Blog

  • MEP Hadiri Rapat Badan Kehormatan DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Hari ini, Rabu (3/2/2021), Badan kehormatan DPRD Sulut menggelar rapat internal membahas persoalan video viral yang mencuat di masyarakat menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Terpantau, Michaela E. Paruntu (MEP), sekitar pukul 15:30 Wita, tiba di gedung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

    Kedatangan MEP di gedung rakyat Sulut ini diketahui untuk memenuhi surat undangan klarifikasi Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut.

    MEP memasuki ruang BK pada pukul 15:45 Wita, di dampingi Rubi Rumpesak, Sekretaris Partai Golkar Kota Manado.

    MEP akan diklarifikasi oleh BK terkait kasus video viral di media sosial beberapa waktu lalu. Klarifikasi tersebut dilakukan BK secara tertutup.

    (ABL)

  • Ketua Komisi III DPRD Manado Minta Pengawasan Peredaran BBM Jenis Minyak Tanah Diperketat

    test.petasulut.com/, MANADO – Terkait dengan peredaran BBM subsidi jenis minyak tanah yang dinilai banyak terjadi penyelundupan, Anggota DPRD Manado Ronny Makawata pun angkat bicara.

    Ia meminta agar pengawasan terhadap peredaran BBM subsidi jenis minyak tanah di perketat. Dirinya menilai bahwa telah terjadi penyelundupan minyak tanah subsidi dari kabupaten/kota luar daerah Manado.

    “Harga minyak tanah subsidi di sana sekitar Rp4 ribuan, mereka beli sekitar harga Rp6 ribu dan dijual di Manado Rp9 ribu,” kata Ronny Makawata, Senin (1/2/2021).

    Sementara harga minyak tanah di Manado dari Pertamina sekitar Rp10 ribuan menurutnya telah terganggu pemasarannya.

    “Ini mengakibatkan minyak tanah dari agen Pertamina tidak laku di pasaran karena ada yang jual lebih murah,” ungkapnya.

    Dari info yang didapatnya, dikatakan Pertamina biasanya bisa menjual sekitar 5 truk tangki kapasitas 5000 liter setiap hari.

    “Tapi sekarang 1 tangki saja sudah sulit dipasarkan karena ada yang menjual lebih murah,” timpalnya.

    Sehingga ditegaskannya hal ini harus segera ditindak kerena merugikan negara.

    “Infonya minyak tanah subsidi ini ada yang diselundupkan dari Maluku Utara dan Sangihe Talaud,” tandas Ketua Komisi III DPRD Manado.

    Makawata tegaskan lagi, pengawasan di Pelabuhan Manado, Likupang dan Bitung perlu di perhatikan.

    “Sehingga selundupan minyak tanah subsidi tidak masuk di daerah Manado,” tutupnya.

    (ABL)

  • PEDULI, DPP PEWARNA INDONESIA Salurkan Bantuan Untuk Anggota PEWARNA Sulut Terdampak Banjir

    test.petasulut.com/, SULUT – Kota Manado dan sekitarnya beberapa minggu terakhir terus di guyur hujan, beberapa lokasi pun terdampak banjir dan tanah longsor.

    Bahkan sebagian besar wilayah yang bermukim di kota manado terkena dampak banjir dan tanah longsor.

    Atas dasar kemanusiaan sekaligus wujud keterpanggilan, DPP PEWARNA INDONESIA bersama dengan DPD PEWARNA Provinsi Sulawesi Utara berbagi kasih khusus untuk anggota PEWARNA yang terdampak banjir yang bermukim di kota manado.

    Sementara itu, Ketua DPD PEWARNA Sulut Sisco Manossoh mengatakan bahwa kepedulian ini merupakan wujud kebersamaan kita semua yang tergabung dalam PEWARNA.

    “Saya mewakili DPP PEWARNA INDONESIA untuk menyalurkan bantuan kepada Anggota DPD PEWARNA Sulut yang terdampak banjir di kota Manado, berupa diakonia dan bahan natura. Seberapapun yang diberikan kiranya itu dapat membantu meringankan beban dari teman-teman,” ungkapnya, senin (01/02) disela-sela penyerahan bantuan.

