Tag: Pemprov Sulut

  • DPRD Sulut Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Gubernur Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Gubernur Sulawesi Utara di ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut (17/02/2021).

    Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD dr. Andi Silangen dan didampingi oleh Victor Mailangkay dan Billy Lombok selaku Wakil Ketua DPRD, dan dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta Wakil Gubernur Drs. Steven O. E. Kandouw.

    Ketua Dewan dalam kesempatan mendaulat Olly dan Steven berdiri dan mengucapkan selamat atas dilantiknya serta memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw yang terpilih untuk periode Selanjutnya Gubernur Olly Dondokambey dalam 2021- 2024.

    Dalam Pidatonya Gubernur Olly mengatakan bahwa berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 21/P Tahun 2021, pada hari Senin, 15 Februari 2021, dirinya bersama Drs. Steven kandouw telah dilantik oleh Bapak Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo, untuk melanjutkan kepemimpinan Provinsi Sulawesi Utara sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2021-2024.

    “Saya bersama Steven Kandouw mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulawesi Utara atas pelaksanaan rapat paripurna ini,” ucap Gubernur Olly.

    “Momentum ini adalah momentum suka cita, tidak saja dari Saya dan Steven Kandouw yang kembali dipercayakan masyarakat Sulawesi Utara untuk melanjutkan kepemimpinan dalam tiga tahun ke depan,” tambahnya.

    Selanjutnya Gubernur Olly mengajak kepada kita semua untuk terus menjalani, saling topang menopang dan bahu membahu, agar kedepan dapat melaksanakan tugas dan tangung jawab secara baik. Mampu menjawab dengan kinerja yang optimal dan mampu memberikan perubahan signifikan terhadap pembangunan, dalam rangka memberikan Sulut yang lebih hebat semakin maju dan sejahtera.

    “Untuk itu kita semua terus menjalani, terus saling topang-menopang dan bahu-membahu untuk kedepan dapat melaksanakan tugas dan tangung jawab secara baik. Mampu menjawab dengan kinerja yang optimal dan mampu memberikan perubahan signifikan terhadap pembangunan, dalam rangka memberikan Sulut yang lebih hebat, semakin maju dan sejahtera,” tukasnya.

    Dalam pidatonya, Gubernur Olly Juga memaparkan Visi dan Misi yang akan dijalankannya bersama dengan Steven Kandouw selama periode 2021-2024. Visi “Menjadikan Sulut Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia Ke Asia Pasifik”.

    Misi;

    1. Peningkatan kualitas manusia Sulut;
    2. Penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa;
    3. Pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas;
    4. Pembangunan daerah yang berkelanjutan;
    5. Pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas daerah.

    Dan di sela-sela pidatonya, baik Gubernur Olly maupun Ketua Dewan secara hormat menyampaikan turut berbelasungkawa yang dalam atas kepergian seorang tokoh sulut senior bapak DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang dengan filosofinya Nihil nova sub sole. “tidak ada yang abadi di bawah matahari, setiap orang ada waktunya”

    Rapat paripurna turut dihadiri Forkopimda Sulut, Komjen Filipina, Kepala OJK, Sekdaprov Edwin Silangen, Walikota terpilih Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Tomohon terpilih Wenny Lumentut dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.

    (ADVETORIAL)

  • Olly-Steven Dilantik, ROCKY WOWOR: Sulut Semakin Hebat

    test.petasulut.com/, SULUT – Pasangan Gubernur-Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw hari ini, Senin (15/2) telah resmi dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

    Diketahui, Olly dan Steven ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilkada Sulut 2020 dengan raihan suara 821.503

    Mengenai hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sulut Rocky Wowor pun angkat suara. Ia mengatakan pelantikan ODSK adalah kemenangan rakyat sulut.

    “Rakyat memberikan mandat kepada Olly – Steven untuk menjalankan pemerintahan guna memakmurkan dan memajukan Nyiur Melambai ini, ini adalah kemenangan rakyat jua,” ungkap Politisi Muda Bolmong Raya ini.

    Wowor menegaskan, program pembangunan diberbagai lini terjadi loncatan meskipun dalam situasi global yang terhimpit.

    “Itulah mengapa OD-SK menjadi berkah bagi daerah kita, mereka berdua adalah putra terbaik Sulut di era Milenial ini,” tegasnya.

    legislator Dapil BMR ini mengucapkan selamat kembali memimpin Sulut bagi pasangan paripurna ini.

