Tag: likupang

  • Serap Aspirasi di 3 Lokasi, NICK LOMBAN Janji Akan Perjuangkan Aduan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban melaksanakan tanggung jawab dan kewajibannya dengan menjaring aspirasi masyarakat.

    Penjaringan aspirasi itu dilakukan guna mendengarkan keluhan, aduan dan masukan di tengah-tengah masyarakat khususnya di daerah Minut dan Bitung.

    Ketua Fraksi NasDem Sulut itu menyambangi tiga lokasi yakni Desa Munte dan Serei kecamatan Likupang barat serta Desa Kaweruan kecamatan Likupang selatan.

    Di Desa Munte Kecamatan Likupang Barat, warga mengeluhkan terkait jalan-jalan perkebunan dan perlu adanya perbaikan dan peningkatan sarana prasarana sekolah di likupang barat dan pengelolaan sampah di desa munte.

    Sementara, di Desa Serei Kecamatan Likupang barat, warga mengeluhkan terkait talud penahan abrasi pantai serta meminta tambat perahu nelayan dan pengembangan wisata hutan bakau.

    Serta di Desa Kaweruan kecamatan likupang selatan, masyarakat meminta perlu dihadirkan SMA yang baru di desa kaweruan guna memenuhi kebutuhan belajar anak-anak di kecamatan likupang selatan dan meminta pembuatan dan perbaikan akses jalan pariwisata.

    Menanggapi sejumlah keluhan dan aduan masyarakat, kepada Media test.petasulut.com/ Personil Komisi II DPRD Sulut itu mengatakan bahwa semua aspirasi telah di tampung dan di catat, nantinya aspirasi ini akan dibawah ke lembaga DPRD.

    “Memang semua aspirasi tidak semua masuk di Rana Komisi II DPRD Sulut tapi tak mengapa, saya akan terus berkoordinasi antar komisi maupun di Fraksi NasDem Sulut,” katanya, Jumat (9/4).

    “Intinya semua aduan, keluhan serta usulan masyarakat ini akan saya perjuangkan dan nantinya aspirasi dari masyarakat ini akan dibacakan dalam rapat paripurna dan pastinya pemerintah provinsi sulut, Gubernur dan Wagub Sulut akan mendengar permasalahan ini,” jelas Politisi milenial itu.

    (ABL)

  • Terminal Wisata Likupang Rampung, Ini Harapan Legislator YUSRA ALHABSYI

    test.petasulut.com/, SULUT – Pembangunan fisik terminal Wisata pelabuhan laut Likupang diketahui telah selesai dibangun.

    “Untuk pengoperasian rencana efektif tahun 2022, karena Tahun ini rencana dilanjutkan dengan pembangunan dermaga apung kapal wisata di depan terminal wisata tersebut serta pembangunan lahan parkir dan ruang terbuka hijau di area depan terminal wisata,” jelas Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi baru-baru ini.

    Menanggapi hal itu, Personil Komisi IV DPRD Sulut Yusra Alhabsyi mengatakan sebagai masyarakat Sulawesi Utara tentunya sangat bersyukur atas kebijakan pemerintah pusat yang telah menyediakan program untuk Sulut dalam pembangunan pelabuhan wisata Likupang.

    “Tentu, tak lupa juga Gubernur Sulut yang melakukan upaya ini sehingga pembangunan ini bisa terlaksana di wilayah Sulut. Ini tak lepas dari peran ODSK,” ungkap Alhabsyi, Jumat (26/3) kepada media test.petasulut.com/ melalui telepon seluler.

    Dirinya juga menuturkan bahwa proyek pembangunan ini masih berkelanjutan sampai 2021, untuk pemanfaatan 2022 tentu dirinya sangat berharap agar bisa dikerjakan sesuai dengan rencana dan bisa selesai tepat waktu.

