Tag: Wakil walikota Manado

  • Walikota Dan Wawali Kota Manado Bahas Penerangan Jalan Dengan PLN

    Manado, test.petasulut.com/ – terkait penerangan jalan umum (PJU) di Kota Manado, pagi tadi, Rabu (25/8) Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang melakukan pembahasan teknis dengan pihak PLN soal distribusi listrik di Manado Baik soal meterisasi maupun non meterisasi.

    Ada banyak hal yang dibahas saat itu, sehingga membuat Walikota berkeinginan untuk turun lapangan di malam hari guna melihat secara langsung lampu-lampu mana yang tidak menyala. Ada pula permasalahan lain termasuk tagihan-tagihan yang harus dilakukan di Kota Manado berdasarkan KWH yang terpakai.

    Lalu soal penganggaran dan tagihan-tagihan pembiayaan dalam kaitan dengan 15 ribuan lampu jalan di Kota Manado yang akan disupport oleh Pihak PLN. Seperti dalam data ada 11 ribu lebih, sementara yang tidak menyala ada kurang lebih 4 ribuan.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut ada para pelaksana teknis PLN didampingi kabid Perkim Alfian Kojansouw.

  • Walikota Manado dan Wakil Walikota Terima Kunjungan Mahasiswa Unsrat

    Manado, test.petasulut.com/ – dalam rangka Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Walikota Manado Andrei Angouw kali ini menerima kunjungan dari Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

    Walikota yang juga didampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang menerima kunjungan dari Mahasiswa tersebut diruangan kerja Walikota Manado. Selasa (24/8).

    Tujuan kedatangan Mahasiswa Unsrat itu adalah untuk menyampaikan bahwa mereka telah melakukan proyek penelitian penanganan sampah yang tak lain juga merupakan program yang telah disupport oleh Kementerian Pendidikan Nasional agar bisa mencari karya-karya Mahasiswa supaya bisa dilombakan.

    Mahasiswa Unsrat yang hadir saat itu juga tak datang sendirian, melainkan didampingi oleh Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan Drs. Ronny Gosal M.Si, Deputi WR III DR. Ir. Pinky Saerang dan Dosen Pembimbing DR. Ir. Joice Rimper.

    Berhubungan dengan adanya Lomba Karya dan Penelitian Mahasiswa ini, pada kesempatan saat itu Mahasiswa Unsrat mempresentasikan secara singkat soal penelitian mereka. Oleh karena itu, maka mereka berharap dan bahkan meminta dukungan Pemerintah Kota Manado dalam memformulasikan kegiatan mereka agar nanti kedepan bisa sinkron dengan program Pemkot Manado dalam hal ini penanganan sampah di Kota Manado.

    Mengingat Walikota Manado Andrei Angouw semenjak dilantik dan sampai sekarang ini masih peduli dan sering memantau lokasi yang terdampak akibat membuang sampah sembarangan. Selebihnya Mahasiswa berharap agar Walikota dan Jajaran Pemkot Manado dapat Merespon apa yang mereka sampaikan saat itu melalui.

    Menanggapi apa yag telah dipresentasikan oleh Mahasiswa, terkait penanganan sampah di Kota Manado. Maka ia memberikan apresiasi terhadap kreatifitas Mahasiswa PKM. Walikota Manado juga menyinggung bahwa kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih sangat kurang di Kota Manado , "ini perlu dorongan agar masyarakat sadar dan tidak membuang sampah sembarangan lagi, selebihnya agar supaya tidak jadi budaya buruk bagi masyarakat," ucap AA dalam pertemuan tersebut.

    Walikota juga menjelaskan tentang produksi sampah di Kota Manado setiap hari, serta dia menyinggung soal konsep pengelolaan sampah kedepan yang akan dijadikan energi listrik di Ilo-Ilo.

    Walikota juga menambahkan bahwa bagaimana sampah ini bisa tertangani sembari menjadikan sampah ini nantinya berguna.
    "Pemerintah mendorong jika ada investor yang mau terlibat dalam program penanganan sampah di Kota Manado," tandasnya.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut salah satu anggota DPRD Kota Manado Jean Kodoati Sumilat

  • Walikota Lantik 504 Ketua Lingkungan Se-Kota Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Walikota Manado Melantik 504 ketua Lingkungan se-Kota Manado. Hal itupun dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat, karena mengingat serta mencegah penyebaran dan penularan covid-19, sehingga yang dilantik dalam acara itu hanya perwakilan dari setiap ketua lingkungan, yaitu 2 orang ketua lingkungan saja dihadirkan di ruang serbaguna kantor Walikota Manado. Selasa (3/8).

