Tag: DPRD SULUT

  • Tatap 2022, BW Berkomitmen Lebih Fokus Perjuangkan Aspirasi Rakyat

    test.petasulut.com/, SULUT – Menatap tahun 2022, Anggota DPRD Sulut Braien Waworuntu bertekad untuk lebih fokus memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Ketua Komisi IV DPRD Sulut mengatakan akan menjalankan dengan benar tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) serta memanfaatkan momen untuk mendengarkan harapan dan keluh kesah masyarakat yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil).

    “Ini merupakan kewajiban bagi saya anggota DPRD untuk terus berjuang untuk rakyat. Dan ini merupakan komitmen sejak awal, yang saya yakini akan terus diperjuangkan,” Ucap Braien, rabu (5/1).

    Kendati demikian, BW mengakui bahwa ada banyak PR yang harus dikerjakan ditahun ini.

    “Di sektor kesehatan, masyarakat masih saja mengeluhkan masalah pelayanan. Sosial, masyarakat masih membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk meringankan beban di segi ekonomi kemasyarakatan. Pendidikan, ada sejumlah sekolah yang belum layak digunakan untuk proses belajar mengajar serta kurangnya tenaga pendidik serta masih banyak lagi PR yang harus kita telaah satu per satu,” Jelasnya.

    Tak hanya itu, Braien juga menuturkan bahwa setiap tiga bulan, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan.

    “Dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun contohnya, berbagai isu seperti fasilitas umum (fasum), harapan dibina, bahkan dukungan moral disampaikan oleh masyarakat, itu juga yang wajib saya perjuangkan,” Katanya.

    “Mendengarkan keluh-kesah, aspirasi warga, itu memang tugas anggota Dewan. Dalam kegiatan ini kita fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan. Bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa berbuat apa – apa. Seluruh keluhan masyarakat dan harapan akan ditindaklanjuti secara maksimal,” Ungkapnya.

    https://test.petasulut.com/perayaan-nataru-berlangsung-aman-bw-apresiasi-polda-sulut/

    Untuk itu, di tahun 2022 ini Braien Waworuntu berjanji dan berkomitmen akan lebih fokus memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari masyarakat.

    Realisasi anggaran untuk program-program yang disetujui, disebutkan, bisa tahun ini, bisa juga kemungkinan saat anggaran perubahan.

    “Kita tidak memberi janji semata. Semua yang vital, kita akan perjuangkan. Tapi apa yang memang tidak masuk skala prioritas, tidak bisa disalurkan, tetap kita sampaikan. Dan kita perjuangkan,” katanya.

    Apalagi, lanjut BW, berjalan tiga tahun ini kita masih diperhadapkan dengan wabah covid-19 yang terus berkembang, dana-dana pun mau tidak mau terjadi refocusing, tentunya ini juga sedikit memperlambat pembangunan infrastruktur di daerah.

    “Maka dari itu, saya himbau kepada masyarakat untuk turut mendukung kerja pemerintah dalam memberantas wabah covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Kiranya daerah kita ini bisa segera pulih sehingga apa yang direncanakan pemerintah maupun DPRD juga cepat terealisasi,” Tutupnya.

    (ABL)

  • Pendalaman Tugas Anggota DPRD, ROCKY WOWOR Cs Ikut Bimtek di DPP PDIP

    test.petasulut.com/, SULUT – Tugas dan fungsi pokok (Tupoksi) Anggota DPRD wajib dilaksanakan bagi setiap wakil rakyat.

    Memperjuangkan aspirasi masyarakat tentu bukan hal yang mudah, karena harus melalui berbagai tugas seperti melaksanakan rapat, kunjungan lapangan dan sebagainya.

    Tentunya para wakil rakyat harus matang dalam setiap langkah yang akan dilakukan.

    Terkait itu, Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berencana akan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di DPP PDIP Jakarta guna pendalaman tugas anggota DPRD.

    Adapun personil di Fraksi PDIP DPRD Sulut ini berjumlah 18 Anggota Dewan dan diketuai Rocky Wowor.

    Dikatakan oleh Rocky, giat tersebut diikuti oleh seluruh anggota fraksi PDIP se Indonesia dan berlangsung selama empat hari dimulai tanggal 8 hingga 11 Januari 2022.

