Tag: ketua fraksi nasdem sulut

  • Lonjakan Harga Minyak Goreng, Nick Desak Disperindag Segera Cari Solusi

    test.petasulut.com/, SULUT – Pada beberapa bulan belakangan ini, harga Minyak Goreng di Sulut tak kunjung turun dan masih di kisaran 20 ribu – 21 ribu per kilogram. Hal itupun membuat legislator gedung cengkih, Nick Adicipta Lomban angkat bicara.

    Personil Komisi II DPRD Sulut itupun mendesak pemerintah provinsi Sulut dalam hal ini Disperindag bergerak cepat merespons harga minyak goreng yang mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir di Sulut.

    "Banyak pelaku usaha makanan skala UMKM yang kesulitan dengan naiknya harga minyak goreng. Saya dapat banyak keluhan seperti pedagang gorengan di beberapa tempat yang terhimpit kenaikan harga minyak goreng. Mau menaikkan harga jual tidak mungkin karena daya beli masyarakat belum pulih," kata Nick, senin (17/01) saat diwawancarai awak media.

    Ia mengatakan, selain berdampak ke ekonomi, kenaikan minyak goreng bisa berdampak negatif ke kesehatan. Sebab, warga bisa saja memakai minyak goreng berulang-ulang lantaran untuk membeli yang baru harganya sudah melonjak naik.

    Lanjut Ketua Fraksi Partai NasDem Sulut, apapun masalah yang terjadi di lapangan terkait lonjakan harga minyak goreng, pemerintah dalam hal ini Disperindag, harus hadir memberi solusi.

    "Pemerintah harus pro aktif terkait masalah melambungnya harga minyak goreng. Segera cari solusi seperti operasi pasar khususnya minyak goreng" Ucapnya.

    "Setidaknya pemerintah hadirkan solusi jangka pendek dan jangka panjang juga untuk masyarakat. Di masa pandemi covid-19 ini juga masyarakat masih berbenturan dengan masalah ekonomi, ditambah dengan masalah baru seperti ini tentunya makin pusing," Tegasnya.

    https://test.petasulut.com/nick-pertanyakan-btp-disperindag-yang-menyentuh-rp-25-m/

    Mengenai persoalan ini, Lomban mengungkapkan akan segera berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota komisi II DPRD Sulut.

    "Aduan publik soal melambungnya harga minyak goreng di Sulut akan ditindaklanjuti melalui komisi II DPRD Sulut. Saya akan segera koordinasi," Tutupnya.

    (ABL)

  • PSP BERDERMA, Ketua GP NasDem NICK LOMBAN: Terima Kasih Untuk Semua Pendonor

    test.petasulut.com/, SULUT – Kegiatan donor darah bertajuk ‘PSP BERDERMA’ yang digelar oleh Garda Pemuda NasDem Provinsi Sulut bekerja sama dengan PMI Sulut Pada kamis (28/10) di Kantor DPW NasDem Sulut berjalan aman dan sukses.

    Kegiatan yang di komandoi oleh Ketua GP NasDem Sulut Nick Adicipta Lomban tersebut berhasil menghadirkan ratusan pendonor dari berbagai kalangan.

    Gerakan donor darah ini dilakukan dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang ke-93 tahun.

    Kepada para pendonor, Nick tak lupa mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan bersedianya mendonor darahnya. Selain dapat bermanfaat bagi sesama, donor darah juga berguna bagi kesehatan dan memberikan dampak positif bagi tubuh pendonor.

    “Ditengah Pandemi Covid-19 ini, memang kubutuhan masyarakat khususnya para pasien di rumah sakit meningkat sedangkan stok darah semakin berkurang. Untuk itu melalui kegiatan GP NasDem ini, kiranya dapat membantu pemerintah maupun masyarakat yang membutuhkan,” jelas Aleg Dapil Bitung-Minut itu saat diwawancarai pers.

    Ketua Fraksi NasDem Sulut itu juga menjelaskan bahwa partai NasDem terus berkomitmen untuk hadir ditengah-tengah masyarakat yang berkesusahan dan berkebutuhan.

