Tag: Qowi

  • Bantu Masyarakat, Kemenhub Melalui Kantor UPP Kelas III Likupang Gelar Program Padat Karya

    test.petasulut.com/, SULUT – Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menyelenggarakan program Padat Karya dalam rangka membantu perekonomian warga di tengah masa Pandemi Covid-19. Padat Karya kali ini berlangsung di Likupang, Sulawesi Utara.

    Padat karya ini diinisiasi oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang, yang dikepalai oleh M. Qowi.

    DJPL Kemenhub melalui Kantor UPP Kelas III Likupang melaksanakan program padat karya mandiri yang melibatkan masyarakat sekitar lingkungan Pelabuhan Likupang.

    Kantor UPP Kelas III Likupang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di bawah Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan yang memiliki program padat karya. Jenis padat karya di sektor transportasi kali ini adalah pembersihan sarana dan prasarana transportasi.

    Melalui akun Instagram @Djplupplikupang, Program Padat karya ini melibatkan 18 masyarakat sekitar Pelabuhan Likupang.

    “Program Padat Karya kali ini bertujuan untuk meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19),” Isi Caption yang diposting pada sabtu (4/12) siang.

    Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, seluruh proses kegiatan program padat karya yang melibatkan masyarakat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.

    (ABL)

  • 18 Tahun Minahasa Utara, Ini Pesan Kepala UPP Kelas III Likupang M Qowi

    test.petasulut.com/ – Ada pesan dan kesan tersendiri yang disampaikan Kepala UPP Kelas III Likupang M Qowi di Momentum 18 Tahun Minahasa Utara yang jatuh pada hari ini 20 November 2021.

    Dimana berbagai kemajuan pembangunan yang dicapai telah dibuktikan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Joune Ganda – Kevin William Lotulung (JGKWL) dengan segudang penghargaan yang berhasil diraih melalui pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

    Tak hanya itu Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki keunggulan di sektor pariwisata “diganjar” pemerintah pusat menjadi salah satu daerah Super Prioritas Pariwisata Indonesia.

    Di momentum HUT ke -18 Tahun hari ini, sejumlah harapan dan dukungan bagi pemerintahan JGKWL datang dari berbagai kalangan dan stakeholder terkait, termasuk Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang M Qowi.

    ” Pada HUT ke – 18 Kabupaten Minahasa Utara ini, mari kita tingkatkan kinerja dan pengabdian kita pada Kabupaten Minahasa Utara yang kita cintai sehingga terwujud Kabupaten Minut yang tangguh dan hebat.” ucap Qowi, sabtu (20/11) saat diwawancarai media ini.

    Sebagai salah satu stakeholder yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Kabupaten Minut di sektor transportasi laut, ia yakin kedepan Kabupaten Minahasa Utara akan semakin terdepan menjadi daerah tujuan destinasi wisata unggulan di Indonesia bahkan Internasional.

    ” Peningkatan pembangunan dan kinerja sektor transportasi laut pun terus digenjot guna mendujung konektifitas transportasi laut di Minahasa Utara khususnya mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang ada di Likupang Kab. Minahasa Utara.”

    ” Mari terus semangat untuk bergerak, berkinerja dalam pengabdian memajukan Kabupaten Minahasa Utara yang unggul dan berdaya saing tinggi sehingga masyarakat sejahtera.” kunci Qowi.

    (ABL)

  • Tumbuhkan Disiplin, Kepala Kantor UPP Likupang Terus Ingatkan Jajaran Patuhi Prokes

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka menumbuhkan disiplin dan semangat bekerja, Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Likupang M. Qowi menyampaikan kepada seluruh pegawai ASN dan Honorer Kantor UPP Likupang agar terus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Hal itu dikatakan Kepala Kantor M. Qowi saat pelaksanaan Apel, senin (15/11) Pagi.

    Pada kesempatan itu juga kepala kantor mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga kesehatan dan disiplin serta selalu bekerja sama sesama pegawai dalam bekerja.

