Tag: PDIP

  • Dilantik Sebagai Panglima TNI, Rocky Wowor: Jendral Andika Akan Membuat Perubahan Baru

    test.petasulut.com/, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat yang baru Bapak Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. Rabu (17/11).

    Pelantikan akan dilaksanakan di Istana Kepresidenan Jakarta.

    Andika dipilih sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun.

    Ketua fraksi PDIP DPRD Sulut Rocky Wowor menyampaikan selamat atas dilantiknya Jendral Andika Perkasa.

    Disampaikan Wowor dengan rekam jejak sosok Andika akan membuat perubahan baru.

    “Seorang tentara sejati dan supel dirinya mampu memberi kenyamanan bagi warga,” lugas politisi muda ini.

    Kata Wowor dalam Keanekaragaman negara ini, Jendral Andika dapat membawa rasa aman terhadap rakyat dan menjaga NKRI.

    “Berdasarkan Undang-undang Nomor 34/2004 tentang TNI. Secara umum ada tiga hal, yakni menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa Indonesia akan dijaga oleh Jendral Andika,” lugas Wowor.

    Terlebih menurut Wowor, Jendral Andika memiliki visi yang simpel namun kaya makna.

    “Berangkat dari visi sang Jendral TNI adalah kita. Saya yakin ini akan membawa pemahaman masyarakat melihat TNI sebagai bagian dari mereka,” jelasnya.

    Ia yakin dengan prioritas Jendral Andika bagaimana mengembalikan tugas-tugas TNI ini dengan benar-benar berpegang kepada peraturan perundag-undangan.

    Dia optimis Jendral Andika akan mampu meningkatkan operasi pengamanan perbatasan.

    Dan yang terpenting menurut Wowor, Jendral Andika akan mampu melakukan penguatan diplomasi militer yang sesuai dengan kebijakan politik luar negeri.

    Sebelumnya, Jokowi mengajukan nama Andika sebagai calon panglima TNI ke DPR. Komisi I DPR lantas menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Andika.

    DPR sepakat menyetujui usulan Jokowi tersebut. Dengan demikian, Andika akan menggantikan panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang pensiun pada bulan ini.

    Andika Perkasa sebelum dipercaya menjadi Panglima TNI, merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad). Andika juga pernah mengemban jabatan penting di tubuh TNI sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), dan Komandan Komando Pembina Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklat AD).

    Andika juga pernah bertugas memimpin teritorial saat menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura pada 2016. Sebelum menjadi Pangdam XII, Andika adalah Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) yang mengawal Presiden Jokowi.

    (ABL)

  • Pengamat Ungkap JEMS TUUK Layak Pimpin BMR

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut Julius Jems Tuuk sangat layak memimpin Kabupaten Bolaang Mongondow Raya (BMR).

    Hal itu dikatakan pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka, senin (15/11) saat diwawancarai awak media.

    Diketahui, Sosok ir. Julius Jems Tuuk telah duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selama 2 periode berjalan.

    Politisi PDIP dapil BMR itu juga dikenal dengan kritikan tajam dan suara lantang saat menyampaikan aspirasi masyarakat. Bahkan, Anggota Dewan ini juga terkenal dengan komitmen kukuh terhadap masyarakat.

    Pengamat Politik dan Pemerintahan, Taufik Tumbelaka

    Taufik Tumbelaka pun ungkap alasan kenapa Tuuk pantas untuk jadi Pemimpin di Kabupaten Bolaang Mongondow.

    “Iya, Jems Tuuk punya kelebihan. Beliau punya integritas yang bagus saat jadi Anggota Dewan dua periode. Dan, selama dua periode sudah diapresiasi oleh wartawan dengan meraih 3 kali penghargaan FORWARD AWARD sebagai legislator terbaik,” ucap Tumbelaka.

    Bukan hanya itu Tumbelaka juga mengungkap kenapa Tuuk dinilai layak untuk jadi seorang bupati.

    “Beliau itu konsisten, tidak berubah,” ujar Tumbelaka.

    Untuk itu bila nantinya Tuuk ikut bertarung di kancah politik yaitu Pilkada di Kabupaten Bolmong, kata Tumbelaka, akan menjadi pilihan yang menarik.

    “Dan itu memang terbukti, kenapa? Perhatian beliau terhadap dapilnya itu luar biasa. Mungkin banyak yang tidak tahu tapi saya sering memantau beliau dan luar biasa kepedulian beliau,” ungkap putra Gubernur Sulut pertama ini.

    Lagi dikatakan Tumbelaka, Jems Tuuk di Pilkada Bolmong nanti adalah pilihan menarik.

