Tag: Jhony panambunan

  • Jhony Panambunan Reses di Paniki Atas, Kelangkaan Pupuk dan Bibit Jagung Dikeluhkan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam masa reses III tahun 2021, Anggota DPRD Sulut Jhony Panambunan menyambangi Desa Paniki Atas Minahasa Utara Jumat, (26/11/21).

    Hal itu dilakukan Politisi Partai NasDem itu guna menyerap dan mejaring aspirasi masyarakat. Persoalan kelangkaan Pupuk dan bibit tanaman jagung pun mencuat ke permukaan.

    Dihadapan anggota komisi I ini, masyarakat meminta perhatian serius Pemerintah Provinsi khususnya instansi terkait agar memperhatikan keluhan petani.

    ” Kami meminta perhatian pemerintah agar kebutuhan kami sebagai petani dapat diperhatikan. Kalau dulu untuk mendapatkan pupuk sangat mudah tapi sekarang sangat sulit, apalagi harga bibit saat ini lebih mahal dari beras, ” keluh salah satu warga.

    Selain itu masyarakat Paniki Atas juga mengharapkan adanya bantuan lampu jalan di setiap lorong yang ada di wilayah tersebut.

    Tak ketinggalan di sektor UMKM, perwakilan PKK Desa Paniki Atas menyuarakan aspirasinya kepada legislator dapil Minut – Bitung ini agar bisa memfasilitasi melalui Dinas terkait guna mendapatkan bantuan yang dibutuhkan untuk menopang kegiatan PKK.

    “Kami berharap Pak Dewan dapat memperjuangkan kebutuhan kami PKK desa dengan fasilitas alat masak untuk usaha catering bagi kelompok – kelompok UMKM yang merupakan salah program PKK di Desa Paniki Atas, ” tandas perwakilan PKK setempat.

    Menanggapi aspirasi masyarakat, Panambunan berjanji akan menyampaikan keluhan serta harapan masyarakat melalui komisi dan dinas terkait.

    ” Saya juga berharap apa yang menjadi aspirasi bapak/ibu masyarakat Paniki Atas mendapat perhatian pemerintah. Tentu apa yang menjadi aspirasi yang disampaikan bapak/ibu menjadi perhatian khusus saya, ” kuncinya.

    (ABL)

  • RDP Komisi I Deprov Bersama Kesbangpol Berjalan ‘Rileks’

    test.petasulut.com/, SULUT – Komisi I DPRD Sulut menggelar RDP dengan Badan Kesbangpol, Senin (1/3) pagi.

    Maksud pergelaran tersebut yakni mencari tahu Penyerapan anggaran tahun 2020 sekaligus rencana kerja tahun 2021.

    Kaban Kesbangpol Steven Liow pun memaparkan anggaran yang terpakai pada tahun 2020 dan program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2021.

    Ketua Komisi I Vonny Paat pun menanggapi baik apa yang disampaikan Kesbangpol.

    “Rata-rata semua program kegiatan dalam tahun anggaran 2020 yang dilaksanakan Kesbangpol Sulut berjalan baik walaupun harus diakui ada pemangkasan akibat recofusing anggaran untuk penanganan covid 19 meskipun memang ada sedikit catatan yang harus disempurnakan, namun secara keseluruhan sangat baik, ” tandas ketua komisi I Vonny Paat.

    Lanjut Paat, komisi I akan terus mengawal setiap program Kesbangpol terutama dalam pelaksanaan realisasi anggaran 2021 sebesar 16 Milyar.

    ” Kami akan terus mengawal khususnya dalam tiga bulan ini untuk melaksanakan program kegiatan yang akan mereka laksanakan, apakah memang betul semua program itu dilaksanakan dengan baik atau tidak untuk tahun 2021, ” ujar Politisi PDIP ini kepada Wartawan.

    Hal senada disampaikan anggota komisi I dari Fraksi Demokrat Hendry Walukow.

    Menurut Walukow, suksesnya pelaksanaan Pilkada tahun 2020 tidak lepas dari peran Kesbangpol Sulut dalam menjaga kondusifitas maupun stabilitas daerah terutama sinergitas dengan aparat terkait TNI/Polri.

    ” Patut diapresiasi kinerja Kesbangpol dibawah pimpinan Pak Steven Liow dalam melaksanakan sosialisasi maupun pembinaan kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun organisasi kemasyarakatan sehingga keamanan dan kondusifitas pelaksanaan Pilkada 2020 bisa berlangsung sukses” beber legislator Dapil Minut- – Bitung ini.

    Menanggapi hal tersebut, Kaban Kesbangpol Steven Liow didampingi sekretaris Badan Johny Alexander Suak menyampaikan terima kasih atas perhatian komisi I yang sejak awal terus mengawal kinerja Kesbangpol meski diakuinya ada sejumlah kritik yang disampaikan para wakil rakyat tersebut, namun hal itu menjadi motivasi bagi jajaran Kesbangpol untuk bekerja lebih baik lagi.

    ” Secara prinsip saya bersyukur mendapat kepercayaan bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Bapak Steven Kandouw untuk menjaga stabilitas politik, keamanan dan ketertiban masyarakat dan kegiatan urusan pemerintahan umum sehingga progran Kesbangpol Sulut boleh berjalan dengan baik.
    Saya juga agak terkejut mereka (komisi I) menyampaikan bahwa meski anggaran terbatas akibat recofusing namun program kami berjalan maksimal, ” ujar sosok birokrat handal Pemprov Sulut ini.

    Meski demikian menurutnya semua program yang dilaksanakan Kesbangpol tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat

    ” Ini juga tidak lepas dari peran masyarakat sangat dewasa dalam berpolitik sehingga terlihat sangat signifikan peningkatannya.
    Begitupun teman-teman organisasi masyarakat (ormas) sudah mengerti dan memahami bagaimana menyampaikan aspirasi maupun pendapat, ” beber Liouw.

    Disisi lain Liow menjelaskan, keseimbangan program di setiap kegiatan yang dilaksanakan seperti kegiatan kebangsaan, kelembagaan organisasi, ormas LSM, terlebih kerukunan serta toleransi di Sulut terus perkuat.

    Begitu pun sinergitas dengan TNI/ Polri terus dilaksanakan, sehingga menurutnya sampai saat ini stabilitas tetap terjaga dengan baik karena Sulut memiliki pemimpin daerah yang hebat serta tokoh-tokoh masyarakat yang sangat memahami situasi di daerah ini terlebih di masa Pandemi covid 19.

    Tak hanya itu, Mohammad Wongso pun menanyakan bagaimana syarat dari Kesbangpol memberikan bantuan ke ormas.

    Liow menjawab bahwa ada beberapa tahap yang wajib dilakukan ormas.

    “Salah satunya, adalah ormas tersebut harus legal sesuai dengan data yang ada,” singkatnya.

    (ABL)