Author: pemred

  • JPAR: Mari Gabung Deng Torang No.4, ITU JO!

    test.petasulut.com/, MANADO – Pasangan calon Walikota/wawali Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley Runtuwene merasa optimis akan didukung oleh masyarakat kota Manado di pilkada 9 desember 2020 mendatang.

    Hal itu dibuktikan dengan pernyataan sikap dari Calon Walikota Manado, JPAR.

    Dimana dirinya merasa yakin bahwa JPAR-DRAIM ada dihati semua masyarakat Manado.

    “Mari kita bersama-sama membangun kota yang kita cintai ini, kota Manado rumah besar kita semua,” ungkapnya, jumat (16/10).

    JPAR juga meminta dukungan dari warga kota manado untuk memilih JPAR-DRAIM di pilwako 9 desember 2020 mendatang.

    “Coblos nomor 4 JPAR-DRAIM pada tanggal 9 desember 2020. Kita deng Ai siap beking Manado ini tetap rukun, jadi kota yang cerdas (smart city) bahkan jadi kota yang indah. Mari gabung deng torang, trus doakan dan pilih nomor 4. PAHAM, Itu jo!” pungkas Runtuwene.

  • MJP Terima Aspirasi Lewat Medsos, Terfokus Pada Persoalan Pendidikan Dan Kesehatan

    test.petasulut.com/, SULUT – Terus memaksimalkan kinerja sebagai wakil rakyat, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Melky J. Pangemanan, S.IP., MAP., M.Si tetap membuka diri untuk menerima aduan, keluhan serta aspirasi masyarakat lewat sosial media.

    Dalam Work From home (WFH) MJP hari Kamis (15/10), Adapun beberapa aspirasi yang masuk didominasi persoalan pendidikan di masa pandemi dan terkait pelayanan kesehatan.

    “Persoalan Pembelajaran Jarak Jauh di masa Pandemi diantaranya, pelajar yang tidak memiliki komputer atau laptop, persoalan jaringan internet dan penggunaan kuota internet yang menambah beban orang tua peserta didik,” ungkap Personil Komisi IV DPRD Sulut itu.

    MJP pun akan menyampaikan beberapa aspirasi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

    “Pemerintah wajib mendengarkan, mengkaji dan mengeksekusi masukan dan aduan publik untuk perbaikan dan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan ditengah pandemi CVD,” pungkas politisi PSI Dapil Minut-Bitung.

    Tak hanya itu, Koordinasi bersama rekan-rekan anggota DPRD dan Mitra kerja Komisi IV terkait urusan internal dan kerja pelayanan kepada publik terus dilakukan MJP.

  • MEP: Kalo NasDem So Sama-Sama Deng Torang, Sapa Le Mo Lawang

    test.petasulut.com/, MINSEL – Calon Bupati Minahasa Selatan Michaela Elsiana Paruntu bersama calon wakilnya VT menghadiri konsolidasi Partai Nasdem Minahasa Selatan, yang bertempat di desa pakuweru kecamatan tenga, Minsel, kamis (15/10) malam.

    Pada kesempatan itu, dihadapan pengurus serta kader partai Nasdem MEP mengatakan sangat berterima kasih kepada kakak Felly Estelita Runtuwene karena sampai sejauh ini sudah membantu MEP-VT.

    “Saya berterima kasih juga kepada fraksi Nasdem Minsel kakak Paulman Runtuwene yang juga adalah wakil ketua DPRD Minsel, Kakak Lady Langie dan pak alex. Dan juga untuk seluruh pengurus kecamatan ranting tenga-sinonsayang,” ungkap MEP.

    Dirinya juga mengungkapkan sangat bersyukur kepada Tuhan, partai NasDem boleh mendukung MEP-VT di pilkada 2020 dan ini merupakan hal yang sangat tak ternilai. Dukungan ini sudah sangat membantu MEP-VT dalam meraih kemenangan di 9 desember 2020 nanti.

    ” Kalo NasDem so sama-sama deng torang, sapa le mo lawang pa torang,” singkat MEP.

    Lanjut Paruntu, karena MEP-VT orang baik jadi banyak orang sayang makanya tim banyak, untuk itu buat tim terutama yang ada di desa jangan adanya gesekan karena tim yang paling bawah merekalah yang dapat melihat langsung situasi hari lepas hari.