    “Terus kedepankan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Covid-19,” ucap M. Qowi.

    Diketahui, bahwa Pelabuhan Laut Likupang terus beroperasi menuju pulau-pulau sekitar termasuk Pulau Lihaga yang merupakan salah satu destinasi pariwisata super prioritas di Provinsi Sulawesi Utara.

    Para penumpang pun tetap mengikuti himbauan pemerintah sesuai surat edaran Kemenhub Nomor 95 tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi laut.

    Penumpang wajib menunjukan kartu vaksin (Minimal dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen.

    (ABL)

  • 57 Tahun Sulut, QOWI Ajak Masyarakat Transportasi Terus Tingkatkan Kinerja

    test.petasulut.com/, SULUT – Di HUT Ke-57 Provinsi Sulut, Ada pesan tersendiri yang disampaikan Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi.

    Dimana dirinya mengatakan bahwa Hari Ulang Tahun ke 57 Provinsi Sulawesi Utara ini merupakan momentum yang tepat bagi kita sebagai masyarakat Sulawesi Utara khususnya masyarakat transportasi untuk terus memperbaiki kinerja kita di sektor transportasi.

    “Sekaligus merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan karya apalagi yang dapat kita wujudkan ke depannya bagi kemajuan Sulawesi Utara yang kita cintai,” ucap Qowi, kamis (23/9) saat diwawancarai awak media.

    Seperti kita ketahui bersama lanjut Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang bahwa Sulawesi Utara telah masuk Tahun ke 2 pandemi Covid 19.

    “Akibatnya tatanan di berbagai sektor mau tidak mau harus berubah, termasuk disektor transportasi laut. Disisi lain kita harus tetap bekerja membangun infrastruktur transportasi laut sebagai tugas dan fungsi utama kita yang saat ini sedang berjalan diantaranya pengembangan pelabuhan laut Likupang guna mendukung sarana konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang,” jelas Qowi.

    Dirinya mengajak untuk mari kita wujudkan konektivitas yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah untuk mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera.

    “Sulut Hebat,” serunya.

    (ABL)

  • Bantu Warga Kepulauan, UPP Kelas III Likupang Sediakan Angkutan Kapal GRATIS

    test.petasulut.com/, SULUT – Pandemi Covid-19 terus menggerogoti daerah Sulawesi Utara namun tak menyurutkan semangat Pelabuhan kelas III Likupang dibawah kendali kepala pelabuhan M. Qowi untuk tetap melakukan pelayanan terhadap penumpang laut, terkhusus untuk tujuan pulau-pulau di sekitar wilayah tersebut.

    Pelayanan UPP kelas III Likupang tetap berjalan normal, akan tetapi tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

    Kepada awak media, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan sebagai salah satu sarana penunjang transportasi laut bagi masyarakat yang ada di pulau – pulau sekitar wilayah Likupang maupun wilayah kepulauan di Sulawesi Utara pihaknya tetap berupaya secara maksimal memberikan pelayanan terbaik terutama dalam hal mobilisasi akan kebutuhan warga.

    “Rata – rata setiap hari ada sekitar 5 kapal tradisional dibawah 6 GT melayani pelayaran lokal bagi masyarakat yang ada di pulau Gangga, Lihaga dan lainnya dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Qowi, Selasa (17/8) usai mengikuti upacara HUT ke-76 RI lewat virtual.

    Kepala UPP Kelas III Likupang, M. Qowi

    Selain itu pihaknya juga menyediakan fasilitas angkutan kapal secara gratis guna mendukung transportasi bagi masyarakat yang ada di pulau sekitar dengan jadwal setiap Sabtu pukul 10 pagi.

    ” Fasilitas kapal sebagai transportasi gratis untuk masyarakat merupakan bentuk dukungan kami terlebih menghadapi situasi Pandemi covid 19. Namun demikian tentunya protokol kesehatan juga menjadi prosedur wajib kami lakukan seperti pembatasan jumlah kapasitas penumpang, pengukuran suhu tubuh dan penerapan 3 M serta penyemprotan disinfektan seluruh sarana pelabuhan.” terang Qowi.