    “Selain itu, mengenai infrastruktur pariwisata termasuk pelabuhan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah pusat dan pemerintah provinsi betul-betul serius untuk menjadikan wilayah Sulut sebagai daerah pariwisata dunia dan ini tentu merupakan sebuah kabar gembira atau sebuah kebijakan yang mengembirakan bagi masyarakat Sulut,” jelas Sekretaris DPW PKB Sulut ini.

    “Kami (DPRD Sulut) berharap bagi warga Sulut untuk mempersiapkan diri dalam memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, tidak hanya disisi pelabuhan tapi juga di sektor-sektor Pariwisata lainnya. Selain itu Pemprov juga diharapkan bersama DPRD harus lebih serius lagi untuk menaikan sebuah kebijakan dalam rangka mem-back up apa yang telah menjadi program nasional ini sehingga dengan seluruh fasilitas pariwisata tersedia maka ini akan bermanfaat secara ekonomi, sosial dan politis bagi masyarakat Sulut. Harapannya, menambah kesejahteraan masyarakat Sulut,” tambah Politisi dapil BMR itu.

    (ABL)

  • Pembangunan Terminal Wisata Likupang Selesai, Qowi: Rencana Operasi Tahun 2022

    test.petasulut.com/, SULUT – Pengerjaan fisik pengembangan pelabuhan laut likupang yakni pembangunan terminal penumpang saat ini telah rampung.

    Diketahui, proyek pengembangan pelabuhan laut likupang ini menelan anggaran sebesar 9,6 milyar melalui APBN 2020.

    Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi.

    Dirinya mengatakan bahwa Terminal Wisata Pelabuhan Laut Likupang saat ini telah selesai dibangun.

    "Untuk pengoperasian rencana efektif tahun 2022, karena Tahun ini rencana dilanjutkan dengan pembangunan dermaga apung kapal wisata di depan terminal wisata tersebut serta pembangunan lahan parkir dan ruang terbuka hijau di area depan terminal wisata," jelas Qowi, Jumat (26/3) saat dikonfirmasi media test.petasulut.com/ melalui telepon seluler.

    Terminal Wisata Likupang Tampak Depan

    Fasilitas terminal khusus pariwisata ini, merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan sebagai salah satu sarana penunjang sektor pariwisata di Sulawesi Utara.

    Diketahui, proyek pembangunan terminal wisata di kompleks pelabuhan penumpang Likupang dapat dimanfaatkan masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka.

    (ABL)

  • Apresiasi Dan Dukungan Diberikan Aleg HENRY WALUKOW Terkait Pengembangan Terminal Wisata Likupang

    test.petasulut.com/, SULUT – pemerintah pusat maupun Pemerintah Propinsi Sulut saat ini fokus pada pariwisata di sulut khususnya sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa, bahkan kawasan Minut telah menjadi tempat super prioritas untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Pariwisata Nasional.

    Terbukti, infrastruktur penunjang yang sementara dikerjakan adalah pembangunan terminal wisata di pelabuhan laut Desa Munte Likupang yang nantinya menjadi akses masyarakat maupun wisatawan menuju pulau Lihaga, Gangga dan pulau Bangka.

    Anggota DPRD Sulut Henry Walukow pun sangat mengapresiasi hal itu.

    ” Sebagai wakil rakyat tentu sangat mensuport bahkan memberikan apresiasi tentunya kepada pemerinta terkait progres pengembangan pariwisata di Sulut terlebih khusus di Minut dimana persiapan pengembangan pariwisata lewat dibangunnya sarana maupun prasaran tersebut, ” ujar Walukow Rabu (20/1/21).

    Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, dengan adanya sarana penunjang tersebut diharapkan akan berdampak positif khususnya dalam peningkatkan ekonomi masyarakat.

    ” Ini tentunya adalah peluang- peluang strategis bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara dimana pengembangan pariwisata akan membawa multiplier effect buat perekonomian masyarakat itu sendiri,” tandas legislator Dapil Minut- Bitung ini.