    “DPP mempertimbangkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 14 Tahun 2018,tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi,Kabupaten/ Kota serta Undang- undang nomor 9 Tahun 2015,tentang Pemerintahan Daerah,” jelas Wowor saat dihubungi via ponsel, Rabu (5/12/2022).

    https://test.petasulut.com/atur-tugas-jaga-kantor-dprd-sulut-dipastikan-tidak-akan-kekosongan-anggota-dprd/

    Meneruskan pesan DPP, menurur Wowor, giat ini dilangsungkan bertujuan peningkatan kwalitas anggota DPRD dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

    “Selain itu, berbarengan menyukseskan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 PDI Perjuangan,” tegas Wowor.

    (ABL)

  • Perayaan Nataru Berlangsung Aman, BW Apresiasi Polda Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu mengapresiasi jajaran Polda Sulut di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Mulyatno. Dimana pengamanan perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 di Sulut berjalan aman dan lancar tanpa ada gangguan berarti.

    Terbukti, situasi aman dan lancar ini juga terlihat di pusat-pusat perbelanjaan seperti toko, mal dan perbankan. Begitu juga arus lalu lintas mudik Natal dan Tahun Baru baik di sejumlah ruas jalan, pelabuhan, terminal dan bandara semua kondusif.

    “Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Sulut, saya mengucapkan terimakasih atas kinerja dari jajaran Polda Sulut, tapi juga TNI dan stakeholder lainnya yang telah bersama-sama melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dalam rangka pengamanan ibadah Natal dan tahun baru. Itu semua berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes),” Ucap Politisi Partai NasDem Sulut, rabu (5/1) diruang kerjanya.

    “Terima kasih atas dukungan dan kekompakan Pak Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang ada di daerah ini,” katanya lagi.

    https://test.petasulut.com/dukung-polda-sulut-bw-ajak-warga-bantu-amankan-nataru/

    Tak hanya itu, Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu juga mengapresiasi seluruh masyarakat Sulut yang mampu menjaga komitmen untuk tetap mempertahankan daerahnya agar kondusif, serta menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan COVID-19.

    “Semua pihak memiliki tanggung jawab dalam menciptakan kondisi aman dan nyaman. Dan kita semua berhasil mewujudkannya,” Tekannya.

    Braien berharap, tahun 2022 ini dapat dijalani dengan baik, aman dan pembangunan berjalan lancar.

    “Saya berharap juga, kita semua bisa dapat saling menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama dan antar umat beragama yang terjaga dengan baik. Pun saya mengajak seluruh umat beragama untuk terus merajut persaudaraan,” Pungkas Waworuntu.

    (ABL)

  • MJP Bawa Persoalan Putusnya Jalan Likupang-Bitung di Paripurna, Begini Tanggapan DLH

    test.petasulut.com/, SULUT – Aduan masyarakat perihal putusnya jalan trans Likupang-Bitung menggema di paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

    Dugaan adanya kelalaian PT Meares Soputan Mining (MSM) ikut berhembus. Masalah itupun disorot wakil rakyat Gedung Cengkih.

    Nada kritik tersebut disampaikan Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) saat memberikan interupsi pada Rapat Paripurna DPRD Sulut, terkait dengan Penyampaian Laporan Hasil Reses 3 Tahun 2021 Anggota DPRD Sulut dan Buka Tutup Masa Sidang, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (4/1).

    Dirinya menyampaikan, di daerah Likupang dan Bitung ada aduan masyarakat yang perlu dilakukan tindakan secara cepat. Memang diakuinya aspirasi tersebut tidak sempat terinventarisir ke dalam aspirasi reses sebelumnya. Namun aspirasi itu dinilai sangat genting untuk segera ditindaklanjuti.

    “Dua hari lalu ada akses jalan yang putus dari Likupang ke Girian. Ini menghubungkan Desa Pinenek sampai Pinasungkulan. Ini jadi akses utama dari Likupang (Kabupaten Minahasa Utara, red) ke kota Bitung, ini diduga PT MSM sehingga terjadi longsor. Mereka melakukan aktivitas pertambangan yang merugikan masyarakat kita dan lingkungan kita sehingga jalan ini putus,” sorot MJP.

    Dirinya menyampaikan, diharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut memberikan dorongan dan desakan kepada pihak terkait yang bertanggung-jawab.

