Tag: POLDA SULUT

  • Jalin Sinergitas, KPU Sulut Sambangi Polda Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – KPU Provinsi Sulut dibawah Pimpinan Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh yang didampingi anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Lany A Ointu, Salman Saelangi beserta Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti dan Kabag Teknis, Hupmas, Hukum dan SDM, Carles Worotijan menyambangi Polda Sulut, Rabu (12/01/22).

    Rombongan dari KPU Sulut tersebut diterima langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Drs.Mulyatno, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sulut, antara lain Irwasda, Kombes Pol Tejo Dwikora, Karo Ops Kombes Pol W. Wirawan dan Dirintelkam Kombes Pol Budi.

    Pertemuan yang penuh dengan suasana kekerabatan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolda Sulut.

    Pada kesempatan itu, Kapolda Sulut Mulyanto menyambut baik kunjungan kerja jajaran KPU Sulut. Mulyanto mengapresiasi inisiatif KPU Sulut untuk berkoordinasi dan menyampaikan bahwa sebagai pihak yang bertanggungjawab atas keamanan, tentu saja pihaknya selalu siap mendukung KPU Sulut demi stabilitas keamanan menyongsong pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 nantinya.

    "Pertemuan koordinasi sangat penting untuk membangun sinergitas di antara para pihak untuk kepentingan suksesnya agenda nasional pemilu dan pemilihan 2024," Ucap Mulyatno.

    Kapolda juga menyampaikan bahwa nantinya Polda akan membantu melakukan pengamanan di setiap kantor-kantor KPU yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, agar KPU dapat melaksanakan tugas dengan suasana yang aman dan kondusif.

    https://test.petasulut.com/jalin-silaturahmi-kapolda-sulut-irjen-pol-mulyatno-kunjungi-dprd-sulut/

    Sementara itu, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada Kapolda karena telah menerima jajaran KPU Provinsi Sulut dalam kunjungan kerja kali ini.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada bapak jenderal karena telah meluangkan waktu menerima kunjungan kerja kami, sambil berharap agar sinergitas antara KPU dan Polda selalu terpelihara, sehingga sebagai penyelenggara kami mendapatkan dukungan terkait pengamanan untuk mensukseskan setiap tahapan pemilihan nantinya," ungkap Mewoh.

    (ABL)

  • Dukung Polda Sulut, BW Ajak Warga Bantu Amankan Nataru

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu mendukung semangat yang ditunjukkan oleh Polda Sulut dibawah arahan Irjen Pol Mulyatno dalam mengamankan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

    “Kami bersama-sama berkewajiban untuk mewujudkan kenyamanan dalam agenda masyarakat seperti Natal dan tahun baru ini,” kata Politisi Partai NasDem Sulut, Kamis (16/12) saat diwawancarai media ini.

    Legislator Dapil Minahasa-Tomohon itu juga tak lupa mengapresiasi langkah Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno dalam persiapan pengamanan Nataru.

    "Seiring dianulirnya kebijakan PPKM Level 3, tentu kepolisian menyesuaikan cara bertindak dalam pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan kebijakan di wilayah. Hal itu tentunya harus ada dukungan penuh dari pemerintah maupun masyarakat," Jelas BW.

    https://test.petasulut.com/ini-aturan-baru-yang-diberlakukan-di-libur-nataru-pengganti-ppkm-level-3/

    Braien juga mengimbau warga Sulut yang akan merayakan Natal maupun malam pergantian tahun baru agar menghindari aktifitas yang tidak bermanfaat seperti hura- hura, dan bersifat hedonis. Serta mengurangi mobilitas masyarakat agar mencegah kenaikan kasus Covid-19.

    “Kita bisa mengarahkan empati kita pada kegiatan- kegiatan sosial dan kemanusiaan, karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan,” ajaknya.

    (ABL)

  • Selama Operasi Samrat 2021, 728 Kendaraan Diputar Balik Jajaran Polda Sulut Dr

    test.petasulut.com/, SULUT – Operasi Ketupat Samrat 2021 dalam pengamanan Idul Fitri 1442 H yang dilaksanakan selama 12 hari sejak 6 Mei, dinyatakan berakhir pada Senin (17/05) tengah malam.