    Selaku ketua DPD PEWARNA Sulut, lanjut Manossoh menyampaikan trima kasih kepada seluruh DPP PEWARNA INDONESIA yang sudah berpartisipasi membantu anggota PEWARNA Sulut yang terdampak banjir.

    “Sekali lagi, atas nama DPD PEWARNA Sulut menyampaikan banyak terima kasih, semoga kebersamaan ini bisa selalu terjaga. Tuhan Yesus Memberkati,” tutupnya.

    (ABL)

  • Waktu Dekat ini, Ranperda Fakir Miskin Inisiatif DPRD Segera Diparipurnakan

    test.petasulut.com/, SULUT – Selama kurang lebih 6 tahun terakhir ini, diketahui DPRD Sulut belum pernah melahirkan Ranperda Inisiatif, berbagai kritikan terhadap kinerja anggota DPRD Sulut pun sempat disampaikan masyarakat.

    Namun diperiode ini, keseriusan DPRD Sulut guna melahirkan ranperda inisiatif DPRD kini terbukti.

    Dimana, dalam waktu dekat ini Ranperda Fakir Miskin dan Anak Terlantar inisiatif DPRD dan Ranperda Penegakan Hukum usulan Eksekutif akan segera diparipurnakan.

    Wakil ketua Bapemperda Melky Jakhin Pangemanan pun membenarkan hal itu.

    Ia mengatakan bahwa kedua ranperda tersebut dalam waktu dekat ini akan segera diparipurnakan.

    “Tinggal menunggu jadwal pelaksanaan. Tapi intinya hasil fasilitasi di kemendagri telah disetujui dan ditindaklanjuti lewat rapat sinkronisasi dan finalisasi oleh DPRD Sulut dan tim ahli bersama juga SKPD terkait,” Ungkapnya, senin (01/02) diruang kerjanya.

    (ABL)

  • Badan Kehormatan Terima Klarifikasi JAK, Begini!

    test.petasulut.com/, SULUT – Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut, Senin (01/02) hari ini melaksanakan rapat internal membahas persoalan salah satu pimpinan DPRD Sulut yakni James Arthur Kojongian.

    JAK pun terlihat memenuhi panggilan BK dengan hadir langsung dalam rapat tersebut.

    Usai melakukan rapat BK, kepada wartawan Ketua BK DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan bahwa apa yang dilakukan pihaknya merupakan tugas dan tanggungjawab BK DPRD Sulut.

    “Ini tugas dan tanggungjawab BK DPRD Sulut yang sudah menindaklanjuti laporan dari masyarakat, kemudian telah kami tindaklanjuti dengan memberikan surat panggilan klarifikasi kepada yang bersangkutan dalam hal ini JAK dan yang bersangkutan sudah memenuhi undangan serta melakukan klarifikasi,” ujar Sandra Rondonuwu.

    Dilanjutkan legislator yang akrab disapa Saron ini, sesuai tatib, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan klarifikasi kepada JAK.

    “Bisa teman-teman lihat, JAK merespon dengan baik undangan kami. Sesuai dengan tatib, hasil klarifikasi yang ada di BK akan dilaporkan dalam bentuk berita acara dan disampaikan ke Pimpinan DPRD,” aku Saron didampingi anggota BK DPRD Sulut Inggried Sondakh dan Ronald Sampel serta JAK sendiri.

    (ABL)

  • Diminta Mundur, Ini Jawaban JAK

    test.petasulut.com/, SULUT – James Arthur Kojongian (JAK) akhirnya buka suara perihal desakan untuk mundur oleh sejumlah pihak yang disampaikan kepadanya.

    Senin (1/2/2021) lewat konfrensi pers, JAK dengan besar hati memohon permintaan maaf kepada seluruh pihak.

    “Saya pribadi dan keluarga besar saya dengan tulus dan rendah hati memohon maaf kepada seluruh masyarakat dan kepada lembaga DPRD Sulut baik itu pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut,” tegas JAK.

