Blog

  • KALANGI Dapat SK Partai Duduk Ketua Fraksi Nyiur, Melki: Beliau Berpengalaman

    test.petasulut.com/, SULUT – Saat ini kursi ketua Fraksi Nyiur Melambai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) mengalami kekosongan pasca ditinggal Wenny Lumentut yang telah maju dan terpilih sebagai Wakil Walikota Tomohon.

    Siapa yang akan mengisi kekosongan kursi tersebut, saat ini sudah mulai terlihat. Dimana Legislator Partai Gerindra daerah (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR), Sjenny Kalangi dikabarkan berpeluang menduduki jabatan tersebut.

    Menanggapi hal tersebut, Kalangi mengatakan bahwa Partai Gerindra sudah membuat surat ke Fraksi Nyiur Melambai dan pimpinan DPRD Sulut.

    “Partai sudah membuat surat ke Fraksi dan pimpinan dewan bahwa semua AKD (Alat Kelengkapan Dewan) yang ditinggalkan bapak Wenny Lumentut saya yang gantikan. Tapi belum rapat Fraksi. Karena akhirnya nanti keputusan Fraksi,” kata Sjenny Kalangi, Kamis, (11/2).

    Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Sulut, Melky Suawah membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi wartawan test.petasulut.com/.

    “Ibu Sjenny Kalangi adalah kader senior, dan sudah berpengalaman di DPRD selama beberapa periode. Beliau loyalitas tinggi di partai. Semoga ibu Sjenny bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan baik,” singkat Suawah.

    Diketahui Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut adalah gabungan dari beberapa partai yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

    (ABL)

  • Ketua Komisi I DPRD Manado Tanggapi Perihal Retribusi Sampah

    test.petasulut.com/, MANADO – Perihal retribusi sampah di tingkat kecamatan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Manado Vanda Pinontoan buka suara.

    Ia mengatakan bahwa capaian target menjadi parameter kinerja Kepala Lingkungan (Pala).

    “Sekarang ini Pala menjadi penagih restribusi sampah. Capaian itu akan menjadi tolak ukur kinerja mereka, kalau tidak sesuai dengan target, harus ada evaluasi dari Kecamatan,” ucap Pinontoan Kamis (11/2/2021).

    Dirinya juga menuturkan bahwa kinerja Pala selain perlu evaluasi tingkat Kecamatan, akan berpengaruh di masyarakat. Apalagi berkaca dari hasil hearing pada Januari 2020 silam, target yang dicapai hanya berkisar 30 sampai 40 persen.

    “Agenda hearing Januari lalu bisa dikatakan tidak capai target, dan harus mendapat perubahan signifikan di tahun 2021 ini. Saya berharap akan ada terobosan baru dari pemerintah, sehingga pihak yang bertanggungjawab bisa fokus mengawal program. Apalagi saat ini Pemkot sedang berupaya keras tangani persoalan sampah,” tutupnya.

    (ABL)

  • Terpanggil, PPMI DK Manado Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir Dan Tanah Longsor

    test.petasulut.com/, SULUT – Bentuk kepedulian serta wujud keterpanggilan untuk saling membantu sesama manusia, Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota (DK) Manado menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor, Rabu (10/02/2021).

    Diketahui, Bantuan yang diberikan berupa sembako, obat-obatan dan pakaian layak pakai.

    “Bantuan yang kami berikan tidaklah banyak sedianya bisa meringankan beban dan kebutuhan sehari-hari dari masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor,” ungkap ketua LPM SUAM IAIN Manado, Fitraini Hadju selaku anggota PPMI DK Manado.

    Lanjutnya, bantuan ini akan diberikan kepada masyarakat sesuai dengan data-data yang yang didapatkan di lapangan.

    “Dari hari ini, ada 7 dari 17 Kepala keluarga (KK) yang terdata sudah mengambil bantuan yang ada di Posko PPMI DK Manado yang berlokasi di Sekretariat LPM SUAM IAIN Manado dan sisanya yang belum mengambil bantuannya akan didistribusikan langsung esok hari, Kamis (11/02/2021),” ujarnya.

    Perlu diketahui donasi yang didapatkan pada penggalangan dana untuk Kota Manado dan Sulawesi Utara (Sulbar), uang sebesar Rp. 8.300.000, Pakaian layak pakai 9 Karung dan 9 Kardus. Dan untuk uang penyalurannya dibagi dua antara Sulut dan Sulbar. Sedangkan pakaian diperuntukan bagi masyarakat Kota Manado yang terdampak banjir dan tanah longsor.

    Kiranya, apa yang diberikan hari ini, sampai esok hari bisa meringankan duka yang dialami saudara-sudara kita yang terdampak banjir dan tanah longsor.

