Tag: Serap aspirasi

  • Sarwa Bertekad Perjuangkan Keluhan Warga Werdhi Agung Utara

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut, I Nyoman Sarwa melanjutkan tanggung jawabnya sebagai representasi masyarakat dengan menyerap aspirasi warga Werdhi Agung Utara Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (12/4).

    Penjaringan aspirasi masyarakat oleh anggota DPRD Sulut tersebut berdasarkan peraturan DPRD Nomor 2 tahun 2019 tentang tata tertib DPRD.

    Dalam kunjungan itu, Legislator Nyoman Sarwa di terima langsung oleh kepala desa werdhi agung utara dan jajaran.

    Banyak aspirasi yang di terima, diantaranya:

    – Terkait perlunya tersier di desa werdhi agung utara, Apalagi memang ketika musim penghujan semua air dari hulu bermuaranya di desa werdhi agung utara, karena desa ini berada di hilir. Besar harapan masyarakat bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi terkait hal ini.

    – Masyarakat meminta bantuan alat musik tradisional bali/baleganjur untuk melestarikan seni dan budaya, selain itu juga untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke desa werdhi agung utara.

    – Masyarakat berharap pada pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun monumen gunung agung di desa werdhi agung bersatu untuk dijadikan ikon wisata.

    – Terkait BPJS ketenagakerjaan,  petugas keagaman yang ada didesa ini belum ada yang terakomodir. Kiranya pemerintah provinsi melalui dinas terkait bisa mensosialisasikan agar lebih detail.

    Menanggapi sejumlah aspirasi yang di sampaikan masyarakat werdhi agung utara, Anggota DPRD sulut Nyoman Sarwa mengatakan akan menyampaikan aspirasi ini pada pemerintah dalam rapat paripurna istimewa di lembaga DPRD nantinya.

    “Karena memang jelas tugas dan fungsi kami sebagai anggota DPRD itu adalah  legislasi, pengawasan dan badgeting dan eksekutornya ada pada pemerintah provinsi sulut,” ungkap Politisi Partai NasDem Sulut itu.

    “Apalagi semuanya sudah menggunakan sistem elektronik seperti SIPD (sistem informasi pemerintah daerah),” tambahnya.

    Sarwa mengakui bahwa aspirasi tidak ada yang tiba saat tiba akal. Apalagi aspirasi masyarakat tidak pernah disampaikan, bagaimana pemerintah tahu akan kendala tersebut.

    “Inilah tugas kami anggota DPRD turun disini untuk mendengar keluh kesah masyarakat. Intinya semua aspirasi yang disampaikan ini akan diperjuangkan untuk bisa terealisasi,” Tandasnya.

    (ABL)

  • Jaring Asmara Desa Tungoi, SARWA Fokus Perjuangkan Keluhan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut, I Nyoman Sarwa kembali menjaring aspirasi masyarakat.

    Kali ini, Sarwa menyambangi Desa Tungoi 1 Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (9/4).

    Dalam pertemuan itu, masyarakat mengeluhkan rusaknya jalan tungoi 1 yang menghubungkan dengan desa tungoi 2. Karena sudah hampir 10 tahun tidak adanya perbaikan.

    Begitu juga terkait BPJS ketenagakerjaan petugas keagamaan. Dimana, toko-toko agama sudah mengusulkan ke pemerintah, namun sampai saat ini belum tercover. Buktinya, salah satu yang sudah memasukkan yakni gereja Sion tungoi dan ada juga tokoh umat lainya yang berada di desa tungoi. Padahal, ini merupakan program pemerintah Provinsi Sulut.

    warga juga meminta bantuan alat pertanian seperti traktor dari pemerintah provinsi karena notabenenya mayoritas masyarakat tungoi adalah petani.

    Markus Rumondor warga dusun 8 menyuarakan aspirasinya terkait pembangun talud untuk masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai.

    ” Mewakili masyarakat, saya mengharapkan bantuan RTLH untuk warga desa tungoi melalui dinas terkait. Serta meminta bantuan motor alat angkut sampah untuk fungsikan di desa tungoi,” mintanya.

    Menanggapi keluhan masyarakat desa tungoi, Politisi Partai Nasdem itu menyampaikan bahwa semua aspirasi yang warga sampaikan semua sudah menjadi catatan kami untuk di sampaikan kepada pemerintah provinsi Sulut.

    “Memang juga tadi ada aspirasi yang masuk banyak menjadi kewenangan kabupaten namun tetap kami akan sampaikan kepada pemerintah untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD itu sendiri,” Jelas Aleg Dapil BMR itu.

    “Selain itu juga memang ada aspirasi yang masuk di desa tungoi 1, ini diluar mitra kerja kami di komisi IV DPRD Sulut, namun karena Fraksi Nasdem memiliki 9 kursi di DPRD sulut yang terdistribusi di semua komisi maka kami juga akan perjuangkan melalui lintas komisi,” Tambah Sarwa.

    (ABL)

  • Serap Aspirasi di 3 Lokasi, NICK LOMBAN Janji Akan Perjuangkan Aduan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban melaksanakan tanggung jawab dan kewajibannya dengan menjaring aspirasi masyarakat.

