Tag: MANADO

  • Viral Soal Tarif Masuk Pelabuhan Manado, Ini Penjelasan Pihak Pelindo IV

    test.petasulut.com/, SULUT – Keluhan seorang pengguna jalan yang hendak masuk ke kawasan pelabuhan manado sempat viral di media sosial (Medsos).

    Dimana dalam postingan tersebut, dikeluhkan soal tarif masuk pelabuhan manado yang dianggap terlalu tinggi.

    Mengenai hal itu, General Manager PT. Pelindo IV cabang Manado, Rudi Hartono langsung merespon hal itu.

    Ia mengatakan, kenaikan tarif sudah melalui peraturan direksi (PD) nomor 5 tahun 2020 tak lain untuk meningkatkan pelayanan khususnya bagi penumpang yang akan berangkat maupun tiba di pelabuhan Manado.

    “Hal ini sudah tertuang dari peraturan direksi sebelumya. Sebelum ada saya OPD itu sudah ada. Jadi, general manager sebelumnya yang menyusun dan saya yang melaksanakannya,” kata rudi yang juga putra asli Sulawesi Utara (Sulut) ini, Senin (2/8) di ruang kerjanya.

    Dirinya menambahkan, kebijakan untuk menaikan tarif adalah untuk menutupi kerugian.

    “Setiap tahunnya kita (pelabuhan Manado, red) merugi. Kemarin itu di tahun 2020 kita merugi 1,6 miliar rupiah. Nanti kalau minta rinciannya saya akan perlihatkan datanya. Karena kita membiayai berapa karyawan dan fasilitas yang dibangun juga biaya penyusutannya,” ujarnya.

    GM Pelindo IV Cabang Manado, Rudi Hartono

    Ia pun membeberkan, untuk tarif lama yang diberlakukan sudah 12 tahun yang lalu sebelum terminal penumpang dibangun.

    “Sebelum terminal penumpang belum dibangun tarifnya tidak dinaikkan. Jadi orang kalau mau naik kapal hanya berteduh di atap kecil itu. Atau langsung naik ke kapal. Pihak kami sudah menambah fasilitas itu dan merombak gudang itu untuk dijadikan terminal penumpang. Biaya itu sekitar 5 miliar rupiah,” bebernya.

    Ditambahkannya, pihak PT. Pelindo IV juga telah membuat kanopi di pelabuhan.

    “Kami juga membuat kanopi di pelabuhan. Itu uang semua dari mana, itu berasal retribusi masyarakat sendiri. Tapi berharap dari masyarakat mengetahuinya. Untuk menghidupi pelabuhan manado dengan retribusi seperti itu kalau pihak swasta sudah lama lari karena tidak sesuai pendapatannya,” jelasnya.

    Menurutnya, pihak PT. Pelindo IV tidak mencari laba dari kenaikan tarif karena kinerja dituntut dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) dalam hal ini pemerintah yang ada di dalam pelabuhan. Dari masyarakat yang menuntut PT Pelindo IV untuk merubah fasilitas yang ada.

    “Yang saya takutkan itu apa yang diinginkan untuk peningkatan pelayanan sesuai permintaan masyarakat, pemerintah pasti direksi akan mempertimbangkan karena mereka akan melihat pendapat pelabuhan manado. Kami sementara memasang AC di terminal penumpang dan ini untuk kenyamanan masyarakat. Apa yang kami dapatkan itu kita berikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Ditambahkannya, BUMN dituntut oleh pemerintah supaya memaksimalkan pendapatan yang ada.

    “Ada beberapa BUMN yang disubsidi seperti Pelni sehingga tarifnya dibawah kapal-kapal biasa. Tapi PT Pelindo tidak ada disubsidi. Kami seperti angkasa pura. Mereka (masyarakat, red) selalu berpikir mengapa angkasa pura kalau masuk hanya dikenakan 6 ribu rupiah sedangkan di pelabuhan manado mahal sekali. Padahal masyarakat tidak tau kalau di bandara itu tarik pas penumpang sudah ada di tiket yang dikenal dengan airport tax,” katanya.

    Menurutnya, sebelumnya kerjasama tarik pas penumpang sudah ada kerjasama akan tetapi karena ada kenaikan agen pelayaran tidak lagi meneruskan kerjasama itu.

