Tag: RICHARD SUALANG

  • Usai libur Tahun baru, Wawali RS Sidak Absensi ASN Pemkot Manado

    test.petasulut.com/, Manado.- Momen libur Natal dan Tahun baru 2022 telah usai, saatnya kembali ke aktifitas sehari-hari. senin 3 januari merupakan hari pertama masuk kerja bagi Aparatur Sipil Negara ASN.

    Mamastikan hal itu Wakil Wali Kota Manado dr.Richard Sualang mengadakan sidak di beberapa Kantor Dinas di lingkungan Kantor Wali Kota Manado, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Infokom, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas PTSP dan Dinas, Bapenda. (Selasa,04/01/22).

    Foto Ist

    Ini merupakan salah satu tugas dan kewenangan Wakil Wali Kota yang membantu kepala daerah dalam menerapkan prinsip tata pemerintahan yang bersih dan baik. "Ujarnya

    https://test.petasulut.com/aa-rs-tinjau-taman-berkat-dan-renovasi-gedung-dprd-dalam-sehari/

    Dalam sidak Wawali Richard memperhatikan beberapa hal diantaranya mengecek sekaligus memantau kehadiran pegawai setelah libur tahun baru, mengecek kegiatan dan program apa saja di awal tahun serta mengevaluasi mengenai radius absensi pegawai yang harus diperkecil jangkauannya.

  • Pagelaran Seni dan Budaya bakal digelar Di TKB

    test.petasulut.com/, Manado – Dalam menunjang program pemerintah sulawesi utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw menuju kawasan destinasi wisata.

    Walikota manado Andrei Angouw bersama wakil Walikota Richard Sualang akan menyiapkan sarana prasarana penunjang kawasan destinasi wisata tersebut di kota manado, dimana Taman Kesatuan Bangsa (TKB) akan lebih diperhatikan dan dibenahi.

    Diketahui di awal menjabat Walikota dan Wakil Walikota Manado AARS dibantu Kadis Lingkungan hidup Frangky Porawouw telah merapihkan TKB menjadi cantik dan tidak terlihat kumuh lagi.

     

    Menyikapi hal itu, kamis (30/12/21) Walikota Manado Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota Richard Sualang memimpin Rapat teknis sehubungan dengan Pengelolaan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) diruang rapat Walikota.

    Walikota dan Wakil Walikota ikut menanyakan berbagai hal soal sarana yang ada termasuk pemanfaatan listriknya bagaimana.

    Dalam rapat tersebut ikut juga dibicarakan soal koordinasi kewenangan berbagai pihak seperti soal penataan taman, soal dimanfaatkannya TKB sebagai lokasi pagelaran seni-seni budaya wisata kota manado.

    https://test.petasulut.com/pelaku-pemerkosaan-reynhard-babak-belur-terungkap-ke-publik/

    Hadir dalam rapat koordinasi ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Micler C.S. Lakat, Kadis DLH Frangky Porawouw, Kadis Pariwisata, Kasat Pol PP, dan Kabid Aset Setda Kota Manado.

    (RK)

  • Sumpah Pemuda! DPC PDIP Manado Gelar Jalan Sehat Sekaligus Pengumpulan Sampah

    test.petasulut.com/, MANADO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se- Kota Manado, Sabtu (30/10) pagi melakukan kegiatan jalan sehat sekaligus pengumpulan sampah dari lokasi start di Taman Berkat Jalan Pierre Tendean Boulevard, hingga finish di Taman Kesatuan Bangsa (TKB).

    Hal itu dilakukan DPC PDIP Manado dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-93 tahun.

    Pada kesempatan itu, Ketua DPC PDIP Kota Manado, dr Richard Sualang pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sebagai partai politik PDI Perjuangan selalu memperingati momen-momen Hari Nasional, baik Hari Nasional Keagamaan, maupun Hari Nasional yang diperingati setiap tahun.

    “Untuk itu kami DPC PDIP Kota Manado menggelorakan apa yang ada di dalam sumpah pemuda itu, tujuan PDI Perjuangan untuk memupuk rasa kebangsaan sekaligus memperkuat idiologi partai, sebagai partai yang Nasionalis, sebagai partai yang Religious, tentunya kita semua harus
    memberikan kembali, karena dengan hal seperti itulah PDIP menjadi besar,” katanya.

    PDI Perjuangan tambah dia menjadi besar dan berkuasa bukan karena kuat atau sekedar hanya mempunyai potensi, sumber daya manusia yang besar dan tinggi, tapi PDIP partai yang mempunyai tujuan, idiologi yang mengaktulisasikan dalam bingkai Pancasila dan NKRI.