    “Apakah akan ditindaklanjuti perusahaan tersebut atau kebijakan yang diambil pemerintah atau BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) yang menyelesaikan tanggung jawab ini, supaya akses jalan bisa dilalui masyarakat kita,” ungkapnya.

    “Karena ini memang sangat merugikan ekonomi masyarakat kita. Karena ini juga diduga ada pengalihan alur sungai oleh PT MSM,” kuncinya.

    Akses jalan Likupang-Bitung yang putus akibat longsor

    Terkait aspirasi reses, Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw mengatakan, ini nantinya akan dilakukan elaborasi lebih lanjut atau penggarapan secara cermat terkait berbagai aspirasi tersebut.

    "Kembali kami menerima masukkan terkait reses. Hadir di sini pak pelaksana harian Sekprov (Sekretaris Provinsi) Gammy Kawatu. Ini menjadi tugas pak Sekprov untuk mengelaborasi lebih lanjut, semua hasil reses yang masuk di kita (Pemprov Sulut, red) kali ini. Prioritas-prioritas mana yang akan di-under-line (digarisbawahi, red) dan mana yang menjadi kewenangan kita," ungkap Wagub dalam kesempatan rapat paripurna itu.

    Sementara ketika akan dikonfirmasi terkait masalah dugaan pengalihan sungai oleh PT MSM, via telpon dan pesan whatsapp, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulut, Marly Gumalag tidak bisa dihubungi. Begitu pula saat berkunjung ke kantor DLH Provinsi Sulut, Rabu (5/1), kadis tidak berada di tempat.

    https://test.petasulut.com/mjp-langsung-merespon-aduan-publik-soal-putusnya-jalan-likupang-bitung-diduga-karena-msm/

    Namun hasil penelusuran media ini di lingkungan DLH Provinsi Sulut, terungkap beberapa hal terkait aktivitas PT MSM. Adapun informasi yang didapat wartawan media ini, ternyata sudah ada persetujuan untuk pembuatan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang baru untuk PT MSM. Namun masih sementara berproses dan masih ada di DLH. Di dalam AMDAL yang baru itu disetujui untuk pengalihan sungai, pengalihan jalan dan relokasi penduduk.

    "Hanya saja belum keluar AMDAL ini, sudah terjadi perisitiwa (longsor, red). Untuk pengalihan sungai, proses AMDAL itu kan dari DLH diberikan ke DPM PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu) dan terakhir ke balai sungai yang merupakan teknisnya. Sepengetahuan kami belum dialihkan untuk sungai itu. Karena harus keluar dulu persetujuan yang dari balai sungai. Kita belum turun lapangan. Pastinya kita akan cek on the spot," ungkap sumber yang didapat dari DLH Provinsi Sulut.

    "Selama proses itu belum sampai ke Balai Sungai dan Balai Sungai mengeluarkan persetujuan maka pengalihan sungai itu belum bisa dilakukan. Jadi ini kejadian longsor masuk di areal Izin Usaha Pertambangan PT MSM. Bahkan di tempat eksplorasinya," tambah sumber.

    (ABL)

  • Gelar Rapat Internal, Ini Agenda Komisi I DPRD Sulut Sepanjang Bulan Januari

    test.petasulut.com/, SULUT – Mengawali tahun 2022, Komisi I DPRD Sulut bidang pemerintahan langsung action menggelar rapat, selasa (4/1) diruanh rapat Komisi I.

    Terinformasi bahwa tapat Komisi I tersebut bersifat Internal.

    Rapat tersebut di pimpin langsung ketua komisi I Vonny Paat didampingi Wakil ketua Herol Kaawoan, Sekretaris Mohammad Wongso, Anggota Arthur Kotambunan.

    Usai rapat, Ketua Komisi I Vonny Paat mengatakan bahwa rapat internal ini dilakukan guna membahas agenda kegiatan di sepanjang bulan Januari tahun 2022.

    https://test.petasulut.com/fokus-sejahterakan-rakyat-komisi-iv-deprov-agendakan-rdp-dinkes-dan-dikda/

    “Beberapa rencana agenda pun berhasil didapat, diantaranya pelaksanaan rapat paripuna didalamnya ada badan musyawarah (Bamus), lintas komisi 1 dan 3, dan silahturahmi dengan Pangdam 13 Merdeka. Pun, pembahasan paripurna sebentar pukul 12 siang, dan rapat lintas komisi guna membahas lahan yang ada di Molas pukul 15.00 Wita,” jelas Paat ketika diwawancarai awak media.

