Blog

  • STELLA RUNTUWENE Jaring Asmara Modoinding, Masalah Pupuk Dan Akses Jalan Dikeluhkan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Stella Runtuwene Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut terus melaksanakan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat Dapil Minsel-mitra.

    Terbukti, pada Kamis (7/4/2021), Runtuwene kembali melanjutkan penjaringan aspirasi masyarakat di reses I tahun 2021 dengan menyambangi warga Kecamatan Modoinding.

    Pelaksanaan Reses itu menerapkan Protokol Kesehatan, sesuai anjuran Pemerintah guna mencegah penyabaran COVID-19.

    Dalam Reses ini, Politisi Partai NasDem Sulut ini banyak menerima keluhan dari warga diantaranya persoalan Pupuk, akses jalan di Persawahan,  pembangunan fasilitas olahraga serta pelatihan untuk mengembangkan skill generasi muda.

    “Masalah yang ada saat ini adalah sulitnya kami mendapatkan pupuk untuk para petani,” ujar Radus Garusu, warga setempat.

    Adapun yang disampaikan Frangky Sarayar meminta kepada Pemerintah agar dapat melakukan pengaspalan akses jalan persawahan sepanjang kurang lebih 2 Kilometer yang ada di Desa Kakenturan.

    “Jalan percetakan sawah baru sepanjang kurang lebih 2 kilometer, yang ada di Desa Kakenturan sampai kompleks Balai Benih Umum kiranya dapat diaspal,” katanya.

    Menanggapi itu, Stella Runtuwene menjelaskan kepada warga, bahwa semua persoalan tersebut akan disampaikan kepada Instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Nanti, lanjut Srikandi Dapil Minsel-Mitra ini, akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas terkait, untuk membahas dan mencarikan solusi agar persoalan ini segera teratasi.

    “Saya akan kawal aspirasi ini. Untuk itu, nanti saya bersama teman-teman yang ada di DPRD akan segera melakukan rapat dengar pendapat dengan beberapa instasi terkait, untuk mencarikan solusi, agar persoalan yang disampaikan dalam reses, bisa teratasi,” tegas Adik dari Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene.

    Keluhan tersebut juga menurutnya akan menjadi catatan penting yang akan disampaikan lewat Paripurna nanti.

    “Untuk itu saya minta kepada warga, agar saat ini bersabar dulu. Keluhan ini akan saya kawal sampai  persoalan ini terselesaikan,” tandasnya.

    (ABL)

  • BW Reses di Mokupa, Berbagai Keluhan Diutarakan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Reses I Tahun 2021 dilakukan seluruh Anggota DPRD Sulut guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Hal itu pula yang dilakukan Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu dengan menyambangi warga Mokupa pada Rabu (7/4).

    Pada kesempatan tersebut, Politisi Partai NasDem itu mengawali pertemuan dengan mengucap terima kasih kepada warga Mokupa atas topangan sehingga dirinya bisa duduk di Gedung Cengkih.

    Lanjutnya, dimasa pandemi covid-19 ini perekonomian sangat terdampak. Hal itu yang menjadi perjuangan dirinya untuk meminimalisir keadaan di masa pandemi ini.

    “Saya duduk di Komisi IV bidang kesejahteraan rakyat yang bermitra dengan Dinas Kesehatan Sulut, tentunya perjuangan mulai dari awal pandemi sampai sekarang pada tahap vaksinasi terus di awasi komisi IV,” ucap Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu.

    “Saya juga bersyukur, Ketua Komisi IX DPR RI, ibu Felly Runtuwene yang adalah orang Sulut bisa memperjuangkan dan memprioritaskan warga Sulut dimasa pandemi ini. Saya selalu berkomunikasi dengan Ibu Felly dalam hal bantuan-bantuan untuk masyarakat dari pemerintah pusat dimasa pandemi dan sejauh ini komunikasi itu berjalan dengan baik,” jelasnya lagi.

    Dalam pertemuan itu, Warga Mokupa menyampaikan berbagai keluhan serta masukan.

    -Novri Kaligis meminta agar warga Mokupa bisa diberikan BPJS Kesehatan dari Pemerintah dan juga dirinya meminta agar dibukanya layanan Vaksinasi di Mokupa karena banyak warga yang ingin sekali divaksin.

    -Yosi Sampel meminta agar bisa mencari solusi terkait masalah pengangguran, karena dimasa pandemi ini banyak orang yang terpaksa di PHK. Dirinya juga meminta adanya pelebaran jalan dan jembatan yang ada di Mokupa, serta dirinya meminta jalan kebun Mokupa dibuatkan Aspal.

