Tag: viral

  • Pimpinan DPRD Sulut BILLY LOMBOK Seriusi Kasus Dugaan Malpraktek di RS Tomohon

    test.petasulut.com/, SULUT – Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok menanggapi kasus dugaan malpraktek yang terjadi di salah satu rumah sakit swasta yang berada di kota Tomohon.

    Politisi Partai Demokrat itu mengatakan bahwa DPRD Sulut tentunya merasa turut sepenanggungan dengan apa yang dirasakan keluarga.

    "Kemudian tindak lanjut yang diharapkan oleh keluarga, tentu kita (DPRD) harapkan pihak yang berkepentingan disini yakni fasilitas kesehatan, penting untuk pro aktif didalam mengevaluasi managerial penanganan pasien. Kita DPRD mendukung apa yang di sampaikan pak Gubernur Sulut, dimana Sulut ini menjadi destinasi medis untuk Indonesia bagian timur maupun Indonesia pada umumnya. Harapannya, Sulut dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mempuni sudah bisa mencapai suatu standarisasi internasional," Jelas Billy, rabu (29/12) saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya.

    Nah, harapan-harapan itu Lanjut Aleg dapil Minsel-Mitra, perlu ada kesiapan fasilitas kesehatan. Kalau ada pengaduan seperti ini berarti harus ada evaluasi medis yang dilakukan secara internal oleh fasilitas kesehatan, itu yang didorong.

    "Ketika ada audit medik maka akan kelihatan disitu apa yang terjadi, apakah disisi penanganan pasien, disisi managemen fasilitas kesehatan atau seperti apa, tapi intinya kami DPRD memberikan keyakinan bahwa kita bersama-sama sepenanggungan dengan keluarga yang tertimpa musibah yang dialami dan tentu kita DPRD turut berduka cita. Ini harapan-harapan DPRD yang akan ditindaklanjuti lewat pertemuan-pertemuan dengan pihak fasilitas kesehatan," Kata Lombok.

    https://test.petasulut.com/peduli-fraksi-demokrat-sulut-bagikan-bansos-untuk-warga-terdampak-covid/

    Ditanya soal tindaklanjut DPRD Sulut lewat Komisi IV, Billy menjawab bahwa Komisi IV akan memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang terjadi.

    "Saya kira bukan cuma 1 keluarga yang pernah merasakan hal demikian tapi saya juga dulu pernah merasakan jadi tidak menutup diri pada 1 kasus tapi ada peristiwa lain yang kedepannya bisa juga kita rasakan sama-sama, makanya perlu ada perbaikan," Tutupnya.

    Sebelumnya, Keluarga Alm. Agita Wayong pada 9 desember lalu telah mengadu ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

    Keluarga menduga pihak rumah sakit telah melakukan malpraktek terhadap korban dan akhirnya meninggal dunia pada akhir Agustus 2021 lalu.

    Ibu korban Selvi Pondaag bersama keluarga memasukan aspirasi untuk diperhatikan DPRD Sulut dan berdasarkan laporan tertulis yang dilampirkan keluarga, Rumah sakit yang melakukan perawatan dinilai telah salah mendiagnosa penyakit yang dialami Agita Wayong (27) selaku korban.

    (ABL)

  • Viral di Medsos! Akun ini Tawarkan JASA RENTAL PACAR, Sejumlah Aturan Wajib Dipenuhi

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Di era digital sekarang ini, banyak pengguna memanfaatkan media sosial sebagai ruang untuk menjual dsn menawarkan berbagai bisnis guna meraup keuntungan yang lebih muda.

    Berbagai bisnis dituangkan para pengguna di berbagai platform, seperti Instagram, Facebook dan Platform lainnya.

    Namun, ada sebuah akun facebook yang menawarkan jasa yang dianggap kurang lazim bagi warganet.

    Pasalnya, jasa yang ditawarkan adalah jasa rental pacar.

    Hal itupun viral dan menjadi sorotan netizen. Nama Akun facebook yang menawarkan jasa rental pacar itu adalah ‘Rental GirlFriend UwU’.

    Banyak dari pengguna FB tampaknya berminat, terlihat dari ratusan komentar yang diberikan di unggahan akun tersebut.

    Akan tetapi, jasa rental pacar ini hanya disediakan khusus untuk kawasan kota Malang, Jawa Timur.

    Informasi tersebut tertera dengan jelas dalam peraturan yang disampaikan admin ‘Rental GirlFriend UwU’ dalam unggahannya.

    “Hanya berlaku di kota Malang saja (jika kalian dari luar kota ingin offline date, kalian yang datang kesini),” ucapnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com pada Selasa, 21 Desember 2021.

    Tidak hanya itu, terdapat beberapa peraturan lain yang harus dipenuhi oleh klien yang ingin menyewa pacar di akun tersebut, yakni:

    – Tidak boleh dicicil (bayar setengah nanti setengahnya setelah date) gak boleh banget, haru full payment sebelum date!

