Category: Politik dan Pemerintahan

  • Bangun Sinergitas, Sekretariat DPRD Se-Sulut Gelar FGD

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna untuk terus melakukan Sinergitas Sekretariat DPRD se-Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Focus Grup Disscusion, Kamis (25/2) di ruang paripurna DPRD Sulut.

    Hadir dalam pergelaran itu yakni seluruh sekretariat DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi.

    Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur/Wagub Sulut dan Sekretaris Provinsi Sulut melalui assisten administrasi umum, Asiano Kawatu mengatakan bahwa menjadi Sekretaris Dewan (sekwan) harus kuat, karena setiap Anggota DPRD mempunyai karakter yg berbeda.

    “Jadi kita harus tahu memposisikan diri,” ucapnya.

    Penyematan tanda peserta melalui Assisten Administrasi Umum Pemprov Sulut Asiano Kawatu dan Sekwan Glady Kawatu

    Menyangkut kompetensi, Asiano menuturkan bahwa kita harus cakap agar kemampuan kita dalam melaksanakan tugas dan kegiatan di pemerintahan bisa terlaksana dengan baik.

    “Membangun kebersamaan lewat sinergitas dalam program dan kegiatan dan menopang kepemimpinan. siapapun pemimpin kita dalam pemerintahan harus selalu ditopang lewat kinerja kita,” tambahnya.

    Secara resmi, Asiano Kawatu membuka FGD sekretariat DPRD se-provinsi Sulut.

    Tanda peserta pun disematkan kepada semua peserta yang hadir lewat Assisten Administrasi Umum Asiano Kawatu dan Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu yang adalah tuan rumah dalam pergelaran tersebut.

    Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi serta diskusi yang dipandu oleh Narasumber yakni Dani Pinasang dan Kabag Keuangan DPRD Sulut Dammy Tendean serta BAPPEDA Provinsi Sulut.

    (ABL)

  • SK Pemberhentian JAK Sementara Berproses

    test.petasulut.com/, SULUT – Pada rapat paripurna DPRD Sulut waktu lalu, telah diputuskan melalui penyampaian Pimpinan DPRD perihal pemberhentian posisi James Arthur Kojongian (JAK) dari jabatan wakil ketua DPRD Sulut.

    Sekretariat DPRD Sulut pun telah menindaklanjuti penyampaian pimpinan DPRD atas pemberhentian JAK, dengan tahapan menyampaikan hal itu kepada Mendagri melalui Gubernur.

    ” Kami (sekretariat DPRD) sudah menyampaikan kepada Gubernur untuk pengusulan pemberhentian JAK sebagai pimpinan DPRD, sementara untuk pemberhentian JAK sebagai anggota DPRD merujuk pada hasil keputusan Badan Kehormatan itu diserahkan ke partai dalam hal ini Partai Golkar,” jelas Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu kepada Wartawan Selasa (23/2/2021) siang.

    Kawatu juga mengatakan bahwa sekretariat DPRD sementara memproses dokumen Surat Keputusan dan dokumen pendukung lainnya dan juga telah menyurat kepada Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara dan Ketua DPP Partai Golkar untuk proses lebih lanjut terkait rekomendasi.

    “Rekomendasi BK terkait pemberhentian JAK sebagai anggota DPRD, baru disampaikan hari ini karena memang waktunya kan 7 hari kerja,” ungkap Kawatu.

    “Terkait peresmian pengangkatan dan pemberhentian sebagai pimpinan DPRD mengacu surat keputusan dari Menteri Dalam Negeri, sehingga kita menunggu Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri untuk menyesuaikan semua hak keuangan dan Administratif dari bapak JAK,” tambahnya.

    (ABL)

  • Antisipasi Banjir di Tingkulu-Taas, Komisi III Desak Balai Jalan Lakukan Penanganan Awal

    test.petasulut.com/, SULUT – Kota Manado beberapa waktu lalu diterjang banjir besar yang mengakibatkan beberapa lokasi terdampak banjir. Salah satu lokasi yang paling parah yakni di kelurahan tingkulu dan taas.

    Warga Tingkulu Taas pun mengeluhkan terkait belum adanya penanganan awal dari pemerintah guna mengantisipasi jika terjadinya banjir susulan.