    “Ini merupakan kegiatan masal yang sangat gampang dan mudah dilaksanakan, tapi kegiatan ini boleh menyatukan kita, mempertemukan kita supaya kita bisa ‘babacarita’ bercanda dan berfoto, ini untuk mempererat dan menambah semangat perjuangan kita sebagai anggota PDIP,” ucapnya.

    Ditambahkan lagi, hal ini yang harus diingat, yang membuat PDIP kuat dan membuat PDIP besar, itu karena PDIP mampu bergotong royong, mampu bersatu dalam hal sekecil apapun.
    “Kita harus solit bergerak, satu komando, semoga kegiatan ini menjadi berkat bagi kita semua dan menabah semangat pekerjaan kita, MERDEKA!,” tutup Ketua DPC PDIP Kota Manado, Richard Sualang yang juga Wakil Walikota Manado.

    Diakhir kegiatan pengurus DPC PDIP Kota Manado juga membagikan bantuan sembako kepada seluruh wartawan peliputan di Kota Manado Manado dan Pemprov Sulut.

    Bantuan diberikan secara simbolis pada perwakilan Aliansi Pers Manado (APM), Jurnalis Independen Provinsi Sulut (JIPS), Forum Wartawan Dewan Sulut (FORWARD) dan ARS Manado.

    Bantuan diberikan secara bergantian oleh anggota Fraksi PDIP Manado Cristy Masengi, Ronny Makawata, Jeane Sumilat didampingi Ketua APM Steven Rondonuwu.

    Ketua JIPS Donny Aray, Ketua FORWARD Noberd Losa dan Ketua IWO Manado Anto Repy, menyampaikan terima kasih bagi pengurus PDIP Manado atas bantuan ini. Mereka menyebut di tengah pandemi ini bantuan yang diserahkan PDP akan sangat berarti.

    Dalam kegiatan ini Sekretaris PKK Kota Manado dr Merry Mawardi, beserta semua anggota Fraksi PDIP DPRD Manado dan pengurus DPC PDIP, pengurus PAC 12 kecamatan terlihat hadir.

    Bahkan ikut hadir Kadis DLH Manado Frangky Porawow, Camat Pal Dua Glen Kowaas dan Camat Wanea Mario Karundeng ikut hadir di kegiatan tersebut.

    Pada kegiatan ini sampah yang barhasil dikumpul peserta jalan sehat hinggai garis finish sebanyak dua ratus kilo lebih.

    (ABL)

  • Walikota Dan Wawali Kota Manado Bahas Penerangan Jalan Dengan PLN

    Manado, test.petasulut.com/ – terkait penerangan jalan umum (PJU) di Kota Manado, pagi tadi, Rabu (25/8) Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang melakukan pembahasan teknis dengan pihak PLN soal distribusi listrik di Manado Baik soal meterisasi maupun non meterisasi.

    Ada banyak hal yang dibahas saat itu, sehingga membuat Walikota berkeinginan untuk turun lapangan di malam hari guna melihat secara langsung lampu-lampu mana yang tidak menyala. Ada pula permasalahan lain termasuk tagihan-tagihan yang harus dilakukan di Kota Manado berdasarkan KWH yang terpakai.

    Lalu soal penganggaran dan tagihan-tagihan pembiayaan dalam kaitan dengan 15 ribuan lampu jalan di Kota Manado yang akan disupport oleh Pihak PLN. Seperti dalam data ada 11 ribu lebih, sementara yang tidak menyala ada kurang lebih 4 ribuan.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut ada para pelaksana teknis PLN didampingi kabid Perkim Alfian Kojansouw.

  • Walikota Manado dan Wakil Walikota Terima Kunjungan Mahasiswa Unsrat

    Manado, test.petasulut.com/ – dalam rangka Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Walikota Manado Andrei Angouw kali ini menerima kunjungan dari Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

    Walikota yang juga didampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang menerima kunjungan dari Mahasiswa tersebut diruangan kerja Walikota Manado. Selasa (24/8).

    Tujuan kedatangan Mahasiswa Unsrat itu adalah untuk menyampaikan bahwa mereka telah melakukan proyek penelitian penanganan sampah yang tak lain juga merupakan program yang telah disupport oleh Kementerian Pendidikan Nasional agar bisa mencari karya-karya Mahasiswa supaya bisa dilombakan.

    Mahasiswa Unsrat yang hadir saat itu juga tak datang sendirian, melainkan didampingi oleh Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan Drs. Ronny Gosal M.Si, Deputi WR III DR. Ir. Pinky Saerang dan Dosen Pembimbing DR. Ir. Joice Rimper.