    -Bisa dp dulu untuk antri jadwal talent

    -Umur bebas, diatas 25 gapapa asal wajah masih terlihat muda (bahaya nanti dikira anda pedo)

    -Tidak harus cowok, cewek pun boleh menyewa

    -Tidak punya pasangan, pacar maupun istri. (Nanti bahaya pacar (sewaan) dianiaya).

    -Dilarang berbuat kasar, toxic, dan bikin Talent tidak nyaman!

    -Bisa jaga batasan

    -Wajib memiliki attitude

    -Dilarang berbicara, chat, meminta hal-hal yang menjurus ke 18+

    -Tidak boleh mengajak ke tempat yang sepi orang

    -Tidak boleh menyewa talent hanya untuk membawa masalah (grebek selingkuhan, dll)

    -Semua biaya (makan, tiket, dll) kamu yang tanggung, talent tidak mengeluarkan uang sedikitpun

    -Jika kalian melakukan hal yang membuat talent tidak nyaman, maka kalian (client) akan diberi sanksi

    -Jika client ketahuan melakukan hal yang tidak-tidak, maka akan date di waktu itu juga akan langsung di cut dan di-blacklist.

    https://test.petasulut.com/pegawai-honorer-kelurahan-diduga-lecehkan-tiga-siswi-magang/

    Selain itu, terdapat juga tambahan aturan terkait lokasi kencan antara klien dan pacar yang disewa.

    "Bisa menentukan lokasi dimanapun asal di tempat yang jelas (jika client memaksa untuk mengajak ke hotel maka akan di-blacklist dan di denda)," tutur admin.

    Tidak hanya menawarkan jasa, akun tersebut juga memajang wajah para talent untuk pacar sewaan.

    Akun tersebut menegaskan bahwa seluruh talent yang bekerja untuk jasa ini sudah legal atau cukup umur.

    "Sekedar info, Talent yang di foto sudah LEGAL dan sudah KULIAH ya kak. Hanya karena muka nya seperti anak kecil bukan berarti talent anak kecil," ujar admin.

    Sementara itu untuk tarif kencan daring (online date) dibanderol dengan harga Rp85.000 per tiga hari atau Rp150.000 per satu minggu, dan sudah termasuk biaya kuota talent.

    Sedangkan untuk layanan tambahan, klien harus membayar Rp50.000 untuk video call maksimal 4 kali, Rp30.000 untuk telepon, dan Rp40.000 untuk mengirim foto.

    Kemudian untuk pemesanan kostum khusus atau cosplay talent, biaya sepenuhnya ditanggung penyewa.

    Artikel ini juga telah tayang di Pikiran Rakyat dengan judul "Viral Jasa Rental Pacar dengan Tarif Mulai dari Rp85.000, Admin: Sudah Legal Ya, Kak"

    (ABL)

  • Boleh Cicipi Istri Karena TAMU ADALAH RAJA, Tradisi Negara Ini Teraneh di Dunia

    test.petasulut.com/, SULUT – Istilah tamu adalah Raja merupakan istilah yang tak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia.

    Istilah tamu adalah raja di Indonesia tentu ada batasannya dan bukan berarti tamu bertindak semuanya terhadap tuan rumah.

    Di negara Kenya juga, kita juga akrab dengan istilah tersebut, namun seorang tamu akan mendapatkan lebih dari tuan rumah dan seperti seorang raja.

    Negara Kenya merupakan salah-satu negara di benua Afrika. Kabarnya negara ini termasuk negara miskin, tapi kaya akan tradisi seperti halnya Indonesia.

    Namun di Negara Kenya terdapat satu tradisi paling gila di dunia, dan tradisi tersebut tentu tidak ada di Indonesia.

    Setiap negara dan daerah pasti memiliki tradisi. Namun terkadang tradisi tersebut aneh dan bahkan gila.

    Salah satu tradisi yang aneh dan gila, bahkan paling gila di dunia ada di Negara Kenya.

    Dikutip dari kanal YouTube Data Fakta, terdapat satu tradisi gila di negara Kenya, yaitu tradisi tukar istri.

    https://test.petasulut.com/tradisi-unik-di-nepal-berbagi-istri-dengan-saudara-kandung/

    Meski terdengar konyol dan aneh, namun beberapa suku pedalaman di Kenya dikabarkan masih mempraktikannya.

    Jadi, ketika seorang pria berkunjung ke rumah orang lain, maka pria yang berkunjung tersebut boleh mencicipi dan tidur bersama istri pemilik rumah.

    Kabarnya, warga Kenya berpikir bahwa tamu adalah Raja. Sehingga kenyamanan tamu harus dijaga bahkan harus diservis sebaik-baiknya.

    Selain menyediakan makanan dan tempat tidur, istri pun diharuskan untuk melayani sang tamu.

