Tag: Inggris

  • Kasus Pemerkosaan Reynhard Dibuat Film Berjudul ‘Catching a Predator’

    test.petasulut.com/, INTERNASIONAL – Kasus Reynhard Sinaga yang sempat menggemparkan dunia dan disebut sebagai kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Inggris, kini terangkat kembali.

    Kisah Reynhard akan diangkat lewat film dokumenter BBC yang berjudul ‘Catching a Predator’ yang mengisahkan investigasi kasus pemerkosaan Reynhard Sinaga.

    Film ini mengulik sisi penelusuran polisi terhadap warga negara Indonesia yang dinyatakan bersalah dalam kasus pemerkosaan terbesar di Inggris.

    Lantas, bagaimana peran Reynhard dalam film dokumenter yang mengisahkan dirinya itu? Berikut sinopsis film Catching a Predator.

    Pada tahun 2020, diumumkan bahwa Reynhard Sinaga telah dituntut atas 159 tuduhan pemerkosaan dan pelanggaran seksual lainnya, terhadap 48 pria. Namun polisi menemukan bukti yang berkaitan dengan lebih dari 200 korban, banyak di antaranya masih belum teridentifikasi.

    Dengan akses eksklusif ke penyelidikan Polisi Greater Manchester 2017-19, film ini menceritakan kisah hukuman pemerkosaan Sinaga – kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah hukum Inggris. Dari flatnya di Princess Street, Manchester, siswa dewasa Reynhard Sinaga akan mengincar pria yang sedang keluar malam dan mengundang mereka ke rumahnya, dengan tawaran tempat untuk minum atau menelepon taksi. Tapi sebaliknya, begitu mereka berada di dalam, dia akan membius, menyerang dan memperkosa mereka, merekam serangan dan mengumpulkan barang-barang pribadi sebagai ‘piala’ dari korbannya.

    Penyelidik menemukan bukti lebih dari 200 korban, dan banyak yang tidak ingat pernah dilecehkan sampai seorang petugas polisi mengetuk pintu mereka untuk memberi tahu mereka bahwa mereka telah diserang dan difilmkan. Beberapa dari pria ini masih belum teridentifikasi. Dia telah menyinggung selama satu dekade.

    Sebagai bukti skala mengerikan dari pelanggaran Sinaga terungkap, film ini menceritakan kisah rinci tentang bagaimana detektif menyatukan penuntutan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Dan salah satu korban Sinaga, yang berbicara dalam film untuk pertama kalinya, melambaikan hak anonimitasnya untuk memecah kesunyian seputar pemerkosaan laki-laki. Kesaksiannya yang kuat berkontribusi pada percakapan nasional yang penting di Inggris, di mana kekerasan seksual terhadap laki-laki tetap menjadi salah satu kejahatan yang paling tidak dilaporkan.

    Film Dokumenter BBC inipun terinformasi akan tayang pada 6 Oktober 2021 pukul 21.00 waktu Inggris.

    (ABL)

  • Pelaku Pemerkosaan REYNHARD Babak Belur, Terungkap ke Publik

    test.petasulut.com/, INTERNASIONAL – Nama Reynhard Sinaga yang disebut-sebut sebagai predator seks terbesar dalam sejarah Inggris kembali diungkit ke publik.

    Perhatian serius pun ditujukan kepada Reynhard karena baru-baru ini kepolisian Inggris merilis fotonya babak belur karena dihajar korban pemerkosaannya sebelum ditangkap aparat pada 2017 lalu.

    Dikutip dari CNN Indonesia, Kasus ini awalnya terinformasi atas laporan seorang korban yang sebelumnya sudah dibius akhirnya tersadar ketika Reynhard melakukan aksinya pada Juni 2017 lalu.

    Sang korban yang merupakan atlet itu pun melakukan perlawanan dan menghajar Reynhard hingga babak belur, kemudian dibawa ke rumah sakit.

    Kepolisian menginterogasi korban karena diduga melakukan penyerangan terhadap Reynhard. Namun kemudian, kepolisian memeriksa ponsel Rey dan menemukan beberapa video pemerkosaan, termasuk terhadap korban.

    Polisi lantas menelusuri para korban dalam video-video tersebut. Pihak berwenang akhirnya memperkirakan Rey sudah memperkosa lebih dari 200 orang.

    Selama penyidikan, satu per satu korban Rey ditemukan. Polisi pun bergerak untuk mencari mereka. Namun ternyata, tidak semua korban menyadari pernah dilecehkan oleh Rey.