    “Kiranya kegiatan donor darah ini menjadi salah satu uluran tangan partai NasDem untuk bisa menjadi manfaat tapi juga kesehatan bagi masyarakat. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pendonor,” katanya.

    (ABL)

  • NICK Reses di Kokole, Berbagai Masalah Pertanian Jadi Aspirasi Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban, Semua Anggota DPRD Sulut Turun ke dapil masing-masing guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat atau disebut dengan reses.

    Pada Reses II Tahun 2021 ini, Anggota DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban melaksanakan reses di Desa Kokole I, Minut pada jumat (27/8) kemarin.

    Protokol Covid-19 pun tetap di jalankan secara ketat sesuai dengan himbauan pemerintah.

    Pada kesempatan itu dihadapan konstituen, Lomban menyampaikan tugas dan fungsi pokok Anggota DPRD Sulut.

    “Fungsi pengawasan, Butgeting dan Legislasi,” singkatnya.

    Menanggapi itu, warga yang hadir pun menyampaikan sejumlah aspirasi, diantaranya:

    – Jalan utama di kawasan kokole I yang berpotensi ambruk, diminta agar dinas PU memperhatikan hal ini.

    – Banyak warga bekerja sebagai petani dan sekarang ini sebagian besar warga menanam jagung tapi untuk saat ini harga pupuk sangat mahal, diminta agar harga pupuk kembali normal.

    – Usulan, untuk dana desa yang turun rata-rata mencapai 1 miliar, diminta apakah bisa mengambil dana dari dandes untuk membeli traktor, karena warga petani sangat membutuhkan itu. Dan tentunya petani akan sejahtera.

    – Untuk kartu tani yang sudah diberikan kepada petani di Sulut, sampai saat ini belum bisa digunakan. Kartu tani sekaligus ATM BNI yang dibuatkan oleh dinas pertanian tidak ada gunanya, saya memohon agar bisa dicari tahu apa kendalanya.

    – Ada Poskesdes di Kokole I tapi tidak pernah difungsikan kiranya melalui perjuangan Anggota DPRD Nick Lomban, Poskesdes ini bisa di aktifkan.

    – Minimalisir kejahatan, warga meminta adanya pos-pos penjagaan dititik-titik yang rawan.

    – Usul kalau ada bantuan dana untuk modal usaha bagi anak muda di masa pandemi ini. Karena Bumdes di desa Kokole I itu saat ini macet dan sampai sekarang pertanggungjawabannya tidak ada.

    – Penjual captikus di warung-warung yang sudah terlalu banyak sehingga mabuk mabukan di desa sering terjadi, mohon dipikirkan solusinya.

    – Usul, Pemberdayaan anak muda yaitu pelatihan-pelatihan khusus agar mereka ada skill tertentu untuk bekerja atau ber-usaha.

    – Perhatikan infrastruktur desa yaitu jalan perkebunan, kalau tidak ada jalan perkebunan susah memang untuk mengeluarkan hasil bertani dari dalam kebun.

    Menanggapi berbagai aspirasi warga, Ketua Fraksi NasDem itu menjelaskan bahwa Likupang ini merupakan salah satu daerah kawasan super prioritas. Di Sulut ini merupakan satu-satunya provinsi yang mempunyai dua kawasan ekonomi khusus, di Bitung KEK industri dan di Minut ada KEK Pariwisata Likupang.

    “Oleh karena itu, semuanya sepakat dan setuju bahwa KEK Likupang harus dinikmati oleh seluruh masyarakat likupang. Sehingga perlu adanya pengembangan destinasi unggulan, salah satunya sektor pariwisata yang ada di Kokole, itu harus dikembangkan. Ini menjadi catatan saya dan semoga bisa direalisasikan.

    Dirinya juga mengatakan untuk jalan utama yang berpotensi ambruk itu nanti menjadi catatan dirinya untuk disampaikan ke Komisi III DPRD Sulut membidangi Infrastruktur. Pastinya hal yang mendesak itu menjadi bagian yang utama.