    “Kemarin sudah ada kerjasama di situ karena ada kenaikan agen pelayaran tidak lagi melakukan kerjasama, kalau begitu PT. Pelindo jual sendiri. Saya juga bermohon untuk membantu tetapi tidak dihiraukan,” tuturnya.

    Lebih lanjut, untuk kenaikan pas masuk itu sudah juga disampaikan kepada KSOP.

    “Kami sudah berkoordinasi dan hal ini pun sudah disetujui. Soal kebijakan untuk taksi-taksi online sudah diberikan kebebasan untuk masuk tanpa dipungut biaya asalkan tidak diparkir di lokasi karena menimbulkan kemacetan. Taksi online juga sudah dipasangkan stiker,” lanjutannya.

    Selain itu, pihak PT Pelindo juga mengeluarkan kebijakan untuk siswa dan mahasiswa untuk tidak dipungut biaya masuk.

    “Kalau mereka masuk untuk mengambil barang tidak dipungut biaya asalkan mereka menunjukkan kartu identitas seperti kartu pelajar dan kartu mahasiswa. Yang viral itu pasti saya rasa ada yang memanaskannya. Kami juga sedang mengerjakan pemasangan kanopi karena itu merupakan salah satu syarat dari KSOP,” tandasnya.

    (ABL)

    Video selengkapnya:

  • Paripurna RPJMD, AA: Pemulihan Ekonomi Dimasa Pandemi Menjadi Target

    test.petasulut.com/, MANADO – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam Rangka Pembahasan Tahap Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) Kota Manado tahun 2021-2026, senin (26/7).

    Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey dan dihadiri unsur Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Manado, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, pejabat eselon, para Camat, unsur pers dan undangan lainnya.

    Diketahui, adapun pejabat yang mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

    Pada kesempatan tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw pada sambutannya mengatakan RPJMD merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan lima tahun kedepan.

    “RPJMD ini menjadi pedoman dari Pemerintah Daerah Kota Manado termasuk SKPD dalam melaksanakan pembangunan lima tahun kedepan,” kata Angouw.

    Walikota juga menyampaikan ada kenaikan angka pengangguran karena kita masih dalam masa pendemi.

    “Isu-isu strategis yang akan diantisipasi kedepan adalah soal pergerakan jumlah penduduk. Juga soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dan menjadi isu utama adalah bagaimana kita menangani pandemi covid 19,” urai Walikota seraya menuturkan Pengurangan pengangguran juga menjadi isu strategis yang akan disikapi kedepan. Pemulihan ekonomi menjadi target kedepan supaya masyarakat tidak semakin terpuruk diera pandemi ini.

    AA juga memohon dukungan semua pihak khususnya dari DPRD Kota Manado agar RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 dapat dibahas untuk dilaksanakan bagi masyarakat Kota Manado Lima Tahun kedepan.

    Andrei juga berharap agar kita semua ikut berpartisipasi dalam penanganan covid.

    “Kita harus protokol kesehatan dan perlu sosialisasi agar kita dan juga masyarakat Kota Manado yang wajib vaksin untuk ikut vaksinasi,” Kunci Walikota.

    (LM)

  • Walikota Dan Wawali Manado Gelar Rapat Teknis Pembentukan BLUD

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang melakukan pertemuan dengan seluruh pejabat teknis, senin (26/7).

    Diketahui, BLUD ini adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya.

    Adapun tujuan pembentukan BLUD ini adalah untuk memberikan layanan umum secara lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan dan manfaat sejalan dengan praktek bisnis yang sehat untuk membantu pencapaian tujuan pemerintah daerah yang pengelolannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh Kepala Daerah.

    Bahasan soal Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini menyangkut Tarif Layanan, Investasi, Silpa dan Defisit Anggaran dan lain sebagainya.

    Walikota menstresing beberapa hal penting menyangkut persyaratan substantif dan persyaratan teknis.

    Pada kesimpulannya akan dimatangkan Tahapan Pembentukan BLUD tersebut yang akan segera dimulai secepat mungkin.

    Di akhir pembahasan, Walikota Manado menyampaikan rencana Pembentukan Perusahaan Daerah untuk mengelola Aset Pariwisata.

    Hadir dalam pembahasan Sekot Manado, Micler C.S. Lakat, Asisten III yang juga sebagai PLT Badan Keuangan, Kepala BKD, Kabag Hukum Pemkot, dr. Sanil Marentek Kepala RSUD Manado, dan dr. Joy Zekeon dari Dinas Kesehatan Kota Manado dan pejabat teknis lainnya.