    Bagi ketua Lingkungan yang tidak bisa hadir dalam pelantikan secara fisik, maka mereka mengikuti secara virtual melalui video conference Zoom Meeting. Dan bagi tamu undangan yang hadir harus melakukan swab antigen sebelum memasuki ruangan, sehingga apabila yang ditemukan ada yang reaktif. Akan segera di persilahkan pulang ke rumah dan melakukan isolasi mandiri.

    Ketua Lingkungan atau dulunya biasa di sebut kepala Lingkungan (pala) yang dilantik Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang adalah mereka yang sudah lolos dari tahapan seleksi seperti pendaftaran dan seleksi administrasi, serta tes kompetensi.

    Acara pelantikan yang diawali dengan pembacaan SK Walikota Manado tentang pengangkatan ketua lingkungan se-Kota Manado, lalu pengambilan atau pengucapan sumpah janji dan jabatan yang dipimpin langsung oleh Walikota Manado Andrei Angouw setelah itu Walikota melantik secara resmi ketua lingkungan se-Kota Manado.

    Selanjutnya, penanda tanganan Berita Acara Pelantikan yang dilakukan oleh Perwakilan ketua Lingkungan juga disaksikan oleh kadis Sosial Kota Manado, Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Kota Manado.

    Turut hadir dalam Acara pelantikan, beberapa anggota Dewan Kota Manado. Seperti, Jimmy Gosal, Jean Sumilat, Rosalita Mandey dan asisten I Heri Saptono, Para Camat, para pejabat eselon lainnya, Rohaniawan, serta 174 ketua lingkungan yang mewakili setiap kelurahan yang ada.

    Usai prosesi pelantikan, Walikota menyampaikan sambutan, dan dalam sambutannya Walikota mengucapkan selamat kepada mereka yang sudah lolos dan terpilih sehingga bisa dilantik menjadi ketua Lingkungan.

    Ia pun berharap kepada ketua lingkungan yang baru saja dilantik agar jabatan yang mereka emban merupakan tanggungjawab bukan suatu “pemberian”. Selain itu, harapan Walikota mereka bisa melayani masyarakat dengan baik dan bisa menjaga kondusifitas warga.

    “Pilkada sudah selesai, jadi masyarakat harus dirangkul dan dilayani siapapun dia, kendati berbeda disaat pilkada lalu,” Tutur Andrei Angouw.

    Walikota juga berharap Ketua Lingkungan yang baru saja dilantik ini bisa bekerjasama dalam mensosialisasikan program-program pembangunan Pemerintah Kota.

    Ada 3 hal penting yang disampaikan oleh Walikota dalam sambutan itu, pertama terkait penanganan pandemi covid-19, pada kesempatan itu Walikota lebih menekankan ke Program vaksinasi agar bisa diperhatikan oleh ketua lingkungan serta disosialisasikan ke masyarakat.

    Kedua, Walikota menyinggung soal drainase disetiap lingkungan agar dicek oleh ketua lingkungan, apakah ada yang tersumbat atau ada hal lain penyebabnya.

    Ketiga, mengenai pendataan lingkungan. Dimana setia ketua lingkungan wajib tau berapa jumlah KK dilingkungan dan kondisi dilingkungan itu sendiri.
    “Harus diidentifikasi berapa rumah dilingkungan, berapa KK dan siapa-siapa warganya harus diketahui oleh ketua lingkungan,” ujar Walikota.

    Diakhir sambutan Walikota menjelaskan akan beberapa program yang sudah tidak ditata dalam anggaran APBD tahun 2021, karena hal tersebut belum dan bahkan bukan program Pemerintahan AARS. Tapi dia mengatakan hal itu nanti kembali di atur dalam anggaran APBD Tahun 2022 nantinya.
    “Contohnya Dana Lansia yang tidak dianggarkan dalam APBD Tahun 2021 ini, sebab bukan kita yang merancang penganggarannya, nantinya akan dianggarkan pada Tahun 2022 mendatang,” jelasnya.

    Acara pelantikan pun diakhiri dengan Doa yang dipimpin oleh Pdt. Ulke Tendean S,Th.

  • AA-RS Rapat Dengan Pejabat Terkait Bahas Perum Relokasi Pandu

    test.petasulut.com/, MANADO – Setelah selesai rapat teknis terkait Iuran BPJS Kesehatan Pagi ini (27/7-2021) Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang kembali melanjutkan pertemuan perihal Perumahan Relokasi di Pandu.

