Tag: 2021

  • DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda RPJMD 2021-2026

    test.petasulut.com/, SULUT – DPRD Provinsi Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengambilan keputusan terhadap Ranperda tentang rencana pembangunan jangkah menengah daerah (RPJMD) Provinsi Sulut tahun 2021-2026, selasa (10/8) diruang paripurna DPRD Sulut.

    Diketahui, pergelaran Rapat Paripurna ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat guna meminimalisir penyebaran covid-19.

    Kegiatan tersebut pun dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Andi Silangen didampingi Wakil Ketua DPRD Victor Mailangkay dan Billy Lombok serta dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw.

    Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen mengawali pertemuan itu dengan mengatakan bahwa ditengah semaraknya suasana menyongsong hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan republik Indonesia ke-76 tahun, tanggal 17 Agustus tahun 2021, kiranya semangat kebangsaan dan jiwa nasionalisme serta patriotisme akan tetap menjadi bagian kita sekalian.

    “Walaupun ditengah pandemi Covid-19 yang belum mereda tetapi semangat juang dari pimpinan dan Anggota DPRD serta jajaran pemerintah sebagai penerus cita-cita bangsa patut menjadi langkah positif untuk kita bisa terus maju dalam upaya mensejahterakan rakyat Sulut,” kata Andi.

    Lanjut Silangen, Pembahas Ranperda tentang RPJMD tahun 2021-2026 dengan perangkat daerah terkait telah selesai.

    “Maka hari ini adalah rapat paripurna tingkat dua,” ungkapnya.

    Dalam rapat itu pula, Pansus Pembahas Ranperda RPJMD melalui Anggota DPRD Vonny Paat melaporkan hasil rumusan terkait ranperda ini.

    Adapun pendapat akhir Fraksi-fraksi yang telah dirangkum oleh pansus RPJMD yakni:

    – Adanya Korelasi yang sinergi antara penetapan prioritas program dengan kegiatan antar sektor.

    – Pemerintah percepat pemulihan ekonomi melalui reformasi sosial, ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur.

    – Fraksi-fraksi mendukung segala kebijakan pemerintah yang pro rakyat dengan senantiasa tetap melaksanakan fungsi pengawasan dengan segala kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

    – RPJMD yang ditetapkan agar difokuskan pada rencana strategi 5 tahun kedepan dari Gubernur dan Wagub khususnya yang terkait dengan pelayanan publik.

    – Sektor pelayanan kesehatan, kiranya pemerintah dapat meninjau pelayanan rumah sakit yang berada di Sulut dalam penetapan pasien dengan status meninggal akibat covid-19, karena ada sebagian masyarakat yang tidak menerima keputusan itu. Serta ketersediaan alat yang belum memadai seperti oksigen, ventilator dan tunjangan insentif nakes harus jadi perhatian pemerintah.

    – Pemerintah kiranya mencari terobosan untuk menggeliatkan kembali peran wirausaha dalam kegiatan pelaku usaha kecil menengah, UKM dan UMKM.

    – Melakukan riset untuk menentukan keunggulan kompetitif pariwisata sulut serta penelitian akan minat masyarakat terhadap pariwisata.

    – Apresiasi terhadap visi misi Gubernur dan Wagub Sulut untuk menjadikan sulut sebagai pintu gerbang indonesia ke asia pasifik, hal ini ditunjang dengan bandara internasional sam ratulangi serta pelabuhan internasional Bitung.

    -Terkait Pembangunan KEK Pariwisata Bitung dan Likupang, berharap pembangunan ini dapat selaras karena ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sulut.

    – Perlu adanya pemerataan pembangunan yang berkeadilan di daerah daerah kepulauan, khususnya jaringan listrik, komunikasi dan internet.

    – mengusulkan dan mendorong adanya olahraga elektronik di Sulut.

    – Adanya pengembangan dibidang peternakan.

    – Untuk pengembangan wilayah di nusa utara, Fraksi-fraksi berpendapat perlu dipertimbangkan untuk daerah ekonomi perbatasan.

    -meningkatkan dan mengoptimalkan sosialisasi serta himbauan disertai tindakan dalam upaya membatasi dan mengurangi pencemaran lingkungan terutama mengatasi sampah rumah tangga dan industri.

