Tag: 2021

  • Geram! CNR ‘Warning’ Wakil Kepsek SMAN 3 Tondano Yang Dinilai Menyusahkan Guru

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada yang menarik dalam RDP Komisi IV DPRD Sulut bersama dengan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut.

    Dimana pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IV Careig Runtu memperingatkan dengan tegas kepada pimpinan-pimpinan sekolah yang menyusahkan guru-guru, itu dibuktikan dengan masuknya laporan di Komisi IV bahwa ada seorang pimpinan sekolah yang menyusahkan guru.

    “Termasuk ada contoh di SMA Negeri 3 Tondano. Salah seorang wakil kepala sekolah itu menyusahkan guru, beri peringatan tertulis kepada yang bersangkutan karena memberhentikan guru disitu, tidak bisa itu! Seorang Wakil Kepsek tidak memiliki otoriter untuk memberhentikan guru, tidak etis kalau namanya saya sebutkan ditempat ini tapi laporan yang masuk kepada kami (Komisi IV) salah seorang Wakil Kepsek memberhentikan guru,” kata CNR dengan nada tegas dihadapan Kadis Grace Punuh bersama jajaran, senin (27/9).

    “Pak Kacabdin Minahasa pasti tahu orangnya. Tapi sekali lagi tidak etis saya sebutkan namanya. Kalaupun guru tidak baik atau tenaga kontrak disitu tidak baik, nanti atasan yang menilai dan memberikan keputusan, bukan tugas dan tanggungjawab Wakil Kepsek yang memberhentikan. Ngana nda usah maso, ngana nda berhak maso, itu Wakil Kepsek ‘Nao-nao’ depe nama itu,” tambahnya dengan suara nyaring.

    Jadi ini lanjut Careig, hal yang perlu disampaikan dan bukan untuk menghambat program-program dan sekali lagi dirinya memberi apresiasi kepada Kepala dinas bersama jajaran yang memiliki komitmen yang kuat untuk membangun dunia pendidikan di sulut baik itu SMA, SMK dan yang terkait.

    “Tentu kami (Komisi IV) memberi support dan menunjang tetapi juga dalam melaksanakan fungsi pengawasan DPRD Sulut dan mengingatkan hal-hal untuk diperbaiki guna kebaikan bersama,” tutupnya.

    (ABL)

  • BW Tanya Kesiapan Sekolah Menuju PTM, Ini Jawab Kadis Grace Punuh

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Sulut bersama dengan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut, senin (27/9) Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu mempertanyakan terkait kesiapan sekolah-sekolah menuju pembelajaran tatap muka.

    “Sejauh mana kesiapan sekolah SMA/SMK menuju pembelajaran tatap muka,” tanya BW kepada Kepala Dinas Pendidikan, Grace Punuh.

    Menanggapi itu, Kadis Grace Punuh mengatakan bahwa persiapan tatap muka sudah sesuai dan mengacu pada SKB 4 Menteri dan surat edaran gubernur, bupati walikota maupun surat edaran juknis dari penyelenggara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada SMA, SMK, SLB di masa pandemi covid-19.

    “Pada umumnya lewat SKB 4 Menteri dan surat edaran gubernur, sekolah-sekolah tetap mengacu ke zonasi yang ada. untuk kesiapan, sekolah yang sudah benar-benar siap akan dibuka contohnya, sekolah yang sudah siap berarti ceklist dari SKB 4 Menteri, sarana prasarana sudah siap tapi yang pasti ini persiapan orang tua dan siswa untuk mengantarkan anak nyaman untuk sekolah,” jelas Punuh.

    Yang pertama lanjut Kadis, sekolah yang sudah siap tatap muka yakni sekolah di bitung, SMA di lembeh dan SMA negeri 1 Bitung.

    “Kenapa SMA lembeh dan SMA 1 Bitung siap? Karena disamping sudah ada gugus tugas covid sekolah, ada juga kerjasama dengan puskesmas terdekat, gugus tugas covid kecamatan dan ijin dari gugus tugas covid daerah sambil melihat peta zonasi yang ada. Dan kita harapkan itu dapat berjalan,” katanya.

