Tag: PILGUB 2020

  • Flashback Pilkada Serentak 2020

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Jerry Massie (Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies): Kendati Golkar mengklaim unggul di 165 daerah di Pilkada serentak 2020, tapi saya lihat ada sejumlah kegagalan partai ini. Khususnya di yellow province (provinsi kuning) yang didominasi oleh partai berlambang Beringin ini.

    Contoh di Sumsel, Golkar kalah telak sama Nasdem yang unggul di 6 daerah dari 7 daerah yang diikutinya. Begitu pula di Riau yang mana gagal mengimbangi Nasdem merebut 6 pilkada disana. Yang tragis, di Indramayu dan Blora sejak lama dikuasai Golkar buntutnya mereka keok.

    Paling tragis di pilkada Sulawesi Utara (Sulut) dari 8 pemilihan tak satupun kader Golkar menang. Padahal dalam 1 dekade provinsi ini dikuasai Golkar. Sebut saja, Kabupaten Minahasa, Bolmong, Sangihe, KotaMobagu, Manado, Tomohon, Minsel semuanya milik Golkar namun kini di take over (diambil alih) PDIP. Kader Golkar yang tersisa hanyalah di Kabupaten Sangihe.

    Untuk, partai Nasdem ada peningkatan di sejumlah daerah kendati gagal di Sulut. Dari total pasangan calon yang menang sebanyak 90 di antaranya merupakan kader NasDem. Ini mencakup 1 calon gubernur, 2 calon wakil gubernur, 47 calon bupati/calon wali kota, 32 calon wakil bupati/calon wakil wali kota, dan 4 pasangan calon yang semuanya kader NasDem.

    Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri pauti berbangga pasalnya politik sapu bersih di Jateng, Yogyakarta, Bali hingga Sulut.

    Sedangkan kader murni PDIP 11 Jatim, 7 dari 8 pilkada di Sulut, 5 di Sultra, 17 dari 21 pilkada di Jateng.

    Sementara, kader PKB menang di 8 wilayah Jateng terbanyak wakil bupati/walikota
    Demokrat sendiri yang digawangi tokoh Mileneal Agus Yudhoyono (AHY) menang di Pilgub Kalimantan Utara Selatan dan Tengah.
    Pengusung pasangan calon (paslon) di 240 dari 261 kabupaten/kota yang mengadakan pilkada.

    Sejauh ini, PD mengklaim memenangkan 124 pilkada. Partai Demokrat memperoleh kemenangan di 124 daerah yang diikuti. Dari jumlah kemenangan tersebut, 70 daerah yang menang mengusung kader sendiri, dan hanya 54 daerah kemenangan yang non-kader,” 

    Partai Amanat Nasional PAN) sendiri menurut Ketum Zulkifli Hasan, partainya menang di 130 daerah dalam pilkada serentak 2020 se-Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 daerah merupakan kader internal partainya

    Paslon PPP telah berhasil menang di 123 daerah atau dalam persentase menang sebesar 55,5 persen yang kemungkinan jumlah dan persentase ini masih akan bertambah. Dilihat dari target pemenangan Pilkada PPP yang 60 persen dari jumlah yang diikuti, maka capaian Pilkada PPP ini telah mendekati target.

    Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil memenangkan 122 dari 230 pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang diikuti.

    Saya nilai PKS dan PAN mengklaim menang di 122 daerah serta PPP di 123 tapi kader murni kecil belum di publish siapa saja kader tersebut.

    Saling klaim wajar tapi pilkada ini masih di dominasi PDIP, Golkar, Nasdem dan Demokrat serta Gerindra.

    Partai besutan Prabowo Subianto ada kemajuan di Jatim dimana mereka mengklaim menang di 14 daerah.

    Bisa saja Gerindra mengklaim unggul 70 persen di pilkada serentak tapi sejauh ini kader murni yang menang masih kalah sama partai lainnya.

    Menurut saya, jika hanya menang merger atau afiliasi bahkan koalisi politik itu kemenangan semu. Harusnya kader murni yang diusung itu baru sah.

    Tapi penilaian saya Partai Mercy Biru atau Demokrat ada peningkatan. Dan ini menjadi ancaman pada Pilpres 2024 mendatang.

    Sedangkan capaian terbaik Golkar di Sulsel yang mana mereka menang di 7 daerah.