    “Selamat atas pelantikan Gubernur dan Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw. Di periode kedua kepemimpinan OD-SK, saya yakin Sulut akan lebih hebat dan maju,” ungkap Rocky Wowor.

    Dengan pelantikan tersebut, Wowor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Sulut yang telah mempercayakan OD-SK kembali memimpin.

    “Terima kasih kepada seluruh rakyat Sulut yang telah mempercayakan PDIP dan terutama OD-SK untuk kembali membawa Sulut ke arah yang terbaik. Pelantikan OD-SK adalah awal kelanjutan kemajuan Sulut kedepan. Mari sama-sama kita kawal dan dukung kerja-kerja hebat OD-SK,” tutupnya.

    (ABL)

  • Presiden Jokowi Resmi Melantik Olly-Steven Sebagai Gubernur/Wagub Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Pasangan Gubernur-Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw hari ini, Senin (15/2) telah resmi dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

    Diketahui, pada hari ini juga Presiden Jokowi melantik 2 gubernur dan wagub terpilih periode 2021-2024 yakni Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wagubnya Steven Kandouw serta Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang dan Wagub Yansen TP.

    Agenda pelantikan dimulai sejak pukul 09.10 WIB.

    Pergelaran ini pun tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

    Agenda pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat negara lainnya seperti Wapres Ma’ruf Amin hingga Mendagri Tito Karnavian.

    Foto Istimewa

    Pelantikan dilakukan berdasarkan keputusan presiden Nomor 19P/2021 dan Nomor 21P/2021 tentang pengangkatan dan pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara masa jabatan 2021-2024.

    “Memutuskan menetapkan dan seterusnya kesatu terhitung sejak pelantikan, mengesahkan pengangkatan 1. Zainal Arifin Paliwang sebagai Gubernur Kalimantan Utara masa jabatan 2021-2024. 2. Yansen TP sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Utara masa jabatan 2021-2024.” kata petugas protokol Istana yang membacakan Keputusan Presiden.

    Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, di Manado.

    “3. Olly Dondokambaey sebagai Gubernur Sulawesi Utara masa jabatan 2021-2024. 4. Steven Kandow sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara masa jabatan 2021-2024,” tambahnya.

    Lebih lanjut, masing-masing dari mereka sesuai ketentuan Keppres diberikan gaji pokok dan tunjangan kepala dan wakil kepala daerah sesuai peraturan yang berlaku.

    Setelah pembacaan Keppres, para gubernur dan wakil gubernur yang baru saja dilantik tersebut diambil sumpah jabatan. Pada kesempatan itu, seperti biasa, Jokowi memimpin pengambilan sumpah jabatan.

    Setelah rangkaian pelantikan selesai, peserta yang hadir mengucapkan selamat pada gubernur dan wagub yang baru saja dilantik.

    (ABL)

  • SHS Berpulang, Warga Sulut Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang

    test.petasulut.com/, SULUT – Kabar duka menyelimuti masyarakat Sulawesi Utara, dimana Mantan Guburnur Sulut 2 periode DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dikabarkan telah berpulang.

    Pemerintah provinsi Sulut pun langsung mengeluarkan surat edaran nomor 001.2/21. 738/Sekr ditujukan kepada semua kepala daerah maupun masyarakat sulut untuk melakukan pengibaran bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung.

    Surat edaran pemerintah Provinsi Sulut

    Berikut ini isi dari surat edaran yang dikeluarkan Pemprov Sulut dan di tandatangi oleh Plh Gubernur Sulut Edwin Silangen.

    Berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, dan sebagai bentuk penghormatan serta tanda berkabung atas meninggalnya Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina sekaligus Gubernur Sulawesi Utara Periode 2005-2010 dan 2010-2015, Dr. Drs. Sinyo H. Sarundajang, maka dimintakan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat mengibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang di depan Instansi/Kantor maupun Rumah Tinggal di wilayah masing-masing.

    Pengibaran Bendera dimaksud dilaksanakan mulai pada hari Sabtu, 13 Februari 2021 sampai selesainya pemakaman pada hari Jumat, 19 Februari 2021. Demikian disampaikan, atas pelaksanaannya diucapkan terima kasih.

    (ABL)

  • Ini 7 Nama Anggota KPID Sulut Periode 2021-2024

    test.petasulut.com/, SULUT – Setelah melalui berbagai tahapan-tahapan dan proses, akhirnya 7 nama Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sulawesi Utara Periode 2021-2024 keluar.