    “Karena tensi sekarang sudah semakin naik, tapi kita jangan sampai ikut marah. Naikkanlah tensi disegi kerja keras dan lebih bersemangat lagi memenangkan MEP-VT, kalau bisa koordinasi berjalan terus, karena ketua tim pemenangan kita so nda salah kakak felly runtuwene,” tuturnya.

    Jadi slogan orang baik lanjut MEP, jangan hanya menempel pada paslon tapi juga harus menempel pada seluruh tim yang ada dengan menunjukan kualitas. Partai NasDem adalah partai yang besar, partai yang selalu mengatakan restorasi, mari tonjolkan apa yang menjadi kelebihan dari paslon.

    “Jangan menjelekan paslon lain, kita tonjolkan paslon yang diusung partai nasdem yaitu MEP-VT nomor urut satu. Sektor kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu fokus MEP-VT guna mensejahterakan masyarakat Minsel,” pungkasnya.

  • Pilkada 2020, FER: Siapapun Calonnya, Partai NasDem Harus Menang

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memenangkan calon Gubernur/Wagub Sulut (VAP-HR) dan Calon Bupati/Wabup Minahasa Selatan (MEP-VT) di pilkada 9 desember 2020 nanti, Partai NasDem Minahasa Selatan melaksanakan Konsolidasi yang bertempat di Desa Pakuweru kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan, kamis (15/10).

    Konsolidasi ini dipimpin langsung oleh Pengurus DPP Partai NasDem Felly Estelita Runtuwene.

    Sementara itu, dihadapan seluruh pengurus Partai NasDem khususnya di wilayah Kecamatan Tenga-Sinonsayang, FER mengajak para kader mulai dari desa hingga kecamatan harus bertekat memenangkan calon yang diusung partai NasDem baik Calon Gubernur maupun calon Bupati.

    “ Para pengurus Kecamatan yang sudah dipilih dan pengurus desa/kelurahan harus bertekat memenangkan apa yang sudah menjadi garis Partai NasDem, kalau ada diantara kita yang hanya ingin memenangkan salah satu pasangan calon baik itu untuk Provinsi tidak untuk Kabupaten lebih baik mengundurkan diri dan hanya menjadi relawan saja. Sebaliknya juga ketika bapak ibu sekalian kakak-kakak hanya untuk kabupaten tidak untuk Provinsi lagi-lagi harus saya sampaikan lebih baik mengundurkan diri jadilah relawan bukan pengurus partai NasDem. Intinya Partai NasDem harus menang, siapapun calonnya,“ tandas FER yang juga ketua Komisi IX DPR RI dihadapan para kader dan pengurus yang hadir.

    Penetapan pasangan calon Kepala Daerah Gubernur dan Bupati kata FER, sudah menjadi garis partai untuk memenangkan MEP-VT nomor urut 1 untuk Kabupaten Minsel dan VAP-HR nomor urut 2 untuk Provinsi.

    Keputusan Partai khususnya pasangan calon kepala daerah di kabupaten Minsel telah diperhitungkan dan dipikirkan secara matang sehingga DPP kata FER memutuskan pasangan calon MEP-VT untuk dicalonkan partai NasDem sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan.

    “ Yang datang mendaftar di NasDem banyak, tapi torang musti cari figur yang betul betul seperti ibu MEP dan Bapak Ventje Tuela yang kita tau bersama mereka sangat peduli dengan urusan kemanusiaan dan pelayanan di gereja terlebih ibu MEP. Begitu juga Pak Ventje Tuela, apalagi karena sejak 2005-2010 kita sudah buktikan pak Ventje Tuela ketika dipercayakan masyarakat menjadi wakil BupatiMinahasa Selatan. Pasangan MEP-VT adalah pasangan paripurna, “ tandas FER disambut yel-yel para kader NasDem yang hadir.