    “Kiranya Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026 dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi perda,” ungkap Paat.

    Menanggapi laporan Pansus RPJMD, Wakil Gubenur Sulut Steven Kandouw dalam sambutannya mengatakan bahwa kritik dan saran ini sangat diperlukan.

    “Contohnya tadi, catatan-catatan yang disampaikan Anggota DPRD Vonny Paat. Ada 14 poin, disitu disebut ada pemulihan ekonomi, syukur di Sulut pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Wagub.

    Pansus juga mengingatkan tentang kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, Wabug menjawab bahwa tugas dan tanggung jawab pemerintah adalah menciptakan regulasi yang pro rakyat.

    ” Rakyat di anak emaskan dan tidak di anaktirikan. Untuk strategi 5 tahun kedepan ini harus dimulai dengan fokus pada pelayanan publik pasca covid walaupun adanya PPKM, tetap hal ini akan diperhatikan. Pelayanan kesehatan juga yakni ketersediaan oksigen, ventilator serta tunjangan nakes. 3 hal ini yang terus saya lihat bermunculan di medsos, pastinya hal ini menjadi perhatian bapak gubernur,” jelas Steven.

    Untuk Pariwisata, Kandouw menyampaikan bahwa hal ini yang menjadi unggulan di Sulut, pastinya kita harus persiapkan dengan baik.

    “Terima kasih kepada pansus DPRD Sulut yang selalu terus mengingatkan hal-hal yang penting untuk kita jalankan dan kembangkan, kiranya kedepan daerah sulut bisa maju dan sejahtera,” tutupnya.

    Rapat itupun dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama terhadap Ranperda RPJMD provinsi Sulut tahun 2021-2026 oleh Pimpinan DPRD Sulut dan Wakil Gubernur Sulut yang disaksikan seluruh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Para Assisten pemerintah Provinsi Sulut bersama jajarannya, Tokoh Masyarakat, Undangan dan Insan Pers yang hadir secara fisik maupun virtual.

    (ADVETORIAL)

  • Arus Dukungan Berbagai Elemen Masyarakat Disampaikan Untuk Nakes RS Kandou

    test.petasulut.com/, SULUT – Para pejuang kesehatan yakni Nakes sampai saat ini adalah garda terdepan dalam memerangi pandemi Covid-19.

    Kerja keras para tenaga kesehatan pun dianggap patut mendapat acungan jempol atas kinerja mereka selama ini.

    Hal itu dibuktikan dengan arus dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi yang diungkapkan melalui karangan bunga untuk tenaga kesehatan yang saat ini sementara memerangi covid 19 di Rumah Sakit Prof RD Kandow Manado.

    Ratusan karangan bunga terpampang di sekitar Gedung Irina F dan Gedung Palma tempat perawatan pasien covid 19 yang berisi dukungan dan motivasi agar para nakes tetap semangat berjuang di tengah peningkatan kasus covid 19 bahkan sorotan yang disuarakan masyarakat.

    Dirut RS Kandou, Jimmy Panelewen

    Mengenai hal itu, Direktur Utama (Dirut) RS Prof RD Kandou Manado DR.dr Jimmy Panelewen SpB-KBD mengaku kaget bahkan tidak menyangka begitu banyak masyarakat, tokoh – tokoh politik bahkan pejabat daerah yang memberikan dukungan serta mengapresiasi kerja keras para tenaga medis rumah sakit.

    ”Itu sebenarnya spontanitas baik dari stakeholder eksternal maupun juga organisasi – organisasi profesi karena mereka melihat dengan pencitraan serta pemberitaan terhadap tenaga kesehatan yang demikian sehingga mereka takutkan terjadi demotivasi, setidaknya dengan adanya dukungan ini mereka semangat menjalani tugasnya, ” ujar Dirut Panelewen, selasa (10/8) kepada awak media.

    Tak hanya itu, Dirut RS Kandou pun berharap sorotan yang ada saat ini tidak menyebabkan demotivasi dari tenaga kesehatan karena akan menjadi persoalan besar. Pertama, bagaimana lagi pasien yang mau dirawat disini, yang kedua dengan adanya isu-isu seperti itu menyebabkan ketakutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan kondisi pasien menjadi buruk akibat tidak cepat dibawah ke rumah sakit.

