Author: admin

  • Baru Saja Muncul Omicron dan Delmicron, Kini Muncul Lagi FLORONA

    test.petasulut.com/, INTERNASIONAL – Pandemi Covid-19 sampai saat ini terus merayap di seluruh belahan bumi.

    Hal itu bersamaan dengan bermunculan berbagai varian baru covid-19.

    Dimana, Israel melaporkan telah mencatat kasus pertama Florona, yang diyakini sebagai infeksi ganda Covid-19 dan influenza.

    Menurut laporan, kasus pertama ini tercatat minggu ini pada seorang wanita hamil yang dirawat di Rabin Medical Center untuk melahirkan. Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa wanita muda itu tidak divaksinasi Covid-19.

    Berita Florona datang pada saat dunia sedang berjuang melawan gelombang baru pandemi SARS-CoV-2 yang didorong oleh varian baru Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada November 2021.

    Varian ini cepat menular telah menyebar ke sebagian besar negara dan telah menyalip varian Delta sebelumnya di AS dan Inggris.

    Florona, bagaimanapun, bukanlah varian baru, untuk menghilangkan keraguan, karena diyakini sebagai kejadian flu dan Corona secara bersamaan.

    https://test.petasulut.com/ratusan-petugas-positif-terpapar-omicron-aktifitas-rumah-sakit-lumpuh/

    Hindustan Times melaporkan, dokter di Israel mengatakan Florona sedang dipelajari karena Isreal telah melihat lonjakan kasus influenza dalam beberapa minggu terakhir.

    Dr Nahla Abdel Wahab, seorang dokter di Rumah Sakit Universitas Kairo, mengatakan kepada media Israel bahwa Florona mungkin mengindikasikan kerusakan besar pada sistem kekebalan karena dua virus memasuki tubuh manusia secara bersamaan.

    Israel telah mulai memberikan suntikan vaksin keempat terhadap Covid-19 pada hari Jumat kepada individu dengan sistem kekebalan yang terganggu.

    Para ahli juga telah menandai Delmicron, kombinasi varian Delta dan Omicron, yang mungkin menyebabkan lonjakan di AS dan Eropa.

    Delmicron juga bukan varian baru tetapi serangan strain Delta dan Omicron bersama-sama. Mengomentari Delmicron, kepala petugas medis Moderna Dr Paul Burton mengatakan ada kemungkinan bahwa kedua strain dapat bertukar gen dan memicu varian yang lebih berbahaya.

    "Pasti ada data, ada beberapa makalah yang diterbitkan lagi dari Afrika Selatan lebih awal dari pandemi ketika orang – dan tentu saja orang dengan gangguan kekebalan – dapat menampung kedua virus itu," kata Burton seperti dikutip Daily Mail.

    Artikel ini telah tayang di KONTAN.CO.ID dengan judul "Setelah Omicron dan Delmicron, Kini Muncul Florona"

    (ABL)

  • Menuju Digitalisasi, PD Pasar Manado Gandeng BNI

    test.petasulut.com/, Manado – Guna pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan dalam pengelolaan pasar melalui system Ecosmart, PD Pasar Manado menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT. Bank Negera Indonesia, Kamis (30/12/21) Bertempat di Aula Toar Lumimuut (Tolu-red) Pemkot Manado.

    Pada kesempatan itu, hadir Direktur Utama Roland Roeroe didampingi Direktur Pengembangan Jeffrie Salilo bersama jajaran Direksi, Dewan Pengawas, Satuan Pengawas Internal (SPI) dan top manajemen.

    Penandatangan PKS PD Pasar Manado dan BNI WMO itu juga dihadiri dan disaksikan langsung Arbonas Hutabarat Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut, Pemimpin Wilayah BNI WMO Irwan Eka Putra, Wakil Pemimpin Wilayah Faizal Isnaeni, Pemimpin Cabang Manado Bob Hotma Samosir, Wakil Pemimpin Cabang Gracia Karamoy, Asisten II Pemerintah Kota Manado, Philips Sondakh, jajaran manajemen PD Pasar, Dewan Pengawas PD Pasar Novie Lumowa dan Markho Tampi, serta Sekretaris SPI Denny Kaunang.

