Category: Politik dan Pemerintahan

  • Wali Kota Manado Bersama Wakil Kunjungi Kantor Sinode GMIM

    test.petasulut.com/, Manado – di balik kesibukan membenah dan menata Kota Manado, Bpk. Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang menyempatkan waktu untuk mengunjungi tempat yang sebelumnya pernah mereka kunjungi waktu sebelum menjadi Wali dan Wawali di Kota Manado.

    Wali dan Wawali sebelumnya pernah mengunjungi Kantor Sinode GMIM yang berlokasi di Kota Tomohon, Sulawesi Utara waktu pencalonan di pilkada lalu, dan pada waktu itu pasangan AA-RS mendapat Doa pengutusan agar diberi kekuatan dan kemampuan untuk mengikuti pesta demokrasi pilkada.

    Ternyata lewat doa itu pun mereka berhasil meraih kemenangan dalam kontestasi tersebut dan mendapat kepercayaan dari masyarakat Kota Manado untuk menahkodai Kota Manado Kearah yang lebih baik.

    Tidak seperti kacang lupa kulit, Wali Kota Manado dan Wakil hari ini, Jumat (18/6) datang mengunjungi kembali ke Kantor Sinode GMIM.

    Tujuan mereka saat itu pun tidak untuk membahas terkait Politik dan hal yang berkaitan itu. Kali ini kunjungan mereka hanya benar-benar bersilaturahmi di Kantor Sinode GMIM.

    Kedatangan Mereka pun disambut baik oleh Ketua Sinode GMIM Bpk. Pdt. Dr. Hein Arina.

    Dalam pertemuan tersebut tidak ada hal yang khusus di bahas, melainkan hanya diskusi-diskusi ringan dan yang urgen seperti terkait pandemi C-19. Dalam diskusi itu pun Wali dan Wawali Meminta pendapat dan dukungan atas Program Vaksinasi Hebat. Mereka meminta agar Sinode terutama Jemaat GMIM di Kota Manado ikut serta dan mendukung program Vaksinasi ini.

    Usai berbincang Wali Kota dan Wakil kembali di Doakan oleh Ketua Sinode GMIM Bpk. Pdt. Hein Arina agar selalu diberikan Kekuatan dan kemampuan, Hikmat serta Kebijaksanaan dalam menjalankan Pemerintahan di Kota Manado.

  • 51 Pegawai Tak Lulus TWK, JT Dukung Keputusan KPK

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Prov Sulut) Ir. Julius Jems Tuuk menanggapi serius perihal polemik yang terjadi di dalam tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana, ada 51 pegawai dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pada beberapa waktu lalu.

    Dihadapan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK Andi purwana dan Rusvian, Politisi partai PDIP itupun menyatakan sikap mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pemerintah terkait keputusan strategis dalam hal pemberantasan korupsi.

    Sikap tersebut disampaikan Legislator perwakilan Bolmong Raya ini disela-sela kegiatan Audiensi dan koordinasi program pemberantasan korupsi terintegrasi yang dilaksanakan KPK bersama seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut di ruang rapat paripurna gedung kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang terletak dibilangan Jl Raya Manado-Bitung, Kelurahan Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget Kota Manado, Rabu (16/6) siang.

    “Saya, Ir. Julius Jems Tuuk Dapil Bolmong Raya menyatakan sikap mendukung. Sekali lagi mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh Ketua KPK bapak Firli dan pemerintah terkait dengan keputusan strategis dalam hal pemberantasan korupsi. Di mana, kalau tidak salah lihat, ada 51 orang yang dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan,” ucap sekretaris Komisi IV DPRD Sulut itu.

    “Sekali lagi, saya sampaikan kembali, mendukung keputusan dari bapak Firli dan kawan-kawan dan pemerintah,” pungkas JT sapaan akrabnya.

    (ABL)

  • Fraksi Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Petani CAP TIKUS

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rapat Paripurna DPRD Sulut tentang Penyampaian dan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2020, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (15/06/2021).

    Fraksi Demokrat di DPRD Sulut meminta pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw untuk memperhatian nasib petani Cap tikus.

    Fraksi Demokrat melalui Anggota DPRD Henry Walukow menyerahkan pandangan umum Fraksi ke Gubernur, Wakil Gubernur Sulut dan Pimpinan DPRD

    Nasib petani Cap Tikus sampai hari ini dinilai Fraksi Demokrat belum mendapakan perhatikan lebih dari Pemerintah Provinsi Sulut.