    Mengenai hal itu, Komisi III pun langsung melakukan pertemuan dengan Instansi terkait yakni Balai Jalan, Balai Sungai serta mengundang perwakilan warga Tingkulu dan Taas, Senin (22/2)

    Dalam rapat tersebut, perwakilan warga Tingkulu Taas mendesak agar segera lakukan penangan awal guna mengantisipasi banjir susulan.

    “Bencana alam, kita tidak tahu kapan datangnya. Jadi saya meminta kepada pihak yang bertanggung jawab dan yang berwenang untuk segera melakukan penanganan awal,” katanya.

    “Benahi dulu aliran air dari arah gorong-gorong ringroad. Sudah 3 minggu warga menunggu penanganan dari pemerintah. Saya menilai balai jalan tidak siap. Saat ini kami warga sudah trauma kalau terjadi hujan lebat. Jadi dimohon segera lakukan penanganan,” tambahnya.

    Dihadapan pihak balai jalan, Personil Komisi III Amir Liputo menyampaikan bahwa sekarang ini masyarakat menanti akan menanganan jadi dirinya meminta agar yang menjadi kewenangan balai jalan segera dilakukan.

    “Tolong buatkan aliran air yang baik sampai ke tempat pembuangan. Jangan lupa, dulu di tempat itu belum ada gorong-gorong jadi mau tidak mau kita harus bertanggung jawab karena ini yang masyarakat minta. Kalau boleh dalam jangka waktu dekat, minimal memakai alat berat untuk pembersihan dari hulu sampai hilir agar air bisa mengalir. Karena ini sangat darurat,” jelas Liputo.

    “Jangan hanya beralasan kewenangan, harus cari jalan keluar,” katanya.

    Menanggapi itu, Pihak Balai Jalan Jimmy mengatakan bahwa hal ini akan segera dinaikan ke pimpinan dan hasilnya akan secepatnya disampaikan ke Anggota Komisi III dan warga.

    “Untuk alat, kebetulan di ringroad kami sementara mengerjakan saluran, jadi kalau memang bisa dialokasikan kesitu, pasti kita lakukan tinggal menunggu arahan pimpinan,” ungkapnya.

    Di akhir rapat, Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos berjanji akan mendesak kepala balai jalan untuk action dalam penanganan.

    “Walaupun kewenangan balai jalan hanya sepanjang 100 meter tapi itu bisa menjadi langkah awal mengantisipasi banjir di Tingkulu Taas,” katanya.

    Kapojos juga menuturkan bahwa pada Senin depan akan dilakukannya rapat lanjutan mengundang semua instansi terkait guna membicarakan penanganan jangkah panjang perihal pembenahan aliran air.

    (ABL)

  • Jokowi Beri 2 Jempol Untuk Olly, Pertanda Sulut Jadi Prioritas

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada kejadian yang berbeda saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw di Istana Negara, waktu lalu.

    Dimana, sempat tertangkap kamera saat Presiden RI Joko Widodo mengangkat jempol diikuti senyum kepada sahabat baiknya Olly Dondokambey sembari mengucapkan selamat kepada pasangan yang telah memasuki periode kedua kepemimpinan di Sulut.

    Menanggapi itu, Staf Khusus Gubernur Drs. Ruben Saerang mengatakan, dua jempol Jokowi menandakan ikatan emosional yang kuat antara seorang Jokowi dengan Olly Dondokambey.

    “Ucapan selamat tanpa kata, hanya dengan dua jempol sarat makna. Ikatan emosional yang terjalin antara seorang Presiden Jokowi dan Gubernur Olly memang sudah dibuktikan pada kepemimpinan periode pertama ODSK. Dalam bahasa sederhana, torang boleh bilang, apa Pak Olly minta, Pak Presiden langsung iyakan dan realisasikan. Hal itu sudah terbukti dan bukan isapan jempol belaka,” kata Saerang yang juga mantan Anggota DPRD Provinsi Sulut ini, Minggu (21/2/2021).

    Dikatakan Saerang, Indonesia memiliki 34 provinsi, masing-masing kepala daerah, Gubernur berupaya untuk meyakinkan pemerintah pusat, presiden dengan program-program unggulan mereka.

    Tetapi, katanya, tidak semua daerah akan mendapat prioritas dan pengutamaan.

