Author: admin

  • Pimpin Apel, Bupati FDW Ingatkan Semua Jajaran Bangun Sinegritas dalam Penanganan Covid-19

    test.petasulut.com/ – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH menjadi Inspektur Upacara pada Apel Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19 Tahun 2022 di Kabupaten Minahasa Selatan

    Di dampingi Pdt Petra Yani Rembang, Mth selaku Wakil Bupati Minahasa Selatan. turut dihadiri unsur FORKOPIMDA Kabupaten Minahasa Selatan Kepala Kepolisian Resor Minahasa Selatan yang diwakili oleh Bapak Kompol Eddy Saputra S.I.K selaku Wakapolres Minahasa Selatan, Dandim 1302 Minahasa yang diwakili oleh Bapak Kapten Inf. Ramli Hamanja selaku Danramil 14 Amurang, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Bapak budi hartono, SH., M.Hum, Ketua Pengadilan Negeri Amurang Bapak Royke Harold Inkiriwang, SH,Koordinator Pos Basarnas Amurang Bpk Hartje Raintama, Sekda kabupaten Minahasa Selatan Denny P. Kaawoan,S.E., M.Si bertempat halaman kantor bupati minsel
    Selasa, 11 Januari 2022

    Apel Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19 bertujuan untuk melakukan konsolidasi kesiapan seluruh perangkat serta fasilitas pendukung untuk selalu siap dan tanggap dalam upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 02 tahun 2022, Daerah kita ditetapkan dalam kriteria PPKM level 2.

    Dalam Sambutannya Bupati Franky Donny Wongkar, SH menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran FORKOPIMDA Minahasa Selatan, Basarnas Amurang, Para Petugas Kesehatan, Para relawan,Aparat TNI dan POLRI, satuan Polisi Pamong Praja, Para Camat,Lurah/Hukum Tua serta Semua pihak yang telah berjuang sebagai garda terdepan dalam penanganan penyebaran covid-19.

    ” Terima kasih atas pengorbanan bapak/ibu yang luar biasa, yang berjuang tanpa mengenal lelah disemua lini dalam melaksanakan pembangunan kesehatan sebagai sebuah perjuangan untuk menyelamatkan masyarakat dari pandemi covid-19 dan mewujudkan minahasa selatan yang sehat dan berdaya saing,” ungkap Bupati.

    Bupati juga mengajak  agar dapat bersinergi dengan melakukan berbagai upaya penanganan penyebaran covid-19, antara lain Melakukan edukasi, koordinasi kesiapsiagaan, berbagi peran serta menyiapkan sumber daya dan fasilitias pendukungnya, Jaga iman, Jaga aman,Jaga imun.

    Diakhir sambutannya Bupati pun mengingatkan perlu kita pahami bersama bahwa pandemi ini bukan hanya menyangkut urusan kemanusiaan, namun multi sektor dan multi dimensi, sehingga penanggulangannya harus dilakukan secara bersama dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja.

    ” perlu ada sinergitas dan kerjasama dengan berbagai komunitas, akademisi, pihak swasta, peran masyarakat hingga media massa. Dalam konteks demikian, mari kita satukan semangat dan komitmen, bangun sinergitas dan kita tingkatkan kapasitas untuk bergotong royong dalam menyelesaikan pandemi covid-19,” tutup Bupati.

    (anto)

     

  • Sertijab Kabag Persidangan, Sekwan GLADY: Ini Bagian Dari Mekanisme Birokrasi Pemerintahan

    test.petasulut.com/, SULUT – Penyegaran jajaran kembali dilakukan di lingkup sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

    Dimana, pada senin (10/01) Sekretariat Deprov menggelar serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bagian (Kabag) Persidangan.

    Diketahui, jabatan Kabag Persidangan sebelumnya diduduki Ronny Geruh, kini telah dijabat pejabat baru Jerry Kristofel Hamonsina.