    “Walaupun banyak masyarakat yang mau pak jems dinasionalkan dengan alasan bisa berekspresi lebih luas,” tandas Tumbelaka seraya mengulang bila Tuuk adalah anggota dewan yang kritis terhadap kebijakan pemerintah apalagi menyangkut aspirasi masyarakat.

    (ABL)

  • Pembangunan Tol Terpanjang di Sulawesi Mulai Berjalan, BOY TUMIWA Salut Terobosan ODSK

    test.petasulut.com/, SULUT – Personil Komisi III DPRD Sulut, Boy Tumiwa merasa salut dan bangga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey-Steven Kandou.

    Hal itu diungkapkan Tumiwa karena di masa pemerintahan Olly-Steven, janji-janji politik dan fokus pada pembangunan daerah langkah demi langkah sudah mulai dan sementara dijalankan.

    “Apa yang disampaikan pak Olly-Steven waktu yang lalu, sekarang sudah mulai dijalankan. Salah satunya pembangunan jalan Tol Airmadidi-Tondano-Amurang-Manado. Ini sangat luar biasa,” ucap Politisi PDIP, selasa (9/11) diruang kerjanya.

    “Kedepannya kita semua berdoa supaya ini secepatnya selesai dan ini kalau tidak salah merupakan jalan Tol terpanjang di Sulawesi. Jadi saya pribadi merasa salut dan bangga sekaligus memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Sulut dalam hal ini Gubernur dan Wagub Sulut, Pak Olly dan Pak Steven dengan dimulainya pembangunan jalan Tol Airmadidi-Tondano-Amurang-Manado,” tambah Boy Tumiwa.

    Aleg Dapil Minsel-Mitra itu juga mengungkapkan bahwa dibangunnya jalan Tol ini membawa multi player Effect yang sangat luar biasa untuk masyarakat.

    Boy juga meminta kepada masyarakat untuk kiranya dapat dipahami dengan adanya pembangunan Tol ini.

    “Supaya kalau adanya pembebasan lahan nantinya, ini dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena ini untuk kepentingan publik,” tutup Boy Tumiwa.

    (ABL)

  • Terus Mengkaji, KALOH: Ranperda PSP Lebih Pada Level Policy

    test.petasulut.com/, SULUT – Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pengendalian Sampah Plastik (PSP) terus digenjot Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut.

    Dimana, Ketua Pansus Ranperda PSP, Fabian Kaloh menuturkan karena Ranperda ini merupakan inisiatif DPRD makanya sebelum dilakukannya pembahasan, Bapemperda sudah turun ke tempat-tempat yang berkaitan dengan Ranperda ini, contohnya di perusahaan air minum.

    “Jadi kami (Pansus) sudah mengantongi materinya. Bahkan kami juga sudah mempunyai rancangan perda-nya dan kajian ilmiah. Jadi semua masukan dari eksekutif, Perusahaan, stakeholder, aktifis lingkungan hidup dan lainnya, Pansus sudah jalankan itu,” ungkap Politisi Partai PDIP itu, jumat (1/10) kepada awak media diruang kerjanya.

    Mengenai Ranperda PSP ini juga lanjut Personil Komisi I DPRD Sulut itu, bahwa kajian lebih mendalam tetap dilakukan pansus, salah satunya adalah jangan sampai bertabrakan dengan kewenangan di kabupaten/kota.

    “Jadi Pansus sementara mengkaji lebih dalam, lebih detail dan lebih terperinci soal kewenangan jangan sampai nantinya bertabrakan atau bersinggungan dengan kewenangan yang ada di kota kabupaten,” ungkapnya.

    “Karena mungkin Ranperda PSP itu lebih pada level policy atau kebijakan dan bukan pada operasionalnya,” tambahnya.

    Kaloh juga menambahkan bahwa Ranperda PSP ini juga untuk menjawab polemik waktu lalu dimana ada beberapa daerah yang melarang penggunaan wadah air mineral yang terbuat dari plastik.

    “Sekarang kalau dilarang akan berdampak buruk juga bagi produsen, karena perusahaan mempekerjakan banyak orang dan jika harus ditutup karena persoalan ini, kasian juga!,” katanya.

    Jadi sekali lagi, kata Fabian bahwa pansus PSP agak hati-hati dan buat kajian lebih detail dan teliti, akan banyak referensi yang dipakai yakni UU dan berbagai aturan yang berhubungan dengan kewenangan.