    -Menas Masinggo meminta bantuan pupuk.

    -Pala, Serli dulahi mengeluhkan masalah air. Waktu lalu sempat melaporkan masalah air ini ke PAM, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.

    Reses Braien Waworuntu di Desa mokupa

    Menanggapi keluhan-keluhan warga, Waworuntu mengatakan Mengenai Vaksinasi memang belum menyeluruh karena stok vaksin dari pemerintah pusat untuk sementara hanya terbatas.

    “Tapi saya janji akan memperjuangkan hal ini agar warga Mokupa bisa secepatnya di Vaksin,” katanya.

    Terkait BPJS Kesehatan, BW mengakui bahwa waktu lalu sempat terjadi kesalahpahaman antara BPJS dan Pemkab Minahasa sehingga kerjasama antara kedua belah pihak terputus.

    “Namun, sesuai informasi dalam waktu dekat ini Pemkab dan BPJS akan bekerja sama lagi,” jawabnya.

    Mengenai masalah air, infrastruktur jalan dan jembatan, BW menjawab bahwa memang itu kewenangan dari Komisi III DPRD Sulut tapi tak mengapa, dirinya akan berkoordinasi lewat Fraksi maupun lintas Komisi.

    ” Intinya semua aspirasi yang disampaikan ini akan saya bawa di lembaga DPRD Sulut dan semua aspirasi ini akan dibacakan dalam rapat paripurna dan pastinya Gubernur dan Wagub Sulut akan mendengar permasalahan ini,” jelas Politisi milenial itu.

    BW juga menginformasikan kepada warga Mokupa yang ingin mengambil bibit padi dan Kedelai bisa langsung ke balai bibit pertanian dengan membawa KTP.

    “Saya barusan telepon kepala balai perihal bantuan bibit. tapi untuk saat ini hanya ada bibit padi dan Kedelai, nanti sekitaran bulan Agustus bantuan bibit kelapa dan cengkih akan tersedia,” infonya.

    (ABL)

  • RUNTUWENE Reses di 3 Lokasi, Berbagai Keluhan Disuarakan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban, Semua Anggota DPRD Sulut Turun ke dapil masing-masing guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat atau disebut dengan reses.

    Hal itu pula dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dapil Minsel-Mitra Stella Runtuwene.

    Dimana dirinya menyambangi tiga Desa kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan Selasa (6/4/21).

    Tiga Desa yang disambangi Runtuwene yaitu Desa Pinaling, Ritey dan Desa Malenos Baru.

    Kedatangan wakil ketua komisi III ini disambut antusias warga yang ingin menyampaikan aspirasi untuk  diperjuangkan melalui lembaga DPRD.

    Sementara itu, Melky Sikape, warga Desa Ritey saat menyampaikan aspirasinya meminta pemerintah membangun jaringan air bersih untuk kebutuhan warga desa.

    Pria kelahiran Sangihe ini berharap agar pemerintah dapat membantu dengan membangun fasilitas yang sangat dibutuhkan masyarakat.

    ” Sudah 75 tahun Indonesia merdeka tapi kami masyarakat desa Ritey belum merdeka dari kesulitan air bersih, ” keluhnya.

    Hal lain disampaikan  Daud warga setempat yang berharap adanya bantuan pemerintah membangun fasilitas lapangan sepak bola di desa tersebut.

    ” Banyak anak muda di desa kami memiliki potensi di bidang olahraga namun sayangnya tidak ditunjang dengan fasilitas yang ada, ” ujar Daud.

    Di bidang kesehatan warga juga sempat menyinggung soal pelayanan kesehatan di RSUP Prof Kandow Manado yang dianggap tidak profesional.

    Ia bahkan menceritakan pengalamannya saat mengantar kerabatnya ke Rumah Sakit tersebut.

    ” Persoalan sebenarnya sepele, waktu mau dilakukan tindakan di IGD,  perawat menyuruh kami menyiapkan sendiri silet untuk dipakai menangani saudara kami. Saya hanya heran masak rumah sakit besar tersebut tidak memiliki alat medis seperti itu, “ungkapnya.

    Sementara itu mayarakat Desa Malenos Baru berharap ada penambahan jaringan lampu jalan termasuk mengusulkan kepada pemerintah agar dilakukan normalisasi sungai Rano Ritey guna mencegah terjadinya luapan air di musim hujan.

    Begitupun sarana air bersih, warga meminta agar bak penampungan air yang sudah ada dapat ditambah agar proses penjernihan air lebih maksimal.

    Hal senada juga diutarakan masyarakat desa Pinaling terutama berkaitan dengan pembangunan infrastrukur.