    Operasi rutin tahunan ini dilaksanakan oleh Polda Sulawesi Utara (Sulut) dan jajaran beserta TNI, unsur Pemerintah Daerah di antaranya Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya.

    Dalam operasi tersebut, Polda Sulut beserta jajaran berfokus pada pengetatan dan penyekatan kendaraan yang akan mudik,selain pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

    Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana melalui Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan, enam Pos Penyekatan didirikan di wilayah hukum Polresta Manado, Polres Bitung, Polres Bolmong Utara, Polres Bolmong Selatan, Polres Kotamobagu, dan Polres Minahasa Selatan.

    Sesuai data yang diperoleh dari Biro Operasi Polda Sulut, sebanyak 728 unit kendaraan yang diputar petugas di Pos Penyekatan yang terkenal di enam Polresta dan Polres selama pelaksanaan Operasi Ketupat tersebut.

    “Total kendaraan baik roda 2 atau roda 4 yang masuk 3.652 unit, kendaraan keluar 2.932 unit, dan kendaraan yang diputar balik 728 unit,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (18/05) pagi.

    "ergerakan kendaraan baik yang masuk, keluar maupun diputar balik, terbanyak di wilayah perbatasan antara Kabupaten Minahasa Selatan dengan Kabupaten Bolmong". Lanjutnya

    Lebih rinci Ia mengatakan, “Untuk di wilayah Minahasa Selatan, kendaraan yang masuk sebanyak 1.557 unit, kendaraan keluar 993 unit, dan kendaraan yang diputar balik 291 unit".

    Kendaraan yang diputar balik tersebut disebabkan karena tidak memenuhi persyaratan masuk ke wilayah Provinsi Sulut.

    “Seperti tidak membawa surat keterangan Rapid Test Antigen atau swab PCR, dan tetap mencoba masuk di tengah penyekatan pelarangan arus mudik,” Jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

    Meski Operasi Ketupat Samrat 2021 telah selesai, Polda Sulut dan jajaran tetap melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), salah satunya dalam bentuk Operasi Yustisi Protokol Kesehatan.Jelasnya

    “Kami mengimbau masyarakat jangan lengah. Tetap patuhi protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 belum berakhir". 

    "Mari tetap patuhi 5M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, ”Tutup Kombes Pol Jules Abraham Abast.
    (*/Gabri)

  • Ditbinmas Polda Sulut Gelar Pelatihan Aplikasi BOS V2

    test.petasulut.com/, SULUT – Mendukung pelaksanaan Program Prioritas Kapolri, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Utara menggelar pelatihan aplikasi Binmas Online System Versi 2 (BOS V2).

    Kegiatan ini dilakukan kepada Bhabinkamtibmas jajaran zona II yang berlangsung di Aula Parama Satwika Polres Tomohon, Senin (26/04/2021) Pagi.

    Kegiatan yang dibuka oleh Wakapolres Tomohon Kompol Agnes Turambi tersebut diikuti oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) dan personel Bhabinkamtibmas empat Polres jajaran yakni Polres Tomohon, Polres Minahasa, Polres Minahasa Selatan, dan Polres Minahasa Tenggara.

    Menurut Kompol Agnes Turambi “Pelatihan ini tentunya dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Prioritas Kapolri".

    Ia berharap, seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, karena aplikasi BOS V2 ini sangat berguna untuk pembuatan laporan kegiatan.

    “Semoga pelatihan aplikasi BOS V2 ini bermanfaat bagi seluruh peserta, dan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas, terutama untuk mengirim laporan kegiatan,” ungkap Wakapolres Tomohon.