    ” Apresiasi serta terima kasih saya sampaikan atas dukungan semua pihak bagi tenaga kesehatan RS Kandow, mereka juga menyampaikan kepada saya bahwa tenaga kesehatan tidak bekerja sendiri walaupun mereka tidak terlibat langsung menangani pasien covid di RS Kandow tetapi paling tidak banyak yang mendukung perjuangan para nakes disini,” tutupnya.

    (ABL)

  • SILANGEN: Kita Harus Dukung Kerja Keras Para Nakes Dalam Menangani Pasien Covid

    test.petasulut.com/, SULUT – Berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan para tenaga Nakes di beberapa rumah sakit di Sulawesi Utara terus dikemukakan.

    Bahkan, keluhan terhadap pelayanan tenaga medis ini menjadi buah bibir dan perbincangan hangat di media sosial.

    Menjawab hal itu, Ketua DPRD Sulut dr. Fransikus Andi Silangen, SPB, KBD mengakui bahwa melonjaknya kasus positif covid-19 di Sulut ini membuat para tenaga nakes menjadi sedikit kewalahan karena tingginya jumlah pasien.

    Namun, dirinya tetap memberikan dukungan terhadap kerja keras para tenaga kesehatan yang sementara berjuang dalam menangani pasien covid 19 di sejumlah rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

    Sebagai pimpinan Dewan sekaligus pernah menjadi bagian dalam menangani pasien, ia sangat menghargai kerja teman – teman sejawat tenaga kesehatan ditengah wabah Pandemi covid 19.

    Dikatakannya masyarakat harus bersatu memberikan dukungan bagi tenaga kesehatan yang menjadi garis terdepan mengatasi persoalan covid 19 yang terjadi di seluruh dunia terutama Sulawesi Utara.

    ” Situasi sekarang yang sulit, teman-teman pers juga harus membantu. Orang bekerja dalam keadaan tertekan beda dengan situasi normal apalagi nakes juga saat ini cukup banyak terpapar bahkan ada yang sampai meninggal apalagi kalau dalam situasi tekanan dalam bekerja bisa saja hilang konsentrasinya dan itu perlu dipahami, ” ujar Politisi PDIP kepada wartawan Senin (9/8/21) usai rapat RPJMD di ruang paripurna DPRD Sulut.

    Secara khusus terkait sorotan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit Prof RD Kandou Manado, Silangen menjelaskan pengalamannya yang pernah bertugas di rumah sakit tersebut.

    ” Sebagai rumah sakit pendidikan, prosedur tindakan yang dilakukan sangat ketat. Kita itu paling takut kalau orang meninggal, karena kalau pasien sampai meninggal ada akan dipertanggung jawabkan melalui forum, jadi akan diurutkan kronologi pasien yang meninggal. Dibenak saya yang pernah mengikuti pendidikan itu yang paling ditakuti. ” ungkap Silangen

    Karena menurutnya di rumah sakit pendidikan tersebut ada yang namanya koas, residen masing -masing harus mempertanggung jawabkan kronologis tindakan yang dilakukan.

    ” Contohnya seperti ini ada kasus kematian itu pasti mereka telusuri semua, ” bebernya

    Disisi lain legislator Dapil Nusa Utara ini menghimbau masyarakat tidak takut berobat ke rumah sakit karena menurutnya tidak ada yang namanya rumah sakit sengaja meng-covid kan pasien.

    ” Tidak ada, tidak ada rencana rumah sakit mencovidkan pasien, semua itu di rumah sakit ada protapnya ada SOP, jadi sangat ketat menentukan pasien itu menjadi covid, “pungkas Silangen.

    (ABL)

  • Terus Berdatangan, Bupati JG Kembali Terima Bantuan Dari Perusahaan

    test.petasulut.com/, MINUT – Berbagai topangan untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19 terus berdatangan di kabupaten minahasa utara.

    Dimana jumat (6/8) hari ini yang berlokasi di Pendopo Pemkab Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda (JG) kembali menerima Bantuan Sosial dari Bank PT Mandiri (Persero)TBK, Perum Bulog dan PT Pos indonesia.

    Penyerahan pun dilakukan secara simbolis. Bantuan ini akan disalurkan secara langsung dari pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kepada masyarakat yang ada di 10 Kecamatan Minahasa utara.

