping itu harus juga memastikan masyarakat sejahtera,” tukas politikus muda asal Bolmong Raya ini.

    Dia menilai, di tangan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sulut menunjukkan kemajuan luar biasa meski di tengah pandemi Covid-19.

    (ABL)

  • HUT Ke-57 Provinsi Sulut, BW: Bersama Kita Bangun Sulut Lebih Maju

    test.petasulut.com/, SULUT – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Sulut, ada makna tersendiri yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu.

    Dirinya mengatakan bahwa makna HUT provinsi Sulut kali ini adalah momentum bagaimana kita mengintrospeksi diri dan bersyukur atas apa yang telah dicapai oleh daerah nyiur melambai ini.

    “Di usia yang ke-57 tahun Provinsi Sulut ini tentunya merupakan usia yang matang dan tentunya harus juga dibarengi dengan Peningkatan ekonomi daerah melalui penumbuhan daya saing produk unggulan daerah. Sinergitas dan kolaborasi semua stakeholder harus dipererat,” ungkap politisi Nasdem Sulut itu, kamis (23/9) usai mengikuti Paripurna HUT Ke-57 Provinsi Sulut di Kantor DPRD Sulut.

    Tak hanya itu, Politisi Dapil Minahasa-Tomohon itu juga mengatakan bahwa saat ini yang harus kita perhatikan untuk ditingkatkan yakni di sektor pendidikan, sarana-prasarana, sosial dan beberapa sektor lainnya harus kita bangun dan menjadi PR kita bersama.

    “Saya duduk sebagai ketua komisi IV DPRD Sulut, komisi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tentunya apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait hak dan kesejahteraan masyarakat, itu menjadi tugas Komisi IV untuk mengawal dan memperjuangkannya sampai pada realisasi. Memang saat ini kita masih diperhadapkan dengan pandemi covid-19, berbagai sektor pun sangat terdampak, untuk itu kami (DPRD) bersama eksekutif terus berjuang dan untuk memulihkan kembali daerah Sulut tercinta,” jelasnya.

    BW pun mengajak kepada kaum milenial yang merupakan penerus bangsa, teruslah berinovasi dan berkarya karena kelak kesejahteraan bangsa ini ada ditangan mereka.

    “Sekali lagi saya mengucapkan selamat memperingati HUT Ke-56 Provinsi Sulut, jaya terus sulawesi utara,” tutupnya.

    (ABL)

  • Paripurna HUT Ke-57 Provinsi Sulut Akan Kental Dengan Nuansa Adat

    test.petasulut.com/, SULUT – Berbagai persiapan tengah dilakukan Sekretariat DPRD Sulut dalam rangka memperingati HUT ke-57 Provinsi Sulut yang jatuh pada tanggal 23 september 2021.

    Kepada Wartawan, Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu mengatakan sesuai dengan kesepakatan bersama panitia bahwa pembatasan undangan untuk hadir dalam acara HUT Provinsi Sulut tetap dilakukan.

    “Tapi kita bersyukur bahwa saat ini semakin longgar untuk kota manado dan Sulut, jadi mengundang sebanyak 200 orang (semuanya VIP) karena kapasitas ruangan di DPRD Sulut berjumlah 635 orang jadi kita berharap 200 undangan ini memenuhi protokol kesehatan,” jelas Kawatu, selasa (21/9) di kantor DPRD Sulut.

    “200 undangan ini yakni Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut, Anggota DPR-RI Dapil Sulut, Anggota DPD, Forkompinda, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Perbankan, Bupati, Wabup, Walikota, Wawali, Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Mantan Gubernur dan Wagub bersama istri, jajaran eselon II pemprov Sulut serta para teladan yang bekerja di berbagai sektor. Itu semua yang terundang,” tambahnya.

    Glady juga menuturkan bahwa di hari H nanti akan ada 2 agenda yakni pada jam 8 pagi upacara di Kantor Gubernur, itu merupakan acara puncak serta acara di kantor DPRD Sulut. Yang terundang pula dalam 2 kegiatan ini hampir sama.

    “Usai paripurna HUT Provinsi Sulut, kita juga akan melakukan peresmian kegiatan-kegiatan fisik yang dibangun di kantor DPRD Sulut,” katanya.

    Sekwan juga mengatakan bahwa kegiatan nanti akan kental dengan adat dan budaya.

    “Pak Ketua DPRD Sulut memesankan bahwa kegiatan nantinya kita tetap menampilkan unsur adat budaya dalam rangka melestarikan, karena ini HUT Provinsi Sulut ada 3 etnis besar di Sulut nanti kita akan tampilkan dalam bentuk tim kesenian atau berupa lagu-lagu, tarian dan sebagainya. Untuk undangan, kita undang dengan pakaian adat daerah Sulut,” tutupnya.

    (ABL)