    Penjaringan aspirasi itu dilakukan guna mendengarkan keluhan, aduan dan masukan di tengah-tengah masyarakat khususnya di daerah Minut dan Bitung.

    Ketua Fraksi NasDem Sulut itu menyambangi tiga lokasi yakni Desa Munte dan Serei kecamatan Likupang barat serta Desa Kaweruan kecamatan Likupang selatan.

    Di Desa Munte Kecamatan Likupang Barat, warga mengeluhkan terkait jalan-jalan perkebunan dan perlu adanya perbaikan dan peningkatan sarana prasarana sekolah di likupang barat dan pengelolaan sampah di desa munte.

    Sementara, di Desa Serei Kecamatan Likupang barat, warga mengeluhkan terkait talud penahan abrasi pantai serta meminta tambat perahu nelayan dan pengembangan wisata hutan bakau.

    Serta di Desa Kaweruan kecamatan likupang selatan, masyarakat meminta perlu dihadirkan SMA yang baru di desa kaweruan guna memenuhi kebutuhan belajar anak-anak di kecamatan likupang selatan dan meminta pembuatan dan perbaikan akses jalan pariwisata.

    Menanggapi sejumlah keluhan dan aduan masyarakat, kepada Media test.petasulut.com/ Personil Komisi II DPRD Sulut itu mengatakan bahwa semua aspirasi telah di tampung dan di catat, nantinya aspirasi ini akan dibawah ke lembaga DPRD.

    “Memang semua aspirasi tidak semua masuk di Rana Komisi II DPRD Sulut tapi tak mengapa, saya akan terus berkoordinasi antar komisi maupun di Fraksi NasDem Sulut,” katanya, Jumat (9/4).

    “Intinya semua aduan, keluhan serta usulan masyarakat ini akan saya perjuangkan dan nantinya aspirasi dari masyarakat ini akan dibacakan dalam rapat paripurna dan pastinya pemerintah provinsi sulut, Gubernur dan Wagub Sulut akan mendengar permasalahan ini,” jelas Politisi milenial itu.

    (ABL)

  • Werdhi Agung Timur Butuh Jalan Hotmix

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Provinsi sulut I Nyoman Sarwa melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

    Dimana I Nyoman Sarwa menyambangi warga Werdhi Agung Timur, Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang mongondow pada Kamis (8/4) guna menyerap aspirasi masyarakat.

    Politisi Partai NasDem itupun menerima banyak masukan masyarakat Werdhi Agung Timur.

    Salah satu ungkapan masyarakat dimana werdhi agung timur seperti di anak tirikan pemerintah.

    “Dari mekarnya desa werdhi agung timur ini dari werdhi agung induk sampai hari ini belum tersentuh sama sekali Program-program dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Padahal masyarakat kami mayoritas sebagai petani” ucap warga.

    Aspirasi masyarakat lainnya juga terkait belum tersentuhnya pengaspalan sama sakali di desa werdhi agung.

    Apalagi jalan yang ada di desa werdhi agung timur ini selalu di gunakan masyarakat desa werdhi agung bersatu dalam acara-acara besar keagamaan  seperti hari besar nyepi untuk menuju air suci yang di perkiraan 3 kilometer jauhnya.

    Ada juga keluhan masyarakat terkait  rendahnya harga beras, di harapkan pemerintah bisa mencarikan solusi terkait ini.

    Dan untuk pendidikan, berharap guru honor di SD sattap werdhi agung mendapatkan upah yang layak.

    Begitu juga berharap bantuan RTLH dari pemerintah provinsi untuk masyarakat desa werdhi agung timur yang mayoritas masyarakat sebagai petani .

    Warga berbesar hati agar aspirasi kami bisa di perjuangkan.

    Menanggapi sejumlah aspirasi yang di sampaikan Legislator Sulut Nyoman Sarwa menyampaikan apa yang menjadi aspirasi warga itu semua sudah di catat dan akan di sampaikan kepada pemerintah provinsi sulawesi utara.

    “Sesuai tugas dan kewenangan saya sebagai anggota DPRD Sulut yakni fungsi Legislasi, pengawasan dan badgeting,” ucap Personil Komisi IV DPRD Sulut itu.

    “Karena memang eksekutornya ada di pemerintah dalam hal ini Gubernur sulawesi utara melalui dinas terkait. Tapi semua aspirasi ini akan saya perjuangkan digedung cengkih,” tambahnya.

    Di akhir pertemuan, sangadi werdhi agung timur mengucapkan banyak terima kasih karena Nyoman Sarwa sudah reses di werdhi agung timur.

    “Sejauh ini belum ada yang reses di desa ini. Muda-mudahan ini awal yang baik untuk warga werdi agung timur,” tandas sangadi werdhi agung Timur I Nengah Rame.

    (ABL)

  • BW Reses di Mokupa, Berbagai Keluhan Diutarakan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Reses I Tahun 2021 dilakukan seluruh Anggota DPRD Sulut guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Hal itu pula yang dilakukan Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu dengan menyambangi warga Mokupa pada Rabu (7/4).