    Pada kesempatan itu, Bupati Joune Ganda mengatakan Bantuan ini sangat berarti untuk masyarakat.

    “PPKM level 4 ini, tentu sangat berpengaruh bagi masyarakat baik itu pembatasan kegiatan karena aturan pemerintah, maupun melakukan isolasi mandiri, yang pastinya mempengaruhi sisi ekonomi masyarakat. Karena itu, kami pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk langsung menyalurkan bantuan yang diberikan,” ujar Bupati minut”(JG).

    Tak hanya itu, Bupati Minut juga berkata bahwa dampak positif dari pelaksanaan PPKM level 4 sudah jelas dirasakan masyarakat Minut.

    “Ini terlihat dari jumlah penyebaran Covid-19 di Minahasa Utara terus menurun sejak bulan Agustus,” tuturnya.

    Seperti diketahui bahwa pemerintah kabupaten Minut dan pihak terkait terus berusaha dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Minahasa utara.

    (Billy George)

  • Soroti Keluhan Publik Soal RS Kandou, BW Desak Nakes Utamakan Pelayanan

    test.petasulut.com/, SULUT – Keluhan masyarakat terkait pelayanan Rumah Sakit Kandou, malalayang terus dilontarkan dan sempat viral di media sosial.

    Adapun beberapa kasus yang terjadi baru-baru ini yakni seorang ibu hamil yang meninggal serta anak remaja yang dinyatakan meninggal dengan status Positif Covid-19.

    Di 2 kasus itu, keluarga dan para kerabat korban melalui postingan di media sosial sangat menyesalkan pelayanan pihak RS Kandou yang dinilai telah melakukan pembiaran atau tidak dilakukannya pelayanan yang maksimal.

    Keluhan masyarakat yang diviralkan di Media Sosial soal pelayanan RS Kandou

    Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu angkat bicara.

    Dirinya menekankan bahwa para Nakes di RS Kandou harus bekerja profesional.

    “Saya mengakui memang lonjakan kasus positif covid-19 di Sulut membuat para nakes sedikit kewalahan menangani para pasien. Tapi jangan sampai mengurangi profesionalisme dalam bekerja, karena hal ini menyangkut nyawa seseorang,” ungkap Politisi Partai NasDem ini, jumat (6/8).

    Lanjut BW, bangsa ini sedang diperhadapkan dengan wabah covid-19 dan yang menjadi garda terdepan dalam memberantas virus corona adalah para tenaga medis. Tuntutan besar ini harus dibarengi dengan kinerja yang mempuni, karena pemerintah juga telah berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

    “Saya mendesak pihak RS Kandou untuk melakukan pembenahan secepatnya dari segi pelayanan dan kinerja. Hal itu yang menjadi tuntutan publik. Jangan sampai seperti pribahasa ‘Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga’,” desaknya.

    Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu juga menuturkan bahwa komisi IV DPRD Sulut akan segera memanggil pihak RS Kandou untuk dimintai penjelasan.

    “Kalau perlu, kami komisi IV akan agendakan untuk turun langsung ke RS Kandou,” katanya.

    “Hidup ini harus jadi berkat, pelayanan tenaga medis untuk menyembuhkan orang adalah bentuk pelayanan kepada Tuhan,” tambahnya.

    (ABL)

  • HUT Ke-58 Desa Werdhi Agung, Ini Pesan Ketua Peradah Bolmong PUTRA JAYA

    test.petasulut.com/, SULUT – Tepat hari ini, jumat 6 Agustus 2021, Desa Werdhi agung kecamatan dumoga tengah, Kabupaten bolaang mongondow telah berumur 58 tahun.

    berbagai ucapan atas HUT ke-58 tahun Desa Werdhi Agung ini dilantunkan oleh berbagai pihak. Seperti yang disampaikan Ketua peradah Bolmong, Putra Jaya.

    Dirinya mengatakan semoga Desa Werdhi Agung semakin jaya walaupun saat ini masyarakat diperhadapkan dengan pandemi Covid-19.

    “Kesolidan masyarakat Desa Werdhi Agung di tengah pandemi ini sangat dituntut, dalam artian warga harus saling gotong royong dan tolong-menolong antar umat beragama. Itu yang terpenting,” ucap Putra kepada awak media baru baru ini.