    “Sebagai warga Minut wajib mendukung serta mempersiapkan SDM dalam menyambut progres pengembangan pariwisata, ”tambahnya.

    (ABL)

  • Progres Pembangunan Terminal Wisata Likupang Hampir Rampung, Qowi: Sudah 92%, Tahun Ini Selesai

    test.petasulut.com/, SULUT – Pengerjaan fisik pengembangan fasilitas pelabuhan laut likupang yakni pembangunan terminal penumpang saat ini hampir rampung.

    Mengenai hal itu, Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengatakan proyek yang menelan anggaran sebesar 9,6 milyar melalui APBN 2020 masih menyediakan sedikit sisa pekerjaan yang seharusnya ditargetkan tuntas akhir tahun 2020.

    ” Progres pembangunan terminal penumpang di Pelabuhan Likupang saat ini sudah mencapai 92,50%; dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan / PMK. 217 tanggal 28 Desember 2020, penyedia diberi kesempatan menyelesaikan pekerjaan yang tersisa sebanyak 7,50% di Tahun Anggaran 2021 dengan waktu selama 60 Hari Kerja (1 Januari – 1 Maret 2021
    sesuai Surat Pernyataan Kesanggupan Menyelesaikan Sisa Pekerjaan dan Kesanggupan Membayar Denda Keterlambatan bermaterai Nomor 97/PT/RTP/XII-2020 tanggal 29 Desember 2020 (Konstruksi) dan Nomor 02.E/GMK.SP.LIU/XII/2020 tanggal 30 Desember 2020 (Supervisi).” ungkap Kepala Pelabuhan Laut III Likupang M. Qowi, Selasa (19/1/21)

    Selain itu tambah Qowi, pihak pelaksana telah menandatangani Surat Pernyataan Kesanggupan Menyelesaikan Sisa Pekerjaan selama 60 Hari Kerja dan Kesanggupan Membayar Denda Keterlambatan beserta perpanjangan masa berlaku Bank Garansi.

    “Jaminan pembayaran akhir tahun anggaran telah dilaporkan dan diserahkan pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bitung pada tanggal 7 Januari 2021 (sebelum 5 Hari Kerja) setelah kontrak berakhir sesuai ketentuan yang berlaku.” tandasnya.

    Fasilitas terminal khusus pariwisata ini, merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan sebagai salah satu sarana penunjang sektor pariwisata di Sulawesi Utara.

    Diketahui proyek pembangunan terminal wisata di kompleks pelabuhan penumpang Likupang dapat dimanfaatkan masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka.

    Tak hanya itu, pelabuhan Laut Likupang juga akan dibangun dermaga apung sehingga kapal kecil bisa sandar terutama untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran bongkar muat penumpang.

    Disisi lain pengembangan secara keseluruhan fasilitas pelabuhan laut Likupang akan selesai tahun 2022

    ” Khusus fasilitas terminal wisata, akan diselesaikan tahun 2021 namun secara keseluruhan pengembangan fasilitas yang ada di Pelabuhan Laut Likupang direncanakan selesai tahun 2022 nanti ” tandas Qowi.

  • Dugaan Pengrusakan Hutan Lindung Likupang, Komisi IV Deprov Agendakan RDP Dengan Instansi Terkait

    test.petasulut.com/, SULUT – Menindaklanjuti adanya penebangan pohon yang masuk dalam Kawasan Hutan Lindung Bakau Likupang, tepatnya di kawasan pelabuhan penyeberangan likupang yang diduga kuat telah melanggar UU nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta UU nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Kawasan Hutan.

    Komisi IV DPRD Sulut pun mengagendakan akan segera melakukan rapat dengar pendapat dengan memanggil instansi terkait.