    Berikut 7 Nama Anggota KPID Sulut:

    1. REIDY F. SUMUAL, S.Sos
    2. BOYKE R. PAPARANG, S.IP
    3. BOYKE D. SONDAKH, SE
    4. PENGASIHAN AMISAN, S.IP
    5. MEILANY RAUW, SE
    6. HAMRI,OKOAGOUW, S.Pd
    7. MERLYN C. P. WATULANGKOW

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun langsung menjadwalkan pelantikan untuk ketujuh Anggota kepengurusan KPID Sulut terpilih.

    Terjadwal, pada tanggal 5 Februari 2021 bertempat di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut dimulai pada jam 9 Wita.

    (ABL)

  • Ternyata, Rapid Antigen Tidak Masuk Anggaran Perjalanan Dinas ASN

    test.petasulut.com/, SULUT – Saat ini di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun pemerintah Kabupaten/kota diharuskan adanya pemeriksaan rapid antigen/swab untuk masuk ke kantor maupun perjalanan dinas luar daerah.

    Hal ini menjadi keluhan sejumlah ASN khususnya pejabat teknis yang mengharuskan mereka harus hadir secara fisik di luar daerah menggunakan transportasi udara maupun laut.

    Biaya tersebut dirasa sangat memberatkan karena harus mengeluarkan biaya ekstra dari kantong sendiri.

    ” Kalau masalah pemeriksaan rapid antigen maupun swab bagi saya tidak ada persoalan dan memang itu wajib hukumnya sekaligus untuk mengetahui kita bebas dari virus covid 19. Tapi masalahnya anggaran rapid antigen dengan biaya 250 ribu untuk sekali perjalanan harus kami tanggung sendiri, sedangkan dalam anggaran perjalanan dinas tidak dicantumkan biaya tersebut, ” keluh salah seorang ASN di Kota Manado.

    Sementara itu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut melalui Kepala Sub Bagian Humas Nur Kurniawan saat dikonfirmasi Rabu,(3/1/21) mengatakan sampai saat ini belum diatur soal biaya rapid/swab masuk dalam anggaran perjalanan dinas ASN.

    Dikatakan Nur, bagi ASN yang melaksanakan tugas luar melalui pemeriksaan rapid antigen/swab masih mengacu pada aturan yang ada saat ini.

    ” Selama ini memang tidak ada penambahan unsur anggaran di perjalanan dinas untuk rapid ato SWAB, sebab perjalanan dinas sekarang dibatasi. Yang bisa dilaksanakan adalah penganggaran untuk Rapid / SWAB terjadwal. Lagian biaya Rapid / SWAB sudah cukup terjangkau saat ini “pungkasnya.

    (ABL)

  • Pemrov Sulut Bantu 1 M untuk SulBar

    test.petasulut.com/, SULUT – Bencana yang terjadi di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diketahui telah memakan puluhan korban dan banyak masyarakat mengungsi, uluran tangan dari berbagai pihak pun sangat dibutuhkan guna meringankan beban warga SulBar yang terdampak.

    Pemerintah provinsi Sulut pun mengulurkan tangan dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat SulBar.

    Hal itupun dibenarkan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Sulut, Glady Kawatu.

    Ia mengatakan untuk korban bencana Sulawesi Barat, Pemprov Sulut akan memberikan bantuan 1 miliar rupiah.

    “Sesuai petunjuk Bapak Gubernur Sulut, Olly Dondokambey maka Pemprov Sulut membantu 1 miliar rupiah dan batuan material dibantu oleh pejabat ASN dan THL Pemprov melalui perangkat daerah masing-masing dan dikumpulkan di BPBD untuk diantar ke Sulbar hari Senin,” ujar Kawatu, Sabtu (16/01).

    “Untuk korban di daerah Sulut akan dibantu juga dari Sekertariat Dewan,” tambah Kawatu.

    (ABL)

  • Vaksinasi Covid-19 di Sulut, FORKOMPIMDA Jadi Yang Pertama

    test.petasulut.com/, SULUT – Provinsi Sulawesi Utara hari ini, jumat (15/01) telah melakukan Pencanangan vaksinasi covid-19 khusus unsur Forkompimda di RS Kita waya Kairagi.

    Diketahui bahwa Vaksin Covid-19 ini telah melalui uji kelayakan. 2 sampai 3 juta orang di dunia telah menerima vaksin Covid-19.