    Tradisi tukar istri ini disebut-sebut sebagai penyebab tingginya penularan HIV Aids di Kenya.

    Kabarnya negara Kenya kini telah berkembang. Bahkan kabarnya Kenya menjadi rumah kedua bagi para miliarder dunia.

    Para miliarder banyak yang berinvestasi di Kenya, sebab Kenya mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat, setelah lepas dari jajahan Inggris.

    Banyak para investor yang memburu properti di Kenya. Bahkan kabarnya akan dibangun sebuah gedung pencakar langit yang nantinya akan menjadi yang tertinggi di benua Afrika.

    Itu lah sederet fakta negara Kenya, salah-satu negara di Afrika yang cukup unik dan menarik untuk dibahas.

    Artikel ini telah tayang di Jurnal Soreang dengan judul "Tamu Adalah Raja, Boleh Cicipi Istri, Tradisi Negara Kenya Paling Aneh di Dunia"

    (ABL)

  • Wow!! Suku Ini Hanya Dihuni Wanita Tapi Mereka Bisa Hamil Dan Punya Anak

    test.petasulut.com/, SULUT – Tradisi dari berbagai suku selalu menghadirkan hal-hal yang unik. Diketahui bersama bahwa kebanyakan suku masih tinggal di pedalaman hutan dan tak ingin berbaur dengan masyarakat luar.

    Seperti suku yang berada di belantara Hutan Amazon. Dimana suku tersebut hanya didiami oleh sejumlah kaum wanita saja.

    Sebuah suku di pedalaman Amazon ini hanya memiliki anggota perempuan saja, uniknya suku ini bisa memiliki keturunan dan anak.

    Padahal menurut beberapa cerita yang berkembang, tak ada satupun anggota pria dalam kelompok suku tersebut.

    Dikutip daru Coco01.net, hutan Amazon pada dasarnya adalah hutan tropis terbesar di dunia yang membentang ke beberapa negara.

    Hutan ini menyimpan banyak misteri yang hingga kini sangat sedikit kita ketahui, satu di antaranya adalah kisah suku perempuan Amazon di dalamnya ini.

    Mayoritas diisi oleh perempuan serta hidup di hutan liar yang buas, membuat suku ini sangat tangguh tanpa adanya pria.

    Mereka melarang laki-laki termasuk bayi laki-laki berada di dalam koloninya.

    Nyaris semua anggota suku ini disebutkan sebagai wanita yang perkasa dan pandai bertarung laiknya seorang prajurit.

    Tetapi yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah, bagaimana bisa suku ini terus memiliki keturunan sementara semua penduduknya adalah wanita.

    Ternyata ada trik khusus yang dilakukan oleh suku ini untuk mendapatkan keturunan.

    Ketika seorang wanita sudah masuk usia menikah, mereka harus melakukan sesuatu agar memperoleh keturunan.

    Caranya adalah, wanita-wanita itu akan diminta untuk mengintai suku lain yang ada kaum prianya.

    Mereka akan mencari pria perkasa dan ketika saatnya tiba, lalu mereka menyerang kaum tersebut dan menculik pria yang sudah mereka incar.

    Pria itu kemudian diculik dan dijadikan suami 'satu malam' hanya untuk membuat wanita-wanita suku tersebut hamil.

    Ketika positif hamil, pria-pria yang diculik dikembalikan kepada suku mereka.

    Namun, jika yang lahir adalah bayi laki-laki mereka akan membuangnya ke hutan.

    Sebaliknya jika yang lahir adalah wanita, ia akan dirawat dan dibesarkan serta dijadikan prajurit wanita yang tangguh.

    Menurut cerita, suku ini mampu membuat bangsa Yunani kewalahan ketika menghadapi suku wanita Amazon ini.

    Kebiasaan gila wanita Amazon ini adalah memotong sebelah payudarannya, dengan tujuan lebih mudah saat memanah, dengan permukaan dada yang rata akan membuatnya fokus memanah.

    Para Ibu dari suku wanita Amazon ini mendidik anaknya dengan sangat keras supaya menjadi ksatria yang hebat hingga dilatih menggunakan senjata.

    Namun, kenyataan tentang kisah para wanita Amazon ini banyak yang meyangkalnya dan dianggap hanya legenda.

    Pasalnya hampir tidak ditemukan bukti nyata berupa peninggalan maupun eksistensi mereka.

    Menurut sebagian sejarawan, suku wanita Amazon ini sengaja diciptakan sebagai dongeng atau legenda, terlepas dari benar tidaknya keberadaan mereka.

    Namun tak sedikit pula ada yang percaya bahwa mereka benar-benar ada, karena catatan tentang mitologi ini memang ada.

    https://test.petasulut.com/mengenal-manusia-kerdil-dari-suku-oni-yang-berada-di-hutan-indonesia/

    Baca Juga: Pria 9 Hari Tersesat di Hutan Amazon, Hilang Setelah Menolak Ikuti Ritual 'Minta Izin' Pachamama.