    “Terkait PSP, di UU otonomi daerah memang sudah cukup menjelaskan tentang kewenangan itu tapi biar tidak keliru kita (Pansus) lebih komperhensif sehingga akan ada program daerah yang ‘Zero Resistensi’ dari semua pihak, baik pemerintah di kota kabupaten maupun di pusat atau juga dengan stakeholder. Ini harus mutual dari semua yang terkait,” tutupnya.

    (ABL)

  • Bantu Warga Isoman, RUMAMBI: Ini Adalah Bentuk Pelayanan

    test.petasulut.com/, SULUT – Di masa Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih saja menggerogoti daerah sulawesi utara membuat masyarakat resah. Berbagai uluran tangan dan bentuk kepedulian pun diutarakan oleh para warga yang berkelebihan.

    Hal itulah yang sedang dilakukan politisi partai berlambang banteng moncong putih (PDI-P) Sulut, Reza Rumambi. Dimana dirinya membagikan bantuan berupa sembako kepada warga sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di perumahan Griya Paniki Indah (GPI), Kecamatan Mapanget.

    Bantuan kali ini juga menyasar pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

    Kepada wartawan, Rumambi mengatakan penyaluran pangan untuk warga yang melakukan isoman dan pensiunan TNI adalah salah satu bentuk pelayanan.

    “Penyaluran pangan untuk warga yang isoman adalah salah bentuk pelayanan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjalani isoman. Selain itu, pensiunan TNI juga diberikan,” kata Rumambi yang juga Penatua Pria Kaum Bapa (PKB) GMIM Pinaesaan GPI, sabtu (28/8).

    Tak hanya itu, Rumambi juga mengajak masyarakat untuk lebih disiplin menjaga protokol kesehatan (prokes).

    “Salah satu cara memutus penyebaran pandemi Covid-19 adalah dengan disiplin menerapkan prokes. Mari bersama-sama dengan pemerintah bergotong royong untuk memutus penyebaran pandemi ini,” tandas Rumambi yang juga ketua keamanan mandiri Perum GPI.

    (ABL)

  • KALOH Reses di Airmadidi Bawah, Persoalan Lahan Kubur Mengerucut

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam kegiatan reses II tahun 2021, Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh menyambangi warga Airmadidi Bawah, kamis (26/8) di kantor Kelurahan Airmadidi Bawah.

    Pada pertemuan itu, Kaloh diperhadapkan oleh Keluh konstituen terkait lahan pekuburan dan diminta untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

    Warga menyampaikan, pihak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKASUA) Airmadidi Bawah tengah mengupayakan pembuatan lahan pekuburan baru.

    “Kami dari LPM dan BKSAUA sedang mengupayakan lahan pekuburan. Jadi boleh kah kami meminta kepada bapak untuk berkontribusi dalam lahan pekuburan yang sama-sama akan digalakkan,” kata warga.

    Menanggapi hal tersebut, Kaloh mengatakan, untuk lahan pekuburan bagaimana membuat tim dan dilakukan secara partisipatif ke masyarakat.

    “Makanya kita saran, pemerintah kelurahan saja bikin tim, bikin panitia kemudian dibuat proposal, diurus dengan baik, transparan dan dijaga atau sebaiknya bikin panitia kecil,” kata Kaloh yang juga politisi partai berlambang banteng moncong putih (PDIP) ini.

    Dirinya pun mengajak masyarakat untuk membuat panitia kecil. Juga meminta masyarakat berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Minut.

    “Jadi harus di pilah-pilah, permintaan mereka sebagian kewenangan pemerintah provinsi, sebagian kewenangan pemerintah kabupaten. Kita koordinatif dan nanti disampaikan ke bupati di rapat-rapat atau bisa bertemu di musrembang (musyawarah perencanaan pembangunan),” tandasnya.

    (ABL)

  • Reses II Tahun 2021, KAPOJOS Serap Aspirasi Warga Kolongan Tetempangan

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna menyerap dan menjaring aspirasi masyarakat, semua Wakil Rakyat turun ke daerah pemilihan masing-masing.

    Seperti yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Berty Kapojos dalam masa Reses II Tahun 2021.

    Dirinya menyambangi warga Kolongan Tetempangan, Minut pada kamis (26/8) di kantor Kumtua Kolongan tetempangan.

    Dalam pergelaran itu, BK tetap mengedepankan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

    Kehadiran konstituen pun hanya dihadiri oleh para perangkat desa dan tokoh masyarakat kolongan tetempangan.

    Pada kesempatan itu dihadapan konstituen, Kapojos menyampaikan tugas dan fungsi pokok Anggota DPRD Sulut.

    “Fungsi pengawasan, Butgeting dan Legislasi,” singkatnya.