    Disisi lain Stella Runtuwene memberi apresiasi kepada masyarakat yang begitu antusias menyampaikan aspirasi bahkan kritikan bersifat membangun untuk kepentingan bersama.

    ” Terima kasih telah menyampaikan hal – hal yang menjadi bahan masukan untuk diperjuangkan kepada pemerintah Provinsi melalui instansi terkait, ” ujarnya.

    Politisi NasDem ini bahkan  mendorong masyarakat untuk menyusun proposal terutama usulan pembangunan infrastruktur.

    ” Nanti akan saya sampaikan langsung ke instansi teknis, ” janjinya.

    Dalam kegiatan serap aspirasi yang ikut dihadiri pemerintah desa serta tokoh masyarakat, tak lupa ia mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid 19.

    ” Saya mengajak kita semua untuk saling mengingatkan, saling menjaga dan tetap disiplin patuh pada protokol kesehatan, agar virus covid 19 ini kita bisa cegah demi kebaikan kita bersama, ” tutupnya.

    (ABL)

  • Pelantikan KNPI Sulut 9 April, Wagub Kandouw Dipastikan Hadir

    test.petasulut.com/, SULUT – Franciscus Enoch, SH dan beberapa unsur pengurus melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandow, Siang tadi, Rabu (7/4/2021), di Kantor Gubernur Sulut.

    Maksud audiensi tersebut, guna membicarakan terkait rangkaian pelantikan Jajaran pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Rio Dondokambey pekan ini.

    Dalam kesempatan tersebut Wagub Sulut memastikan akan hadir dalam pelaksanaan pelantikan KNPI Sulut.

    Franciscus memberikan apresiasi yang mendalam kepada Wagub karena telah meluangkan waktu dengan jajaran KNPI.

    Menurut dia, ini bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap kerja – kerja KNPI selama satu periode kedepan untuk  bersama – sama membangun Sulut.

    “Terima kasih pak Wagub. Ini menandahkan pemerintah juga ikut mendukung kepengurusan KNPI Sulut dibawa kepengurusan Rio Dondokambey,” kata Frans saat dimintai konfirmasi, Rabu (7/4/2021).

    Frans optimis kepemimpinan Ketua KNPI Rio Dondokambey dapat berkontribusi bagi kemajuan Sulut.

    Menurutnya pemuda merupakan tulang punggung bangsa dan Negara. Ada tanggung jawab yang harus kita laksanakan bersama.

    “Sulut pasti makin hebat. Ada banyak harapan bagi pemuda di Sulut, mari memnagun Sulut,”ajak mantan Ketau GAMKI Manado.

    Dijelaskan Frans, kedepan harapnya pemuda yang tergabung dalam kepengurusan KNPI Sulut mampu berelaborasi dan menjadi mitra pemerintah provnsi yang membangun.
    “Pemuda harus menjadi garda terdepan untuk memastikan warga Sulut mendapatkan keadilan dan kesejahtraan. Kami siap menjadi mitra yang baik bagi pemerintah,” kunci mantan Pengurus Pusat GMKI.

    Untuk diketahui, Pengurus KNPI Sulut Jumat 9 April akan dilantik oleh Ketum Noer Fajrieansyah, dan dihadiri oleh Wagub Sulut Steven Kandouw.

    (ABL)

  • YL Reses di Karame, Masalah Tanggul DAS Jadi Pembahasan

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka masa reses tahap I tahun 2021, Anggota DPRD Sulut Yongkie Limen menyambangi warga di Kelurahan Karame, Kecamatan Wawonasa, Selasa (6/4/2021) malam.

    Protokol kesehatan pun tetap dijalankan Yongkie bersama masyarakat yang hadir.

    Adapun keluhan warga setempat antara lain tentang masalah pembangunan tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang tidak kunjung selesai.

    “Dari beberapa tahun sudah berhenti pembangunannya, padahal hampir satu tahun ini masyarakat sering banjir. Tahun ini saja sudah 2 kali,” ujar Oni Ma’i, warga Kelurahan Karame.

    Oni berharap, agar aspirasi ini dapat di tindaklanjuti untuk kepentingan dan kenyamanan warga yang tinggal di lokasi yang berdekatan dengan DAS.

    “Pembangunan tanggul DAS Tondano itu harus diselesaikan secara tuntas, jangan di biarkan begitu saja, nanti rusak lagi,” kata Oni.

    Menanggapi itu, Yongkie Limen mengatakan pekerjaan terhenti karena masalah pembebasan lahan warga yang tinggal di pesisir DAS, tetapi Tahun ini persoalan tanah sudah diselesaikan oleh Pemerintah.