    (ABL)

  • HUT ke-76 RI, Kepala UPP Kelas III Likupang Berharap Indonesia Segera Pulih Dari Covid-19

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memperingati HUT ke-76 Tahun Republik Indonesia, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi berharap Indonesia segera pulih dari wabah covid-19 ini kemudian masyarakat bisa hidup normal kembali.

    “HUT ke-76 Tahun Republik Indonesia dengan mengambil tema ‘Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’ ini, kami unit penyelenggara pelabuhan kelas III Likupang berharap Indonesia segera pulih dari pandemi Covid-19 kemudian masyarakat bisa bekerja secara normal dan beraktifitas secara normal dan ekonomi kembali bangkit lagi,” ucap Qowi, Selasa (17/8) usai mengikuti upacara lewat virtual di Kantor UPP kelas III Likupang.

    “Apalagi kami juga mendukung destinasi super prioritas wisata yang ada disini untuk transportasi laut tetap berjalan normal seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun atau Handsanitizer,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Qowi juga mengakui bahwa dimasa pandemi ini, fasilitas yang ada di pelabuhan sering dilakukan penyemprotan disinfektan, karena ini adalah salah satu cara meminimalisir penyebaran covid-19 sekaligus terus mendukung program pemerintah.

    “Intinya, semoga Indonesia segera pulih. Karena mengingat konektivitas logostik dari sisi transportasi laut, kami sangat menunjang sehingga ekonomi tetap berjalan baik di pulau-pulau yang ada di Likupang maupun kepulauan yang ada di Sulawesi Utara. Karena pelabuhan Likupang adalah pelabuhan regional yang pelayarannya mencakup pulau-pulau yang ada di Sulawesi Utara ini,” jelasnya lagi.

    “Selamat memperingati HUT ke-76 tahun Republik indonesia, kita kobarkan semangat untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Qowi.

    (ABL)

  • Fokus Bangun Pelabuhan Wisata Likupang, Qowi Pastikan Tenaga Kerja Lokal Selalu Dilibatkan

    test.petasulut.com/, SULUT – Keseriusan pemerintah dalam hal membangun berbagai sarana penunjang pariwisata di Sulawesi Utara patut mendapat acungan jempol.

    Salah satunya, fasilitas terminal wisata pelabuhan Likupang yang berada di lahan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Minut, Sulut.

    Pelabuhan wisata likupang itu diketahui terus dipacu pembangunannya dan ditargetkan akan tuntas pada tahun 2022 nanti.

    Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu juga sempat mengapresiasi kinerja Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang yang sampai saat ini tengah fokus dalam pembangunan terminal wisata itu.

    ” Tentunya Kami (DPRD Sulut) akan terus menunjang UPP Kelas III Likupang dalam pembangunan terminal wisata ini,” kata Waworuntu, selasa (13/7) di ruang kerjanya.

    Disisi lain, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan pembangunan terminal wisata pelabuhan Likupang merupakan upaya pemerintah pusat untuk mendukung kawasan Strategi Pariwisata Nasional di daerah tersebut.

    Pelabuhan Wisata Likupang yang berada di lahan kantor UPP Kelas III Likupang

    Qowi juga memaparkan proses serta tahapan pembangunan terminal wisata telah dilaksanakan persetujuan kontrak Tahun Jamak (Multy Years Contract) Pekerjaan Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut Likupang TA. 2021 – 2022 sudah keluar dan ditanda tangani Menteri Perhubungan pada tanggal 21 Juni 2021.

    ” Lelang Pekerjaan konstruksi saat ini sudah memasuki tahap SPPBJ dan Lelang Pekerjaan Supervisi sudah memasuki tahap masa sanggah prakualifikasi, rencana kontrak akhir bulan Juli 2021 ini.” jelas Qowi kepada wartawan Selasa (13/7/21) melalui pesan Whatsapp.