    “Tambahan lagi dari pimpinan, Guru tenaga pendidik dan siswa sebaiknya sudah divaksin. Itu yang kita percepat saat ini,” tambahnya.

    Punuh juga mengatakan bagi sekolah yang sudah siap pembelajaran tatap muka dibuat strategi pembelajaran, contohnya siswa yang bersangkutan 2 hari sekolah dan selebihnya siswa itu belajar lewat daring. Itu bergantian sambil ada buku saku kesehatan.

    “Jadi, dari awal siswa ke sekolah jam berapa, pulangnya jam berapa itu ditandatangani orang tua. Jangan sampai siswa itu pulang sekolah jam 10, yang bersangkutan singgah di mall atau dimana dan tidak langsung pulang. Hal itu yang kita jaga agar tidak terjadi demikian. Atau tidak sekolah karena sementara isolasi mandiri, itu yang menjadi kerja keras dari gugus tugas covid sekolah, agar supaya tidak terjadi cluster sekolah dan kita sudah antisipasi secara hati-hati,” jelasnya.

    Dan untuk saat ini kata Punuh, yang sudah jalan sejak bulan lalu takni talaud, sangihe, bitung, minahasa ada sebagian dan Manado baru 1 sekolah yaitu SMA Negeri 9, itupun dengan hati-hati.

    “Kesehatan dan keselamatan dari guru dan siswa, itu yang kita utamakan. Itu yang menjadi kesiapan kami (Dikda),” tuturnya.

    Turut hadir, Wakil ketua Komisi IV Careig Runtu, Sekretaris Jems Tuuk, Anggota Melisa Gerungan dan MJP.

    (ABL)

  • WALUKOW Berharap Perda Disabilitas Mampu Lindungi Dan Berdayakan Penyandang Disabilitas

    test.petasulut.com/, SULUT – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut Pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas kembali menggenjot Ranperda ini bersama dengan tim ahli dan juga mitra kerja eksekutif yakni biro hukum pemerintah provinsi Sulut, senin (27/9) siang.

    Ranperda inisiatif DPRD Sulut inipun diharapkan mampu melindungi hak-hak para penyandang disabilitas di Sulawesi Utara.

    Seperti yang dikatakan anggota Pansus, Henry Walukow. Dimana dirinya mengatakan bahwa dengan adanya Perda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas ini diharapkan mampu melindungi hak-hak penyandang disabilitas.

    Anggota DPRD Sulut, Henry Walukow

    “Dan mampu memberdayakan penyandang disabilitas, baik dari sisi sarana prasarana publik, pemerintahan dan dimana saja,” ucap Walukow kepada wartawan.

    “Sekaligus karena Perda ini inisiatif DPRD, ingin menyatakan bahwa kami ada bersama saudara-saudara kami penyandang disabilitas,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Pansus juga mengharapkan ketika ranperda ini diketuk menjadi Perda otomatis mempunyai dampak yang mengikat secara hukum, dan pemerintah harus siap, contohnya terkait dengan ketersediaan fasilitas publik yang berpihak kepada penyandang disabilitas.

    (ABL)

  • 57 Tahun Sulut, QOWI Ajak Masyarakat Transportasi Terus Tingkatkan Kinerja

    test.petasulut.com/, SULUT – Di HUT Ke-57 Provinsi Sulut, Ada pesan tersendiri yang disampaikan Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi.

    Dimana dirinya mengatakan bahwa Hari Ulang Tahun ke 57 Provinsi Sulawesi Utara ini merupakan momentum yang tepat bagi kita sebagai masyarakat Sulawesi Utara khususnya masyarakat transportasi untuk terus memperbaiki kinerja kita di sektor transportasi.

    “Sekaligus merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan karya apalagi yang dapat kita wujudkan ke depannya bagi kemajuan Sulawesi Utara yang kita cintai,” ucap Qowi, kamis (23/9) saat diwawancarai awak media.

    Seperti kita ketahui bersama lanjut Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang bahwa Sulawesi Utara telah masuk Tahun ke 2 pandemi Covid 19.