    “Terkait harga pupuk, memang saat ini tengah menjadi masalah, di kabupaten lainnya pun mengeluhkan hal yang sama, menurut informasi yang kami komisi II dapati dilapangan bahwa kouta dan kebutuhannya berbanding terbalik, diusulkan sekian tapi realisasinya dibawa rata-rata. Dan terakhir menurut informasi dari pemerintah bahwa kuotanya akan ditingkatkan. Yang saya lihat juga kebutuhan pupuk meningkat karena banyak masyarakat yang beralih menjadi petani,” jelasnya.

    “Untuk pengadaan traktor diambil dari dandes nantinya saya akan kaji itu bersama tim ahli fraksi. Nantinya saya akan sampaikan terkait hal itu secara detail. Dan untuk kartu tani juga menjadi perhatian saya untuk di sampaikan, bukan saja di pemprov saya akan tanyakan melalui jalur partai NasDem yang berada di pusat. Intinya saya juga akan berusaha turun di desa kokole bersama dinas pertanian provinsi,” tambahnya.

    Aleg Dapil Bitung-minut itu juga menjelaskan terkait Poskesdes yang tidak difungsikan, dimana hal itu memang menjadi kewenangan kabupaten tapi nanti dirinya akan ingatkan hal itu. Nanti saya akan meminta fraksi nasdem minut yang akan mengejar itu.

    “Dan untuk adanya pos-pos penjagaan di desa, ini menjadi masukan saya untuk disampaikan ke Komisi I DPRD. Dan aspirasi tadi terkait pemberdayaan para pemuda, kalau memang Bumdes belum maksimal saya usulkan para pemuda terjun ke pertanian ataupun pariwisata karena perlahan-lahan pasti bantuan itu akan datang. Tentunya bisa kami komisi II DPRD Sulut fasilitasi dan bantu. Dan juga untuk pelatihan untuk para pemuda, nanti saya akan koordinasi dengan komisi IV DPRD terkait program-program yang menyentuh para pemuda,” jelasnya lagi.

    Terkait penjualan captikus, Nick mengatakan bahwa nantinya hal ini kita semua serahkan ke instansi terkait untuk pengaturannya. Bisa juga dibuatkan regulasi di desa terkait penjualan captikus ini. Nanti juga hal ini menjadi catatan.

    “Terkait jalan perkebunan, waktu rapat KUA PPAS tanggal 24 agustus 2021 lalu saya sudah ingatkan ke eksekutif terkait hal ini karena daerah-daerah lain juga mengeluh tentang ini. Jawaban eksekuti bahwa hal itu belum prioritas untuk 2021 tapi dalam APBD 2022 itu yang akan saya kejar, tapi pengerjaannya akan bertahap karena anggarannya juga pastinya terbatas,” katanya seraya menuturkan dalam masa pandemi ini, ada tiga prioritas yang dilaksanakan pemeritah yakni pemulihan ekonomi, kesehatan dan jaring pengaman sosial.

    Nick menutup acara reses itu dengan mengatakan bahwa dalam laporan reses nanti semua aspirasi akan disampaikan.

    “Dalam SIPD nanti, pokok-pokok pikiran anggota DPRD, ini akan menjadi Pokir saya. Untuk realisasinya tentu saya akan awasi itu,” tutupnya.

    Diketahui, pada reses itu pula secara pribadi Nick membagikan bahan pokok berupa beras kepada semua warga yang hadir.

    (ABL)

  • NAL Dorong Pemerintah Berikan Stimulus Untuk Dukung Pemulihan Ekonomi

    test.petasulut.com/, SULUT – Ekonomi masyarakat menjadi bagian yang paling berdampak di masa pandemi covid-19. Respon pun datang dari gedung DPRD Sulut. Melalui Ketua Fraksi Partai NasDem Nick Adicipta Lomban pun melayangkan dorongan kepada pemerintah untuk terus memberikan stimulus untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Terutama menatanya dalam anggaran perubahan.