    Barangkali Provinsi Banten akan menjadi milik Golkar. Namun, hasil finalnya akan ditentukan oleh KPU. Dan akankah ada gugatan-gugatan di setiap daerah ini masih akan berlanjut? Silahkan saja klaim- mengklaim tapi itu masih politik hipotesis nanti keputusan ditangan KPU.

    Jangan hanya menang di quick count atau hitugan cepat. Pasti diantara itu ada yang meleset.

  • VICTOR MALONDA Nilai OD Layak Duduk Menteri Kelautan dan Perikanan

    test.petasulut.com/, SULUT – Sosok Olly Dondokambey pada beberapa hari belakangan ini menjadi sorotan publik, dimana sosok OD dinilai sebagai ujung tombak atas keberhasilan PDIP Sulut pada perhelatan pilkada 9 desember 2020.

    Dari 7 kabupaten/kota dan provinsi Sulut yang melakukan Pilkada, 6 daerah dipastikan akan dimenangkan oleh Partai berlambang banteng itu, hal ini berkat tangan dingin dari sosok Olly Dondokambey.

    Olly-Steven juga sudah dipastikan akan melanjutkan pemerintahan di Sulut di periode kedua ini.

    Merujuk pada kinerja Olly di pemerintahan periode pertama, berbagai pengembangan daerah pun dilakukan, contohnya di sektor pariwisata, Infrasturktur, Kelautan dan Perikanan, SDM dan lainnya sehingga berbagai rekor keberhasilan telah diraih Sulawesi Utara.

    Mengenai hal itu, tanggapan pun datang dari mantan birokrat pusat Victor Malonda.

    Ia menilai bahwa Sosok Olly Dondokambey layak menduduki kursi menteri perikanan dan kelautan.

    “Beliau (Olly Dondokambey) sangat layak duduk sebagai menteri karena pengolahan menegemennya sangat-sangat baik, berbagai Inovasi pasti akan beliau lakukan guna mensejahterakan para Nelayan,” ungkapnya, sabtu (12/12).

    Wakil ketua FORUM GERAKAN MINUT MAJU (FGMM) itu juga menilai kinerja OD di pemerintahan Sulut, dimana pada masa pandemi ini OD tetap berjuangan agar ekspor ikan ke daerah dalam bahkan luar negeri tetap berjalan dan itu terbukti sehingga di masa Covid sekarang ini, ekonomi Sulut tidak anjlok, nelayan tetap berpenghasilan bahkan OD pernah mengeluarkan kartu khusus nelayan guna kesejahteraan mereka.

    “Pak Olly memang sudah memikirkan hal itu jauh sebelumnya dan bukan tiba saat tiba akal. Jadi sangat wajar jika OD menduduki kursi Menteri, tapi tinggal menunggu hal prerogatif Presiden. Dan pasti rakyat Sulut setuju dengan hal ini,” ucapnya.

    Diketahui, kursi Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini diduduki sementara oleh Syahrul Yasin Limpo (SYL) karena Menteri sebelumnya Edi Prabowo terjerat kasus korupsi.

    ” Olly Dondokambey Pilihan yang paling tepat untuk duduk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Definitif,” tutup Malonda.

    (ABL)

  • ODSK Menang, APRI Sulut: Beribu Terima Kasih Untuk 170 Ribu Penambang

    test.petasulut.com/, SULUT – Kontekstasi Pilkada 2020 di Sulawesi Utara khusus 7 kabupaten/kota dan Provinsi telah selesai. Merujuk di Pilgub Sulut, suara pasangan Olly-Steven melesat jauh melebihi 2 paslon lainnya menurut hasil hitung cepat yang beredar.

    Berbagai ucapan selamat dari kader, pengurus, tim pemenangan maupun masyarakat diberikan kepada pasangan calon OD-SK, guna melanjutkan kepemimpinan di daerah Sulut.

    Kemenangan ODSK di Pilgub 2020 kali ini dinilai tak lepas dari dukungan penuh oleh seluruh komponen DPW APRI Sulut.