    Diawal pembicaraan, Walikota berharap agar tujuannya diadakan relokasi ini benar-benar sesuai dan nantinya tempat asalnya akan ditertibkan oleh Pemerintah Kota Manado.

    Sehubungan dengan ini, Walikota bertanya proses dan mekanismenya kepada peserta rapat.

    “Harus diopname agar mereka yang direlokasi nyaman tinggal di Pandu,” kata Walikota.

    Pihak BPBD melaporkan tentang apa yang sudah dilakukan saat ini. Cuma dari BPBD ada kendala ketika mengundang kelompok kelompok penerima bantuan terutama kendala verifikasi dilapangan (data Juli 2021).

    Terdapat beberapa rumah ditinggal oleh yang bukan pemilik, dengan berbagai alasan yakni, sudah dibeli, disewa, hanya menjaga rumah dan lain sebagainya.

    Camat ketika diminta tanggapan menyampaikan bahwa secara administrasi kependudukan banyak yang belum pindah di Pandu.

    Bagi Lurah kenyataan dilapangan Lokasi ini sering sunyi sebab yang pemilik hanya datang dan pergi karena tidak menetap. Bagi Lurah, situasi ini membuat kecemburuan sosial bagi warga Pandu asli terutama mereka-mereka yang belum memiliki rumah layak karena melihat rumah relokasi yang kosong dan tidak ditinggali.

    Ketika menanggapi apa yang disampaikan baik oleh BPBD, Camat dan Lurah, Walikota berharap agar ada sosialisasi kepada mereka agar dapat memanfaatkan lokasi ini sebagaimana mestinya.

    “Nama-namanya harus diverifikasi lagi terutama soal kepemilikan rumahnya termasuk tempat lamanya dimana,” kata Walikota.

    Walikota juga menanyakan soal keabsahan tanah atau sertifikat yang merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi terutama legalitas kepemilikannya. Untuk hal ini dijelaskan secara lengkap oleh Sekot Manado.

    Diakhir rapat, Walikota dan Wakil Walikota menyampaikan bahwa akan berkunjung ke tempat relokasi ini untuk melihat kondisi lokasinya.

    Hadir dalam Rapat ini Sekot, Micler C.S. Lakat, Asisten I Pem dan Kesra, Heri Saptono, Kaban BPBD dan Kabid Terkait, Camat Bunaken dan Lurah Pandu.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. Semua peserta rapat melalui rapid test/swab antigen terlebih dahulu.

    (LM)

  • Bahas Iuran BPJS, Walikota Dan Wawali Manado Gelar Rapat Teknis

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang melaksanakan rapat teknis terkait Iuran BPJS Kesehatan, selasa (27/7) di Ruang Toar Lumimuut.

    Rapat itu juga dihadiri Sekda Manado, Micler C.S. Lakat, Asisten III/Kaban BKAD dan Kabid Anggaran BKAD, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan dan pejabat teknis lainnya.

    Substansi rapat adalah bagaimana mencocokkan penganggaran yang dibutuhkan dengan kemampuan keuangan daerah.

    Walikota dan Wakil Walikota Manado bertanya tentang data orang yang harus diikutkan dalam program ini.

    “Data harus jelas, darimana angka ini didapat,” tanya Walikota.

    Terdapat beberapa hal urgent yang dibahas tapi tidak untuk dipublish sebab berhubungan model dan strategi lapangan yang harus dilakukan demi efektifnya program ini dilapangan.

    Pendataan dan verifikasi dilapangan menjadi sesuatu hal yang berguna bagi masyarakat dengan prinsip terjaminnya rasa keadilan ditengah masyarakat lewat program ini.

    Jadi sinkronisasi data antara pemerintah kota Manado ke BPJS menjadi hal yang sangat penting dalam kaitan penyediaan anggaran
    setiap Bulannya.

    (LM)

  • Paripurna RPJMD, AA: Pemulihan Ekonomi Dimasa Pandemi Menjadi Target

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam Rangka Pembahasan Tahap Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kota Manado tahun 2021-2026, senin (26/7).

    Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey dan dihadiri unsur Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Manado, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, pejabat eselon, para Camat, unsur pers dan undangan lainnya.

    Diketahui, adapun pejabat yang mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

    Pada kesempatan tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw pada sambutannya mengatakan RPJMD merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan lima tahun kedepan.