    (LM)

  • Walikota Manado AA Kembali Lakukan Turlap Mendadak

    test.petasulut.com/, MANADO – Untuk kesekian kalinya, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan kegiatan turun lapangan (turlap) secara mendadak.

    Kali ini Saat keluar Kantor sebelum pulang rumah sore ini (23/7), terpantau Walikota Manado Andrei Angouw berjalan kaki melihat kondisi parkiran seputaran Kantor Walikota.

    Selesai dari melihat kondisi parkiran Kantor Walikota, dilanjutkan dengan melihat pengerukan anak sungai didepan Kantor Perpustakaan.

    Dari sini Walikota berjalan kaki menyusuri Lapangan Tikala dan selanjutnya menuju jalan Sudirman kompleks Swissbell Hotel.

    Sebelum melanjutkan aktifitas Walikota mampir belanja makanan ringan di Gelael. Walikota melanjutkan aktifitas menuju Kompleks Pasar 45 menyusuri samping Shopping Center melalui jalan sisinga mangaraja melewati jembatan Megawati mengarah jalan Hasanudin Tuminting.

    Selanjutnya Walikota menuju Jalan Boulevard II hingga ke Maasing, Tumumpa sampai ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Disini Walikota sekedar melihat rencana Pembuatan Jembatan yang akan dilaksanakan oleh Balai Jalan dan Pemkot Manado.

    Dari perjalanan ini Walikota juga ingin melihat aktifitas warga yang dilalui, kondisi lalulintas dan aktifitas kendaraan di jalan raya termasuk memantau kegiatan sektor informal seperti warung-warung dan kedai yang sedang berjualan.

    (LM)

  • Dewan Direksi Serta Pengawas PD Pasar Dan PDAM Resmi Dilantik Wawali Manado

    test.petasulut.com/, MANADO – Wakil Walikota Manado Richard Sualang secara resmi melantik Dewan Direksi dan Dewan Pengawas PD Pasar dan PDAM Kota Manado, Selasa (13/7/2021), di ruang serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

    Wakil Wali Kota Manado dalam sambutannya mengatakan agar pengurus yang baru dapat membawa perubahan melalui peningkatan kinerja anggota dewan pengawas, direksi di Badan Usaha Daerah Milik Daerah (BUMD) Kota Manado.

    Lebih lanjut Wakil Wali Kota menyampaikan agar dewan pengawas bisa lebih berkoordinasi dan berkonsultasi dengan kuasa pemilik modal, sehingga rencana kerja dapat tercapai dengan sebaik-baiknya.

    “Kepada Dewan Direksi juga diharapkan bekerja dengan profesional, menjaga sinergitas dan melaksanakan tugas fungsional sesuai dengan porsinya,” ucap Wawali.

    Wawali kembali mengingatkan dukung program pemerintah termasuk vaksin hebat, warga yang belum divaksin agar segera mendaftar di website atau datang ke tempat-tempat yang melaksanakan vaksinasi.

    “Dengan begitu, kiranya para warga bisa saling melindungi,” singkatnya.

    Hadir juga beberapa anggota DPRD Kota Manado, Forkompinda, Pejabat Pemkot, Pimpinan dan Dewan Pengawas Direksi yang di lantik.

    (ABL)

  • Dirut Roland Roeroe Lantik Jajaran Managemen PD. Pasar Manado

    test.petasulut.com/, MANADO – Jajaran Managemen yakni Sekretaris Perusahaan, Satuan Pengawas Internal, Kabag, Wakil Kabag dan Assisten Manajer PD Pasar Manado telah resmi dilantik oleh Direktur Utama PD Pasar Manado dr Roland Roeroe, dilakukan di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Sabtu (17/07).

    Tercatat ada 32 pejabat yang dilantik untuk tataran kabag, wakabag dan assisten manajer serta Satuan Pengawas Internal berjumlah 9 orang. Total keseluruhan yang dilantik mencapai 41 orang.

    Dirut Roland Roeroe dalam kesempatan tersebut mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, karena masih diberi kesehatan di tengah pandemi. Menurut dia, momentum pelantikan bisa terlaksana hanya karena kemurahan dari Tuhan.

    “Kita harus bersyukur karena kita masih dalam keadaan sehat. Mari kita bangun PD Pasar Manado dengan visi pasar yang profesional, yang akan membawa kenyamanan kepada pedagang sebagai penjual, maupun masyarakat sebagai pembeli,” kata Roland Roeroe.