    Siapa yang tak mengenal kawasan hutan dan sungai Amazon?

    Sejak dahulu kala, hutan Amazon terkenal sebagai rumah bagi lebih dari 2,5 juta spesies serangga dan 40 jenis tanaman dan pohon.

    Melansir theclever.com, hutan Amazon juga turut dihuni oleh manusia.

    Tetapi, ada beberapa area di Amazon yang belum pernah juga terjamah oleh manusia.

    Kawasan Amazon memang dikenal dengan misterinya yang serba membingungkan.

    Misalnya pada 2009 silam, sebuah media memberitakan adanya suku yang memakan manusia.

    Korbannya ialah Ocelio Alves de Carvalho, seorang remaja berusia 19 tahun.

    Ia diduga dimangsa oleh suku Kulina di Amazon.

    Namun karena hukum Brasil tidak mengizinkan polisi memasuki kawasan mereka, akhirnya mereka tak ditangkap.

    Atau ada yang disebut Jungle Balls, yang adalah batu raksasa aneh diduga berasal dari masa prasejarah.

    Para arkeolog tak mengetahui dari mana asal batu misterius ini.

    Bahkan sebagian di antaranya memiliki diameter sampai 8 kaki atau 2,4 meter.

    Ular raksasa hingga cerita piranha dan sungai mendidih, menjadi hal-hal menarik tentang hutan Amazon.

    Berbagai kemisteriusan tersebut masih terus terjadi bahkan hingga saat ini.

    Pernah bertanya-tanya bagaimana rasanya bila tersesat di hutan Amazon selama 9 hari lamanya, tanpa membawa perbekalan apapun?

    Nah, ada seorang pria bernama Maykool Coroseo Acuña (25), menjadi saksi hidup di hutan Amazon tanpa perbekalan.

    Kisahnya menjadi viral dan diulas secara eksklusif oleh banyak media ternama dunia.

    Turis asal Cile ini tersesat dan harus bertahan hidup di ganasnya hutan Amazon selama 9 hari.

    Satu di antara media yang mengulas kisahnya adalah The National Geographic.

    Cerita Awal

    Acuna awalnya berkemah di Taman Nasional Madidi, Bolivia, bersama sebuah perusahaan tur wisata, pada Februari 2017 lalu.

    Acuna kemudian menjelajah sendirian, lalu tersesat di hutan Amazon.

    Daerah hutan Amazon itu sangat terpencil, dan tak mempunyai jalur darat.

    Untuk menuju ke sana, hanya bisa menggunakan perahu.

    Acara Ritual

    Satu malam, kelompok tur wisata itu menyelenggarakan semacam acara ritual.

    Ritual ini bernama Pachamama, sebuah acara yang diadakan untuk 'minta izin' ke para penunggu alam rimba, karena telah mengizinkan mereka beraktivitas di sana.

    Acuna menolak datang.

    Selepas acara, seorang pengurus tur wisata, mendatangi tenda Acuna.

    Acuna ternyata telah hilang entah ke mana.

    Pencarian Dilakukan Tim Penyelamat Secara Terus-menerus

    Polisi hutan dan tim pencari kesulitan mencari Acuna.

    Akhirnya, pada hari ke-6, tim pencari menemukan kaus kaki berlumpur di hutan.

    Kaus kaki itu dibawa ke dukun setempat.

    Percaya atau tidak, dukun menyatakan Acuna terjebak di dimensi atau alam lain.

    Ada spekulasi tim pencari yang percaya betul bahwa Acuna hanya tersesat dan menyimpulkan ia telah meninggal dunia.

    Acuna Ditemukan Hari ke-9, Tim Penolong Kaget Melihat Kondisi Tangannya

    Di hari ke sembilan, polisi mendegar teriakan Acuna yang berada di tepi sungai.

    Menariknya, setelah dicari kemana-mana, posisi Acuna ditemukan ternyata tak sampai 1,5 kilometer dari perkemahan.

    Acuna mengaku musuh utamanya di rimba adalah gigitan hewan serangga.

    Saat dia menunjukkan tangannya, para penolong terkejut.

    Tangan Acuna terlihat penuh dengan luka gigitan binatang.

    Dia mengaku bisa bertahan hidup dengan mengikuti kawanan monyet.

    Mengikuti monyet, Acuna mengaku bisa menemukan tempat berteduh dan air.

    Monyet-monyet itu, anehnya, juga kerap memberi Acuna buah untuk dimakan.

    Meski nyawanya nyaris hilang di pedalaman Amazon, Acuna tetap saja tak mempercayai klenik.

    "Aku tak percaya dengan cerita mistis di sini. Yang menyelamatkan saya adalah Tuhan," kata dia, seperti dikutip dari Dailymail.co.uk.

