Tag: PEMKOT MANADO

  • Usai libur Tahun baru, Wawali RS Sidak Absensi ASN Pemkot Manado

    test.petasulut.com/, Manado.- Momen libur Natal dan Tahun baru 2022 telah usai, saatnya kembali ke aktifitas sehari-hari. senin 3 januari merupakan hari pertama masuk kerja bagi Aparatur Sipil Negara ASN.

    Mamastikan hal itu Wakil Wali Kota Manado dr.Richard Sualang mengadakan sidak di beberapa Kantor Dinas di lingkungan Kantor Wali Kota Manado, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Infokom, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas PTSP dan Dinas, Bapenda. (Selasa,04/01/22).

    Foto Ist

    Ini merupakan salah satu tugas dan kewenangan Wakil Wali Kota yang membantu kepala daerah dalam menerapkan prinsip tata pemerintahan yang bersih dan baik. "Ujarnya

    https://test.petasulut.com/aa-rs-tinjau-taman-berkat-dan-renovasi-gedung-dprd-dalam-sehari/

    Dalam sidak Wawali Richard memperhatikan beberapa hal diantaranya mengecek sekaligus memantau kehadiran pegawai setelah libur tahun baru, mengecek kegiatan dan program apa saja di awal tahun serta mengevaluasi mengenai radius absensi pegawai yang harus diperkecil jangkauannya.

  • Walikota Manado dan Wakil Walikota Terima Kunjungan Mahasiswa Unsrat

    Manado, test.petasulut.com/ – dalam rangka Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Walikota Manado Andrei Angouw kali ini menerima kunjungan dari Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

    Walikota yang juga didampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang menerima kunjungan dari Mahasiswa tersebut diruangan kerja Walikota Manado. Selasa (24/8).

    Tujuan kedatangan Mahasiswa Unsrat itu adalah untuk menyampaikan bahwa mereka telah melakukan proyek penelitian penanganan sampah yang tak lain juga merupakan program yang telah disupport oleh Kementerian Pendidikan Nasional agar bisa mencari karya-karya Mahasiswa supaya bisa dilombakan.

    Mahasiswa Unsrat yang hadir saat itu juga tak datang sendirian, melainkan didampingi oleh Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan Drs. Ronny Gosal M.Si, Deputi WR III DR. Ir. Pinky Saerang dan Dosen Pembimbing DR. Ir. Joice Rimper.

    Berhubungan dengan adanya Lomba Karya dan Penelitian Mahasiswa ini, pada kesempatan saat itu Mahasiswa Unsrat mempresentasikan secara singkat soal penelitian mereka. Oleh karena itu, maka mereka berharap dan bahkan meminta dukungan Pemerintah Kota Manado dalam memformulasikan kegiatan mereka agar nanti kedepan bisa sinkron dengan program Pemkot Manado dalam hal ini penanganan sampah di Kota Manado.

    Mengingat Walikota Manado Andrei Angouw semenjak dilantik dan sampai sekarang ini masih peduli dan sering memantau lokasi yang terdampak akibat membuang sampah sembarangan. Selebihnya Mahasiswa berharap agar Walikota dan Jajaran Pemkot Manado dapat Merespon apa yang mereka sampaikan saat itu melalui.

    Menanggapi apa yag telah dipresentasikan oleh Mahasiswa, terkait penanganan sampah di Kota Manado. Maka ia memberikan apresiasi terhadap kreatifitas Mahasiswa PKM. Walikota Manado juga menyinggung bahwa kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih sangat kurang di Kota Manado , "ini perlu dorongan agar masyarakat sadar dan tidak membuang sampah sembarangan lagi, selebihnya agar supaya tidak jadi budaya buruk bagi masyarakat," ucap AA dalam pertemuan tersebut.

    Walikota juga menjelaskan tentang produksi sampah di Kota Manado setiap hari, serta dia menyinggung soal konsep pengelolaan sampah kedepan yang akan dijadikan energi listrik di Ilo-Ilo.

    Walikota juga menambahkan bahwa bagaimana sampah ini bisa tertangani sembari menjadikan sampah ini nantinya berguna.
    "Pemerintah mendorong jika ada investor yang mau terlibat dalam program penanganan sampah di Kota Manado," tandasnya.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut salah satu anggota DPRD Kota Manado Jean Kodoati Sumilat

  • Walikota Manado Terima Bantuan Dari Kalbe Farma

    Manado, test.petasulut.com/ – dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kota Manado ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini memang agak sulit jika hanya dilakukan oleh pemerintah kota Manado sendiri.