    Sertijab ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pelantikan sejumlah pejabat adminsitrator dan pengawas di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut),

    Pelaksanaan Sertijab yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Sulut tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas bagi pejabat fungsional tertentu dipimpin Sekretaris DPRD Glady Kawatu serta disaksikan Kepala BKD Sulut Clay June Dondokambey.

    Pada kesempatan itu, dihadapan para pejabat baru Sekretaris DPRD Glady Kawatu menyampaikan pergeseran jabatan telah melalui kajian dan proses melalui penilaian pimpinan dalam hal ini Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Provinsi serta Baperjakat termasuk didalamnya Kepala BKD.

    “Pergantian jabatan adalah bagian dari mekanisme birokrasi pemerintahan bahwa penyegaran dan eksistensi kinerja pemerintah maka mutasi, rotasi dan promosi merupakan bagian penting yang harus dilakukan dan dijalani oleh seorang ASN, saya berkeyakinan seorang yang bekerja pasti ada upahnya apalagi memilih profesi sebagai ASN pasti akan dinilai oleh pimpinan termasuk rekan kerja maupun staf masing masing,” terangnya.

    Tak hanya itu Ia juga menegaskan pentingnya bagi pejabat maupun pegawai ASN dan THL di lingkup Sekretariat DPRD Sulut untuk selalu meningkatkan etos kerja di masing masing unit kerja terutama menjaga etika karena tidak hanya dinilai oleh pimpinan tetapi juga oleh masyarakat.

    “Jabatan itu adalah kepercayaan yang harus diimbangi dengan tanggung jawab.Jabatan juga bukan merupakan hak, jadi tidak ada dari kita yang harus menuntut jabatan, apapun kepercayaan yang diberikan pimpinan kita harus menjaga kepercayaan tersebut dan menjalankan sebaik-baiknya, saya harap kita tidak mempermalukan pimpinan yang telah memberikan kepercayaan, bekerjalah dengan baik,” tandas Kawatu.

    https://test.petasulut.com/tunjang-kinerja-45-anggota-dewan-sekretariat-deprov-miliki-birokrasi-singkat-dalam-penyampaian-aspirasi/

    Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut, Clay Dondokambey, dalam arahannya mengatakan, pergantian jabatan baik itu rotasi, mutasi maupun promosi bahkan demosi sekalipun merupakan hal positif dengan indikator-indikator yang dijadikan acuan dan landasan.

    “Meminjam kata-kata pak Gubernur saat rapat perdana kami jajaran pejabat tinggi Pratama tanggal 3 Januari kemarin, pak Gubernur mengatakan buang jauh-jauh anggapan bahwa ada jabatan tempat kering dan tempat basah. Yang ada adalah bagaimana seorang pejabat atau ASN menempatkan dirinya membangun iklim kerja yang baik dan positif agar tercipta suasana kerja yang nyaman dan kondusif, sehingga dapat menciptakan perangkat kerja yang produktif untuk menunjang kerja – kerja melalui penjabaran visi misi dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” tandas Clay.

    (ABL)

  • Turut Merasakan, MJP Minta KBRI Wajib Fasilitasi Pemulangan Jenazah Grace Karundeng

    test.petasulut.com/, SULUT – Sulawesi Utara kembali diterjang kabar dukacita. Seorang mahasiswi asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang menempuh pendidikan di Kanada dikabarkan meninggal dunia. Belum adanya informasi detail terkait penyebab kematiannya. Namun tanggapan publik pun bermunculan.

    Grace Karundeng yang diinformasikan meninggal dunia pada 8 Januari 2022 waktu setempat mendapat respon dari Anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Minut-Bitung, Melky Jakhin Pangemanan (MJP).

    MJP menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Sosok Grace yang kuliah di luar negeri dinilainya sebagai pribadi yang berprestasi. Daerah Sulut tentu merasa kehilangan.

    “Turut berdukacita sedalam-dalamnya. Sulawesi Utara kehilangan salah satu aset generasi muda yang berprestasi,” ungkap MJP, Senin (10/1), di ruang kerjanya.