    Berhubungan dengan adanya Lomba Karya dan Penelitian Mahasiswa ini, pada kesempatan saat itu Mahasiswa Unsrat mempresentasikan secara singkat soal penelitian mereka. Oleh karena itu, maka mereka berharap dan bahkan meminta dukungan Pemerintah Kota Manado dalam memformulasikan kegiatan mereka agar nanti kedepan bisa sinkron dengan program Pemkot Manado dalam hal ini penanganan sampah di Kota Manado.

    Mengingat Walikota Manado Andrei Angouw semenjak dilantik dan sampai sekarang ini masih peduli dan sering memantau lokasi yang terdampak akibat membuang sampah sembarangan. Selebihnya Mahasiswa berharap agar Walikota dan Jajaran Pemkot Manado dapat Merespon apa yang mereka sampaikan saat itu melalui.

    Menanggapi apa yag telah dipresentasikan oleh Mahasiswa, terkait penanganan sampah di Kota Manado. Maka ia memberikan apresiasi terhadap kreatifitas Mahasiswa PKM. Walikota Manado juga menyinggung bahwa kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih sangat kurang di Kota Manado , "ini perlu dorongan agar masyarakat sadar dan tidak membuang sampah sembarangan lagi, selebihnya agar supaya tidak jadi budaya buruk bagi masyarakat," ucap AA dalam pertemuan tersebut.

    Walikota juga menjelaskan tentang produksi sampah di Kota Manado setiap hari, serta dia menyinggung soal konsep pengelolaan sampah kedepan yang akan dijadikan energi listrik di Ilo-Ilo.

    Walikota juga menambahkan bahwa bagaimana sampah ini bisa tertangani sembari menjadikan sampah ini nantinya berguna.
    "Pemerintah mendorong jika ada investor yang mau terlibat dalam program penanganan sampah di Kota Manado," tandasnya.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut salah satu anggota DPRD Kota Manado Jean Kodoati Sumilat

  • Walikota Lantik 504 Ketua Lingkungan Se-Kota Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Walikota Manado Melantik 504 ketua Lingkungan se-Kota Manado. Hal itupun dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat, karena mengingat serta mencegah penyebaran dan penularan covid-19, sehingga yang dilantik dalam acara itu hanya perwakilan dari setiap ketua lingkungan, yaitu 2 orang ketua lingkungan saja dihadirkan di ruang serbaguna kantor Walikota Manado. Selasa (3/8).

    Bagi ketua Lingkungan yang tidak bisa hadir dalam pelantikan secara fisik, maka mereka mengikuti secara virtual melalui video conference Zoom Meeting. Dan bagi tamu undangan yang hadir harus melakukan swab antigen sebelum memasuki ruangan, sehingga apabila yang ditemukan ada yang reaktif. Akan segera di persilahkan pulang ke rumah dan melakukan isolasi mandiri.

    Ketua Lingkungan atau dulunya biasa di sebut kepala Lingkungan (pala) yang dilantik Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang adalah mereka yang sudah lolos dari tahapan seleksi seperti pendaftaran dan seleksi administrasi, serta tes kompetensi.

    Acara pelantikan yang diawali dengan pembacaan SK Walikota Manado tentang pengangkatan ketua lingkungan se-Kota Manado, lalu pengambilan atau pengucapan sumpah janji dan jabatan yang dipimpin langsung oleh Walikota Manado Andrei Angouw setelah itu Walikota melantik secara resmi ketua lingkungan se-Kota Manado.

    Selanjutnya, penanda tanganan Berita Acara Pelantikan yang dilakukan oleh Perwakilan ketua Lingkungan juga disaksikan oleh kadis Sosial Kota Manado, Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Kota Manado.

    Turut hadir dalam Acara pelantikan, beberapa anggota Dewan Kota Manado. Seperti, Jimmy Gosal, Jean Sumilat, Rosalita Mandey dan asisten I Heri Saptono, Para Camat, para pejabat eselon lainnya, Rohaniawan, serta 174 ketua lingkungan yang mewakili setiap kelurahan yang ada.

    Usai prosesi pelantikan, Walikota menyampaikan sambutan, dan dalam sambutannya Walikota mengucapkan selamat kepada mereka yang sudah lolos dan terpilih sehingga bisa dilantik menjadi ketua Lingkungan.

    Ia pun berharap kepada ketua lingkungan yang baru saja dilantik agar jabatan yang mereka emban merupakan tanggungjawab bukan suatu “pemberian”. Selain itu, harapan Walikota mereka bisa melayani masyarakat dengan baik dan bisa menjaga kondusifitas warga.