    “Tapi saya yakin dibawah kepemimpinan sangadi I ketut wardana, Desa Werdhi Agung bisa semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

    Tokoh muda Sulut ini juga berpesan untuk para kaum muda di Desa Werdhi Agung untuk selalu membangkitkan semangat juang yang tinggi dan visioner.

    “Semoga kedepannya Desa Werdhi Agung bisa melahirkan tokoh-tokoh muda potensial, yang berani membawa warna baru ditengah-tengah masyarakat guna mengharumkan nama Desa san juga daerah Sulawesi Utara,” pintanya.

    “Dirgahayu Desa Werdhi Agung ke-58 tahun. Semakin jaya, solid dan sejahtera,” tutupnya.

    (ABL)

  • JERRY MASSIE Salut Dengan Kesigapan PMI Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Kesigapan PMI Sulut dalam hal menindaklanjuti keluhan masyarakat yang membutuhkan darah mendapat apresiasi dari Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie.

    Dirinya mengatakan salut atas sikap responsif Palang Merah indonesia (PMI) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Anie Dondokambey.

    Selain itu kata Jerry, PMI Sulut sangat sigap atas keluhan masyarakat khususnya bagi pasien yang membutuhkan darah.

    “Saya juga berikan apresiasi kepada para pengurus di antaranya dewan kehormatan Walikota Bitung Maurits Mantiri dan juga Sekretaris PMI Mercy Rampengan. Memang saya lihat team work dari pengurus serta sikap concern terhadap masyarakat cukup tinggi,” kata dia, Rabu (4/8).

    “Semua itu tak lepas dari peran Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw dengan program Sulut Hebat,” akunya.

    Sementara Sekretaris PMI Sulut Nercy Rampengan apa yang dilakukan adalah sikap kemanusian.

    “Tuhan sudah mengajarakan kita kasih dan saling membantu sesama dan itulah yang kami lakukan. Kami terus berharap dukungan masyarakat Sulut dan juga bagi para pendonor kami sangat berterima-kasih,” kata dia.

    “setetes darah sangat membantu bagi kehidupan orang yang membutuhkan,” tambahnya.

    (ABL)

  • Terima Bantuan Dari Perusahan, Bupati Minut: Bantuan Ini Sangat Berarti Untuk Masyarakat

    test.petasulut.com/, MINUT – Bupati Joune JE Ganda SE, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, menerima bantuan dari PT. Tirta Investama, PT. Kawanua Dasa Pratama, PT. Meares Soputan Mining, PT. Adi Cipta Wisesa dan PT. Sukanda Jaya, dan disaksikan Kapolres Minahasa Utara, AKBP Grace Rahakbauw, SIK, MSi dan Perwira Penghubung Kodim 1310 Bitung, Mayor Inf Jemmy Lotulung, kamis (5/8-21), di pendopo kabupaten minut.

    Pada kesempatan itu, JG mengatakan bahwa sudah banyak upaya yang pemerintah lakukan, sejak Kabupaten Minahasa Utara ditetapkan PPKM level 4 puji Tuhan sampai saat ini sudah menunjukkan hasil yang cukup baik. Bantuan dari pihak perusahaan sangat membantu masyarakat yang isoman dan yang terdampak dari segi ekonomi.

    “Kita tidak boleh kendor dalam melakukan penanganan Covid-19.
    Niat baik yang telah diberikan ini, saya yakin bisa memberi nilai yang baik dan akan dinilai oleh Tuhan,” kata Bupati.

    Dalam acara tersebut, Bupati JG menegaskan kepada para camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jangan coba-coba mengambil kesempatan dalam kesempitan.

    “Terutama dimasa pandemi ini dansaya minta agar bisa tepat sasaran dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Minut. Bersama kita saling menjaga dan membantu di masa pandemi,” tutup Joune.

    (Billy George)

  • Paripurna RPJMD, Fraksi NasDem Sulut Beri Catatan Strategis

    test.petasulut.com/, SULUT – DPRD Sulut menggelar rapat paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulawesi Utara tahun 2021-2026, Kamis (5/8).