    Dalam kondisi seperti saat ini pemerintah perlu support dari berbagai kalangan masyarakat, terutama dalam mendukung program pemerintah Kota Manado. Karena program pemerintah bisa berjalan dengan baik jika masyarakatnya bisa bekerjasama dengan baik.

    Pemerintah Kota Manado melalui Walikota Andrei Angouw menerima bantuan secara simbolis dari Kalbe Farma Manado, penyerahan bantuan itu pun diterima langsung oleh Walikota didepan Kantor Walikota Manado (dibagian balkon kantor Walikota Manado), Senin (16/8).

    Walikota Manado Andrei Angouw mengucapkan rasa terimakasihnya kepada kalbe farma dan dia berharap bantuan tersebut bisa disalurkan bagi warga yang terdampak, serta untuk mekanisme penyalurannya. Walikota Manado meminta ke Plt. Kadis Kesehatan Manado untuk menyalurkannya supaya tepat sasaran bantuan tersebut.

    "Bantuan ini nanti disalurkan ke nakes-nakes, petugas vaksinasi dilapangan dan warga yang sedang isoman," tutur Walikota Andrei Angouw.

    Dia juga menambahkan bahwa untuk yang menyalurkan bantuan tersebut adalah dari dinkes manado.

    "Nanti yang mengatur penyaluran ini adalah dr. Joy Zeekeon agar tepat sasaran," tandas Andrei Angouw.

    Turut hadir mendampingi Walikota dalam serah terima bantuan saat itu, kadis PSTP Charles Rotinsulu, kadis infokom Erwin kontu, dan Plt. Kadis kesehatan dr. Joy Zeekeon.

    Adapun bahan bantuan yang diterima secara simbolis itu, ada minuman suplemen sehat, seperti Hydro coco, Entrasol dan Cilko.

  • ANDREI ANGOUW Tinjau Drainase di Kumaraka

    test.petasulut.com/, MANADO – Walau hari libur tapi tak menyurutkan semangat kerja Walikota Manado Andrei Angouw.

    Terbukti, Sabtu (31/7-2021) hari ini Andrei Angouw didampingi Kadis PUPR John Suwu melakukan peninjauan lapangan di Tikala Kumaraka guna melihat langsung perkembangan perbaikan drainase di sana.

    Diketahui, pada seminggu terakhir ini memang sedang dilakukan normalisasi anak sungai disekitar lokasi ini. Anak sungai diperlebar, dikeruk dan dibersihkan, termasuk memperbaiki drainase yang ada.

    Ketika memantau lokasi itu, terdapat banyak tumpukan sampah sehingga langsung di tanggulangi saat itu juga.

    Walikota AA berharap agar kedepannya dilokasi ini tidak terjadi banjir atau luapan air kejalan ketika hujan lebat.

    “Makanya sejak awal pelaksanaan normalisasi anak sungai, parit dan drainase dilokasi ini selalu di pantau untuk melihat sejauh mana hal ini telah dilakukan,” Kata AA.

    Untuk masalah ini, Walikota menghimbau adanya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi harus membuang sampah di parit sehingga membuat drainase tidak berfungsi sebagai tampat saluran air.

    “Saya harap masyarakat harus semakin sadar bahwa membuang sampah sembarangan justru akan merugikan mereka sendiri,” sentil Walikota.

    (LM)

  • Walikota Manado Gelar Rapat Teknis Bersama PDAM

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka membahas Normalisasi dan Revitalisasi Kota Manado menuju Kota Metropolitan, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan rapat teknis dengan Manajemen PDAM Manado, jumat (30/7) diruang rapat Walikota.

    Hadir dalam rapat ini Dirut PDAM Meiky Taliwuna, Asisten II Kota Manado dan Direksi lainnya serta Kepala Dewan Pengawas.

    Diawal pembahasan Dirut PDAM menyampaikan gambaran yang sedang dilakukan PDAM saat ini khususnya potensi sambungan dan sabungan yang ada sekarang serta cakupan pelayanan di 11 Kecamatan.

    Disampaikan juga permasalah dilapangan termasuk keluhan-keluhan masyarakat. Terdapat beberapa hal yang substansial dari permasalahan air bersih di Kota Manado, seperti;

    1. Tidak dapat melayani sambungan baru khusus daerah pelayanan PDAM.

    2. PDAM tidak mampu melayani potensi 20.000 SR (Sambungan Rumah) untuk wilayah kecamatan Mapanget dan Bunaken Daratan kapasitas produksi IPA terbatas.