    “Ini adalah proses transformasi yang bersejarah bagi Perusahaan Daerah Pasar Manado. Target dari PD Pasar saat ini adalah digitalisasi, dengan tetap mengedepankan kenyamanan bagi masyarakat, baik pedagang sebagai mitra maupun pembeli,” tukas Roland Roeroe.

    Dia menambahkan, langkah PD Pasar menggandeng pihak perbankan ini sebagai tindak lanjut dari program pemerintah pusat untuk menerapkan proses digitalisasi. Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk menjawab tuntutan era transformasi digital yang kian gencar.

    “Harapan kami, proses kerjasama digitalisasi ini akan berjalan dengan maksimal dalam rangka efisiensi. Dimana melalui EcoSmart diharapkan proses transaksi digital akan mengurangi Fraud, dalam pengelolaan manajemen PD Pasar Manado,” Ujar Roeroe.

    Dia menegaskan, tujuan kerjasama ini sebagai upaya mewujudkan program Pemerintah Kota Manado, yang tertuang dalam visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota, untuk menghadirkan pasar professional serta kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

    https://test.petasulut.com/jajaran-pd-pasar-manado-berganti-roeroe-dirut-lumowa-ketua-banwas/

    Dilain pihak, Arbonas Hutabarat selaku Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Direktur Utama PD Pasar dr Roland Roeroe. Bahkan dirinya siap mendukung penuh semua program dan kegiatan yang tentunya berhubungan dengan meningkatkna ekonomi masyarakat,

    Sementara itu, Pemimpin Wilayah BNI WMO Irwan Eka Putra berharap dengan adanya kerjasama ini, PD Pasar akan semakin hebat dan maju dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat dengan sistem pengelolaan yang professional melalui digitalisasi.

    (RK)

  • Berdasarkan Surat Kemendagri, Pemberhentian JAK Belum Dapat di Tindaklanjuti

    test.petasulut.com/, SULUT – James Arthur Kojongian (JAK) sampai dengan akhir tahun 2021 ini masih tercatat resmi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut. Hal itu mengacu pada surat kementrian dalam negeri.

    Hal itu pula kembali ditegaskan Fernando Lamaluta Ketua OKK Golkar Sulut dan Rubby Rumpesak Ketua AMPG Sulut yang juga ketua AMPG bahwa ini sesuai dengan surat Kemendagri.

    Menurut Fernando dan Rubby, Seperti halnya yang tercantum Surat terakhir dari Kementrian dalam negeri bernomor 161.71/702/otda tertanggal 29 oktober 2021 dialamatkan kepada DPD Partai Golkar Sulut perihal penjelasan akhir terkait masalah usulan pemberhentian James Arthur Kojongian sebagai Wakil
    Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

    "Dimana dalam isi surat tersebut, dengan tegas Kementerian Dalam Negeri menyatakan belum dapat menindaklanjuti usulan
    pemberhentian James Arthur Kojongian," lugas Fernando dan Rubby, Jumat (31/12/2021) saat dihubungi.

    https://test.petasulut.com/kemendagri-minta-lengkapi-dokumen-perihal-pemberhentian-jak/

    Langkah tegas DPRD Sulut tidak mentolerir atas kesalahan yang dilakukan JAK telah dilakukan, tapi pada akhirnya semua harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Demikian pula halnya deng pihak sekretariat dalam pembayaran hak JAK sebagai anggota DPRD Sulut.

    Sekretariat siap membayarkan hak gaji JAK dengan perhitungan sebagai anggota DPRD Sulut.

    Terhitung sejak putusan DPRD Sulut diparipurnakan tersebut sampai dengan desember ini, uang yang disiapkan untuk pembayaran gaji JAK tetap berada dalam kas Sekretariat Dewan.

    Menurut Sekertaris DPRD Sulut, Glady Kawatu JAK telah menerima gaji selama 10 bulan yang telah ditransfer kerekening JAK.

    (ABL)

  • Pagelaran Seni dan Budaya bakal digelar Di TKB

    test.petasulut.com/, Manado – Dalam menunjang program pemerintah sulawesi utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw menuju kawasan destinasi wisata.