    “Berkaitan dengan komisi saya bidang kesehatan kita akan bikin bagus rumah sakit daerah di Minahasa Selatan, hanya dengan komunikasi yang bagus dengan pemimpin yang bagus tentunya kita wujudkan semua keinginan dan harapan kita kedepan. “ pungkas ketua tim pemenangan pasangan MEP-VT ini

    Turut dihadiri pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Michaela Elsiana Paruntu-Ventje Tuela (MEP-VT), ketua DPD partai NasDem Minsel John Rori tokoh masyarakat Yopie Langi, Wakil Ketua DPRD Minsel Paulman Runtuwene, Sekretaris Komisi I Alex Kumaat, Wakil Ketua Komisi III Lady langi, Lian Mandey anggota DPRD (F.Golkar) Minsel serta ketua Harian DPD partai Golkar Sulut sekaligus Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK).

  • Reses Ketua Komisi IX DPR RI, FER Berikan Edukasi Ke Warga Tenga Mengenai Cara Pemakaian Obat/Makanan Yang Baik

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban, Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene turun kedapil tepatnya di Desa Pakuweru kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan guna melaksanakan kegiatan reses, kamis (15/10).

    Saat berkunjung menyapa warga desa pakuweru, FER bersama Kepala Balai Besar POM di Manado Dra. Sandra M.P Linthin, Apt, M.Kes melaksanakan kegiatan sosialisasi guna memberikan informasi kepada warga menyangkut cara-cara yang tepat pengecekan obat, makanan, kosmetik dan lainnya, tujuannya agar masyarakat dapat dengan teliti mengkonsumsi maupun memakai produk dengan baik.

    Dalam sosialisasi tersebut juga, FER tetap mengedepankan protokol covid-19 guna pencegahan penyebaran virus ini.

    Sementara itu Dihadapan ratusan warga, Felly Estelita Runtuwene menyampaikan, “Ketika kita akan belanja ingat cek KLIK selalu agar terlindungi dari obat dan makanan Ilegal, cek KLIK yaitu cek Kemasan, jangan beli produk dengan kemasan yang telah rusak atau peyot meski sedikit, cek Label baca dahulu Label berisi informasi produk sebelum dibeli, cek Izin edar apakah produk tersebut sudah terdaftar apa belum dan yang terakhir cek kadaluarsa, “jangan beli atau konsumsi obat dan makanan yang telah kedaluarsa,”ujar Felly Runtuwene.

    Mantan anggota DPRD Sulut ini juga menyampaikan, “saat ini sudah tersedia aplikasi CEK BPOM yang dapat diunduh dan digunakan pada HP Android. Jadi bisa cek Izin Edar obat dan makanan dimana saja,”tambahnya.

    Disisi lain, Kepala Balai Besar POM di Manado Dra. Sandra M.P Linthin, Apt., M.Kes pada warga menyampai produk-produk obat dan makanan yang tidak aman dikonsumsi serta bahayanya jika tetap dikonsumsi. Selain itu Kepala Balai Besar POM di Manado ini menyampaikan masih banyaknya ditemukan Herbal yang mengandung Bahan Kimia Obat, Kosmetik terutama Krim Pemutih yang menggunakan merkuri serta maraknya penyalahgunaan obat-obatan tertentu terutama di Kota Manado.

    “Produk-produk tersebut merupakan hasil temuan Balai Besar POM di Manado yang telah melalui pengujian di laboratorium, “ujar Ibu Sandra.

    Menutup kegiatan tersebut, Felly mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 dengan melakukan 3M yaitu selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga Jarak dan menjauhi kerumunan.

    Pada awak media usai reses, Keke Minahasa pertama yang menjadi kebanggaan masyarakat Minsel dan Sulawesi Utara yang menjabat sebagai Ketua Komisi IX DPR-RI ini mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari tupoksinya untuk menjaring aspirasi warga SulawesI Utara dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR-RI.

    “Jadi ini adalah bagian dari Tupoksi sebagai saya anggota DPR RI untuk menjaring aspirasi warga selain itu bersama dengan Balai Besar POM di Manado kami mensosialisasikan bagaimana cara membeli produk obat dan makanan dengan aman agar tidak salah dalam mengkomsusinya,” pungkas Felly.

    Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minsel Paul Runtuwene dan Anggota DPRD Minsel Lady Langie.