    Artikel ini telah tayang di tribun jatim dengan judul "Suku Wanita Ini Hidup Tanpa Pria Tapi Mereka Bisa Hamil, Begini Caranya Punya Anak"

    (ABL)

  • Ratusan Petugas Positif Terpapar Omicron, Aktifitas Rumah Sakit Lumpuh

    test.petasulut.com/, INTERNASIONAL – Varian baru virus COVID-19, Omicron terus berkembang di beberapa negara.

    Dimana, dari waktu ke waktu informasi dari merebaknya covid-19 varian Omicron terus berdatangan.

    Terbaru, Rumah Sakit terbesar di Zimbabwe diketahui lumpuh, setelah 436 anggota staf dari semua departemen di rumah sakit tersebut terpapar virus COVID-19, Omicron.

    Ratusan petugas di Parirenyatwa Group of Hospitals itu terpaksa diisolasi akibat Omicron.

    Menurut Juru bicara rumah sakit Linos Dhire, kegiatan operasi dikurangi, demikian dilaporkan kantor berita New Ziana, Jumat (17/12) waktu setempat.

    Zimbabwe mencatat lonjakan 472 persen kasus baru COVID-19 dalam dua pekan terakhir, yang disebabkan oleh varian Omicron. Kondisi ini memaksa pemerintah mengurangi praktik bedah di rumah sakit menjadi 30 persen dan memperketat langkah-langkah pencegahan COVID.

    https://test.petasulut.com/wah-masker-katup-disebut-jadi-salah-satu-penyebab-penyebaran-varian-omicron/

    Negara di Benua Afrika itu melaporkan 4.247 kasus dan 12 kematian COVID-19 pada Kamis (16/12).

    Total menjadi 186.304 kasus dengan 4.771 kematian.

    Sebanyak 4.023.013 orang sudah mendapatkan dosis pertama dan 3.035.192 orang telah mendapatkan dosis kedua vaksin COVID-19.

    Jumlah orang yang vaksin selama dua pekan terakhir meningkat di tengah lonjakan kasus yang disebabkan oleh varian Omicron.

    Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Rumah Sakit Terbesar Lumpuh, Ratusan Petugas Positif Terpapar Omicron"

    (ABL)

  • Pegawai Honorer Kelurahan Diduga Lecehkan Tiga Siswi Magang

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Kasus pelecehan seksual terjadi di Tangerang Selatan (Tangsel), dimana seorang pegawai Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, melakukan tindak pelecehan seksual kepada tiga siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL).

    Dilansir dari fajarpendidikan, Tiga korban berinisial AN (16), NA (16), dan AW (17) mengaku trauma dan akhirnya menolak saat dipanggil kembali untuk magang di kantor Kelurahan Jombang.

    1. Pelaku berinisial SA berusia 54 tahun

    Ketiga siswi tersebut jadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pegawai kelurahan berinisial SA (54). Kepada wartawan, Lurah Jombang Hasanudin menjelaskan kasus dugaan pelecehan siswa magang itu dalam proses pengusutan Satgas Perlindungan Anak (PA) Kelurahan Jombang.

    Informasi yang berhasil dihimpun, oknum pelaku pelecehan seksual tersebut berstatus sebagai pegawai honorer. Dalam kasus itu, pihak kelurahan mengklaim telah memanggil dan meminta keterangan langsung dari SA soal kejadian itu.

    2. Pimpinan SA juga sudah dimintai keterangan terkait dugaan pelecehan siswa magang itu.

    3. Siswi Magang Jadi Korban Pelecehan Pegawai Kelurahan di Tangsel Rapid test di terhadap ASN di Serang.

    https://test.petasulut.com/honor-pns-daerah-tembus-rp-25-juta-sry-mulyani-bakal-kurangi-dan-atur-batasan/

    Menanggapi kasus tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel menegaskan, pegawai berinisial SA itu adalah pegawai honorer. Pihaknya, juga telah memanggil pimpinan dari diduga oknum pegawai honorer itu.

    “Dia (SA) non-PNS,” ungkap Kepala BKPP Tangsel, Apendi dikonfirmasi.

    Dia menegaskan, atasan SA pun telah dimintai keterangan. Dalam keterangan sementara yang diperoleh, oknum pegawai itu, hanya mencolek siswi magang di kantor kelurahan itu.

    Kepala BKPP: Kata Lurah pelaku cuma nowel

    Lurah Jombang, Hasanudin, kata Apendi juga sudah memanggil SA, untuk dimintai keterangan. Dia juga memerintahkan sang lurah untuk menggali keterangan secara benar dan utuh.

    “Kata dia, ‘cuma nowel (mencolek) doang’. Ini mah lurah yang bilang ke saya tadi,” kata Apendi.

    Menurutnya, untuk proses lebih lanjut diserahkan kepada ketiga siswi yang merasa dilecehkan.