    Bagi sebagian korban, laporan ini mengejutkan dan menakutkan karena baru diketahui bertahun-tahun setelah serangan terjadi.

    Namun, ada pula korban menyatakan bahwa fakta itu dapat menjawab pertanyaan mengenai beberapa ingatan aneh yang mereka tak mengerti sebelumnya.

    Secara resmi, pria Indonesia kelahiran Jambi itu didakwa melakukan pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban dalam rentang waktu 2,5 tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.

    Selama sidang, Reynhard berkeras bahwa hubungan seksual tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. Ia mengklaim para korban menikmati fantasi seksual yang dilakukan di tempat tinggalnya.

    Berbeda dengan ucapan Rey, para korban mengaku menjadi korban perkosaan setelah dibawa ke apartemen dan menenggak minuman alkohol yang ternyata sudah diberi obat bius.

    Secara keseluruhan, sidang kasus Rey ini terbagi menjadi empat tahap dan semuanya digelar secara tertutup. Pengadilan khawatir jika materi sidang disiarkan di media, bisa membuat calon korban atau saksi enggan melaporkan kejahatan atau memberikan bukti di pengadilan.

    Sidang pertama digelar pada 1 Juni hingga 10 Juli 2018 dengan kesaksian 13 korban. Sidang tahap kedua pada 1 April sampai 7 Mei 2019 dengan 12 korban. Tahap ketiga digelar pada 16 September sampai 4 Oktober 2019 dengan 10 korban.

    Sidang terakhir digelar pada Desember 2019 dengan 13 korban. Dalam sidang itu, jaksa membacakan 30 dakwaan perkosaan serta dua serangan seksual.

    Pengadilan akhirnya menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup atas Reynhard.

    (ABL)

  • Italy Juara EURO 2020

    test.petasulut.com/, SPORT – Final EURO 2020/2021 mempertemukan tim kuat Inggris melawan Skuat Italia, senin (12/7) pukul 03:00 WITA di Wembley Stadium.

    Melihat statistik kedua tim, sama-sama memiliki pemain-pemain mempuni. Namun pertarungan harga diri, efektifitas dan produktifitas yang paling dikedepankan dalam laga ini.

    Kendati demikian, bermain Wembley stadium yang merupakan kandang Inggris menjadi nilai plus dalam laga yang paling ditunggu-tunggu itu.

    Terbukti, Inggris mampu mengungguli tim kuat Italia dengan skor 1-0 lewat pada babak pertama sontekan pemain Manchester United Luke Shaw pada menit ke-2.

    Namun, babak kedua Italy mampu menyamakan kedudukan 1-1 lewat kaki Bonucci.

    Pertandingan itupun sampai pada babak adu Pinalty.

    Berikut ringkasan Pertandingannya

    Babak pertama dimulai, Sterling Dkk langsung menyusur pertahanan Italia dari sisi kanan.

    Penyerangan Inggris itupun membuahkan hasil, lewat Assist manis dari Triepper, Luke Shaw mampu melesakan bola ke gawang Donarumma pada menit ke-2.

    Wembley Stadium pun langsung bergemuru. Skor 1-0 untuk Inggris.

    Tak mau kalah, Veratti Dkk pun membalas gempuran Inggris lewat permainan tengah Veratti-Jurginho-Barella, namun kesigapan dan kerapatan pertahanan Inggris membuat Italia kewalahan.

    Sesekali Inggris melancarkan serangan cepat. Namun Sterling dan Harry Kane tak mampu menyelesaikannya menjadi gol. Skor tetap 1-0 pada babak pertama.

    Memasuki babak kedua, kedua tim langsung berbalas serangan. Namun, Immobile Dkk lebih dominan dalam penguasaan bola.

    Petaka buat Inggris, Pada menit ke-67 Italia lewat Bek tengah Bonucci mampu membobol gawang Pickhford. Skor pun sama kuat 1-1.

    Babak kedua selesai dan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit.

    Pada perpanjangan waktu, performa kedua tim menurun. Pergantian pemain pun dilakukan, namun sampai babak perpanjangan waktu selesai, tidak ada gol yang tercipta.

    Dilanjutkan dengan Adu Pinalty.

    Inggris
    1. Kane: GOAL
    2. Maguire: GOAL
    3. Rashford: NO GOAL
    4. Sancho: NO GOAL
    5. Saka: NO GOAL

    Italia
    1. Berardi: GOAL
    2. Belotti: NO GOAL
    3. Bonucci: GOAL
    4. Bernarsih: GOAL
    5. Jorginho: NO GOAL

    Dengan hasil ini, italia pun berhak mengangkat tropi Piala Eropa 2020/2021.