    Maksud dari Vaksin ini guna memutus penyebaran wabah Covid-19.

    Proses penerimaan Vaksin ini pun harus melalui beberapa tahapan yakni peserta harus masuk ketahap Pendaftaran dan verifikasi data, pemeriksaan fisik dan screening, apabila peserta memenuhi syarat baru disuntik vaksin.

    Pangdam XIII Merdeka Mayjen Santos Matondang, Kejati Sulut Albina Dita Prawitaningsih, SH. MH dan unsur Forkompimda lainnya pun menjadi peserta Vaksinasi ini.

    Vaksin Covid-19 ini disuntik kepada para peserta sebanyak 2 kali. Hari pertama dan hari ke-14.

    Unsur FORKOMPIMDA Sulut menjadi peserta pertama penyuntikan Vaksin Covid-19

    Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan bahwa guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, hari ini telah dilaksanakan penyuntikan Vaksin Covid-19.

    “Dimana Provinsi Sulut telah menerima Vaksin ini sebanyak 23.670 dosis sampai hari ini, tentunya ini akan dimanfaatkan sesuai dengan petunjuk presiden dan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sulut,” ungkap Olly.

    Diharapkan masyarakat Sulut lanjut OD, mari sama-sama kita sukseskan ini dan mari sama-sama kita lakukan apa yang menjadi tugas tanggung jawab kita didalam melaksanakan hak-hak kita sebagai masyarakat dan pemerintah sudah memberikan fasilitas untuk kita semua agar supaya mata rantai penyebaran covid-19 di sulut bisa kita tuntaskan bersama.

    “Saya sangat mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat atas kebijakan dan keputusan pemerintah ini, dan kita sudah melihat bersama-sama hari ini bahwa telah diadakannya penyuntikan vaksin bagi seluruh forum pimpinan daerah sulut, dan ini kita bisa melihat dalam waktu yang sudah diberikan 15 menit setiap orang setelah di suntik vaksin tidak ada permasalahan,” jelasnya.

    “Saya sangat berterima kasih, karena partisipasi dan keinginan masyarakat sulut untuk mendaftar untuk ikut bersama-sama disuntik vaksin. Ini suatu kebanggaan bagi kita, bagi masyarakat sulut menyadari bahwa vaksin covid-19 ini sangat dibutuhkan sehingga harapan harapan kedepan setelah kita melakukan vaksin bersama, ekonomi di sulut bisa berjalan dengan baik begitu juga dengan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan baik sehingga kehidupan baru dalam tatanan kita bermasyarakat bisa berjalan lebih baik. Mari sama-sama kita putuskan pandemi covid-19 demi sulut sehat dan Indonesia sehat,” Tambah OD.

    Diketahui juga bahwa pada bulan januari-April 2021 berjalan akan dilakukannya penyuntikan Vaksin Covid-19 khusus Nakes dan ditahap 2 dari bulan april sampai selesai akan dilakukan penyuntikan Vaksin khusus untuk masyarakat yang rentan dan untuk masyarakat yang tinggal di kawasan cluster.

    (ABL)

  • Kaban BKD Sulut Femmy Suluh: 2021, Rekrut P3K Prioritas Jabatan Guru

    test.petasulut.com/, SULUT – Komisi 1 DPRD Sulut melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan kepegawaian daerah (BKD) Provinsi Sulut, Senin (11/01/2021).

    Dalam rapat tersebut, personil komisi I mempertanyakan terkait tenaga guru yang akan dijadikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), Bagaimana pihak BKD untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keputusan kementerian pendidikan dimana guru diangkat menjadi P3K, karena saat ini banyak honor yang tidak memiliki SK.

    “bagaimana peran BKD menempatkan tenaga guru dan kesehatan di kepulauan, karena saat ini daerah kepulauan sangat kekurangan tenaga guru dan kesehatan, jika pun ada banyak sudah dijadikan sebagai kepala desa dan sebagainya.Terkait penerimaan institut pemerintahan dalam negeri (IPDN), kiranya BKD bisa memperhatikan daerah kepulauan, jangan samakan standar pengetahuan antar Manado dan kepulauan, kiranya mereka yang ikut IPDN dari kepulauan atau kabupaten lainnya diperhatikan,” jelas Winsulangi Salindeho.

    Senada dengan mantan Bupati Sangihe, Anggota DPRD Sulut dari dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR), Muslimah Mongilong mempertanyakan terkait nasib THL guru yang dirumahkan, ketika ditanya mereka menjawab nanti akan mengikuti P3K, terus bagaimana persyaratan akan P3K ini.

