Category: Politik dan Pemerintahan

  • PPKM, STELLA: Pemerintah Harus Ada Bantuan Langsung Untuk Masyarakat

    test.petasulut.com/, SULUT – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Sulawesi Utara membuat pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mikro) di hampir semua wilayah di Sulawesi Utara.

    Dampak dari PPKM ini membuat masyarakat kesulitan dari segi ekonomi atau memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Sejumlah pelaku UMKM pun mengaku kesulitan atas kebijakan pemberlakukan pemerintah ini.

    Anggota DPRD Sulut, Stella runtuwene pun menanggapi akan hal ini.

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut itupun beranggapan bahwa memang Pertimbangan pemerintah untuk perpanjangan PPKM ini baik untuk kondisi sekarang dimana Covid benar benar lagi merajalela di Sulut tetapi pemerintah juga harus memikirkan masyarakat yang penghasilannya berkurang dan ada juga yang tidak ada pemasukan sama sekali.

    “Kalo di tempat tempat lain di pulau jawa ada kebijakan pemerintah daerah yang langsung cepat tangani permasalahan ini, saya rasa ini harus segera di tanggapi karena dana Covid itukan langsung dari pusat dan ada dana tersendiri untuk penanganan jadi saya rasa juga pemerintah harus segera melakukan penanganan yang lebih cepat lagi agar masyarakat terbantukan dengan bantuan dan program pemerintah,” jelas Politisi Partai NasDem itu baru baru ini.

    Lebih lanjut Stella Runtuwene mengatakan terkait bantuan seperti apa yang bisa pemerintah berikan. Dirinya mengatakan tentunya bantuan secara langsung pada masyarakat.

    “Kita bisa langsung data saja dan berikan bantuan secara langsung
    kalau soal data mestinya dinas sosial sudah ada data. Bantuan secara langsung lebih kena sasaran,” tandas anggota DPRD Sulut dari Partai Nasdem dapil Minsel-Mitra ini.

    (ABL)

  • Walikota Manado Gelar Rapat Teknis Bersama PDAM

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka membahas Normalisasi dan Revitalisasi Kota Manado menuju Kota Metropolitan, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan rapat teknis dengan Manajemen PDAM Manado, jumat (30/7) diruang rapat Walikota.

    Hadir dalam rapat ini Dirut PDAM Meiky Taliwuna, Asisten II Kota Manado dan Direksi lainnya serta Kepala Dewan Pengawas.

    Diawal pembahasan Dirut PDAM menyampaikan gambaran yang sedang dilakukan PDAM saat ini khususnya potensi sambungan dan sabungan yang ada sekarang serta cakupan pelayanan di 11 Kecamatan.

    Disampaikan juga permasalah dilapangan termasuk keluhan-keluhan masyarakat. Terdapat beberapa hal yang substansial dari permasalahan air bersih di Kota Manado, seperti;

    1. Tidak dapat melayani sambungan baru khusus daerah pelayanan PDAM.

    2. PDAM tidak mampu melayani potensi 20.000 SR (Sambungan Rumah) untuk wilayah kecamatan Mapanget dan Bunaken Daratan kapasitas produksi IPA terbatas.

    3. Pelayanan air ditiap area tidak merata 1×24 jam.

    4. Pada saat hujan produksi air menjadi keruh bahkan stop produksi dan distribusi.

    5. Pada saat aliran listrik mati distribusi air juga berhenti.

    6. Pada saat mesin pompa trouble produksi dan distribusi air terhenti.

    7. Tingginya NRW mengakibatkan DRD jauh lebih kecil dibanding kapasitas produksi.

    8. Kapasitas produksi tidak maksimal karena banyak masalah ditingkat produksi dan distribusi.

    Masalah internal adalah soal Kapasitas Instalasi Pengelolaan Air (IPA) yakni kapasitas terpasang dan kapasitas produksi di 9 IPA yang ada.

