test.petasulut.com/ – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny wongkar, SH terpilih sebagai Ketua Panitia Konsultasi Pemilihan Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM Periode Pelayanan 2022-2027.
Ibadah yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Badan Pekerja Sinode GMIM, Pdt. DR. Hein Arina, turut di hadiri Ketua Kompelka Anak Sinode GMIM, Kaban BKDD Minsel Sonny Makaenas, AP, SIP, MSi (terpilih sebagai Wakil Ketua-1),Camat Amurang Barat Drs. Hanny Kondoy, Lurah Rumoong Bawah Stevi Kelung, S.Sos dan Pnt Trijulwatikaunang SSos Bertempat di Jemaat Efata Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Barat (Minggu, 16/01/2022).
Bupati menyampaikan meskipun dalam beberapa hari ini Minsel ada penambahan kasus covid namun vaksinasi Covid 19 tetap harus terus dilaksanakan, apalagi sasarannya sekarang sudah pada kategori usia 6 s/d 9 tahun.
” dimohonkan kerjasama yang baik dalam program pemerintah dalam vaksinasi 6 s/d 9 tahun, karena program ini baru dilaksanakan. Sedangkan untuk vaksin booster (vaksin ketiga) sudah dibuka secara umum,” ungkap Bupati.
Bupati selaku ketua panitia berharap dengan pelantikan ini, semoga dapat menjadi dasar, penuntun, dan kekuatan kita untuk bekerja di ladang Tuhan.
” Saling bergandengan tangan berkoordinasi dan berkomunikasi, maka segala tugas dan tanggungjawab di segala bidang kepanitiaan akan terlaksana dengan baik,” harapnya.
” Dan sebagai tuan rumah yang baik, Bupati berpesan agar dapat berperilaku serta bertindaklah dengan benar, baik dihadapan Tuhan, peserta, dan sesama panitia,” tutup Bupati dan
Kegiatan ini dilanjutkan dengan rapat perdana yang dipimpin langsung oleh ketua Umum Panitia Pnt. Franky Donny Wongkar SH (Bupati Minahasa Selatan) Sekretaris Umum Pnt. Meiky Sumual ST, Bendahara pnt. Franky Jirro Lelengboto ST.
test.petasulut.com/, SULUT -Kabar duka datang dari Ontario Kanada dimana salah satu mahasiswi terbaik Sulawesi Utara (Sulut) terinformasi meninggal dunia. Kabar ini menjadi perhatian banyak pihak. Sekretaris Komisi I DPRD Sulut, Mohammad Wongso pun angkat bicara.
Wakil rakyat daerah pemilihan Bolaang mongondow raya tersebut menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Grace Karundeng.
“Sulawesi Utara kehilangan salah satu putri muda terbaik dan berprestasi yang meniti studi di luar negeri. Saya secara pribadi dan secara lembaga legislatif turut berduka cita atas kejadian yang menimpa,” Ucap Wongso, rabu (12/01) diruang kerjanya.
Tak hanya itu, Politisi Partai NasDem itu juga menuturkan agar segera usut tuntas permasalahan ini.
“Saya mendesak Pemerintah Indonesia hadir dan menjadi garda terdepan untuk mengungkap misteri kematian Grace Karundeng. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia wajib terus berkoordinasi dengan pemerintah Kanada,” Katanya.
“Memang menurut prosedur, misteri kematian ini harus menunggu hasil forensik untuk kemudian jenazah bisa dibawa pulang ke Indonesia,” Tambahnya.
Dirinya juga secara pribadi mengatakan turut berduka cita atas kepergian Grace Karundeng yang merupakan putri terbaik Sulut.
“Harapan saya, semoga keluarga bisa diberikan kekuatan dan ketabahan ditengah-tengah kepergian Grace Karundeng,” Tutupnya.
(Foto/Istimewa)
Sebelumnya terinformasi Grace Karundeng adalah salah satu mahasiswa lulusan Sekolah Manado Internasional School (MIS) yang saat ini sementara melanjutkan pendidikan di Ontario Kanada.
Perihal kematian Grace diketahui dari postingan akun warga negara Indonesia di Ontario dengan postingan sebagai berikut :
“MOHON DITERUSKAN!
