Tag: upp kelas III Likupang

  • 18 Tahun Minahasa Utara, Ini Pesan Kepala UPP Kelas III Likupang M Qowi

    test.petasulut.com/ – Ada pesan dan kesan tersendiri yang disampaikan Kepala UPP Kelas III Likupang M Qowi di Momentum 18 Tahun Minahasa Utara yang jatuh pada hari ini 20 November 2021.

    Dimana berbagai kemajuan pembangunan yang dicapai telah dibuktikan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Joune Ganda – Kevin William Lotulung (JGKWL) dengan segudang penghargaan yang berhasil diraih melalui pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

    Tak hanya itu Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki keunggulan di sektor pariwisata “diganjar” pemerintah pusat menjadi salah satu daerah Super Prioritas Pariwisata Indonesia.

    Di momentum HUT ke -18 Tahun hari ini, sejumlah harapan dan dukungan bagi pemerintahan JGKWL datang dari berbagai kalangan dan stakeholder terkait, termasuk Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang M Qowi.

    ” Pada HUT ke – 18 Kabupaten Minahasa Utara ini, mari kita tingkatkan kinerja dan pengabdian kita pada Kabupaten Minahasa Utara yang kita cintai sehingga terwujud Kabupaten Minut yang tangguh dan hebat.” ucap Qowi, sabtu (20/11) saat diwawancarai media ini.

    Sebagai salah satu stakeholder yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Kabupaten Minut di sektor transportasi laut, ia yakin kedepan Kabupaten Minahasa Utara akan semakin terdepan menjadi daerah tujuan destinasi wisata unggulan di Indonesia bahkan Internasional.

    ” Peningkatan pembangunan dan kinerja sektor transportasi laut pun terus digenjot guna mendujung konektifitas transportasi laut di Minahasa Utara khususnya mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang ada di Likupang Kab. Minahasa Utara.”

    ” Mari terus semangat untuk bergerak, berkinerja dalam pengabdian memajukan Kabupaten Minahasa Utara yang unggul dan berdaya saing tinggi sehingga masyarakat sejahtera.” kunci Qowi.

    (ABL)

  • Bantu Warga Kepulauan, UPP Kelas III Likupang Sediakan Angkutan Kapal GRATIS

    test.petasulut.com/, SULUT – Pandemi Covid-19 terus menggerogoti daerah Sulawesi Utara namun tak menyurutkan semangat Pelabuhan kelas III Likupang dibawah kendali kepala pelabuhan M. Qowi untuk tetap melakukan pelayanan terhadap penumpang laut, terkhusus untuk tujuan pulau-pulau di sekitar wilayah tersebut.

    Pelayanan UPP kelas III Likupang tetap berjalan normal, akan tetapi tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

    Kepada awak media, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan sebagai salah satu sarana penunjang transportasi laut bagi masyarakat yang ada di pulau – pulau sekitar wilayah Likupang maupun wilayah kepulauan di Sulawesi Utara pihaknya tetap berupaya secara maksimal memberikan pelayanan terbaik terutama dalam hal mobilisasi akan kebutuhan warga.

    “Rata – rata setiap hari ada sekitar 5 kapal tradisional dibawah 6 GT melayani pelayaran lokal bagi masyarakat yang ada di pulau Gangga, Lihaga dan lainnya dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Qowi, Selasa (17/8) usai mengikuti upacara HUT ke-76 RI lewat virtual.

    Kepala UPP Kelas III Likupang, M. Qowi

    Selain itu pihaknya juga menyediakan fasilitas angkutan kapal secara gratis guna mendukung transportasi bagi masyarakat yang ada di pulau sekitar dengan jadwal setiap Sabtu pukul 10 pagi.

    ” Fasilitas kapal sebagai transportasi gratis untuk masyarakat merupakan bentuk dukungan kami terlebih menghadapi situasi Pandemi covid 19. Namun demikian tentunya protokol kesehatan juga menjadi prosedur wajib kami lakukan seperti pembatasan jumlah kapasitas penumpang, pengukuran suhu tubuh dan penerapan 3 M serta penyemprotan disinfektan seluruh sarana pelabuhan.” terang Qowi.

    (ABL)

  • HUT ke-76 RI, Kepala UPP Kelas III Likupang Berharap Indonesia Segera Pulih Dari Covid-19

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memperingati HUT ke-76 Tahun Republik Indonesia, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi berharap Indonesia segera pulih dari wabah covid-19 ini kemudian masyarakat bisa hidup normal kembali.

