Tag: julius jems tuuk

  • ODSK Menang, APRI Sulut: Beribu Terima Kasih Untuk 170 Ribu Penambang

    test.petasulut.com/, SULUT – Kontekstasi Pilkada 2020 di Sulawesi Utara khusus 7 kabupaten/kota dan Provinsi telah selesai. Merujuk di Pilgub Sulut, suara pasangan Olly-Steven melesat jauh melebihi 2 paslon lainnya menurut hasil hitung cepat yang beredar.

    Berbagai ucapan selamat dari kader, pengurus, tim pemenangan maupun masyarakat diberikan kepada pasangan calon OD-SK, guna melanjutkan kepemimpinan di daerah Sulut.

    Kemenangan ODSK di Pilgub 2020 kali ini dinilai tak lepas dari dukungan penuh oleh seluruh komponen DPW APRI Sulut.

    Pengurus DPW APRI sulut pun sangat berterima kasih kepada seluruh komponen penambang rakyat, baik penambang emas, batu, maupun pasir dan seluruh keluarga besar penambang dan kepada seluruh jajaran pengurus DPC APRI se Kababupaten/Kota, Koordinator Kecamatan dan Desa bahkan sampai Pedusunan serta seluruh Pengurus CRM dan wadah kelompok penambang, kepala kongsi, tukang ojek, pemilik warung makanan, penjual kopi dan kue, penjual rokok maupun tukang pikul bahan dan material.

    “Dengan ini, saya Ir, Julius Jems Tuuk bersama DPW APRI sulut, Pdt. Stenly Pakasi (Sekretaris), Jemi Tumiwa (Bendahara) dan Ir. Melky Buatasik mengucapkan terimakasih atas kekompakan kita menjadi satu barisan dalam memenangkan ODSK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, sekaligus menjadi salah satu penentu kemenangan dalam konstentasi Pilkada di Kabupaten/Kota dalam satu paket tarikan nafas perjuangan yang cukup sengit,” tuturnya.

    “Dalam kontestasi ini, keberadaan penambang rakyat disulut sejumlah 170.000 orang penambang aktif dan kurang lebih 500.000 orang keluarga besar penambang yang tersebar di berbagai pelosok bukanlah kekuatan kecil, bahkan merupakan salah satu pilar kokoh penopang pemerintahan ODSK yang sangat menentukan pembangunan ditanah tercinta ini,” jelas Tuuk, sabtu (12/12).

    Dukungan ini lanjut Jems Tuuk, kita berikan karena Olly Dondokambey adalah Pemimpin yang sangat peduli dengan penambang rakyat.

    “APRI Sulut, sebagai payung besar yang menaungi para penambang, ternyata menjadi titik sentral kekuatan yang vital dan Fatal dalam mempengaruhi dan menentukan arah kebijakan politik dan pembangunan khususnya tambang rakyat, yang juga menjadi salah satu lokomotif dan mitra strategis pemerintah Propinsi dan Kabupaten kota, ditanah Nyiur Melambai ini,” ucapnya.

    “Maka, beribu terima kasih dan apresiasi yang tinggi kami khaturkan buat Penambang diseluruh pelosok Sulawesi Utara yang telah menyumbang suara ODSK, demi negeri tercinta ini. Salam Kemenangan, Salam Sehat, Salam tambang, Salam Satu Betel, Bongkaaar,” tambahnya.

    (ABL)

  • APRI Sulut Ucap Trima Kasih Kepada Gubernur OD Atas Dukungan Terhadap Penambang Rakyat

    test.petasulut.com/, SULUT – Perhatian Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada masyarakat penambang emas, sangat diapresiasi Asosiasi Penambang Rakyat (APRI) Sulut.

    Dimana keberpihakan Olly Dondokambey kepada kurang lebih 170.000 penambang aktif di Sulawesi Utara untuk mengelolah sendiri wilayah pertambangan rakyat (WPR).

    Mengenai hal ini, kepada awak media Ketua APRI Sulut Ir. Julius Jems Tuuk mengatakan komitmen dan dukungan Gubernur terhadap masyarakat penambang menunjukan seorang pemimpin yang pro rakyat di tengah keterpurukan ekonomi akibat wabah pandemic covid 19 ini.

    “Kami dari pengurus DPW APRI Sulut mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Olly Dondokambey terkait dengan dukungan terhadap penambang rakyat, sejak empat tahun yang lalu melakukan pembatalan 51 Ijin Usaha Pertambangan (IUP) di semua wilayah Provinsi Sulawesi Utara itu akan dikembalikan menjadi wilayah pertambangan, “ kata anggota DPRD Sulut Minggu, (6/12/20) malam.

    “ Atas nama 170.000 penambang aktif di Propinsi Sulawesi Utara dan 500.000 keluarga besar APRI mengucapkan banyak terima kasih terkait dengan komitmen Pak Gubernur Olly Dondokambey ini dan kami berharap di tahun-tahun yang akan datang perwujudan dari harapan 170.000 penambang rakyat aktif akan menjadi kenyataan. “ tambah Ketua Apri Sulut Julius Jems Tuuk

    JT yang didampingi Sekretaris Stenly Pakasi, Bendahara, Jimmy Tumiwa, Melky Buatasik dan jajaran pengurus APRI lainnya pun menambahkan bahwa hal ini telah menjadi tuntutan dari masyarakat penambang yang ada di Dumoga Raya, Sangihe, Mitra (Ratatotok), Minsel (Tokin, Picuan Tompso baru dan sekitarnya) Boroko, Tanoyan, Inobonto, Bintauna yang telah lama menanti kebijakan Gubernur untuk mewujudkan harapan para penambang rakyat.

    “Bentuk dukungan Gubernur tersebut yakni ijin akan secepatnya diberikan setelah Peraturan Pemerintah (PP) terkait UU no 3 tahun 2020 dimana kewenangan untuk mengeluarkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sudah ada ditangan Gubernur. Saya berharap tahun 2021 akan terealisasi,“ tandasnya.

    Disisi lain soal rekomendasi pembentukan WPR di Seluruh wilayah Sulawesi Utara yang telah ditetapkan dalam sidang paripurna DPRD Sulut tanggal 5 Oktober 2020 hingga saat ini tengah berproses di Biro Hukum Pemprov Sulut.

    Guna menindak lanjuti hal tersebut Tuuk mengatakan, tim kecil dari DPRD Propinsi akan berkonsultasi ke Kemenkopohukam, DPD RI, DPR RI dan Kementerian ESDM untuk meminta diskresi terhadap aturan yang ada.

    “Karena kondisi sampai hari ini rakyat susah makan tetapi pemerintah tidak memiliki solusi lapangan kerja bagi masyarakat, disisi lain aturan ini masih mengikat. Oleh sebab itu sebagai wakil rakyat kami akan meminta kepada pihak eksekutif supaya mengeluarkan diskresi terkait kondisi yang ada di tengah masyarakat yakni lapar, “ pungkas politisi PDIP Dapil BMR itu.

    (ABL)