    Dalam rangka Normalisasi, maka Dirut memaparkan apa yang akan dibuat, yakni;

    1. Pengadaan dan pemasangan pompa.

    2. Pengadaan dan pemasangan Genset.

    3. Pembangunan DAM, IPA, Sedimentasi dan Reservoar.

    4. Pengadaam lahan.

    5. Pengadaan dan pemasangan Meter Induk di IPA dan Reservoar Distribusi.

    6. Pembentukan Distrik Meter Area (DMA).

    7. Pemasangan jaringan Distribusi Khusus Bisnis Area dan Rumah Sakit.

    Sementara itu revitalisasi akan menyangkut;

    1. Pergantian Jaringan pipa Transmisi dan distribusi yang dipasang tahun 1971.

    2. Pemasangan jaringan pipa transmisi dari IPA Lotta sd Reservoar Teling.

    3. Pemasangan jaringan pipa transmisi dan Res. Citra Land sampai Mapanget.

    4. Pemasangan jaringan pipa distribusi dari IPA Paal 2 sampai Perum Liwas.

    5. Pemasangan jaringan pipa distribusi dari Ternate Tanjung sampai Kairagi.

    Setelah adanya normalisasi dan revitalisasi maka diharapkan dari 9 IPA yang ada nantinya di 2023- 2024 akan menghasilkan kapasitas terpasang/produksi sebesar 922,6 termasuk perkiraan hingga tahun 2025 ketika Bendungan Kuwil selesai.

    Yang terakhir dibahas adalah anggaran yang akan digunakan dalam rangka normalisasi dan revitalisasi PDAM ini.

    Jika ini dapat dilaksanakan sesuai rencana dan program maka beberapa hal akan terlayani hingga 2025 terutama; jumlah Sambungan Rumah (SR), penambahan SR, penduduk terlayani cakupan pelayanan, total kebutuhan produksi air, prosentase kehilangan air, kebutuhan jam puncak (1,5xQR), Kapasitas terpasang/produksi serta surplus/defisit kapasitas produksi.

    “Semua ini akan dimaksimalkan berdasarkan kemampuan keuangan yang ada,” kata Dirut PDAM.

    (LM)

  • Bahas Anggaran Infrastruktur, Ini Harapan Walikota Manado

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota Manado, Andrei Angouw memimpin rapat teknis membahas perihal pemanfaatan anggaran yang tersedia untuk program dan kegiatan di bidang infrastruktur khususnya jalan dan jembatan yang ada di Kota manado, jumat (30/7) pagi.

    Hadir dalam rapat itu, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, Asisten III Bart Assa, Kadis PUPR John Suwu dan pejabat teknis lainnya.

    Rapat itu terfokus pada pemanfaatan anggaran untuk pemeliharaan berkala jalan hotmix, rekonstruksi jembatan dan jalan hotmix.

    Walikota Manado pun berharap agar pemanfaatan anggarannya jangan hanya soal jalan dan jembatan dalam Kota tapi harus juga melihat pemanfaatan anggaran dalam kaitan dengan bagaimana meminimalisir ancaman banjir atau spot-spot jalan tertentu yang sering tergenang air.

    “Makanya menjadi penting juga dalam pembahasan anggaran ini adalah soal normalisasi sungai dan anak sungai didalam Kota. Termasuk anggaran dalam rangka membersihkan drainase parit-parit dalam Kota,” kata Angouw.

    Ditengah pembahasan itu juga Walikota melihat secara detil setiap mata anggaran yang ada dalam daftar kegiatan dan program dilapangan yang akan dianggarkan. Terdapat beberapa hal yang dikoreksi oleh Walikota dari gambaran anggaran yang dipaparkan.

    Makanya bahasan teknisnya adalah beberapa mata anggaran yang dikurangi untuk menutupi penganggaran pada kegiatan dan program lainnya.

    “Membuat anggaran harus dapat menyelesaikan masalah. Jangan besaran anggarannya justru tidak menyelesaikan masalah,” singgung Walikota.

    Walikota berharap setelah dianalisasi dianggarkan untuk perbaikan jalan, jembatan dan normalisasi anak sungai didalam Kota termasuk membersihkan beberapa drainase, maka setidak ketika hujan lebat stadion klabat, depan poenix samrat, kompleks pom bensin Tikala dan beberapa tempat yang menjadi langganan banjir dan tergenang air dapat diminimalisir.