    Pengurus DPW APRI sulut pun sangat berterima kasih kepada seluruh komponen penambang rakyat, baik penambang emas, batu, maupun pasir dan seluruh keluarga besar penambang dan kepada seluruh jajaran pengurus DPC APRI se Kababupaten/Kota, Koordinator Kecamatan dan Desa bahkan sampai Pedusunan serta seluruh Pengurus CRM dan wadah kelompok penambang, kepala kongsi, tukang ojek, pemilik warung makanan, penjual kopi dan kue, penjual rokok maupun tukang pikul bahan dan material.

    “Dengan ini, saya Ir, Julius Jems Tuuk bersama DPW APRI sulut, Pdt. Stenly Pakasi (Sekretaris), Jemi Tumiwa (Bendahara) dan Ir. Melky Buatasik mengucapkan terimakasih atas kekompakan kita menjadi satu barisan dalam memenangkan ODSK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, sekaligus menjadi salah satu penentu kemenangan dalam konstentasi Pilkada di Kabupaten/Kota dalam satu paket tarikan nafas perjuangan yang cukup sengit,” tuturnya.

    “Dalam kontestasi ini, keberadaan penambang rakyat disulut sejumlah 170.000 orang penambang aktif dan kurang lebih 500.000 orang keluarga besar penambang yang tersebar di berbagai pelosok bukanlah kekuatan kecil, bahkan merupakan salah satu pilar kokoh penopang pemerintahan ODSK yang sangat menentukan pembangunan ditanah tercinta ini,” jelas Tuuk, sabtu (12/12).

    Dukungan ini lanjut Jems Tuuk, kita berikan karena Olly Dondokambey adalah Pemimpin yang sangat peduli dengan penambang rakyat.

    “APRI Sulut, sebagai payung besar yang menaungi para penambang, ternyata menjadi titik sentral kekuatan yang vital dan Fatal dalam mempengaruhi dan menentukan arah kebijakan politik dan pembangunan khususnya tambang rakyat, yang juga menjadi salah satu lokomotif dan mitra strategis pemerintah Propinsi dan Kabupaten kota, ditanah Nyiur Melambai ini,” ucapnya.

    “Maka, beribu terima kasih dan apresiasi yang tinggi kami khaturkan buat Penambang diseluruh pelosok Sulawesi Utara yang telah menyumbang suara ODSK, demi negeri tercinta ini. Salam Kemenangan, Salam Sehat, Salam tambang, Salam Satu Betel, Bongkaaar,” tambahnya.

    (ABL)

  • JERRY MASSIE: Strategi Politik OD, Sapu Pilkada di Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Kemenangan telak yang raih pasangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw pada perhelatan pemilihan gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2020 ini menaikkan gairah positif di kalangan masyarakat tentang bagaimana cara berpolitik santun dibarengi dengan kekuatan penuh, seperti yang ditampilkan oleh pasangan ODSK.

    Salah satu kunci kemenangan ODSK di pilgub dan 5 kota/kabupaten yakni Strategi politik ‘linear’, serta ‘snake and dove’ inilah strategi jitu PDI-P sukses di Sulawesi Utara.

    Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie kepada wartawan Kamis (10/12/2020). Dengan keunggulan 56 persen ini membuktikan Olly Dondokambey masih disegani dan dicintai publik Sulut.

    Kelihaian dan kemapanan politik mantan Wakil Ketua Banggar ini dan Bendahara PDIP ini tak diragukan lagi.

    “Olly bikin pesaingnya Nasdem dan Golkar tak berdaya, Minut, Manado dan Bitung home base-nya Nasdem direbut Banteng Moncong Putih. Faktor penentu yang lain adalah Grand stretegy, grand design politik berjalan baik,” kata Jerry.

    Dia menilai, konsep team work, hard work and work together menjadi kunci kemenangan PDIP.

    Memang kata Jerry, partai PDI-P menentukan calon sangat selektif mulai dari kemapanan finansial sampai figur yang disukai publik.

    “Memang partai lain tak punya konsultan dan kader mereka tak mampu meladeni Olly yang sudah malang melintang di tingkat nasional. Kekalahan Golkar penyebab utamanya saat mereka menendang tokoh senior dan tokoh berpengaruh seperti; Jimmy Rimba Rogi, Marhany Pua dan Stevanus Vreeke Runtu dan mantan Wakil Walikota Tomohon Sherly Sompotan. Dan ini dimanfaatkan PDIP,” ujar Jerry.