    Usai pembukaan, pembacaan penyampaian materi pelatihan oleh Kasi Binev Subdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Sulut, Kompol Saryana, dan Kasi Wasjaspam Subdit Satpam Ditbinmas Polda Sulut, AKP M. Aswar Nur. ( */Gabri )

  • Polda Sulut Musnahkan Babuk, Salah Satunya Knalpot Racing

    test.petasulut.com/, SULUT – Pembasmian barang bukti ( Babuk )berupa Miras, Sajam, dan Kenalpot resing dilakukan oleh Polda Sulawesi Utara di Area Kawasan Mega Mas Manado,Jumat (16/04/2021. sore

    "Pemusnahan barang bukti ini sekaligus untuk memberi dampak positif bagi penegakan hukum secara umum, dan meminimalisir kemungkinan adanya penggelapan barang bukti," ungkap Wakapolda Sulut Brigjen. Pol. Rudi Darmoko saat membacakan sambutan Kapolda Sulut, Irjen Pol Nana Sudjana.

    "Polda Sulut mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang sudah membantu Polri khususnya Polda Sulut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif". Lanjutnya

    “Semoga peredaran narkoba, minuman beralkohol dan kerawanan kamtibmas lainnya bisa ditekan dengan upaya-upaya kepolisian yang bersifat preemtif, preventif dan upaya terakhir adalah penegakan hukum,” ujar Wakapolda kepada team media.

    Sebelum pemusnahan barang bukti, diawali dengan pembacaan surat penetapan dari Pengadilan Negeri serta penandatanganan berita acara.

    Pemusnahan barang bukti dilakukan secara simbolis yang diawali oleh Wakapolda Sulut. Kemudian dilanjutkan oleh Forkopimda Provinsi Sulut dan Kota Manado ataupun pejabat yang mewakili.

    Foto: wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko saat membacakan sambutan dari Kapolda Sulut

    Diketahui, Barang bukti yang dimusnakan terdiri dari minuman beralkohol jenis cap tikus sebanyak 16.185,6 liter dan dalam kemasan botol plastik sebanyak 4.938 botol, dengan rincian sebagai berikut :

    181 botol minuman beralkohol berbagai merek, 50 buah knalpot bising, serta 21 buah senjata tajam terdiri dari pisau badik, tombak, pedang samurai, parang, panah wayer, pelontar dan busur panah.
    ( Gabri )

  • Membentuk Karakter Muda. Polres Sangihe melakukan Hal Ini.

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam membentuk karakter dan sifat generasi muda, Polres Kepulauan Sangihe melaksanakan program “Polisi Mengajar”, Jum’at (16/04/2021) pagi.

    Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 5 Sekolah menengah yang berada di Tahuna yakni, SMP Negeri 1 Tahuna, SMP Negeri 2 Tahuna, SMP Negeri 3 Tahuna, SMP Negeri 4 Tahuna dan SMP Negeri 5 Tahuna.

    Seperti yang dilansir Tribratanews.com Kasubbag Humas Polres Kepulauan Sangihe AKP Jakub Sedu, mengatakan, materi yang disampaikan kepada para pelajar adalah pencegahan radikalisme dan terorisme sejak dini.

    “Program Polisi Mengajar ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Polres Kepulauan Sangihe dengan Dinas Pendidikan, sekaligus sebagai kepedulian jajaran Polri dalam membentuk karakter, sifat, dan watak generasi muda,” jelas AKP Jakup Sedu.

    Sementara itu Kepala SMP Negeri 3 Tahuna Johanis Gunena, mengapresiasi program Polisi Mengajar ini.

    “Terima kasih kepada Polres Kepulauan Sangihe yang telah peduli kepada para pelajar sebagai generasi muda penerus pembangunan bangsa. Semoga program ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

    Sementara untuk mengajar di sekolah tersebut, hadir Wakapolres Sangihe dan pejabat Polres lainnya yang ikut ambil bagian.

    Wakapolres Kepulauan Sangihe Kompol Ferry Manoppo, mengajar di SMP Negeri 1 Tahuna. Kemudian Kasatreskrim Iptu Jesli Hinonaung di SMP Negeri 2 Tahuna, Kasatbinmas AKP Novie Latuni di SMP Negeri 3 Tahuna, Kasatresnarkoba Iptu Juknais Katiandagho di SMP Negeri 4 Tahuna, serta Aiptu La Jemi di SMP Negeri 5 Tahuna.

    kegiatan tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
    (*/Gabri)

  • Launching Aplikasi Baru. Kapolri: Masyarakat Silahkan Mengadu Kinerja Kepolisian

    test.petasulut.com/, JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri melaunching aplikasi Propam Presisi sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait dengan kinerja-kinerja dari aparat kepolisian.