    Ia mengungkapkan, penataan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 disusun menurut arahan dari pusat. Di dalamnya fokus kepada tiga hal yakni pemulihan ekonomi, penanganan Covid-19 dan jaring pengaman sosial. Maka dari itu dalam anggaran perubahan ini menurutnya, harus ada yang disesuaikan dengan arahan pusat.

    “Memang di 2021 tentu juga sudah mengatur pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial,” ungkap personil Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut, Nick Adicipta Lomban dalam pembahasan antara Banggar DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulut terkait dengan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), Selasa (24/8), di ruang rapat Paripurna DPRD Sulut.

    Menurutnya, pada pertengahan tahun 2021 ini pemerintah telah melakukan yang namanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya ini untuk memutus penyebaran Covid-19. Hanya saja, ini berdampak pada ekonomi masyarakat.

    “Kita tahu ini upaya pemerintah yang kita apresiasi bersama karena dilakukan untuk mengendalikan penyebaran covid-19. Di satu sisi ada dampak yang muncul yakni ekonomi masyarakat,” ujar anggota dewan provinsi (Deprov) daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung ini.

    Untuk itu dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) ini, dirinya sangat berharap agar masalah ekonomi bisa diperhatikan. Memang diakuinya, sektor kesehatan yang saat ini terlihat sudah masif.

    “Perlu ada stimulus-stimulus terhadap pemulihan ekonomi masyarakat. Karena asumsi sebelumnya kita tidak pernah berpikir akan ada PPKM. Bagaimana pemulihan ekonomi ini dapat menyasar langsung ke masyarakat sehingga bisa memacu daya beli masyarakat,” ucapnya.

    (ABL)

  • HUT Ke-76 RI, NICK: Perkuat Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia, Ketua Fraksi Partai NasDem Sulut Nick Adicipta Lomban mengharapkan agar bisa memberikan makna semangat dalam memperkuat persatuan dan kesatuan antar anak bangsa.

    Terlebih dirinya mengatakan di tengah Pandemi Covid-19 yang terus menggerogoti berbagai daerah di Indonesia sehingga saat ini berdampak pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

    “Semoga di tengah kondisi pandemi covid-19 saat ini tidak menyurutkan semangat dan makna bagi rakyat Indonesia dimanapun berada dalam memaknai peringatan HUT RI ke-76 tahun ini. Masih banyak cara dalam memaknai kecintaan kepada negeri yang saat ini sedang tidak dalam kondisi baik-baik saja,” jelas Lomban, selasa (17/8).

    Personil Komisi II DPRD Sulut itu juga mengungkapkan, HUT ke-76 RI dapat menjadi momentum kebersamaan masyarakat Indonesia untuk saling peduli dan bergandengan tangan dengan terus saling membantu serta saling mendukung antar sesama saudara sebangsa.

    “Tema HUT RI ‘Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’ diharapkan menjadi spirit bagi semua komponen bangsa untuk tetap semangat dan pantang menyerah agar mencapai masa depan yang lebih baik,” ucap Aleg Dapil Bitung-Minut itu.

    “Kita harus tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan. Terus jalin tali persaudaraan terhadap sesama kita,” tutup Nick.

    (ABL)

  • Ranperda Irigasi, Fraksi NasDem Beri Catatan Penting

    test.petasulut.com/, SULUT – DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan RPJMD Provinsi Sulut tahun 2021-2026 serta Penyampaian dan Penjelasan Gubernur terhadap Ranperda tentang Irigasi sekaligus Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Ranperda dimaksud, Jumat (28/5), di ruang rapat paripurna DPRD Sulut.

    Pada rapat itu, semua fraksi membacakan dan menyerahkan pemandangan umum fraksi perihal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait irigasi.

    Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) melalui ketua fraksi Nick Adicipta Lomban pun berharap tidak ada benturan kewenangan.

    Saat Penyerahan Pandangan umum dari Fraksi NasDem Sulut di Rapat Paripurna DPRD Sulut

    Namun Ia mengatakan bahwa intinya Fraksi Partai Nasdem menerima dan menyetujui Ranperda ini untuk ke tahap lebih lanjut.