    Memang head to head susah dikaji Jerry jauh-jauh hari agak sulit meruntuhkan hegemoni Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

    “Ambisi ambyar dua tokoh perempuan di pantai selatan Tetty Paruntu dan Vonny Panampunan di pantai Utara belum mampu berbuat bnyak. Masin partai juga mereka tak berjalan.

    Kunci kemenangan Olly juga ada di tokoh penting seperti Arthur Kotambunan (Manado), Fabian Kaloh (Bitung), Andy Silangen (Nusa Utara), James Tuuk dn Rocky Wowor di daerah Bolmong Raya.

    Keuntungan lain saat PJS walikota/bupati di Clay Dondokambey (Minut), Mecky Onibala (Minsel) dan Edison Humiang (Bitung).

    Strategi yang dijalankan berhasil. Ini bagian untuk mensterilkan wilayah perang.

    “Kunci lain the power of media (kekuatan media). Contoh di Pilwako Manado Andrei Angouw juga putra Langowan menakai jasa media hampir 40 baik cetak dan online. Dan ini berhasil dalam menyampaikan pesan ke publik Manado,” kata Jerry.

    Bukan itu saja, selain pasangannya Richard Sualang ikut mendongkrak keunggulannya. duo legislator ini mampu menggusur keperkasaan Walikota Vicky Lumentut yang mendukunng sang istri Paulina Runtuwene.

    Selain itu ucapnya, konsep gagasan dan ide yang ditawarkan cukup realistis dan up to date.

    “Olly menang di isu dan program saat debat, ini sangat menentukan bagi pemilih swing voters atau pemilih mengambang,” ujar Jerry.

    Tapi semua itu juga, tak terlepas dari tim relawan sampai mileneal for OD-SK yang bekerja keras memenangkan sang petahana.

    (ABL)

  • Pilkada Berintegritas Dan Ramah Lingkungan Jadi Fokus BAWASLU Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi bersama stakeholder dalam rangka Pilkada Berintegritas dan ramah lingkungan pada pemilihan gubernur, bupati dan walikota tahun 2020 di Sulut, sabtu (5/12) di Lagoon Hotel Manado.

    Pada kegiatan tersebut, Ketua AJI Sulut Yoseph Ikanubun menyampaikan bahwa jurnalis harus tahu memposisikan diri terlebih khusus dalam menjaga etika profesi jurnalis di pilkada serentak tahun 2020 ini.

    “Jurnalis harus taat kode etik, jangan berpihak contohnya pada salah satu paslon. Wartawan harus mempunyai dasar kompetensi agar kita semua tahu memposisikan diri dalam setiap peliputan dilapangan. Pelatihan-pelatihan jurnalistik pun dianggap perlu diikuti guna mendalami profesi jurnalis. Intinya jurnalistik yang dihasilkan harus berimbang agar media massa atau wartawan dapat dipercayai publik,” jelasnya.

    Mengenai peran media dalam isu lingkungan dan Pilkada, Ikanubun mengatakan untuk menjalankan fungsi informasi, dan edukasi serta sosial kontrol terkait persoalan lingkungan dalam setiap tahapan Pilkada Meningkatnya volume sampah, pemasangan atribut di pepohonan dan lainnya.

    ” Lalu dampak pemberitaan media dan jurnalis ini bisa mencegah, mengurangi aktifitas dalam tahapan pilkada yang berdampak buruk pada lingkungan. Bisa juga berdampak pada buly, doxing, kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis. Untuk itu media harus tetap independen, tidak berpihak pada kekualan politik atau paslon tertentu. Dengan demikian media bisa menjalankan perannya untuk ikut membangun demokrasi yang berwawasan lingkungan,” katanya.

    Disisi lain, Amanda Komaling Ketua IJTI Sulut mengatakan ada banyak indikator integritas pada Pilkada.

    “Bawaslu memiliki tugas mencegah terjadinya praktik politik uang. Jadi selain menerima laporan, bawaslu memiliki strategi intelegen untuk mendapatkan data praktek politik uang. SubStansi UU Keterbukaan Informasi Publik adalah transparansi, jadi jika semua lembaga termasuk penyelenggara transparan, maka disinilah awal dari Pilkada Berintegritas,” pungkasnya seraya menuturkan UU PERS juga menjadi motor sebuah Pilkada Berintegritas, jika PERS diam atau tidak profesional siapa yang menjadi alat kontrol pilkada berintegritas? Intinya Integritas itu bukan teori tapi praktek.