  • WFH, MJP Paling Banyak Terima Aduan Menyangkut Penolakan Omninus Law/Ciptaker

    test.petasulut.com/, SULUT – Ditutupnya pelayanan kantor DPRD Sulut selama 1 minggu guna meminimalisir penyebaran wabah covid-19, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Melky J. Pangemanan, S.IP., MAP., M.Si pun memilih untuk bekerja dari rumah (Work From Home), rabu (14/10).

    MJP pun menerima aduan dan aspirasi publik yang disampaikan via sosial media.

    Paling banyak aduan dan aspirasi yang masuk melalui sosial media terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

    MJP menjelaskan bahwa produk undang-undang tersebut adalah kewenangan dari pemerintah pusat dan lembaga DPR Republik Indonesia.

    “Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara turut berjuang dan menyampaikan aspirasi dari masyarakat sejak tanggal 17 Januari 2020 dan juga Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada Komisi IX DPR RI dan Kementerian Tenaga Kerja RI di Jakarta. Kewenangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara hanya sampai disitu, mengingat ini adalah produk hukum DPR RI dan pemerintah pusat,” jelas MJP.

    Pangemanan juga mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mempelajari dan mengkaji aturan tersebut.

    “Setiap masyarakat atau organisasi juga yang menolak bisa menempuh langkah konstitusional atas UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK), salah satu caranya dengan mengajukan Judicial Review,” ungkapnya.

    WFH dari Politisi PSI Sulut itu juga adalah Koordinasi bersama rekan-rekan anggota DPRD dan Mitra kerja Komisi IV terkait urusan internal dan kerja pelayanan kepada publik.

  • JPAR: Harus PAHAM, Pemimpin Itu Adalah Pelayan

    test.petasulut.com/, MANADO – Julyeta Paulina Amelia Runtuwene untuk pertama kalinya berkecimpung di dunia politik, sebelumnya karir dari JPAR sendiri adalah di dunia pendidikan, bahkan dirinya juga baru melepaskan jabatan rektor Unima.

    Publik pun bertanya-tanya soal pilihan dari JPAR tersebut.

    Menanggapi hal itu, Runtuwene menjelaskan bahwa kenapa dirinya masuk kedunia politik dan maju sebagai calon walikota manado adalah keterpanggilan untuk menjadi pelayan.

    “Jadi pemimpin itu adalah pelayan masyarakat dan bukan sebaliknya. Kedua, bagaimana menjawab kerinduan dari masyarakat itu sendiri? Karena memang keinginan masyarakat terhadap pemimpin itu seperti akar, tentunya kita harus memakai ilmu survey dan saat ini saya sudah melewati itu. Jadi, keinginan menjadi pelayan dan keinginan masyarakat untuk memilih itu sudah disatukan menjadi suatu keputusan untuk siap maju dengan visi yang ada,” jelas JPAR, selasa (13/10).

    Pasangan calon dari Harley Mangindaan ini juga mengatakan pemimpin harus benar-benar paham apa yang menjadi keinginan masyarakat dan itu akan tergambar lewat program-program yang tentunya pro-rakyat atau berpihak kepada masyarakat.

    “Pemimpin harus paham masyarakatnya, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan pemerintahan pasti jawaban atas kebutuhan masyarakat itu akan terpenuhi,” ungkapnya.

    Pertanyaan lain pun muncul soal wabah covid-19 yang masih melanda Kota Manado, Paula menjawab bahwa kita semua, bukan saja Manado bahkan dunia mengalami masa sulit ini. Khususnya Manado, Wabah Covid-19 ini pun sudah berjalan sekitar 6 bulan lamanya, ribuan orang pun sudah terinfeksi virus ini.

    ” Nah, tentu kedepan bila Tuhan berkenan rakyat memilih, kita JPAR-AI akan berpikir keras tentang bagaimana covid-19 yang pada saat ini belum ditemukan vaksin, diketahui juga bahwa ilmuwan dunia telah bekerja keras untuk menciptakan vaksin covid, dan bila tahun depan vaksin covid ini sudah ditemukan, Paslon JPAR-AI nomor urut 4 akan memastikan untuk menyediakan vaksin untuk seluruh masyarakat kota manado secara cuma-cuma. Kemudian yang berhubungan dengan kesehatan, JPAR-AI punya program yang namanya Universal Cover yang dimana program ini untuk mengcover semua persoalan kesehatan dari warga alias kesehatan gratis untuk semua warga kota manado,” papar Runtuwene.

