Tag: 2021

  • Minimalisir Kontak Fisik, KAWATU: Agenda DPRD Sulut Untuk Sementara Via Daring

    test.petasulut.com/, SULUT – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Sulawesi Utara beberapa hari belakangan ini membuat aktifitas kegiatan DPRD Sulut seperti rapat-rapat Anggota DPRD dengan para mitra kerja untuk sementara dilakukan via daring.

    Hal itupun dibenarkan oleh sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, senin (5/7) di kantor DPRD Sulut.

    Dirinya mengatakan bahwa Ketua DPRD Sulut Andi Silangen mengambil keputusan untuk meminimalisir kontak fisik sehingga rapat-rapat dilakukan secara daring. Bahkan ada agenda-agenda yang ditunda.

    “Termasuk rapat komisi II, rapat internal komisi I dan RDP komisi IV dengan dinas kesehatan dengan dinas pendidikan, itu ditunda. Yang jalan pembahasan pansus ranperda irigasi tapi juga dilakukan secara daring,” kata Kawatu.

    Demikian juga lanjut Sekwan bahwa sekretariat dewan akan mengawasi secara ketat untuk masuk-keluar tamu di kantor DPRD Sulut yang diakui agak melonggar akhir-akhir ini.

    “Kita akan melakukan seperti diawal-awal untuk wajib rapid tes sebelum masuk kantor kemudian juga membatasi kunjungan tamu termasuk jam kunjungan. Apalagi memang kondisi ini ada keterbatasan tenaga medis termasuk hari ini, belum dapat ditempatkan petugas rapid di kantor dewan sehingga saya instruksikan tidak menerima tamu tanpa rapid tes dan kita batasi betul tamu untuk hari ini kebetulan dari kadis kesehatan menyampaikan bahwa adanya keterbatasan petugas,” jelasnya.

    “Sehingga dihimbau termasuk jajaran pers untuk mensosialisasikan dan menyampaikannya ke masyarakat untuk kita betul-betul mematuhi protokol kesehatan,” tambah Glady.

    Tak hanya itu, Kawatu juga menuturkan bahwa ketua DPRD Sulut menitipkan kepada dirinya untuk meminimalisir perjalanan dinas kecuali yang sangat urgent.

    “Dan terkait juga dengan hal-hal yang lain seperti yang disampaikan pak gubernur. Kita menunggu petunjuk lebih lanjut apakah ada WFH atau ada pembatasan-pembatasan lain, menurut ibu kadis kesehatan bahwa ada edaran nantinya dari pak gubernur, untuk itu dari sekretariat dewan sedang menunggu dan akan mematuhi semua petunjuk yang nantinya akan disampaikan pimpinan daerah kita,” tutupnya.

    (ABL)

  • Covid Sulut Meningkat, JOUNE GANDA: 14 Hari Kedepan Minut Berlakukan PPKM

    test.petasulut.com/, SULUT – Terkait adanya peningkatan kasus positif Covid-19 di Sulawesi Utara, Bupati Minut Joune Ganda mengatakan bahwa peningkatan kasus virus corona ini tidak hanya terjadi di kabupaten minahasa utara atau di sulawesi utara tapi di seluruh indonesia.

    “Dan ini merupakan salah satu langkah-langkah yang kita ambil. Sebenarnya kita sekarang sejak tanggal 30 juni 2021 kemarin, kita sudah melakukan antisipasi dengan mengaktifkan kembali pos-pos keamanan. Per kemarin kita sudah perpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai 14 hari kedepan,” jelas Joune Ganda kepada wartawan disela-sela kegiatan pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun di SMK Negeri 1 Airmadidi, senin (5/7) tadi.

    “Untuk itu, kita akan melihat dan menilai lagi apakah 14 hari kedepan ini situasi sudah lebih terkendali atau bagaimana,” tambah JG.

    Jadi ini perlu disampaikan, Lanjut Ganda bahwa langkah-langkah yang diambil ini adalah langkah Balencing antara kegiatan masyarakat untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mengantisipasi perkembangan Covid-19.