    “Pilkada sudah selesai, jadi masyarakat harus dirangkul dan dilayani siapapun dia, kendati berbeda disaat pilkada lalu,” Tutur Andrei Angouw.

    Walikota juga berharap Ketua Lingkungan yang baru saja dilantik ini bisa bekerjasama dalam mensosialisasikan program-program pembangunan Pemerintah Kota.

    Ada 3 hal penting yang disampaikan oleh Walikota dalam sambutan itu, pertama terkait penanganan pandemi covid-19, pada kesempatan itu Walikota lebih menekankan ke Program vaksinasi agar bisa diperhatikan oleh ketua lingkungan serta disosialisasikan ke masyarakat.

    Kedua, Walikota menyinggung soal drainase disetiap lingkungan agar dicek oleh ketua lingkungan, apakah ada yang tersumbat atau ada hal lain penyebabnya.

    Ketiga, mengenai pendataan lingkungan. Dimana setia ketua lingkungan wajib tau berapa jumlah KK dilingkungan dan kondisi dilingkungan itu sendiri.
    “Harus diidentifikasi berapa rumah dilingkungan, berapa KK dan siapa-siapa warganya harus diketahui oleh ketua lingkungan,” ujar Walikota.

    Diakhir sambutan Walikota menjelaskan akan beberapa program yang sudah tidak ditata dalam anggaran APBD tahun 2021, karena hal tersebut belum dan bahkan bukan program Pemerintahan AARS. Tapi dia mengatakan hal itu nanti kembali di atur dalam anggaran APBD Tahun 2022 nantinya.
    “Contohnya Dana Lansia yang tidak dianggarkan dalam APBD Tahun 2021 ini, sebab bukan kita yang merancang penganggarannya, nantinya akan dianggarkan pada Tahun 2022 mendatang,” jelasnya.

    Acara pelantikan pun diakhiri dengan Doa yang dipimpin oleh Pdt. Ulke Tendean S,Th.

  • AA-RS Rapat Dengan Pejabat Terkait Bahas Perum Relokasi Pandu

    test.petasulut.com/, MANADO – Setelah selesai rapat teknis terkait Iuran BPJS Kesehatan Pagi ini (27/7-2021) Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang kembali melanjutkan pertemuan perihal Perumahan Relokasi di Pandu.

    Diawal pembicaraan, Walikota berharap agar tujuannya diadakan relokasi ini benar-benar sesuai dan nantinya tempat asalnya akan ditertibkan oleh Pemerintah Kota Manado.

    Sehubungan dengan ini, Walikota bertanya proses dan mekanismenya kepada peserta rapat.

    “Harus diopname agar mereka yang direlokasi nyaman tinggal di Pandu,” kata Walikota.

    Pihak BPBD melaporkan tentang apa yang sudah dilakukan saat ini. Cuma dari BPBD ada kendala ketika mengundang kelompok kelompok penerima bantuan terutama kendala verifikasi dilapangan (data Juli 2021).

    Terdapat beberapa rumah ditinggal oleh yang bukan pemilik, dengan berbagai alasan yakni, sudah dibeli, disewa, hanya menjaga rumah dan lain sebagainya.

    Camat ketika diminta tanggapan menyampaikan bahwa secara administrasi kependudukan banyak yang belum pindah di Pandu.

    Bagi Lurah kenyataan dilapangan Lokasi ini sering sunyi sebab yang pemilik hanya datang dan pergi karena tidak menetap. Bagi Lurah, situasi ini membuat kecemburuan sosial bagi warga Pandu asli terutama mereka-mereka yang belum memiliki rumah layak karena melihat rumah relokasi yang kosong dan tidak ditinggali.

    Ketika menanggapi apa yang disampaikan baik oleh BPBD, Camat dan Lurah, Walikota berharap agar ada sosialisasi kepada mereka agar dapat memanfaatkan lokasi ini sebagaimana mestinya.

    “Nama-namanya harus diverifikasi lagi terutama soal kepemilikan rumahnya termasuk tempat lamanya dimana,” kata Walikota.

    Walikota juga menanyakan soal keabsahan tanah atau sertifikat yang merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi terutama legalitas kepemilikannya. Untuk hal ini dijelaskan secara lengkap oleh Sekot Manado.

    Diakhir rapat, Walikota dan Wakil Walikota menyampaikan bahwa akan berkunjung ke tempat relokasi ini untuk melihat kondisi lokasinya.

    Hadir dalam Rapat ini Sekot, Micler C.S. Lakat, Asisten I Pem dan Kesra, Heri Saptono, Kaban BPBD dan Kabid Terkait, Camat Bunaken dan Lurah Pandu.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. Semua peserta rapat melalui rapid test/swab antigen terlebih dahulu.