    “RPJMD ini menjadi pedoman dari Pemerintah Daerah Kota Manado termasuk SKPD dalam melaksanakan pembangunan lima tahun kedepan,” kata Angouw.

    Walikota juga menyampaikan ada kenaikan angka pengangguran karena kita masih dalam masa pendemi.

    “Isu-isu strategis yang akan diantisipasi kedepan adalah soal pergerakan jumlah penduduk. Juga soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dan menjadi isu utama adalah bagaimana kita menangani pandemi covid 19,” urai Walikota seraya menuturkan Pengurangan pengangguran juga menjadi isu strategis yang akan disikapi kedepan. Pemulihan ekonomi menjadi target kedepan supaya masyarakat tidak semakin terpuruk diera pandemi ini.

    AA juga memohon dukungan semua pihak khususnya dari DPRD Kota Manado agar RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 dapat dibahas untuk dilaksanakan bagi masyarakat Kota Manado Lima Tahun kedepan.

    Andrei juga berharap agar kita semua ikut berpartisipasi dalam penanganan covid.

    “Kita harus protokol kesehatan dan perlu sosialisasi agar kita dan juga masyarakat Kota Manado yang wajib vaksin untuk ikut vaksinasi,” Kunci Walikota.

    (LM)

  • Upacara Memperingati HUT Kota Manado ke-398, Ini Pesan Walikota

    Manado, test.petasulut.com/ – Pemerintah Kota Manado menggelar Upacara dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Manado yang Ke-398 di Lapangan Sparta Tikala, rabu (14/7).

    Dalam Upacara Walikota Manado Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota Richard Sualang, Ketua Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan, Sekretaris TP-PKK Merry Sualang Mawardi dan Jajaran Pemerintah Kota Manado serta Forkopimda Kota Manado.

    Menjadi Inspektur Upacara, Walikota mengawali arahannya dengan memanjatkan Puji dan Syukur atas HUT ke-398 Kota Manado, dan mengucapkan selamat HUT kepada seluruh jajaran dan Forkopimda serta tamu undangan yang hadir saat itu secara fisik maupun secara virtual.

    Dalam arahannya juga Walikota menuturkan, “pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita semua untuk selalu mengingat eksistensi kita sebagai Kota Manado dan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.” tutur Walikota.

    menjelaskan falsafah dari Kota Manado, Andrei Angouw Ingatkan Falsafah Sam Ratulangi yang mana menurutnya Falsafah Kota Manado tak lain serupa dengan Falsafah Bangsa Indonesia.

    “Kita harus selalu mengingat Falsafah Dr. Sam Ratulangi, “Si Tou Timou Tumo tou” yang sangat serupa dengan Falsafah Bangsa Kita, “Pancasila”. Pancasila Kalau kita Kompres jadi satu arti, itu adalah gotong royong.” jelasnya.

    Sambil menunjuk Didepan kantor Walikota Manado, iya menyampaikan pesannya. disana ada patung kegotong royongan, dia berkata bahwa itu artinya saling bantu, bukan saling menjatuhkan. Ingat Itulah Si Tou Timou Tumo Tuo, dan itulah Pancasila.

    “saya harap dalam kesempatan yang baik ini kita mengingat falsafah bangsa kita, kita mengingat falsafah kota kita bahwa kita harus bergotong royong.” Pintanya.

    Saat ini kita sedang menghadapi pandemi yang mempengaruhi seluruh dunia. Dengan optimis Angouw katakan, Kita akan menang, kita akan melewati pandemi ini dengan gotong royong.

    Vaksinasi merupakan gotong royong yang perlu dilakukan saat ini, karena jika tidak divaksin kita bisa terpapar covid sehingga bisa menular juga ke orang lain. Oleh karena itu sangat diperlukan kerjasama yang baik dan rasa bertanggungjawab kita terhadap lingkungan sekitar.

    “kalau hari ini seluruh penduduk Kota Manado bisa tes dan yang terpapar bisa isolasi dirumah atau rumah sakit, dua minggu depan selesai pandemi ini. Itu idealnya, dan kita mulai dari yang ideal semaksimal mungkin kita laksanakan tugas kita masing-masing.” Tegas Mantan Ketua DPRD Sulut itu.

    Tak hanya terkait pendemi, Andrei Angouw juga berpesan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga lingkungan.

    “kita harus bergotong royong membangun daerah tercinta, jangan membuang sampah sembarangan, karena nantinya kita bisa mencelakakan orang lain dengan mengakibatkan banjir dan penyakit. Itulah gotong royong, itulah Si Tou Timou Tumo Tou.” Tandasnya.