    “Pedagang dan pembeli adalah rakyat. Mari kita bawa kerja profesional untuk mereka. Kita bekerja selaras dengan program-program pemerintah,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Dirut juga menuturkan bahwa tekanan dalam menjalani sebuah tugas dan pekerjaan, adalah hal yang biasa.

    Karenanya dia berharap para pejabat dan karyawan di PD Pasar Manado agar tidak perlu takut ketika menjumpai tekanan dalam bekerja.

    Turut hadir, Direktur Umum Lucky Senduk, Direktur Pengembangan Jeffrie Salilo, Direktur Operasional Irving Kurniawan Biki, Sekretaris Dewan Pengawas yang juga Assisten II Setda Kota Manado Philip Sondakh, serta sejumlah tamu dan undangan.

    Pelantikan ini sendiri dilakukan berdasarkan SK Direksi PD Pasar Kota Manado Nomor: 69/PDP/SK-P/VII/2021 Tanggal 17 Juli 2021 dan SK Direksi PD Pasar Kota Manado Nomor: 70/PDP/SK-P/VII/2021 Tanggal 17 Juli 2021.

    Foto Istimewa
    Foto Istimewa
    Foto istimewa

    (ABL)

  • Perkuat Kinerja, PD. Pasar Manado Gelar Tes Assesment Karyawan

    test.petasulut.com/, SULUT – PD. Pasar Kota Manado melaksanakan test assesment untuk merekrut karyawan baru di lingkup PD. Pasar, selasa (29/6) di SMAN 2 Manado.

    Direksi yang hadir pada kegiatan assesment tersebut yakni Direktur Utama ( Dirut) dr Roland Roeroe dan Dewan Pengawas ( Dewas) Novie Lumowa, Direktur Umum Lucky Senduk bersama jajaran.

    Disela-sela kegiatan, Dirut Roland mengatakan bahwa melalui test assesment ini, PD. Pasar Manado akan merekrut kembali karyawan baru dimana uji kompetensi dan uji mental/ kejiwaan seorang calon karyawan sangat diperlukan.

    “Tes Assesment ini diikuti sekitar 900 peserta dan kami juga mengundang karyawan lama yang hampir 386 karyawan yang meregistrasi ulang, kemudian mengikuti assessment tertulis serta wawancara. Untuk kebutuhan karyawan dari perusahaan berkisar 300 lebih orang,” Ucap Roland saat diwawancarai awak media.

    Diketahui, Proses test Assesment ini harus melalui tes tertulis dan wawancara.

    “Untuk proses Assesment ini terbagi atas 2 bagian, yakni level struktural Kabag, wakabag, manajer dan asisten manajer unit dilakukan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIPSI) Sulawesi Utara dan yang kedua level karyawan dilakukan oleh Dokter-dokter spesialis kejiwaan di RSUP Prof Kandou,” jelas Dirut.

    Jajaran Direksi pun, lanjut Dirut Roeroe akan melakukan registrasi kembali untuk seluruh pegawai.

    “Hal ini wajib dilakukan karena temuan audit internal manajemen didapati beberapa karyawan tidak memiliki data diri, surat tugas hingga kontrak kerja tidak ada, karena itu kami berikan surat edaran untuk pegawai meregistrasi kembali untuk ikut assessment, kenapa restrukturisasi perlu dilakukan karena amanat PP No.54 tahun 2017 tentang BUMD apabila kondisi perusahan dalam keadaan tidak sehat maka perlu dilakukan restrukturisasi,” jelasnya lagi.

    “Program Restrukturisasi ini adalah pengaturan kembali sistem dari perusahan menyangkut peraturan, SOP, reorganisasi jabatan berdasarkan struktur kebutuhan Perusahan, kemudian rasionalisasi yakni beban gaji dimana pengeluaran lebih jauh dari pemasukan,” tambahnya.

    Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pengawas PD Pasar Manado Novie Lumowa mengatakan selama PD. Pasar Manado beroperasi, baru kali pertama dilakukan pergelaran test assesment untuk karyawan.

    “Melalui pelaksanaan ini, kiranya bisa memperkuat dan meningkatkan kinerja karyawan dalam usaha memperbesar Profit Perusahaan. Koordinasi antar jajaran Direksi dan Dewan Pengawas juga bisa berjalan dengan baik, sehingga kehadiran PD. Pasar Manado bisa membawa dampak baik dilingkup jajaran maupun untuk masyarakat kota Manado,” kata Novie Lumowa.