    Menanggapi itu, warga yang hadir pun menyampaikan sejumlah aspirasi, diantaranya:

    – meminta pemasangan CCTV dan juga lampu jalan dibeberapa titik. Mengingat banyak sekali kejahatan dan pencurian yang terjadi pada akhir-akhir ini.

    – persoalan memgenai batas desa kolongan tetempangan dan watutumou induk, dimana sudah enam kali pertemuan dengan para pihak terkait tapi belum ada kata sepakat dari pemkab.

    – adanya rencana pembangunan balai desa, meminta untuk adanya bantuan dalam rencana ini.

    – meminta adanya tempat pendistribusian hasil panen karena banya hasil panen, contohnya ubi tapi tidak tahu harus dijual dimana.

    Menjawab itu, Berty mengatakan untuk CCTV nanti ditanyakan ke dinas terkait pemprov kalau ada anggaran untuk itu.

    “Untuk lampu jalan pasti saya akan perjuangankan, tapi untuk pulsa lampu jalan itu menjadi tanggung jawab warga. Saya pastikan dalam waktu dekat ini, lampu jalan itu akan dipasang,” ungkapnya.

    Untuk persoalan batas desa lanjut BK, nanti akan dicarikan solusi bersama. Saya akan bicarakan ini dengan Bupati Minut.

    “Namun apabila tidak ada titik terang, akan ditindaklanjuti oleh provinsi. Dan untuk permintaan bantuan soal rencana pembangunan balai desa, saya mengusulkan untuk memasukan proposal bantuan contohnya di BSG atau Angkasa Pura atau juga di MSM, karena mereka ada dana CSR untuk hal-hal seperti itu,” jelas BK.

    “Dan untuk permintaan tempat pendistribusian hasil panin nantinya akan saya usulkan. Intinya semua aspirasi yang disampaikan pasti saya akan perjuangkan sampai pada tahap realisasi,” tutupnya.

    (ABL)

  • AA-RS Tinjau Taman Berkat Dan Renovasi Gedung DPRD Dalam Sehari

    test.petasulut.com/, Manado – Pemerintah Kota Manado dibawah Pimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AA-RS) menghadiri kegiatan penanaman pohon di Taman Berkat Kota Manado. Senin, (7/6) Pagi.

    Pada kesempatan itu Wali Kota Manado bpk. Andrei Angouw Menekankan bahwa pentingnya pemahaman SKPD dalam menjalankan tupoksi-tupoksi mereka masing-masing.

    "Hal-hal yang sifatnya normatif sehubungan tupoksi, silahkan dilaksanakan tanpa harus selalu minta petunjuk. Namanya saja Normatif. Jadi silahkan jalankan tupoksi yang berdasarkan aturan tersebut." Kata AA pada saat kegiatan tersebut.

    Kegiatan Penanaman pohon yang sediannya akan dilakukan oleh Ketua DPR RI, ibu DR. (H.C) Puan Maharani. Menghadirkan Para pejabat SKPD dan para Camat yang turut mendampingi Wali Kota Manado pada saat itu.

    Setelah usai memberikan arahan di kegiatan Penanaman Pohon tersebut, Wali Kota Manado yang didampingi Wakil Wali Kota Manado Bpk. Richard Sualang serta para pejabat SKPD Langsung meninjau Lokasi Taman Berkat guna mengecek infrastruktur dan bangunan-bangunan yang ada serta taman-taman yang nantinya akan direnovasi.

    Tak hanya di situ, setelah meninjau Taman Berkat Kota Manado, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Bersama jajaran langsung melihat progres renovasi eks gedung DPRD Sulut di Lapangan Koni, Sario. karena rencananya mulai tanggal 17 nanti akan dialih fungsikan jadi Gedung kantor DPRD Kota Manado.

    Menurut Wali Kota bpk. Andrei Angouw (AA) bahwa gedung DPRD Kota Manado sudah tidak representatif lagi, sehingga perlu di pindahkan.

    "Sepuluh hari lagi kantor ini akan segera difungsikan, dimana akan berubah menjadi kantor DPRD Kota Manado. Jadi saya harap proses renovasinya cepat selesai." Tandas AA sapaan akrabnya.

    (Nzo)

  • Warga Tantang HILMAN Bekerja Ala Angouw-Sualang

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada hal menarik dalam pergelaran Reses I tahun 2021 anggota DPRD Sulut, Hilman Idrus di Kelurahan Islam Kota Manado, Kamis (8/4/21) sore.

    Dimana, Idrus ditantang warga untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang menjadi keluhan masyarakat.

    Seperti persoalan banjir, sampah, perbaikan drainase sampai penggusuran pedagang pasar Tuminting.