    Arus desakan pun mengalir dari Anggota Komisi IV DPRD Sulut ini. Dirinya meminta agar bisa mengusut tuntas kasus tersebut. Dengan demikian tidak menimbulkan tanda tanya publik terkait kematiannya.

    “Saya mendorong agar harus diusut tuntas kasus ini,” tegas MJP.

    Selain itu, Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulut ini juga meminta supaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memfasilitasi pemulangan jenazah Grace Karundeng.

    “Dan membantu kebutuhan keluarga,” kuncinya.

    (Foto/Istimewa)

    Diketahui, Geace yang lahir 18 Mei 2003 ini diketahui menempuh studi di Humber College. Ia juga alumni Manado International School (MIS). Kabar yang beredar, tubuhnya ditemukan polisi setempat di Kanada dalam keadaan meninggal dunia. Sesuai informasi yang didapat dari kerabat keluarga yang ada di Maumbi dan Airmadidi, bahwa orang tua dari Almarhum Grace ayahnya bernama Audy Karundeng dan Ibunya bernama Yessie Sanches, beralamatkan kompleks Universitas Klabat Airmadidi.

    https://test.petasulut.com/mjp-bawa-persoalan-putusnya-jalan-likupang-bitung-di-paripurna-begini-tanggapan-dlh/

    Berita duka ini menjadi gempar dengan adanya postingan salah seorang dari Ontario Kanada yang adalah salah satu Warga Negara Indonesia berinisial EM lewat postingan di media sosial yang ia posting di grup-grup Sulut yang ia ikuti.

    Kabarnya, pihak keluarga sudah mengetahui dan saat ini masih dalam proses ke KBRI untuk memulangkan jenazah dari Kanada ke Indonesia, menyiapkan segala persyaratan agar jenazah bisa dipulangkan ke Indonesia seraya berharap pihak kepolisian bisa mengungkap misteri kematian anak mereka.

    (ABL)

  • Pemerintah Kembali Sesuaikan Sistem Kerja ASN di Masa Pandemi Covid-19, Ini Rinciannya!

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Pemerintah terus menyesuaikan sistem kerja aparatur sipil negara (ASN) di masa pandemi Covid-19.

    Terkini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo melakukan penyesuaian terhadap sistem kerja aparatur sipil negara (ASN), sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 01 Tahun 2022 tentang Perubahan Ketiga Atas Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Edaran yang ditandatangani Menpan RB pada tanggal 5 Januari 2022 itu diterbitkan dengan memperhatikan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan kebijakan mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta status penyebaran Covid-19.

    Melalui SE itu, Menpan RB mengatur terkait sistem kerja kantor pemerintahan yang terbagi menjadi tiga jenis, yakni kantor pemerintahan non-esensial, kantor pemerintahan esensial, dan kantor pemerintahan kritikal.

    https://test.petasulut.com/tradisi-suku-kreung-kamboja-ortu-bangun-gubuk-cinta-untuk-anaknya-bercinta/

    Kantor pemerintahan sektor non-esensial

    Jawa dan Bali
    – PPKM Level 1, 75 persen pegawai work from office (WFO).
    – PPKM Level 2, 50 persen pegawai WFO.
    – PPKM Level 3, 25 persen pegawai WFO.
    – PPKM Level 4, 100 persen pegawai work from home (WFH).

    Luar Jawa dan Bali
    – PPKM Level 1, 75 persen pegawai WFO.
    – PPKM Level 2, 50 persen pegawai WFO.
    – PPKM Level 3, 50 persen pegawai WFO. Jika ditemukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.
    – PPKM Level 4, 25 persen WFO. Jika ditemukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.

    Kantor pemerintahan sektor esensial

    Jawa dan Bali
    – PPKM Level 1, maksimal 100 persen pegawai WFO.
    – PPKM Level 2, maksimal 75 persen pegawai WFO.
    – PPKM Level 3 dan 4, maksimal 50 persen pegawai WFO.

    Luar Jawa dan Bali
    – PPKM Level 1 dan 2, maksimal 100 persen WFO.
    – PPKM Level 3, maksimal 100 persen WFO.
    – PPKM Level 4, maksimal 50 persen WFO.

