Tag: Qowi

  • Apresiasi Dan Dukungan Diberikan Aleg HENRY WALUKOW Terkait Pengembangan Terminal Wisata Likupang

    test.petasulut.com/, SULUT – pemerintah pusat maupun Pemerintah Propinsi Sulut saat ini fokus pada pariwisata di sulut khususnya sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa, bahkan kawasan Minut telah menjadi tempat super prioritas untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Pariwisata Nasional.

    Terbukti, infrastruktur penunjang yang sementara dikerjakan adalah pembangunan terminal wisata di pelabuhan laut Desa Munte Likupang yang nantinya menjadi akses masyarakat maupun wisatawan menuju pulau Lihaga, Gangga dan pulau Bangka.

    Anggota DPRD Sulut Henry Walukow pun sangat mengapresiasi hal itu.

    ” Sebagai wakil rakyat tentu sangat mensuport bahkan memberikan apresiasi tentunya kepada pemerinta terkait progres pengembangan pariwisata di Sulut terlebih khusus di Minut dimana persiapan pengembangan pariwisata lewat dibangunnya sarana maupun prasaran tersebut, ” ujar Walukow Rabu (20/1/21).

    Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, dengan adanya sarana penunjang tersebut diharapkan akan berdampak positif khususnya dalam peningkatkan ekonomi masyarakat.

    ” Ini tentunya adalah peluang- peluang strategis bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara dimana pengembangan pariwisata akan membawa multiplier effect buat perekonomian masyarakat itu sendiri,” tandas legislator Dapil Minut- Bitung ini.

    “Sebagai warga Minut wajib mendukung serta mempersiapkan SDM dalam menyambut progres pengembangan pariwisata, ”tambahnya.

    (ABL)

  • Progres Pembangunan Terminal Wisata Likupang Hampir Rampung, Qowi: Sudah 92%, Tahun Ini Selesai

    test.petasulut.com/, SULUT – Pengerjaan fisik pengembangan fasilitas pelabuhan laut likupang yakni pembangunan terminal penumpang saat ini hampir rampung.

    Mengenai hal itu, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan proyek yang menelan anggaran sebesar 9,6 milyar melalui APBN 2020 masih menyediakan sedikit sisa pekerjaan yang seharusnya ditargetkan tuntas akhir tahun 2020.

    ” Progres pembangunan terminal penumpang di Pelabuhan Likupang saat ini sudah mencapai 92,50%; dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan / PMK. 217 tanggal 28 Desember 2020, penyedia diberi kesempatan menyelesaikan pekerjaan yang tersisa sebanyak 7,50% di Tahun Anggaran 2021 dengan waktu selama 60 Hari Kerja (1 Januari – 1 Maret 2021
    sesuai Surat Pernyataan Kesanggupan Menyelesaikan Sisa Pekerjaan dan Kesanggupan Membayar Denda Keterlambatan bermaterai Nomor 97/PT/RTP/XII-2020 tanggal 29 Desember 2020 (Konstruksi) dan Nomor 02.E/GMK.SP.LIU/XII/2020 tanggal 30 Desember 2020 (Supervisi).” ungkap Kepala Pelabuhan Laut III Likupang M. Qowi, Selasa (19/1/21)

    Selain itu tambah Qowi, pihak pelaksana telah menandatangani Surat Pernyataan Kesanggupan Menyelesaikan Sisa Pekerjaan selama 60 Hari Kerja dan Kesanggupan Membayar Denda Keterlambatan beserta perpanjangan masa berlaku Bank Garansi.

    “Jaminan pembayaran akhir tahun anggaran telah dilaporkan dan diserahkan pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bitung pada tanggal 7 Januari 2021 (sebelum 5 Hari Kerja) setelah kontrak berakhir sesuai ketentuan yang berlaku.” tandasnya.

    Fasilitas terminal khusus pariwisata ini, merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan sebagai salah satu sarana penunjang sektor pariwisata di Sulawesi Utara.

    Diketahui proyek pembangunan terminal wisata di kompleks pelabuhan penumpang Likupang dapat dimanfaatkan masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka.

    Tak hanya itu, pelabuhan Laut Likupang juga akan dibangun dermaga apung sehingga kapal kecil bisa sandar terutama untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran bongkar muat penumpang.

    Disisi lain pengembangan secara keseluruhan fasilitas pelabuhan laut Likupang akan selesai tahun 2022

    ” Khusus fasilitas terminal wisata, akan diselesaikan tahun 2021 namun secara keseluruhan pengembangan fasilitas yang ada di Pelabuhan Laut Likupang direncanakan selesai tahun 2022 nanti ” tandas Qowi.