    Diketahui, yang tergabung dalam PPMI DK Manado terdiri dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Inovasi Unsrat, LPM Acta Diurna Fispol Unsrat, LPM SUAM IAIN Manado, LPM Pers Politeknik N. Manado (Polimdo) dan LPM Euridice FMIPA Unima.

    (ABL)

  • HEROL KAAWOAN Dukung Pernyataan Ketua Gerindra Sulut Soal Kewajiban Kader Yang Duduk di DPR

    test.petasulut.com/, SULUT – Pada waktu lalu, Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Melki M Suawah sempat menyuarakan pernyataan tegas yang dialamatkan untuk semua kader partai yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk komitmen melaksanakan kewajiban untuk memberikan iuran partai.

    Pernyataan dari Ketua DPD Gerindra Sulut itupun sangat didukung oleh wakil Bendahara DPD partai Gerindra Sulut Herol Vresly Kaawoan.

    Anggota komisi 1 DPRD Sulut ini mengatakan, hal tersebut memang menjadi kewajiban dan harus dilaksanakan setiap anggota legislatif dari partai Gerindra.

    Dikatakan Kaawoan, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) khususnya Bab XVII pasal 62 pada poin 3 tentang keuangan partai telah diatur soal iuran anggota DPR dan DPRD.

    ” AD/ART Partai Gerindra sangat jelas diatur bahwa setiap anggota legislatif diwajibkan menyisihan gajinya untuk disetor ke partai.” tandasnya kepada wartawan Rabu (10/1/21).

    Sebelumnya ketua DPD Partai Gerindra Sulut Melki M Suawah mengingatkan komitmen bagi kader maupun pengurus partai Gerindra khususnya yang duduk di lembaga legislatif untuk taat pada aturan partai.

    Bahkan menurutnya ada beberapa anggota DPRD yang tidak memperhatikan kewajiban tersebut sehingga bisa berdampak pada sanksi partai.

    ” Sampai hari ini sudah ada anggota DPRD yang mendapat Surat Peringatan (SP 2), sebentar lagi SP 3 bisa PAW itu, makanya saya ingatkan supaya kita benahi sama-sama. Kan sebagai pimpinan partai saya juga tidak mau anggota DPRD di PAW, ” tandasnya.

    (ABL)

  • Silahturahmi Sekaligus Diklat IV BPK Ormas Oi Manado Sukses Digelar

    test.petasulut.com/, SULUT – Ormas Oi Manado menggelar silahturahmi sekaligus Diklat IV, bertempat di Pantai Buntong Minahasa, Jumat-Minggu (5-7/02/2021).

    Pergelaran tersebut pun telah sukses dilaksanakan.

    “Mewakili seluruh panitia dan badan pengurus kota (BPK) Ormas Oi Manado, saya mengucapkan terimakasih atas semua bantuan baik materi maupun non-materi dari berbagai pihak sehingga Silahturahmi dan Diklat bisa berjalan dengan baik selama tiga hari,” ungkap ketua BPK Ormas Oi Manado, Mustofa Hasan kepada awak media, Senin (8/02/2021)

    Lanjutnya, di tahun ini konsep Silahturahmi itu berbeda dengan tahun kemarin, target dari Silahturahmi yang dibuat oleh BPK Ormas Oi Manado adalah setiap peserta Diklat IV bisa mendapatkan outputnya dengan materi-materi yang diberikan diantaranya, Orientasi keormasan, ke Oi-an, Rescue, kepemudaan dan manajemen organisasi.

    “Sekiranya apa yang didapatkan oleh peserta selama giat Silahturahmi maupun Diklat IV bisa di praktekan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Mustofa.

    Silahturahmi Ormas Oi Se-Sulut (Foto istimewa)

    Ia menambahkan, kiranya Silahturahmi Ormas Oi selalu ditingkatkan dan dijaga. Silahturahmi adalah kekuatan Itu yang selalu disampaikan oleh ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Ormas Oi Sulut Bambang Amiri.

    “Saya berharap Silahturahmi dan output yang didapat di Diklat IV bisa selalu dijaga, dikembangkan dan diterapkan,”tuturnya.

    Hal yang sama pun disampaikan oleh ketua panitia Silahturahmi Oi Se-Sulut, Maulud A. iman. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh delegasi Ormas Oi Se-Sulut maupun luar Sulut yang menghadiri kegiatan Silahturahmi disertai Diklat IV.

    “Terimakasih kepada seluruh delegasi yang turut hadir dalam kegiatan Silahturahmi disertai Diklat IV yang dibuat oleh BPK Ormas Oi Manado, seperti Ormas Oi Minsel, Ormas Oi Sangihe, Ormas Oi Minut, Ormas Oi Minahasa, Ormas Oi Bitung sedangkan dari luar Sulut ada Ormas Oi Gorontalo, Ormas Oi Parigi Moutong Sulteng dan Ormas Oi Indramayu Jabar,” ucap Maulud.