    Adapun desakan mundur yang terus berdatangan, JAK mengatakan masyarakat bisa memberinya kesempatan kedua.

    “Dalam konteks ini saya berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada saya. Desakan dan keinginan kepada saya untuk mundur akan saya terima sesuai mekanisme dan akan saya jadikan pelajaran,” tuturnya.

    Ketika ditanya lebih jauh soal hubungannya bersama sang istri, JAK mengaku dalam hubungan yang baik.

    “Hubungan saya dan ibu MEP masih berjalan dengan baik,” tutupnya.

    Diketahui, hari ini, JAK menghadiri pemanggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut guna menyampaikan klarifikasi tentang video viral yang beredar di masyarakat.

    Dalam video tersebut, JAK menyeret sang istri Michaela Elsiana Paruntu (MEP) dengan mobil sejauh puluhan meter.

    (ABL)

  • JAK Hadir Rapat BK DPRD Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Hari ini, senin (01/02) Badan kehormatan DPRD Sulut menggelar rapat internal membahas persoalan video viral yang mencuat di masyarakat menyangkut salah satu pimpinan DPRD Sulut.

    Terpantau, James Arthur Kojongian turut hadir dalam rapat badan kehormatan DPRD Sulut tersebut.

    Dimana, sekitar pukul 11.20 wita, JAK masuk diruangan badan kehormatan DPRD Sulut lantai 3.

    Di ruangan BK sendiri sudah hadir Ketua BK Sandra Rondonuwu, Ronald Sampel, dan Inggried Sondakh.

    (ABL)

  • Terpanggil, PT MSM Bantu Warga Manado Dan Minut Terdampak Banjir Dan Tanah Longsor

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna membantu meringankan beban warga Manado dan Minahasa Utara yang terkena dampak banjir dan tanah longsor, PT. MEARES Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), dua anak perusahaan PT Archi Indonesia pun melakukan kegiatan kemanusiaan yakni menyalurkan bantuan.

    Sejak pekan lalu, sejumlah bahan bantuan seperti Kasur, tikar, beras, susu, mie instan, ikan kaleng, sabun cuci dan sabun mandi, disalurkan ke sejumlah titik bencana di kota Manado dan kabupaten Minahasa Utara.

    Selain disalurkan langsung ke sejumlah titik bencana, PT MSM dan PT TTN juga, memberikan bantuan ke Pemerintah kota Manado yang akan disalurkan BPBD, diterima Walikota GSV Lumentut di pendopo Balai Kota Sabtu (23/01).

    “Kegiatan ini, sudah menjadi agenda rutin kami ketika Sulawesi Utara dilanda bencana alam. Ini untuk kesekian kalinya kami lakukan, sebagai bagian dari Corporate Social Responsbility PT MSM dan PT TTN,”ujar Presiden Director kedua perusahaan ini, David Sompie.

    Lanjut menurutnya, dalam menyalurkan berbagai bantuan bencana di Sulawesi Utara, pihaknya senantiasi berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, sehingga bantuan dapat tepat sasaran.

    Sementara, Walikota Manado, GSV Lumentut, menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian yang ditunjukkan PT MSM dan PT TTN, dalam meringankan korban bencana banjir dan tanah longsor di kota Manado,

    “Kami akan menyalurkan berbagai bantuan yang sudah masuk melalui BPBD kota Manado secara merata ke warga yang membutuhkan,” ujar Lumentut, yang ditemui disela-sela sedang memantau lokasi bencana.

    Tak henti dengan menyalurkan bantuan ke enam titik lokasi bencana di kota Manado, awal pekan ini (26/01), tim MSM-TTN Peduli, mengantarkan langsung bantuan ke desa Gangga Satu, di pulau Gangga, kabupaten Minahasa Utara.