    “Fraksi Demokrat memberikan catatan kepada Pemerintahan Olly-Steven untuk lebih memperhatikan potensi petani Cap Tikus di Sulut, agar lebih diperhatikan,” ungkap anggota Fraksi Demokrat, Henry Walukow.

    Demokrat pun mengharapkan, pemerintah dapat mewujudkan laboratorium produk unggulan pertanian di Sulut, termasuk di dalamnya Cap Tikus, sehingga pasarnya dapat bersaing di tingkat lokal, nasional bahkan hingga internasional.

    (ABL)

  • Pemanfaatan Dana PEN, RUNTUWENE: Fokus Pada Kebutuhan Masyarakat, Bukan Kepentingan

    test.petasulut.com/, SULUT – Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut, Stella Runtuwene mengingatkan kepada pemerintah provinsi Sulut soal dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dialokasikan untuk proyek padat karya kiranya dapat dilaporkan secara menyeluruh.

    Hal itu diingatkan Stella saat rapat Pembahasan pertanggungjawaban Anggaran dalam APBD 2020, antara TAPD Sulut bersama Banggar DPRD Sulut pada Rabu (16/6) siang.

    “Ini sangat penting dilakukan agar Banggar dapat mensosialisasikannya ke masyarakat soal pemanfaatan dana PEN,” ungkap Anggota Banggar, Stella Runtuwene.

    Politisi Partai NasDem Sulut itu juga menuturkan bahwa perlu ada laporan secara tertulis terkait pemanfaatan dana PEN agar bisa dilihat proyek padat karya mana saja yang dibiayai oleh dana PEN.

    ” Untuk mendapatkan resume yang nantinya dapat dicocokan dengan apa yang menjadi kebutuhan rakyat, kami minta data laporan proyek padat karya,” ungkap Sekretaris Fraksi NasDem itu.

    Tak hanya itu, Aleg Dapil Minsel-Mitra itu juga mengatakan bahwa perlunya sebuah laporan, mengingat kebijakan penetapan anggaran program yang dilaksanakan lewat APBD sering terjadi politik kepentingan, padahal ada banyak aspirasi masyarakat yang sifatnya mendesak dan telah lama bahkan bertahun-tahun terbengkalai, namun sering lupa diakomodir padahal sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat.

    ” Kami berharap skala prioritas program yang ditetapkan lebih mengutamakan urgensi dari apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bukan pada kepentingan,” kata Runtuwene.

    Diketahui, terkait APBD Sulut tahun anggaran 2020 yang laporan pertanggungjawabannya sementara dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Sulut, terjadi dua kali Refocusing, sehingga pemerintah lebih mengutamakan bagaimana melaksanakan penanganan kesehatan untuk masyarakat serta melaksanakan proyek strategis.

    (ABL)

  • Dihadapan Eksekutif, Fraksi NasDem Sulut Ajak Semua Pihak Peduli Lingkungan Hidup

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam pandangan umum fraksi-fraksi, di rapat paripurna DPRD Sulut dalam rangka penyampaian dan Penjelasan Gubernur Sulut terhadap Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (15/06/2021).

    Fraksi Nasdem menyampaikan pandangannya melalui Mohammad Wongso, politisi dari dapil Bolaang Mongondow Raya.

    Dihadapan pihak Eksekutif yang dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, didampingi Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Fraksi Nasdem meminta semua pihak menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

    “Kami Partai Nasdem mengajak semua pihak untuk dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Fraksi Nasdem juga akan terus mengawal setiap proses investasi dan pembangunan agar selalu berada pada aspek-aspek lingkungan, sosial dan tata kelola yang baik demi keberlanjutan perekonomian dan keberlanjutan di Provinsi Sulut,” ujar Wongso.

    Nasdem mengajak semua pihak untuk menjaga ekosistem laut.

    “Mari jaga laut kita, karena pentingnya ekosistem laut untuk manusia, pengelolaan laut yang berkelanjutan dan kekayaan sumber daya maritim akan terus mendukung pemulihan ekonomi dan menjadi landasan untuk pembangunan yang lebih berkelanjutan,” jelas Wongso.

    (ABL)

  • Pemkot Manado Teken Kerjasama Dengan BPKP Dan BSG

    test.petasulut.com/, Manado – Pemerintah Kota Manado teken kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) guna pemanfaatan Kas Daerah secara online.

    Walikota Manado Bpk. Andrei Angouw mengawali aktivitasnya dengan menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan BPKP dan BSG di Kantor Bank SulutGo, Selasa (15/6). Hal itu pun dikutip di Halaman Facebook Pemerintah Kota Manado.

    Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Bank SulutGo itu menyangkut tentang Pemanfaatan Aplikasi Kas Daerah secara Online Sistem yang Terintegrasi dengan Aplikasi Simda Keuangan dalam rangka Peningkatan Pelayanan Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kota Manado.

    Yang hadir dalam kegiatan tersebut ada Sekda Manado, Micler C.S Lakat, Dirut Bank SulutGo Revino Pepah, Kepala BPKP Setya Nugraha, serta Unsur direksi dan Jajaran Pimpinan BSG.

  • WONGSO: Ranperda BMD Sudah Tahap Finalisasi

    test.petasulut.com/, SULUT – DPRD provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui panitia khusus (Pansus) Barang Milik Daerah (BMD) pemerintah provinsi Sulawesi Utara memasuki babak final.

    Hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua Pansus Mohammad Wongso seusai menggelar rapat koordinasi Pansus bersama pemerintah provinsi yang di hadiri oleh Asisten Administrasi Umum atau Asisten III Gemmy Kawatu didampingi Sekwan Glady Kawatu, Selasa (15/6).

    “Jadi Rapat ini dilaksanakan bertujuan untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), yang sebelumnya pembahasan telah kami lakukan sampai pada turun lapangan mengecek langsung BMD yang ada. Pada saat ini, kami (Pansus) tinggal finalisasi terkait dengan aturan yang ada,” Jelas Wongso.

    Dirinya pun berharap, rancangan peraturan daerah (Ranperda) ini bisa segera menjadi peraturan daerah (perda) sehingga pemerintah provinsi bisa menjadikan ini sebagai acuan untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah terutama terkait dengan BMD.

    Pun, Politisi asal Bolaang Mongondow Raya ini menyebut bahwa Pansus akan mengejar waktu secepatnya untuk penetapan perda ini.

    “Kami usahakan secepatnya sudah selesai, ini tinggal penyesuaian saja di pemprov. Memang ada aturan yang harus disesuaikan lagi oleh Pansus dan itu menjadi sedikit kendala saat ini. Tapi kami mengusahakan secepatnya selesai perda ini. Dan untuk jadwal selanjutnya, kami (Pansus) akan mengatur waktu dengan pihak sekertariat pertemuan berikutnya. Rencananya besok, tapi kalo besok belum sempat nanti kami jadwalkan Senin dan/atau Selasa pekan depan ini sudah harus clear,” Tutup Politisi Partai Nasdem tersebut.

    Sebelumnya, Pansus bersama pemerintah Provinsi telah selesai membahas draft Ranperda tersebut. Pasal demi pasal telah selesai dibuat dan telah melalui pembahasan sampai pada turun lapangan untuk melihat langsung dilapangan.

    (ABL)

  • Harga Cengkih dan Kopra Naik, JAK Apresiasi Kerja Keras Pemprov

    test.petasulut.com/, SULUT – Harga Komoditi Kopra dan Cengkih di Sulut pada waktu lalu sempat anjlok. Masyarakat pun pada waktu itu berteriak kepada pemerintah untuk menaikkan kembali harga Kopra dan Cengkih.

    Namun kini, keseriusan pemerintah Provinsi Sulut dibawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandow (ODSK) dalam upaya peningkatan harga komoditi Kopra dan Cengkih patut mendapat acungan jempol.

    Dimana, harga pasaran kopra yang mencapai Rp.14 ribu/kg serta cengkih Rp/125 ribu/kg.

    Hal itupun diapresiasi oleh wakil rakyat Sulut James Arthur Kojongian.

    Politisi partai Golkar yang akrab disapa JAK ini menilai kerja keras pemerintahan ODSK untuk mensejahterakan petani di daerah bumi nyiur melambai sangat dirasakan masyarakat dengan naiknya harga pasaran kopra dan cengkih.

    Membaiknya harga kedua komoditi tersebut menurut JAK, sangat membantu pendapatan ekonomi masyarakat dalam menghadapi situasi sulit akibat Pandemi covid 19 saat ini.

    ”Ini adalah bukti kepedulian pak Gubernur Olly Dondokambey dan wakil Gubernur pak Steven Kandow dan jajaran Pemprov Sulut kepada masyarakat petani bahkan lebih dari itu sebagai bentuk dorongan bagi para pengusaha di dua komoditi ini, agar lebih lagi membuka harga lebih tinggi secara perlahan namun pasti” ungkap JAK Selasa, (15/6).

    JAK menambahkan sebagai wakil rakyat dirinya memberi dukungan penuh kepada Pemprov maupun instansi terkait yang tetap setia berpikir untuk kesejahteraan serta memakmurkan rakyat Sulut.