    “HUT ke-76 Tahun Republik Indonesia dengan mengambil tema ‘Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’ ini, kami unit penyelenggara pelabuhan kelas III Likupang berharap Indonesia segera pulih dari pandemi Covid-19 kemudian masyarakat bisa bekerja secara normal dan beraktifitas secara normal dan ekonomi kembali bangkit lagi,” ucap Qowi, Selasa (17/8) usai mengikuti upacara lewat virtual di Kantor UPP kelas III Likupang.

    “Apalagi kami juga mendukung destinasi super prioritas wisata yang ada disini untuk transportasi laut tetap berjalan normal seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun atau Handsanitizer,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Qowi juga mengakui bahwa dimasa pandemi ini, fasilitas yang ada di pelabuhan sering dilakukan penyemprotan disinfektan, karena ini adalah salah satu cara meminimalisir penyebaran covid-19 sekaligus terus mendukung program pemerintah.

    “Intinya, semoga Indonesia segera pulih. Karena mengingat konektivitas logostik dari sisi transportasi laut, kami sangat menunjang sehingga ekonomi tetap berjalan baik di pulau-pulau yang ada di Likupang maupun kepulauan yang ada di Sulawesi Utara. Karena pelabuhan Likupang adalah pelabuhan regional yang pelayarannya mencakup pulau-pulau yang ada di Sulawesi Utara ini,” jelasnya lagi.

    “Selamat memperingati HUT ke-76 tahun Republik indonesia, kita kobarkan semangat untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Qowi.

    (ABL)

  • Fokus Bangun Pelabuhan Wisata Likupang, Qowi Pastikan Tenaga Kerja Lokal Selalu Dilibatkan

    test.petasulut.com/, SULUT – Keseriusan pemerintah dalam hal membangun berbagai sarana penunjang pariwisata di Sulawesi Utara patut mendapat acungan jempol.

    Salah satunya, fasilitas terminal wisata pelabuhan Likupang yang berada di lahan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Minut, Sulut.

    Pelabuhan wisata likupang itu diketahui terus dipacu pembangunannya dan ditargetkan akan tuntas pada tahun 2022 nanti.

    Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu juga sempat mengapresiasi kinerja Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang yang sampai saat ini tengah fokus dalam pembangunan terminal wisata itu.

    ” Tentunya Kami (DPRD Sulut) akan terus menunjang UPP Kelas III Likupang dalam pembangunan terminal wisata ini,” kata Waworuntu, selasa (13/7) di ruang kerjanya.

    Disisi lain, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan pembangunan terminal wisata pelabuhan Likupang merupakan upaya pemerintah pusat untuk mendukung kawasan Strategi Pariwisata Nasional di daerah tersebut.

    Pelabuhan Wisata Likupang yang berada di lahan kantor UPP Kelas III Likupang

    Qowi juga memaparkan proses serta tahapan pembangunan terminal wisata telah dilaksanakan persetujuan kontrak Tahun Jamak (Multy Years Contract) Pekerjaan Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut Likupang TA. 2021 – 2022 sudah keluar dan ditanda tangani Menteri Perhubungan pada tanggal 21 Juni 2021.

    ” Lelang Pekerjaan konstruksi saat ini sudah memasuki tahap SPPBJ dan Lelang Pekerjaan Supervisi sudah memasuki tahap masa sanggah prakualifikasi, rencana kontrak akhir bulan Juli 2021 ini.” jelas Qowi kepada wartawan Selasa (13/7/21) melalui pesan Whatsapp.

    Sementara itu terkait harapan wakil rakyat Sulut Braien Waworuntu untuk melibatkan tenaga kerja lokal dalam pembangunan fasilitas pelabuhan, menurut Qowi selama ini pihaknya tetap berkomitmen untuk memprioritaskan penduduk sekitar maupun warga Minahasa Utara.

    ” Terkait pelibatan tenaga kerja lokal, pasti kami selalu libatkan warga sekitar Likupang / Minahasa Utara. Nanti setelah kontrak dan pekerjaan dimulai akan kami informasikan terkait jumlah tenaga kerja yang dilibatkan. Setiap pembangunan di Pelabuhan Laut Likupang guna mendukung KEK Pariwisata dan Destinasi Super Prioritas Likupang akan selalu melibatkan tenaga kerja lokal, ” terangnya.

    Dikatakannya untuk tahun 2020 kemarin pihaknya telah melibatkan 30 tenaga lokal dan 15 tenaga dari luar. Sedangkan untuk pekerjaan padat karya di Pelabuhan Laut Likupang untuk Bulan April 2021 juga telah melibatkan 50 pekerja lokal/warga sekitar Pelabuhan untuk pengecatan pagar dan pembersihan lingkungan pelabuhan.