    Kantor pemerintahan sektor kritikal

    Jawa dan Bali
    – PPKM Level 1, 2, 3, dan 4, maksimal 100 persen pegawai WFO.

    Luar Jawa dan Bali
    – PPKM Level 4, maksimal 100 persen pegawai WFO.

    Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pandemi Tak Kunjung Usai, Sistem Kerja ASN Kembali Disesuaikan, Berikut Rinciannya”

    (ABL)

  • Pemkab Minsel Jalin Kerjasama Dengan PLN UP3 Manado

    test.petasulut.com/ – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melakukan Audiensi dengan pihak PLN, pada Senin (10/ 01/2022) bertempat di Sario Utara Kota Manado Sulut.

    Pertemuan yang di hadiri Franky Donny Wongkar, SH selaku Bupati Minahasa Selatan bersama pihak dari PLN membahas beberapa point penting diantaranya  terkait penerangan jalan umum, pajak penerangan jalan serta rencana pemkab minsel akan memasang 1700 titik lampu yang tersebar di 17 kecamatan di kab Minahasa Seelatan

    Dalam kesempatan itu, Bupati Franky Donny Wongkar, Mth menyampaikan bahwa Pemkab Minsel beserta masyarakat Minsel mengapresiasi atas pelayanan dari PLN untuk penerangan di Minahasa Selatan. Dan terkait
    PJUojj kedepan akan membuat perjanjian kerjasama yang baru dengan PLN terkait penerangan jalan umum dan pajak penerangan jalan tentunya, pemkab minsel meminta kepada pihak PLN agar pungutan pajak penerangan jalan kepada konsumen di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan agar di setorkan ke kas daerah minsel untuk meningkatkan PAD Minsel. ” kiranya hasil dari pertemun ini membawa hasil  positif untuk pihak PLN dan kami pemerintah khususnya masyarakat minsel,” tutup Bupati FDW mengakhiri sambutannya.

    Pertemuan tersebut turut hadir, Franky Mamangkey S selaku Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman kabupaten Minsel, Yenni laode, SH selaku kepala bagian hukum kabupaten minahasa selatan serta dari pihak PLN Andre P R Lengkong selaku Manajer PLN UP3 manado,  Utrecth P Tauna selaku manajer bagian jaringan PLN UP3 Manado, Falih Setiawan selaku Manajer Perencanaan PLN UP3 Manado,  Yudistira Adi Guna selaku Manajer bagian Transaksi Energi Listrik PLN UP3 Manado, Anita Laluyan selaku Manajer Bagian Konstruksi PLN up3 manado, Noven N Koropit selaku Manajer bagian Keuangan dan Umum PLN up3 Manado, Frits R Suban selaku Manajer PLN ULP (unit layanan pelanggan) Amurang, Ariantoni selaku Plt Manajer bagian Transaksi Energi Listrik (tel) PLN up3 Manado.

    (anto)

     

  • Tradisi Suku Kreung Kamboja, Ortu Bangun ‘Gubuk Cinta’ Untuk Anaknya Bercinta

    test.petasulut.com/, INTERNASIONAL – Tradisi di setiap suku tentunya memiliki keistimewaan dan keunikan yang berbeda-beda. Namun sering kali beberapa ritual yang dilakukan suku tertentu membuat masyarakat kaget dan bahkan tidak percaya.

    Seperti hanya Suku Kreung di Kamboja. Suku ini memiliki tradisi unik, dimana orang tua sengaja membangun “gubuk cinta” yang disediahkan bagi anak perawan mereka ketika mencapai masa pubertas antara 13-15 tahun.

    Ayah mereka akan membangun gubuk berbahan bambu, yang terpisah jauh dari rumah keluarga sehingga mereka dapat bersosialisasi dan bereksperimen dengan anak laki-laki secara pribadi.