    “Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan OD-SK, selalu mendapat perlakuan istimewa dari pemerintah pusat khususnya dari Presiden. Semua ini tidak lepas dari kemampuan lobby seorang Olly Dondokambey yang selalu mengedepankan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Ruben Saerang

    Oleh karena itu, tambah Saerang, dua jempol Jokowi pada pelantikan di Istana Negara Jakarta beberapa waktu lalu memberikan optimisme dan jaminan bahwa Jokowi siap mendorong percepatan pembangunan di Sulut di bawah kepemimpinan OD-SK.

    Dijelaskannya pula, sejumlah megaproyek yang digagas dan dicanangkan OD-SK pada periode kedua, 2021 hingga 2024, dipastikan akan berjalan dengan dengan baik.

    “Olly-Steven telah membuktikan bahwa pada masa pandemi, Sulut bisa bangkit dengan terobosan peningkatan eksport ke sejumlah negara di dunia,” katanya.

    Menurut Saerang yang juga politisi senior, salah satu kekuatan kesinambungan kepemimpinan OD-SK adalah keharmonisan antara Gubernur dan Wakil Gubernur.

    “OD-SK memiliki kerendahan hati dan saling menghargai satu sama lain. Pak Steven sangat mengerti posisi dan kedudukannya sebagai Wakil Gubernur sehingga selalu mendapat kepercayaan dari Gubernur, pemimpin daerah di Sulut mesti banyak belajar dari keteladanan ODSK dalam memimpin dan membangun daerah,” tambahnya.

    (ABL)

  • Akhir Masa Jabatan, GSVL Akan Terapkan PPKM Skala Mikro

    test.petasulut.com/, MANADO – Masa kerja Walikota Manado G.S Vicky Lumentut diketahui tinggal menyisakan dua bulan lagi sesuai periodesasi jabatannya bersama dengan Wakil Walikota Manado Mor Bastian

    Dalam kurun dua bulan kedepan ini, GSVL tetap akan bekerja maksimal sekaligus mempersiapkan kota Manado yang lebih baik untuk Walikota dan Wawali Manado berikutnya yakni Andrei Angouw- Richard Sualang.

    Persoalan yang paling mendesak dan perlu untuk dituntaskan diakhir periode GSVL yakni menurunkan tingkat penyebaran dan jumlah kasus Covid-19 di kota Manado.

    “Persoalan pertama yang akan kami persiapkan adalah mengajak rakyat agar disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan” ujar GSVL yang menyebut juga bahwa Manado masih dalam zona merah.

    PPKM skala mikro yang akan diberlakukan dengan membuat zonasi sendiri menurut Kecamatan versi Gugus Tugas Kota Manado. Ada 3 Zona yang dipakai Zona Resiko Tinggi, Zona Sedang, dan Zona Aman. Zona Resiko Tinggi kita lakukan pembatasan, Zona Resiko sedang akan sedikit longgar, dan Zona Aman dilonggarkan dengan harapan ekonomi kota tetap berjalan.

    “Hari senin depan ada langkah yang dilakukan, adalah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro, yang merupakan terjemahan dari Presiden dalam kegiatan Munas Apeksi agar menekan penularan dari Covid-19 ini dengan program Lingkungan Manado Tangguh” Tambah Walikota Manado.

    (ABL)

  • BP2MI Manado Sosialisasi Peluang Kerja ke Jepang, Makalalag: Tunjang Pemerintah Kurangi Pengangguran

    test.petasulut.com/, SULUT – UPT BP2MI Manado kembali mensosialisasikan peluang kerja ke Jepang sebagai Care Worker dengan mengambil tempat di kantor UPT BP2MI Manado.

    Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh sekitar 20 peserta, Jumat (19/2/2021).

    Pada kesempatan itu, dalam sambutannya Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag menyebutkan bahwa program SSW Jepang dibuka untuk 14 sektor pekerjaan dengan total kuota kebutuhan pekerja hingga menyentuh angka 345 ribu orang yang dibagi dengan negara-negara Asia lainnya.

    “Untuk sosialisasi kali ini, UPT BP2MI Manado menggandeng lembaga pelatihan Gerontopia Niigata Manado sebagai lembaga yang mempersiapkan calon pekerja Care Worker program SSW dengan konsentrasi pelatihan bahasa dan kemampuan perawat lansia,” Jelas Makalalag.

