Tag: reses III tahun 2021

  • Jemput Aspirasi Warga Langagon, SARWA Janji Akan Tindaklanjuti

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban sebagai wakil rakyat, Anggota DPRD Sulut I Nyoman Sarwa menyerap Aspirasi warga Desa Langagon Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow, senin (29/11).

    Di Reses Ill Tahun 2021 tersebut didasari tata tertib DPRD sulut Nomor 2 Tahun 2019 periode 2019-2024, Sarwa pun mempergunakan kesempatan itu untuk turun kedapil atau daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi yang nantinya akan di sampaikan kepada pemerintah daerah sebagai eksekutor atau pengguna Anggaran melalui dinas Terkait.

    Pada kegiatan reses itu, Nyoman sarwa menyampaikan bahwa dirinya duduk di komisi IV DPRD Sulut yang membidangi kesejahteraan rakyat.

    “Karena memang kita tahu daerah bolaang mongondow ini mayoritas petani sehingga jika ada aspirasi terkait pertanian sampaikan saja walaupun diluar mitra kerja komisi IV. Tetap kita akan sampaikan melalui lintas komisi apalagi dari fraksi Nasdem terdistribusi di semua komisi dari 4 komisi yang ada di DPRD Sulut,” Jelas Politisi Partai NasDem itu.

    Adapun aspirasi yang masuk, diantaranya:

    – Meminta adanya pembangunan drainase sepanjang jalan desa langagon yang merupakan jalan trans, jika musim penghujan sering terjadi banjir karena air meluap sampai jalan raya.

    -Bantuan alat pertanian berupa hentrektor dan traktor.

    – Bantuan pupuk, bibit dan racun Hama.

    -Meminta bantuan bagi pemerintah agar supaya memberikan solusi dalam pengurusan kartu tani, karena salah satu syarat untuk memiliki kartu tersebut masyarakat harus memiliki lahan sendiri, sedangkan banyak masyarakat yang di desa langagon sebagian besar 99,9% berprofesi sebagai petani dan sebagian juga tidak memiliki lahan tersebut tetapi hanya sebagai penggarap.

    – Adanya bantuan rumah ibadah/masjid di desa langagon.

    – Bantuan alat olah raga

    Menanggapi aspirasi yang masuk, Legislator Dapil BMR itu menuturkan akan sampaikan hal itu kepada pemerintah dalam hal ini Gubernur Sulut melalui dinas terkait.

    “Sebagai pokok-pokok pikiran DPRD dan akan di serahkan langsung kepada pemerintah daerah agar nantinya bisa ditindaklanjuti sebagai bahan masukan penyusunan RKA (Rencana kerja pemerintah daerah) karena pemerintah daerah sebagai eksekutor atau pengguna Anggaran melalui dinas terkait,” Jawabnya.

    (ABL)

  • Serap Aspirasi di 3 Desa, BW Janji Akan Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakyat

    test.petasulut.com/, SULUT – Politisi Partai NasDem Sulut, Braien Waworuntu terus eksis dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pokok (Tupoksi) sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulut tapi juga berjuang sampai pada tahap realisasi.

    Terbukti, pada selasa (30/11) Ketua Komisi IV DPRD Sulut tersebut menggelar kegiatan reses III tahun 2021 dengan menyambangi warga Desa Rumengkor, Kembes dan Kali kabupaten Minahasa.

    Hal itu dilakukan BW guna menjaring aspirasi masyarakat berupa keluhan, masukan serta usulan yang nantinya akan dibawah ke lembaga legislatif untuk bisa direalisasikan.

    Adapun beberapa aspirasi masyarakat dari ketiga Desa yang disambangi BW yang dianggap penting untuk diperjuangkan, diantaranya:

    Desa Rumengkor : Terkait dengan jalan penghubung dari Desa Rumengkor ke Minahasa Utara, Pelebaran jalan utama, Pembuatan talud-talud penahan tanah longsor.

    Desa Kembes : Memperhatikan data penerima bantuan BPJS pemerintah, akses jalan utama untuk diperlebar serta bantuan pendidikan.