    “Karena pemerintah membuat program untuk kepentingan masyarakat.
    Mudah-mudahan tahun ini akan dilanjutkan kembali karena masalah tanah sudah diselesaikan,” tandas personil Komisi III DPRD Sulut ini.

    (ABL)

  • Reses di Talawaan, MJP: Minut Masuk 5 Daerah DSP, Ekonomi Rakyat Semakin Maju

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka masa reses tahap I tahun 2021, semua anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara turun kedapil masing-masing guna menyerap aspirasi masyarakat.

    Seperti yang dilakukan Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP), dimana dirinya menyambangi masyarakat desa Talawaan, Minahasa Utara pada Selasa (6/4).

    Minahasa Utara yang menjadi bagian dari 5 besar daerah Destinasi Super Prioritas (DSP) disupport penuh oleh anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Melky Jakhin Pangemanan (MJP).

    Wakil rakyat asal Minahasa Utara – Bitung ini berharap dengan adanya hal tersebut Minahasa Utara semakin hebat, perekonomian rakyat makin berkembang dan daerah semakin maju tentunya.

    Namun, dirinya berharap ketika nantinya DSP ini terlaksana maksimal, masyarakat tidak melupakan kearifan lokal yang ada.

    “Ada daerah yang pariwisatanya berkembang, perekonomian rakyat makin baik tapi kearifan lokal mulai terkikis dan tidak dipertahankan lagi, dalam artian budaya mulai juga ditinggalkan,” Imbuhnya.

    Dirinya menambahkan agar nantinya, sebagai daerah yang mempunyai dampak yang besar dikarenakan DSP tersebut, Pariwisata bisa dikolaborasi dengan budaya lokal.

    “Saya berharap pariwisata boleh di kolaborasi dengan budaya,” Harapnya.

    Dirinya pun mengharapkan, pendidikan makin dikembangkan oleh masyarakat. Pendidikan berperan penting untuk kemajuan daerah.

    Masyarakat Talawaan Antusias mengikuti Reses Anggota DPRD Sulut, MJP

    Di sisi lain, pejabat hukum tua Ferdi Sambiran merespon positif kehadiran anggota DPRD Sulawesi Utara tersebut.

    ” Tentunya saya sangat memberikan apresiasi tinggi karena Desa Talawaan mendapat kehormatan dari pak Melky dengan melakukan reses di daerah ini,” Jelasnya.

    “Artinya dari pertemuan ini, kami masyarakat bisa memberikan usulan tentang perkembangan desa Talawaan,” Tambahnya.

    Dirinya pun berharap bahwa masukan-masukan bisa dibawa oleh anggota Komisi IV DPRD Sulut ini sehingga harapan dari masyarakat bisa terakomodir.

    “Bagi kami yang paling dibutuhkan adalah akses yang akan dibangun untuk pariwisata. Apalagi di Talawaan ada destinasi wisata Air Terjun Talawaan. Intinya kami berharap infrastruktur ini bisa terealisasi sehingga dapat menunjang Minahasa Utara dalam program destinasi super prioritas,” Harapnya.

    (ABL)

  • Vaksin Ketua, BARA Ajak Masyarakat Untuk Ikut Vaksinasi

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka mensukseskan kegiatan vaksinasi di Sulut, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Alfian Bara, menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

    Dirinya pun mengajak masyarakat Bumi Nyiur Melambai untuk di vaksin Covid-19 guna memutus penyebaran pandemi ini.

    “Sesudah di vaksin Covid-19 pada dosis yang kedua perasaan biasa saja, malahan vaksin kedua lebih enak dari yang pertama. Kalau yang pertama ada pengaruh psikologis karena pertama suntik dan mengalami sedikit nyeri badan,” kata legislator daerah pemilihan (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR), Senin (5/4), di Graha Bumi Beringin.

    Dirinya pun mengajak masyarakat jangan takut di vaksin Covid-19 guna memutus penyebaran pandemi ini.

    “Untuk masyarakat, supaya menghindari atau membunuh pandemi Covid-19 masyarakat harus di vaksin karena aman dan halal,” tandasnya.

    (ABL)

  • Ketua GERINDRA Sulut Tak Segan Pecat Kader Bermasalah

    test.petasulut.com/, SULUT – Beberapa hari belakangan ini, Media sosial dihebohkan dengan video dugaan asusila yang pemerannya mirip dengan salah satu anggota DPRD Kota Manado dari partai Gerindra, namun yang bersangkutan sempat membantah dengan mengatakan bahwa video tersebut hanya editan.