    Disisi lain legislator Dapil Minsel – Mitra ini berharap, para petani di Sulut dapat berkolaborasi serta bersinergi dengan pemerintah maupun sesama petani terutama memperhatikan kualitas produksi agar komoditi primadona andalan Sulawesi Utara ini semakin baik bahkan lebih meningkat dari sisi harga pasaran.

    (ABL)

  • Lomba kelurahan Tingkat Kota Manado, Wawali Datangi Kec. Malalayang Dua

    test.petasulut.com/, Manado – Pemerintah Kota Manado menyelenggarakan kegiatan tahunan guna mrgnukur dan memfollow up kinerja Pemerintahan agar tetap maksimal melakukan pelayanan publik.

    Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan tingkat Kota Manado itu di ikuti seluruh kelurahan/kecamatan yang ada di Kota Manado. Senin (14/6) kemarin, Wakil Walikota bpk. Richard Sualang mewakili Pemerintah Kota Manado mendatangi Kecamatan Malalayang dua untuk mengecek kesiapan dan bagaimana Pelayanan Masyarakat disana.

    Pada kesempatan itu Wakil Walikota Manado bpk. Richard Sualang berpesan kepada Perangkat Kecamatan Hingga kepala lingkungan agar melayani dengan baik. Pesan ini sering ia sampaikan disetiap dia mengunjungi kelurahan/kecamatan.

    ”Pemerintah adalah garda terdepan dalam pelayanan dan pembangunan. Kegiatan tahunan seperti ini adalah waktu yang tepat untuk mengukur sejauh mana kinerja yang berdampak positif bagi pelayanan masyarakat.” Pesan Wawali Kota Manado saat itu.

    Ia pun tak lupa mengingatkan warga untuk mengikuti program vaksinasi Hebat yang diadakan oleh Pemerintah Kota Manado untuk mempercepat penanganan covid-19 di Kota Manado.

    “tak lupa juga, bagi masyarakat Vaksinasi harus terus berjalan.” ujarnya.

    Diketahui, pada kesempatan itu juga Wawali Memberikan bantuan kepada Penyandang Disabilitas dan menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara simbolis kepada masyarakat Kecamatan Malalayang terlebih khusus Kecamatan Malalayang dua.

  • Roland Roeroe Sebut Kritikan Terhadap PD Pasar Sebagai Vitamin

    test.petasulut.com/, Manado – sebelumnya Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado di cap Pandang enteng oleh Komisi III DPRD Kota Manado karena tidak tepati janji untuk mendampingi kunjungan kerja mereka di pasar bersehati, kel. Calaca, Kec. Wenang. Sabtu (5/6). Kinjungan itu bertujuan untuk melihat tumpukan sampah di wilayah tersebut yang belum ditangani selama sepekan.

    Yang terjun langsung dalam kunjungan tersebut ada Ketua Komisi III Rony Makawata, didampingi anggota komisi III Lainnya, antara lain Jean Sumilat dan Lucky Datau. Dan ikut hadir kepala Dinas Lingkungan Hidup Manado Franky Porawouw bersama jajaran, tinggal dari PD Pasar Manado yang tidak ada perwakilan yang hadir pada waktu itu.

    Menanggapi hal tersebut Dirut PD Pasar Manado Roland Roeroe mengatakan bahwa hal itu merupakan bentuk kepedulian dan fungsi pengawasan dari legislatif.

    "Beberapa waktu lalu kami diundang secara resmi oleh lembaga DPRD Manado dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan agenda bersama Panitia Khusus (Pansus) Penataan Pasar. Disana kami memaparkan program yang sudah berjalan dan akan dilaksanakan. Semua program itu didukung mereka yang di dalamnya ada elemen lintas Fraksi." Terangnya kepada awak media setelah ditemui di kantor Walikota Manado, kamis (10/6).

    “Jadi secara kelembagaan kami didukung penuh oleh Pansus Penataan Pasar DPRD Manado, dibawah pimpinan Ibu Jean Sumilat. Jadi kalau ada kritikan dari pribadi itu sah-sah saja. Namun secara institusi resmi kami mendapatkan support,” jelasnya.

    Selanjutnya, diperiode yang belum lama itu memang PD pasar menjadikan semua kritikan sebagai bahan motivasi. Agar bisa mengevaluasi kinerja kedepan lebih baik.

    “Bagi kami kritik itu vitamin. Ini merupakan support kepada PD Pasar. Karena semakin banyak kritikan kepada kami, berarti banyak yang sayang,” tandasnya.