    3. Pelayanan air ditiap area tidak merata 1×24 jam.

    4. Pada saat hujan produksi air menjadi keruh bahkan stop produksi dan distribusi.

    5. Pada saat aliran listrik mati distribusi air juga berhenti.

    6. Pada saat mesin pompa trouble produksi dan distribusi air terhenti.

    7. Tingginya NRW mengakibatkan DRD jauh lebih kecil dibanding kapasitas produksi.

    8. Kapasitas produksi tidak maksimal karena banyak masalah ditingkat produksi dan distribusi.

    Masalah internal adalah soal Kapasitas Instalasi Pengelolaan Air (IPA) yakni kapasitas terpasang dan kapasitas produksi di 9 IPA yang ada.

    Dalam rangka Normalisasi, maka Dirut memaparkan apa yang akan dibuat, yakni;

    1. Pengadaan dan pemasangan pompa.

    2. Pengadaan dan pemasangan Genset.

    3. Pembangunan DAM, IPA, Sedimentasi dan Reservoar.

    4. Pengadaam lahan.

    5. Pengadaan dan pemasangan Meter Induk di IPA dan Reservoar Distribusi.

    6. Pembentukan Distrik Meter Area (DMA).

    7. Pemasangan jaringan Distribusi Khusus Bisnis Area dan Rumah Sakit.

    Sementara itu revitalisasi akan menyangkut;

    1. Pergantian Jaringan pipa Transmisi dan distribusi yang dipasang tahun 1971.

    2. Pemasangan jaringan pipa transmisi dari IPA Lotta sd Reservoar Teling.

    3. Pemasangan jaringan pipa transmisi dan Res. Citra Land sampai Mapanget.

    4. Pemasangan jaringan pipa distribusi dari IPA Paal 2 sampai Perum Liwas.

    5. Pemasangan jaringan pipa distribusi dari Ternate Tanjung sampai Kairagi.

    Setelah adanya normalisasi dan revitalisasi maka diharapkan dari 9 IPA yang ada nantinya di 2023- 2024 akan menghasilkan kapasitas terpasang/produksi sebesar 922,6 termasuk perkiraan hingga tahun 2025 ketika Bendungan Kuwil selesai.

    Yang terakhir dibahas adalah anggaran yang akan digunakan dalam rangka normalisasi dan revitalisasi PDAM ini.

    Jika ini dapat dilaksanakan sesuai rencana dan program maka beberapa hal akan terlayani hingga 2025 terutama; jumlah Sambungan Rumah (SR), penambahan SR, penduduk terlayani cakupan pelayanan, total kebutuhan produksi air, prosentase kehilangan air, kebutuhan jam puncak (1,5xQR), Kapasitas terpasang/produksi serta surplus/defisit kapasitas produksi.

    “Semua ini akan dimaksimalkan berdasarkan kemampuan keuangan yang ada,” kata Dirut PDAM.

    (LM)

  • Bahas Anggaran Infrastruktur, Ini Harapan Walikota Manado

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota Manado, Andrei Angouw memimpin rapat teknis membahas perihal pemanfaatan anggaran yang tersedia untuk program dan kegiatan di bidang infrastruktur khususnya jalan dan jembatan yang ada di Kota manado, jumat (30/7) pagi.

    Hadir dalam rapat itu, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, Asisten III Bart Assa, Kadis PUPR John Suwu dan pejabat teknis lainnya.

    Rapat itu terfokus pada pemanfaatan anggaran untuk pemeliharaan berkala jalan hotmix, rekonstruksi jembatan dan jalan hotmix.

    Walikota Manado pun berharap agar pemanfaatan anggarannya jangan hanya soal jalan dan jembatan dalam Kota tapi harus juga melihat pemanfaatan anggaran dalam kaitan dengan bagaimana meminimalisir ancaman banjir atau spot-spot jalan tertentu yang sering tergenang air.

    “Makanya menjadi penting juga dalam pembahasan anggaran ini adalah soal normalisasi sungai dan anak sungai didalam Kota. Termasuk anggaran dalam rangka membersihkan drainase parit-parit dalam Kota,” kata Angouw.