    “Akibatnya tatanan di berbagai sektor mau tidak mau harus berubah, termasuk disektor transportasi laut. Disisi lain kita harus tetap bekerja membangun infrastruktur transportasi laut sebagai tugas dan fungsi utama kita yang saat ini sedang berjalan diantaranya pengembangan pelabuhan laut Likupang guna mendukung sarana konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang,” jelas Qowi.

    Dirinya mengajak untuk mari kita wujudkan konektivitas yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah untuk mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera.

    “Sulut Hebat,” serunya.

    (ABL)

  • Bersama Menaker RI, Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Runtuwene Resmikan BLK GMAHK Minut

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Daerah Sulawesi Utara merupakan salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus oleh pemerintah pusat. Terbukti, Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziyah didampingi Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene mendatangi Kabupaten Minahasa Utara guna meresmikan BLK GMAHK yang terletak dikompleks perkantoran Bupati Minahasa Utara, jumat (24/9).

    Pada kesempatan itu Fauziyah mengatakan bahwa BLK GMAHK yang diresmikannya merupakan salah satu dari 1.114 BLK komunitas yang dibangun oleh Kemnaker RI pada tahun 2020. Sedangkan untuk pelaksanaan program pelatihan dilaksanakan tahun 2021 ini.

    “Secara total seluruh Indonesia dari tahun 2017-2020 Kemnaker membangun 2.127 BLK komunitas se Indonesia. Ini dibangun sesuai dengan komunitas keagamaan. Kalau di Sulut berbasis agama Kristen Protestan dan Kristen katolik, begitu juga di NTT dan Sumut. Sedangkan untuk Jawa kami bangun BLK komunitas Islam di pondok-pondok pesantren,” terang Menaker Fauziyah.

    Ia mengatakan, pada tahun 2020 juga, pihaknya membangun BLK berbasis serikat pekerja/serikat buruh, karena Kemnaker menyadari serikat pekerja/serikat buruh perlu meningkatkan kompetensinya untuk desk skilling dan up skilling.

    “Di tahun 2021, proses pembangunannya baru dimulai walau tak sebanyak di tahun 2020. Kemnaker akan membangun 787 BLK komunitas, yang pelaksanaan pelatihannya dilakukan di tahun selanjutnya,” tukas Menaker Fauziyah.
    Harapannya untuk Sulut, dengan adanya BLK komunitas ini bisa bisa membantu menciptakan tenaga yang kompeten untuk mendukung pengembangan KEK Bitung dan KEK Likupang yang sementara berproses.

    “Jadi kami membangun, kami berikan peralatan pelatihan, instrukturnya dan paket pelatihannya. Setelah kami berikan semuanya kami berharap BLK komunitas ini menjadi BLK mandiri,” tutup Menaker.

    Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene yang juga menghadiri peresmian BLK GMAHK menyampaikan harapannya bagi Sulut menciptakan tenaga-tenaga kerja yang memiliki keahlian yang baik di segala bidang.

    “Saya berharap BLK ini selamanya ini digunakan dan dimaksimalkan untuk anak-anak kita. Karena setiap tahun ada angkatan kerja. Banyak juga pengangguran dari angkatan kerja untuk dilatih agar tak selalu berharap jadi pegawai negeri. Jika punya keahlian, maka bukan hanya berharap jadi pegawai manapun tapi juga mampu buka lapangan pekerjaan,” kata Felly.

    Untuk BLK GMAHK sendiri dimanfaatkan untuk pelatihan-pelatihan khusus kuliner.

    “Nanti ada BLK lain untuk pelatihan reparasi AC, bengkel motor dan keahlian-keahlian lain,” tambah dia.
    Felly juga berharap dukungan dari Pemerintah Daerah, apalagi untuk Sulut mendapatkan jatah tujuh BLK di tahun 2020.

    “Tadi sudah disampaikan berapa banyak yang dibangun di Indonesia, dan di tahun 2020 ada tujuh BLK yang sudah dibangun di Sulut. Nanti akan disambung lagi di tahun yang datang. Dukungan pemerintah daerah sangat penting karena tidak selamanya BLK ini dibiayai oleh Kemnaker. Ada waktunya, dan diharapkan di kemudian hari bisa mandiri,” harapnya.