Ada yg kenal dgn “Grace Karundeng”? Kami dari group KAWANUA di Ontario, Canada mengucapkan turut berdukacita, polisi menemukan Grace meninggal di basement, Richmond Hill, Ontario. Berita ini diteruskan ke KBRI Toronto & ke group kami. Semoga keluarga Grace di Manado sdh mengetahuinya. Grace adalah student di Humber College, Toronto. Menurut info papanya bernama Audy, mamanya Tessie, kakaknya Christine. (Kel. Karundeng- Sanchez)
Orangtuanya tinggal di Airmadidi, Manado.
Mantan siswa MIS ( Manado International School). Penyebab meninggal Grace msh dlm penyelidikan polisi. Thanks for your help.🙏”
Tessie Sanchez, Ibu kandung Grace Karundeng, saat diwawancarai mengatakan agar anaknya bisa segera dipulangkan ke Indonesia, tepatnya ke Kabupaten Minahasa Utara (Minut) domisili mereka saat ini.
"Harapan kita keluarga agar anak kita itu bisa segera pulang dengan cepat ke rumah. Bisa pulang ke Indonesia secepat mungkin dan kita makamkan di sini," kata Tessie, Senin (10/1) beberapa waktu lalu.
test.petasulut.com/ – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH menjadi Inspektur Upacara pada Apel Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19 Tahun 2022 di Kabupaten Minahasa Selatan
Di dampingi Pdt Petra Yani Rembang, Mth selaku Wakil Bupati Minahasa Selatan. turut dihadiri unsur FORKOPIMDA Kabupaten Minahasa Selatan Kepala Kepolisian Resor Minahasa Selatan yang diwakili oleh Bapak Kompol Eddy Saputra S.I.K selaku Wakapolres Minahasa Selatan, Dandim 1302 Minahasa yang diwakili oleh Bapak Kapten Inf. Ramli Hamanja selaku Danramil 14 Amurang, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Bapak budi hartono, SH., M.Hum, Ketua Pengadilan Negeri Amurang Bapak Royke Harold Inkiriwang, SH,Koordinator Pos Basarnas Amurang Bpk Hartje Raintama, Sekda kabupaten Minahasa Selatan Denny P. Kaawoan,S.E., M.Si bertempat halaman kantor bupati minsel
Selasa, 11 Januari 2022
Apel Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19 bertujuan untuk melakukan konsolidasi kesiapan seluruh perangkat serta fasilitas pendukung untuk selalu siap dan tanggap dalam upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 02 tahun 2022, Daerah kita ditetapkan dalam kriteria PPKM level 2.
Dalam Sambutannya Bupati Franky Donny Wongkar, SH menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran FORKOPIMDA Minahasa Selatan, Basarnas Amurang, Para Petugas Kesehatan, Para relawan,Aparat TNI dan POLRI, satuan Polisi Pamong Praja, Para Camat,Lurah/Hukum Tua serta Semua pihak yang telah berjuang sebagai garda terdepan dalam penanganan penyebaran covid-19.
” Terima kasih atas pengorbanan bapak/ibu yang luar biasa, yang berjuang tanpa mengenal lelah disemua lini dalam melaksanakan pembangunan kesehatan sebagai sebuah perjuangan untuk menyelamatkan masyarakat dari pandemi covid-19 dan mewujudkan minahasa selatan yang sehat dan berdaya saing,” ungkap Bupati.
Bupati juga mengajak agar dapat bersinergi dengan melakukan berbagai upaya penanganan penyebaran covid-19, antara lain Melakukan edukasi, koordinasi kesiapsiagaan, berbagi peran serta menyiapkan sumber daya dan fasilitias pendukungnya, Jaga iman, Jaga aman,Jaga imun.
Diakhir sambutannya Bupati pun mengingatkan perlu kita pahami bersama bahwa pandemi ini bukan hanya menyangkut urusan kemanusiaan, namun multi sektor dan multi dimensi, sehingga penanggulangannya harus dilakukan secara bersama dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja.
” perlu ada sinergitas dan kerjasama dengan berbagai komunitas, akademisi, pihak swasta, peran masyarakat hingga media massa. Dalam konteks demikian, mari kita satukan semangat dan komitmen, bangun sinergitas dan kita tingkatkan kapasitas untuk bergotong royong dalam menyelesaikan pandemi covid-19,” tutup Bupati.
test.petasulut.com/, SULUT – Sulawesi Utara kembali diterjang kabar dukacita. Seorang mahasiswi asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang menempuh pendidikan di Kanada dikabarkan meninggal dunia. Belum adanya informasi detail terkait penyebab kematiannya. Namun tanggapan publik pun bermunculan.