    Menanggapi hal itu, Ketua DPD Gerindra Sulut, Melki Suawah mengatakan akan segera menugaskan tim untuk itu.

    “Selain di Manado, ada juga kasus yang terjadi di Kota Bitung yang diduga adalah salah satu politisi partai Gerindra,” ucap Suawah, Selasa (6/4) kepada media test.petasulut.com/.

    Jadi lanjut Melki, tim nanti akan sekaligus jalan untuk melakukan pemeriksaan.

    “Anggota DPRD, adalah kader utama partai, harus menjadi teladan di tengah masyarakat, oleh karena itu wajib menjaga dirinya,” ungkapnya.

    “Sangsinya sangat berat, sesuai AD-ART bisa ada pemecatan,” tegas Melki.

    (ABL)

  • Reses di Ranotana, Penanganan Banjir Jadi Fokus AGUSTIEN KAMBEY

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna melaksanakan kewajiban, Semua Anggota DPRD Sulut Turun ke dapil masing-masing guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat atau disebut dengan reses.

    Hal itu pula dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dapil Kota Manado yakni Agustien Kambey.

    Dalam masa reses pertama di tahun 2021 ini, Kambey menyambangi Kelurahan Ranotana lingkungan 2 Manado, Senin (5/4) siang tadi.

    Dalam reses tersebut, salah satu warga, Novi Lumowa mengatakan bahwa setiap kali curah hujan tinggi warga diperhadapkan dengan bencana alam banjir, dan itu sudah berlangsung lama.

    “Warga di sini selalu diperhadapkan dengan banjir. Saya mewakili masyarakat Ranotana mengusulkan agar pemerintah buatkan Kanal untuk mengatasi banjir,” ucap Lumowa yang juga adalah Tokoh Agama.

    Pun lanjut Lumowa, pentingnya pembangunan Kanal di area itu karena banyak terdapat proyek vital.

    “Harus diprioritaskan karena dekat dengan Rumah Sakit Ratumbuisang, PLN dan POLDA Sulut,” tandas dia.

    Menanggapi itu, Agustien Kambey mengatakan akan mengusulkan kepada pemprov mengenai pembangunan Kanal.

    “Kebetulan saya duduk di Komisi III Bidang Infrastruktur dan akan mengawal terkait pembangunan kanal,” ucap Politisi PDI Perjuangan ini.

    Dirinya pun setuju dengan pentingnya pembangunan kanal, mengingat lokasi itu dekat dengan RS. Ratumbuisang, Polda dan PLN.

    “Semoga saya bisa mewujudkan aspirasi-aspirasi ini,” tutup Kambey.

    Diketahui di reses itu terdapat juga aspirasi masyarakat yaitu, pembangunan drainase, jalan, Rumah Susun (Rusun) untuk masyarakat tak mampu juga bantuan lainnya yakni peremajaan mobil pengangkut sampah di TPA Ilo-ilo.

    (ABL)

  • Ibadah Paskah di GMIM Maranatha, KAMBEY: Kristus Telah Bangkit

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka peringatan hari Paskah, semua umat Kristiani memaknainya dengan melakukan pelayanan di Gereja.

    Seperti yang dilakukan Anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Agustien Kambey.

    Dimana dirinya menghadiri ibadah perayaan paskah di Jemaat GMIM Maranatha Kuhun Bumi- Beringin Manado.

    Politisi PDIP mengatakan, kebangkitan Kristus merupakan kabar sukacita bagi orang yang percaya. Kebangkitan Kristus membawa manusia menjadi sempurna, Sehingga selaku umat manusia yang penuh dengan keterbatasan kita diingatkan bagaimana karya Yesus Kristus yang menang atas maut bisa diaplikasikan dalam tugas kerja kita masing-masing selaku orang yang percaya yang berada di dunia ini.

    “Saya, dan umat kristiani diingatkan dengan paskah ini bagaimana kasih dan kemurahan Tuhan Yesus yang sudah menang atas maut, bisa di aplikasikan dalam kehidupan di dunia,” jelas Aleg Dapil Kota Manado itu, Minggu (4/3) Pagi.

    Selesai ibadah, Anggota DPRD Sulut Agustin Kambey terlihat melakukan foto bersama dengan Seluruh pelayan khusus (Pelsus) Jemaat GMIM Maranatha Kuhun Bumi- Beringin Manado, bersama Ketua BPMJ Pdt Anatje Talumewo- Kalalo STh.

    “Selamat Paskah Kristus telah bangkit haleluya,” tutup Kambey.

    (ABL)