Category: Politik dan Pemerintahan

  • Sambut Natal dan Tahun Baru, SARWA: Rayakan Dengan Penuh Kedamaian

    test.petasulut.com/, SULUT – Perayaan hari besar umat kristiani yakni hari Natal tinggal sepekan lagi. Dalam menyambut momentum tersebut, Anggota DPRD Sulut I Nyoman Sarwa pun tak lupa mengucapkan selamat menyongsong hari Natal 25 Desember 2021 dan Tahun baru 1 Januari 2022 buat seluruh umat Kristiani dimanapun berada terlebih khusus yang ada di Indonesia.

    Natal Tahun 2021 ini mengusung Tema "cinta kasih kristus yang mengerakkan persaudaraan".

    Tema Natal Tahun 2021 kali ini dikutip dari ayat Alkitab 1 Petrus 1: 22: “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.”

    "Momen Natal ini juga hendaknya menjadi sarana masyarakat indonesia terlebih khusus sulut untuk merefleksikan diri bercermin sebagai sebuah bangsa dalam mengimplementasikan rasa cinta kasih kepada sesama anak bangsa," Ujar Politisi Partai NasDem DPRD Sulut itu, minggu (19/12) kepada media ini.

    https://test.petasulut.com/safari-natal-pewarna-sulut-berbagi-kasih-di-panti-werdha-damai-dan-panti-asuhan-al-ikhwan/

    Untuk kedua kalinya perayaan Natal di tengah pandemi Covid-19, Personil Komisi IV DPRD Sulut itu mengakui berkat kerja keras pemerintah, keterlibatan berbagai lembaga swasta dan semangat persaudaraan yang merupakan sifat hidup bangsa kita, sekarang ini kita sudah berada dalam keadaan jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu yang lalu.

    "Tetapi memulihkan keadaan, mengatasi akibat-akibat dahsyat pandemi Covid-19, yang menyangkut berbagai segi dan wilayah kehidupan masih membutuhkan waktu dan usaha keras seluruh warga bangsa -pemerintah, lembaga-lembaga dan warga masyarakat. Untuk itu perlu semangat persaudaraan dalam arti yang seluas-luasnya," Jelas Sarwa.

    Aleg Dapil BMR itu juga berharap semoga Natal Tahun 2021 ini menjadi perayaan yang dipenuhi kedamaian, 'AMIN'.

    "Sekali lagi saya mengucapkan Selamat menyambut hari Natal tahun 2021 dan Tahun baru tahun 2022," Ucapnya.

    (ABL)

  • Jalan Kinilow-Kali di Aspal, BW Penuhi Janjinya ke Masyarakat

    test.petasulut.com/, SULUT – Melekat erat jabatan Anggota DPRD Sulut tentunya harus dibarengi dengan tanggungjawab untuk melaksanakan kewajiban dalam tugas pokok yakni fungsi Batgeting, Legislasi dan pengawasan.

    Pun, aspirasi berupa keluhan dan usulan masyarakat jangan hanya ditampung tapi harus diperjuangkan sampai ke tahap realisasi.

    Seperti yang dilakukan Anggota DPRD Sulut, Braien Waworuntu dalam hal pemperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Terbukti, pada waktu reses Braien Waworuntu di Kinilow pada bulan April 2021, warga meminta Jalan penghubung dua kabupaten/kota yakni Kinilow ke Kali yang belum di aspal untuk segera dibuat.

    Juga pada reses BW di desa Kali pada November 2021 lalu, warga mengeluhkan hal yang sama yaitu Infrastruktur jalan desa Kali – Kinilow.

    Atas dasar keluhan dari warga Kinilow dan Kali membuat Braien Waworuntu semakin fokus untuk memperjuangkan infrastruktur Kinilow-Kali.

    Alhasil, terinformasi bahwa pengaspalan jalan penghubung Kinilow-Kali sementara dilakukan dan ditargetkan akan selesai tahun ini.

    https://test.petasulut.com/braien-fokus-mengawal-aspirasi-warga-kinilow/

    Mengenai hal baik ini, Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu saat dimintai keterangan mengatakan bahwa perjuangan sampai pada tahap realisasi ini memang sudah menjadi tugas Anggota DPRD.

    "Kami Anggota DPRD Sulut terus mengingatkan eksekutif dalam hal ini instansi terkait untuk segera memperbaiki jalan penghubung tersebut. Ini harus dan wajib dilakukan, karena warga sangat butuh," Ucap politisi partai NasDem Sulut, selasa (14/12) diruang kerjanya.

    Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu juga mengakui bahwa semuanya ini dilakukan hanya untuk masyarakat Sulawesi Utara.

    "Dengan adanya jalan penghubung ini, kiranya masyarakat yang bermukim di Kinilow dan Kali dapat semakin terbantukan dalam usaha dan pekerjaan sehari-hari," Tutup BW.

    (ABL)

  • DPRD Sulut dan Media Pererat Sinergitas Guna Mendukung Tupoksi Wakil Rakyat

    test.petasulut.com/, SULUT – Terus menjalin sinergitas dan koordinasi yang baik dengan Media yang melakukan peliputan di DPRD Sulut, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara mengadakan media gathering yang bertema “Peran Media dalam Mendukung Tugas dan Fungsi DPRD Sulut,” pada Senin (6/12/2021) di Ranowangko Beach, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa.

    Hadir pada kegiatan itu yakni Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh dan Melky Pangemanan, Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu beserta jajaran sekretariat.

    Kawatu dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini diperuntukan untuk mempererat silaturahmi dan koordinasi antara Forum Wartawan Dewan (Forward) dan DPRD Sulut.

    “Ini perlu dilakukan karena Pers sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia sangat menunjang fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Sulut, beserta program pembagunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” bukanya.

    “Kami bersyukur karena lewat kegiatan seperti ini, sinergitas kita semakin terjalin dengan baik. Tidak hanya dalam mempublikasikan pencapaian DPRD Sulut, tapi juga dalam Pers memberikan kritik membangun terhadap kinerja seluruh anggota dewan dan Sekretariat DPRD Sulut,” tambah Sekwan.

    Apresiasi ini diberikan kepada tanpa niatan untuk mengekang kebebasan Pers, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Sekwan tidak ingin para awak media salah sangka dengan pelaksanaan kegiatan.

    “Kami berterima kasih kepada Forward dan wartawan yang meliput di DPRD Sulut, karena sampai saat ini pemberitaannya sebagian besar masih kondusif. Tapi bukan berarti kedepannya kami berniat untuk menekan kebebasan Pers dan mengintervensi aktivitas Jurnalistik kawan-kawan,” ungkap Kawatu.

    “Silahkan beraktifitas sebagaimana tupoksi Pers. Hanya pastikan berita yang dimuat sesuai fakta dan memiliki etikat baik,” tambahnya.

    Disisi lain, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen menuturkan bahwa peran pers di tengah-tengah Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut sangat penting.

    “Masyarakat tidak akan tahu tugas dan fungsi yang sedang dan sementara dilakukan Anggota DPRD Sulut tanpa adanya pers. Untuk itu, Pers sangat berperan aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan Pimpinan bersama Anggota DPRD,” Ucap Silangen.

    Personil Komisi I DPRD Sulut Fabian Kaloh juga pada kesempatan itu mengatakan bahwa Forward (Foruk wartawan DPRD Sulut) telah menjadi media Partner. Kiranya kedepan pers selalu bisa menampilkan pemberitaan yang kondusif.

    “Pers harus memberitakan berita yang sesuai fakta dan harus berbau baik. Tapi sejauh ini saya melihat bahwa teman-teman Forward telah berjuang keras untuk bisa menampilkan pemberitaan yang sangat baik. Kiranya hal itu menjadi buah baik untuk kami anggota DPRD dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, tapi juga menjadi pahala untuk teman-teman pers,” Jelasnya.

    Media gathering ditutup dengan ramah tamah dan rangkaian kegiatan rekreasi yang semakin mempererat hubungan kekeluargaan di DPRD Sulut.

    (ABL)

  • BPK-RI Sulut Gelar Pembukaan PTL dan Keruda Semester II 2021

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulut pada senin (6/12) Pukul 15.00 WITA menggelar Pertemuan Telekonferensi Video Pembukaan Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan Dan Pemantauan Kerugian Negara Kerugian Daerah Semester II Tahun 2021 melalui Zoom Meeting.

    Diketahui, kegiatan ini merupakan implementasi ketentuan Pasal 8 Ayat (5) dan Pasal 10 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.

    Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara Bapak Karyadi, S.E., M.M., Ak. CA., CFrA., CSFA. memimpin pertemuan tersebut.

    Hadir dalam Pertemuan Telekonferensi Video
    ini adalah Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, dan para Wakil Kepala Daerah lainnya, diantaranya Wakil Bupati Minahasa Selatan, Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara.