  • Kapan Covid-19 Berakhir? Ini Jawaban Para Ilmuwan

    test.petasulut.com/ – Wabah Covid-19 telah menggerogoti seluruh negara di belahan bumi sehingga pada pertengahan tahun 2020 ini WHO menetapkan infeksi Novel Coronavirus berstatus Pandemi.

    Opini publik pun muncul terkait kapan wabah covid-19 ini berakhir.

    Menjawab pertanyaan publik, beberapa ilmuwan dunia pun memberikan tanggapan terkait hal itu.

    Seperti dilansir dari hellosehat.com, Menurut Adalja, wabah COVID-19 yang saat itu masih dikenal sebagai infeksi novel coronavirus mungkin saja tidak memiliki akhir. Hal ini didasarkan pada sebuah model penyebaran infeksi yang ia terbitkan awal Februari lalu.

    Mengacu pada model tersebut, COVID-19 diperkirakan akan menginfeksi lebih dari 300.000 orang pada 24 Februari 2020. Penyakit ini kemungkinan besar menjadi pandemi, yakni penyakit yang meluas ke seluruh belahan dunia.

    Perkiraannya mengenai jumlah kasus terbilang meleset, sebab jumlah kasus hingga 24 Februari adalah 80.027 orang. Namun, ia benar mengenai COVID-19 yang kini menjadi pandemi.

    Meski begitu, publik tidak perlu panik. Meski pandemi COVID-19 mungkin tidak memiliki akhir, Adalja juga mencetuskan ‘anak-anak’ dari teori pertamanya ini. Berikut gambarannya:

    COVID-19 tidak pernah hilang, tapi menjadi penyakit musiman

    SARS-CoV-2 adalah salah satu bagian dari coronavirus. Para ilmuwan sejauh ini telah menemukan tujuh tipe coronavirus pada manusia. Beberapa tipe hanya menyebabkan pilek dan flu, tapi ada pula yang memicu masalah pernapasan parah.

    Wabah COVID-19 mungkin tidak berakhir, tapi bisa menjadi penyakit musiman seperti pilek dan flu. Virus flu bertahan lebih lama pada suhu dingin. Begitu memasuki musim panas atau kemarau, angka infeksi mungkin menurun karena virus menjadi lebih lemah.

    COVID-19 menjadi penyakit yang ringan

    Coronavirus adalah virus yang sangat mudah mengalami mutasi. Selain membuat virus bertambah kuat, mutasi juga bisa melemahkan virus. Mutasi mungkin akan membuat SARS-CoV-2 menjadi lebih lemah sehingga pasien hanya mengalami gejala mirip flu.

    Akan tetapi, skenario ini diragukan oleh Stephen Morse, ahli epidemiologi dari Columbia University, AS.

    Menurutnya, SARS-CoV-2 bisa saja menjadi virus yang mirip dengan virus penyebab pilek, tapi ini bukan akhir dari pandemi COVID-19 dan prosesnya tentu lama.

    Infeksi menurun dengan sendirinya

    Wabah COVID-19 sangat mirip dengan wabah SARS. Selain sama-sama berasal dari kelelawar, kedua virus juga memiliki 80% kemiripan pada DNA. Para ilmuwan menduga bahwa akhir wabah COVID-19 juga akan sama dengan wabah SARS.

    Selama SARS merebak, otoritas kesehatan di tiap negara menggalakkan upaya untuk mendeteksi, memeriksa, serta mengisolasi pasien positif. Upaya ini bertujuan untuk mencegah virus memperbanyak diri sehingga hilang dengan sendirinya.

    Penyebaran SARS kian menurun setelah adanya karantina, pembatasan perjalanan, dan pemeriksaan di bandara-bandara. Otoritas kesehatan juga menggiatkan kampanye kesehatan untuk semakin memperkecil ruang penyebaran virus.

    Hal serupa pun perlu diterapkan untuk mencapai akhir pandemi COVID-19. Saat ini, semua orang perlu mengambil bagian dalam physical distancing. Ini adalah upaya jaga jarak dan pembatasan aktivitas dengan orang lain untuk mencegah penyebaran virus.