    “Jadi kita tidak juga langsung menutup atau kita langsung stop kegiatan masyarakat, jadi kita lihat berdasarkan wilayah. Wilayah-wilayah yang masuk zona merah, kita akan ketat. Saya besok akan rapat dengan satgas covid-19 untuk kita undang semua camat dan akan dilihat kecamatan mana atau desa mana yang memiliki zona merah, kita akan lokalisir dan akan melakukan pengetatan yang lebih dibandingan daerah yang lain. Daerah yang masih hijau atau kuning, kita akan sedikit buka kegiatan masyarakatnya walaupun tetap dalam pengawasan dan pantauan yang ketat dari satgas covid,” tutupnya.

    (Billy George)

  • Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun, MJP: Ini Terobosan Yang Baik

    test.petasulut.com/, SULUT – Launching Pencanangan Vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 12-17 Tahun di Sulawesi Utara telah resmi dilakukan Pemprov Sulut di 15 kabupaten dan kota, senin (5/7) hari ini.

    Mengenai hal itu, Anggota DPRD Sulut Melky Pangemanan memberi respons atas program vaksinasi untuk para anak remaja ini.

    Kepada awak media, MJP (Sapaan akrabnya) mengatakan bahwa ini program pemerintah yang sudah meluas untuk anak 12-17 tahun, dirinya menilai hal ini sangat baik dalam rangka mencapai Hard Imunity.

    “Sehingga nantinya aktifitas masyarakat juga lebih terjaga namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Karena sasarannya untuk anak 12-17 tahun, berarti mereka usia sekolah. Kalau ini sudah dilaksanakan vaksinasi secara massal kepada anak usia sekolah, ini juga bisa mendorong untuk nantinya ada pembelajaran tatap muka,” jelas MJP diruang kerjanya.

    Kemarin juga dirinya mengingatkan kepada dinas pendidikan daerah provinsi Sulut bahwa dikaji secara komperehensif terkait dengan tatap muka langsung.

    “Kalau bisa dioptimalkan dulu, ada inovasi baru terkait dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Nah, kalau program vaksinasi anak usia sekolah ini sudah berjalan dan sudah menyentuh seluruh peserta didik kita, praktis 12-17 tahun tersebut ini bisa ada kebijakan yang diambil dalam rangka untuk membuka kembali sekolah tatap muka,” jelas Personil Komisi IV DPRD Sulut itu.

    MJP menuturkan bahwa ini terobosan yang baik, untuk itu himbau juga kepada masyarakat. Orang tua yang memiliki anak usia 12-17 tahun untuk bisa memberikan pemahaman kepada generasi muda kita dan juga mensosialisasikannya agar menunjang program pemerintah.

    “Sehingga nantinya ini sasarannya anak usia 12-17 tahun ini bisa segera dilakukan program vaksinasi, menerima vaksin dan kita berharap sulawesi utara dapat jauh dari Covid-19,” tutup MJP.

    (ABL)

  • Bupati-Wabup Minut Pantau Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun di SMK N 1 Airmadidi

    test.petasulut.com/, SULUT – Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulong, bersama Ketua DPRD Minut Denny K. Lolong, S.Sos, mengikuti Launching Pencanangan Vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 12-17 Tahun. Secara daring/virtual, kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, S E, didampingi Wagub Drs. Steven O.E Kandouw, dan diikuti oleh Bupati/Walikota se-Sulut.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Airmadidi, senin (5/7).

    Diketahui vaksinasi anak usia 12-17 tahun pertama kali dilakukan di 15 Kabupaten Se-Sulut.

    Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Kabupaten Minut meninjau langsung kegiatan vaksinasi tersebut.

    Vaksinasi di Minut ini juga bersinergi dengan berbagai pihak, dari Polres Minut, Puskesmas Airmadidi di Kecamatan Airmadidi dan Kecamatan Wori/Puskesmas Tinongko bekerja sama dengan Dan Keslanta TNI-AL.

    Dikonfirmasi awak media, JG-KL terus mendorong masyarakat Minahasa Utara untuk segera melakukan vaksinasi dalam pencegahan Covid-19.

