Tag: sandra rondonuwu

  • Pansus BMD Pertanyakan Status Tanah Kantor PT. MSH

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Persetujuan DPRD Terhadap Penyertaan Barang Milik Daerah bersama Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Badan Keuangan dan Aset Daerah, Rabu (24/3), pukul 11.00 WITA.

    Mencuat Polemik kantor PT Membangun Sulut Hebat (MSH). Dimana Pansus mempertanyakan kejelasan status tanah. Ini sebagai upaya menghindari perselisihan dengan masyarakat dikemudian hari.

    “Sejauh ini pansus sudah melakukan turun lapangan tapi ada tempat yang belum kita kunjungi yakni tanah bangunan kantor Pemprov (Pemerintah Provinsi) Sulut, tempat pelaksanaan pameran yang ada di Kairagi. Apakah seluruh hibah tanah ini, pelepasannya ke PT MSH dari aset pemerintah, apakah tidak ada permasalahan? Sehingga PT MSH dapat mengelola guna peningkatan kinerja,” tanya anggota pansus, Berty Kapoyos dalam pembahasan di ruang rapat serba guna DPRD Sulut.

    Jangan sampai menurutnya, sudah akan masuk paripurna timbul persoalan di tengah masyarakat. Hal itu karena tanah-tanah ini masih ada perselisihan.

    “Untuk itu kami minta perjelas dari pemerintah,” ungkap Kapoyos.

    Menanggapi itu, Asisten 2 Pemprov Sulut Praseno Hadi menjelaskan, kantor yang saat ini digunakan PT MSH sertifikatnya sudah ada. Memang atas nama Pemprov Sulut sudah sah dan provinsi dari provinsi yang telah membangun.

    “Masalah legal standing akta notaris jadi saat keputusan gubernur memberikan penyertaan modal ke PT MSH. PT MSH mengajukan menyusun akte notaris ke almarhum. Ada dua alternatif waktu itu mau dibuat langsung, yang aset ini juga masuk, cuma notaris minta di appraisal dulu. Sehingga pakai alternaitf kedua. Uangnya dulu masuk diaktenotariskan nanti sudah ada appraisal dari aset baru akte notarisnya direvisi. Amanat perda (peraturan daerah) dan keputusan gubernur, 25 persen PT MSH menyetor bisa dalam bentuk uang atau dalam bentuk aset,” ungkap Hadi.

    Diketahui, rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus BMD Careig Runtu didampingi Victor Mailangkay, Nick Lomban, Berty Kapojos dan Sandra Rondonuwu.

    (ABL)

  • MEP Hadir, Ini Hasil Rapat Badan Kehormatan DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Kehormatan DPRD Sulut, rabu (03/02) melaporkan hasil rapat kedua perihal persoalan video viral yang mencuat di masyarakat menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan bahwa BK sementara mengkaji lebih dalam sesuai dengan tahapan-tahapan.

    “Memang mengenai persoalan ini, tidak semudah membalikan telapak tangan, karena kita harus melalui tahapan-tahapan dan proses sebagaimana yang diatur dalam tatib DPRD Sulut,” ungkap Saron usai rapat BK.

    “Tahapannya juga yakni verifikasi, klarifikasi,” tambahnya.

    Ditanya mengenai siapa lagi yang akan dipanggil BK, Saron menjawab pastinya akan di umumkan.

    “Yang jelas berikan kesempatan kepada BK untuk melaksanakan tanggung jawab,” katanya.

    Dalam rapat tadi, diketahui BK mengajukan sebanyak 25 pertanyaan untuk MEP.

    “Semua pertanyaan dan jawaban di rapat tadi menjadi konsumsi internal,” tutup Sandra.

    Rapat kali ini, menghadirkan Michaela E. Paruntu (MEP) serta di pimpin langsung oleh Ketua BK Sandra Rondonuwu didampingi anggota Alfian Bara, Nursiwin Dunggio, Inggrid Sondakh dan Ronald Sampel.

    (ABL)

  • PDIP Sulut Kembali Berbagi Kepada Korban Bencana Alam Manado

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna membantu korban bencana alam banjir dan tanah longsor di kota manado, DPD PDIP sulut kembali berinisiatif menyalurkan bantuan makanan dan juga diakonia kepada masyarakat yang terdampak.

    Kepada wartawan, Bupati Minahasa selatan terpilih Frangky Wongkar mengatakan bahwa DPD PDIP Sulut hari ini senin (18/01) berencana membagikan diakonia kepada keluarga korban yang meninggal dan kepada masyarakat yang terkena musibah banjir dan tanah longsor.

    “Dari kemarin, Kantor PDIP Rike telah membuka dapur umum dan setiap saat kami membagi makanan kepada masyarakat yang mengalami banjir,” ucap Wongkar di dampingi Ketua Fraksi PDIP Rocky Wowor, Hilman Idrus, Sandra Rondonuwu dan Novi Lumowa.

    Wongkar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ada kesadaran apabila ada hujan lebat agar segera menghindar dari tempat yang berpotensi longsor.

    “Dari semua ini kita juga harus selalu berdoa dan bermohon kepada Tuhan agar selalu terlindung dari marag bahaya. Jadi skali lagi bentuk yang kami lakukan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggungjawab dari PDIP Sulut terhadap kemanusiaan yang ada di kota manado,” jelasnya.

    Diketahui, PDIP Sulut mempunyai Baguna yang tersebar di 15 kabupaten/kota guna membantu masyarakat yang terkena bencana alam.

    “PDIP terkenal dengan sikap gotong royong, 3 pilar bergerak yakni partai, eksekutif dan legislatif,” tambah Frangky.

    (ABL)