    Launching tersebut sekaligu pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Propam Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

    Dalam sambutannya Sigit mengatakan, "Kegiatan hari ini adalah bagian dari transformasi pengawasan dengan memanfaatkan teknologi, perkembangan teknologi informasi 4.0 sehingga tentunya dari sisi pengawasan baik yang diakukan oleh internal, maupun pengawasan yang dilakukan oleh eksternal semuanya bisa memanfaatkan aplikasi yang baru saja di launching,"

    Dengan peluncuran aplikasi itu, Sigit mengakui, pastinya nanti akan ada pengaduan dari masyarakat yang sangat tinggi terkait dengan pengaduan terhadap aparat kepolisian.

    "Tentunya, terkait dengan launching aplikasi, saya sudah menghitung pasti, angkanya akan naik sangat tinggi terkait dengan maslah pengaduan terhadap pelanggaran yang dilakukan oeh anggota, masalah ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian dan itu adalah risiko yang tentunya siap kami tanggung. Namun demkian apa, dengan banyaknya itu kemudian kami mengetahui, kami di mata masyarakat itu seperti apa," Ungkap Sigit.

    Terima kasih tadi pak Kadiv Propam sudah melaunching program Propam Presisi, yang merupakan implmentasi, penjabaran tindak lanjut dari Dumas Presisi yang beberapa waktu lalu telah dilaunching juga.

    Sigit menyebut, nantinya pengaduan yang banyak masuk itu juga bisa dijadikan tolak ukur demi membawa institusi Korps Bhayangkara kedepannya jauh lebij baik dan dicintai oleh masyarakat.

    "Pelayanan kepolisian di mata masyarakat itu seperti apa. Sosok Polri di mata masyarakat itu seperti apa. Dan itu adalah sebagai tolak ukur kami untuk kemudian melangkah memperbaiki sehingga institusi ini baik. Baik personel, maupun institusi Polri ini bisa menjadi semakin lebih baik," tutup Sigit.

    (*/Gabri)

  • MENJELANG BULAN SUCI RAMADHAN POLDA SULUT ADAKAN OPERASI

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H, Polda Sulawesi Utara dan jajaran menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2021.

    Operasi Keselamatan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan, dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, di lapangan AKP Bryan Tatontos Polda Sulut, Senin (12/4/2021).

    Operasi tersebut dengan sasaran adalah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas serta masyarakat yang belum memahami tentang larangan mudik Lebaran tahun 2021.

    Operasi ini akan digelar selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 12 sampai dengan 25 April 2021 mendatang.

    Kepada awak media Irjen Pol Nana Sudjana Mengatakan, “Operasi ini mengedepankan kegiatan premitif dan preventif secara persuasif dan humanis.

    Dilihat dalam kurun waktu 3 bulan terakhir data menunjukan tingkat kecelakaan lalu lintas turun 48% dibanding periode sebelumnya, demikian juga tingkat kesembuhan penderita covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara yang sudah menunjukan harapan yang baik akan kembalinya roda ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara.

    “Namun, sekali lagi kita tidak boleh lengah dan terus adaptif dengan situasi yang berkembang, agar tidak berbalik menjadi situasi yang memundurkan upaya-upaya yang telah dikerjakan sebelumnya,” Tegasnya

    Dalam operasi nanti, petugas akan melakukan kegiatan-kegiatan diantaranya, melakukan deteksi dini serta pemetaan terhadap lokasi dan kegiatan yang dapat menimbulkan pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran protokol kesehatan, melaksanakan pembinan dan penyuluhan protokol kesehatan serta upaya dalam rangka mendukung program vaksinasi nasional.

    Selain itu juga melakukan edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat serta melaksanakan publikasi tertib berlalu lintas dan pentingnya protokol kesehatan melalui media massa serta media sosial. Lanjutnya

    Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,”.