    Walikota manado Andrei Angouw bersama wakil Walikota Richard Sualang akan menyiapkan sarana prasarana penunjang kawasan destinasi wisata tersebut di kota manado, dimana Taman Kesatuan Bangsa (TKB) akan lebih diperhatikan dan dibenahi.

    Diketahui di awal menjabat Walikota dan Wakil Walikota Manado AARS dibantu Kadis Lingkungan hidup Frangky Porawouw telah merapihkan TKB menjadi cantik dan tidak terlihat kumuh lagi.

     

    Menyikapi hal itu, kamis (30/12/21) Walikota Manado Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota Richard Sualang memimpin Rapat teknis sehubungan dengan Pengelolaan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) diruang rapat Walikota.

    Walikota dan Wakil Walikota ikut menanyakan berbagai hal soal sarana yang ada termasuk pemanfaatan listriknya bagaimana.

    Dalam rapat tersebut ikut juga dibicarakan soal koordinasi kewenangan berbagai pihak seperti soal penataan taman, soal dimanfaatkannya TKB sebagai lokasi pagelaran seni-seni budaya wisata kota manado.

    https://test.petasulut.com/pelaku-pemerkosaan-reynhard-babak-belur-terungkap-ke-publik/

    Hadir dalam rapat koordinasi ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Micler C.S. Lakat, Kadis DLH Frangky Porawouw, Kadis Pariwisata, Kasat Pol PP, dan Kabid Aset Setda Kota Manado.

    (RK)

  • Wajib Tahu! Berikut Perbedaan KIS dan BPJS Kesehatan

    test.petasulut.com/, SULUT – Pemerintah maupun DPR mempunyai tujuan yang sama dalam mensejahterakan masyarakat terlebih di segi kesehatan.

    Jaminan kesehatan bagi masyarakat yang tak memandang kaya-miskin adalah hal mutlak yang sampai saat ini terus menjadi fokus pemerintah sebagaimana tertuang dalam sila ke-5 ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

    Ada dua jenis program jaminan kesehatan dari pemerintah untuk masyarakat yakni Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan KIS (Kartu Indonesia Sehat).

    Namun, dari kedua jenis jaminan kesehatan (BPJS dan KIS) ini, terdapat perbedaan dari segi sasaran atau kelompok peserta, iuran, prosedur, dan lain sebagainya.

    Dilansir dari situs resminya, Rabu (29/12/2021), berikut perbedaan BPJS Kesehatan dan KIS:

    1. Pengertian BPJS Kesehatan dan KIS

    BPJS Kesehatan adalah badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada presiden untuk bertugas menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan (JKN), yang merupakan program jaminan sosial negara kepada rakyat Indonesia sesuai amanah Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004.

    Sedangkan KIS adalah tanda kepesertaan program JKN untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif pada fasilitas kesehatan melalui mekanisme sistem rujukan berjenjang dan atas indikasi medis. KIS ini diterbitkan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta program JKN, termasuk penerima bantuan iuran (PBI) yakni peserta golongan fakir miskin dan orang tidak mampu.

    2. Manfaat BPJS Kesehatan dan KIS

    BPJS Kesehatan menjamin biaya pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif bagi peserta program JKN berstatus aktif selama peserta yang bersangkutan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.

    Tidak ada perbedaan manfaat medis bagi peserta program JKN segmen manapun, yang membedakan hanya dari sisi manfaat non-medis seperti hak ruang kelas rawat inap.

    https://test.petasulut.com/2022-kelas-bpjs-kesehatan-dihapus-ada-apa/

    3. Sasaran Peserta BPJS Kesehatan dan KIS

    Peserta BPJS Kesehatan diwajibkan bagi masyarakat Indonesia tanpa memandang miskin atau kaya. Ketentuan ini bertujuan agar setiap orang memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan.

    Berbeda dengan KIS yang diprioritaskan khusus untuk penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), seperti masyarakat fakir miskin dan tidak mampu secara ekonomi.

    Dengan demikian, kepesertaan program JKN digolongkan ke dalam dua kelompok, yaitu:

    – Kelompok masyarakat yang wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar sendiri maupun berkontribusi bersama pemberi kerja.

    – Kelompok masyarakat miskin dan tidak mampu yang didaftarkan dan iurannya dibayarkan pemerintah.