    Bukan itu saja, Muslimah meminta untuk tenaga honor guru, jangan hanya diterima mereka yang berijasah SMA/SMK, libatkan juga lulusan sarjana agar mereka bisa langsung menjadi tenaga pengajar. Hal ini, yang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

    “Selain tenaga guru, saya pun meminta pihak BKD memperhatikan penerimaan IPDN, kiranya dari kabupaten bisa di loloskan dua orang, agar ketika mereka lulus nanti bisa kembali dan membangun akan daerah,” tambahnya.

    Menanggapi hal itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menjawab.

    “Terkait dengan P3K dan sekarang ini sudah menjadi isu aktual, dan ramai di media dan kami mengikuti pengarahan kepala badan kepegawaian negara (BKN) pada live streaming, penjelasan beliau terkait rencana perekrutan P3K dengan porsi terbesar ada pada jabatan guru di tahun 2021 ini, filosofinya bahwa selama ini tidak terjadi pemerataan guru di provinsi maupun kabupaten/kota karena banyak guru yang diangkat, ketika bertugas beberapa tahun kemudian minta dipindahkan, dengan adanya P3K mengharapkan mereka yang berada di daerah itu, bisa mengabdi,” Ujarnya.

    Ia menambahkan, untuk saat ini tenaga guru dan kesehatan sangatlah kurang, dan untuk mengatasi itu kami sudah mengusulkan di penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) dan P3K 2021.

    “Sedangkan P3K, kami masih menunggu petunjuk teknis (Juknis), nanti ketika sudah mendapatkan informasi pasti diikuti dengan persyaratannya, perbedaan PNS dan P3K hanya diumur saja, Jika PNS umur maksimal 35 tahun, jika P3K batasnya setahun sebelum masuk masa pensiun masih bisa, misalnya 56 sampai 57 tahun masih bisa karena kontrak masih bisa untuk setahun,” Ucapnya.

    “Untuk IPDN sendiri, kami berharap semua kabupaten/kota ada yang bisa diloloskan, tapi saat ini sudah menjadi kewenangan pusat, dimana setiap provinsi sulut itu memiliki kuota 10, dan 10 itu dipilih dari semua kabupaten/kota yang dinilai memenuhi syarat,” tambahnya.

    (ABL)

  • TUUK Usul Dinkes Sulut Segera Rekrut THL Kesehatan

    test.petasulut.com/, SULUT – Wabah Covid-19 sampai dengan saat ini masih menggorogoti masyarakat, Sebagian besar negara pun sangat terdampak dengan hadirnya virus ini.

    Dalam rangka mengatasi wabah Covid-19, Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sampai detik ini pun tak bosan mengingatkan kepada masyarakat untuk terus melakukan aksi 3M (mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, dan menjaga jarak).

    Tenaga medis yakni dokter dan perawat pun menjadi garda terdepan guna meminimalisir para warga yang terkonfirmasi virus ini, bahkan para tenaga medis banyak menjadi korban akibat terjangkit covid-19.

    Dampak fisik dan psikis pekerja medis juga sangat besar akibat jumlah pasien Covid-19 yang membludak.

    Masyarakat pun dituntut menjalani aktivitas berolahraga ringan jaga kesehatan tubuh di tengah pandemi Covid-19.

    Mengantisipasi kondisi tersebut, anggota DPRD Sulut, Ir. Julius Jems Tuuk, mengusulkan kepada pemerintah melalui dinas kesehatan daerah merekrut tenaga harian lepas (THL) khusus tenaga kesehatan.

    “Kebetulan di Sulut misalnya masih banyak tenaga kesehatan lulusan sekolah keperawatan yang belum bekerja. Keberadaan mereka sangat dibutuhkan, bisa direkrut,” jelas Jems Tuuk, Jumat (8/1/2021).

    Di kondisi pandemi Covid-19 saat ini, lanjut Tuuk, bidang kesehatan memerlukan perhatian ekstra dari pemerintah.

    “Perhatian dalam bentuk pengalokasian anggaran termasuk perekrutan tenaga kesehatan akan sangat membantu secara mental dan fisik dokter dan perawat yang berada di garda terdepan melawan corona,” pungkas legislator Sulut terbaik periode 2014-2019 peraih penghargaan Forward Award ini.

    (ABL)