    “Kemudian, ada agenda lainnya yaitu bertemu dengan pangdam yang baru, karena mereka bagian dari mitra kerja komisi 1,” Tambah anggota legislatif dari dapil VI Minahasa-Kota Tomohon ini.

    Intinya, Paat menekankan bahwa pembahasan Komisi 1 DPRD Sulut hanya fokus pada seputar agenda di bulan Januari ini.

    (ABL)

  • Berdasarkan Surat Kemendagri, Pemberhentian JAK Belum Dapat di Tindaklanjuti

    test.petasulut.com/, SULUT – James Arthur Kojongian (JAK) sampai dengan akhir tahun 2021 ini masih tercatat resmi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut. Hal itu mengacu pada surat kementrian dalam negeri.

    Hal itu pula kembali ditegaskan Fernando Lamaluta Ketua OKK Golkar Sulut dan Rubby Rumpesak Ketua AMPG Sulut yang juga ketua AMPG bahwa ini sesuai dengan surat Kemendagri.

    Menurut Fernando dan Rubby, Seperti halnya yang tercantum Surat terakhir dari Kementrian dalam negeri bernomor 161.71/702/otda tertanggal 29 oktober 2021 dialamatkan kepada DPD Partai Golkar Sulut perihal penjelasan akhir terkait masalah usulan pemberhentian James Arthur Kojongian sebagai Wakil
    Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

    "Dimana dalam isi surat tersebut, dengan tegas Kementerian Dalam Negeri menyatakan belum dapat menindaklanjuti usulan
    pemberhentian James Arthur Kojongian," lugas Fernando dan Rubby, Jumat (31/12/2021) saat dihubungi.

    https://test.petasulut.com/kemendagri-minta-lengkapi-dokumen-perihal-pemberhentian-jak/

    Langkah tegas DPRD Sulut tidak mentolerir atas kesalahan yang dilakukan JAK telah dilakukan, tapi pada akhirnya semua harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Demikian pula halnya deng pihak sekretariat dalam pembayaran hak JAK sebagai anggota DPRD Sulut.

    Sekretariat siap membayarkan hak gaji JAK dengan perhitungan sebagai anggota DPRD Sulut.

    Terhitung sejak putusan DPRD Sulut diparipurnakan tersebut sampai dengan desember ini, uang yang disiapkan untuk pembayaran gaji JAK tetap berada dalam kas Sekretariat Dewan.

    Menurut Sekertaris DPRD Sulut, Glady Kawatu JAK telah menerima gaji selama 10 bulan yang telah ditransfer kerekening JAK.

    (ABL)

  • Pimpinan DPRD Sulut BILLY LOMBOK Seriusi Kasus Dugaan Malpraktek di RS Tomohon

    test.petasulut.com/, SULUT – Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok menanggapi kasus dugaan malpraktek yang terjadi di salah satu rumah sakit swasta yang berada di kota Tomohon.

    Politisi Partai Demokrat itu mengatakan bahwa DPRD Sulut tentunya merasa turut sepenanggungan dengan apa yang dirasakan keluarga.

    "Kemudian tindak lanjut yang diharapkan oleh keluarga, tentu kita (DPRD) harapkan pihak yang berkepentingan disini yakni fasilitas kesehatan, penting untuk pro aktif didalam mengevaluasi managerial penanganan pasien. Kita DPRD mendukung apa yang di sampaikan pak Gubernur Sulut, dimana Sulut ini menjadi destinasi medis untuk Indonesia bagian timur maupun Indonesia pada umumnya. Harapannya, Sulut dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mempuni sudah bisa mencapai suatu standarisasi internasional," Jelas Billy, rabu (29/12) saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya.

    Nah, harapan-harapan itu Lanjut Aleg dapil Minsel-Mitra, perlu ada kesiapan fasilitas kesehatan. Kalau ada pengaduan seperti ini berarti harus ada evaluasi medis yang dilakukan secara internal oleh fasilitas kesehatan, itu yang didorong.