    Rapat tersebut dipimpin Oleh Ketua DPRD Sulut Andi Silangen didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay serta dihadiri Wakil Gubernur Steven Kandouw.

    Pada kesempatan itu, Fraksi NasDem DPRD Sulut melalui Ketua Fraksi Nick Lomban menyampaikan pandangan umum fraksinya dengan mengapresiasi dan mendukung setiap program pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandow dalam setiap program pembangunan untuk kesejahteraan rakyat.

    “Jika pembangunan itu bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara Partai NasDem siap mendukung dan bersinergi untuk mewujudkan Provinsi Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera, ” tandas Lomban.

    Partai Nasdem juga berharap setiap rencana pembangunan yang tertuang dalam RPJMD dapat memperhatikan kelestarian yang berwawasan lingkungan sehingga dapat meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup daerah Provinsi Sulawesi Utara menjadi lebih baik.

    Selain itu lanjutnya, apa yang tertuang dalam RPJMD dapat memberi dampak yang bermanfaat khususnya dalam menekan angka kemiskinan di daerah.

    Fraksi NasDem juga meminta pemerintah daerah terutama dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat lebih melibatkan dan memprioritaskan pekerja lokal.

    ” Fraksi NasDem juga mengapresiasi bahwa Sulawesi Utara adalah satu satunya provinsi yang memiliki dua kawasan ekonomi khusus yakni KEK Bitung dan KEK Pariwisata khusus Likupang sehingga kami berharap pembangunan kedua KEK ini dapat selaras dan mendukung Sulawesi Utara sebagai super hub dan pintu gerbang Indonesia di Asia Pasifik, ” ujar legislator Dapil Bitung – Minut ini.

    Disisi lain dalam rangka pemerataan pembangunan, Fraksi NasDem berharap agar ada perhatian lebih baik bagi daerah-daerah wilayah kepulauan Maupun perbatasan terluar untuk pembangunan jaringan listrik penerangan, fasilitas komunikasi internet dan lain-lain namun dengan memperhatikan skala prioritas, proporsionalitas kemampuan keuangan daerah.

    ” Kami berharap strategi arah kebijakan RPJMD ini sudah dilakukan kajian mendalam berkaitan dengan masalah pemulihan ekonomi, sosial dan kesehatan akibat Pandemi covid 19. ” pungkas NAL sapaan akrabnya.

    (ABL)

  • PPKM Mikro, BRAIEN WAWORUNTU Bagikan Bantuan di 19 Desa, Target Untuk 1000 Janda/Duda

    test.petasulut.com/, SULUT – Pemerintah saat ini diketahui telah mengambil kebijakan untuk melakukan PPKM di beberapa daerah. Himbauan ini juga diketahui sudah berjalan pada beberapa pekan ini.

    Pemberlakuan himbauan ini otomatis berdampak pada masalah sosial ekonomi masyarakat kelas menengah kebawah.

    Melihat hal ini, Kepedulian pun dilakukan Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Braien Waworuntu (BW).

    Dimana, dirinya berinisiatif secara pribadi untuk membagikan bantuan berupa beras dan sejumlah uang tunai kepada masyarakat khususnya untuk para Janda-Duda guna membantu kebutuhan sehari-hari mereka.

    “Hari ini, rekan-rekan BW Center kembali turun ke masyarakat di 19 desa yang ada di kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa untuk membagikan bantuan,” kata Braien, Kamis (5/8) saat dihubungi melalui telepon seluler.

    Diketahui, target pemberian bantuan dari Legislator Braien Waworuntu adalah sekitar seribuan lebih Janda dan Duda yang berada di 19 desa kecamatan Sonder.

    Bantuan berupa beras telah siap untuk disalurkan

    Legislator Partai NasDem mengatakan bahwa kebijakan PPKM ini menekan penyebaran pandemi Covid-19 sangat berdampak ke masyarakat pekerja harian/pekerja informal.

    “Program ini kami lakukan secara swadaya yang dihimpun melalui BW Center. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

    Braien juga mendoakan semoga pandemi covid-19 ini cepat berlalu.

    “Hidup ini harus jadi berkat. Bantuan sekecil apapun, kalau kita tulus memberi pasti akan menjadi berkat untuk kita,” tutup BW.

    Sebelumnya, BWC telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat desa Rambunan.

    (ABL)