Tag: KOMISI 1 DPRD SULUT

  • HEROL KAAWOAN Dukung Pernyataan Ketua Gerindra Sulut Soal Kewajiban Kader Yang Duduk di DPR

    test.petasulut.com/, SULUT – Pada waktu lalu, Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Melki M Suawah sempat menyuarakan pernyataan tegas yang dialamatkan untuk semua kader partai yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk komitmen melaksanakan kewajiban untuk memberikan iuran partai.

    Pernyataan dari Ketua DPD Gerindra Sulut itupun sangat didukung oleh wakil Bendahara DPD partai Gerindra Sulut Herol Vresly Kaawoan.

    Anggota komisi 1 DPRD Sulut ini mengatakan, hal tersebut memang menjadi kewajiban dan harus dilaksanakan setiap anggota legislatif dari partai Gerindra.

    Dikatakan Kaawoan, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) khususnya Bab XVII pasal 62 pada poin 3 tentang keuangan partai telah diatur soal iuran anggota DPR dan DPRD.

    ” AD/ART Partai Gerindra sangat jelas diatur bahwa setiap anggota legislatif diwajibkan menyisihan gajinya untuk disetor ke partai.” tandasnya kepada wartawan Rabu (10/1/21).

    Sebelumnya ketua DPD Partai Gerindra Sulut Melki M Suawah mengingatkan komitmen bagi kader maupun pengurus partai Gerindra khususnya yang duduk di lembaga legislatif untuk taat pada aturan partai.

    Bahkan menurutnya ada beberapa anggota DPRD yang tidak memperhatikan kewajiban tersebut sehingga bisa berdampak pada sanksi partai.

    ” Sampai hari ini sudah ada anggota DPRD yang mendapat Surat Peringatan (SP 2), sebentar lagi SP 3 bisa PAW itu, makanya saya ingatkan supaya kita benahi sama-sama. Kan sebagai pimpinan partai saya juga tidak mau anggota DPRD di PAW, ” tandasnya.

    (ABL)

  • Ini 7 Nama Anggota KPID Sulut Periode 2021-2024

    test.petasulut.com/, SULUT – Setelah melalui berbagai tahapan-tahapan dan proses, akhirnya 7 nama Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sulawesi Utara Periode 2021-2024 keluar.

    Berikut 7 Nama Anggota KPID Sulut:

    1. REIDY F. SUMUAL, S.Sos
    2. BOYKE R. PAPARANG, S.IP
    3. BOYKE D. SONDAKH, SE
    4. PENGASIHAN AMISAN, S.IP
    5. MEILANY RAUW, SE
    6. HAMRI,OKOAGOUW, S.Pd
    7. MERLYN C. P. WATULANGKOW

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun langsung menjadwalkan pelantikan untuk ketujuh Anggota kepengurusan KPID Sulut terpilih.

    Terjadwal, pada tanggal 5 Februari 2021 bertempat di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut dimulai pada jam 9 Wita.

    (ABL)

  • Kaban BKD Sulut Femmy Suluh: 2021, Rekrut P3K Prioritas Jabatan Guru

    test.petasulut.com/, SULUT – Komisi 1 DPRD Sulut melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan kepegawaian daerah (BKD) Provinsi Sulut, Senin (11/01/2021).

    Dalam rapat tersebut, personil komisi I mempertanyakan terkait tenaga guru yang akan dijadikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), Bagaimana pihak BKD untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keputusan kementerian pendidikan dimana guru diangkat menjadi P3K, karena saat ini banyak honor yang tidak memiliki SK.

    “bagaimana peran BKD menempatkan tenaga guru dan kesehatan di kepulauan, karena saat ini daerah kepulauan sangat kekurangan tenaga guru dan kesehatan, jika pun ada banyak sudah dijadikan sebagai kepala desa dan sebagainya.Terkait penerimaan institut pemerintahan dalam negeri (IPDN), kiranya BKD bisa memperhatikan daerah kepulauan, jangan samakan standar pengetahuan antar Manado dan kepulauan, kiranya mereka yang ikut IPDN dari kepulauan atau kabupaten lainnya diperhatikan,” jelas Winsulangi Salindeho.

    Senada dengan mantan Bupati Sangihe, Anggota DPRD Sulut dari dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR), Muslimah Mongilong mempertanyakan terkait nasib THL guru yang dirumahkan, ketika ditanya mereka menjawab nanti akan mengikuti P3K, terus bagaimana persyaratan akan P3K ini.