    "Ketika ada audit medik maka akan kelihatan disitu apa yang terjadi, apakah disisi penanganan pasien, disisi managemen fasilitas kesehatan atau seperti apa, tapi intinya kami DPRD memberikan keyakinan bahwa kita bersama-sama sepenanggungan dengan keluarga yang tertimpa musibah yang dialami dan tentu kita DPRD turut berduka cita. Ini harapan-harapan DPRD yang akan ditindaklanjuti lewat pertemuan-pertemuan dengan pihak fasilitas kesehatan," Kata Lombok.

    https://test.petasulut.com/peduli-fraksi-demokrat-sulut-bagikan-bansos-untuk-warga-terdampak-covid/

    Ditanya soal tindaklanjut DPRD Sulut lewat Komisi IV, Billy menjawab bahwa Komisi IV akan memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang terjadi.

    "Saya kira bukan cuma 1 keluarga yang pernah merasakan hal demikian tapi saya juga dulu pernah merasakan jadi tidak menutup diri pada 1 kasus tapi ada peristiwa lain yang kedepannya bisa juga kita rasakan sama-sama, makanya perlu ada perbaikan," Tutupnya.

    Sebelumnya, Keluarga Alm. Agita Wayong pada 9 desember lalu telah mengadu ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

    Keluarga menduga pihak rumah sakit telah melakukan malpraktek terhadap korban dan akhirnya meninggal dunia pada akhir Agustus 2021 lalu.

    Ibu korban Selvi Pondaag bersama keluarga memasukan aspirasi untuk diperhatikan DPRD Sulut dan berdasarkan laporan tertulis yang dilampirkan keluarga, Rumah sakit yang melakukan perawatan dinilai telah salah mendiagnosa penyakit yang dialami Agita Wayong (27) selaku korban.

    (ABL)

  • Jalin Silaturahmi, Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno Kunjungi DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua DPRD Sulut Dr Fransiskus Andy Silangen didampingi Sekertaris DPRD Glady Kawatu bersama pejabat struktural di Sekertariat DPRD Sulut. Senin (27/12/2021) pagi, menerima kunjungan dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno.

    Disela-sela kunjungan tersebut, Kapolda Sulut Mulyatno mengatakan bahwa pertemuan dengan jajaran Pimpinan dan sekretariat DPRD Sulut hanya bentuk silaturahmi.

    "Kita hanya untuk silatuhrami saja tidak ada agenda lain," singkat Kapolda saat diwawancarai.

    https://test.petasulut.com/apresiasi-tinggi-bw-yakin-polda-sulut-bisa-beri-rasa-aman-jelang-paskah/

    Meski hanya untuk silaturahmi, namun kunjungan Kapolda Sulut ke kantor wakil rakyat patut mendapatkan apresiasi karena ini memiliki makna yang mendalam untuk bagaimana mempererat tali persaudaraan dalam tujuan membangun Provinsi Sulut kearah yang lebih baik dan Hebat.

    "Sebagaimana tema Natal tahun 2021 Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan" diharapkan menjadii dasar membangun hubungan persaudaraan ditengah perbedaan antara warga masyarakat," kata Silangen.

    Sementara itu Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu menyambut baik atas kunjungan Kapolda Irjen Mulyatno ke Kantor Sekertariat DPRD Sulut ini adalah bentuk penghargaan dan kami sangat berterima kasih.

    ” Segenap Keluarga besar Sekertariat DPRD Sulut menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pak Kapolda dalam kaitan silaturahmi di perayaan Natal,” ungkap Kawatu.

    Kunjungan silaturahmi Kapolda Sulut ini juga dilakukan ke jajaran Forkopimda Sulut.

    (ABL)

  • Sambut Natal dan Tahun Baru, SARWA: Rayakan Dengan Penuh Kedamaian

    test.petasulut.com/, SULUT – Perayaan hari besar umat kristiani yakni hari Natal tinggal sepekan lagi. Dalam menyambut momentum tersebut, Anggota DPRD Sulut I Nyoman Sarwa pun tak lupa mengucapkan selamat menyongsong hari Natal 25 Desember 2021 dan Tahun baru 1 Januari 2022 buat seluruh umat Kristiani dimanapun berada terlebih khusus yang ada di Indonesia.