    Turut hadir dalam peresmian BLK GMAHK, Kadisnaker Kabupaten Minut Edwin Ombu dan Kadisnaker Propinsi Sulut Erni Tumundo, dan pendeta dari GMAHK Kabupaten Minut.

    (ABL)

  • FER Ingatkan Penerima Kartu Prakerja Jangan Kejar Insentifnya, Tapi Lihat Manfaatnya

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam kegiatan temu muka penerima kartu prakerja di Provinsi Sulawesi Utara, jumat (24/9) di FourPoint, Manado. Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene (FER) ingatkan penerima kartu prakerja jangan hanya melihat insentifnya, tapi lihat manfaatnya.

    Menurut Felly, ilmu yang di dapat dari pelatihan sangat penting, karena bisa mengasah keterampilan atau skill para pencari kerja.

    “Itu bisa menjadi nilai plus bagi perusahaan yang akan merekrut pekerja. Ini hal yang positif, ayo masyarakat Sulawesi Utara manfaatkan program pemerintah ini,” Ucap Runtuwene saat diwawancarai.

    Terlepas dari itu, Felly menginggatkan bagi masyarakat Sulawesi Utara yang belum bisa lolos dalam gelombang-gelombang sebelumnya jangan berkecil hati.

    Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene saat diwawancarai awak media

    “Jika belum lolos, dicoba terus, ada yang nanti di gelombang gelombang berikutnya baru lolos, ini mungkin karena penuhnya kapasitas pendaftar atau sumberdaya internetnya yang tidak menunjang sehingga belum bisa lolos. Saya sudah beri tahu pelaksana kegiatan agar supaya Sulawesi Utara mendapat perhatian, ini harus disampaikan karena memang di beberapa daerah, sarana internet tidak atau belum memadai sehingga harus diperhatiakan oleh pelaksana kegiatan,” Ungkapnya.

    Sementara itu, Direktur Eksekutif Pelaksana kartu prakerja Denni Puspa Purbasari mengapresiasi Sulawesi Utara yang antusiasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

    Dirinya berharap di gelombang berikut nanti, akan lebih banyak masyarakat Sulawesi Utara yang bisa lolos untuk mengikuti pelatihan.

    Foto bersama dengan penerima kartu prakerja di Sulut

    Namun, ditanya soal kapan gelombang selanjutnya akan dibuka dirinya belum bisa memastikan, karena menurutnya penjelasannya bahwa untuk membuka gelombang selanjutnya, harus menunggu gelombang yang sebelumnya selesai.

    “Kita lihat berapa kuota yang tersedia dulu, baru kita buka gelombang selanjutnya. Tapi intinya yang belum berhasil harus ingat penerima kartu prakerja bukan yang sudah menerima BPUM ataupun BLT dari pemerintah,” Ucapnya.

    (ABL)

    Video Selengkapnya:

  • DPRD Sulut Gelar Paripurna HUT Ke-57 Sulut, OLLY Ajak Rakyat Terus Jaga Kerukunan

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-57 Provinsi Sulawesi Utara, DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna pada Kamis (23/9) diruang rapat paripurna DPRD Sulut.

    Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay dan Billy Lombok serta dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw.

    Diketahui, Rapat paripurna ini digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sangat ketat. Undangan dibatasi, wajib memakai masker, dan letak duduk diberi jarak.

    Master of ceremony yang bertugas pun tak pernah lelah mengingatkan peserta paripurna untuk tidak melepas masker dan tetap menjaga social distancing.

    Seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, paripurna HUT daerah yang digelar Sekretariat DPRD ‘mengawinkan’ adat khas Sulut yang terdiri dari tiga etnis besar, yakni Minahasa, Nusa Utara, dan Bolmong Raya. Semua undangan menggunakan pakaian adat tiga etnis ini. Bahkan di akhir paripurna dipilih empat orang undangan yang dinilai mengenakan pakaian adat terbaik.