    4. Cakupan Wilayah

    Dalam hal cakupan wilayah, Program JKN bersifat portabel. Artinya bisa digunakan peserta program JKN di seluruh wilayah Indonesia sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, dengan memperhatikan sistem rujukan berjenjang.

    5. Besaran Iuran

    Mengingat sasaran peserta KIS merupakan kalangan fakir miskin dan tidak mampu, maka tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis karena iurannya disubsidi oleh pemerintah.

    Lain halnya dengan peserta BPJS Kesehatan, yang sampai saat ini masih dikenakan iuran bulanan sesuai dengan jumlah yang sudah diatur dalam PP Nomor 64 Tahun 2020 sebagai berikut:

    – Kelas I: Rp 150.000 per orang
    – Kelas II: Rp 100.000 per orang
    – Kelas III: Rp 35.000 per orang

    Masyarakat tentunya harus teliti dan mengetahui perbedaan BPJS Kesehatan dan KIS.

    Artikel ini telah tayang di detikfinance dengan judul “Simak! Ini Perbedaan BPJS Kesehatan dan KIS”

    (ABL)

  • Pimpinan DPRD Sulut BILLY LOMBOK Seriusi Kasus Dugaan Malpraktek di RS Tomohon

    test.petasulut.com/, SULUT – Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok menanggapi kasus dugaan malpraktek yang terjadi di salah satu rumah sakit swasta yang berada di kota Tomohon.

    Politisi Partai Demokrat itu mengatakan bahwa DPRD Sulut tentunya merasa turut sepenanggungan dengan apa yang dirasakan keluarga.

    "Kemudian tindak lanjut yang diharapkan oleh keluarga, tentu kita (DPRD) harapkan pihak yang berkepentingan disini yakni fasilitas kesehatan, penting untuk pro aktif didalam mengevaluasi managerial penanganan pasien. Kita DPRD mendukung apa yang di sampaikan pak Gubernur Sulut, dimana Sulut ini menjadi destinasi medis untuk Indonesia bagian timur maupun Indonesia pada umumnya. Harapannya, Sulut dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mempuni sudah bisa mencapai suatu standarisasi internasional," Jelas Billy, rabu (29/12) saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya.

    Nah, harapan-harapan itu Lanjut Aleg dapil Minsel-Mitra, perlu ada kesiapan fasilitas kesehatan. Kalau ada pengaduan seperti ini berarti harus ada evaluasi medis yang dilakukan secara internal oleh fasilitas kesehatan, itu yang didorong.

    "Ketika ada audit medik maka akan kelihatan disitu apa yang terjadi, apakah disisi penanganan pasien, disisi managemen fasilitas kesehatan atau seperti apa, tapi intinya kami DPRD memberikan keyakinan bahwa kita bersama-sama sepenanggungan dengan keluarga yang tertimpa musibah yang dialami dan tentu kita DPRD turut berduka cita. Ini harapan-harapan DPRD yang akan ditindaklanjuti lewat pertemuan-pertemuan dengan pihak fasilitas kesehatan," Kata Lombok.

    https://test.petasulut.com/peduli-fraksi-demokrat-sulut-bagikan-bansos-untuk-warga-terdampak-covid/

    Ditanya soal tindaklanjut DPRD Sulut lewat Komisi IV, Billy menjawab bahwa Komisi IV akan memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang terjadi.

    "Saya kira bukan cuma 1 keluarga yang pernah merasakan hal demikian tapi saya juga dulu pernah merasakan jadi tidak menutup diri pada 1 kasus tapi ada peristiwa lain yang kedepannya bisa juga kita rasakan sama-sama, makanya perlu ada perbaikan," Tutupnya.

    Sebelumnya, Keluarga Alm. Agita Wayong pada 9 desember lalu telah mengadu ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

    Keluarga menduga pihak rumah sakit telah melakukan malpraktek terhadap korban dan akhirnya meninggal dunia pada akhir Agustus 2021 lalu.

    Ibu korban Selvi Pondaag bersama keluarga memasukan aspirasi untuk diperhatikan DPRD Sulut dan berdasarkan laporan tertulis yang dilampirkan keluarga, Rumah sakit yang melakukan perawatan dinilai telah salah mendiagnosa penyakit yang dialami Agita Wayong (27) selaku korban.