Grace Karundeng yang diinformasikan meninggal dunia pada 8 Januari 2022 waktu setempat mendapat respon dari Anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Minut-Bitung, Melky Jakhin Pangemanan (MJP).
MJP menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Sosok Grace yang kuliah di luar negeri dinilainya sebagai pribadi yang berprestasi. Daerah Sulut tentu merasa kehilangan.
“Turut berdukacita sedalam-dalamnya. Sulawesi Utara kehilangan salah satu aset generasi muda yang berprestasi,” ungkap MJP, Senin (10/1), di ruang kerjanya.
Arus desakan pun mengalir dari Anggota Komisi IV DPRD Sulut ini. Dirinya meminta agar bisa mengusut tuntas kasus tersebut. Dengan demikian tidak menimbulkan tanda tanya publik terkait kematiannya.
“Saya mendorong agar harus diusut tuntas kasus ini,” tegas MJP.
Selain itu, Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulut ini juga meminta supaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memfasilitasi pemulangan jenazah Grace Karundeng.
“Dan membantu kebutuhan keluarga,” kuncinya.
(Foto/Istimewa)
Diketahui, Geace yang lahir 18 Mei 2003 ini diketahui menempuh studi di Humber College. Ia juga alumni Manado International School (MIS). Kabar yang beredar, tubuhnya ditemukan polisi setempat di Kanada dalam keadaan meninggal dunia. Sesuai informasi yang didapat dari kerabat keluarga yang ada di Maumbi dan Airmadidi, bahwa orang tua dari Almarhum Grace ayahnya bernama Audy Karundeng dan Ibunya bernama Yessie Sanches, beralamatkan kompleks Universitas Klabat Airmadidi.
Berita duka ini menjadi gempar dengan adanya postingan salah seorang dari Ontario Kanada yang adalah salah satu Warga Negara Indonesia berinisial EM lewat postingan di media sosial yang ia posting di grup-grup Sulut yang ia ikuti.
Kabarnya, pihak keluarga sudah mengetahui dan saat ini masih dalam proses ke KBRI untuk memulangkan jenazah dari Kanada ke Indonesia, menyiapkan segala persyaratan agar jenazah bisa dipulangkan ke Indonesia seraya berharap pihak kepolisian bisa mengungkap misteri kematian anak mereka.
test.petasulut.com/ – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melakukan Audiensi dengan pihak PLN, pada Senin (10/ 01/2022) bertempat di Sario Utara Kota Manado Sulut.
Pertemuan yang di hadiri Franky Donny Wongkar, SH selaku Bupati Minahasa Selatan bersama pihak dari PLN membahas beberapa point penting diantaranya terkait penerangan jalan umum, pajak penerangan jalan serta rencana pemkab minsel akan memasang 1700 titik lampu yang tersebar di 17 kecamatan di kab Minahasa Seelatan
Dalam kesempatan itu, Bupati Franky Donny Wongkar, Mth menyampaikan bahwa Pemkab Minsel beserta masyarakat Minsel mengapresiasi atas pelayanan dari PLN untuk penerangan di Minahasa Selatan. Dan terkait
PJUojj kedepan akan membuat perjanjian kerjasama yang baru dengan PLN terkait penerangan jalan umum dan pajak penerangan jalan tentunya, pemkab minsel meminta kepada pihak PLN agar pungutan pajak penerangan jalan kepada konsumen di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan agar di setorkan ke kas daerah minsel untuk meningkatkan PAD Minsel. ” kiranya hasil dari pertemun ini membawa hasil positif untuk pihak PLN dan kami pemerintah khususnya masyarakat minsel,” tutup Bupati FDW mengakhiri sambutannya.
Pertemuan tersebut turut hadir, Franky Mamangkey S selaku Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman kabupaten Minsel, Yenni laode, SH selaku kepala bagian hukum kabupaten minahasa selatan serta dari pihak PLN Andre P R Lengkong selaku Manajer PLN UP3 manado, Utrecth P Tauna selaku manajer bagian jaringan PLN UP3 Manado, Falih Setiawan selaku Manajer Perencanaan PLN UP3 Manado, Yudistira Adi Guna selaku Manajer bagian Transaksi Energi Listrik PLN UP3 Manado, Anita Laluyan selaku Manajer Bagian Konstruksi PLN up3 manado, Noven N Koropit selaku Manajer bagian Keuangan dan Umum PLN up3 Manado, Frits R Suban selaku Manajer PLN ULP (unit layanan pelanggan) Amurang, Ariantoni selaku Plt Manajer bagian Transaksi Energi Listrik (tel) PLN up3 Manado.
test.petasulut.com/, SULUT – Terjadinya penurunan daya beli petani di provinsi Sulawesi Utara di benarkan Kepala Badan Pusat Stattistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) Asim Saputra
Dimana menurutnya bahwa daya beli petani di Provinsi tersebut mengalami penurunan pada Desember 2021.