    “Hasil Pembahasan anggaran ini nantinya ditata dalam Perubahan APBD 2021 dan APBD induk Tahun Anggaran 2022,” tutup Andrei.

    (LM)

  • JG ungkap Ada 3 Aktifitas Pemerintah Penunjang Pariwisata Minut

    test.petasulut.com/, MINUT – Bupati Minut Joune Ganda diundang Badan Pemeriksaan Keuangan Sulawesi Utara membahas tentang kepariwisataan, kamis (29/7).

    Pada kesempatan itu pula, melalui Zoom Meeting, Bupati JG pun memaparkan Pengembangan Kepariwisataan Kabupaten Minahasa Utara berlokasi di Villa Telaga Rae Desa Treman Kecamatan Kauditan Minahasa Utara.

    Joune Ganda pun mengakui bahwa Pandemi Covid-19 ini menurunkan Pendapatan Asli Daerah yang ada khususnya pada sektor pariwisata, ini menjadi satu masalah tersendiri bagi pemerintah.

    “Masalah global Pandemi Covid-19 sangat memukul perekonomian salah satunya adalah Pariwisata,” aku Bupati Minut.

    Dalam menangani hal ini lanjut Ganda, bahwa ada tiga aktifitas yang akan dilakukan pemerintah untuk menunjang sektor pariwisata.

    “Mengangkat Likupang agar bisa diketahui masyarakat nasional maupun internasional, mengangkat sarana dan prasarana di Minahasa Utara yang memiliki potensi pariwisata khususnya di likupang dan pengembangan desa-desa wisata di Kabupaten Minahasa Utara,” Jelas Joune.

    “Pandemi bisa menghalangi tapi pemikiran masa yang akan datang terkait pengembangan dan kiat – kiat antisipasi rebound wisatawan kita harus pikirkan. Jaga wisata kita untuk generasi yang akan datang,” tutupnya.

    (Billy George)

  • Pimpinan Pansus Ranperda Disabilitas Terbentuk, MJP: Target Pembahasan 1 Bulan

    test.petasulut.com/, SULUT – Pandemi Covid-19 yang terus menggerogoti daerah Sulawesi Utara bukan menjadi problem untuk terus melaksanakan tanggung jawab sebagai Anggota DPRD Sulut, salah satunya fungsi legislasi atau pembuatan Perda.

    Terbukti, pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas terus dikebut.

    Para pimpinan panitia khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) pun resmi terbentuk. Dan tahapan pembahasannya ditargetkan tuntas dalam sebulan.

    Para personil pansus DPRD Sulut resmi melakukan pemilihan pimpinannya, Rabu (28/7), dalam rapat internal Pansus Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan secara virtual.

    Dalam rapat tersebut, Winsulangi Salindeho terpilih sebagai ketua pansus. Wakil Ketua diberikan kepada Melky Jakhin Pangemanan dan Sekretaris Herol Kaawoan.

    “Iya tadi agenda pemilihan pansus,” ungkap Melky Pangemanan saat dikonfirmasi awak media.

    Ia mengungkapkan, rapat perdana Pansus membahas tentang mekanisme, jadwal dan target pembahasan.

    Pansus perlindungan dan pemberdayaan disabilitas berkomitmen menyelesaikan tanggung jawab legislasi dengan mengakselerasi pembahasan dengan tetap disiplin prosedur.

    “Dan mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

    Pansus akan melakukan rapat pembahasan setiap pekan. Setiap minggu itu dijadwalkan hari Senin dan Selasa.

    “Dengan target penyelesaian pembahasan 1 bulan,” ungkapnya.

    Upaya ini disebutnya sebagai bentuk komitmen DPRD Sulut untuk menghasilkan produk hukum daerah.

    Meskipun saat ini diperhadapkan di tengah kondisi pandemi Covid-19 namun penyelesaian ranperda inisiatif DPRD ini bakal terus digenjot.