    Sementara itu terkait harapan wakil rakyat Sulut Braien Waworuntu untuk melibatkan tenaga kerja lokal dalam pembangunan fasilitas pelabuhan, menurut Qowi selama ini pihaknya tetap berkomitmen untuk memprioritaskan penduduk sekitar maupun warga Minahasa Utara.

    ” Terkait pelibatan tenaga kerja lokal, pasti kami selalu libatkan warga sekitar Likupang / Minahasa Utara. Nanti setelah kontrak dan pekerjaan dimulai akan kami informasikan terkait jumlah tenaga kerja yang dilibatkan. Setiap pembangunan di Pelabuhan Laut Likupang guna mendukung KEK Pariwisata dan Destinasi Super Prioritas Likupang akan selalu melibatkan tenaga kerja lokal, ” terangnya.

    Dikatakannya untuk tahun 2020 kemarin pihaknya telah melibatkan 30 tenaga lokal dan 15 tenaga dari luar. Sedangkan untuk pekerjaan padat karya di Pelabuhan Laut Likupang untuk Bulan April 2021 juga telah melibatkan 50 pekerja lokal/warga sekitar Pelabuhan untuk pengecatan pagar dan pembersihan lingkungan pelabuhan.

    Disisi lain Qowi juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan wakil rakyat Sulut dalam menunjang pembangunan fasilitas pariwisata yang ada di pelabuhan Likupang.

    Diketahui, pembangunan sarana itu bakal menghabiskan anggaran Rp 40 miliar untuk tahun 2021 sampai 2022.

    (ABL)

  • BRAIEN WAWORUNTU Minta Libatkan Warga Sekitar Dalam Pembangunan Pelabuhan Wisata Likupang

    test.petasulut.com/, SULUT – Pemerintah saat ini tengah membangun pelabuhan Wisata Likupang, tepatnya di lahan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Minut, Sulut.

    Diketahui, saat ini Gedung utama pelabuhan wisata sudah berdiri. Tinggal menunggu pembangunan dan pengadaan lebih lanjut seperti pembuatan dermaga apung, area parkir, ruang terbuka hijau dan penunjang lainnya.

    Pelabuhan Wisata Likupang ini diketahui akan menjadi salah satu di antara sejumlah fasilitas penunjang KEK Pariwisata Likupang.

    Awal tahun 2021, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi sempat mengatakan bahwa pengembangan secara keseluruhan fasilitas pelabuhan laut Likupang akan selesai tahun 2022.

    ” Khusus fasilitas terminal wisata, akan diselesaikan tahun 2021 namun secara keseluruhan pengembangan fasilitas yang ada di Pelabuhan Laut Likupang direncanakan selesai tahun 2022 nanti ” tandas Qowi waktu lalu.

    Menanggapi itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu sangat mengapresiasi atas apa yang tengah di lakukan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang bersama para pihak terkait dalam hal pembangunan Pelabuhan wisata ini.

    ” Tentunya Kami (DPRD Sulut) akan terus menunjang UPP Kelas III Likupang dalam pembangunan terminal wisata ini,” kata Waworuntu, selasa (13/7) di ruang kerjanya.

    Braien mengakui bahwa kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi sangat kooperatif dan santun dalam melaksanakan tugasnya.

    “Pak Qowi memang sangat cekatan. Hal itu terlihat saat kunker komisi IV waktu lalu, dimana saat Komisi IV meminta data perihal tenaga kerja disana, pak Qowi sangat cepat memberikan data tenaga kerja itu dan langsung menindaklanjutinya,” jujur Braien.

    Waworuntu pun berharap, untuk pembangunan ini masyarakat sekitar bisa dilibatkan.

    “Semoga warga lokal dilibatkan dalam pembangunan Pelabuhan wisata Likupang,” tutupnya.