    Bukan itu saja, Muslimah meminta untuk tenaga honor guru, jangan hanya diterima mereka yang berijasah SMA/SMK, libatkan juga lulusan sarjana agar mereka bisa langsung menjadi tenaga pengajar. Hal ini, yang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

    “Selain tenaga guru, saya pun meminta pihak BKD memperhatikan penerimaan IPDN, kiranya dari kabupaten bisa di loloskan dua orang, agar ketika mereka lulus nanti bisa kembali dan membangun akan daerah,” tambahnya.

    Menanggapi hal itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menjawab.

    “Terkait dengan P3K dan sekarang ini sudah menjadi isu aktual, dan ramai di media dan kami mengikuti pengarahan kepala badan kepegawaian negara (BKN) pada live streaming, penjelasan beliau terkait rencana perekrutan P3K dengan porsi terbesar ada pada jabatan guru di tahun 2021 ini, filosofinya bahwa selama ini tidak terjadi pemerataan guru di provinsi maupun kabupaten/kota karena banyak guru yang diangkat, ketika bertugas beberapa tahun kemudian minta dipindahkan, dengan adanya P3K mengharapkan mereka yang berada di daerah itu, bisa mengabdi,” Ujarnya.

    Ia menambahkan, untuk saat ini tenaga guru dan kesehatan sangatlah kurang, dan untuk mengatasi itu kami sudah mengusulkan di penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) dan P3K 2021.

    “Sedangkan P3K, kami masih menunggu petunjuk teknis (Juknis), nanti ketika sudah mendapatkan informasi pasti diikuti dengan persyaratannya, perbedaan PNS dan P3K hanya diumur saja, Jika PNS umur maksimal 35 tahun, jika P3K batasnya setahun sebelum masuk masa pensiun masih bisa, misalnya 56 sampai 57 tahun masih bisa karena kontrak masih bisa untuk setahun,” Ucapnya.

    “Untuk IPDN sendiri, kami berharap semua kabupaten/kota ada yang bisa diloloskan, tapi saat ini sudah menjadi kewenangan pusat, dimana setiap provinsi sulut itu memiliki kuota 10, dan 10 itu dipilih dari semua kabupaten/kota yang dinilai memenuhi syarat,” tambahnya.

    (ABL)

  • FPT KPID Sulut Selesai, 7 Nama Yang Lolos Menunggu SK Gubernur

    test.petasulut.com/, SULUT – Pelaksanaan Fit and Proper Test (FPT) atau uji kelayakan dan kepatutan bagi 21 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut telah selesai.

    Berlangsung selama dua hari, 6-7 Januari 2021, Komisi I DPRD Sulut pun telah menuntaskan FPT itu dengan baik.

    Kepada wartawan, ketua Komisi I Dra Vonny Paat mengatakan “ Hasil seleksi dalam waktu dekat akan diserahkan kepada Pemerintah Propinsi dan akan dibuatkan SK Gubernur bagi 7 anggota komisioner KPID yang lolos uji kelayakan dan kepatutan, “ ungkapnya Kamis (7/1) sore.

    Ditambahkannya tujuh nama yang lolos menjadi komisioner KPID tidak lagi diumumkan namun langsung dicantumkan dalam SK Gubernur.

    “ Dalam aturan tentang KPI nama-nama yang lolos tidak lagi melalui pengumuman. Gubernur akan mengeluarkan SK paling lambat 60 hari artinya bisa saja dua hari, tiga hari atau satu minggu SK-nya sudah ada, dan semuanya memiliki peluang yang sama tidak ada yang namanya incumbent maupun yang baru semuanya memiliki peluang, “terangnya.

    Berikut 21 nama kandidat anggota komisioner KPID Sulut yang mengikuti seleksi FPT,

    BOYKE D. SONDAKH, SE
    SANDRA P. BINAMBUNI SH, MH
    FLOORTJE V. S. PATEN
    TRUELLY I. RAMBERT, ST
    REIDY F. SUMUAL
    JEINER J. RAWUNG, S.PSI, M.PD
    GEYSBERT J. LUMEMPOW
    DICKY P. O. TUMBEL
    PENGASIHAN AMISAN, S.IP
    MEILANY RAUW, SE
    GABRIELLA H. WENUR, M.STAT
    JOUVIE N. ROMPIS, SE
    BOYKE R. PAPARANG, S.IP
    DRS. DES DENY RANTUNG
    INGGRID N. IMBANG, S.PT, M.SI
    MEYER TANOD, S.SOS
    HAMRI MOKOAGOW, S.PD
    IR. DOLFI G. KASENDA
    DOFLLIEN 0. PELLENG. SH, MH
    DRA. LILI SEHENI MUNI
    MERLYN C. P. WATULANGKOW, SH

    (ABL)

  • Timsel KPID Umumkan 21 Nama Yang Lolos

    test.petasulut.com/, SULUT – Setelah melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis serta wawancara, Tim seleksi KPID Sulut pun mengumumkan 21 nama Calon yang lolos, senin (14/12) pagi di kantor DPRD Sulut.