"Hal ini tercermin pada Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara pada Desember 2021 mengalami penurunan," kata Asim, di Manado, Rabu (5/1), dikutip dari Republika.co.id
Asim mengatakan, NTP di Sulawesi Utara pada Desember 2021 turun 0,26 persen dan menjadi 110,51 dibandingkan dengan November yang masih 110,80. Penurunan NTP tersebut karena kecepatan kenaikan Indeks yang dibayar petani (Ib) lebih tinggi dibanding Indeks yang diterima petani (It).
"Ib naik hingga mencapai 1,39 persen, sementara It hanya 1,12 persen," kata Asim.
Baik secara tahun kalender 2021 maupun YoY (tahun ke tahun) 2021, NTP telah naik sebesar 8,22 persen. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) sebaliknya menunjukkan pergerakan positif, naik 1,02 persen, dari nilai 110,55 pada November menjadi 111,68 pada Desember.
test.petasulut.com/, SULUT – Aduan masyarakat perihal putusnya jalan trans Likupang-Bitung menggema di paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).
Dugaan adanya kelalaian PT Meares Soputan Mining (MSM) ikut berhembus. Masalah itupun disorot wakil rakyat Gedung Cengkih.
Nada kritik tersebut disampaikan Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) saat memberikan interupsi pada Rapat Paripurna DPRD Sulut, terkait dengan Penyampaian Laporan Hasil Reses 3 Tahun 2021 Anggota DPRD Sulut dan Buka Tutup Masa Sidang, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (4/1).
Dirinya menyampaikan, di daerah Likupang dan Bitung ada aduan masyarakat yang perlu dilakukan tindakan secara cepat. Memang diakuinya aspirasi tersebut tidak sempat terinventarisir ke dalam aspirasi reses sebelumnya. Namun aspirasi itu dinilai sangat genting untuk segera ditindaklanjuti.
“Dua hari lalu ada akses jalan yang putus dari Likupang ke Girian. Ini menghubungkan Desa Pinenek sampai Pinasungkulan. Ini jadi akses utama dari Likupang (Kabupaten Minahasa Utara, red) ke kota Bitung, ini diduga PT MSM sehingga terjadi longsor. Mereka melakukan aktivitas pertambangan yang merugikan masyarakat kita dan lingkungan kita sehingga jalan ini putus,” sorot MJP.
Dirinya menyampaikan, diharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut memberikan dorongan dan desakan kepada pihak terkait yang bertanggung-jawab.
“Apakah akan ditindaklanjuti perusahaan tersebut atau kebijakan yang diambil pemerintah atau BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) yang menyelesaikan tanggung jawab ini, supaya akses jalan bisa dilalui masyarakat kita,” ungkapnya.
“Karena ini memang sangat merugikan ekonomi masyarakat kita. Karena ini juga diduga ada pengalihan alur sungai oleh PT MSM,” kuncinya.
Akses jalan Likupang-Bitung yang putus akibat longsor
Terkait aspirasi reses, Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw mengatakan, ini nantinya akan dilakukan elaborasi lebih lanjut atau penggarapan secara cermat terkait berbagai aspirasi tersebut.
"Kembali kami menerima masukkan terkait reses. Hadir di sini pak pelaksana harian Sekprov (Sekretaris Provinsi) Gammy Kawatu. Ini menjadi tugas pak Sekprov untuk mengelaborasi lebih lanjut, semua hasil reses yang masuk di kita (Pemprov Sulut, red) kali ini. Prioritas-prioritas mana yang akan di-under-line (digarisbawahi, red) dan mana yang menjadi kewenangan kita," ungkap Wagub dalam kesempatan rapat paripurna itu.
Sementara ketika akan dikonfirmasi terkait masalah dugaan pengalihan sungai oleh PT MSM, via telpon dan pesan whatsapp, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulut, Marly Gumalag tidak bisa dihubungi. Begitu pula saat berkunjung ke kantor DLH Provinsi Sulut, Rabu (5/1), kadis tidak berada di tempat.