    (ABL)

  • Terminal Wisata Likupang Rampung, Ini Harapan Legislator YUSRA ALHABSYI

    test.petasulut.com/, SULUT – Pembangunan fisik terminal Wisata pelabuhan laut Likupang diketahui telah selesai dibangun.

    “Untuk pengoperasian rencana efektif tahun 2022, karena Tahun ini rencana dilanjutkan dengan pembangunan dermaga apung kapal wisata di depan terminal wisata tersebut serta pembangunan lahan parkir dan ruang terbuka hijau di area depan terminal wisata,” jelas Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi baru-baru ini.

    Menanggapi hal itu, Personil Komisi IV DPRD Sulut Yusra Alhabsyi mengatakan sebagai masyarakat Sulawesi Utara tentunya sangat bersyukur atas kebijakan pemerintah pusat yang telah menyediakan program untuk Sulut dalam pembangunan pelabuhan wisata Likupang.

    “Tentu, tak lupa juga Gubernur Sulut yang melakukan upaya ini sehingga pembangunan ini bisa terlaksana di wilayah Sulut. Ini tak lepas dari peran ODSK,” ungkap Alhabsyi, Jumat (26/3) kepada media test.petasulut.com/ melalui telepon seluler.

    Dirinya juga menuturkan bahwa proyek pembangunan ini masih berkelanjutan sampai 2021, untuk pemanfaatan 2022 tentu dirinya sangat berharap agar bisa dikerjakan sesuai dengan rencana dan bisa selesai tepat waktu.

    “Selain itu, mengenai infrastruktur pariwisata termasuk pelabuhan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah pusat dan pemerintah provinsi betul-betul serius untuk menjadikan wilayah Sulut sebagai daerah pariwisata dunia dan ini tentu merupakan sebuah kabar gembira atau sebuah kebijakan yang mengembirakan bagi masyarakat Sulut,” jelas Sekretaris DPW PKB Sulut ini.

    “Kami (DPRD Sulut) berharap bagi warga Sulut untuk mempersiapkan diri dalam memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, tidak hanya disisi pelabuhan tapi juga di sektor-sektor Pariwisata lainnya. Selain itu Pemprov juga diharapkan bersama DPRD harus lebih serius lagi untuk menaikan sebuah kebijakan dalam rangka mem-back up apa yang telah menjadi program nasional ini sehingga dengan seluruh fasilitas pariwisata tersedia maka ini akan bermanfaat secara ekonomi, sosial dan politis bagi masyarakat Sulut. Harapannya, menambah kesejahteraan masyarakat Sulut,” tambah Politisi dapil BMR itu.

    (ABL)

  • Pembangunan Terminal Wisata Likupang Selesai, Qowi: Rencana Operasi Tahun 2022

    test.petasulut.com/, SULUT – Pengerjaan fisik pengembangan pelabuhan laut likupang yakni pembangunan terminal penumpang saat ini telah rampung.

    Diketahui, proyek pengembangan pelabuhan laut likupang ini menelan anggaran sebesar 9,6 milyar melalui APBN 2020.

    Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi.

    Dirinya mengatakan bahwa Terminal Wisata Pelabuhan Laut Likupang saat ini telah selesai dibangun.

    "Untuk pengoperasian rencana efektif tahun 2022, karena Tahun ini rencana dilanjutkan dengan pembangunan dermaga apung kapal wisata di depan terminal wisata tersebut serta pembangunan lahan parkir dan ruang terbuka hijau di area depan terminal wisata," jelas Qowi, Jumat (26/3) saat dikonfirmasi media test.petasulut.com/ melalui telepon seluler.

    Terminal Wisata Likupang Tampak Depan

    Fasilitas terminal khusus pariwisata ini, merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan sebagai salah satu sarana penunjang sektor pariwisata di Sulawesi Utara.

    Diketahui, proyek pembangunan terminal wisata di kompleks pelabuhan penumpang Likupang dapat dimanfaatkan masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka.

    (ABL)