    Orang Kreung benar-benar menanamkan pesan kuat bahwa seks bebas atau sebelum menikah dapat diterima. Ketika para gadis muda berusaha menemukan pria yang tepat untuk dinikahi. Gadis-gadis mengundang anak laki-laki yang mereka inginkan ke gubuk cinta untuk melakukan seks atau hanya berbicara tentang seks.

    Anak laki-laki tidak agresif (mereka telah diajari bahwa perilaku hormat mereka terhadap anak perempuan akan mempengaruhi keturunan keluarga mereka dan mereka menganggap tradisi ini dengan serius) dan membiarkan anak perempuan yang akan mengambil tindakan dalam tradisi tersebut.

    (Foto/facebook/abuzar)

    Dalam karya Marie Claire 2011, Fiona MacGregor mengunjungi suku tersebut dan berbicara dengan gadis-gadis muda tentang kehidupan seks mereka dan tradisi "gubuk cinta".

    Semua gadis muda menegaskan tradisi seksual dilakukan secara mandiri, serta mendapatkan persetujuan dan kepercayaan orang tua mereka dalam mengambil keputusan mereka dan mengklaim bahwa pondok cinta memberikan mereka kesempatan untuk mencari tahu pria mana yang mereka ingin nikahi. Dalam budaya ini perceraian tidak pernah terdengar, begitupun kata 'pelacur' sama sekali tidak dikenal di kalangan Suku Kreung.

    Para gadis perawan dapat memiliki banyak pacar sekaligus di gubuk mereka dan tidak ada perkelahian atau kecemburuan jika dia akhirnya hanya memilih satu anak laki-laki dari sekian banyak pilihan. Kekerasan seksual pun jarang terjadi dan pemerkosaan tidak ada.

    Tentu, kehamilan yang tidak diinginkan terjadi, tetapi biasanya pelamar yang dipilih gadis itu akan membesarkan anak itu seperti anak mereka sendiri.

    https://test.petasulut.com/tradisi-unik-di-nepal-berbagi-istri-dengan-saudara-kandung/

    Anehnya, tradisi ini maju dan memercayai wanita remaja untuk membuat keputusan sendiri tentang kesehatan seksual dan kehidupan romantis mereka.

    Sungguh jauh dari apa yang kita lakukan dalam pendidikan pantang di sekolah yang dicampur dengan pornografi sebagai pendidikan seksual karena kebanyakan orang tua terlalu tabu untuk berbicara dengan anak-anak mereka sendiri tentang seks.

    Orang Kreung mengajar remaja mereka bahwa seks adalah bagian alami, indah dari cinta dan asmara. Namun tradisi ini terancam oleh beberapa faktor seperti berhubungan dengan dunia luar melalui teknologi.

    Tradisi ini perlahan menghilang karena minoritas menjadi terekspos pada modernisasi dan budaya khmer, di mana seks pranikah tidak terhormat.

    Menurut sebuah artikel oleh Phnom Penh Post pada Maret 2014, cara keluarga Kreung membangun rumah mereka juga berubah seiring masyarakat menjadi lebih kaya. Secara tradisional, rumah mereka terbuat dari bambu kecil dan tidak tahan lama pada saat musim hujan tiba.

    Namun sekarang beberapa desa membangun rumah mereka dari kayu atau batu bata yang tahan lebih lama ketimbang bambu, sehingga mereka lebih suka menempatkan semua kamar tidur di dalam satu rumah untuk anak perempuan mereka.

    Artikel ini telah tayang di travel.okezone.com
    dengan judul "mengenal tradisi seks bebas suku kreung kamboja setubuhi gadis perawan di gubuk cinta"

    (ABL)

  • Walikota Andrei Pantau TPA Sumompo

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota Manado, Andrei Angouw bersama tim mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Sumompo, Kamis (06/01/22).

    Terinformasi, kehadiran Walikota disini adalah untuk melihat kondisi TPA Sampah Sumompo serta aktifitas yang ada seperti bongkar aduk sampah dari truk-truk yang berasal dari 11 Kecamatan yang ada di Kota Manado.

