Tag: Massal

  • Dampingi Menkes Dan FER, GSVL: Pemerintah Pusat Sangat Memperhatikan Manado

    test.petasulut.com/, MANADO – Kedatangan Menteri Kesehatan Ir Budi Gunadi Sadikin bersama ketua komisi IX DPR RI Felly Runtuwene guna memantau pelaksanaan Vaksinasi Massal di Manado mendapat apresiasi dari Walikota Manado GSVL.

    Lumentut mengatakan bahwa Kota Manado mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Manado. Kedatangan Menkes dan Felly Runtuwene merupakan hal yang luar biasa.

    “Terima kasih kepada Menkes yang memberi perhatian yang besar kepada Manado, untuk melakukan pemantauan langsung kegiatan Vaksin Massal, yang digelar hari ini. Ini sangat luar biasa, Menteri Kesehatan ditengah kegiatan yang padat mengambil bagian datang ke Manado, bersama ibu Felly Runtuwene, juga Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.” Ucap GSVL, Jumat (5/3) saat Mendampingi Menkes Dan Ketua Komisi IX DPR RI pantau Vaksin Massal di Puskesmas Karombasan.

    Walikota Manado 2 periode ini juga berharap semua warga Kota Manado mendukung penuh kegiatan vaksinasi ini.

    “Warga Manado diharapkan mendukung penuh kegiatan vaksinasi ini, dan juga diharapkan serta ikut melakukan vaksinasi, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.” Pungkasnya.

    (ABL)

  • Pantau Vaksin Massal, FELLY RUNTUWENE Senang Lihat Antusias Para Lansia

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Pelaksanaan vaksinasi Massal yang dilaksanakan di beberapa titik lokasi Kota Manado turut dipantau oleh Pemerintah Pusat yakni Ketua Komisi XI DPR-RI Felly Runtuwene dan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Jumat (5/3).

    Terpantau, Felly Runtuwene bersama Menkes Sadikin terus mengawasi proses Vaksinasi di sejumlah tempat, yakni di Graha Gubernuran (Hadir Juga Wagub Steven Kandouw), Auditorium UNSRAT, Puskesmas Ranotana Weru, RSUD Provinsi dan Kandou.

    Disela-sela kunjungan lapangan tersebut, Felly Runtuwene pun memberikan tanggapan terkait vaksinasi Massal yang dilakukan.

    “Kami ada di sini tentunya dari fungsi pengawasan kami. Kami ingin melihat secara langsung seperti apa prosesnya dimana sebelumnya saya juga dengan Pak Presiden Joko Widodo mengikuti proses simulasi sebelum vaksin ini dikirim ke seluruh daerah,” ujar Runtuwene.

    Felly Runtuwene pun menambahkan bahwa simulasi yang dia saksikan bersama Presiden Jokowi dalam pelaksanaan Vaksinasi, agak berbeda dengan yang dilakukan saat ini.

    “Simulasi yang dari meja ke meja ada sekian meja, saya waktu simulasi dengan yang saya saksikan hari ini agak sedikit berbeda. Waktu simulasi masyarakat itu datang ke meja 1, kemudian ada screening awal dan selanjutnya, tapi yang hari ini dilaksanakan sebagian besar sudah melalui screening awal, jadi harusnya tinggal meja 2 dan meja 3 saja,” ungkap politikus wanita ini.

    Dirinya pun mengaku senang dengan tahapan Vaksinasi kali ini, dimana prioritas salah satunya bagi para Lansia.

    “Kami senang sekali menyaksikan begitu banyak keinginan dari pada Lansia untuk mendapatkan vaksin, jadi boleh terbantahkan untuk bicara tentang takut untuk divaksin. Sekarang kita bisa lihat semua ingin divaksin, tapi tentunya kita harus memberikan vaksin ini pertama di pusat kota dulu nanti selesai dari Kota Manado yang adalah Ibu Kota Provinsi baru kita akan turun ke Kabupaten/Kota yang lain,” tutur Runtuwene.

    Runtuwene pun berharap agar bilamana sudah divaksin jangan langsung berpikir bisa seenaknya buat perjalanan atau tidak lagi mengikuti Protokol Kesehatan.

    “Perlu saya ingatkan bahwa bukan berarti sesudah divaksin, kita seenaknya buat perjalanan dan tidak menerapkan Prokes. Saya juga berharap teman-teman media harus terus mengingatkan kepada masyarakat bagaimana pentingnya jaga jarak dan cuci tangan 3M + 2M,” tutup Legislator utusan Partai Nasdem ini.

    Turut hadir pula Walikota Manado GS Vicky Lumentut, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu, Dirut RS Kandou Jimmy Panelewen, Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc., DEA. dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Debby Kalalo.

    (ABL)