Namun hasil penelusuran media ini di lingkungan DLH Provinsi Sulut, terungkap beberapa hal terkait aktivitas PT MSM. Adapun informasi yang didapat wartawan media ini, ternyata sudah ada persetujuan untuk pembuatan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang baru untuk PT MSM. Namun masih sementara berproses dan masih ada di DLH. Di dalam AMDAL yang baru itu disetujui untuk pengalihan sungai, pengalihan jalan dan relokasi penduduk.
"Hanya saja belum keluar AMDAL ini, sudah terjadi perisitiwa (longsor, red). Untuk pengalihan sungai, proses AMDAL itu kan dari DLH diberikan ke DPM PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu) dan terakhir ke balai sungai yang merupakan teknisnya. Sepengetahuan kami belum dialihkan untuk sungai itu. Karena harus keluar dulu persetujuan yang dari balai sungai. Kita belum turun lapangan. Pastinya kita akan cek on the spot," ungkap sumber yang didapat dari DLH Provinsi Sulut.
"Selama proses itu belum sampai ke Balai Sungai dan Balai Sungai mengeluarkan persetujuan maka pengalihan sungai itu belum bisa dilakukan. Jadi ini kejadian longsor masuk di areal Izin Usaha Pertambangan PT MSM. Bahkan di tempat eksplorasinya," tambah sumber.
test.petasulut.com/, INTERNASIONAL – Pandemi Covid-19 sampai saat ini terus merayap di seluruh belahan bumi.
Hal itu bersamaan dengan bermunculan berbagai varian baru covid-19.
Dimana, Israel melaporkan telah mencatat kasus pertama Florona, yang diyakini sebagai infeksi ganda Covid-19 dan influenza.
Menurut laporan, kasus pertama ini tercatat minggu ini pada seorang wanita hamil yang dirawat di Rabin Medical Center untuk melahirkan. Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa wanita muda itu tidak divaksinasi Covid-19.
Berita Florona datang pada saat dunia sedang berjuang melawan gelombang baru pandemi SARS-CoV-2 yang didorong oleh varian baru Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada November 2021.
Varian ini cepat menular telah menyebar ke sebagian besar negara dan telah menyalip varian Delta sebelumnya di AS dan Inggris.
Florona, bagaimanapun, bukanlah varian baru, untuk menghilangkan keraguan, karena diyakini sebagai kejadian flu dan Corona secara bersamaan.
Hindustan Times melaporkan, dokter di Israel mengatakan Florona sedang dipelajari karena Isreal telah melihat lonjakan kasus influenza dalam beberapa minggu terakhir.
Dr Nahla Abdel Wahab, seorang dokter di Rumah Sakit Universitas Kairo, mengatakan kepada media Israel bahwa Florona mungkin mengindikasikan kerusakan besar pada sistem kekebalan karena dua virus memasuki tubuh manusia secara bersamaan.
Israel telah mulai memberikan suntikan vaksin keempat terhadap Covid-19 pada hari Jumat kepada individu dengan sistem kekebalan yang terganggu.
Para ahli juga telah menandai Delmicron, kombinasi varian Delta dan Omicron, yang mungkin menyebabkan lonjakan di AS dan Eropa.
Delmicron juga bukan varian baru tetapi serangan strain Delta dan Omicron bersama-sama. Mengomentari Delmicron, kepala petugas medis Moderna Dr Paul Burton mengatakan ada kemungkinan bahwa kedua strain dapat bertukar gen dan memicu varian yang lebih berbahaya.
"Pasti ada data, ada beberapa makalah yang diterbitkan lagi dari Afrika Selatan lebih awal dari pandemi ketika orang – dan tentu saja orang dengan gangguan kekebalan – dapat menampung kedua virus itu," kata Burton seperti dikutip Daily Mail.
Artikel ini telah tayang di KONTAN.CO.ID dengan judul "Setelah Omicron dan Delmicron, Kini Muncul Florona"
test.petasulut.com/, SULUT – James Arthur Kojongian (JAK) sampai dengan akhir tahun 2021 ini masih tercatat resmi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut. Hal itu mengacu pada surat kementrian dalam negeri.
Hal itu pula kembali ditegaskan Fernando Lamaluta Ketua OKK Golkar Sulut dan Rubby Rumpesak Ketua AMPG Sulut yang juga ketua AMPG bahwa ini sesuai dengan surat Kemendagri.