    (ABL)

  • Mobil Listrik Mulai Bermunculan di Tanah Air, Diprediksi Akan Terus Bertambah

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Saat ini pemerintah Indonesia mulai fokus memperbaiki kondisi lingkungan dengan mendorong penggunaan BBM yang ramah lingkungan, ini bertujuan untuk mengurangi polusi udara.

    Pada tahun 2022 nanti pemerintah pun berencana menghapus Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertalite. Dimana kedua jenis BBM ini masih menjadi kebutuhan utama untuk pengguna kendaraan roda dua, roda empat, motor perahu dan berbagai jenis mesin lainnya.

    Kabar penghapusan BBM Premium dan Pertalite itupun bersamaan dengan mulai munculnya Mobil-mobil listrik dari berbagai negara, masuk ke Indonesia.

    Populasinya diprediksi akan terus bertambah seiring dengan permintaan dari konsumen.

    Dari banyaknya mobil listrik yang bermunculan, mata kita tertuju pada mobil listrik kecil milik Toyota, yaitu Coms dan C+Pod.

    Terinformasi bahwa Kedua mobil ini bukan untuk dijual, melainkan kebutuhan riset perusahaan dalam rangka membentuk ekosistem kendaraan ramah lingkungan di dalam negeri.

    Untuk sementara, kedua mobil ini tersedia di Bali dan disewakan kepada siapapun yang hendak mencoba sensasi nyetir kendaraan listrik.

    Toyota Coms (Foto/Istimewa)

    Berikut ini cerita salah seorang warga yang mencoba kedua mobil ini di Bali;

    Mobil pertama yang saya jajal yaitu Coms. Mobil ini cukup unik lantaran memiliki ukuran ringkas dan berdesain laiknya 'peluru', serta hanya tersedia satu kursi yang artinya cuma bisa muat satu orang sebagai sopir. Uji coba kendaraan listrik Toyota ini kami lakukan di kawasan Nusa Dua.

    Coms ini juga berbeda dari i-Road yang sempat dipamerkan Toyota di Indonesia. I-Road menggunakan tiga roda, sementara Coms dibekali 4 roda.

    Kemudian sistem penerangan Coms didesain bulat menggunakan teknologi LED dengan lampu sein kuning terpisah serta sepasang lampu kabut tertanam tepat di bawahnya.

    Berhubung mobil listrik Coms juga tak punya gril depan, pabrikan menempatkan sebuah panel untuk pengisian baterai.

    Sedangkan peleknya menggunakan model kaleng dan berpalang dual tone 12 inci. Sementara sisi belakang seolah memiliki patahan mirip bak pikap tapi lebih kecil sehingga bisa membawa boks.

    Buat saya yang memiliki ukuran badan tambun dengan tinggi sekitar 183 cm dan berat 117 kg, masuk ke dalam kabin Coms terasa sedikit sulit. Posisi kaki harus menekuk sempurna sebelum bisa masuk ke interior.

    Tapi begitu sudah di dalam kabin, ternyata terasa cukup nyaman, meski roda kemudi sedikit mepet dengan paha. Ruang kepala juga masih luas sehingga tak terlalu mepet dengan atap mobil ini.

    https://test.petasulut.com/2022-bbm-premium-dan-pertalite-bakal-dihapus/

    Modal kipas biar tidak gerah
    Menariknya, mobil ini tidak menyediakan AC sebagai pendingin ruangan untuk kenyamanan berkendara. Pabrikan hanya memodali Coms dengan kipas angin kecil yang diletakkan di atas dasbor.

    Kipas ini bisa dinyalakan menggunakan knop model putar. Hanya saja, embusan angin dari kipas tersebut terasa belum mampu mengalahkan hawa panas dari teriknya matahari saat itu. Alhasil keringat terus bercucuran ketika berada di dalam kabin.

    Karena ini masuk ke dalam kategori kendaraan listrik, pastinya Coms tidak akan memiliki suara meski motor listrik sudah dinyalakan. Menyalakan sistem kelistrikan masih menggunakan kunci konvensional.