    AA didampingi Kadis DLH Frangky Porawouw, Walikota melihat kondisi infrastruktur termasuk alat-alat berat yang tidak bisa beroperasi lagi. Kunjungan ini juga merupakan bahan kajian untuk penataan TPA Sumompo selanjutnya.

    https://test.petasulut.com/rdp-dengan-komisi-iii-kabalai-praskim-tegaskan-tpa-ilo-ilo-selesai-desember-2021/

    Seperti diketahui bahwa TPA Sumompo merupakan tempat pembuangan Akhir sampah-sampah di Kota Manado.

    Sampah-sampah ini berasal dari sampah rumah tangga/rumah-rumah penduduk, dikumpul oleh petugas pengumpul sampah tingkat lingkungan, tingkat Kelurahan-kelurahan ke tingkat Kecamatan. Dari Kecamatan sampah yang terkumpul diangkut oleh truk sampah Kecamatan untuk dibawah ke TPA Sampah Sumompo.

    (RK)

  • Tahun 2022, Yamaha NMAX Bakal Hadir Penampilan Yang Berubah Total

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Yamaha selalu menghadirkan produk-produk motor yang laris manis di pasaran.

    Seperti halnya Yamaha NMAX yang membuat heboh masyarakat sejak hadir pertama kali di tahun 2015.

    Motor matic baru new version Yamaha NMAX 2022 mesin seperti Honda PCX anti masuk SPU desain anyar bikin penasaran. Sepertinya motor matic baru Yamaha NMAX dalam versi baru juga akan bikin heboh karena penampilannya berubah total.

    Pastinya motor matic baru All New Yamaha NMAX 2022 ini juga mengusung penggerak yang berbeda dari sebelumnya.

    Anehnya motor matic baru All New Yamaha NMAX 2022 ini justru menggunakan mesin penggerak meniru Honda PCX.

    Pasti kagetkan kenapa motor matic baru NMAX 2022 malah meniru Honda PCX.

    Padahal selama ini Honda PCX dianggap sebagai motor matic yang mesinnya belum menggunakan VVA atau VTEC.

    Motor matic baru All New Yamaha NMAX 2022 versi listrik atau E01 Pastinya bikers tahu kan kalau Honda PCX muncul dalam 3 penggerak yang berbeda.

    Pertama, Honda PCX full menggunakan mesin bensin, kedua PCX Hybrid dan ketiga PCX Elektrik yang disewakan ke perusahaan-perusahaan.

    Nah, new version All New Yamaha NMAX ini menggunakan mesin seperti PCX elektrik yang full listrik.

    Pabrikan Yamaha kabarnya akan memproduksi motor listrik terbaru yang bodinya seperti NMAX. Yamaha NMAX dalam versi anti minum bensin ini dirumorkan akan hadir pada tahun 2022.

    https://test.petasulut.com/mobil-listrik-mulai-bermunculan-di-tanah-air-diprediksi-akan-terus-bertambah/

    Motor listrik tersebut adalah Yamaha E01 dan Yamaha E02 yang telah hadir sejak Tokyo Motor Show 2019 sebagai motor konsep.

    Yamaha sendiri telah mengonfirmasi jika kedua motor listrik ini akan siap menuju proses produksi. Oleh pihak Yamaha telah diumumkan rencana produksi motor baru di tahun 2022 untuk pasar Eropa dan Asia.

    Beberapa motor baru yang akan diproduksi akan mencakup Yamaha E01 dan E02.

    Hal ini juga diperkuat pada bulan Mei tahun 2021, gambar paten kedua motor listrik ini juga telah diungkapkan.

    Motor listrik Yamaha E02 adik Yamaha NMAX Apalagi yang menarik perhatian adalah Yamaha E01 brother. Desain motor listrik ini mengusung gaya skutik gambot layaknya Yamaha NMAX versi tenaga listrik.
    Sedangkan Yamaha E02 terlihat lebih kompak dan mirip dengan motor matic Yamaha FreeGo atau Yamaha Fino.

