Tag: dapil minsel mitra

  • MEP Hadir, Ini Hasil Rapat Badan Kehormatan DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Kehormatan DPRD Sulut, rabu (03/02) melaporkan hasil rapat kedua perihal persoalan video viral yang mencuat di masyarakat menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan bahwa BK sementara mengkaji lebih dalam sesuai dengan tahapan-tahapan.

    “Memang mengenai persoalan ini, tidak semudah membalikan telapak tangan, karena kita harus melalui tahapan-tahapan dan proses sebagaimana yang diatur dalam tatib DPRD Sulut,” ungkap Saron usai rapat BK.

    “Tahapannya juga yakni verifikasi, klarifikasi,” tambahnya.

    Ditanya mengenai siapa lagi yang akan dipanggil BK, Saron menjawab pastinya akan di umumkan.

    “Yang jelas berikan kesempatan kepada BK untuk melaksanakan tanggung jawab,” katanya.

    Dalam rapat tadi, diketahui BK mengajukan sebanyak 25 pertanyaan untuk MEP.

    “Semua pertanyaan dan jawaban di rapat tadi menjadi konsumsi internal,” tutup Sandra.

    Rapat kali ini, menghadirkan Michaela E. Paruntu (MEP) serta di pimpin langsung oleh Ketua BK Sandra Rondonuwu didampingi anggota Alfian Bara, Nursiwin Dunggio, Inggrid Sondakh dan Ronald Sampel.

    (ABL)

  • MEP Buka Suara Terkait Hubungannya Dengan JAK

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Kehormatan DPRD Sulut, rabu (03/02) hari ini kembali menggelar rapat internal perihal video viral menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Rapat kali ini, menghadirkan Michaela E. Paruntu (MEP) serta di pimpin langsung oleh Ketua BK Sandra Rondonuwu, Alfian Bara, Nursiwin Dunggio, Inggrid Sondakh dan Ronald Sampel.

    Rapat Badan Kehormatan berlangsung selama 1 jam lebih.

    Usai rapat, MEP langsung keluar dari ruang rapat BK menuju ruangan Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian.

    Setelah beberapa menit, MEP pun keluar bersama-sama dengan JAK.

    Kepada Wartawan, MEP pun memberikan jawaban singkat. Ia mengatakan bahwa kedatangan dirinya di tempat ini adalah dalam rangka menghadiri undangan dari BK untuk mengklarifikasi.

    “Selanjutnya mari kita serahkan kepada BK untuk mengerjakan apa yang menjadi prosedur, yang harus dilaksanakan. Apapun hasil akhirnya, ya kita berdoa saja yang terbaik. Saya pamit ya,” ungkap MEP didampingi JAK.

    Saat ditanya mengenai hubungan dengan JAK.

    “Ngoni lia ini bagaimana dang,” singkat MEP sembari tersipu malu disamping jak, sambil keduanya mengangkat tangan yang masih mengenakan cincin nikah.

    (ABL)

  • MEP Hadiri Rapat Badan Kehormatan DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Hari ini, Rabu (3/2/2021), Badan kehormatan DPRD Sulut menggelar rapat internal membahas persoalan video viral yang mencuat di masyarakat menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Terpantau, Michaela E. Paruntu (MEP), sekitar pukul 15:30 Wita, tiba di gedung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

    Kedatangan MEP di gedung rakyat Sulut ini diketahui untuk memenuhi surat undangan klarifikasi Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut.

    MEP memasuki ruang BK pada pukul 15:45 Wita, di dampingi Rubi Rumpesak, Sekretaris Partai Golkar Kota Manado.

    MEP akan diklarifikasi oleh BK terkait kasus video viral di media sosial beberapa waktu lalu. Klarifikasi tersebut dilakukan BK secara tertutup.

    (ABL)

  • Badan Kehormatan Terima Klarifikasi JAK, Begini!

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut, Senin (01/02) hari ini melaksanakan rapat internal membahas persoalan salah satu pimpinan DPRD Sulut yakni James Arthur Kojongian.