    Dalam Operasi ini, Polda Sulut dan jajaran menurunkan kurang lebih 700 personel ditambah personel dari instansi terkait lainnya. “Dalam hal ini polisi tidak bisa bekerja sendiri, solidaritas dan sinergitas dengan instansi terkait sangat dibutuhkan,” Tutup Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana.

    Hadir juga Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko, Kepala PT. Jasa Raharja Sulut, Kadis Perhubungan Sulut, para PJU Polda, pasukan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Satpol PP. Gelar Pasukan ditandai dengan penyematan pita Operasi Keselamatan Samrat dan penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel TNI, Polri dan Dishub. (***/Gabri)

  • Ketua Fraksi Nyiur Melambai: Keamanan di Sulut Harus Diperketat

    test.petasulut.com/, SULUT – Aksi Teror yang dilakukan para teroris sekarang ini semakin menjadi-jadi.

    Bagaimana tidak, diwaktu yang berdekatan telah terjadi dua penyerangan aksi teror di dua lokasi yang berbeda, yakni di Gereja Katedral Makassar dimana pelaku melakukan aksi bom bunuh diri dan baru-baru ini terjadi di Mabes polri, dimana seorang terduga teroris melakukan aksi teror dengan menembaki para anggota polri namun pelaku tersebut langsung dilumpuhkan.

    Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi Nyiur Melambai Sjenny Kalangi pun mengapresiasi langkah dan tindakan pihak kepolisian dalam memberantas terorisme.

    Khusus di Sulawesi Utara, Politisi Partai Gerindra itu berpesan agar keamanan di Sulut agar lebih diperketat.

    “Perketat keamanan daerah perbatasan di Sulut dan juga harus berhati-hati terhadap orang luar yang beridentitas kurang jelas yang akan memasuki daerah Sulut,” ucap Kalangi, Rabu (31/3) kepada media test.petasulut.com/.

    Lanjut Aleg Dapil BMR, Apalagi ini memasuki perayaan Jumat agung dan Paskah. Penjagaan di Gereja-gereja lebih dan lebih ditingkatkan.

    “Namun saya meyakini, Polda Sulut dibawah arahan Kapolda Irjen Nana Sudjana pasti akan menjaga dan menseriusi dari segi keamanan di rumah-rumah ibadah maupun di perbatasan-perbatasan daerah kita ini,” ucapnya.

    “Saya minta semua masyarakat percayakan hal ini kepada kepolisian dari segi keamanan,” tambahnya.

    Dirinya juga menyampaikan agar kita semua tidak terpancing dengan oknum-oknum radikal dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Dengan saling bekerja sama dan menjalin relasi yang baik dengan Kepolisian dan Pemerintah maupun dengan semua unsur agama yang ada,” tutupnya.

    (ABL)

  • Mulai Berlaku, Ini Besaran Denda Tilang Elektronik

    test.petasulut.com/, SULUT – Menurut informasi yang beredar, Tilang Elektronik mulai diberlakukan hari ini, 24 Maret 2021 di Provinsi Sulawesi Utara.

    Penerapan ini diberlakukan guna menegaskan untuk para pengguna jalan yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat agar lebih tertib berlalu lintas.

    Menurut informasi, bahwa ada ribuan pelanggaran lalu lintas per harinya berdasarkan pantauan CCTV yang telah terpasang dibeberapa titik di Manado.

    Lalu berapa besaran denda tilang elektronik?

    Berikut datanya sesuai dengan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) no. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan website ETLE Polda Metro Jaya:

    • Menggunakan Gawai ( Telepon Selular), Pelanggar dipidana kurungan penjara selama 3 bulan atau denda Rp 750.000.
    • Tidak Mengenakan Sabuk Pengaman, Pelanggar dikenai hukuman penjara selama satu bulan atau denda Rp 250.000.
    • Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan, Pelanggar mendapat sanksi kurungan penjara hingga dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000.
    • Tidak Memakai Helm, Pelanggar dikenai hukuman penjara paling lama satu bulan atau denda Rp 250.000.
    • Memakai Pelat Nomor Palsu, Pelanggar dipidana penjara paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

    (ABL)