    Kiranya Silahturahmi Ormas Oi tidak hanya sampai disini saja, melainkan sampai selama-lamanya.

    Diketahui, Silahturahmi 3 bulan berikutnya ditetapkan BPW Oi Sulut ke BPK Oi Bitung.

    (ABL)

  • JAK: Biarlah Sanksi Sosial Yang Saya Terima Merupakan Penghakiman Terberat Buat Saya

    test.petasulut.com/, SULUT – James Arthur Kojongian bersama dengan Michaela E. Paruntu (MEP), senin (8/2) pagi tadi melaksanakan jumpa pers perihal tuduhan-tuduhan sepihak yang dinilai telah menyudutkan mereka sekaligus melaporkan perkembangan seputar pemeriksaan JAK-MEP di lembaga DPRD Sulut yakni Badan Kehormatan.

    Pada pertemuan itu, JAK menjelaskan bahwa saat ini dirinya bersama Mika Paruntu sudah berjalan baik. Dan proses-proses pun sudah berjalan sesuai tahapan-tahapan yang lebih lanjut.

    “Dalam proses kami (JAK-MEP) di Badan Kehormatan DPRD Sulut, saya dan MEP sudah hadir guna memenuhi klarifikasi, kiranya hal itu bisa berproses atau berjalan sesuai dengan koridor. Adapun tekanan-tekanan dari luar atau masyarakat, itu merupakan wewenang dari masyarakat itu sendiri,” ungkap Kojongian didampingi MEP.

    Dari lembaga DPRD ini sendiri, kami jug pasti akan menjalankan sesuai dengan aturan,” tambahnya.

    Jadi pada kesempatan ini, lanjut JAK bahwa dirinya dan MEP mengucapkan trima kasih kepada relawan perempuan yang sudah memberikan banyak masukan, biarlah sanksi sosial yang saya terima, ini merupakan pelajaran dan penghakiman terberat buat saya sebagai wakil rakyat.

    “Saya sangat bermohon kepada seluruh masyarakat, bisa memilah-milah hal yang positif maupun memilah mana yang menjadi pemberitaan negatif, yang menyudutkan kami keluarga Kojongian-Paruntu,” Tutupnya.

    (ABL)

    Berikut ini Video Selengkapnya:

    https://youtu.be/dfYiLjKqvzo
  • Komisi I DPRD Manado Gelar RDP Dengan Dinas Kominfo

    test.petasulut.com/, MANADO – Guna mengevaluasi penggunaan anggaran di tahun 2020, Komisi I DPRD Kota Manado menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kominfo Manado, Senin (08/2/2021).

    Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi I Vanda Pinontoan meminta kepada Kominfo, agar bisa lebih meningkatkan fasilitas jaringan Internet di Wilayah Utara pada umumnya. Menurut Pinontoan, fasilitas Internet yang memadai sangat penting dalam sistem belajar online bagi siswa dan mahasiswa.

    “Perlu ada penambahan Jaringan Internet di Wilayah Utara, khususnya di Kelurahan Pandu, daerah Sekolah Stikes. Terlebih era sekaran Signal sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas (Kados) Kominfo Erwin Kontu yang hadir mengatakan, progres penganggaran dan laporan keuangan Dinas Kominfo sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan. Ia juga mengaku akan menindaklajuti aspirasi dari Komisi terkait dengan kebutuhan masyarakat.

    “Jadi sampai ini penganggaran dan progres dari pelaporan keuangan Dinas Kominfo sudah dilaksanakan dengan baik, semoga tidak ada permasalahan dan sekarang sementara diperiksa oleh BPK. Aspirasi dari Ibu Wakil Ketua akan ditindaklajuti,” tandas Edwin Kontu.

    Diketahui, RDP dipimpin Ketua Komisi Benny Parasan, didampingi Wakil Ketua Vanda Pinontoan, Robert Tambuwun, Christy Masengi dan Jeane Laluyan.

    (ABL)

  • Sambil Berlinang Air Mata, MEP Tak Ingin Adanya Perceraian

    test.petasulut.com/, SULUT – Terkait dengan persoalan yang dihadapi, Michaela E. Paruntu (MEP) sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sampai pada saat ini terus mendukung dirinya menyelesaikan permasalahan ini.

    “Saya bisa bertahan sampai hari ini, karena dukungan dan semangat dari semua teman-teman, kerabat dan berbagai pihak yang diberikan kepada saya. Tapi sebagai manusia dan warga negara Indonesia yang bertanggungjawab, biarlah kami (JAK-MEP) menyelesaikan masalah ini secara internal, apapun yang terjadi kedepan itu akan menjadi tanggungjawab kami bersama,” ungkap MEP, senin (8/2) didampingi JAK dan kuasa hukum.