    “Sesuai dengan kesepakatan di rapat internal komisi IV DPRD Sulut yang barusan dilakukan, merujuk pada laporan yang kami komisi IV terima, kami akan agendakan hearing dengan instansi terkait diantaranya Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup pada selasa 12 januari 2021 depan membahas penebangan pohon di kawasan pelabuhan penyeberangan likupang waktu lalu,” jelas Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu di dampingi Wakil Ketua Komisi IV Careig Runtu, Anggota Yusra Alhabsyi, I Nyoman Sarwa dan Hilman Idrus, kamis (7/1) siang.

    (ABL)

  • Penuhi DELH, Kepala UPP Kelas III Likupang Bermohon DLH Sulut Lakukan Proses Sampai Tahap Penerbitan

    test.petasulut.com/, SULUT – UPP kelas III Likupang melakukan gerak cepat dengan menindaklanjuti surat arahan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor: 660.1/39/VDLHD/2020 tanggal 29 Januari 2020 perihal arahan dokumen lingkungan hidup.

    UPP Kelas III Likupang mengakui bahwa sangat memperhatikan pembangunan yang berwawasan lingkungan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup serta untuk memenuhi peraturan perundang undangan yang berlaku, maka disusunlah Dokumen Evaluasi lingkungan Hidup (DELH) Kegiatan Operasional Pelabuhan Likupang yang berlokasi di Desa Munte Kecamatan Likupang Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara.

    Sementara itu, Kepala kantor UPP kelas III Likupang, Moh. Qowi mengatakan bahwa sesuai arahan DLH Sulut kepada Pelabuhan Laut Likupang untuk menyusun dokumen evaluasi lingkungan hidup, dan pada bulan april sampai akhir november 2020 ini telah selesai disusun.

    “Laporan awal sampai akhir telah kami selesaikan dan rencananya besok 24 november saya akan menyambangi DLH Sulut untuk mengantar dokumen evaluasi lingkungan hidup yang telah dikerjakan oleh konsultan dari bandung untuk dinilai oleh DLH sendiri,” ucapnya kepada awak media, senin (23/11) diruang kerjanya.

    Diketahui, UPP kelas III Likupang telah melakukan Penyusunan dokumen lingkungan yang mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SE.07/MENLHK/SETJEN/PLA.4/12/2016 tentang Kewajiban Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Orang Perseorangan atau Badan usaha yang telah memiliki Izin usaha dan/atau Kegiatan.

    Qowi pun berharap Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara dapat melanjutkan proses pembahasan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) ini sebagai syarat penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan.

    ” Melalui proses pembahasan DELH ini, kiranya DLH Sulut dapat melakukan Penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan Izin Lingkungan atas kegiatan operasional Pelabuhan Likupang yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara,” tutupnya.

  • Ketua Komisi IV BRAIEN WAWORUNTU Apresiasi Kinerja UPP Kelas III Likupang

    test.petasulut.com/, SULUT – Menindaklanjuti permintaan komisi IV DPRD Sulut saat kunjungan kerja waktu lalu, Unit penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Likupang gerak cepat.

    Terbukti, UPP Kelas III likupang langsung mengirimkan data pekerja lengkap beserta dokumen AMDAL Pelabuhan laut.

    Melalui kepala kantor UPP kelas III Likupang, Moh. Qowi, press realease pun dikeluarkan tertanggal 26 oktober 2020.

    Menunjuk pemberitaan beberapa media cetak dan elektronik di Provinsi Sulawesi Utara pada Senin, 26 Oktober 2020, yang menyatakan bahwa Kantor UPP Kelas III Likupang tidak professional kelola data pekerja Pembangunan Terminal Wisata Pelabuhan Laut Likupang dan hilangnya dokumen AMDAL Pelabuhan Laut Likupang saat Banjir Bandang di Manado, akhir Desember 2014

    Tersebut butir 1 (satu) di atas, bahwa saat ini sedang berlangsung Pekerjaan Pembangunan Terminal Wisata Pelabuhan Laut Likupang dengan kontraktor pelaksana konstruksi PT. Realita Timur Perkasa yang beralamat di Kota Manado – Sulawesi Utara dan Konsultan Pengawas PT. Global Madanindo Konsultan yang beralamat di Makassar -Sulawesi Selatan.
    Terkait tenaga kerja yang saat ini bekerja di lapangan sebanyak 32 Orang, komposisinya sebagai berikut:

    Jaminan Sosial Tenaga Kerja untuk seluruh pekerja Pembangunan Terminal Wisata Pelabuhan Laut Likupang juga telah dibayar lunas oleh kontraktor di BPJS Tenaga Kerja Manado.