    Selain para wakil kepala daerah, kegiatan
    diikuti pula oleh para Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Kota dan juga jajaran
    pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

    Pada kesempatan itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dalam sambutannya menyatakan Hasil Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan sampai dengan Semester I Tahun 2021 baru mencapai 77,57%.

    “Semester II Tahun 2021 ini, BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara telah memberi kesempatan koordinasi yang lebih lama
    untuk pelaksanaan tindak lanjut yang diharapkan akan dapat mencapai angka 80%,” Ucap Karyadi.

    Wakil Gubernur dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.

    “Dan yakin bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh pemerintah kabupaten dan kota juga pasti telah melakukan upaya untuk mewujudkan penyelesaian tindak lanjut yang optimal sebagai langkah membentuk Clean Goverment,” Tutur Wagub.

    (ABL)

  • Lauching Buku ‘Audit Itu Gampang’ Kepala BPK-RI Sulut, Karyadi Ungkap Auditor Tidak Sesulit Yang Dibayangkan

    test.petasulut.com/, SULUT – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara, Karyadi S.E., M.M., Ak., CA., CFrA., CSFA menepis anggapan masyarakat maupun lembaga pemerintahan terkait sulitnya proses Audit.

    Hal itu dibuktikan karyadi dengan meluncurkan buku perdana dengan judul “Audit Itu Gampang”, kamis (2/12) di hotel peninsula manado.

    Kegiatan Bedah Buku tersebut pun dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Bupati/Walikota di 15 Kabupaten/Kota, Forkompimda, Dirut BSG Revino Pepah, unsur Pers dan undangan lainnya.

    Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam sambutannya mengatakan bila acara Bedah Buku jarang dilakukan.

    “Kalau yang lain itu biasa,” ujar Kandouw disambutan.

    Wagub Kandouw pun memuji kemampuan Kepala BPK Perwakilan Sulut, Karyadi dalam menulis sebuah buku.

    “Luar biasa! Tidak semua orang bisa,” puji Wagub.

    Masih disambutan Wagub, bila audit bukanlah hal yang muda. Namun demikian audit saat ini menjadi hal yang primer.

    Tak lupa Wagub mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK Sulut, Karyadi yang sudah membuat buku “Audit Itu Gampang”.

    ” Karena bisa menambah pengetahuan, audit itu konsolidasi. Atas nama wagub mengucap selamat kepada pak Karyadi yang mau menulis buku ini, mungkin kecil bagi pak Karyadi tapi sangat besar untuk kita,” tutup Wagub Kandouw.

    Karyadi sendiri disambutan sekaligus ulasan buku “Audit Itu Gampang” mengucapkan terima kasih kepada para undangan.

    Karyadi pun mengaku bila buku ini tepat di usia ke 50 tahun.

    Karyadi juga membenarkan perkataan Wagub Kandouw yang mengatakan bahwa menulis itu bukanlah hal muda dilakukan.

    “Benar kata pak wagub audit itu adalah hal yang menakutkan, menulis buku ternyata susah sekali karena menggunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti,” ucap Karyadi.

    Namun kembali ditegaskan Karyadi, auditor tidak sesulit yang bayangkan, ” tutup Karyadi yang sudah 25 tahun bekerja di lembaga audit.

    Untuk diketahui selain launching buku “Audit Itu Gampang Kepala BPK Sulut ini juga sudah melauncing album lagu yang bisa diakses lewat chanel youtobe miliknya.

    (ABL)

  • Jemput Aspirasi Warga Langagon, SARWA Janji Akan Tindaklanjuti

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban sebagai wakil rakyat, Anggota DPRD Sulut I Nyoman Sarwa menyerap Aspirasi warga Desa Langagon Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow, senin (29/11).

    Di Reses Ill Tahun 2021 tersebut didasari tata tertib DPRD sulut Nomor 2 Tahun 2019 periode 2019-2024, Sarwa pun mempergunakan kesempatan itu untuk turun kedapil atau daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi yang nantinya akan di sampaikan kepada pemerintah daerah sebagai eksekutor atau pengguna Anggaran melalui dinas Terkait.

    Pada kegiatan reses itu, Nyoman sarwa menyampaikan bahwa dirinya duduk di komisi IV DPRD Sulut yang membidangi kesejahteraan rakyat.