    Di Pulau Gangga, terdapat sekitar 25 rumah yang hancur akibat dihantam ombak. Kepala Desa Gangga Satu, Moses Corneles, menerima langsung bantuan yang diberikan PT MSM dan PT TTN. Setelah dari Pulau Gangga, bantuan juga diberikan kepada warga desa Sarawet yang terkena imbas banjir.

    Sebelumnya, PT MSM dan PT TTN, memberikan bantuan bagi korban gempa bumi di Sulawesi Barat, dan banjir bandang di Kalimantan Selatan.

    (ABL)

  • Sematkan Nama Gusdur pada Aula dan Masjid BP2MI, Rhamdani: Gusdur Berkontribusi Pada Pembelaan PMI

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, Minggu (31/01) meresmikan Aula dan Masjid BP2MI dengan menyematkan nama KH. Abdurrahman Wahid yang berkontribusi pada sejarah pembelaan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI).

    Peresmian tersebut bertepatan dengan hari lahir ke-95 organisasi muslim terbesar di Indonesia, Nahdatul Ulama.

    “Nahdhatul Ulama melahirkan tokoh-tokoh besar yang memiliki peran dan kontribusi besar bagi Indonesia, salah satunya Guru Bangsa, tokoh yang memiliki keberpihakan bagi wong cilik, rakyat jelata, kaum tertindas, kaum minoritas dan kaum lemah, yakni KH Abdurrahman Wahid,” jelas Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Jakarta, Minggu (31/01).

    KH Abdurrahman Wahid atau yang dikenal akrab dengan nama Gusdur, lanjut Benny, memiliki sejarah pembelaan terhadap PMI, atau dikenal sebelumnya sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Gusdur mengajarkan kepada kita semua bahwa pelindungan tidak cukup dengan retorika, namun yang paling penting adalah tindakan nyata.

    “Ketika masih hidup, Gusdur selalu hadir dan menjadi tumpuan harapan bagi para PMI dan keluarganya yang kerapkali mengalami ketidakadilan dan ketidakberpihakan,” ujar Benny.

    Benny menjelaskan, sejarah mencatat langkah-langkah konkret yang dilakukan Gusdur, diantaranya ketika memperjuangkan nasib Siti Zaenab, seorang PMI asal Desa Martajasah, Bangkalan, Madura, yang bekerja di Arab Saudi dan terancam hukuman mati. Gusdur langsung berdiplomasi dengan Raja Arab dan kemudian berhasil meloloskan PMI tersebut dari hukuman mati pada tahun 1999, dan bahkan kemudian keluarga Siti Zaenab tersebut diundang langsung ke Istana.

    Kedua, Rumah Gusdur di Ciganjur yang selalu terbuka untuk PMI, bahkan pernah ada 100 orang PMI korban deportan dari Malaysia yang dipulangkan tanpa digaji setelah bekerja berbulan-bulan ditampung di Ciganjur pada tahun 2005 setelah diplomasi Gusdur bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak. Ketiga, kasus PMI Adi bin Asnawi, PMI asal Desa Kediri, Lombok Tengah, NTB yang terancam hukuman mati atas tuduhan terlibat pembunuhan majikannya di Malaysia. Gusdur langsung menyurati Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi setelah proses hukum yang panjang dari tahun 2002-2010 untuk membebaskan Adi bin Asnawi, dan pada akhirnya PMI Adi tersebut dipulangkan ke Indonesia pada 9 Januari 2010.

    “Hari ini kita rindu pemimpin atau tokoh yang layak menjadi teladan, yang bekerja dengan segenap hati, bukan basa-basi dan sekedar lip service semata. Kita kehilangan tokoh yang dengan penuh keikhlasan, yang selalu menjadikan tugas dan amanat pelayanan sebagai ladang ibadah. Untuk itu kami mohon ijin untuk jadikan nama Aula BP2MI dan juga Masjid BP2MI agar kami dapat selalu mengingat dan meneladani sosok Gusdur,” papar Benny.

    Yenny Wahid yang hadir dalam peresmian tersebut, turut menyampaikan apresiasi kepada BP2MI. “Saya mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada jajaran BP2MI, khususnya Kepala BP2MI. Saya merasa terharu sekali, karena memang persoalan PMI ini sangat dekat dengan Gusdur dan keluarganya,” ucapnya.