    “Bukan hanya di Minut tapi seluruh Dunia, ini implementasi perintah presiden Jokowi dan pemerintah Provinsi sampai Kabupaten “ungkap Ganda saat di wawancara Media.

    Di ketahui juga dalam Daring /virtual tersebut, Bupati JG menyampaikan kepada Gubernur agar ada penambahan vaksin di kabupaten minut agar supaya Target yg di harapkan dapat di serap dengan baik.

    “Puji Tuhan Gubernur menyanggupi permintaan tersebut, harapan agar masyarakat lebih cepat mencapai HARD IMUNITY dan kembali hidup normal,” tutup Joune Ganda.

    (Billy George)

  • Corona di Sulut Meningkat, Ini Masukan BRAIEN WAWORUNTU Kepada Pemerintah

    test.petasulut.com/, SULUT – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara dalam beberapa hari terakhir ini, kembali membuat masyarakat was-was.

    Hal itupun dipicu dari track record kasus positif virus corona di Indonesia, yang di setiap harinya terus memecahkan rekor.

    Mengenai hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu kepada media ini mengatakan bahwa pemerintah segera melangkah lagi kedepan dalam hal mencegah penyebaran kasus covid-19 yang kian meningkat.

    “Langkah yang di ambil pemerintah provinsi sulut soal pelaku perjalanan dari luar dan dalam negeri yang ingin masuk sulut lewat penerbangan maupun pelabuhan wajib Tes Swab PCR sudah baik, namun sekarang ini penambahan kasus covid di sulut cukup signifikan. Sekiranya pengambilan langkah dan kebijakan pemerintah untuk sekarang ini dituntut harus tepat dan cermat,” jelas Politisi Partai NasDem itu, minggu (4/7) saat ditemui di salah satu restaurant ternama di manado.

    Lanjut BW (sapaan akrabnya), pembatasan jam untuk kegiatan masyarakat harus segera diberlakukan oleh pemerintah.

    “ditambah juga untuk wilayah-wilayah perbatasan sulut harus diperketat. Jangan ada yang masuk tanpa ijin, kecuali ada tugas pemerintahan yang bersifat wajib,” kata Aleg dapil minahasa-tomohon itu.

    Saat ditanya soal Perda Covid-19 yang belum lama ini di sahkan DPRD Sulut, Braien mengatakan bahwa produk hukum yang telah dikeluarkan itu harus juga segera dipaparkan ke masyarakat.

    “Karena itu penting. untuk penertiban dan ketertiban masyarakat ditengah pandemi covid-19 yang terus melanda tanah air dan daerah sulut,” katanya.

    Terakhir, BW mengingatkan agar rencana pemerintah untuk segera melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah ditunda dulu.

    “Untuk sekarang Pembelajaran online dulu,” singkatnya.

    Semoga pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan bekerja ekstra dalam melawan covid-19 ini. Dan untuk masyarakat, selalu ikuti protokol kesehatan secara ketat, jangan diabaikan karena covid-19 ini tidak memandang bulu. Tuhan Yesus Memberkati!

    (ABL)

  • Di Saksikan Bupati JG, Seasoldier Sulut Teken Mou Dengan Polimdo Lestarikan Laut

    test.petasulut.com/, SULUT – Bertujuan untuk meningkatkan kelestarian lingkungan, Seasoldier Sulut kembali bekerja sama dengan perguruan tinggi Politeknik Negeri Manado (Polimdo).

    Setelah sebelumnya, Seasoldier Sulut lakukan kerja sama Bank Negara Indonesia (BNI).

    Kerjasama diawali dengan penandatanganan Mou antara Seasoldier Sulut yang diwakili ketua Jesicha T. Tumuahi, SST dengan perguruan tinggi Polimdo, yang di tandatangani langsung direktur, Maryke Alelo, MBA yang disaksikan langsung oleh Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, Pantai Pulisan, Minut, Sulut, Sabtu ( 3/07/2021).