    “Dengan catatan, ranperda ini harus dapat dipastikan harus mempunyai jaringan-jaringan irigasi, terbebas dari bangunan-bangunan yang menggangu aktivitas yang merusak irigasi,” kata Nick dalam rapat paripurna.

    “Kami berharap ranperda ini mengkaji terkait hukum dan kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten kota dan tidak adanya saling berbenturan,” tambahnya.

    (ABL)

  • Rakorwil, NAL: NasDem Sulut Fokus Menatap Pilkada 2024

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sulawesi Utara (Sulut), Ketua Fraksi NasDem Sulut Nick Adicipta Lomban mengatakan bahwa salah satu maksud digelarnya rapat ini adalah merapatkan barisan guna menatap Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024.

    Diketahui, Rakorwil ini akan digelar selama dua hari (tanggal 26-27 Mei 2021). dan dihadiri langsung oleh Rachmat Gobel, Ketua Teritorial Pemilu Sulawesi, jajaran Ketua DPP dan Felly Runtuwene sebagai Komando Pemenangan Wilayah Sulut.

    “Jadi dalam rakorwil ini kita (Nasdem, red) tentang progres yang sudah dilakukan dalam manajemen kepartaian, kaderisasi, organisasi dan struktur untuk kemudian mempersiapkan partai Nasdem khususnya Sulut dalam kontestasi dalam pemilihan di 2024,” kata Lomban, Rabu (26/5) dalam sela-sela kegiatan Rakorwil, di Grand Kawanua Convention Hall Manado.

    Politisi Dapil Bitung-Minut itu juga menambahkan, Rakorwil yang dilaksanakan bersifat koordinasi untuk mencapai target-target yang sudah diberikan baik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) juga ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) masing-masing.

    “Tentunya rakorwil di seluruh provinsi se Indonesia ini, termasuk di Sulut hasilnya akan diramu dan dibahas ke DPP dan kemudian dari situ ada target-target secara nasional, regional, provinsi dan kabupaten kota,” kata Lomban yang juga Ketua Fraksi Partai Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut ini.

    Rakorwil Partai NasDem Sulut

    Menurutnya, untuk target Nasdem di Sulut dan perubahan struktur masih dibahas dalam Rakorwil.

    “Untuk perubahan struktur tentunya berkembang, kan kapasitas saya sebagai wakil ketua DPW Nasdem Sulut tapi tentunya ada lebih berkompeten untuk menjelaskan itu, nanti akan ada evaluasi dan sebagainya. Sampai saat ini belum ada perubahan struktur, nanti semuanya akan diserahkan ke DPP dan DPW,” tandasnya.

    (ABL)

  • Serap Aspirasi di 3 Lokasi, NICK LOMBAN Janji Akan Perjuangkan Aduan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban melaksanakan tanggung jawab dan kewajibannya dengan menjaring aspirasi masyarakat.

    Penjaringan aspirasi itu dilakukan guna mendengarkan keluhan, aduan dan masukan di tengah-tengah masyarakat khususnya di daerah Minut dan Bitung.

    Ketua Fraksi NasDem Sulut itu menyambangi tiga lokasi yakni Desa Munte dan Serei kecamatan Likupang barat serta Desa Kaweruan kecamatan Likupang selatan.

    Di Desa Munte Kecamatan Likupang Barat, warga mengeluhkan terkait jalan-jalan perkebunan dan perlu adanya perbaikan dan peningkatan sarana prasarana sekolah di likupang barat dan pengelolaan sampah di desa munte.

    Sementara, di Desa Serei Kecamatan Likupang barat, warga mengeluhkan terkait talud penahan abrasi pantai serta meminta tambat perahu nelayan dan pengembangan wisata hutan bakau.

    Serta di Desa Kaweruan kecamatan likupang selatan, masyarakat meminta perlu dihadirkan SMA yang baru di desa kaweruan guna memenuhi kebutuhan belajar anak-anak di kecamatan likupang selatan dan meminta pembuatan dan perbaikan akses jalan pariwisata.