    Paripurna dimulai dengan tarian Kabela dari Bolaang Mongondow. Diketahui Tari Kabela adalah tari penjemputan tamu, yang berasal dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Indonesia. Tari Kabela digelar untuk menyambut tamu yang dekat maupun jauh.

    Dalam bahasa Bolaang Mongondow, Kabela disebut boyo-boyo yang artinya tempat sirih pinang. Setelah itu menampilkan Masamper, khas Nusa Utara.

    Di tengah pelaksanaan paripurna, tari Maengket tampil di hadapan undangan.

    Pada pergelaran itu, Silangen mengatakan Sulut melalui perjalanan panjang hingga tiba di usia 57 tahun.

    “Dengan berbagai kemajuan dan keberhasilan tentulah tidak lepas dari beragam upaya dan kerja keras pemimpin-pemimpin daerah sebelumnya yang didukung segenap komponen masyarakat Sulut yang dikenal masyarakat religius, adaptif, dan pekerja keras,” tutur Silangen.

    Jauh sebelum bangsa besar ini berdiri, lanjutnya, kiprah dan karya putra putri terbaik Sulut tercatat dengan tinta emas dalam lintasan sejarah bangsa.

    “Tradisi mencetak prestasi bagi negeri ini terus dilanjutkan oleh para pemimpin daerah kita tercinta. Termasuk didalamnya Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Bapak Steven Kandouw,” sebut politikus PDI Perjuangan ini.

    Lanjutnya, walaupun di kondisi pandemi Covid-19, tidak melunturkan semangat gubernur dan wakil gubernur menggerakkan semua sektor pembangunan. Sehingga kerja tulus ini diapresiasi oleh berbagai pihak. Termasuk pemerintah pusat. Silangen pun membeber prestasi Olly-Steven. Penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai peringkat pertama koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi (Korsupgah) monitoring center prevention KPK, penghargaan dari Badan Pusat Statistik atas kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga menembus angka 8,69%, tertinggi se-Indonesia. Selanjutnya penghargaan Abdi Bakti Tani tahun 2021 dari Presiden Republik Indonesia yang diserahkan Wakil Presiden atas keberhasilan ekspor komoditas pertanian tertinggi.

    “Terakhir gubernur kebanggaan kita mendapatkan pengakuan dan penghargaan sebagai gubernur terpopuler versi media digital dari anugerah humas Indonesia,” kata legislator asal Nusa Utara ini.

    Kinerja pemerintah daerah yang luar biasa ini, lanjutnya, menginspirasi DPRD terus berkarya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara. Melalui optimalisasi tugas pokok dan fungsi DPRD yakni fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran,
    Kemudian Silangen memastikan DPRD terus mengoptimalkan kinerja.

    “Kami memandang penting mensinergikan tugas bersama DPRD kabupaten/kota. Karena keberhasilan pelaksanaan tugas banyak bergantung pada sinergitas DPRD provinsi dengan DPRD kabupaten/kota, serta pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota,” urainya.

    DPRD pun menggagas pembentukan forum pimpinan DPRD se-Provinsi Sulawesi Utara.

    “Dimana kami merencanakan untuk melakukan pertemuan pimpinan DPRD se-Sulut untuk membicarakan hal-hal berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi DPRD,” tukasnya.

    DPRD pun kami berkomitmen mendukung pemerintah daerah mengantar ”Sulut Maju Dan Sejahtera, Indonesia Maju”, sebagaimana tema peringatan HUT ke-57.

    “Dalam kaitan dengan hal tersebut maka kami konsisten mengawal sejumlah program dan kegiatan pemerintah daerah. Termasuk menangani pandemi Covid-19 dan penanganan berbagai bencana lainnya. Seperti bencana banjir yang menimpa sebagian masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara dan masyarakat Bolaang Mongondow. Sambil terus mengoptimalkan kinerja DPRD,” tuturnya.

    Di atas beragam upaya ini, pimpinan serta anggota DPRD, katanya, menyadari eksistensi sebagai wakil rakyat adalah kepercayaan dan anugerah Tuhan.