  • Penuhi DELH, Kepala UPP Kelas III Likupang Bermohon DLH Sulut Lakukan Proses Sampai Tahap Penerbitan

    test.petasulut.com/, SULUT – UPP kelas III Likupang melakukan gerak cepat dengan menindaklanjuti surat arahan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor: 660.1/39/VDLHD/2020 tanggal 29 Januari 2020 perihal arahan dokumen lingkungan hidup.

    UPP Kelas III Likupang mengakui bahwa sangat memperhatikan pembangunan yang berwawasan lingkungan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup serta untuk memenuhi peraturan perundang undangan yang berlaku, maka disusunlah Dokumen Evaluasi lingkungan Hidup (DELH) Kegiatan Operasional Pelabuhan Likupang yang berlokasi di Desa Munte Kecamatan Likupang Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara.

    Sementara itu, Kepala kantor UPP kelas III Likupang, Moh. Qowi mengatakan bahwa sesuai arahan DLH Sulut kepada Pelabuhan Laut Likupang untuk menyusun dokumen evaluasi lingkungan hidup, dan pada bulan april sampai akhir november 2020 ini telah selesai disusun.

    “Laporan awal sampai akhir telah kami selesaikan dan rencananya besok 24 november saya akan menyambangi DLH Sulut untuk mengantar dokumen evaluasi lingkungan hidup yang telah dikerjakan oleh konsultan dari bandung untuk dinilai oleh DLH sendiri,” ucapnya kepada awak media, senin (23/11) diruang kerjanya.

    Diketahui, UPP kelas III Likupang telah melakukan Penyusunan dokumen lingkungan yang mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SE.07/MENLHK/SETJEN/PLA.4/12/2016 tentang Kewajiban Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Orang Perseorangan atau Badan usaha yang telah memiliki Izin usaha dan/atau Kegiatan.

    Qowi pun berharap Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara dapat melanjutkan proses pembahasan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) ini sebagai syarat penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan.

    ” Melalui proses pembahasan DELH ini, kiranya DLH Sulut dapat melakukan Penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan atas kegiatan operasional Pelabuhan Likupang yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara,” tutupnya.

  • Tahun ini, Pembangunan Terminal Khusus Wisata Pelabuhan Likupang TUNTAS

    test.petasulut.com/, SULUT – Daerah Sulawesi Utara akan difokuskan sebagai salah satu destinasi wisata dunia.

    Terbukti, pemerintah pusat mulai fokus memperhatikan Sulut disegi pembangunan fasilitas penunjang.

    Salah satunya pelabuhan penumpang kelas III Likupang, tahun ini akan dilengkapi fasilitas terminal wisata bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut.

    Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengungkapkan pembangunan wisata di pelabuhan laut Likupang sangat dibutuhkan saat ini mengingat beberapa tempat wisata seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka itu para wisatawan naik dari sekitar Likupang menuju ke destinasi wisata tersebut.

    “ Makanya kami fokuskan seluruh kapal-kapal yang akan menuju ke destinasi prioritas wisata tersebut baik ke pulau Lihaga, Gangga maupun Bangka nantinya naik dari pelabuhan laut Likupang, kami akan bangun terminal wisata tahun ini tuntas. “ ungkap Qowi kepada wartawan usai menerima kunjungan komisi 4 DPRD Sulut Jumat, (23/10/20).

    Tak hanya itu tambah Qowi, untuk tahun 2021 pelabuhan Laut Likupang juga akan dibangun dermaga apung sehingga kapal kecil bisa sandar terutama untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran bongkar muat penumpang.

    Dalam menunjang pembangunan terminal wisata penumpang , pihaknya tetap mengedepankan kearifan lokal dalam disain bangunan yang menggambarkan budaya Sulawesi Utara.

    “ Dalam penyusunan disain pembangunan terminal wisata kami mengakomodir kearifan lokal nantinya disitu ada ornamen-ornamen Minahasa Utara, Sulawesi Utara secara keseluruhan dimasukan kesitu termasuk penjualan-penjualan aksesories khas Sulawesi Utara, termasuk kantor karantina kesehatan serta fasilitas bermain. Semuanya kami sediakan dalam terminal wisata nanti. Dengan demikian para wisatawan nyaman ketika berada di dalam terminal sambil menunggu kapal yang siap berlayar.” Pungkasnya.

    Diketahui, Pembangunan terminal wisata pelabuhan laut Likupang dengan anggaran 9, 6 Milyar sementara pekerjaan oleh PT. Realita Timur Perkasa dan ditargetkan selesai akhir Desember 2020 mendatang.