    Diprediksi motor listrik Yamaha E01 akan memiliki tenaga setara motor bermesin 125 – 150 cc. Kabarnya bakal menghasilkan tenaga sekitar 11kW atau sekitar 15 hp.

    Sedangkan untuk motor listrik Yamaha E02 diklaim akan setara dengan motor bermesin 50 cc. Kemungkinan tenaga yang dihasilkan sebesar 4kW atau sekitar 5,3 hp.

    Sumber : fajarpendidikan.co.id

    (ABL)

  • Daya Beli Petani di Sulut Menurun, Ini Penyebabnya!

    test.petasulut.com/, SULUT – Terjadinya penurunan daya beli petani di provinsi Sulawesi Utara di benarkan Kepala Badan Pusat Stattistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) Asim Saputra

    Dimana menurutnya bahwa daya beli petani di Provinsi tersebut mengalami penurunan pada Desember 2021.

    "Hal ini tercermin pada Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara pada Desember 2021 mengalami penurunan," kata Asim, di Manado, Rabu (5/1), dikutip dari Republika.co.id

    https://test.petasulut.com/covid-19-sulut-terus-alami-penurunan-signifikan/

    Asim mengatakan, NTP di Sulawesi Utara pada Desember 2021 turun 0,26 persen dan menjadi 110,51 dibandingkan dengan November yang masih 110,80. Penurunan NTP tersebut karena kecepatan kenaikan Indeks yang dibayar petani (Ib) lebih tinggi dibanding Indeks yang diterima petani (It).

    "Ib naik hingga mencapai 1,39 persen, sementara It hanya 1,12 persen," kata Asim.

    Baik secara tahun kalender 2021 maupun YoY (tahun ke tahun) 2021, NTP telah naik sebesar 8,22 persen. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) sebaliknya menunjukkan pergerakan positif, naik 1,02 persen, dari nilai 110,55 pada November menjadi 111,68 pada Desember.

    (ABL)

  • Jalin Sinergitas, Sekwan GLADY KAWATU Terima Kunker DPRD Mitra

    test.petasulut.com/, SULUT – Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Kamis (6/1) di kantor DPRD Sulut.

    Maksud kunker DPRD Mitra tersebut guna menjalin sinergitas serta berkonsultasi mengenai tupoksi Anggota DPRD.

    Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Katrin Mokodaser mengatakan sinergitas antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten dan Provinsi menjadi program penting dilakukan DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara.

    "Tujuannya untuk memaksimalkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) terutama dalam hal penyerapan aspirasi masyarakat," Ucapnya kepada wartawan.

    Lanjutnya, Sekretaris DPRD Sulut tadi juga sudah menyampaikan bahwa ada reses tandem antara DPRD Provinsi dan Kebupaten dan ini sangat membantu, karena kalau kita reses kan masyarakat banyak menyampaikan aspirasi tidak hanya menjadi kewenangan Kabupaten tetapi juga Kewenangan Provinsi.

    “Masyarakat juga banyak yang belum tahu program-program yang menjadi kewenangan Provinsi, jadi sinergitas ini sangat penting bagi kami sebagai anggota DPRD di Kabupaten Mitra. Kalau ada anggota DPRD Sulut yang turun sama – sama pasti masyarakat juga akan lebih banyak tahu,” tandasnya.

    https://test.petasulut.com/tunjang-kinerja-45-anggota-dewan-sekretariat-deprov-miliki-birokrasi-singkat-dalam-penyampaian-aspirasi/

    Ditempat yang sama, Sekwan Provinsi Sulawesi Utara Glady Kawatu yang menerima rombongan para wakil rakyat Kabupaten Mitra ikut memberikan penjelasan terkait tugas dan fungsi sekretariat Dewan.

    “Ada tiga fungsi utama anggota dewan yakni pengawasan, legislasi dan budgeting. Untuk menopang tugas anggota dewan tersebut, sekretariat membantu dalam hal pengelolaan administrasinya serta hak para anggota dewan,” pungkas Kawatu.

    (ABL)