Tag: Jumat agung

  • BRAIEN WAWORUNTU: Selamat Memperingati Jumat Agung

    test.petasulut.com/, SULUT – Jumat Agung adalah sebuah pengingat hari bersejarah umat kristiani dalam memperingati penyaliban Yesus Kristus dan wafat-Nya di Golgota.

    Hari ini pula, Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu menyampaikan salam kerukunan dan keagamaan kepada semua umat kristiani yang memperingati dan menghayati Jumat Agung.

    Lewat pesannya, BW ingin jika perayaan hari ini tetap dilangsungkan secara hikmat.

    “Selamat memperingati Jumat Agung, Selamat beribadah bersama keluarga terkasih,” ucapnya, Jumat (2/4/2021).

    Waworuntu mengakui peringatan Jumat Agung tahun ini terasa berbeda seiring adanya wabah Covid-19. Dia pun mengajak seluruh umat Kristiani untuk menghargai, merawat dan memuliakan Kehidupan.

    “Mari menjadi gereja yang bangkit, bersaksi, dan solid melayani dalam masyarakat yang majemuk di tengah realitas keragaman denominasi Gereja,” katanya sembari mengajak kita semua menjadi gereja yang terus menerus mengembangkan wawasan teologis, wawasan kebangsaan sehingga makin mampu berkiprah dengan cerdas.

    (ABL)

  • Ibadah Jumat Agung, BPKel Oi MYT Manado Lakukan Penjagaan di GMIM dan KGPM

    test.petasulut.com/, Manado – Guna menjaga keamanan serta kelancaran stabilitas peribadatan dalam menghayati perayaan Jumat Agung, Badan pengurus kelompok (BPKel) Oi Mimpi Yang Terbeli (MYT) Kota Manado melakukan penjagaan di Gereja Masehi Injili Di Minahasa (GMIM ) air terang dan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) sidang air hidup, Jumat (02/04/2021).

    Dua gereja yang lokasinya berada di Jln. tanah putih, Malalayang Satu Timur, Lingkungan VI dijaga ketat.

    Dimana BPKel Oi Myt Kota Manado bersama pihak kepolisian menjaga keamanan sampai peribadatan selesai.

    “Kita tau bersama, kemarin masyarakat Indonesia digegerkan dengan kejadian di Makasar, dimana Gereja Katedral di Bom oleh teroris. Untuk itu, kami BPkel Oi Se-Kota Manado melakukan penjagaan di rumah-rumah ibadah guna peribadatan bisa berjalan dengan baik,” ungkap ketua BPKel Oi MYT Kota Manado, Noufryadi Sururama kepada media pagi tadi.

    Noufryadi menambahkan, penjagaan rumah-rumah ibadah akan dilaksanakan selama dua hari, di Jumat Agung dan ibadah hari Minggu.

    “Kami berharap Sulawesi Utara terkhusus Kota Manado dijauhkan dari kejadian-kejadian yang terjadi di Makasar. Kami pun dari Ormas Oi Manado mendoakan agar perayaan Jumat Agung bisa berjalan dengan baik di seluruh daerah,” jelasnya.

    Pada kesempatan yang baik pun, Gembala KGPM sidang air hidup, Rolly Irianto Liow menyampaikan, rasa syukur akan karya Tuhan Yesus Kriststus pelaksanaan ibadah Jumat Agung bisa berjalan dengan baik, dan berterimakasih kepada semua pihak yang sudah menjaga kemanan selama peribadatan Jemaat KGPM ini berjalan dengan baik, baik pihak kepolisian dan BPKel Oi MYT.

    “Melalui Jumat Agung ini Jemaat diharapkan menghayati semua yang dilakukan oleh Yesus Kristus dimana ada pengorbanan, pengambilan, penyerahan dirinya, berserah, hal-hal ini harus di implementasi untuk membangun komunikasi dan relasi secara internal di dalam jemaat dan eksternal dengan masyarakat, dengan mengutamakan kebersamaan dalam beragama yang berlandaskan Pancasila,” ucapnya.

    Senada dengan Gembala Rolly, Pnt. Roy Aruperes juga mengungkapkan, rasa syukurnya peribadatan Jumat Agung di GMIM Air Terang berjalan dengan baik, walaupun keadaan tidak begitu baik, dimana menghadapi masa pandemi dan isu-isu terorisme yang saat ini meraja lelah.

    “Guna berjalannya peribadatan hari ini dengan baik berbagai pihak melalukan penjagaan dari pihak kepolisian, kepemudaan hingga ormas Oi, untuk kerjasamanya yang baik kami mengucapkan banyak terimakasih,” pungkasnya.

    (ABL)

  • Apresiasi Tinggi, BW Yakin Polda Sulut Bisa Beri Rasa Aman Jelang Paskah

    test.petasulut.com/, SULUT – Menjelang perayaan paskah di Sulawesi Utara, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu meminta dan mengharapkan agar Polda Sulut dibawah arahan Kapolda Irjen Nana Sudjana menjaga dan menseriusi dari segi keamanan di rumah-rumah ibadah.

    “Memang saat ini Kapolda Sulut Irjen Nana Sudjana sangat getol melakukan pengamanan, tapi pasca peristiwa Bom Bunuh Diri yang terjadi di Pintu Masuk Gereja Katedral Makassar lalu, menjadi tolak ukur ditengah masyarakat untuk bisa lebih ketat lagi dalam pengawasan di rumah-rumah ibadah menjelang menjelang Jumat agung dan Paskah,” jelas Waworuntu, Selasa (30/3) diruang Fraksi NasDem DPRD Sulut.

    “Tapi saya sangat yakin bahwa Polda Sulut bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Saya minta semua masyarakat percayakan hal ini kepada kepolisian dari segi keamanan,” tambah politisi dapil Minahasa-Tomohon.

    Dirinya juga menyampaikan agar kita semua tidak terpancing dengan oknum-oknum radikal dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Dengan saling bekerja sama dan menjalin relasi baik Kepolisian dan Pemerintah maupun dengan semua unsur agama yang ada,” kata BW.

    “Tentunya juga saya wajib memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sulut, karena dalam waktu sebulan berjalan ini, pak Sudjana sangat memberikan dampak positif ditengah-tengah masyarakat Sulut,” tambahnya lagi.

    Yusra Alhabsyi, Anggota DPRD Sulut

    Disisi lain, Personil Komisi IV Yusra Alhabsyi mengatakan bahwa mari kita bersama-sama menjadi situasi di Sulut agar tetap kondusif.

    “Terus Jaga kerukunan umat beragama di Sulut karena hal itu akan melahirkan ketentraman di tengah-tengah masyarakat. Percayakan keamanan pada pihak kepolisian, saya yakin di bawah arahan Kapolda Sulut Irjen Nana Sudjana, Sulawesi Utara bisa aman dan damai,” tutupnya.

    (ABL)