Menurut Fernando dan Rubby, Seperti halnya yang tercantum Surat terakhir dari Kementrian dalam negeri bernomor 161.71/702/otda tertanggal 29 oktober 2021 dialamatkan kepada DPD Partai Golkar Sulut perihal penjelasan akhir terkait masalah usulan pemberhentian James Arthur Kojongian sebagai Wakil
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
"Dimana dalam isi surat tersebut, dengan tegas Kementerian Dalam Negeri menyatakan belum dapat menindaklanjuti usulan
pemberhentian James Arthur Kojongian," lugas Fernando dan Rubby, Jumat (31/12/2021) saat dihubungi.
Langkah tegas DPRD Sulut tidak mentolerir atas kesalahan yang dilakukan JAK telah dilakukan, tapi pada akhirnya semua harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Demikian pula halnya deng pihak sekretariat dalam pembayaran hak JAK sebagai anggota DPRD Sulut.
Sekretariat siap membayarkan hak gaji JAK dengan perhitungan sebagai anggota DPRD Sulut.
Terhitung sejak putusan DPRD Sulut diparipurnakan tersebut sampai dengan desember ini, uang yang disiapkan untuk pembayaran gaji JAK tetap berada dalam kas Sekretariat Dewan.
Menurut Sekertaris DPRD Sulut, Glady Kawatu JAK telah menerima gaji selama 10 bulan yang telah ditransfer kerekening JAK.
test.petasulut.com/, SULUT – Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok menanggapi kasus dugaan malpraktek yang terjadi di salah satu rumah sakit swasta yang berada di kota Tomohon.
Politisi Partai Demokrat itu mengatakan bahwa DPRD Sulut tentunya merasa turut sepenanggungan dengan apa yang dirasakan keluarga.
"Kemudian tindak lanjut yang diharapkan oleh keluarga, tentu kita (DPRD) harapkan pihak yang berkepentingan disini yakni fasilitas kesehatan, penting untuk pro aktif didalam mengevaluasi managerial penanganan pasien. Kita DPRD mendukung apa yang di sampaikan pak Gubernur Sulut, dimana Sulut ini menjadi destinasi medis untuk Indonesia bagian timur maupun Indonesia pada umumnya. Harapannya, Sulut dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mempuni sudah bisa mencapai suatu standarisasi internasional," Jelas Billy, rabu (29/12) saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya.
Nah, harapan-harapan itu Lanjut Aleg dapil Minsel-Mitra, perlu ada kesiapan fasilitas kesehatan. Kalau ada pengaduan seperti ini berarti harus ada evaluasi medis yang dilakukan secara internal oleh fasilitas kesehatan, itu yang didorong.
"Ketika ada audit medik maka akan kelihatan disitu apa yang terjadi, apakah disisi penanganan pasien, disisi managemen fasilitas kesehatan atau seperti apa, tapi intinya kami DPRD memberikan keyakinan bahwa kita bersama-sama sepenanggungan dengan keluarga yang tertimpa musibah yang dialami dan tentu kita DPRD turut berduka cita. Ini harapan-harapan DPRD yang akan ditindaklanjuti lewat pertemuan-pertemuan dengan pihak fasilitas kesehatan," Kata Lombok.
Ditanya soal tindaklanjut DPRD Sulut lewat Komisi IV, Billy menjawab bahwa Komisi IV akan memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang terjadi.
"Saya kira bukan cuma 1 keluarga yang pernah merasakan hal demikian tapi saya juga dulu pernah merasakan jadi tidak menutup diri pada 1 kasus tapi ada peristiwa lain yang kedepannya bisa juga kita rasakan sama-sama, makanya perlu ada perbaikan," Tutupnya.
Sebelumnya, Keluarga Alm. Agita Wayong pada 9 desember lalu telah mengadu ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Keluarga menduga pihak rumah sakit telah melakukan malpraktek terhadap korban dan akhirnya meninggal dunia pada akhir Agustus 2021 lalu.
Ibu korban Selvi Pondaag bersama keluarga memasukan aspirasi untuk diperhatikan DPRD Sulut dan berdasarkan laporan tertulis yang dilampirkan keluarga, Rumah sakit yang melakukan perawatan dinilai telah salah mendiagnosa penyakit yang dialami Agita Wayong (27) selaku korban.