    Diungkapkan oleh Yenny, dulu Gusdur adalah seorang PMI saat masih kuliah di luar negeri. Beliau berusaha mendapatkan penghasilan, karena beasiswanya hanya cukup untuk biaya kuliah. Untuk itu, hal ini merupakan suatu hal yang sangat baik.

    “Bukan hanya pada penyematan nama, tetapi ini adalah niatan baik dari jajaran BP2MI yang ingin memberikan pelindungan kepada PMI melalui penghormatan nilai-nilai kebaikan dan jiwa manusia,” papar Yenny.

    Disamping itu, Katib Syuriah PBNU, KH Zulfa Mustofa yang turut hadir juga ikut berbangga terhadap peresmian ini karena dilakukan bertepatan pada hari lahir NU, bahkan dengan menggunakan salah satu nama tokoh NU yang sangat diteladani yaitu KH Abdurrahman Wahid.

    (ABL)

  • SAN’S Coffe and Food ikut Terlibat Galang dana bagi anak kanker, Andika Ungkap Ini Bagian Dari Ibadah

    test.petasulut.com/, SULUT – Penggalangan dana bagi anak kanker terus dilakukan, kali ini SAN'S Coffe and Food memberikan penawaran menarik, dimana terdapat 3 menu minuman seperti kopi susu robusta, kopi pahit robusta dan vietnam Drip hanya dibayar se-ihklasnya oleh pembeli.

    “Melibatkan usaha saya dalam penggalangan dana bagi anak kanker, awalnya melihat semangat kawan-kawan BPKel Oi Hidup yang mau menggalang dana bagi anak kanker dengan melaksanakan gunting rambut bayar se-Ihklasnya, kemudian saya berinisiatif untuk melibatkan diri dengan menyediakan 3 menu minuman kopi dijadikan penggalangan dana bagi anak kanker dengan bayar se-ihklasnya. Beramal itu adalah ibadah kita kepada yang kuasa,” ungkap pemilik SAN’S Coffe and Food, Andika ferdiansyah (28) kepada media, Minggu (31/01/2021).

    Andika juga berharap, para penikmat kopi bisa tergerak hatinya untuk membantu mereka yang saat ini membutuhkan seperti perobatan dan kebutuhan anak kanker ini.

    Pemilik SAN’S Coffe and Food, Andika Ferdiansyah saat meracik kopi (Istimewa)

    Anak semata wayang dari Eddy Susanto dan Situ Syamsiah menambahkan, bicara penggalangan dana bagi mereka yang membutuhkan itu bagian dari ibadah, sepatutnya setiap manusia saling menopang satu dengan yang lainnya. Jangan bicara untung-rugi terkait penggalangan dana ini, apa pun yang terkumpul dari 3 menu Kopi bayar Se-ihklasnya itu harus disyukuri.

    “Saya pun mau mengatakan kepada BPKel Oi Hidup kalian luar biasa terpanggil melakukan penggalangan dana bagi perobatan dan kebutuhan anak kanker. Makasih sudah melibatkan SAN’S Coffe dan Food dalam penggalangan dana ini, kiranya kebersamaan kita tetap terjaga baik pertemanan dan kegiatan sosial lainnya,” ucap Andika sambil tersenyum.

    Mari buat teman-teman yang mau membantu meringankan beban pengobatan dan kebutuhan anak-anak kanker, bisa datang langsung ke SAN’S Coffe and Food, beralamat Perum Wale Manguni Blok A No 27, Wonasa Kapleng, Manado. Senin ini (1/02/2021) penggalangan dana bagi anak kanker dibuka lagi pada pukul 10:00 Wita sampai malam.

    Untuk lebih muda mengetahui lokasi, bis juga menghubungi panitia pelaksana penggalangan dana bagi anak kanker 0813 2151 7117 (Andika) dan 0896 7410 0976 (Adam).

    (ABL)