    Menanggapi sejumlah keluhan dan aduan masyarakat, kepada Media test.petasulut.com/ Personil Komisi II DPRD Sulut itu mengatakan bahwa semua aspirasi telah di tampung dan di catat, nantinya aspirasi ini akan dibawah ke lembaga DPRD.

    “Memang semua aspirasi tidak semua masuk di Rana Komisi II DPRD Sulut tapi tak mengapa, saya akan terus berkoordinasi antar komisi maupun di Fraksi NasDem Sulut,” katanya, Jumat (9/4).

    “Intinya semua aduan, keluhan serta usulan masyarakat ini akan saya perjuangkan dan nantinya aspirasi dari masyarakat ini akan dibacakan dalam rapat paripurna dan pastinya pemerintah provinsi sulut, Gubernur dan Wagub Sulut akan mendengar permasalahan ini,” jelas Politisi milenial itu.

    (ABL)

  • Dilantik Wali-Wawali Kota Bitung, NICK: Selamat Kepada MMHH

    test.petasulut.com/, SULUT – Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor: 131.71/294 tahun 2021 tanggal 24 Febuari 2021, Maurits Mantiri-Hengky Honandar secara resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung periode 2021-2024, pada Rabu (31/03/2021).

    Pelantikan digelar di Ruangan Mapalus Kantor Gubernur Sulut dipimpin Gubernur Sulut, Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandow.

    Atas pelantikan tersebut, Ketua Fraksi NasDem Sulut Nick Adicipta Lomban mengucapkan selamat atas dilantiknya Maurits Mantiri dan Hengky Honandar sebagai walikota dan wakil walikota Bitung 2021-2024.

    “Semoga pencapaian dan kerja nyata dari pendahulu termasuk dalam kepemerintahan Pak Max J Lomban pada periode sebelumnya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan,” ucap Aleg Dapil Bitung-Minut itu.

    Nick juga mengatakan, mari kita support pemerintahan MMHH untuk menjabarkan dan mewujudkan visi misi serta janji-janji kampanye.

    “Tentunya semua semata- mata untuk masyarakat kota Bitung tercinta,” pungkas Personil Komisi II DPRD Sulut itu.

    (ABL)

  • NICK: Vaksinasi Menjamin Pemulihan Ekonomi Berjalan Baik

    test.petasulut.com/, SULUT – Senin (8/3) pagi tadi Anggota DPRD Sulut melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 diruang Paripurna DPRD Sulut.

    Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya pemutusan wabah Covid-19.

    Mengenai hal itu, Ketua Fraksi Partai NasDem Sulut Nick Adicipta Lomban yang juga turut mensukseskan kegiatan Vaksinasi ini mengatakan bahwa program ini untuk menjamin pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

    “Vaksinasi ini menjamin pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Pada saat masyarakat sudah disuntik vaksin Covid-19, tentunya akan berkegiatan dengan baik dan menunjang lebih masif perekonomian yang ada,” kata Lomban usai di suntik Vaksin tahap pertama.

    Ia menilai, upaya vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat, baik pemerintah provinsi Sulut, hingga kabupaten dan kota, sangat serius.

    “Saya apresiasi upaya vaksinasi dan saya baru selesai divaksin. Vaksinasi tahap kedua ini difokuskan kepada pedagang, anggota dewan dan juga wartawan. Jadi sekali lagi, pemerintah cukup serius dalam hal vaksinasi ini,” tutur Anggota Komisi II DPRD Sulut itu.

    Lebih lanjut Lomban mengatakan, di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah Bumi Nyiur Melambai, terpukul di bidang perekonomian akibat pandemi Covid-19.

    “Akan tetapi di Sulut ada beberapa sektor usaha yang secara langsung tidak terlalu terdampak. Seperti sektor perikanan dan pertanian. Ini menjadi motor pertumbuhan perekonomian di Sulut. Jadi saya harapkan setelah selesai vaksinasi, pemulihan ekonomi berjalan dengan baik. Untuk itu, diharapkan adanya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota,” tandas Politisi Dapil Bitung-Minut itu.

    (ABL)