    “Karena memang kita tahu daerah bolaang mongondow ini mayoritas petani sehingga jika ada aspirasi terkait pertanian sampaikan saja walaupun diluar mitra kerja komisi IV. Tetap kita akan sampaikan melalui lintas komisi apalagi dari fraksi Nasdem terdistribusi di semua komisi dari 4 komisi yang ada di DPRD Sulut,” Jelas Politisi Partai NasDem itu.

    Adapun aspirasi yang masuk, diantaranya:

    – Meminta adanya pembangunan drainase sepanjang jalan desa langagon yang merupakan jalan trans, jika musim penghujan sering terjadi banjir karena air meluap sampai jalan raya.

    -Bantuan alat pertanian berupa hentrektor dan traktor.

    – Bantuan pupuk, bibit dan racun Hama.

    -Meminta bantuan bagi pemerintah agar supaya memberikan solusi dalam pengurusan kartu tani, karena salah satu syarat untuk memiliki kartu tersebut masyarakat harus memiliki lahan sendiri, sedangkan banyak masyarakat yang di desa langagon sebagian besar 99,9% berprofesi sebagai petani dan sebagian juga tidak memiliki lahan tersebut tetapi hanya sebagai penggarap.

    – Adanya bantuan rumah ibadah/masjid di desa langagon.

    – Bantuan alat olah raga

    Menanggapi aspirasi yang masuk, Legislator Dapil BMR itu menuturkan akan sampaikan hal itu kepada pemerintah dalam hal ini Gubernur Sulut melalui dinas terkait.

    “Sebagai pokok-pokok pikiran DPRD dan akan di serahkan langsung kepada pemerintah daerah agar nantinya bisa ditindaklanjuti sebagai bahan masukan penyusunan RKA (Rencana kerja pemerintah daerah) karena pemerintah daerah sebagai eksekutor atau pengguna Anggaran melalui dinas terkait,” Jawabnya.

    (ABL)

  • Serap Aspirasi di 3 Desa, BW Janji Akan Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakyat

    test.petasulut.com/, SULUT – Politisi Partai NasDem Sulut, Braien Waworuntu terus eksis dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pokok (Tupoksi) sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulut tapi juga berjuang sampai pada tahap realisasi.

    Terbukti, pada selasa (30/11) Ketua Komisi IV DPRD Sulut tersebut menggelar kegiatan reses III tahun 2021 dengan menyambangi warga Desa Rumengkor, Kembes dan Kali kabupaten Minahasa.

    Hal itu dilakukan BW guna menjaring aspirasi masyarakat berupa keluhan, masukan serta usulan yang nantinya akan dibawah ke lembaga legislatif untuk bisa direalisasikan.

    Adapun beberapa aspirasi masyarakat dari ketiga Desa yang disambangi BW yang dianggap penting untuk diperjuangkan, diantaranya:

    Desa Rumengkor : Terkait dengan jalan penghubung dari Desa Rumengkor ke Minahasa Utara, Pelebaran jalan utama, Pembuatan talud-talud penahan tanah longsor.

    Desa Kembes : Memperhatikan data penerima bantuan BPJS pemerintah, akses jalan utama untuk diperlebar serta bantuan pendidikan.

    Desa Kali : Infrastruktur jalan desa Kali – Kinilow, bantuan pendidikan, bantuan alat perkebunan serta bantuan untuk pembangunan kantor desa.

    Merujuk pada aspirasi tersebut, Legislator Dapil Minahasa-Tomohon saat dimintai keterangan, berjanji bahwa aspirasi masyarakat tersebut akan di bawah olehnya kepada pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah provinsi Sulawesi Utara.

    “Ini merupakan tugas kami untuk kembali ke dapil dan meresap aspirasi dari masyarakat di dapil kami. Saya pribadi akan membawa aspirasi ini untuk disampaikan ke pemerintah provinsi. Ini tugas saya sebagai pelayan masyarakat,” Ucapnya.

    BW juga menambahkan bahwa aspirasi masyarakat tersebut akan di pilah mana yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan mana yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten kota.

    “Yang merupakan kewenangan provinsi itu akan kami usahakan terealisasi. Untuk yang merupakan kewenangan kabupaten kota, akan kami bawah ke Bupati/Walikota untuk ditindaklanjuti. Intinya kami akan perjuangkan aspirasi dari ketiga desa tersebut,” Tambahnya.