    Di temui di tempat pelaksanaan acara, Hendra Makalalag menyebutkan bahwa kini setiap harinya UPT BP2MI Manado, kerap didatangi masyarakat yang gencar bertanya mengenai program SSW Jepang.

    “Setiap harinya kami banyak melayani masyarakat yang bertanya tentang program SSW, baik itu melalui telepon, media sosial, maupun yang datang langsung untuk bertanya ke kantor kami” sebutnya.

    Lebih lanjut Hendra menambahkan bahwa kedepannya UPT BP2MI Manado akan gencar melakukan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri khususnya program SSW Jepang.

    “Karena melihat antusiasme ini, kedepannya kami akan gencar melakukan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri karena ternyata minat masyarakat Sulawesi Utara untuk bekerja ke luar negeri cukup tinggi. Rencananya kami akan mengadakan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri ini setiap 2 minggu sekali di kantor UPT BP2MI Manado secara gratis dan terbuka untuk umum”ungkapnya.

    Hendra juga menambahkan bahwa peluang kerja ke Jepang sebagai Care Worker lewat program SSW memang sangat menggiurkan.

    “Gajinya saja sudah menyentuh angka 20 juta/bulan, dengan izin tinggal selama 5 tahun dan persyaratan yang cukup mudah. Jadinya kami juga gencar melakukan sosialisasi dan promosi program ini karena bisa membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan menambah pemasukan bagi daerah lewat remitansi” tutupnya.

    (ABL)

  • ODSK Dilantik, Ketua DPRD Manado: Sinergitas Pemerintah Provinsi Dan Kabupaten Pasti Akan Lebih Baik

    test.petasulut.com/, SULUT – Pasangan Gubernur-Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw hari ini, Senin (15/2) telah resmi dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

    Diketahui, Olly dan Steven ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilkada Sulut 2020 dengan raihan suara 821.503.

    Olly Dondokambey-Steven Kandouw dilantik sebagai Gubernur-Wagub Sulut oleh Presiden RI Joko Widodo (Foto Istimewa)

    Mengenai hal itu, Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey buka suara.

    Ia mengatakan bahwa Ini sisi positif dari petahana yang sukses melanjutkan kepemimpinan di periode kedua.

    “Mereka akan melanjutkan program yang ada bahkan lebih memaksimalkannya,” tutur Aaltje Dondokambey, Ketua DPRD Manado.

    Ia meyakini ODSK akan makin maksimal dan berprestasi dalam menjalankan kepemimpinannya ke depan.

    Hubungan sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sulawesi Utara, juga diakuinya akan lebih tampak di periode ini.

    “Sinergitas yang terjalin baik akan memperlancar sektor kerja pemerintahan. Sehingga dengan begitu pembangunan dan kesejahteraan rakyat akan lebih terasa ke depan,” urainya.

    Aaltje berharap masyarakat Manado akan memberikan dukungan penuh bagi ODSK dalam melanjutkan pembangunan di Sulawesi Utara.

    Sebab dukungan menurutnya tak hanya dibutuhkan saat pencalonan, melainkan juga saat ODSK melakoni kepemimpinannya sebagai gubernur dan wakil gubernur.

    “Selamat atas dilantiknya Pak Olly dan Pak Steven sebagai Gubernur dan Wagub Sulut. Berikanlah yang terbaik untuk masyarakat,” tukas Aaltje Dondokambey.

    (Adv/Lipsus)

  • Olly-Steven Dilantik, ROCKY WOWOR: Sulut Semakin Hebat

    test.petasulut.com/, SULUT – Pasangan Gubernur-Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw hari ini, Senin (15/2) telah resmi dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

    Diketahui, Olly dan Steven ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilkada Sulut 2020 dengan raihan suara 821.503

    Mengenai hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sulut Rocky Wowor pun angkat suara. Ia mengatakan pelantikan ODSK adalah kemenangan rakyat sulut.

    “Rakyat memberikan mandat kepada Olly – Steven untuk menjalankan pemerintahan guna memakmurkan dan memajukan Nyiur Melambai ini, ini adalah kemenangan rakyat jua,” ungkap Politisi Muda Bolmong Raya ini.