    Impresi berkendara
    Impresi awal nyetir Coms memang terasa agak aneh lantaran posisi saya sebagai pengemudi ada di tengah. Posisi ini mengingatkan saya pada angkutan umum beroda tiga, Bajaj.

    Saat dikendarai setir mobil terasa berat seperti tidak menggunakan power steering. Kendati demikian mengemudi Coms ini terasa menyenangkan bagi saya. Saya juga merasa seperti naik wahana mobil-mobilan pada pusat taman bermain, namun bedanya ini di jalan raya.

    Selama menjajal mobil ini kecepatan paling tinggi yang saya dapatkan sekitar 40 km per jam berdasarkan angka pada spidometer. Namun buat saya ini sudah cukup lantaran Coms memang dirancang bukan untuk ngebut, melainkan membantu kita bermobilisasi dalam kota untuk jarak dekat.

    Coms diketahui menggunakan jenis baterai timbal asam konvensional, bukan lithium-ion. Penyimpan daya ini dipakai untuk mengaliri tenaga dari motor penggerak tunggal bertenaga sekitar 6,8 PS dan torsi puncak 40 Nm.

    Energi itu kemudian disalurkan ke roda belakang. Kemungkinan kinerja itu bisa berubah berdasar kebutuhan pasar dan kemampuan dinamo gerak.

    Kemampuan baterai disebut dapat membuat Coms menjelajah perkotaan sekitar 50 km. Sementara waktu pengisian enam jam dan kecepatan maksimal 60 km per jam.

    Selama perjalanan, kedua kaca pada sisi kanan dan kiri juga terpaksa saya buka untuk membantu mendinginkan kabin melalui angin dari luar.

    Mengemudi Coms terasa sangat menyenangkan. Namun begitu ketemu jalan rusak agak mengocok perut karena suspensi cukup keras, belum lagi ada suara ‘gujlak-gujlak’ dari dalam kabin

    Bila sensasi mengemudi seperti Bajaj saya alami saat bersama Coms, lain lagi dengan C+Pod. Kendaraan kedua ini menurut saya sudah menjadi mobil listrik sepenuhnya, namun dengan ukuran ringkas untuk mengangkut dua orang dewasa.

    Dari sisi desain, C+Pod juga tampak lebih ‘serius’ untuk menjadi sebuah mobil listrik. Desain eksterior dan interiornya masih bisa diterima.

    Menyalakan sistem C+Pod juga tidak perlu repot pakai anak kunci sebab sudah dibekali sistem tombol. Saya cukup tinggal menekan tombol dan mobil sudah siap dipakai. Tersedia tombol lain untuk mengoperasikan transmisi.

    Akses masuk dan keluar kabin mobil ini juga tidak terlalu sulit bagi saya. Selain itu mobil ini juga sudah dilengkapi AC sehingga penghuni kabin tak perlu “sauna” dalam perjalanan.

    C+Pod memiliki dimensi panjang 2.490 mm, lebar 1.290 mm, tinggi 1.550 mm, dan ground clearance 145 mm.

    Mobil ini dibekali motor listrik yang dapat memuntahkan 9,2 kW dan torsi 56 nm, serta kecepatan maksimal yang diperoleh yakni 60 km per jam.

    Tenaga listrik dihasilkan baterai lithium ion berkapasitas 51 Ah dengan daya jelajah untuk satu kali pengisian penuh sejauh 150 km. Baterai diposisikan di bawah jok.

    Selain itu mobil ini juga akan dilengkapi sejumlah fitur keselamatan antaranya sistem pra-tabrak. Bedanya mobil ini memiliki desain lebih modern ketimbang Coms.

    Nyetir mobil ini juga terbilang menyenangkan meski di dalam terasa sesak bila ada penumpang lain di sebelah saya. Saya berpikir bila konfigurasi tempat duduk dibuat 1+1 ke belakang mungkin akan lebih nyaman lantaran terasa lebih lega seperti mobil listrik Renault Twizy.

    Sayangnya saat mencoba kedua mobil ini kami tidak dihadapkan dengan trek yang menantang seperti halnya tanjakan maupun kemacetan.