    Mika Paruntu juga menambahkan bahwa dirinya sengaja tidak pernah melaporkan masalah ini di DPRD maupun pihak kepolisian karena dirinya tidak ingin permasalahan keluarga ini melebar.

    “Saya ingin persoalan ini diselesaikan hanya pribadi saja dan tidak menjadi konsumsi masyarakat. Saya minta doa dari semua pihak agar masalah ini dapat dan cepat terselesaikan,” katanya.

    “Kita di ajarkan di keluarga kristen, kita harus bisa mengampuni. Biarlah Kami diberikan kesempatan untuk memperbaiki keluarga kami. Saya tidak ingin ada perceraian karena itu firman Tuhan. Bukang kita tako pa JAK, bukan kita tako pa siapa-siapa, kita cuma tako pa Tuhan. Kita tahu Tuhan pasti bimbing pa kita,” tutup MEP sambil berlinang air mata.

    (ABL)

  • MEP Tegaskan Bahwa Video Rekaman Suara Itu HOAX

    test.petasulut.com/, SULUT – Terkait dengan Video Rekaman suara yang beredar dimana dalam rekaman video tersebut menjelaskan bahwa adanya pemberian uang 1 Milliar yang diberikan salah satu pimpinan DPRD Sulut Inisial J kepada Wanita Berinisial Adan juga informasi mengenai wanita Inisial A untuk menggugurkan kandungan dengan imbalan memberikan uang sebesar 1 (satu) Miliyar Bahwa untuk kedua kalinya saya menyuruh perempuan inisial A agar menggugurkan kandungannya dengan imbalan memberikan mobil Toyota Fortuner.

    Mengenai berita-berita yang beredar tersebut, Michaela E. Paruntu (MEP) pun membuat klarifikasi sekaligus membantah tuduhan-tuduhan tersebut.

    “Saat ini saya wajib memberikan klarifikasi terkait berita-berita yang beredar supaya tidak ada lagi kesalapahaman di publik dan tidak ada lagi berita-berita hoax yang disebarkan, yang bisa menjadikan persoalan-persoalan yang baru. Padahal tidaklah seperti itu,” ungkap MEP mengawali Konferensi Pers, senin (8/2) pagi.

    MEP tegaskan bahwa tuduhan 1 Milliar, Aborsi dan Mobil Fortuner itu HOAX.

    “Atas beredarnya Video itu yang sudah menjadi sangat viral, ini sebenarnya adalah urusan keluarga kami (JAK-MEP). Terlepas dari itu semua, Kami keluarga Kojongian-Paruntu memohon maaf kepada masyarakat, tidak ada maksud kesengajaan untuk mempublikasikan. Biarlah yang terjadi dalam video itu, menjadi urusan keluarga kami,” katanya.

    “Ada istilah tidak ada gading yang tak retak, begitu juga dalam keluarga tapi saya yakin dan percaya apa yang saya alami pun banyak keluarga lainnya yang mengalami, tapi yang berbeda kami di video. Jadi sekali lagi saya katakan bahwa tuduhan dalam rekaman video suara itu tidak benar,” jelas MEP didampingi JAK dan kuasa hukum sembari meminta kepada masyarakat untuk beri kesempatan untuk keluarga kami Kojongian-Paruntu untuk menyelesaikan masalah ini, apa yang terjadi nantinya biarlah hanya sebatas keluarga kami yang tahu.

    (ABL)

    Berikut Video Lengkapnya:

    https://youtu.be/RbaAuZgN9eI
  • Masalah Sampah, Anggota DPRD Manado Sebut Lurah Yang Paling Bertanggung Jawab

    test.petasulut.com/, MANADO – Masalah sampah di kota Manado memang telah menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Bahkan, pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota turun tangan dalam mengatasi persoalan sampah ini.

    Mengamati hal ini, Anggota DPRD Kota Manado Sonny Lela pun buka suara.

    Ia menyebutkan bahwa pemerintah kelurahan merupakan pihak yang bertanggungjawab terhadap permasalahan sampah itu.

    “Kurangnya sosialisasi dari pemerintah kelurahan kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, menjadi penyebab sampah bertumpuk-tumpuk di ruang publik. Padahal sudah ada Perda tentang pengelolaan persampahan yang perlu terus disosialiasikan,” kata Sonny.

    Ketua Fraksi Partai Golkar ini berharap, pemerintah kelurahan perlu menjalin terus mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan diwilayahnya masing-masing.

    “Selain rutin mensosialisasikan Perda persampahan, pemerintah kelurahan, terutama Lurah harus juga aktif turun ke masyarakat untuk mengajak warganya bergotong royong menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitarnya. Jangan hanya menunggu kalau sudah terjadi masalah baru mencari solusinya,” tungkas Sonny.

    (ABL)