    Desa Kali : Infrastruktur jalan desa Kali – Kinilow, bantuan pendidikan, bantuan alat perkebunan serta bantuan untuk pembangunan kantor desa.

    Merujuk pada aspirasi tersebut, Legislator Dapil Minahasa-Tomohon saat dimintai keterangan, berjanji bahwa aspirasi masyarakat tersebut akan di bawah olehnya kepada pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah provinsi Sulawesi Utara.

    “Ini merupakan tugas kami untuk kembali ke dapil dan meresap aspirasi dari masyarakat di dapil kami. Saya pribadi akan membawa aspirasi ini untuk disampaikan ke pemerintah provinsi. Ini tugas saya sebagai pelayan masyarakat,” Ucapnya.

    BW juga menambahkan bahwa aspirasi masyarakat tersebut akan di pilah mana yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan mana yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten kota.

    “Yang merupakan kewenangan provinsi itu akan kami usahakan terealisasi. Untuk yang merupakan kewenangan kabupaten kota, akan kami bawah ke Bupati/Walikota untuk ditindaklanjuti. Intinya kami akan perjuangkan aspirasi dari ketiga desa tersebut,” Tambahnya.

    (ABL)

  • Reses STELLA RUNTUWENE, Masalah Infrastruktur Jadi Keluhan Warga Tumaluntung

    test.petasulut.com/, SULUT – Terus berupaya mengedepankan kesejahteraan rakyat, Anggota DPRD Sulut Stella Runtuwene menggelar reses III tahun 2021 dengan bertemu dengan warga desa Tumaluntung Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (25/11/21).

    Pada kesempatan itu, sejumlah aspirasi pun disampaikan warga Tumaluntung, antara lain terkait perbaikan infrastruktur jalan.

    Warga berharap pelebaran ruas jalan Tumaluntung ke Tareran, serta perbaikan jalan penghubung pertigaan Tumaluntung ke Ranolambot desa Wuwuk dikecamatan Tareran dapat direalisasikan.

    Warga juga meminta agar hasil pekerjaan pembangunan akses jalan tembusan Kapoya ke Wuwuk sepanjang empat kilometer dilanjutkan.

    Selain itu, warga berharap wakil rakyat Stella Runtuwene perjuangkan perintisan akses jalan perkebunan Terende Pakobitan sepanjang lima Kilometer.

    Tak ketinggalan, warga memanfaatkan kesempatan tersebut menitip aspirasi perhatian lampu penerangan di ruas jalan utama desa Wuwuk.

    “Kami juga minta agar ada perbaikan jalan Trotoar dari masuk Wuwuk sampai perbatasan karena disebabkan pembongkaran kabel optik tapi tidak di perbaiki,” pinta warga.

    Menanggapi keluhan masyarakat, Runtuwene berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke lembaga DPRD serta instansi terkait sesuai kewenangan.

    ” Aspirasi bapak/ibu tentu menjadi catatan penting saya namun tentunya berdasarkan kewenangan yang ada. Yang menjadi kewenangan Provinsi akan dikoordinasikan dengan mitra kerja melalui instansi terkait, sementara yang menjadi kewenangan Kabupaten/kota akan diteruskan kepada kepala daerah Kabupaten/Kota untuk diperhatikan,” katanya.

    (ABL)

  • Sekwan GLADY Puji Terobosan MJP Dalam Penjaringan Aspirasi

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka mendengarkan dan menyerap aspirasi konstituen atau disebut dengan reses, semua anggota DPRD Sulut turun kembali ke dapil masing-masing.

    Kewajiban inipun langsung dilakukan Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan, dengan melaksanakan reses III tahun 2021 di Desa Kema I, Minahasa Utara, senin (29/11).

    Namun ada yang menarik dalam kegiatan reses tersebut, dimana Wakil Ketua Bapemperda DPRD Sulut, Melky Pangemanan dalam perencanaan pelaksanaan kegiatan reses, pada beberapa hari sebelumnya melalui staff pendamping sekretariat DPRD telah membagikan kuesioner ke warga Kema 1 dan 2 yang akan mengikuti reses.