    Ketua Seasoldier Sulut, Jesicha T. Tumuahi, SST ketika diwawancarai mengatakan, apresiasinya dengan tim Seasoldier Sulut yang sudah menjalankan program-program kerjasama dengan sangat baik, dalam hal pelestarian lingkungan.

    “Saya sangat mengapresiasi tim Seasoldier Sulut yang sudah terlibat dalam program kerja sama, apalagi dalam melestarikan lingkungan. Kemarin, Seasoldier Sulut bekerja sama dengan BNI dalam aksi penanaman karang. Dan kali ini, dengan perguruan tinggi Polimdo,” jelasnya.

    Jesicha menambahkan, kiranya kerjasama baik pihak BNI dan Perguruan tinggi Polimdo dengan Seasoldier Sulut tetap terjaga, apalagi dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

    “Kami berharap kerjasama BNI dan perguruan tinggi Polimdo bersama Seasoldier Sulut bisa terus terjaga.
    Kebanggaan juga buat Seasoldier Sulut, karena penandatangan MOU bersama perguruan tinggi Polimdo disaksikan langsung oleh Bupati Minut, Joune Ganda,” tuturnya.

    Sedangkan Direktur Polimdo, Maryke Alelo, MBA menjelaskan, kerjasama antara perguruan tinggi Polimdo bersama Seasoldier Sulut guna saling meningkatkan keuntungan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

    “Kiranya kerjasama perguruan tinggi Polimdo dan Seasoldier Sulut tujuannya saling menguntungkan dan meningkatan SDM. Serta saling mendukung guna menjaga kelestarian lingkungan laut, serta menciptakan SDM yang unggul,” pungkasnya.

    (ABL)

  • Angka Covid-19 Sulut Melonjak, CNR Minta Pemerintah Lakukan Ini

    test.petasulut.com/, SULUT – Melonjaknya angka kasus Positif Covid-19 di Sulawesi Utara membuat masyarakat kembali resah.

    Bagaimana tidak, Hari ini sabtu, (3/7) 143 kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Sulawesi Utara.

    Bahkan lonjakan ini dinilai akan bertambah, seiring peningkatan Positif Covid-19 di tanah air yang setiap harinya terus memecahkan rekor.

    Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Careig Runtu pun angkat bicara.

    Dirinya mengatakan bahwa Masyarakat Sulut harus lebih waspada terkait peningkatan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan.

    “Hari ini, Sulut ketambahan 143 orang positif covid-19. Kemarin juga di tomohon ketambahan 20 orang positif covid-19. Saya minta masyarakat lebih waspada akan hal ini,” kata CNR (Sapaan akrabnya) melalui telepon seluler, sabtu (3/7) malam.

    Tak hanya itu, Politisi partai Golkar ini juga menuturkan bahwa langkah pemprov sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw perihal Tes Swab PCR yang diwajibkan sebagai persyaratan untuk pelaku perjalanan dari luar dan dalam negeri yang akan masuk di sulut lewat pelabuhan dan bandara sangat tepat.

    “Langkah Pemprov Sulut soal tes Swab PCR untuk pelaku perjalanan ini sangat tepat. Mengingat angka Covid di Sulut terus melonjak. Pemprov Sulut dalam hal ini Dinas Kesehatan juga pro aktif dan lebih ekstra dalam kinerja, karena merekalah yang sebagai garda terdepan di tengah pandemi Covid-19 di Sulut,” katanya.

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti di Jakarta, lanjut Aleg Dapil Minahasa-Tomohon, jangan sampai terjadi di Sulut.

    “Untuk itu, kegiatan masyarakat harus dibatasi. Lebih perketat wilayah-wilayah perbatasan di Sulut, contohnya perbatasan di BMR. Batasi masyarakat yang akan masuk kecuali urusan wajib dan mendesak saja yang di ijinkan masuk,” ungkap CNR.

    “Saya mengusulkan dalam satu sampai dua minggu kedepan ini, pemerintah kiranya segera berlakukan pembatasan jam untuk setiap kegiatan masyarakat sulut,” tambahnya.

    CNR berharap langkah ataupun kebijakan yang di ambil pemerintah dalam mengatasi virus corona ini dapat berbuah baik untuk masyarakat. God Bless!