    Catatan penting
    Buat saya dua kendaraan ini sangat fungsional digunakan untuk jarak dekat, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dan bentuk keduanya yang ringkas tak salah jika mobil ini awalnya sebagai mobil rental untuk menemani perjalanan wisata, di Bali misalnya.

    Nah, agar layanan lebih maksimal juga harus tersedia banyak tempat pengisian baterai. Ini penting supaya setiap pengguna tidak merasa was-was ketika berpergian.

    Dan satu lagi, soal harga. Kendaraan listrik macam ini harus punya harga yang relatif terjangkau bila mau menyasar pasar yang luas. Sebab kendaraan listrik punya potensi berkembang di Tanah Air.

    Membahas strategi Toyota yang memulai dengan layanan sewa ini bisa menjadi awal sebelum menjualnya secara resmi. Dari situ bisa dilihat apa yang diperlukan konsumen dan pola pakai masyarakat terhadap kendaraan listrik.

    Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia “Rasanya Menjadi Sopir Mobil Listrik Kecil di Bali”

    (ABL)

  • Kader dan Alumni Dukung Benny Rhamdani Perkuat DPP PA GMNI Pusat Kedepan

    test.petasulut.com/, SULUT – Sosok Bung Benny Rhamdany semakin populer dikancah perpolitikan nasional, sehngga dia dipercayakan Presiden Jokowi menduduki jabatan Kepala BP2MI Pusat, kepopulerannya mendorong para kader dan pengurus PA GMNI Sulawesi Utara untuk terus berkiprah ditingkat nasional.

    Hal itu disampaikan Sonny Pangkey saat diwawancarai awak media pada selasa (28/12). Didampingi Steven Sumolang, Renne Kembuan, Robby Walansendow, dan para kader GMNI dan Alumni Manado lainnya, di salah satu Cafe di kota Manado.

    Selanjutnya Mereka menilai walaupun Benny Rhamdani sempat bergabung di kelompok Cipayung lainnya tapi semangat visi dan gagasan/ideologi Benny Rhamdani yang sekarang dipercayakan sebagai Kepala BP2MI Pusat adalah gagasan dan visi Ideologis Bung Karno penggali Pancasila, yang Nasionalis Marhaenis.

    "Untuk itu mereka berharap Formatur yang ada khususnya perwakilan Indonesia Timur dan perwakilan Jawa umumnya, yakni Papua, Maluku Utara, Sulut, Kalimantan timur termasuk NTT, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dapat ikut mempertimbangkan dan memperjuangkan bung Benny Rhamdani, tokoh nasional dalam kabinet Jokowi dan Mah'ruf Amin memperkuat barisan kabinet DPP PA GMNI sebagai salah satu 'Waketum (Wakil Ketua Umum) dari Indonesia Timur , walaupun yang bersangkutan sendiri berasal dari Suku Sunda, Jawa sudah teruji kemampuan dan mobilitas yang bersangkutan, apalagi bagi bangsa dan negara ini," Ungkapnya.

    https://test.petasulut.com/yakin-pekerja-migran-terlindungi-benny-rhamdani-lantik-3-kepala-uptbp2mi/

    Lanjut dikatakan Sonny bersama sejumlah kader GMNI, bahwa Benny Rhamdani layak masuk dan dapat membawa gerbong alumni lebih diperhitungkan kedepannya.

    "sangat disayangkan bila formatur tidak mampu melihat dan mengabaikan segala potensi dan kemampuan yang bersangkutan dalam mengembangkan warnasari kepentingan dan menjaga NKRI saat ini dari bahaya Radikalisme dan Intoleransi yang menguat dan mengancam NKRI menuju masyarakat adil dan makmur sesuai cita-cita The Founding Fathers," Demikian yang disampaikan mantan Ketua DPC GMNI Manado dan Bendahara PA GMNI Sulut yang juga formatur DPP PA GMNI 2015-2020, Sonny Pangkey.

    (ABL)

  • Jalin Silaturahmi, Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno Kunjungi DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua DPRD Sulut Dr Fransiskus Andy Silangen didampingi Sekertaris DPRD Glady Kawatu bersama pejabat struktural di Sekertariat DPRD Sulut. Senin (27/12/2021) pagi, menerima kunjungan dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno.