    Ditengah pembahasan itu juga Walikota melihat secara detil setiap mata anggaran yang ada dalam daftar kegiatan dan program dilapangan yang akan dianggarkan. Terdapat beberapa hal yang dikoreksi oleh Walikota dari gambaran anggaran yang dipaparkan.

    Makanya bahasan teknisnya adalah beberapa mata anggaran yang dikurangi untuk menutupi penganggaran pada kegiatan dan program lainnya.

    “Membuat anggaran harus dapat menyelesaikan masalah. Jangan besaran anggarannya justru tidak menyelesaikan masalah,” singgung Walikota.

    Walikota berharap setelah dianalisasi dianggarkan untuk perbaikan jalan, jembatan dan normalisasi anak sungai didalam Kota termasuk membersihkan beberapa drainase, maka setidak ketika hujan lebat stadion klabat, depan poenix samrat, kompleks pom bensin Tikala dan beberapa tempat yang menjadi langganan banjir dan tergenang air dapat diminimalisir.

    “Hasil Pembahasan anggaran ini nantinya ditata dalam Perubahan APBD 2021 dan APBD induk Tahun Anggaran 2022,” tutup Andrei.

    (LM)

  • Jalin Silahturami, Walikota Manado Terima Kunjungan Pegadaian

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan dari pihak Pegadaian Manado, rabu (28/7) di ruang rapat Walikota.

    Kedatangan pihak Pegadaian intinya adalah menjalin silaturahmi sekaligus menawarkan produk-produk Pegadaian yang bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Manado lewat ASN yang ada.

    Pada pertemuan itu, Pihak pegadaian meminta support dari Walikota manado agar nantinya bisa mensosialisasikan produk-produk mereka ke pihak SKPD.

    Menanggapi itu, Walikota berharap kiranya hal ini tidak membebani ASN apalagi ASN sudah terbebani dengan pinjaman di Bank.

    “Kekurangan penghasilan ini akan mengurangi semangat kerja, sebab ASN tidak fokus kerja dan nantinya ada waktu lain hanya untuk mencari penghasilan tambahan diluar kerja utama sebagai ASN,” urai Walikota.

    Pada kesempatan itu pula, Pihak Pegadaian menyampaikan tentang program dan produk-produknya termasuk bagaimana masyarakat bisa menabung emas lewat program atau produk “tabungan emas” sebab saldonya berbentuk emas.

    Mendengar itu, Walikota berharap ketika akan sosialisasi ke SKPD tidak dalam bentuk tatap muka apalagi harus mengumpul banyak orang.

    “Silahkan sosialisasi, sebab saya hanya menyediakan medium sosialisasi ke ASN bukan sebagai agen promosi atau marketing,” celoteh Walikota sambil tertawa.

    Pihak Pegadaian menjawab bahwa sosialisasi produk akan dilakukan secara daring lewat aplikasi zoom meeting.

    Hadir dalam silahturahmi ini Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado Agus Tri Hartono, Kepala Departemen Marsel Manginsihi dan Hubungan Kelembagaan Stenly Uno.

    (LM)

  • AA-RS Rapat Dengan Pejabat Terkait Bahas Perum Relokasi Pandu

    test.petasulut.com/, MANADO – Setelah selesai rapat teknis terkait Iuran BPJS Kesehatan Pagi ini (27/7-2021) Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang kembali melanjutkan pertemuan perihal Perumahan Relokasi di Pandu.

    Diawal pembicaraan, Walikota berharap agar tujuannya diadakan relokasi ini benar-benar sesuai dan nantinya tempat asalnya akan ditertibkan oleh Pemerintah Kota Manado.

    Sehubungan dengan ini, Walikota bertanya proses dan mekanismenya kepada peserta rapat.

    “Harus diopname agar mereka yang direlokasi nyaman tinggal di Pandu,” kata Walikota.

    Pihak BPBD melaporkan tentang apa yang sudah dilakukan saat ini. Cuma dari BPBD ada kendala ketika mengundang kelompok kelompok penerima bantuan terutama kendala verifikasi dilapangan (data Juli 2021).

    Terdapat beberapa rumah ditinggal oleh yang bukan pemilik, dengan berbagai alasan yakni, sudah dibeli, disewa, hanya menjaga rumah dan lain sebagainya.

    Camat ketika diminta tanggapan menyampaikan bahwa secara administrasi kependudukan banyak yang belum pindah di Pandu.