    Seperti yang disampaikan Boham Kepala Lingkungan 4 Kelurahan Kelurahan Islam meminta Hilman dapat meneruskan perjuangan yang sudah ditunjukan mantan anggota DPRD Sulut dapil Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) yang kini terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado.

    Menurut Boham, AA-RS selama menjadi wakil rakyat begitu peduli dalam memperjuangkan bahkan sangat cepat merealisasikan aspirasi masyarakat.

    ” Waktu lalu ketika pak Andre dan pak Richard melaksanakan reses di Kelurahan Islam, aspirasi kami langsung dijawab. Contohnya pengadaan lampu jalan dan air bersih sudah direalisasikan ”

    “Kami berharap pak Hilman harus lebih tajam dalam memperjuangkan aspirasi kami seperti yang dilakukan pendahulu- pendahulu yakni bapak AA dan RS, ” harap Boham.

    Menanggapi hal tersebut Hilman berkomitmen akan selalu mengawal semua harapan masyarakat kota Manado, terlebih saat ini sinergitas sudah terbangun antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Manado.

    Personil komisi IV ini optimis apa yang diharapkan masyarakat kota Manado pasti akan terlaksana dengan baik.

    ” Bulan Mei Walikota dan Wakil Walikota Manado terpilih AA-RS akan dilantik, seluruh program yang direncanakan insya Allah akan secepatnya dieksekusi dengan baik. Saya sebagai wakil rakyat Dapil Kota Manado pasti akan mengawal seluruh kebijakan pemerintah baik yang ada di provinsi maupun kota Manado agar supaya terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat apalagi AA-RS telah terpilih menjadi walikota untuk menata kota Manado menjadi lebih baik.” pungkasnya.

    (ABL)

  • KAPOJOS Reses di Kalawat, Sejumlah Aspirasi Disampaikan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka masa reses I tahun 2020, Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos menyambangi Warga Desa Kalawat, Minahasa Utara, jumat (9/4) siang.

    Dalam pertemuan itu, Warga kalawat menyampaikan sejumlah aspirasi ke Politisi PDIP Sulut tersebut.

    – Reimon Kodoati Meminta disetiap reses Anggota DPRD ada uang transport untuk warga. Serta meminta penerangan jalan dan dibuatkan paving.

    – Masyarakat jaga 4 dan 5 meminta pembuatan drainase serta mengenai masalah sampah karena ketika hujan sampah akan berserakan di jalan.

    –  masyarakat meminta lewat pemerintah desa untuk dapat melihat masyarakat ekonomi dibawah, untuk bisa mendapat bantuan PKH atau KIP atau bantuan lainnya dan juga meminta fasilitas pendukung untuk lapangan olahraga.

    – Rudi Solang Kepala Jaga 6 meminta adanya kereja orang meninggal karena jarak desa kalawat dan pekuburan lumayan jauh.

    -Syane Laihan dari Jaga 10 meminta adanya mobil sampah.

    -Mane Karakan dari PKK meminta bantuan alat catering.

    Menanggapi sejumlah aspirasi itu, Politisi Dapil Minut-Bitung itu mengatakan untuk uang transport warga nanti diusulkan di lembaga DPRD.

    “Terkait penerangan jalan, saya usulkan memakai penerangan jalan memakai prabayar pulsa. Nanti saya akan berbicara dengan Hukum tua Kalawat,” jawab BK.

    Perihal masalah air, BK mengusulkan agar dibuat bak air nanti untuk pembayaran penarikan airnya dibayar patungan. Jika warga setuju, dirinya akan membantu mengurusinya.

    “Terkait banjir, saya duduk di Komisi III DPRD Sulut yang selalu berhadapan langsung dengan pihak balai jalan. Nanti saya akan mendorong balai jalan untuk melakukan survey di desa Kalasan terkait hal ini,” kata BK.

    Untuk aspirasi kesejahteraan perangkat desa Kalawat, Berty berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Minut.

    “Minimal perangkat desa bisa mendapat UMP. Dan untuk permintaan ibu ibu PKK bantuan alat ketering, nanti membuat kelompok dan dibuatkan pengajuan bantuan ke Pemerintah Provinsi atau kabupaten,” kata Kapojos.

    “untuk drainase, Saya pasti akan perjuangkan karena itu berkaitan dengan komisi III. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu yang adalah pejuang desa. Intinya semua aspirasi yang masuk, akan dibawa ke lembaga DPRD untuk diperjuangkan,” tutup Berty.

    Turut hadir, Hukum tua desa Kalawat Yolanda anita rawung.

    (ABL)