    Kuesioner itu diberikan ke warga guna menyampaikan keluhan, masukan serta usulan dalam bentuk tertulis. Hal itu dilakukan MJP agar semua aspirasi dari warga dapat diserap.

    “Karena yang saya dapati di lapangan pada saat reses, banyak warga yang berkerinduan untuk menyampaikan keluhan ataupun usulan namun sangat sulit untuk dibahasakan, apalagi dalam kegiatan resmi seperti ini. Oleh karena itu saya berinisiatif membagikan kuesioner ke warga di 1 atau 2 hari sebelum pelaksanaan reses. Contohnya hari ini di Kema 1 dan 2. Tadi juga saya sudah terima aspirasi tertulis itu dari masyarakat Kema di tiap Jaga,” Jelas MJP usai melaksanakan reses.

    “Hal ini juga ternyata sangat baik dari segi efisiensi waktu, karena memang kalau aspirasi masyarakat dalam bentuk penyampaian langsung di kegiatan reses, 1 hari 1 malam tak bakal habis. Memang reses tadi telah dibuka ruang bertanya namun hanya 2 sampai 3 pertanyaan langsung dari warga. Efisiensi waktu pelaksanaan reses Ini juga mendukung pemerintah di masa Pandemi covid-19. Saya kira ini sangat efektif,” Tambah MJP.

    Disisi lain, Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu saat melakukan monitoring mengaku salut atas terobosan yang di laksanakan MJP pada reses kali ini.

    “Pada reses kali ini Pak Melky membuat terobosan yang luar biasa. Salah satunya dengan menjaring aspirasi masyarakat menggunakan kuesioner. Kuesioner yang dibagikan ke masyarakat menjadi metode yang efektif dan efisien, dalam mengakomodir begitu banyaknya masalah yang ada di masing-masing dapil. Dengan kuesioner ini, penyampaian aspirasi menjadi lebih rinci dan tertata rapi,” Jelas Kawatu.

    “Ini juga dapat meminimalisir waktu reses dari anggota dewan di lapangan,” Tambahnya.

    Terpantau, kegiatan Reses ini tetap pengedepankan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran virus corona.

    (ABL)

  • Perangkat Kelurahan di Bitung Minta Naikan Insentif, KALOH: Saya Akan Teruskan ke Walikota

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka mendengarkan dan menyerap aspirasi konstituen atau disebut dengan reses, semua anggota DPRD Sulut turun kembali ke dapil masing-masing.

    Hal itupun dilakukan Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh dalam masa reses III tahun 2021 dengan menyambangi Kecamatan Girian dan Madidir, Rabu (24/11).

    Pada kesempatan itu, berbagai aspirasi masyarakat pun disampaikan ke legislator PDIP itu seperti perbaikan kerusakan di Jalan 46, penanganan terhadap banjir yang kerap terjadi, optimalisasi layanan air bersih, dan penyaluran bantuan dampak pandemi Covid-19.

    Ada juga usulan tentang kenaikan insentif bagi Pala dan Ketua RT yang disampaikan Zubair Paputungan, Ketua RT 16, Kelurahan Wangurer Barat.

    “Kami harap Pak Ebi (sapaan akrab Fabian,red) bisa menyampaikan ini ke Pak Walikota. Kalau insentif naik kinerja kami pasti akan lebih baik,” ujarnya yang langsung disambut antusias semua yang hadir.

    Zubair mengaku usulan itu bukan didasari kepentingan pribadi. Ia menyebut hal dimaksud untuk lebih memotivasi mereka dalam bekerja.

    “Tugas kita melayani masyarakat karena kita sebagai ujung tombak pemerintah. Tapi terus terang kewajiban kita bukan cuma itu. Kita juga punya kewajiban melayani istri-suami dan anak di rumah,” tuturnya sambil tersenyum.

    Menanggapi itu, Personil Komisi I DPRD Sulut itu mengatakan walaupun itu bukan bagian dari tupoksinya, ia berjanji akan meneruskan hal itu ke Pemkot Bitung. Terlebih ia tahu betul insentif perangkat kelurahan di daerah ini masih terbilang rendah.