    JAK pun terlihat memenuhi panggilan BK dengan hadir langsung dalam rapat tersebut.

    Usai melakukan rapat BK, kepada wartawan Ketua BK DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan bahwa apa yang dilakukan pihaknya merupakan tugas dan tanggungjawab BK DPRD Sulut.

    “Ini tugas dan tanggungjawab BK DPRD Sulut yang sudah menindaklanjuti laporan dari masyarakat, kemudian telah kami tindaklanjuti dengan memberikan surat panggilan klarifikasi kepada yang bersangkutan dalam hal ini JAK dan yang bersangkutan sudah memenuhi undangan serta melakukan klarifikasi,” ujar Sandra Rondonuwu.

    Dilanjutkan legislator yang akrab disapa Saron ini, sesuai tatib, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan klarifikasi kepada JAK.

    “Bisa teman-teman lihat, JAK merespon dengan baik undangan kami. Sesuai dengan tatib, hasil klarifikasi yang ada di BK akan dilaporkan dalam bentuk berita acara dan disampaikan ke Pimpinan DPRD,” aku Saron didampingi anggota BK DPRD Sulut Inggried Sondakh dan Ronald Sampel serta JAK sendiri.

    (ABL)

  • Diminta Mundur, Ini Jawaban JAK

    test.petasulut.com/, SULUT – James Arthur Kojongian (JAK) akhirnya buka suara perihal desakan untuk mundur oleh sejumlah pihak yang disampaikan kepadanya.

    Senin (1/2/2021) lewat konfrensi pers, JAK dengan besar hati memohon permintaan maaf kepada seluruh pihak.

    “Saya pribadi dan keluarga besar saya dengan tulus dan rendah hati memohon maaf kepada seluruh masyarakat dan kepada lembaga DPRD Sulut baik itu pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut,” tegas JAK.

    Adapun desakan mundur yang terus berdatangan, JAK mengatakan masyarakat bisa memberinya kesempatan kedua.

    “Dalam konteks ini saya berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada saya. Desakan dan keinginan kepada saya untuk mundur akan saya terima sesuai mekanisme dan akan saya jadikan pelajaran,” tuturnya.

    Ketika ditanya lebih jauh soal hubungannya bersama sang istri, JAK mengaku dalam hubungan yang baik.

    “Hubungan saya dan ibu MEP masih berjalan dengan baik,” tutupnya.

    Diketahui, hari ini, JAK menghadiri pemanggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut guna menyampaikan klarifikasi tentang video viral yang beredar di masyarakat.

    Dalam video tersebut, JAK menyeret sang istri Michaela Elsiana Paruntu (MEP) dengan mobil sejauh puluhan meter.

    (ABL)

  • JAK Hadir Rapat BK DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Hari ini, senin (01/02) Badan kehormatan DPRD Sulut menggelar rapat internal membahas persoalan video viral yang mencuat di masyarakat menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Terpantau, James Arthur Kojongian turut hadir dalam rapat badan kehormatan DPRD Sulut tersebut.

    Dimana, sekitar pukul 11.20 wita, JAK masuk diruangan badan kehormatan DPRD Sulut lantai 3.

    Di ruangan BK sendiri sudah hadir Ketua BK Sandra Rondonuwu, Ronald Sampel, dan Inggried Sondakh.

    (ABL)

  • JAK Respon Keputusan PG Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Diketahui, DPD I PG Sulut telah mengumumkan pencopotan James Arthur Kojongian sebagai Ketua Harian PG Sulut lewat konferensi pers yang di gelar di kantor DPRD Sulut.

    Alasan pencopotan ini sehubungan dengan berita akhir-akhir ini yang mencuat di media sosial maupun masyarakat luas yakni video viral yang yang menimpa salah satu kader PG Sulut.

    JAK, sapaan akrabnya, pun buka suara. Ia menyampaikan terkait dengan penonaktifan dirinya dari jabatan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut, JAK mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari Partai Golkar.