    (ABL)

  • MALONDA Usul Pelayanan Kependudukan Minut di Delegasikan ke Kecamatan

    test.petasulut.com/, SULUT – Staf khusus Bupati Minut, Viktor Malonda angkat bicara soal konsistensi Bupati dan wakil Bupati Minut Joune Ganda-Kevin Lotulong (JGKWL) yang terus melakukan gebrakan untuk kabupaten Minahasa utara.

    Dikonfirmasi awak media ini, Malonda mengatakan Bupati dan Wakil Bupati yang kita sama-sama banggakan sangat luar biasa.

    “Bukan saja berkunjung dinas biasa namun berkantor di Kecamatan melaksanakan tugas Pemerintahan sebagaimana yang dilakukan sehari hari di Kantor Bupati,” ujar Mantan birokrat Sulut sekaligus mantan Kabag Kerjasama Bilateral Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian ESDM, jumat (2/7).

    “Tentunya di Kecamatan lainnya harus bersiap-siap bukan saja menyediakan meja dan kursi untuk Bupati dan Wabup, melainkan sudah harus membenahi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Sekretaris Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KKIL) itu juga mengusulkan kepada Pimpinan yakni Bupati Minut, kiranya pelayanan kependudukan seperti pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga(KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan dan lainnya, barangkali sudah boleh didelegasikan ke Kecamatan secara bertahap.

    “Sebagaimana yang sudah dilakukan di Kabupaten Minahasa.Terima kasih Salam Sehat,” tutup Malonda.

    (Billy George)

  • Terus Bersinergi, DPRD Sulut Gelar Media Gathering Bersama Forward

    test.petasulut.com/, SULUT – Jalin silahturami, Sekretariat DPRD Sulut menggelar media gethering bersama Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulut, jumat (2/7) di Restourant Pondok Hijau.

    Kegiatan itu mengangkat tema ‘Pers Sebagai Four Estate di Era Reformasi’.

    Yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Pengamat Politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka, Sekwan Sulut Glady Kawatu dan moderator Ketua Forward Nobert Losa.

    Pada kesempatan itu, Taufik Tumbelaka mengatakan Konsep Pemisahan Kekuasaan (separation of powers) oleh Filsuf Inggris John Locke (1632 -1704), mengeritik kekuasaan absolut dari Raja-raja Struart (1690), buku Two Treatises of Civil Government.

    ” Menurut Locke, kekuasaan dibagi 3 yakni Kekuasaan Eksekutif, Legislatif (yudikatif didalamnya) dan Federatif menjaga keamanan negara. Montesquieu (1689-1755) juga pada tahun 1748 mengembangkan pemikiran Locke dengan buku L’ Esprit des Lois (The Spirit of The Laws) sebagai respon karena melihat sifat despotis raja Bourbon,” jelas Tumbelaka.

    Seluruh peserta yang hadir

    Tugas Jurnalis dalam menulis Berita lanjut Taufik, harus mengikuti aturan yang berlaku yaitu 5W 1H, Cover both side dan berdasar pada Kode Etik Jurnalistik.

    “Tahapan inilah yang menjadi dasar jurnalis dalam menerbitkan sebuah berita pemerintahan maupun pemberitaan lainnya,” kata abang (sapaan akrabnya).

    Merujuk pada kemitraan Setwan dan Forward, Abang mengatakan bahwa hal ini sebagai bentuk kolaborasi, tapi juga sebagai mitra strategis dan mitra kritis.

    “Sinergi antar sesama anggota Forward maupun kolaborasi Forward dan DPRD Sulut dianggap perlu dibangun. Contohnya setwan memenuhi kebutuhan jurnalis seperti fasilitas penunjang kerja jurnalis di ruang Sekretariat Forward yakni Computer atau Laptop dan juga hal kecil lainnya seperti Air minum di ruang Forward,” jelasnya.

    “Kita semua saling mendoakan agar kinerja sekretariat dan Seluruh Anggota DPRD Sulut dapat berjalan sesuai koridor dan untuk Forward, kiranya menjadi mitra kritis dalam artian kritik membangun. Karena hal itu penting dalam setiap kerja pemerintahan,” tambahnya.