    Terkait dokumen Amdal Pelabuhan Laut Likupang setelah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Prov. Sulawesi Utara awal Januari 2020 memang hilang di gudang Dishub Prov. Sulut saat banjir Bandang Manado 2014, sehingga sesuai Surat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulawesi Utara Nomor 660.1/39/V/DLHD/2020 tanggal 29 Januari 2020 tentang Arahan Dokumen Lingkungan, maka saat ini sedang dilakukan studi Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) yang sudah memasuki tahap laporan draft final dengan anggaran dari Direktorat Kepelabuhanan – Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

    Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut pun menyambut baik atas apa yang telah dilakukan Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang.

    “saya salut atas langkah dan gerak cepat yang dilakukan Pak Qowi bersama jajaran. Tindakan kooperatif seperti ini memang sangat dibutuhkan guna percepatan kinerja di masing-masing instansi maupun lembaga. Harapan saya kedepan, hal baik ini terus dipertahankan,” ungkap BW.

  • Tahun ini, Pembangunan Terminal Khusus Wisata Pelabuhan Likupang TUNTAS

    test.petasulut.com/, SULUT – Daerah Sulawesi Utara akan difokuskan sebagai salah satu destinasi wisata dunia.

    Terbukti, pemerintah pusat mulai fokus memperhatikan Sulut disegi pembangunan fasilitas penunjang.

    Salah satunya pelabuhan penumpang kelas III Likupang, tahun ini akan dilengkapi fasilitas terminal wisata bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut.

    Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengungkapkan pembangunan wisata di pelabuhan laut Likupang sangat dibutuhkan saat ini mengingat beberapa tempat wisata seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka itu para wisatawan naik dari sekitar Likupang menuju ke destinasi wisata tersebut.

    “ Makanya kami fokuskan seluruh kapal-kapal yang akan menuju ke destinasi prioritas wisata tersebut baik ke pulau Lihaga, Gangga maupun Bangka nantinya naik dari pelabuhan laut Likupang, kami akan bangun terminal wisata tahun ini tuntas. “ ungkap Qowi kepada wartawan usai menerima kunjungan komisi 4 DPRD Sulut Jumat, (23/10/20).

    Tak hanya itu tambah Qowi, untuk tahun 2021 pelabuhan Laut Likupang juga akan dibangun dermaga apung sehingga kapal kecil bisa sandar terutama untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran bongkar muat penumpang.

    Dalam menunjang pembangunan terminal wisata penumpang , pihaknya tetap mengedepankan kearifan lokal dalam disain bangunan yang menggambarkan budaya Sulawesi Utara.

    “ Dalam penyusunan disain pembangunan terminal wisata kami mengakomodir kearifan lokal nantinya disitu ada ornamen-ornamen Minahasa Utara, Sulawesi Utara secara keseluruhan dimasukan kesitu termasuk penjualan-penjualan aksesories khas Sulawesi Utara, termasuk kantor karantina kesehatan serta fasilitas bermain. Semuanya kami sediakan dalam terminal wisata nanti. Dengan demikian para wisatawan nyaman ketika berada di dalam terminal sambil menunggu kapal yang siap berlayar.” Pungkasnya.

    Diketahui, Pembangunan terminal wisata pelabuhan laut Likupang dengan anggaran 9, 6 Milyar sementara pekerjaan oleh PT. Realita Timur Perkasa dan ditargetkan selesai akhir Desember 2020 mendatang.