    Disisi lain Qowi juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan wakil rakyat Sulut dalam menunjang pembangunan fasilitas pariwisata yang ada di pelabuhan Likupang.

    Diketahui, pembangunan sarana itu bakal menghabiskan anggaran Rp 40 miliar untuk tahun 2021 sampai 2022.

    (ABL)

  • BRAIEN WAWORUNTU Minta Libatkan Warga Sekitar Dalam Pembangunan Pelabuhan Wisata Likupang

    test.petasulut.com/, SULUT – Pemerintah saat ini tengah membangun pelabuhan Wisata Likupang, tepatnya di lahan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Minut, Sulut.

    Diketahui, saat ini Gedung utama pelabuhan wisata sudah berdiri. Tinggal menunggu pembangunan dan pengadaan lebih lanjut seperti pembuatan dermaga apung, area parkir, ruang terbuka hijau dan penunjang lainnya.

    Pelabuhan Wisata Likupang ini diketahui akan menjadi salah satu di antara sejumlah fasilitas penunjang KEK Pariwisata Likupang.

    Awal tahun 2021, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi sempat mengatakan bahwa pengembangan secara keseluruhan fasilitas pelabuhan laut Likupang akan selesai tahun 2022.

    ” Khusus fasilitas terminal wisata, akan diselesaikan tahun 2021 namun secara keseluruhan pengembangan fasilitas yang ada di Pelabuhan Laut Likupang direncanakan selesai tahun 2022 nanti ” tandas Qowi waktu lalu.

    Menanggapi itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu sangat mengapresiasi atas apa yang tengah di lakukan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang bersama para pihak terkait dalam hal pembangunan Pelabuhan wisata ini.

    ” Tentunya Kami (DPRD Sulut) akan terus menunjang UPP Kelas III Likupang dalam pembangunan terminal wisata ini,” kata Waworuntu, selasa (13/7) di ruang kerjanya.

    Braien mengakui bahwa kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi sangat kooperatif dan santun dalam melaksanakan tugasnya.

    “Pak Qowi memang sangat cekatan. Hal itu terlihat saat kunker komisi IV waktu lalu, dimana saat Komisi IV meminta data perihal tenaga kerja disana, pak Qowi sangat cepat memberikan data tenaga kerja itu dan langsung menindaklanjutinya,” jujur Braien.

    Waworuntu pun berharap, untuk pembangunan ini masyarakat sekitar bisa dilibatkan.

    “Semoga warga lokal dilibatkan dalam pembangunan Pelabuhan wisata Likupang,” tutupnya.

    (ABL)

  • Penuhi DELH, Kepala UPP Kelas III Likupang Bermohon DLH Sulut Lakukan Proses Sampai Tahap Penerbitan

    test.petasulut.com/, SULUT – UPP kelas III Likupang melakukan gerak cepat dengan menindaklanjuti surat arahan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor: 660.1/39/VDLHD/2020 tanggal 29 Januari 2020 perihal arahan dokumen lingkungan hidup.

    UPP Kelas III Likupang mengakui bahwa sangat memperhatikan pembangunan yang berwawasan lingkungan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup serta untuk memenuhi peraturan perundang undangan yang berlaku, maka disusunlah Dokumen Evaluasi lingkungan Hidup (DELH) Kegiatan Operasional Pelabuhan Likupang yang berlokasi di Desa Munte Kecamatan Likupang Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara.

    Sementara itu, Kepala kantor UPP kelas III Likupang, Moh. Qowi mengatakan bahwa sesuai arahan DLH Sulut kepada Pelabuhan Laut Likupang untuk menyusun dokumen evaluasi lingkungan hidup, dan pada bulan april sampai akhir november 2020 ini telah selesai disusun.

    “Laporan awal sampai akhir telah kami selesaikan dan rencananya besok 24 november saya akan menyambangi DLH Sulut untuk mengantar dokumen evaluasi lingkungan hidup yang telah dikerjakan oleh konsultan dari bandung untuk dinilai oleh DLH sendiri,” ucapnya kepada awak media, senin (23/11) diruang kerjanya.

    Diketahui, UPP kelas III Likupang telah melakukan Penyusunan dokumen lingkungan yang mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SE.07/MENLHK/SETJEN/PLA.4/12/2016 tentang Kewajiban Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Orang Perseorangan atau Badan usaha yang telah memiliki Izin usaha dan/atau Kegiatan.

    Qowi pun berharap Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara dapat melanjutkan proses pembahasan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) ini sebagai syarat penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan.

    ” Melalui proses pembahasan DELH ini, kiranya DLH Sulut dapat melakukan Penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan atas kegiatan operasional Pelabuhan Likupang yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara,” tutupnya.