    (ABL)

  • Kalahkan Denmark, Inggris Melaju ke Final EURO

    test.petasulut.com/, SPORT – Laga mendebarkan kembali tersaji di EURO 2020/2021. Dimana Tim Nasional Inggris berhadapan dengan tim kuda hitam Denmark pada babak semifinal Piala Eropa, kamis (8/7) pukul 03.00 WITA.

    Secara Head to head, The Three Lions paling diunggulkan dalam laga ini, karena dinilai Harry Kane Dkk yang paling konsisten dalam setiap pertandingan.

    Terbukti, pada pertandingan itu Skuat Inggris menang tipis dengan skor 2-1 atas skuat Denmark.

    Namun, kemenangan tersebut tidak mudah di dapat oleh Sterling Dkk. Kerapatan dan kesigapan para pemain Denmark cukup menyibukkan para pemain tengah dan penyerang Inggris.

    Berikut ringkasan pertandingan Inggris VS Denmark

    Sejak peluit berbunyi tanda pertandingan dimulai, Shaw Dkk langsung mendominasi permainan.

    25 menit berjalan, Gempuran terus dilakukan skuat Inggris. Sesekali Denmark melakukan serangan cepat, namun kedisiplinan pemain belakang Inggris ditambah kuatnya penjaga gawang Pickhford membuat pemain depan denmark kewalahan.

    Denmark pun memecah kebuntuannya pada menit ke-30. Melalui tendangan bebas, Damsgaard M mampu melesakkan bola di sisi kanan gawang. Skor 0-1 untuk Denmark.

    Tak berselang lama tepatnya pada menit ke-39, Inggris pun menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Kjaer S. Inggris pun menyamakan kedudukan 1-1.

    Memasuki babak kedua, terlihat Skuat Inggris terus menggempur pertahanan Denmark. Namun sampai babak kedua selesai skor masih tertahan 1-1.

    Pertandingan pun dilanjutkan perpanjangan waktu. Tepatnya pada menit ke-104, skuat inggris dihadiahi tendangan pinalty dikarenakan terjadi pelanggaran yang dibuat pemain belakang Denmark kepada Raheem Sterling di dalam kotak pinalty.

    Harry Kane sebagai eksekutor mampu melesakkan bola ke gawang Denmark. Skor pun berubah 2-1 untuk keunggulan Inggris.

    Sampai menit ke-120 perpanjangan waktu, skor pun tidak berubah.

    Dengan ini, Inggris berhak melaju ke babak Final dengan menjamu Italia yang pada kemarin hari meraih kemenangan atas Spanyol lewat adu pinalty.

    (ABL)

  • Inggris Menang, Jerman Susul Belanda Dan Perancis

    test.petasulut.com/, SPORT – Pertandingan Big Match di Babak 16 besar UERO 2020/2021 kembali tersaji, dimana Timnas Inggris akan berhadapan dengan Timnas Jerman, Rabu (30/6) pukul 00:00 WITA di Wembley stadium.

    Berbagai prediksi pertandingan pun di lantunkan jutaan Fans fanatik dari kedua Skuat tersebut. Namun, dari sejumlah pengamat sepakbola menilai bahwa di atas angin Jerman akan memenangkan laga itu.

    Ternyata tidak demikian, bentrok kedua tim itu selama 90 menit waktu normal, ternyata dimenangkan oleh Skuat muda Inggris dengan skor telak 2-0.

    Pada laga itu, Raheem Sterling dan Harry Kane (Inggris) menjadi eksekutor terciptanya kedua gol Inggris.

    Berikut ringkasan pertandingannya

    Permainan yang sangat apik antar dua tim ini terlihat semenjak babak pertama pertandingan di mulai.

    Saling balas serangan pun sering terjadi dibabak yang pertama, namun tidak menghasilkan skor satupun hingga babak pertama selesai.

    Memasuki babak kedua, kedua tim saling serang. Tapi setelah memasuki menit ke-70 permainan lebih didominan oleh timnas Inggris, sehingga gol pun tercipta di menit ke 75 oleh Pemain depan Inggris yaitu Sterling.

    Dalam kondisi ketinggalan skor, Timnas Jerman berusaha bangkit mengejar kekalahan. Timnas Jerman juga sempat mendapat peluang emas, namun tidak bisa diselesaikan dengan baik oleh Thomas Muller dan Havertz.