    Ferol Warouw Ahli Lingkungan mengingatkan terkait ramah lingkungan dalam pilkada 2020 ini.

    “Indikator ramah lingkungan dalam pilkada 2020 ini belum memenuhi standar, dimana tidak adanya penerapan ramah lingkungan seperti buang sampah sembarangan masih dilakukan. Dalam pilkada 2020 ini, tingkat pemakaian baliho-baliho sangat-sangat tinggi, ini tentu nantinya akan menjadi sampah, pencegahan pun harus dilakukan. Ramah lingkungan memang harus diterapkan dalam pemilu ini,” ucapnya.

    “Buku ‘Green constitution masa depan pemilu indonesia’ yang ditulis oleh Ketua Bawaslu Sulut herwyn malonda sangat baik untuk menjadi pengingat dalam pilkada 2020 ini,” tambahnya.

    Diketahui, Narasumber pada rapat tersebut yakni Ketua AJI Sulut Yoseph Ikanubun, Amanda Komaling Ketua IJTI Sulut dan Ferol Warouw Ahli Lingkungan dan dihadiri para Jurnalis Sulawesi Utara.

  • JHON DUMAIS Keluarkan Catatan Strategis ODSK Yang Wajib Diketahui Masyarakat

    test.petasulut.com/, SULUT – Jelang akhir masa Kampanye, Jhon Dumais berpesan untuk semua Pendukung, Simpatisan di 15 Kota/Kabupaten untuk tetap Semangat menjaga momentum kemenangan pasangan OLLY STEVEN dengan tetap menjual Konsep dan Gagasan apa yang akan dikerjakan di Periode ke dua masa kepemimpinan pasangan terbaik SULUT serta apa yg sudah dicapai dimasa Kepemimpinan periode pertama.

    “Tetap Semangat, bekerja dengan santun dalam menanggapi berbagai isu yang dilemparkan lawan politik serta mengedepankan Protokol Kesehatan COVID 19,” ucapnya, senin (30/11).

    Banyak hal yang diunggulkan dari Pasangan OLLY STEVEN yang tidak dimiliki oleh lawan politik. Berikut catatan Jhon Dumais Tim Kampanye OLLY STEVEN Anggota Bidang Kampanye:

    • Pasangan ini sudah bekerja sebagai Gubernur & Wagub di Periode pertama dan membuktikan bahwa pasangan ini sudah Memberikan Bukti atau Janji, serta Komitmen dengan hasil terbaik bagi SULUT untuk lebih Maju, hebat & Sejahtera. Pasangan lawan masih baru ditahapan memberikan janji politik yang masih jauh & tidak bisa kita semua mengharapkan yang terbaik sementara tolak ukurnya adalah Kabupaten/kabupaten yang pernah dipimpin oleh lawan politik beserta besaran APBD yg sudah dialokasikan untik kepentingan rakyat di kabupaten masing-masing. Kenyataannya masih jauh dari Realita ideal dimana masih menyisakan berbagai persoalan baik di sektor Pendidikan, Pertanian dan lainnya.Yang ada adalah Kegagalan untuk mengolah tanggung jawab di Kabupaten masing-masing. Berbagai data empiris menunjukkan dalam angka masih menyisakan banyak persoalan di berbagai sektor. Pertanyaannya bagaimana mungkin untuk mengolah kabupaten selama 10 Tahun untuk Meningkatkan kesejahteraan rakyat di berbagai Sektor yakni Pendidikan, kesehatan, Infrastruktur dan lain-lain dianggap gagal. Bagaimana dengan keinginan menjadi seorang Gubernur & Wagub ? Dengan tanggung jawab yang lebih kecil sebagai Bupati tidak mampu & tidak bisa bekerja mewujudkan Kesejahteraan Rakyat di wilayah Kabupaten masing-masing tapi masih punya keinginan untuk menjadi Gubernur & Wagub, hal ini terdengar miris serta klasiknya keinginan berkuasa. Artinya dengan logika sederhana lawan politik dianggap gagal memimpin kabupaten masing-masing tapi masih punya keinginan menjadi seorang Gubernur & Wagub! Dalam tanggung jawab sebagai Bupati Maaf saya Jhon Dumais menganggap kalian gagal Untuk Mensejahterakan Kabupeten masing-masing. Bagaimana tidak dalam hal Recofusing Anggaran sesuai arahan Pemerintah Pusat dalam hal Kebijakan anggaran untuk mengantisipasi COVID 19 dianggap gagal dengan dibuktikan kas Daerah yang kosong tidak mampu membiayai berbagai sektor. Beruntung Pejabat-pejabat Bupati yang ditunjuk mampu bekerja maksimal membalikkan kas daerah kembali normal melalui Pembahasan APBD Induk bersama DPRD KABUPATEN Masing-masing.
    • KEPEMIMPINAN ADALAH TELADAN, hal ini adalah sebetulnya bukan cuma sekedar Jargon atau produk iklan tapi sesungguhnya Pasangan OLLY STEVEN memang benar-benar memberi diri membuktikan bahwa apapun yang mereka lakukan adalah teladan bagi semua warga SULUT. Dan nilai-nilai keteladanan tersebut dapat kita semua nikmati saat ini dengan berbagai kemajuan di berbagai sektor. KEPEMIMPINAN ADALAH TELADAN memang benar-benar diaplikasikan, didedikasikan buat SULUT dengan berbagai nilai-nilai keteladanan serta terobosan & lompatan di berbagai sektor dimana salah satu sektor mendapat perhatian & Apresiasi justru ketika masa-masa sulit/susah akibat COVID 19 Petani & Nelayan mendapat perlindungan asuransi. Hal ini memang merupakan nilai-nilai keteladanan yang berhasil ditorehkan sehingga tercatat oleh tinta emas berbagai macam apresiasi & pengakuan bahwa OLLY STEVEN memang benar-benar bekerja memberikan keteladanan dimana SULUT tampil terdepan dengan berbagai prestasi yang benar-benar menjadikan SULUT sebagai Propinsi terbaik dengan Nilai-nilai keteladanan yang bukan sekedar konsep atau gagasan tapi berhasil dieksekusi dengan baik & profesional. KEPEMIMPINAN ADALAH TELADAN dimana Pasangan OLLY STEVEN memberikan nilai-nilai keteladanan yang dimulai dari Keluarga masing-masing dari pasangan ini, dimana kesetiaan, kasih & saling memberi diri untuk berkorban, menjaga keutuhan keluarga dimana nilai-nilai keteladanan ini benar-benar memberi arti & Teladan serta contoh kepada masyarakat SULUT bahwa keluarga saling menjaga, melengkapi adalah nilai tambah bagi SULUT secara umum.
    • Berbagai macam hasil dari komitmen yang telah dihasilkan dari pasangan OLLY STEVEN, maka tak salah saya sekedar mengantar & mengingatkan kita semua tentang Trilogi Pembangunan dimana hal yang pertama adalah : Stabilitas Nasional yang dinamis. Hasil utama Kepemimpinan OLLY STEVEN adalah Stabilitas daerah yg Kondusif & Dinamis. Pertumbuhan Ekonomi di kwartal ketiga adalah 4, sekian persen memang melambat tapi masih lebih baik dari propinsi-propinsi yang lain dimana ada yg tampil minus sekian persen bahkan secara keseluruhan tidak lebih dari 2 atau 3 %. Menandakan bahwa secara global wajar terjadi penurunan angka pertumbuhan ekonomi tetapi SULUT dengan nilai KEPEMIMPINAN ADALAH TELADAN dari OLLY STEVEN mampu tampil diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerataan Pembangunan, Pasangan ini telah bekerja membuktikan bagaimana pemerataan pembangunan boleh terjadi dengan membangun 15 Kota & Kabupaten sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati oleh Rakyat SULUT secara umum. Bandara Miangas, renncana pembangunan jembatan penghubung Karakelang Salibabu, Pembangunan bandara Kabupaten Sitaro, Peningkatan & Perluasan Pembangunan jalan-jalan Provinsi di seluruh 15 Kota & Kabupaten se SULUT. Kawasan Industri KIMONG di Bolmong yang sedianya akan menyerap tenaga kerja sebanyak 200 ribu pekerja, Bendungan di Lolak Bolmong, Rencana Pembangunan Bandara Bolmong, Tol tahap selanjutnya yang akan menghubungkan Manado & Minsel serta Manado & Minahasa serta Tomohon, Pembanguan Perluasan Bandara Samrat yang sementara dikerjakan, peningkatan status Pelabuhan Bitung, Rencana pembuatan Jembatan Bitung ke Pulau Lembeh, Pembangunan Waduk/Bendungan KUWIL dimana akan berfungsi sebagai pengendali banjir untuk Kota Manado, Tersedianya air bersih bagi Bitung, Minut, Minahasa & Manado, Sebagai kawasan wisata perairan juga sebagai pembangkit listrik tenaga air yang otomatis menambah pasokan bagi kebutuhan listrik SULUT, Revitalisasi Danau Tondano, Proyek andalan Nasional KEK Pariwisata Likupang, Revitalisasi Sungai di Kota Manado serta sederet proyek-proyek bergengsi yang tak terbilang banyaknya sudah termasuk pembangunan Hotel-hotel berbintang serta proyek-proyek besar lainnya. Bagaimana pasangan OLLY STEVEN mampu mewujudkan tentunya dengan kita semua secara sadar memberikan hak suara pada tanggal 9 Desember 2020 ini. Serta bagaimana disisa waktu yang tersedia ini kita semua terpanggil secara sadar untuk memaksimalkan perjuangan kita dengan Memberikan, Menjual Konsep & Gagasan serta hal-hal yang telah dicapai & akan dicapai pada Periode lanjutan ini dengan kita semua memberikan pengaruh bagaimana supaya Saudara-saudara kita yang lain yang belum benar-benar mengetahui & Memahami pasangan OLLY STEVEN dengan Nilai Keteladanan yang sudah membawa kita semua sejauh ini. Tetap Semangat bagi kita semua dgn Menjaga Momentum Kemenangan yang sudah di depan mata.
  • Ini Tanggapan FELLY RUNTUWENE Terkait Debat Publik Calon Gub/Wagub Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Debat publik pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulut yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis 5 november lalu membawa cerita tersendiri di masyarakat.