    Wowor menegaskan, program pembangunan diberbagai lini terjadi loncatan meskipun dalam situasi global yang terhimpit.

    “Itulah mengapa OD-SK menjadi berkah bagi daerah kita, mereka berdua adalah putra terbaik Sulut di era Milenial ini,” tegasnya.

    legislator Dapil BMR ini mengucapkan selamat kembali memimpin Sulut bagi pasangan paripurna ini.

    “Selamat atas pelantikan Gubernur dan Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw. Di periode kedua kepemimpinan OD-SK, saya yakin Sulut akan lebih hebat dan maju,” ungkap Rocky Wowor.

    Dengan pelantikan tersebut, Wowor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Sulut yang telah mempercayakan OD-SK kembali memimpin.

    “Terima kasih kepada seluruh rakyat Sulut yang telah mempercayakan PDIP dan terutama OD-SK untuk kembali membawa Sulut ke arah yang terbaik. Pelantikan OD-SK adalah awal kelanjutan kemajuan Sulut kedepan. Mari sama-sama kita kawal dan dukung kerja-kerja hebat OD-SK,” tutupnya.

    (ABL)

  • ODSK dilantik, JHON DUMAIS: Tuhan Menyertai Dan Memberkati OLLY-STEVEN

    test.petasulut.com/, SULUT – Hari ini, Senin (15/02/21) pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey- Steven Kandouw diketahui akan dilantik oleh presiden RI Joko Widodo.

    Berbagai ucapan pun dilantunkan oleh para pendukung, kader serta masyarakat sulut.

    Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua OKK DPW Perindo Sulut Jhon Albert Oktavianus Dumais.

    Ia mengatakan sangat bersyukur Tuhan baik. Banyak selamat buat Pasangan Gubernur dan Wagub sulut yang dilantik oleh Presiden RI Bpk Ir.Joko Widodo.

    “Sulut akan semakin tampil terdepan dari Provinsi-provinsi lainnya dan Sulut semakin Hebat, Maju dan Sejahtera. Hikmat, Kesehatan, Kekuatan dan Kemampuan dari TUHAN akan selalu Menyertai Pak Olly dan Pak Steven. TUHAN Memberkati OLLY-STEVEN dan Memberkati Sulut,” ungkap Mantan anggota legislatif Sulut periode 2009-2014 tersebut.

    Dumais juga menuturkan bahwa besar harapan kiranya dengan hubungan sinergitas Bupati/ Walikota, Gubernur dan Pemerintah pusat maka dapat dipastikan satu garis komando untuk Sulut yg lebih Maju, Hebat dan Sejahtera.

    “Juga kemampuan jaringan yang dimiliki akan memberikan dampak kontribusi real disektor ekonomi dimana akan banyak proyek-proyek berskala besar akan masuk yang ujung-ujungnya menyerap tenaga kerja serta memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.

    (ABL)

  • SHS Berpulang, Warga Sulut Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang

    test.petasulut.com/, SULUT – Kabar duka menyelimuti masyarakat Sulawesi Utara, dimana Mantan Guburnur Sulut 2 periode DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dikabarkan telah berpulang.

    Pemerintah provinsi Sulut pun langsung mengeluarkan surat edaran nomor 001.2/21. 738/Sekr ditujukan kepada semua kepala daerah maupun masyarakat sulut untuk melakukan pengibaran bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung.

    Surat edaran pemerintah Provinsi Sulut

    Berikut ini isi dari surat edaran yang dikeluarkan Pemprov Sulut dan di tandatangi oleh Plh Gubernur Sulut Edwin Silangen.

    Berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, dan sebagai bentuk penghormatan serta tanda berkabung atas meninggalnya Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina sekaligus Gubernur Sulawesi Utara Periode 2005-2010 dan 2010-2015, Dr. Drs. Sinyo H. Sarundajang, maka dimintakan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat mengibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang di depan Instansi/Kantor maupun Rumah Tinggal di wilayah masing-masing.

    Pengibaran Bendera dimaksud dilaksanakan mulai pada hari Sabtu, 13 Februari 2021 sampai selesainya pemakaman pada hari Jumat, 19 Februari 2021. Demikian disampaikan, atas pelaksanaannya diucapkan terima kasih.

    (ABL)