    Sementara pihak BKPP Tangsel, lanjut Apendi, merekomendasikan kepada pejabat kecamatan untuk menegakan aturan dan ketentuan kepegawaian yang berlaku.

    “Ini kan mencemarkan nama baik Tangerang Selatan sebagai pegawai,” ucapnya.

    Artikel ini telah tayang di fajarpendidikan.co.id dengan judul "tiga siswi magang diperkosa pegawai honorer kelurahan"

    (ABL)

  • Dosen Ini Ditetapkan Tersangka Atas Dugaan Pelecehan Seksual 3 Mahasiswi

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Kasus yang menjerat seorang dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial R atas dugaan pelecehan seksual secara verbal kepada beberapa mahasiswi telah masuk babak baru.

    Dimana, melalui Penyidik Sub Direktorat IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan secara resmi menetapkan dosen Unsri berinisial R sebagai tersangka.

    Dosen tersebut jadi tersangka atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap tiga mahasiswi.

    Dosen R sebelumnya sempat datang memenuhi panggilan penyidik bersama kuasa hukumnya, Ghandi Arius, untuk diperiksa sebagai saksi sejak Jumat pagi.

    Namun, setelah pemeriksaan dilakukan, ia pun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

    "Hari ini kita melakukan gelar perkara dan hasilnya, kami menetapkan R sebagai tersangka," kata Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan kepada wartawan, Jumat (10/12/2021), dilansir dari Kompas.com

    Namun, Hisar belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan serta gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik.

    https://test.petasulut.com/oknum-dosen-diduga-lakukan-pelecehan-kepada-mahasiswi-saat-sedang-urus-skripsi/

    Meski demikian, Hisar mengatakan bahwa hasil penyidikan sementara akan segera diumumkan melalui konferensi pers.

    "Hari ini diperiksa sebagai saksi tersangka. Sementara itu dulu ya, nanti sore press release," ujar Hisar.

    Sebelumnya, R melalui kuasa hukumnya, Ghandi Arius, sempat membantah bahwa chat mesum terhadap tiga mahasiswi Unsri itu dikirim oleh dirinya melalui aplikasi WhatsApp.

    Ghandi pun menegaskan bahwa kejadian itu membuat keluarga R menjadi terpuruk dan jadi korban perundungan oleh netizen karena foto wajah Dosen R sudah beredar luas di media sosial.

    Sumber: Kompas.com

  • Oknum Camat Kepergok Berduaan Dengan Wanita di Hotel

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Publik kembali dihebohkan dengan kabar seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga camat Kabupaten Karanganyar kepergok tengah berduaan di kamar Hotel Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Keduanya terciduk saat satuan Satpol PP dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara melakukan razia pada Sabtu dan Jumat 3-4 Desember 2021.

    Terinformasi bahwa razia yang dilakukan itu telah menjaring lebih dari satu pasangan, dan diantaranya adalah seorang PNS yang diduga menjabat sebagai camat di Kabupaten Karanganyar.

    “saya belum menerima laporan, Saya tahunya ya membaca dari media sosial saja,”ucap Suprapto selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) dikutip dari Pedoman tangerang.

    Suprapto menjelaskan, bahwa pihaknya mendapatkan surat permohonan izin dari pemerintah Kecamatan Jumapolo kepada Bupati Karanganyar untuk kunjungan studi banding BUMDes di Banjarnegara.

    https://test.petasulut.com/jatuh-dari-lantai-7-hotel-pengantin-pria-di-manado-tewas/

    Kunjungan studi banding tersebut waktunya sesuai dengan razia yang dilakukan aparat Satpol PP.

    Hingga saat ini, pihaknya mengaku akan terus menelusuri kebenaran informasi tersebut.

    “Kami akan menelusuri kebenaran informasi dan rentetan kegiatan yang bersangkutan di sana (Banjanarnegara). Nanti kalau sudah pasti untuk klarifikasinya menunngu pentunjuk Bupati,”ucap Suprapto menambahkan.

    Sumber: Pedoman tangerang

    (ABL)

  • Mengenal Manusia Kerdil Dari Suku Oni Yang Berada di Hutan Indonesia

     

     

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Ada Beragam Suku, Ras dan Agama yang tersebar di seluruh Dunia, terlebih di Indonesia.Kehidupan kelompok suku di berbagai daerah mempunyai khas masing-masing. Masyarakat yang hidup di era modern seakan tidak percaya akan hal-hal unik yang dianggap sebagai budaya dari suku tertentu.

    Namun, ada yang menarik yang wajib kita ketahui, dimana ada manusia kerdil bertahan hidup di hutan sampai saat ini.

    Mereka pun terinformasi hidup secara komunal di tempat terisolir dan tak berhubungan dengan dunia asing.

    Beberapa waktu lalu, di pedalaman Aceh ada yang menemukan manusia kerdil Suku Mante.