    Apabila setiap orang disiplin menjalankan physical distancing, mereka yang positif tapi tidak bergejala tidak akan menulari orang yang sehat. Angka kasus dapat ditekan dan rumah sakit pun mampu menangani pasien dengan gejala parah.

    COVID-19 akhirnya akan bernasib sama seperti wabah flu babi, Zika, dan SARS. Virus penyebab penyakit masih ada di sekitar Anda, tapi jumlahnya sangat sedikit dan tidak banyak yang akan tertular olehnya.

    Menurut Anthony Fauci, pimpinan pusat penyakit infeksi di National Institutes of Health, pengembangan vaksin COVID-19 mungkin bisa berjalan dengan cepat sehingga dapat membawa akhir dari pandemi ini.

    Selama menanti munculnya vaksin, masyarakat dapat melindungi diri dari risiko infeksi melalui upaya pencegahan. Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan saat ini adalah mencuci tangan secara rutin menggunakan air bersih dan sabun.

    Jadi kesimpulannya menyikapi situasi saat ini guna menghindar dari infeksi Covid-19, masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan yakni rajin mencuci tangan, wajib memakai masker dan jaga jarak.

  • Keindahan Gunung AMBANG di Sulawesi Utara Sangat Mempesona

    test.petasulut.com/, SULUT – Satu lagi pesona alam yang berada di Provinsi Sulawesi Utara yakni Gunung AMBANG.

    Namun untuk dapat melihat pesona dari gunung AMBANG tersebut, para pengunjung harus naik di ketinggian 1795 meter.

    Jadi kebanggaan tersendiri bagi penggemar trecking untuk mendaki Gunung AMBANG, keindahan yang disuguhkan pun sangat berbeda dengan gunung-gunung lainnya.

    Gunung AMBANG terbentang di 3 wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

    Gunung ini juga merupakan kawasan cagar alam, sehingga tidak heran mereka yang melakukan pendakian, terkadang akan bertemu dengan binatang langka yang dilindungi, seperti Anoa, serta binatang liar lainnya seperti ular dan babi hutan.

    Tentunya hal itu menjadi nilai plus untuk para pendaki atau pengunjung yang hendak menaiki gunung AMBANG.

    Spot-spot untuk foto ketika sudah berada di puncak sangat elegan, alami dan nuansa pegunungan sangat nampak.

    Pastinya mereka yang sudah pernah mengunjungi gunung AMBANG merasa sangat bahagia dan betah berlama-lama guna menikmati momen langkah itu.

  • Puncak KAISANTI, Tempat Wisata Dengan Pesona Alam Mengagumkan

    test.petasulut.com/, SULUT – Sulawesi Utara memang dengan dikenal dengan surga wisata. Ratusan tempat wisata yang tersebar di Sulut membuat para wisatawan lokal maupun manca negara berbondong-bondong datang guna menikmati karya alam yang diberikan Tuhan di daerah ini.

    Nah, saat ini ada 1 tempat yang paling banyak dicari wisatawan dikarenakan pesona yang dipancarkan tempat tersebut sangat memanjakan mata sekaligus menikmati udara alam yang segar. Jawabannya ada KAISANTI.

    Tempat wisata KAISANTI berlokasi di desa Woloan Kota Tomohon Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

    Keunggulan tempat Wisata KAISANTI yakni telah tersedianya spot foto berupa gardu pandang yang memang diperuntukkan bagi para pengunjung.

    Beragam spot foto indah pun menjadi daya tarik bagi para pengunjung, mulai dari gardu pandang, jam raksasa, perahu kayu, kasur empuk, ayunan,
    dan lain sebagainya.

    Yang hobi hunting foto, KAISANTI adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

    Disana juga telah tersedia Cafe bagi para pengunjung, yang pastinya menjadi pasangan yang pas apabila bersantai. Cemilan ringan, Kopi susu dan sebagainya menjadi teman yang pas.

    Tak hanya itu, KAISANTI juga adalah tempat yang cocok untuk Prewedding, karena pesona alam disana sangat indah. Tentunya bagi pasangan yang ingin berfoto-foto tidak ribet lagi mencari spot-spot karena semuanya sudah tersedia.

    Intinya, para wisatawan akan sangat puas dengan keindahan yang disuguhkan oleh puncak KAISANTI.