    (ABL)

  • Reses STELLA RUNTUWENE, Masalah Infrastruktur Jadi Keluhan Warga Tumaluntung

    test.petasulut.com/, SULUT – Terus berupaya mengedepankan kesejahteraan rakyat, Anggota DPRD Sulut Stella Runtuwene menggelar reses III tahun 2021 dengan bertemu dengan warga desa Tumaluntung Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (25/11/21).

    Pada kesempatan itu, sejumlah aspirasi pun disampaikan warga Tumaluntung, antara lain terkait perbaikan infrastruktur jalan.

    Warga berharap pelebaran ruas jalan Tumaluntung ke Tareran, serta perbaikan jalan penghubung pertigaan Tumaluntung ke Ranolambot desa Wuwuk dikecamatan Tareran dapat direalisasikan.

    Warga juga meminta agar hasil pekerjaan pembangunan akses jalan tembusan Kapoya ke Wuwuk sepanjang empat kilometer dilanjutkan.

    Selain itu, warga berharap wakil rakyat Stella Runtuwene perjuangkan perintisan akses jalan perkebunan Terende Pakobitan sepanjang lima Kilometer.

    Tak ketinggalan, warga memanfaatkan kesempatan tersebut menitip aspirasi perhatian lampu penerangan di ruas jalan utama desa Wuwuk.

    “Kami juga minta agar ada perbaikan jalan Trotoar dari masuk Wuwuk sampai perbatasan karena disebabkan pembongkaran kabel optik tapi tidak di perbaiki,” pinta warga.

    Menanggapi keluhan masyarakat, Runtuwene berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke lembaga DPRD serta instansi terkait sesuai kewenangan.

    ” Aspirasi bapak/ibu tentu menjadi catatan penting saya namun tentunya berdasarkan kewenangan yang ada. Yang menjadi kewenangan Provinsi akan dikoordinasikan dengan mitra kerja melalui instansi terkait, sementara yang menjadi kewenangan Kabupaten/kota akan diteruskan kepada kepala daerah Kabupaten/Kota untuk diperhatikan,” katanya.

    (ABL)

  • Sekwan GLADY Puji Terobosan MJP Dalam Penjaringan Aspirasi

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka mendengarkan dan menyerap aspirasi konstituen atau disebut dengan reses, semua anggota DPRD Sulut turun kembali ke dapil masing-masing.

    Kewajiban inipun langsung dilakukan Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan, dengan melaksanakan reses III tahun 2021 di Desa Kema I, Minahasa Utara, senin (29/11).

    Namun ada yang menarik dalam kegiatan reses tersebut, dimana Wakil Ketua Bapemperda DPRD Sulut, Melky Pangemanan dalam perencanaan pelaksanaan kegiatan reses, pada beberapa hari sebelumnya melalui staff pendamping sekretariat DPRD telah membagikan kuesioner ke warga Kema 1 dan 2 yang akan mengikuti reses.

    Kuesioner itu diberikan ke warga guna menyampaikan keluhan, masukan serta usulan dalam bentuk tertulis. Hal itu dilakukan MJP agar semua aspirasi dari warga dapat diserap.

    “Karena yang saya dapati di lapangan pada saat reses, banyak warga yang berkerinduan untuk menyampaikan keluhan ataupun usulan namun sangat sulit untuk dibahasakan, apalagi dalam kegiatan resmi seperti ini. Oleh karena itu saya berinisiatif membagikan kuesioner ke warga di 1 atau 2 hari sebelum pelaksanaan reses. Contohnya hari ini di Kema 1 dan 2. Tadi juga saya sudah terima aspirasi tertulis itu dari masyarakat Kema di tiap Jaga,” Jelas MJP usai melaksanakan reses.

    “Hal ini juga ternyata sangat baik dari segi efisiensi waktu, karena memang kalau aspirasi masyarakat dalam bentuk penyampaian langsung di kegiatan reses, 1 hari 1 malam tak bakal habis. Memang reses tadi telah dibuka ruang bertanya namun hanya 2 sampai 3 pertanyaan langsung dari warga. Efisiensi waktu pelaksanaan reses Ini juga mendukung pemerintah di masa Pandemi covid-19. Saya kira ini sangat efektif,” Tambah MJP.

    Disisi lain, Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu saat melakukan monitoring mengaku salut atas terobosan yang di laksanakan MJP pada reses kali ini.