    Walikota juga membeberkan bahwa dirinya dengan wakil hingga saat ini menjalankan semangat Gotong Royong untuk membangun Kota Manado. Karena menurutnya untuk membangun Kota Manado perlu sinergitas dan gotong royong.

    “Saya mengajak kita semua untuk bersinergi membangun Kota Manado, Mari bangun kerukunan antar warga dan toleransi antar umat beragama. Kita tidak akan bisa membangun kalau kita tidak Bersatu, jadi kita harus bergotong royong membangun Kota Manado tercinta. Jagalah Lingkungan dan peliharalah kebersihan supaya kota Manado menjadi rumah kita yang aman dan nyaman.” pungkasnya.

    Ia juga menghimbau jajaran Pemerintahan untuk menjalankan tugas dengan baik dan professional.

    “Kepada jajaran Pemerintah, saya mintakan untuk bekerja dengan Profesional dan mengedepankan pelayanan publik yang ramah kepada masyarakat. Dan jangan lupa selalu menjalankan protokol kesehatan.” Imbaunya.

    Mengingat situasi dan kondisi Pandemi saat ini, kegiatan upacara itupun dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu yang tidak bisa hadir langsung secara fisik bisa mengikuti lewat Zoom App.

    Diketahui, Sekot Manado, kepala SKPD, para Camat dan Lurah se-Kota Manado juga terpantau hadir dalam ucapara tersebut.

  • Hadiri Kegiatan Launching Vaksinasi Untuk Anak 12-17 Tahun, Ini Harapan Walikota Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Pemerintah Kota Manado melalui WaliKota Manado Andrei Angouw dan Wakil WaliKota Richard Sualang menghadiri kegiatan Launching Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak-Anak 12-17 tahun yang berlokasi di SMA Eben Haezer Manado. Senin (5/7).

    Kegiatan Launching itu di pimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw.

    Dalam sambutannya Gubernur Sulut menuturkan bahwa jangan pernah takut untuk membawah anak-anak untuk di vaksin, karena hal ini bermaksud untuk mencegah penularan Covid-19. hal itu pun ia tujukan kepada orang tua dan bahkan guru-guru yang hadir saat itu secara fisik maupun secara virtual.

    "Nantinya tetap musti mengikuti anjuran Pemerintah tentang vaksinasi dan tetap tertib protokol kesehatan," kata Gubernur.

    Adapun yang menjadi 'maskot' dalam kegiatan vaksinasi 12-17 tahun pertama di Sulut ini adalah Antoni Angouw (anak dari Walikota Manado) dan Oswaldo Kandouw (anak dari Wagub Sulut).

    Pada kesempatan itu Walikota Manado Andrei Angouw diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutannya, dalam sambutannya Ia berharap agar vaksinasi buat anak-anak secepatnya selesai, sehingga sektor pendidikan segera normal dan peserta didik bisa belajar dan guru bisa mengajar di sekolah, walaupun tetap menerapkan dan memperhatikan protab kesehatan.

    “Semoga dalam vaksinasi kepada anak-anak umur 12-17 tahun penanganan percepatan mencegah Covid-19 ini bisa segera selesai dan aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal, tapi masih dalam protokol kesehatan,” harap Angouw.

    Diketahui, yang hadir secara virtual dalam kegiatan Launching tersebut ada Walikota dan Bupati se Sulawesi Utara.

    Serta yang hadir secara fisik, Gubernur dan Wakil didampingi Ibu Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut, pejabat Eselon Pemprov Sulut, Kadis Pendidikan Provinsi Sulut, dan unsur pemerintahan yang terkait.

    Begitupun dari Pemerintah Kota Manado yang hadir, Walikota dan Wawali Kota Manado didampingi Ibu Ketua dan Sekretaris Tim penggerak PKK Kota Manado serta Sekot Manado Micler C.S Lakat.

  • AA Pimpin Apel Perdana Pemkot Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menginstruksikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di kantor selama pandemi, untuk melakukan apel fisik dengan jumlah yang sangat terbatas sesuai protokol kesehatan maupun virtual setiap Hari Senin. Setiap pukul 10.00 waktu setempat, instansi pemerintah wajib memutar lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila. Instruksi ini dilakukan untuk menegakkan rasa nasionalisme di kalangan ASN.