    “Kami sungguh menyadari beratnya beban yang harus kami pikul. Oleh karena itu sebagai umat yang beriman, kami awali pelaksanaan kegiatan DPRD setiap minggu dengan melakukan peribadatan secara bersama. Saya dan tentu kita semua berkeyakinan, bila kita bekerja dengan mengandalkan Tuhan, maka tangan Tuhan akan menopang dan memberkati daerah kita. Sebagaimana janji Firman Tuhan dalam Ibrani 13:5b, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau,” tandasnya.

    Usai paripurna, dilakukan peresmian sejumlah proyek fisik Sekretariat DPRD yang dibiayai APBD 2021. Disaksikan undangan dan Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu.

    Sementara dalam sambutannya Gubernur Olly Dondokambey menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder, termasuk DPRD Sulut dalam mendukung kerja-kerja pemerintah.

    “Kita bersyukur bahwa di tengah-tengah dinamika dan pandemi Covid-19 kita bisa mencapai semua ini,” kata Olly seraya mengajak seluruh rakyat Sulut tetap menjaga kerukunan untuk bisa terus membangun daerah ini.

     

     

    Turut hadir Forkompinda, bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota, Ketua DPRD se kabupaten/kota serta undangan lainnya.

    (ADVETORIAL)

  • NICK Berharap Momentum HUT Ke-57 Bisa Membawa Sulut Lebih Tangguh

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Fraksi Partai NasDem Sulut, Nick Adicipta Lomban memaknai Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Sulawesi Utara dengan berharap agar supaya Sulut akan semakin tangguh.

    “Momentum HUT Ke-57 Sulut ini saya berharap sebagai anggota DPRD tapi juga sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem, dimana Sulut ini semakin tangguh dimasa yang sulit ini yakni dimasa pandemi covid-19,” kata Nick, kamis (23/9) usai mengikuti Paripurna DPRD Sulut dalam rangka HUT Ke-57 Provinsi Sulut.

    “Sulut tangguh dalam artian masyarakatnya juga tangguh. Saya berharap Herd Imunity di Sulut itu bisa cepat tercapai,” tambahnya.

    Tapi juga yang tidak kalah penting lanjut Politisi Dapil Bitung-Minut, bagaimana mewujudkan Sulut yang maju dan sejahtera.

    “Kedepannya saya berharap kita secara ekonomi semakin maju, daya beli masyarakat meningkat agar masyarakat dapat sejahtera tentunya dan sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih unggul. Itu tiga faktor yakni kesehatan, pendidikan dan dari segi ekonomi (daya beli masyarakat) sehingga jika ketiga faktor itu kedepan sudah tercapai maka sulut sudah bisa dikatakan maju dan sejahtera,” jelasnya.

    Personil Komisi II DPRD Sulut itu juga mengatakan agar kedepannya ada kolaborasi yang lebih positif lagi antara pemerintah dan masyarakat, Eksekutif dan Legislatif untuk mewujudkan ini semua.

    “Program-program yang direncanakan harus menyentuh langsung pada masyarakat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dan tentunya DPRD konsisten untuk kemudian mengawal itu semua,” tutup Lomban.

    (ABL)

  • HUT Ke-57 Sulut, ROCKY WOWOR: Pembangunan Terus Maju Dibawah Kepemimpinan ODSK

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam momentum perayaan HUT ke-57 Provinsi Sulawesi Utara, ada pesan mendalam yang disampaikan ketua fraksi PDIP DPRD Sulut, Rocky Wowor.

    Dirinya menilai bahwa dibawah Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey (OD) – Wakil Gubernur Steven Kandouw (SK) terjadi peningkatan serta percepatan pembangunan di Sulut sehingga lompatan-lompatan pembangunan ini membuat Sulut lebih hebat.

    “Ditambah juga berbagai penghargaan membuktikan bahwa kepemimpinan Olly – Steven berhasil. Mulai dari apresiasi pemerintah pusat hingga lembaga seperti KPK,” ungkap Wowor, kamis (23/9).

    Berbagai sektor terus bergerak maju dan keberhasilan ODSK membawa Sulut menjadi perhatian bagi Nasional.

    ODSK berhasil membuat pertumbuhan ekonomi Sulut melejit di saat pandemi. Berbagai terobosan dimasa pandemi luar biasa mengingat daerah lain terpuruk akibat wabah corona.