    “Pada reses kali ini Pak Melky membuat terobosan yang luar biasa. Salah satunya dengan menjaring aspirasi masyarakat menggunakan kuesioner. Kuesioner yang dibagikan ke masyarakat menjadi metode yang efektif dan efisien, dalam mengakomodir begitu banyaknya masalah yang ada di masing-masing dapil. Dengan kuesioner ini, penyampaian aspirasi menjadi lebih rinci dan tertata rapi,” Jelas Kawatu.

    “Ini juga dapat meminimalisir waktu reses dari anggota dewan di lapangan,” Tambahnya.

    Terpantau, kegiatan Reses ini tetap pengedepankan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran virus corona.

    (ABL)

  • Perangkat Kelurahan di Bitung Minta Naikan Insentif, KALOH: Saya Akan Teruskan ke Walikota

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka mendengarkan dan menyerap aspirasi konstituen atau disebut dengan reses, semua anggota DPRD Sulut turun kembali ke dapil masing-masing.

    Hal itupun dilakukan Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh dalam masa reses III tahun 2021 dengan menyambangi Kecamatan Girian dan Madidir, Rabu (24/11).

    Pada kesempatan itu, berbagai aspirasi masyarakat pun disampaikan ke legislator PDIP itu seperti perbaikan kerusakan di Jalan 46, penanganan terhadap banjir yang kerap terjadi, optimalisasi layanan air bersih, dan penyaluran bantuan dampak pandemi Covid-19.

    Ada juga usulan tentang kenaikan insentif bagi Pala dan Ketua RT yang disampaikan Zubair Paputungan, Ketua RT 16, Kelurahan Wangurer Barat.

    “Kami harap Pak Ebi (sapaan akrab Fabian,red) bisa menyampaikan ini ke Pak Walikota. Kalau insentif naik kinerja kami pasti akan lebih baik,” ujarnya yang langsung disambut antusias semua yang hadir.

    Zubair mengaku usulan itu bukan didasari kepentingan pribadi. Ia menyebut hal dimaksud untuk lebih memotivasi mereka dalam bekerja.

    “Tugas kita melayani masyarakat karena kita sebagai ujung tombak pemerintah. Tapi terus terang kewajiban kita bukan cuma itu. Kita juga punya kewajiban melayani istri-suami dan anak di rumah,” tuturnya sambil tersenyum.

    Menanggapi itu, Personil Komisi I DPRD Sulut itu mengatakan walaupun itu bukan bagian dari tupoksinya, ia berjanji akan meneruskan hal itu ke Pemkot Bitung. Terlebih ia tahu betul insentif perangkat kelurahan di daerah ini masih terbilang rendah.

    “Saya catat dan akan saya teruskan. Saya yakin Pak Maurits (Mantiri) dan Pak Hengky (Honandar) akan memikirkan usulan ini,” katanya.

    Sekedar informasi, Pemkot Bitung saat ini memberi insentif bagi Pala sebesar Rp 1.750.000 per bulan, dan Ketua RT senilai Rp 1.250.000 per bulan.

    Dalam kegiatan reses kemarin Fabian banyak berbagi kenangan dirinya semasa menjadi birokrat di Pemkot Bitung. Kebetulan jabatan terakhirnya sebelum pensiun dini sebagai Asisten I, sehingga punya kaitan erat dengan tupoksi Lurah, Pala dan Ketua RT.

    Tujuan ia berbagi kenangan adalah memotivasi perangkat kelurahan yang hadir. Ia meminta mereka bekerja sebaik mungkin menjadi kepanjangan tangan Walikota dan Wakil Walikota. Aleg Dapil Bitung-Minut ini mengibaratkan Pala dan Ketua RT sebagai wajah dari Pemkot Bitung.

    “Ada warga yang tidak suka Walikota bukan karena Walikotanya, tapi karena sikap aparat pemerintah yang ada di bawah. Misalnya, ada Pala dan Ketua RT yang malas kerja bakti. Itu dampaknya pasti ke Walikota. Masyarakat akan menilai Walikota salah mengangkat Pala dan Ketua RT, hanya asal-asalan saja. Tapi sebaliknya, jika Pala dan Ketua RT bekerja bagus maka mereka akan dihormati warga termasuk juga Walikotanya. Jadi ingat baik-baik, bapak-bapak dan ibu-ibu ini adalah wajah Walikota dan Wakil Walikota. Ketika bapak-bapak dan ibu-ibu melakukan kesalahan, maka yang tercoreng adalah wajah Walikota dan Wakil Walikota,” tandasnya memberikan motivasi.

    (ABL)