    “Kita ingin menghadirkan regulasi yang berpihak bagi penyandang disabilitas dalam rangka menjamin hak dan pemberdayaan para penyandang disabilitas,” kuncinya.

    Adapun anggota dewan yang dipercayakan fraksi untuk masuk menjadi personil pansus yakni Julius J Tuuk, Fanny Legoh, Muslimah Mongilong, Imelda N Rewah, Melisa Gerungan, Hilman F Idrus, Melky J Pangemanan, Sherly Tjanggulung, Braien R L Waworuntu, I Nyoman Sarwa, Raski Mokodompit, Winsulangi Salindeho, Hendry Walukouw, Ayub Ali dan Herol V. Kaawoan.

    (ABL)

  • JOUNE GANDA: Kapal PSO Penumpang PT. PELNI Rencananya Akan Dijadikan Tempat Isoman Terapung

    test.petasulut.com/, MINUT – Pemerintah terus mencari cara untuk mengatasi masalah pandemi Covid-19 bukan hanya cara untuk mengatasi penyebaran virus namun juga dengan menghadirkan tempat isolasi mandiri untuk masyarakat yang terkena Covid-19.

    Atas dasar itu, Melalui Zoom Meeting Bupati Minut Joune Ganda menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Penggunaan Kapal PSO Penumpang PT. PELNI (Persero) Sebagai Tempat Isolasi Mandiri Terapung Pasien Covid-19 di Bitung, rabu (28/7).

    Pada rapat ini, turut hadir Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM beserta jajaran pemerintah Kota Bitung.

    Bupati Joune Ganda menuturkan bahwa Pasien Covid-19 yang akan melaksanakan isolasi mandiri rencananya akan ditempatkan di Kapal PSO Penumpang ini.

    “Semoga pasien dapat merasa nyaman saat melakukan isolasi mandiri dan menggunakan fasilitas yang diberikan sehingga akan meningkatkan imun untuk bisa sembuh dari Covid-19,” kata Ganda.

    (Billy George)

  • Ikuti Paripurna RPJMD, Bupati Minut: Semangat Melangkah Maju

    test.petasulut.com/, MINUT – Bupati Minut Joune Ganda, rabu (28/7) sore tadi mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa utara dalam rangka pembicaraan tingkat II atas rancangan peraturan daerah RPJMD kabupaten minahasa utara tahun 2021-2026 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa Utara.

    Diketahui, Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2021-2026 telah disampaikan ke DPRD dan telah dibahas.

    pada kesempatan itu, Joune Ganda mengatakan sangat berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD serta Pansus yang telah membahas RPJMD ini hingga dapat terselenggara acara penandatanganan ini.

    “Selanjutnya akan kita tunggu hasil evaluasi dari Gubernur untuk nantinya ditetapkan sebagai peraturan daerah,” kata Bupati Minut.

    Semoga melalui tahapan pembicaraan tingkat II Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD ini lanjut Joune, menjadi semangat bagi kita untuk terus melangkah maju.

    “Bersama kita JaGa KaWaL dan sukseskan perencanaan pembangunan yang lebih baik untuk minahasa utara yang lebih hebat,” tutupnya.

    (Billy George)

  • Jalin Silahturami, Walikota Manado Terima Kunjungan Pegadaian

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan dari pihak Pegadaian Manado, rabu (28/7) di ruang rapat Walikota.

    Kedatangan pihak Pegadaian intinya adalah menjalin silaturahmi sekaligus menawarkan produk-produk Pegadaian yang bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Manado lewat ASN yang ada.

    Pada pertemuan itu, Pihak pegadaian meminta support dari Walikota manado agar nantinya bisa mensosialisasikan produk-produk mereka ke pihak SKPD.

    Menanggapi itu, Walikota berharap kiranya hal ini tidak membebani ASN apalagi ASN sudah terbebani dengan pinjaman di Bank.

    “Kekurangan penghasilan ini akan mengurangi semangat kerja, sebab ASN tidak fokus kerja dan nantinya ada waktu lain hanya untuk mencari penghasilan tambahan diluar kerja utama sebagai ASN,” urai Walikota.