    Natal Tahun 2021 ini mengusung Tema "cinta kasih kristus yang mengerakkan persaudaraan".

    Tema Natal Tahun 2021 kali ini dikutip dari ayat Alkitab 1 Petrus 1: 22: “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.”

    "Momen Natal ini juga hendaknya menjadi sarana masyarakat indonesia terlebih khusus sulut untuk merefleksikan diri bercermin sebagai sebuah bangsa dalam mengimplementasikan rasa cinta kasih kepada sesama anak bangsa," Ujar Politisi Partai NasDem DPRD Sulut itu, minggu (19/12) kepada media ini.

    https://test.petasulut.com/safari-natal-pewarna-sulut-berbagi-kasih-di-panti-werdha-damai-dan-panti-asuhan-al-ikhwan/

    Untuk kedua kalinya perayaan Natal di tengah pandemi Covid-19, Personil Komisi IV DPRD Sulut itu mengakui berkat kerja keras pemerintah, keterlibatan berbagai lembaga swasta dan semangat persaudaraan yang merupakan sifat hidup bangsa kita, sekarang ini kita sudah berada dalam keadaan jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu yang lalu.

    "Tetapi memulihkan keadaan, mengatasi akibat-akibat dahsyat pandemi Covid-19, yang menyangkut berbagai segi dan wilayah kehidupan masih membutuhkan waktu dan usaha keras seluruh warga bangsa -pemerintah, lembaga-lembaga dan warga masyarakat. Untuk itu perlu semangat persaudaraan dalam arti yang seluas-luasnya," Jelas Sarwa.

    Aleg Dapil BMR itu juga berharap semoga Natal Tahun 2021 ini menjadi perayaan yang dipenuhi kedamaian, 'AMIN'.

    "Sekali lagi saya mengucapkan Selamat menyambut hari Natal tahun 2021 dan Tahun baru tahun 2022," Ucapnya.

    (ABL)

  • Jalan Kinilow-Kali di Aspal, BW Penuhi Janjinya ke Masyarakat

    test.petasulut.com/, SULUT – Melekat erat jabatan Anggota DPRD Sulut tentunya harus dibarengi dengan tanggungjawab untuk melaksanakan kewajiban dalam tugas pokok yakni fungsi Batgeting, Legislasi dan pengawasan.

    Pun, aspirasi berupa keluhan dan usulan masyarakat jangan hanya ditampung tapi harus diperjuangkan sampai ke tahap realisasi.

    Seperti yang dilakukan Anggota DPRD Sulut, Braien Waworuntu dalam hal pemperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Terbukti, pada waktu reses Braien Waworuntu di Kinilow pada bulan April 2021, warga meminta Jalan penghubung dua kabupaten/kota yakni Kinilow ke Kali yang belum di aspal untuk segera dibuat.

    Juga pada reses BW di desa Kali pada November 2021 lalu, warga mengeluhkan hal yang sama yaitu Infrastruktur jalan desa Kali – Kinilow.

    Atas dasar keluhan dari warga Kinilow dan Kali membuat Braien Waworuntu semakin fokus untuk memperjuangkan infrastruktur Kinilow-Kali.

    Alhasil, terinformasi bahwa pengaspalan jalan penghubung Kinilow-Kali sementara dilakukan dan ditargetkan akan selesai tahun ini.

    https://test.petasulut.com/braien-fokus-mengawal-aspirasi-warga-kinilow/

    Mengenai hal baik ini, Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu saat dimintai keterangan mengatakan bahwa perjuangan sampai pada tahap realisasi ini memang sudah menjadi tugas Anggota DPRD.

    "Kami Anggota DPRD Sulut terus mengingatkan eksekutif dalam hal ini instansi terkait untuk segera memperbaiki jalan penghubung tersebut. Ini harus dan wajib dilakukan, karena warga sangat butuh," Ucap politisi partai NasDem Sulut, selasa (14/12) diruang kerjanya.

    Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu juga mengakui bahwa semuanya ini dilakukan hanya untuk masyarakat Sulawesi Utara.

    "Dengan adanya jalan penghubung ini, kiranya masyarakat yang bermukim di Kinilow dan Kali dapat semakin terbantukan dalam usaha dan pekerjaan sehari-hari," Tutup BW.

    (ABL)