    Sementara itu, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen pun mengawali pengumuman tersebut dengan mengatakan bahwa proses seleksi ini telah melalui tahapan sesuai perintah UU.

    “Dan tidak ada titipan-titipan nama, 21 nama yang lolos itu murni,” singkatnya.

    Usai pemaparan singkat dari Ketua Dewan, Ketua Komisi I DPRD Sulut pun membacakan 21 nama yang lolos.

    “21 nama yang lolos itupun akan mengikuti FPT bersama komisi I,” ucapnya.

    Turut hadir, Ketua tim seleksi KPID Vrekee Runtu, Sekretaris Komisi I Mohammad Wongso dan Sektertaris DPRD Sulut Glady Kawatu, SH, M.Si.

    (Ardybilly)

  • Jaring Asmara di Sagaret Weru Satu, FK Dengar ‘Curhat’ Para Lansia

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna menyerap dan menjaring aspirasi masyarakat, semua Wakil Rakyat turun ke daerah pemilihan masing-masing.

    Seperti yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Fabian Kaloh dalam masa Reses III Tahun 2020.

    Dirinya menyambangi Kelurahan Sagerat Weru Satu, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (2/12/2020).

    Dalam pergelaran itu, Kaloh tetap mengedepankan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

    Kehadiran konstituen hanya terbatas dan lebih diprioritaskan lansia.

    Sementara itu, Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan bahwa dirinya mengapresiasi semangat para lansia yang masih cukup kuat untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk membangun Sulawesi Utara dan Kota Bitung.

    “Yang saya suka, semangat mereka masih cukup kuat untuk bersama-sama dengan pemerintah yang ada di sini, untuk membangun Sulut dan Kota Bitung ini,” ucap personel Komisi I DPRD Sulut ini.

    Mengenai aspirasi yang telah disampaikan terkait dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tebang pilih, serta pergantian struktur pemerintahan dalam hal ini kepala lingkungan di tempat tersebut, Kaloh mengatakan bahwa pemerintah harus melakukan perbaikan.

    “Mereka, ternyata biar tua-tua, mereka memperhatikan penyelenggaraan pemerintahan, kinerja pemerintah, soal pergantian Kepala Lingkungan dan RT yang tidak sesuai mekanisme,” kata Kaloh.

    Kaloh juga meminta dukungan doa agar apa yang akan diperjuangkannya dalam sidang paripurna nanti, dapat diterima.

    Diakhir kegiatan reses, Kaloh membagikan kaca mata gratis kepada para lansia yang hadir.

    (ABL)

  • Mad Wongso: Popularitas VAP Makin Naik

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada kesan tersendiri yang disampaikan Politisi Partai Nasdem Sulut Mohammad Wongso soal sosok DR, (HC) Vonny Aneke Penambunan, STh calon Gubernur Sulut 2020.

    Dimana Politisi Dapil BMR itu mengungkapkan bahwa Pasangan calon Hendri Runtuwene tersebut makin hari makin dicintai warga Sulawesi Utara.

    “Hal tersebut tak lepas dari sosok VAP yang dermawan dan rajin berbaur dengan masyarakat Sulawesi Utara,” Ungkapnya, jumat (9/10).

    Sekretaris Komisi I DPRD Sulut itu juga menuturkan bahwa popularitas Cagub VAP makin melejit, dan terus naik elektabilitasnya.

    “VAP sendiri menilai dari hasil survei, elektabilitasnya kian hari kian naik, hal ini perlu di pertahankan, untuk itu saya meminta untuk para kader dan pengurus partai NasDem solid dalam hal mensosialisasikan paslon VAP-HR, agar pertarungan pilgub 9 desember 2020 nanti akan mengantar mereka duduk sebagai Gubernur dan Wagub Sulut, ” Jelas Politisi Andalan itu.