    Legislator dari daerah pemilihan Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara itu mengatakan, harusnya Partai Golkar Sulut meminta klarifikasi terlebih dulu kepada dirinya sebelum menggelar jumpa pers.

    “Sampai saat ini, pengurus Golkar Sulut belum meminta klarifikasi kepada saya. Saya sangat menjunjung tinggi keputusan partai, tapi setidaknya partai memanggil saya hadir dalam rapat internal terbatas pengurus DPD I,” ungkap JAK, rabu (27/01).

    Disisi lain, JAK pun menyampaikan permintaan maaf dirinya kepada istri tercinta, Michaela Elsiana Paruntu, dan seluruh keluarga besar, serta masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia.

    “Kekhilafan dan tragedi tidak pernah kita inginkan. Saat ini saya dan keluarga akan memperbaiki hal yang salah yang telah terjadi. Saya minta maaf sedalam-dalamnya atas peristiwa sedih dan menjadi tragedi dalam bahtera rumah tangga saya,” ujarnya melalui pesan singkat.

    “Saya minta maaf kepada istri tercinta dan seisi keluarga, dan kepada seluruh rakyat Sulut dan Indonesia,” tambahnya.

    Dikatakannya, apa pun yang terjadi kepadanya dan keluarga, ia memastikan bertanggung jawab atas segala konsekuensi.

    “Saya berharap, proses ini bisa dilihat partai bukan sebagai kasus korupsi atau kejahatan berat. Ini bagian dari kehidupan saya, dan partai harus membedakan mana urusan organisasi partai dan kehidupan pribadi,” tandasnya.

    (ABL)

  • Badan Kehormatan DPRD Ambil Sikap Perihal Video Viral

    test.petasulut.com/, SULUT – Terkait dengan video viral yang beredar di media sosial, dimana rekaman video itu menunjukan sebuah mobil sedang berjalan sambil menyeret seorang perempuan yang diduga berinisial M

    Pengendara mobil dalam rekaman video itu diduga adalah oknum pimpinan DPRD Provinsi Sulut berinisial J.

    Video yang beredar luas di media sosial itu banyak mendapat tanggapan dari warganet.

    Seperti yang di ungkapkan salah satu pengguna Facebook. Dimana dia mengatakan bahwa Oknum anggota DPRD Sulut tersebut telah merusak marwah dan kehormatan lembaga legislatif tertinggi di sulut.

    Mengenai hal itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut pun menyikapi persoalan tersebut.

    Saat ditemui awak media, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan bahwa akan diadakan rapat sekaligus mengumpulkan bukti-bukti terkait beredarnya video tersebut.

    “Perlu diketahui bahwa Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut bukan lembaga hukum, kami adalah badan yang mengurusi terkait etika dan moral dari Pimpinan maupun Anggota DPRD Sulut.

    Kami akan melakukan rapat guna mengkaji sekaligus mengumpulkan bukti-bukti terkait beredarnya video tersebut,” ucap Sandra, senin (25/01) tadi.

    (ABL)

  • Ini Jawaban JAK Terkait Video Viral

    test.petasulut.com/, SULUT – Terkait dengan video viral yang beredar, dimana terlihat mobil berjalan cukup kencang, sementara ada seorang wanita bergantung di bagian depan mobil sambil berteriak histeris minta tolong, wanita tersebut diduga berinisial M itu berupaya agar pegangannya tidak terlepas.

    Besar dugaan bahwa pengendara mobil tersebut adalah oknum pimpinan DPRD Sulut berinisial J.

    Mengenai hal itu, senin (25/01) siang tadi saat dikonfirmasi oleh wartawan, JAK pun menanggapi tudingan terhadap dirinya terkait video yang lagi viral di media sosial.

    Dimana JAK mengatakan bahwa dirinya masih memiliki banyak urusan dan meminta untuk saling membantu.

    “Banyak tu mo urus, baku bantu jo” ucapnya singkat sambil memasuki lift kantor DPRD Sulut.

    (ABL)