    Bagi Lurah kenyataan dilapangan Lokasi ini sering sunyi sebab yang pemilik hanya datang dan pergi karena tidak menetap. Bagi Lurah, situasi ini membuat kecemburuan sosial bagi warga Pandu asli terutama mereka-mereka yang belum memiliki rumah layak karena melihat rumah relokasi yang kosong dan tidak ditinggali.

    Ketika menanggapi apa yang disampaikan baik oleh BPBD, Camat dan Lurah, Walikota berharap agar ada sosialisasi kepada mereka agar dapat memanfaatkan lokasi ini sebagaimana mestinya.

    “Nama-namanya harus diverifikasi lagi terutama soal kepemilikan rumahnya termasuk tempat lamanya dimana,” kata Walikota.

    Walikota juga menanyakan soal keabsahan tanah atau sertifikat yang merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi terutama legalitas kepemilikannya. Untuk hal ini dijelaskan secara lengkap oleh Sekot Manado.

    Diakhir rapat, Walikota dan Wakil Walikota menyampaikan bahwa akan berkunjung ke tempat relokasi ini untuk melihat kondisi lokasinya.

    Hadir dalam Rapat ini Sekot, Micler C.S. Lakat, Asisten I Pem dan Kesra, Heri Saptono, Kaban BPBD dan Kabid Terkait, Camat Bunaken dan Lurah Pandu.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. Semua peserta rapat melalui rapid test/swab antigen terlebih dahulu.

    (LM)

  • Bahas Iuran BPJS, Walikota Dan Wawali Manado Gelar Rapat Teknis

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang melaksanakan rapat teknis terkait Iuran BPJS Kesehatan, selasa (27/7) di Ruang Toar Lumimuut.

    Rapat itu juga dihadiri Sekda Manado, Micler C.S. Lakat, Asisten III/Kaban BKAD dan Kabid Anggaran BKAD, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan dan pejabat teknis lainnya.

    Substansi rapat adalah bagaimana mencocokkan penganggaran yang dibutuhkan dengan kemampuan keuangan daerah.

    Walikota dan Wakil Walikota Manado bertanya tentang data orang yang harus diikutkan dalam program ini.

    “Data harus jelas, darimana angka ini didapat,” tanya Walikota.

    Terdapat beberapa hal urgent yang dibahas tapi tidak untuk dipublish sebab berhubungan model dan strategi lapangan yang harus dilakukan demi efektifnya program ini dilapangan.

    Pendataan dan verifikasi dilapangan menjadi sesuatu hal yang berguna bagi masyarakat dengan prinsip terjaminnya rasa keadilan ditengah masyarakat lewat program ini.

    Jadi sinkronisasi data antara pemerintah kota Manado ke BPJS menjadi hal yang sangat penting dalam kaitan penyediaan anggaran
    setiap Bulannya.

    (LM)

  • Paripurna RPJMD, AA: Pemulihan Ekonomi Dimasa Pandemi Menjadi Target

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam Rangka Pembahasan Tahap Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kota Manado tahun 2021-2026, senin (26/7).

    Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey dan dihadiri unsur Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Manado, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, pejabat eselon, para Camat, unsur pers dan undangan lainnya.

    Diketahui, adapun pejabat yang mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

    Pada kesempatan tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw pada sambutannya mengatakan RPJMD merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan lima tahun kedepan.

    “RPJMD ini menjadi pedoman dari Pemerintah Daerah Kota Manado termasuk SKPD dalam melaksanakan pembangunan lima tahun kedepan,” kata Angouw.

    Walikota juga menyampaikan ada kenaikan angka pengangguran karena kita masih dalam masa pendemi.

    “Isu-isu strategis yang akan diantisipasi kedepan adalah soal pergerakan jumlah penduduk. Juga soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dan menjadi isu utama adalah bagaimana kita menangani pandemi covid 19,” urai Walikota seraya menuturkan Pengurangan pengangguran juga menjadi isu strategis yang akan disikapi kedepan. Pemulihan ekonomi menjadi target kedepan supaya masyarakat tidak semakin terpuruk diera pandemi ini.

    AA juga memohon dukungan semua pihak khususnya dari DPRD Kota Manado agar RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 dapat dibahas untuk dilaksanakan bagi masyarakat Kota Manado Lima Tahun kedepan.

    Andrei juga berharap agar kita semua ikut berpartisipasi dalam penanganan covid.

    “Kita harus protokol kesehatan dan perlu sosialisasi agar kita dan juga masyarakat Kota Manado yang wajib vaksin untuk ikut vaksinasi,” Kunci Walikota.

    (LM)