    Di menit ke-86 Inggris memastikan kemenangan lewat gol umpan manis yang diselesaikan dengan baik oleh Herry Kane, dan skor pun berubah menjadi 2-0 untuk kemenangan Inggris.

    Hingga permainan selesai Inggris dipastikan lolos ke Perempat Final UEFA EURO 2020. Dan Jerman pun menyusul Perancis dan Belanda pulang kampung.

    (ABL)

  • Lawan Jerman, Inggris Punya Keuntungan

    test.petasulut.com/, SPORT – EURO 2020/2021 sudah memasuki babak 16 besar. Partai-partai besar pun adu kekuatan untuk melaju ke babak selanjutnya.

    Contohnya saja seperti Skuat Tim Nasional Belgia akan beradu dengan Timnas Portugal dan Partai Bigmatch Jerman vs Inggris pun tak kala menarik untuk ditonton.

    Pertaruhan harga diri pun telah ditancapkan pada laga-laga besar tersebut.

    Berbicara mengenai itu, di babak 16 besar UERO 2020/2021 ini adu gengsi antara Jerman vs Inggris pun menjadi laga yang paling ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepakbola.

    Namun, The Three Lions dinilai mempunyai keuntungan dengan mengantongi skuad muda.

    Inggris menyertakan banyak pemain muda di Euro 2020. Transfermarkt mencatat rata-rata usia skuad The Three Lions ada di angka 25,3 tahun.

    Cuma ada 3 pemain dengan usia 30 tahun ke atas. Kyle Walker (31), Jordan Henderson (31), dan Kieran Trippier (30) deretannya.

    Ada dua pemain Inggris yang masih berusia di bawah 20 tahun. Bukayo Saka (19) dan Jude Bellingham (17) deretannya.

    Henderson mengungkap keuntungan Inggris mempunyai skuad muda.

    “Kami mempunyai skuad yang cukup muda, tapi saya pikir bahwa itu akan menjadi hal yang positif. Ada banyak dari para pemain ini hanya masuk ke lapangan dan bermain, berlaga tanpa rasa takut. Dan itu apa yang mereka butuhkan lagi di hari Selasa,” kata Henderson di Mirror.

    “Masuk ke lapangan dan menikmati itu, masuk ke lapangan dan menunjukkan pada semua orang seberapa bagus mereka. Menggunakan emosi dan gairah dalam cara yang tepat untuk memberi anda energi saat berlaga, karena itu bisa benar-benar menjadi pembeda.”

    “Sebagai pemain yang berpengalaman, saya bisa membantu dengan faktor itu dan memastikan kami ada di kerangka berpikir yang benar menuju pertandingan dan memastikan latihan yang tersisa harus mempersiapkan satu hal itu.”

    “Semua orang percaya diri, semua orang merasa bagus, dan kami mempunyai beberapa hari yang bagus untuk bersiap menghadapi laga besar,” kata pemain Liverpool itu.

    Pertandingan kedua tim besar itupun akan dilangsungkan di Wembley, London, pada Selasa (29/6/2021) pukul 23.00 WIB pekan depan.

    Diketahui, Ini merupakan pertemuan ke-33 kedua tim di semua ajang.

    (ABL)

  • Lawan Ceko, Skuat Inggris Lebih di Unggulkan

    test.petasulut.com/, SULUT – Pada 23 Juni 2021 besok, laga pamungkas bakal tersaji di pertandingan ketiga grup D EURO 2020/2021.

    Dimana, skuat Tim Nasional Inggris akan berhadapan dengan Timnas Ceko. Kedua skuat tersebut akan melakukan pertandingan di inggris Wembley Stadium pada pukul 03.00 Wita.

    Diketahui, kedua tim tersebut dalam dua laga terakhir mempunyai tren positif, dimana keduanya mengantongi 4 poin (1x menang dan 1x imbang).

    Inggris dan Ceko pun hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke fase berikutnya.

    Kendati demikian, kedua tim dipastikan akan bermain habis-habisan untuk bisa lolos dengan status juara grup D.

    Tapi, jelas Rashford Dkk akan lebih diunggulkan karena pertandingan tersebut akan dilangsungkan di rumah sendiri yakni Stadium Wembley, Inggris.

    Ditambah juga, Skuat Inggris dalam dua laga sebelumnya tampil cukup baik, setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 1-0, selanjutnya timnas Inggris bermain imbang 0-0 melawan Skotlandia.

    (ABL)