    “Saya catat dan akan saya teruskan. Saya yakin Pak Maurits (Mantiri) dan Pak Hengky (Honandar) akan memikirkan usulan ini,” katanya.

    Sekedar informasi, Pemkot Bitung saat ini memberi insentif bagi Pala sebesar Rp 1.750.000 per bulan, dan Ketua RT senilai Rp 1.250.000 per bulan.

    Dalam kegiatan reses kemarin Fabian banyak berbagi kenangan dirinya semasa menjadi birokrat di Pemkot Bitung. Kebetulan jabatan terakhirnya sebelum pensiun dini sebagai Asisten I, sehingga punya kaitan erat dengan tupoksi Lurah, Pala dan Ketua RT.

    Tujuan ia berbagi kenangan adalah memotivasi perangkat kelurahan yang hadir. Ia meminta mereka bekerja sebaik mungkin menjadi kepanjangan tangan Walikota dan Wakil Walikota. Aleg Dapil Bitung-Minut ini mengibaratkan Pala dan Ketua RT sebagai wajah dari Pemkot Bitung.

    “Ada warga yang tidak suka Walikota bukan karena Walikotanya, tapi karena sikap aparat pemerintah yang ada di bawah. Misalnya, ada Pala dan Ketua RT yang malas kerja bakti. Itu dampaknya pasti ke Walikota. Masyarakat akan menilai Walikota salah mengangkat Pala dan Ketua RT, hanya asal-asalan saja. Tapi sebaliknya, jika Pala dan Ketua RT bekerja bagus maka mereka akan dihormati warga termasuk juga Walikotanya. Jadi ingat baik-baik, bapak-bapak dan ibu-ibu ini adalah wajah Walikota dan Wakil Walikota. Ketika bapak-bapak dan ibu-ibu melakukan kesalahan, maka yang tercoreng adalah wajah Walikota dan Wakil Walikota,” tandasnya memberikan motivasi.

    (ABL)

  • Jhony Panambunan Reses di Paniki Atas, Kelangkaan Pupuk dan Bibit Jagung Dikeluhkan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam masa reses III tahun 2021, Anggota DPRD Sulut Jhony Panambunan menyambangi Desa Paniki Atas Minahasa Utara Jumat, (26/11/21).

    Hal itu dilakukan Politisi Partai NasDem itu guna menyerap dan mejaring aspirasi masyarakat. Persoalan kelangkaan Pupuk dan bibit tanaman jagung pun mencuat ke permukaan.

    Dihadapan anggota komisi I ini, masyarakat meminta perhatian serius Pemerintah Provinsi khususnya instansi terkait agar memperhatikan keluhan petani.

    ” Kami meminta perhatian pemerintah agar kebutuhan kami sebagai petani dapat diperhatikan. Kalau dulu untuk mendapatkan pupuk sangat mudah tapi sekarang sangat sulit, apalagi harga bibit saat ini lebih mahal dari beras, ” keluh salah satu warga.

    Selain itu masyarakat Paniki Atas juga mengharapkan adanya bantuan lampu jalan di setiap lorong yang ada di wilayah tersebut.

    Tak ketinggalan di sektor UMKM, perwakilan PKK Desa Paniki Atas menyuarakan aspirasinya kepada legislator dapil Minut – Bitung ini agar bisa memfasilitasi melalui Dinas terkait guna mendapatkan bantuan yang dibutuhkan untuk menopang kegiatan PKK.

    “Kami berharap Pak Dewan dapat memperjuangkan kebutuhan kami PKK desa dengan fasilitas alat masak untuk usaha catering bagi kelompok – kelompok UMKM yang merupakan salah program PKK di Desa Paniki Atas, ” tandas perwakilan PKK setempat.

    Menanggapi aspirasi masyarakat, Panambunan berjanji akan menyampaikan keluhan serta harapan masyarakat melalui komisi dan dinas terkait.

    ” Saya juga berharap apa yang menjadi aspirasi bapak/ibu masyarakat Paniki Atas mendapat perhatian pemerintah. Tentu apa yang menjadi aspirasi yang disampaikan bapak/ibu menjadi perhatian khusus saya, ” kuncinya.

    (ABL)