    Namun, manusia yang tak sengaja terekam kamera pengendara motor itu kabur berlari kencang di semak-semak.

    Kemudian, berkembang cerita bahwa memang ada orang kerdil Suku Mante di hutan pedalaman Aceh.

    Hanya saja, tidak mudah menemukan orang-orang tersebut karena mereka bersembunyi dari manusia lainnya.

    Secara umum, suku-suku yang ada saat ini berkembang dan eksis di tengah masyarakat.

    Manusia kerdil dan lincah kebanyakan dikenal sebagai hobbit.

    Hobbit adalah salah satu jenis makhluk fiktif dalam karya fantasi Tolkien.

    Namun, sebenarnya manusia hobbit tak hanya fiktif belaka.

    https://test.petasulut.com/pesona-tuur-maasering-tomohon-menghadirkan-hutan-pohon-aren/

    Manusia berukuran lebih kecil dari orang normal ini hidup di Indonesia. Fenomena orang kerdil di Indonesia ternyata juga ditemukan di Bone, Sulawesi Selatan.

    Di Bone Sulawesi Selatan, manusia kerdil dikenal sebagai Suku Oni.

    Suku Oni merupakan pribumi asli Kabupaten Bone yang dulunya bekerja membangun benteng, irigasi dan bangunan lainnya pada zaman kerajaan.

    Suku Oni terkenal sangat lincah dan kuat. Mereka memang terbiasa tinggal di hutan dan hidup secara alami di dalamnya.

    Mereka juga dipercaya menjadi mata-mata raja Bone.

    Cerita mengenai keberadaan suku Oni dimulai dari Ahmad Lukman, mantan kepala Desa Mappesangka yang mengaku pernah berjumpa dengan orang-orang yang tingginya hanya sekitar 70 sentimeter.

    Ia mengaku pernah mengunjungi tempat tinggal mereka di dalam gua, di kawasan hutan Tanjung Palette.

    "Waktu terpilih menjadi kepala desa untuk pertama kalinya, sekitar 17 tahun lalu, saya diundang oleh kepala suku Oni masuk ke dalam perkampungan mereka."

    "Untuk mencapai pemukiman itu, kita harus berjalan sekitar tiga kilometer."

    "Saat hendak masuk memang agak sulit,"

    "Karena, mulut guanya sangat kecil, hanya bisa dilalui orang kerdil saja."

    "Tapi di dalam gua, keadaannya sudah berbeda, terlihat sangat luas bahkan bertingkat-tingkat," jelas Lukman, melansir Kompas.com.

    Manusia kerdil tersebut disebut-sebut tinggal di gua-gua di tengah hutan.

    Walau masih simpang siur, sebagian warga di sekitar pegunungan Bone menjuluki mereka sebagai makhluk setengah siluman.

    Lantaran, sulit dijumpai dan bisa tiba-tiba menghilang dalam kerimbunan hutan.

    Namun, ada juga yang menganggapnya sebagai makhluk biasa yang sama dengan manusia pada umumnya.

    Tapi memang, hanya secara fisik lebih kecil.

    Cerita lain menyebutkan, suku Oni bisa "dipancing" keluar dari tempat persembunyiannya menggunakan buah pisang yang diletakkan di mulut gua.

    Namun, beberapa orang yang mencoba cara ini tidak mendapati kehadiran mereka.

    Artikel ini telah tayang di suar.grid.id dan Bangkapos.com

    (ABL)

  • Oknum Dosen Diduga Lakukan Pelecehan Kepada Mahasiswi Saat Sedang Urus Skripsi

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan, dimana oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) inisial A diduga melakukan aksi cabul kepada seorang mahasiswi yang hendak mengurus Skripsi.

    Dilansir dari Detikcom, Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) inisial A tersebut mengakui telah melakukan aksi bejat, mencabuli mahasiswi sedang mengurus skripsi. A melakukan hal itu saat mahasiswa meminta tanda tangan kepadanya.

    Pengakuan A itu terungkap dari penjelasan rektorat. Wakil Rektor 1 Unsri, Zainuddin mengatakan A mengakui perbuatannya saat pihak Unsri melakukan pemeriksaan.

    “Dari hasil pemeriksaan, dosen A mengakui perbuatannya. Sanksi kan sudah diberikan, sanksi itu juga sudah dikoordinasikan dengan ahli hukum di fakultas hukum,” kata Zainuddin saat dikutip dari Detikcom, Rabu (1/12/2021).

    Untuk sanksinya, Zainuddin mengatakan, Unsri tidak bisa menyampaikannya ke publik.

    “Kita tidak bisa menjelaskan secara rinci terkait sanksi yang kita berikan karena itu sudah menyangkut pribadi seseorang dan bukan untuk konsumsi publik. Yang jelas, sudah kita berikan sanksi berupa sanksi akademik, administrasi, dan pencopotan dari jabatannya sebagai kajur (kepala jurusan),” terangnya.