    Menanggapi itu, yang pertama Sekwan Glady Kawatu menyoroti pernyataan Abang taufik soal Fasilitas penunjang kerja jurnalis di DPRD Sulut.

    “Soal fasilitas penunjang Forward, saya akan secepatnya menindaklanjuti hal itu. Untuk persediaan Air Minum pastinya dalam waktu dekat ini, mungkin pekan depan akan segera sediakan di ruang pers. Dan untuk PC atau laptop, kami setwan akan melihat anggaran yang ada, tapi pastinya akan menjadi perhatian kami,” jelas Kawatu.

    Glady juga menuturkan peran pers dianggap sangat penting, karena pers adalah mitra penunjang seluruh kegiatan DPRD Sulut. Tapi juga sebagai corong lembaga legislatif untuk diketahui masyarakat.

    “Peranan Forward di lembaga legislatif sangat penting. Kiranya kemitraan yang terjalin antara Sekretariat DPRD dan Forward bisa selalu berjalan dengan baik,” tutupnya.

    Kagama Manado salurkan Masker dan Handsanitizer kepada Forward

    Pada kegiatan itu pula, Kagama Manado melalui Taufik Tumbelaka memberikan 550 masker dan Handsanitizer kepada Forward sebagai penunjang peliputan pers di pandemi Covid-19 ini.

    Diketahui, Kegiatan ini tetap mengikuti Protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

    Turut hadir dalam media gathering itu yaitu Kabag keuangan Dammy Tendean, Kabag Umum Jhon Paerunan, Kabag Persidangan Ronny Geruh dan seluruh jajaran Sekretariat DPRD Sulut serta Pimpinan dan Anggota Forward.

    (ABL)

  • Berkantor di Kecamatan, JG: Tujuannya Adalah Melihat Langsung Proses Pelayanan Pemerintahan

    test.petasulut.com/, SULUT – Bupati dan Wakil Bupati Minut Joune Ganda-Kevin Lotulong, pada kamis (1/7) Berkantor di Kecamatan Kantor camat Likupang Timur Desa Likupang Satu.

    Menurut Bupati Joune Ganda, tujuan berkantor di Kecamatan guna untuk dapat melihat langsung proses pelayanan, pembangunan dan agenda pemerintahan yang dilaksanakan di Kecamatan Likupang Timur.

    “Kemudian mengetahui apakah yang dilaksanakan oleh jajarannya, sudah sesuai dengan aturan dan target yang ditetapkan,” ujar Ganda.

    Tak hanya itu, Joune Ganda juga mengatakan bahwa maksud dari itu juga adalah melihat secara dekat pelayanan Puskesmas.

    “Kita akan berupaya menyerap dan
    membaca situasi langsung dari masyarakat lewat pemerintahan terlebih di Masa Pandemi Covid19,” katanya.

    Diketahui, berkantor di Kecamatan ini, Pemkab Minahasa Utara menandatangani Nota Kesepahaman antara 3 perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya, IAIN Manado, dan IAKN Manado dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk menjalin kerjasama dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat Minahasa Utara.

    “Kerjasama ini adalah wujud dari sinergitas pemerintah daerah bersama lembaga pendidikan tinggi dalam upaya mengembangkan sumber daya di Kabupaten Minahasa Utara,” tutur Bupati Minut.

    Hal ini sangat penting lanjut Ganda, dalam upaya membangun sumber daya yang memiliki makna strategis bagi pembangunan daerah jangka panjang.

    “Pemerintah daerah untuk pembangunan dan menggulirkan kerjasama, kehadiran ketiga lembaga perguruan tinggi bisa menjadi instrumen penting dalam menanam 3 nilai dasar dari revolusi mental yakni Integritas, Etos kerja, dan Gotong Royong,” tutupnya.

    Kegiatan ini menerapkan Protokol Kesehatan anjuran Pemerintah terkait Covid19 diberlakukan secara ketat.

    (Billy George)