    Disela-sela kunjungan tersebut, Kapolda Sulut Mulyatno mengatakan bahwa pertemuan dengan jajaran Pimpinan dan sekretariat DPRD Sulut hanya bentuk silaturahmi.

    "Kita hanya untuk silatuhrami saja tidak ada agenda lain," singkat Kapolda saat diwawancarai.

    https://test.petasulut.com/apresiasi-tinggi-bw-yakin-polda-sulut-bisa-beri-rasa-aman-jelang-paskah/

    Meski hanya untuk silaturahmi, namun kunjungan Kapolda Sulut ke kantor wakil rakyat patut mendapatkan apresiasi karena ini memiliki makna yang mendalam untuk bagaimana mempererat tali persaudaraan dalam tujuan membangun Provinsi Sulut kearah yang lebih baik dan Hebat.

    "Sebagaimana tema Natal tahun 2021 Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan" diharapkan menjadii dasar membangun hubungan persaudaraan ditengah perbedaan antara warga masyarakat," kata Silangen.

    Sementara itu Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu menyambut baik atas kunjungan Kapolda Irjen Mulyatno ke Kantor Sekertariat DPRD Sulut ini adalah bentuk penghargaan dan kami sangat berterima kasih.

    ” Segenap Keluarga besar Sekertariat DPRD Sulut menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pak Kapolda dalam kaitan silaturahmi di perayaan Natal,” ungkap Kawatu.

    Kunjungan silaturahmi Kapolda Sulut ini juga dilakukan ke jajaran Forkopimda Sulut.

    (ABL)

  • Sambut HUT ke 11 Tahun, BPKel Oi Hidup Gelar Penanaman Pohon

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan pengurus kelompok (BPKel) Oi Hidup Manado suksesi penanaman 120 bibit Pohon jenis Mahoni dan Cempaka, di Buha, Lingkungan 3, Kota Manado, Jumat (24/12/2021).

    Hal ini dilakukan Badan pengurus kelompok (BPKel) Oi Hidup Manado guna menyambut HUT ke 11 Tahun.

    Terpantau awak media, jalur penanaman dilakukan sepanjang pinggiran sungai Buha, Lingkungan 3, Kota Manado. Tepatnya, lorong Kasuratan.

    Ketua BPKel Oi Hidup Manado, Sofyan Ali ketika diwawancarai awak media mengatakan, kegiatan penanaman ini dilakukan untuk menyambut HUT BPKel Oi Hidup Manado ke 11 Tahun yang jatuh pada hari Minggu (26/12/2021).

    "Selain menyambut HUT, tujuan dari penanaman ini tentunya untuk membantu pelestarian lingkungan, agar jauh dari kata bencana," ungkap ketua BPKel Oi Hidup Manado, Sofyan Ali kepada awak media.

    "Apalagi lokasi yang kami tanami masih dekat dengan perumahan masyarakat antara Kelurahan Buha dan Kairagi 2. Dan kirannya, Pohon yang ditanami kelak bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

    https://test.petasulut.com/sambut-sumpah-pemuda-sapa-sulut-gelar-aksi-penanaman-bibit-pohon/

    Ia menambahkan, apa yang ditanami akan dilakukan monitoring sebulan sekali. "Kami bukan sekedar menanam. Tetapi, setiap bulannya akan ada monitoring guna melihat perkembangan pohon yang kami tanami," jelasnya.

    "Saya berharap di HUT ke 11 Tahun ini, BPKel Oi Hidup akan terus berkontribusi untuk alam, manusia dan sosial. Dan tak lupa juga, saya sampaikan banyak terima kasih kepada 7 Komunitas yang sudah ikut menyukseskan kegiatan pada hari ini, semoga silahturahmi kita dalam menjaga dan melestarikan alam akan terus terbangun," tutur Alumni Politeknik Negeri Manado ini.

    Kegiatan yang bertemakan 'Cintai Alam Beserta Manusianya' dihadiri 7 Komunitas yakni Torang Slankerz Manado (TSM), KPAB Mata Angin, FKPA Manado, GMPA Pantheraprdus, KPA Silvaterra, BPKel Oi Rimba, BPKel Oi Myt Malalayang, dan BPK Oi Manado.

    (ABL)