    (BG)

  • Tingkatkan Capacity Building, MJB Region Sulut Gelar Pelatihan Jurnalistik

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna meningkatkan Capacity Building, Komunitas Marijo Belajar (MJB) Region Sulawesi Utara (Sulut) mengelar Pelatihan jurnalistik tingkat dasar, di PUAN Coffee and Food, Boulevard Sindulang, Kota Manado, Sabtu (26/06) Pukul 14:00-16:00 WITA.

    Pada peningkatan Capasity Building ini, Mjb Region Sulut diundang Yosep E. Ikanubun Jurnalis Liputan6.com, dan ahli pers Sulut dari Dewan Pers sebagai narasumber dalam pelatihan Jurnalistik.

    Pada materinya, Ikanubun mengatakan, jurnalis itu harus mencari berita untum kepentingan publik. “Seorang jurnalistik itu haru mencari berita untuk kepentingan publik,” ucapnya.

    Adapun ciri-ciri berita seperti faktual dan aktual, unik dan menarik, berpengaruh bagi masyarakat luas, objektif, waktu dan tempat kronologis kejadian, bahasa buku, sederhana dan komunikatif.

    Bukan itu saja, ketua Aliansi jurnalistik independen (AJI) Manado periode 2013/2018 ini mengungkapkan, ada unsur-unsur dalam menulis berita yaitu 5 W + 1H. “Untuk menulis berita ada unsur-unsurnya yaitu 5 W + 1 H, What (apa), who (siapa), where (dimana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagimana). Sekali lagi, Itu unsur-unsur ketika kita mau menyusun berita,” jelasnya.

    Merespon pelatihan Jurnaistik, Ketua MJB Region Sulut, Jessica V. Tarima kepada saat dl ketika dihubungi, Minggu (27/06/2021). Ia mengatakan, bahwa program Capacity Building termasuk dalam pogram Offline MJB Region Sulut yang dikhususkan untuk memberi pelatihan pengembangan diri bagi anggota Marijo Belajar.

    “Dengan diadakannya Capacity Building, diharapkan seluruh anggota MJB Region Sulut bisa merasakan dampak menjadi bagian dari Komunitas Belajar dan bisa mendapatkan pelatihan pengembangan diri bagi pribadi dan komunitas,” kata Tarima.

    Tarima berharap, Kegiatan tersebut sekaligus sebagai bentuk dalam memantapkan pengetahuan dan pemahaman, serta untuk menggali Sumber Daya Manusia (SDM) dalam anggota MJB Region Sulut.

    “Semoga kedepan program internal ini bisa diadakan kembali dengan pelatihan pengembangan yang lebih menarik lagi dan tentunya bisa mengundang banyak anak muda Sulut untuk tergabung di komunitas ini agar mendapat banyak pengalaman dan pelatihan pengembangan diri,” tandasnya.

    Dalam pantauan media, kegiatan tersebut tetap mengikuti aturan protokol kesehatan Gugus Tugas Covid-19, seperti wajib memakai masker dan menggunakan handsanitizer.

    (ABL)

  • Disemayamkan di DPRD Sulut, Suasana Haru Meliputi Kepergian Alm. Teddy Kumaat

    test.petasulut.com/, SULUT – Suasana haru terlihat saat upacara pelepasan jenazah almarhum Teddy Kumaat yang disemayamkan di ruang paripurna DPRD Sulut, Jumat (25/6) siang.

    Diketahui, Alm. Teddy Kumaat sendiri merupakan Mantan Wakil Walikota Manado Periode tahun 2020-2005 dan juga Mantan Anggota DPRD Provinsi Sulut periode 2014-2019 dari Partai PDIP.

    Pun, Almarhum Teddy Kumaat meninggal pada usia 56 tahun.

    Jenasah disambut dengan penuh penghormatan oleh beberapa legislator DPRD Sulut bersama Sekertaris Dewan Glady Kawatu beserta seluruh staff DPRD Sulut, dan Wartawan yang bertugas meliput di DPRD Sulut.

    Ketua DPRD Sulut, Andi Silangen pun bertindak sebagai Inspektur upacara pelepasan almarhum Teddy Kumaat.