    Pada kesempatan itu pula, Pihak Pegadaian menyampaikan tentang program dan produk-produknya termasuk bagaimana masyarakat bisa menabung emas lewat program atau produk “tabungan emas” sebab saldonya berbentuk emas.

    Mendengar itu, Walikota berharap ketika akan sosialisasi ke SKPD tidak dalam bentuk tatap muka apalagi harus mengumpul banyak orang.

    “Silahkan sosialisasi, sebab saya hanya menyediakan medium sosialisasi ke ASN bukan sebagai agen promosi atau marketing,” celoteh Walikota sambil tertawa.

    Pihak Pegadaian menjawab bahwa sosialisasi produk akan dilakukan secara daring lewat aplikasi zoom meeting.

    Hadir dalam silahturahmi ini Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado Agus Tri Hartono, Kepala Departemen Marsel Manginsihi dan Hubungan Kelembagaan Stenly Uno.

    (LM)

  • Terus Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Bupati JG Tinjau Gedung Tempat Isoman

    test.petasulut.com/, MINUT – Dimasa Pandemi Covid-19 di Sulut saat ini, tempat untuk melakukan isolasi mandiri menjadi satu kebutuhan yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

    Merujuk pada hal itu, Bupati Minut Joune Ganda pada rabu (28/7) tadi meninjau langsung gedung yang akan di gunakan oleh masyarakat Kabupaten Minahasa Utara yang terpapar Covid-19 dan akan melakukan isolasi mandiri.

    Diketahui, Gedung yang akan digunakan ini berlokasi di Desa Sukur lingkungan satu Wanua Ure Kecamatan Airmadidi dan gedung ini adalah milik dari Dinas Pariwisata.

    “Dalam situasi seperti sekarang ini, kami pemerintah turun langsung dalam meninjau gedung tersebut untuk di peruntukan bagi terdampak Covid-19 dan akan di isolasi di gedung tersebut,” ucap Joune.

    “Semoga dengan adanya gedung ini, masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dapat lebih nyaman dan bisa cepat sembuh dari paparan Covid-19,” tambah Ganda seraya menuturkan agar jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

    (Billy George)

  • Rapat Internal Komisi III DPRD Sulut, Ini Yang Dibicarakan!

    test.petasulut.com/, SULUT – Walaupun ditengah krisis Covid-19 yang melanda Sulawesi Utara tapi tak menyurutkan tugas dan tanggung jawab para Anggota DPRD Sulut untuk terus bekerja.

    Terbukti, pada selasa (27/7) siang tadi, Komisi III DPRD Sulut menggelar rapat internal komisi di ruang serbaguna kantor DPRD Sulut.

    Rapat dipimpin secara fisik oleh Ketua Komisi III Berty Kapojos serta dihadiri Wakil ketua komisi III Stella Runtuwene, Anggota Komisi Serly Tjanggulung, Ayub Ali dan Raski Mokodompit.

    Yang hadir secara virtual yakni Ronald Sampel, Toni Supit dan Boy Tumiwa.

    Usai rapat, Berty kapojos mengatakan bahwa dengan adanya Covid-19 ini memang pembatasan-pembatasan itu sesuai dengan himbauan pemerintah, dimana kita DPRD yang hadir rapat tinggal 25% yang masuk kantor.

    “Tetapi fungsi pengawasan itu tentunya tetap kita akan laksanakan, tetapi melihat daerah-daerah yang Zona hijau, sehingga pelaksanaan pengawasan itu tetap berjalan terus, tapi juga protokol kesehatan menjadi yang utama. Itulah inti dari rapat internal komisi III tadi,” jelas Berty kepada wartawan.

    Ada juga pembangunan-pembangunan lanjut BK, yang sedang dan sementara berjalan sekarang. Fungsi pengawasan tetap dijalankan.

    “Apalagi sekarang kita akan memasuki APBD-Perubahan dan APBD induk tahun 2022. Tadi juga ada usul dari pak Raski, dimana terjadi musibah tanah longsor di Bolmong tentunya musti ada perhatian dari pada perwakilan rakyat yang ada di komisi III,” tutupnya.

    (ABL)