    Sementara itu, masalah kasus hukum, Zainuddin menyerahkan kepada polisi. Termasuk mengenai pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan olah TKP di kampus Unsri, Indralaya, Ogan Ilir.

    “Tentu kita akan serahkan proses hukumnya ke pihak kepolisian. Seperti apa nantinya, kita tidak akan ikut campur karena secara institusi kita sudah memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada,” jelas Zainudin.

    Awal Kasus Terungkap

    Dugaan pencabulan oleh dosen A ini awalnya diungkap oleh korban melalui media sosial. Korban curhat dalam postingan bahwa dia telah dilecehkan oleh dosen saat mengurus skripsi.

    Dari postingan yang beredar, Senin (23/9/2021), dosen yang disebut berinisial A diduga melakukan pelecehan seksual saat mahasiswi tersebut melakukan bimbingan skripsi.

    Mahasiswi tersebut bercerita kalau dia mendatangi dosen pembimbingnya untuk berkonsultasi mengenai skripsinya. Peristiwa itu disebut terjadi pada Sabtu (25/9).

    “Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (25/9) lalu. Pada saat itu, saya mendatangi dosen berinisial A tersebut. Di mana di saat bersamaan, saya sudah memastikan jika dosen tersebut ada di kampus dari adik tingkat saya,” tulis mahasiswi itu dalam postingan tersebut.

    Mahasiswi tersebut mengaku menemui dosen tanpa janji dan bertemu di ruang kerja dosen tersebut. Si mahasiswi menyebut dosen A sedang sendirian di kantor tersebut. Dia mengaku sempat terlibat obrolan mengenai skripsi.

    “Dia sempat menanyakan kondisiku yang terlihat memang tampak pucat karena saat itu kondisi ku memang sakit,” demikian cerita wanita yang mengaku mahasiswi Universitas Sriwijaya tersebut.

    Dia mengaku bercerita bahwa dia sedang menghadapi masalah keluarga. Dia mengaku kemudian dipeluk si dosen.

    “Saat bercerita dengannya, aku merasa makin sedih sampai akhirnya, aku dipeluk oleh dosen tersebut. Setelah memeluk, dia itu akhirnya menandatangani berkas sidang tersebut. Aku kaget dan aku pikir itu hanya bentuk empati atas masalah yang ku alami,” katanya.

    Saat berpamitan, katanya, dosen A disebut mengulangi tindakan tersebut. Dia menyebut dosen itu juga menciumnya dan meraba tubuhnya.

    Dia mengaku syok dan takut berteriak karena takut urusannya dipersulit. Dia juga mengaku dosen itu pernah melakukan onani di hadapannya.

    Kasus ini kemudian diusut Unsri hingga akhirnya A mengakui perbuatannya dan dicopot dari ketua jurusan. Kasus ini juga telah ditangani kepolisian dengan memeriksa sejumlah saksi dan akan mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

    Mengenai kasus tersebut, Polisi menyebut mahasiswa mengalami pelecehan seksual saat meminta tanda tangan kelulusan setelah melakukan sidang skripsi. Dosen A diketahui sebagai ketua jurusan saat pelecehan itu terjadi.

    “Dia (korban) itu sudah selesai skripsi, tinggal minta tanda tangan pengajuan kelulusan. Ya di situ kejadiannya dimanfaatkan,” ujar Kepala Subdit 4 Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Masnoni seperti dilansir Antara, Rabu (1/12).

    Masnoni juga membeberkan beberapa hal pengakuan korban yang telah membuat laporan polisi itu. Dia menyebut bahwa korban mengalami pelecehan seksual secara fisik.

    “Sesuai keterangan dari korban yang kami terima, ia dilecehkan secara fisik,” katanya.

    Langkah Polisi

    Setelah dosen A mengakui perbuatan bejatnya, lalu bagaimana respons polisi? Masnoni pun memberikan jawaban.

    “Kalau kita secara hukum tidak bisa berdasarkan omongannya dia (terlapor dosen A), justru informasi itu nanti akan kita jadikan pertimbangan, kita dalami,” ucap Masnoni.

    Masnoni mengaku pihaknya saat ini masih terus menyelidiki kasus, termasuk mengambil keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti.

    “Kita akan lengkapi dulu seperti keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti yang ada, baru nanti kita panggil dari pihak terlapor,” ungkapnya.

    Dia mengatakan akan menangani kasus sesuai dengan prosedur meski terlapor tindak pidana pencabulan ini sudah mengakui perbuatannya.

    “Ya kita tidak bisa langsung saja melakukan penangkapan, kita ada tahapan-tahapan yang harus kita lakukan terlebih dahulu minimal dua alat buktinya sudah jelas baru bisa kita lakukan penangkapan,” jelas Masnoni.

    Sumber: Detikcom

    (ABL)