    “Ditandai dengan berbagai perhargaan yang diterima Sulut. Mulai dari sektor pertanian, di mana Pak Olly dan Pak Steven diganjar penghargaan Abdi Bakti Tani tahun 2021 untuk ekspor pertanian tertinggi. Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat. Sektor pertanian kini menjadi unggulan,” sebutnya.

    Selain itu, kata Wowor, Olly-Steven juga mendapat penghargaan di bidang tenaga kerja dari pemerintah pusat.

    “Artinya, pemerintah provinsi mulai mendapat formulasi tepat dalam menangani dampak Covid-19,” tambahnya.

    Kemudian penghargaan dari KPK peringkat pertama Korsupgah (Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Korupsi) MCP KPK (Monitoring Center Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi) serta pertumbuhan ekonomi Sulut pada kuartal II-2021 berada di atas angka nasional, dikatakan Wowor, bukti keseriusan pemerintah mengutamakan masyarakat dalam semua kebijakan.

    “Angka kemiskinan yang terus turun ikut memberi bukti Sulut kian maju di tangan OD-SK. Dirgahayu Sulawesi Utara,” kunci personil Komisi II ini.

    “Harapan saya, Sulut semakin maju dan sejahtera, mewujudkan Indonesia maju,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut Rocky Wowor.

    Dia mengatakan, tantangan di ulang tahun ke-57 Sulut sangat besar.

    Dimana, pemerintah dan instansi terkait harus mencari solusi dampak mewabahnya Covid-19.

    “Semua sektor ikut kena imbas. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan bijaksana oleh pemerintah. Menjaga masyarakat tetap sehat, di samping itu harus juga memastikan masyarakat sejahtera,” tukas politikus muda asal Bolmong Raya ini.

    Dia menilai, di tangan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sulut menunjukkan kemajuan luar biasa meski di tengah pandemi Covid-19.

    (ABL)

  • HUT Ke-57 Provinsi Sulut, BW: Bersama Kita Bangun Sulut Lebih Maju

    test.petasulut.com/, SULUT – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Sulut, ada makna tersendiri yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu.

    Dirinya mengatakan bahwa makna HUT provinsi Sulut kali ini adalah momentum bagaimana kita mengintrospeksi diri dan bersyukur atas apa yang telah dicapai oleh daerah nyiur melambai ini.

    “Di usia yang ke-57 tahun Provinsi Sulut ini tentunya merupakan usia yang matang dan tentunya harus juga dibarengi dengan Peningkatan ekonomi daerah melalui penumbuhan daya saing produk unggulan daerah. Sinergitas dan kolaborasi semua stakeholder harus dipererat,” ungkap politisi Nasdem Sulut itu, kamis (23/9) usai mengikuti Paripurna HUT Ke-57 Provinsi Sulut di Kantor DPRD Sulut.

    Tak hanya itu, Politisi Dapil Minahasa-Tomohon itu juga mengatakan bahwa saat ini yang harus kita perhatikan untuk ditingkatkan yakni di sektor pendidikan, sarana-prasarana, sosial dan beberapa sektor lainnya harus kita bangun dan menjadi PR kita bersama.

    “Saya duduk sebagai ketua komisi IV DPRD Sulut, komisi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tentunya apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait hak dan kesejahteraan masyarakat, itu menjadi tugas Komisi IV untuk mengawal dan memperjuangkannya sampai pada realisasi. Memang saat ini kita masih diperhadapkan dengan pandemi covid-19, berbagai sektor pun sangat terdampak, untuk itu kami (DPRD) bersama eksekutif terus berjuang dan untuk memulihkan kembali daerah Sulut tercinta,” jelasnya.

    BW pun mengajak kepada kaum milenial yang merupakan penerus bangsa, teruslah berinovasi dan berkarya karena kelak kesejahteraan bangsa ini ada ditangan mereka.

    “Sekali lagi saya mengucapkan selamat memperingati HUT Ke-56 Provinsi Sulut, jaya terus sulawesi utara,” tutupnya.

    (ABL)