    Menyikapi himbauan dari Menteri PANRB tersebut, Pemerintah Kota Manado, Senin (5/7) Pagi menggelar Apel Perdana dibulan Juli yang bertempat di Lapangan Tikala Depan Kantor Walikota Manado. Senin (5/7).

    Menjadi Pembina apel perdana Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan sambutan dalam upacara, ia mengingatkan jajaran untuk tetap waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam bekerja dan juga meminta ASN selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar tetap taat anjuran Pemerintah Perihal Covid-19.

    Tak hanya itu, Walikota Maando juga mengingatkan situasi pandemi saat ini sedang meningkat dari sisi penyebarannyan, sehingga ia meminta untuk diseriusi dan selalu ikuti Prokes.

    "Bagi pasien diwajibkan isolasi mandiri agar tetap berdiam dirumah sehingga tidak menimbulkan resiko penularan bagi orang lain." Pungkasnya.

    Terkait masalah sampah juga disinggungnya pada kesempatan itu. Ia meminta agar kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan itu selalu dijaga.

    “Kesadaran ini harus dimulai dari para ASN dan THL Pemerintah Kota Manado,” Himbau Andrei.

    Dalam Apel tersebut Walikota Manado Andrei Angouw Didampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Sekot Manado Micler C.S Lakat, Staff Ahli, Inspektorat, para asisten dan berapa kepada SKPD.

  • HUT Wakil Walikota Manado, Pemkot Gelar Ibadah Syukur

    Manado, test.petasulut.com/ – Rayakan Hari Ulang Tahun dari Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang yang ke-48 Tahun, Pemerintah Kota Manado menggelar Ibadah syukur di ruangan serbaguna kantor Walikota Manado, senin (21/6).

    Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pdt. Judi Tunari, M.Th itu mengutip Firman Tuhan dalam Mazmur 5:12. Syukuran dirangkaikan dengan acara tiup lilin Ulang Tahun dan sambutan-sambutan, salah satunya sambutan dibawakan oleh Walikota Andrei Angouw.

    Di hadapan Walikota Andrei Angouw, Wawali Richard Sualang yang didampingi Istri Merry Mawardi mengatakan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Walikota Manado Andrei Angouw.

    "Pada kesempatan ini tentu saya mengucap syukur kepada Tuhan, berterima kasih juga kepada Pak Olly yang telah menugaskan saya, dan kepada Pak Andrei yang sudah mengajak saya untuk menjadi Wakil Walikota Manado." Ucapnya dalam mengawali sambutannya.

    Wawali juga mengungkapkan bahwa ia tidak menyangkan bisa sampai di titik saat ini sebagai Wakil Walikota Bersama Walikota Andrei Angouw.

    "Beberapa bulan lalu Pak Andrei dan saya tidak berpikir akan berkantor di tempat ini, tapi ternyata pada akhirnya kami bisa bekerja sampai disini juga. Kami mengucap bersyukur untuk itu." Tuturnya.

    Sebagai Wakil Walikota Richard Sualang Mengandaikan tugas dan tanggungjawabnya bersama Andrei Angouw ibarat menahkodai sebuah kapal. Yang mana harus menghantarkan Warga Kota Manado Ke arah lebih baik. Serta butuh sinergitas dengan Aparatur Sipil Negara dan Stakeholder yang ada.

    "Karena Pak Andrei dan saya sudah disini, kami mengajak kawan-kawan di Pemkot Manado untuk menyadari bahwa kita ada di kapal yang sangat besar. Kaptennya adalah Pak Walikota. Kita semua ada tugas dan fungsi masing-masing. Masyarakat Kota Manado adalah penumpangnya. Kita harus kawal kapal ini sampai di tujuan dengan selamat, sehat, dan damai sejahtera." Jelasnya.

    Ia juga menambahkan, "Untuk mencapai itu kita perlu kerja sama yang baik. Pemerintahan Pak Andrei dan saya sudah hampir dua bulan. Saya lihat kawan-kawan sudah mulai mengikuti ritme dan irama serta visi kami berdua. Kami berterima kasih untuk itu. Terima kasih juga atas semua ucapan selamat dan doa kepada kami. Semoga kami makin bijaksana dan makin berhikmat." Tandasnya.

    Diketahui, Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun dari Wakil Walikota Manado Richard Sualang itu, turut Mendoakan Hari Ulang Tahun Perkawinan ke-51 dari Ayah dan Ibu Walikota Manado Andrei Angouw.

    Mengingat Pandemi C-19, maka Protokol Kesehatan pun tetap dijalankan.