    Bagaimana tidak, salah satu calon gubernur Sulut yang di usung partai NasDem yakni Vonny Aneke Panambunan (VAP) dinilai membawa warna tersendiri dalam debat tersebut.

    Menanggapi itu, Pimpinan Nasdem pusat, Felly Estelita Runtuwene (FER) pun angkat suara.

    Ia mengatakan bahwa setiap paslon ada yang menjawab dengan secara sistematis, ada juga menjawab dengan tidak sistematis atau mengunakan bahasa sederhana.

    “Setiap jawaban dari paslon memang ada yang the best, ada yang menggunakan bahasa terlalu sederhana tapi tentunya tujuannya baik. Contoh kongkrit, pada saat berbicara stunting ada paslon yang bicara memang tidak paham tentang stunting, yang dia paham bagaimana meningkatkan gizi. Sebetulnya stunting itu dari peningkatan gizi,” kata Runtuwene kepada awak media usai pelaksanaan acara Groundbreaking Ceremony Gedung DPW Partai Nasdem Sulut, Jumat (6/11).

    “Ada lagi pasangan calon yang mengatakan bahwa itu stunting bukan juga peningkatan gizi, menurut saya hal itu salah. Karena selain peningkatan gizi sebetulnya adalah lingkungannya, infrastruktur yang ada dan air bersih,” tandas Runtuwene.

  • AA Sambangi Rumah Sulut Berdikari Teling Atas, MALONDA: ODSK untuk Sulut, AARS Untuk Manado

    test.petasulut.com/, SULUT – Menuju Pilkada 2020, semua pasangan calon semakin unjuk kegigihan guna meraih kemenangan di 9 desember mendatang.

    Para kader partai, tim, militan dan relawan pun terlihat semakin fokus bertarung guna memenangkan masing-masing paslon mereka.

    Hari ini, sabtu (7/11) salah satu calon walikota Manado dari partai PDIP yakni Andrei Angouw menyambangi rumah sulut berdikari teling atas yang di sambut hangat dan antusias oleh ratusan pendukung militan dan relawan.

    Sekretaris rumah sulut berdikari Victor Malonda pun membenarkan kedatangan Calon Walikota Manado Andrei Angouw guna melihat rumah sulut berdikari.