    Legislator DPRD Sulut dan Sekretariat DPRD Sulut pada kesempatan itu memberikan lagu puji-pujian dihadapan Alm. Teddy Kumaat beserta keluarga besar yang hadir.

    Lagu Puji-pujian dinyanyikan Seluruh Legislator DPRD Sulut dan Sekretariat DPRD Sulut yang hadir pada Acara Pelepasan Alm. Teddy Kumaat

    Silangen dalam sambutannya, memberikan penguatan iman kepada keluarga dengan mengimani dan melihat peristiwa yang luar biasa dimana Tuhan berkenan apa yang dialami keluarga.

    ”Dihari ini, teristimewa di Sulut, putra sulut telah dipanggil pulang yakni yang kekasih Alm. Teddy Kumaat. Pengabdiannya untuk Manado dan Sulut patut diberi penghargaan tinggi. Karya pengabdian beliau sungguh luar biasa. Alm. Teddy Kumaat penuh belas kasihan terhadap sesama. Semua yang dikerjakan beliau untuk daerah patut diapresiasi. Kematian adalah awal hidup kekal,” jelas Silangen.

    ”Kami segenap pimpinan dan anggota DPRD Sulut dengan ini melepas kepergian jenazah Alm. Teddy Kumaat disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas segala karya dan jasa yang telah diberikan selama bertugas di DPRD Sulut. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan kiranya diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan yang Maha Kuasa dalam menghadapi dukacita ini. Semoga keluarga diberi penghiburan sejati dari Tuhan Yesus Kristus,” tambahnya.

    Diketahui, persemayaman almarhumah dihadiri sejumlah Legislator DPRD Sulut yakni Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Anggota DPRD Sulut Rocky Wowor, Berty Kapojos, Heri Rotinsulu, Imelda Rewah, Hilman Idrus, Fanny Legoh, Arthur Kotambunan, Careig Runtu, Winsulangi Salindeho, Yongkie Limen dan Cindy Wurangian.

    (ABL)

  • Ini Jawaban Pihak PLN Soal Kabel Listrik di Depan RSUD ODSK

    test.petasulut.com/, SULUT – Kabel listrik yang tak beraturan yang mengitari depan RSUD ODSK di bilangan sario, Manado sempat membuat masyarakat terlebih Anggota DPRD Sulut berkomentar.

    Hal ini dinilai mengganggu estetika RSUD tersebut. Bahkan beberapa Anggota DPRD Sulut meminta pihak PLN agar membenahi kesembrawutan kabel-kabel listrik itu.

    Mengenai hal itu, Manager Bagian Jaringan UP3 PLN Manado Utrecht Putra Tauna memberi penjelasan saat ditemui oleh beberapa awak media.

    ”jadi memang untuk di depan RSUD ODSK itu, kita dari PLN Manado sudah siap untuk mengerjakan. tapi karena ada masalah pelebaran Got (saluran air) dari balai jalan, jadi kita mau sama-sama dengan pengerjaan itu juga. Supaya jangan nanti dua kali kerja.” Jelas Utrecht Putra kepada awak media di kantor PLN Manado, kamis (24/6).

    Saat ditanyai soal kapan kira-kira pengerjaannya dilaksanakan, Ia menuturkan akan secepatnya dikerjakan. Intinya akhir bulan juli sudah selesai jika tidak ada hambatan.

    “rencananya bulan Juli pertengahan sudah mulai dikerjakan, Mungkin di akhir bulan Juli sudah selesai. Kan Cuma pendek itu depe jalan.” Tuturnya.

    “jadi torang mo pastikan dulu, kalau torang boleh jalan duluan. Supaya jangan dibongkar dua kali. Kalau memang dorang nanti nyanda mo lewat pa torang pe galian itu, berarti torang boleh duluan. Tapi kalau misalnya digalian yang sama, lebih bagus jalan sama-sama.” Tutupnya.

    Dia juga mengatakan, hal ini sudah ada koordinasi antara Balai Jalan dengan PLN Manado, namun Utrecht mengatakan kalau misalnya mereka masih lama, maka pihak PLN akan mengerjakannya lebih duluan. Tapi nanti tetap lihat sebelah mana mereka akan bongkar, agar tidak kena di satu jalur yang sama.

    “Jadi pengerjaannya dipastikan akan dimulai pada pertengahan bulan juli. Akhir juli sudah selesai. Pengerjaannya paling lambat dua minggu kalau tidak ada hambatan,” tutupnya.

    (ABL)