    (LM)

  • Bahas Iuran BPJS, Walikota Dan Wawali Manado Gelar Rapat Teknis

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang melaksanakan rapat teknis terkait Iuran BPJS Kesehatan, selasa (27/7) di Ruang Toar Lumimuut.

    Rapat itu juga dihadiri Sekda Manado, Micler C.S. Lakat, Asisten III/Kaban BKAD dan Kabid Anggaran BKAD, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan dan pejabat teknis lainnya.

    Substansi rapat adalah bagaimana mencocokkan penganggaran yang dibutuhkan dengan kemampuan keuangan daerah.

    Walikota dan Wakil Walikota Manado bertanya tentang data orang yang harus diikutkan dalam program ini.

    “Data harus jelas, darimana angka ini didapat,” tanya Walikota.

    Terdapat beberapa hal urgent yang dibahas tapi tidak untuk dipublish sebab berhubungan model dan strategi lapangan yang harus dilakukan demi efektifnya program ini dilapangan.

    Pendataan dan verifikasi dilapangan menjadi sesuatu hal yang berguna bagi masyarakat dengan prinsip terjaminnya rasa keadilan ditengah masyarakat lewat program ini.

    Jadi sinkronisasi data antara pemerintah kota Manado ke BPJS menjadi hal yang sangat penting dalam kaitan penyediaan anggaran
    setiap Bulannya.

    (LM)

  • Paripurna RPJMD, AA: Pemulihan Ekonomi Dimasa Pandemi Menjadi Target

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam Rangka Pembahasan Tahap Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kota Manado tahun 2021-2026, senin (26/7).

    Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey dan dihadiri unsur Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Manado, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, pejabat eselon, para Camat, unsur pers dan undangan lainnya.

    Diketahui, adapun pejabat yang mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

    Pada kesempatan tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw pada sambutannya mengatakan RPJMD merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan lima tahun kedepan.

    “RPJMD ini menjadi pedoman dari Pemerintah Daerah Kota Manado termasuk SKPD dalam melaksanakan pembangunan lima tahun kedepan,” kata Angouw.

    Walikota juga menyampaikan ada kenaikan angka pengangguran karena kita masih dalam masa pendemi.

    “Isu-isu strategis yang akan diantisipasi kedepan adalah soal pergerakan jumlah penduduk. Juga soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dan menjadi isu utama adalah bagaimana kita menangani pandemi covid 19,” urai Walikota seraya menuturkan Pengurangan pengangguran juga menjadi isu strategis yang akan disikapi kedepan. Pemulihan ekonomi menjadi target kedepan supaya masyarakat tidak semakin terpuruk diera pandemi ini.

    AA juga memohon dukungan semua pihak khususnya dari DPRD Kota Manado agar RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 dapat dibahas untuk dilaksanakan bagi masyarakat Kota Manado Lima Tahun kedepan.

    Andrei juga berharap agar kita semua ikut berpartisipasi dalam penanganan covid.

    “Kita harus protokol kesehatan dan perlu sosialisasi agar kita dan juga masyarakat Kota Manado yang wajib vaksin untuk ikut vaksinasi,” Kunci Walikota.

    (LM)

  • Walikota Dan Wawali Manado Gelar Rapat Teknis Pembentukan BLUD

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang melakukan pertemuan dengan seluruh pejabat teknis, senin (26/7).

    Diketahui, BLUD ini adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya.

    Adapun tujuan pembentukan BLUD ini adalah untuk memberikan layanan umum secara lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan dan manfaat sejalan dengan praktek bisnis yang sehat untuk membantu pencapaian tujuan pemerintah daerah yang pengelolannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh Kepala Daerah.

    Bahasan soal Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini menyangkut Tarif Layanan, Investasi, Silpa dan Defisit Anggaran dan lain sebagainya.

    Walikota menstresing beberapa hal penting menyangkut persyaratan substantif dan persyaratan teknis.

    Pada kesimpulannya akan dimatangkan Tahapan Pembentukan BLUD tersebut yang akan segera dimulai secepat mungkin.

    Di akhir pembahasan, Walikota Manado menyampaikan rencana Pembentukan Perusahaan Daerah untuk mengelola Aset Pariwisata.

    Hadir dalam pembahasan Sekot Manado, Micler C.S. Lakat, Asisten III yang juga sebagai PLT Badan Keuangan, Kepala BKD, Kabag Hukum Pemkot, dr. Sanil Marentek Kepala RSUD Manado, dan dr. Joy Zekeon dari Dinas Kesehatan Kota Manado dan pejabat teknis lainnya.

    (LM)