    “Rumah sulut berdikari ini juga himpunan dari beberapa elemen masyarakat. Rumah sulut berdikari memang tersebar di beberapa daerah di sulut namun khususnya yang berada di teling atas manado, kami memberikan dukungan penuh kepada Andrei-Ichad di Manado serta OD-SK di Sulut,” jelas Malonda.

    Harapan kedepan lanjut Malonda untuk ODSK untuk bisa melanjutkan pembangunan yang berada di Sulawesi Utara, dan AARS di manado bisa memberi warna baru disertai program terbaik guna kesejahteraan warga manado.

    “Jadi tanggal 9 desember 2020 nanti saya meminta kepada masyarakat manado dan Sulut untuk bisa memilih pilihan yang tepat, karena kita sebagai warga negara Indonesia mempunyai hak politik yang sama untuk memilih, tentunya masyarakat mempunyai pilihan masing-masing yang tentunya bisa membawa rakyat manado dan Sulut lebih baik. Secara khusus saya harapkan kepada masyarakat untuk memilih ODSK di Sulut dan AARS di Manado,” ungkap Victor Malonda.

  • Fraksi Nasdem Sulut Tegak Lurus Menangkan VAP-HR

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memenangkan Vonny Anneke Panambunan dan Pdt Hendry Runtuwene (VAP-HR) di Pilgub sulut yang diketahui akang digelar pada 9 desember 2020 nanti, Fraksi Nasdem Sulawesi Utara pun semakin solid merapatkan barisan.

    Hal itu dibuktikan dengan pernyataan yang dilontarkan Ketua Fraksi Nasdem Sulut, Nick Adicipta Lomban.

    Dirinya menyatakan dukungan penuh kepada VAP-HR dalam pemilihan Gubernur/Wagub sulut tahun 2020 ini.

    “Fraksi Nasdem Sulut tegak lurus memenangkan VAP-HR. DPP Partai Nasdem juga telah memberikan instruksi kepada semua kader untuk bekerja keras untuk VAP-HR, Maka dari itu sebagai kader saya siap mengamankan VAP-HR untuk duduk sebagai Gubernur/Wagub Sulut,” tegas Lomban, senin (2/11).

    Tak hanya itu, Politisi muda itu juga meminta untuk semua kader Nasdem untuk bisa bekerja serius.

    ” Dengan kita bekerja serius, maka hasil yang akan didapat nanti pastinya tidak mengecewakan. Saya minta untuk semua pengurus partai Nasdem, mulai dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk bisa memenangkan VAP-HR nomor urut 2 di pilgub 2020 ini,” ucapnya.

  • JHON DUMAIS Ungkap 3 Hal Mengapa Harus Memilih ODSK

    test.petasulut.com/, SULUT – Adu gagasan, strategi serta elektabilitas menjadi modal awal untuk bertarung di Pilkada 2020.

    Namun, khususnya di Pilgub Sulut 2020, Paslon Olly-Steven paling mengerucut ke publik karena dinilai merekalah yang akan kembali melanjutkan kepemimpinan di Sulut.

    Seperti yang di ungkapkan Jhon Dumais yang adalah Anggota Bidang Kampanye OLLY STEVEN.

    Ia menuturkan ada 3 hal mengapa harus Olly-Steven.

    Jhon dumais, Anggota bidang Kampanya Olly-Steven

    1.OLLY-STEVEN Sudah Bekerja, membuktikan, memberi hasil, sementara yang lain baru di konsep. Hal ini bisa secara nyata kita lihat.

    1. Semangat pemberian diri untuk memberikan yang terbaik bagi Sulut dengan berbagai lompatan, gagasan, ide cerdas serta inovasi yang menghasilkan pengakuan serta apresiasi dari berbagai pihak.
    2. Memiliki modal keteladanan yang di mulai dari keluarga sebagai wujud nyata keterpanggilan untuk mencintai, melindungi, mengayomi serta nilai-nilai keteladanan lainnya yang memberikan semangat pengabdian bagi Sulut.

    “Ini 3 alasan sederhana mengapa harus memilih OD-SK. Salam persatuan Indonesia dan salam menang total, Sulut Hebat Maju dan Sejahtera,” jelas Dumais, senin (26/10).