    Pada kesempatan tersebut, Politisi Partai NasDem itu mengawali pertemuan dengan mengucap terima kasih kepada warga Mokupa atas topangan sehingga dirinya bisa duduk di Gedung Cengkih.

    Lanjutnya, dimasa pandemi covid-19 ini perekonomian sangat terdampak. Hal itu yang menjadi perjuangan dirinya untuk meminimalisir keadaan di masa pandemi ini.

    “Saya duduk di Komisi IV bidang kesejahteraan rakyat yang bermitra dengan Dinas Kesehatan Sulut, tentunya perjuangan mulai dari awal pandemi sampai sekarang pada tahap vaksinasi terus di awasi komisi IV,” ucap Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu.

    “Saya juga bersyukur, Ketua Komisi IX DPR RI, ibu Felly Runtuwene yang adalah orang Sulut bisa memperjuangkan dan memprioritaskan warga Sulut dimasa pandemi ini. Saya selalu berkomunikasi dengan Ibu Felly dalam hal bantuan-bantuan untuk masyarakat dari pemerintah pusat dimasa pandemi dan sejauh ini komunikasi itu berjalan dengan baik,” jelasnya lagi.

    Dalam pertemuan itu, Warga Mokupa menyampaikan berbagai keluhan serta masukan.

    -Novri Kaligis meminta agar warga Mokupa bisa diberikan BPJS Kesehatan dari Pemerintah dan juga dirinya meminta agar dibukanya layanan Vaksinasi di Mokupa karena banyak warga yang ingin sekali divaksin.

    -Yosi Sampel meminta agar bisa mencari solusi terkait masalah pengangguran, karena dimasa pandemi ini banyak orang yang terpaksa di PHK. Dirinya juga meminta adanya pelebaran jalan dan jembatan yang ada di Mokupa, serta dirinya meminta jalan kebun Mokupa dibuatkan Aspal.

    -Menas Masinggo meminta bantuan pupuk.

    -Pala, Serli dulahi mengeluhkan masalah air. Waktu lalu sempat melaporkan masalah air ini ke PAM, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.

    Reses Braien Waworuntu di Desa mokupa

    Menanggapi keluhan-keluhan warga, Waworuntu mengatakan Mengenai Vaksinasi memang belum menyeluruh karena stok vaksin dari pemerintah pusat untuk sementara hanya terbatas.

    “Tapi saya janji akan memperjuangkan hal ini agar warga Mokupa bisa secepatnya di Vaksin,” katanya.

    Terkait BPJS Kesehatan, BW mengakui bahwa waktu lalu sempat terjadi kesalahpahaman antara BPJS dan Pemkab Minahasa sehingga kerjasama antara kedua belah pihak terputus.

    “Namun, sesuai informasi dalam waktu dekat ini Pemkab dan BPJS akan bekerja sama lagi,” jawabnya.

    Mengenai masalah air, infrastruktur jalan dan jembatan, BW menjawab bahwa memang itu kewenangan dari Komisi III DPRD Sulut tapi tak mengapa, dirinya akan berkoordinasi lewat Fraksi maupun lintas Komisi.

    ” Intinya semua aspirasi yang disampaikan ini akan saya bawa di lembaga DPRD Sulut dan semua aspirasi ini akan dibacakan dalam rapat paripurna dan pastinya Gubernur dan Wagub Sulut akan mendengar permasalahan ini,” jelas Politisi milenial itu.

    BW juga menginformasikan kepada warga Mokupa yang ingin mengambil bibit padi dan Kedelai bisa langsung ke balai bibit pertanian dengan membawa KTP.

    “Saya barusan telepon kepala balai perihal bantuan bibit. tapi untuk saat ini hanya ada bibit padi dan Kedelai, nanti sekitaran bulan Agustus bantuan bibit kelapa dan cengkih akan tersedia,” infonya.

    (ABL)

  • Pekan Depan, 45 Anggota DPRD Sulut Turun Reses

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban, Semua Anggota DPRD Sulut Turun ke dapil masing-masing guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat atau disebut dengan reses.

    Sesuai dengan keputusan DPRD nomor 2 tahun 2019 tata tertib DPRD periode 2019-2024 untuk menyerap aspirasi masyarakat dan melihat apa yang kiranya menjadi persoalan di tengah-tengah masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah provinsi Sulut.

    Diketahui, untuk total anggaran reses 45 Anggota DPRD Sulut mencapai Rp. 2.250.000.000 (Dua Milyar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

    Para legislator di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, akan mulai menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing pada Senin (5/4/2021).

    Dijelaskan oleh Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, Reses Masa Sidang 1 DPRD Sulut. berlangsung selama delapan hari, sampai Senin (15/4/2021).

    “Agendanya selama delapan hari kalender. Soal jumlah titik, semua terserah anggota dewan,” jelasnya kepada awak media, Rabu (31/3/2021).

    Sebagai informasi, setiap anggota dewan mendapat porsi anggaran 45 Juta. Pembiayaannya digunakan untuk makan, minum, akomodasi, dan kebutuhan reses lainnya.

    (ABL)