Blog

  • Launching Aplikasi Baru. Kapolri: Masyarakat Silahkan Mengadu Kinerja Kepolisian

    test.petasulut.com/, JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri melaunching aplikasi Propam Presisi sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait dengan kinerja-kinerja dari aparat kepolisian.

    Launching tersebut sekaligu pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Propam Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

    Dalam sambutannya Sigit mengatakan, "Kegiatan hari ini adalah bagian dari transformasi pengawasan dengan memanfaatkan teknologi, perkembangan teknologi informasi 4.0 sehingga tentunya dari sisi pengawasan baik yang diakukan oleh internal, maupun pengawasan yang dilakukan oleh eksternal semuanya bisa memanfaatkan aplikasi yang baru saja di launching,"

    Dengan peluncuran aplikasi itu, Sigit mengakui, pastinya nanti akan ada pengaduan dari masyarakat yang sangat tinggi terkait dengan pengaduan terhadap aparat kepolisian.

    "Tentunya, terkait dengan launching aplikasi, saya sudah menghitung pasti, angkanya akan naik sangat tinggi terkait dengan maslah pengaduan terhadap pelanggaran yang dilakukan oeh anggota, masalah ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian dan itu adalah risiko yang tentunya siap kami tanggung. Namun demkian apa, dengan banyaknya itu kemudian kami mengetahui, kami di mata masyarakat itu seperti apa," Ungkap Sigit.

    Terima kasih tadi pak Kadiv Propam sudah melaunching program Propam Presisi, yang merupakan implmentasi, penjabaran tindak lanjut dari Dumas Presisi yang beberapa waktu lalu telah dilaunching juga.

    Sigit menyebut, nantinya pengaduan yang banyak masuk itu juga bisa dijadikan tolak ukur demi membawa institusi Korps Bhayangkara kedepannya jauh lebij baik dan dicintai oleh masyarakat.

    "Pelayanan kepolisian di mata masyarakat itu seperti apa. Sosok Polri di mata masyarakat itu seperti apa. Dan itu adalah sebagai tolak ukur kami untuk kemudian melangkah memperbaiki sehingga institusi ini baik. Baik personel, maupun institusi Polri ini bisa menjadi semakin lebih baik," tutup Sigit.

    (*/Gabri)

  • Budidaya Ikan Lele Menjadi Potensi Usaha di Masa Pandemi Covid-19

    Penulis: Agustinus Rumimpunu SPi

    test.petasulut.com/, Manado, — Sektor perikanan budidaya masih cukup menjanjikan di tengah masa pandemi Covid-19.

    Salah satu komoditi unggulan adalah ikan lele (Chlaros) yang layak dijadikan usaha bagi semua kalangan. Selain sederhana dalam pemeliharaan, ikan lele juga berpeluang mengasilkan income keuntungan.

    Jenis ikan lele sangkuriang saat ini di kembangkan kelompok usaha bididaya makasudu di area Mapanget, Paniki bawah dengan perincian perkiraan sekitar 3 hingga 4 bulan dari kategori larva (benih) sudah bisa mengasilkan sekilo 6 sampai 8 ekor.

    Ikan lele bisa dipelihara di dalam kolam beton, terpal bioflok atau kolam pekarangan sederhana. Selain itu, didalam ikan lele memiliki gizi yang cukup tinggi, terutama protein.

    Cara mengawinkan induk pun sederhana dengan kombinasi 2:2 yakni 2 jantan 2 betina atau 1:2 yaitu 1 jantan 2 betina.

    Dengan cara ini sudah bisa mendapatkan calon benih larva lele dengan metode secara alami atau vegetatif suntikan buatan.

    Dalam periode 3 hingga 4 bulan dari larva lele sudah masuk kategori siap konsumsi yaitu 1 kilogram 6 sampai 8 ekor.

    Kemudian dari pemberian makan pemeliharaan bisa berupa pelet apung, teripang ayam rebus dan cacing sutra untuk kategori larva.

    Sehingga sangat layak dijadikan usaha pengembangan budidaya ditengah pendemi Covid-19.

    Untuk mendapatkan ikan lele di area Manado bisa datang langsung di Mapanget Paniki, tepatnya di kelompok usaha pokdaken makasudu yang menjual ikan lele dengan beragam ukuran siap konsumsi.

    Pemeliharaan dan pembesaran ikan lele sangat sederhana untuk usahawan pemula mengingat komoditi lele termasuk ikan yang daya tahan tubuh kuat dalam pemeliharaan sulit terserang penyakit.

    Angka pemeliharaan hidup dari larva sampai dewasa termasuk bisa dipastikan aman.

    Dengan niat positif, tekun dan rajin, niscaya keuntungan kedepan cukup menjanjikan.

    Semangat berbudidaya perikanan.

    (*/Gabri)

  • Jalan Pinaras Tembus Rambunan Segera Dibangun

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam pertemuan Pemerintah Kota Tomohon bersama dengan seluruh Anggota DPRD Sulut dapil Minahasa-Tomohon, terungkap bahwa akses jalan Pinaras tembus Rambunan akan segera dianggarkan untuk dibangun.

    Hal itu dikatakan Wakil Walikota Kota Tomohon, Wenny Lumentut, Senin (12/4) tadi

    Wenny Lumentut menyebut bahwa ruas jalan pinaras yang tembus ke Rambunan itu bisa dianggarkan.

    “Jadi untuk jalan di rambunan, kan itu masuk Minahasa, tapi kalau jalan pinaras kita (Pemkot Tomohon) bisa dianggarkan,” ungkap WL dihadapan Aleg Dapil Minahasa-Tomohon.

    “Ini menjadi catatan. Nantinya kita akan cek dengan Musrembang yang ada, apakah sudah cocok atau belum. Saya sangat berharap, apa yang disampaikan ini, apa yang menjadi kewenangan kabupaten/kota akan kita kumpulkan semua dan akan dibahas dengan pak walikota Tomohon bersama jajaran dan akan ditindaklanjuti dalam penganggaran yang akan datang,” jelas Wenny.

    Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu dan Wakil Walikota Tomohon, Wenny Lumentut

    Menanggapi itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu mengapresiasi sikap dari pemerintah Kota Tomohon yang dengan pro aktif melihat situasi, dalam artian apa yang dianggap mendesak langsung diperhatikan, salah satunya pembangunan jalan penghubung Pinaras-Rambunan.

    “Memang, jalan Pinaras menuju Rambunan itu adalah penghubung antar dua kabupaten/kota. Dan memang sangat diperlukan masyarakat untuk akses jalan,” kata Politisi NasDem itu kepada Media test.petasulut.com/

    “Tadi Pak Wenny Lumentut mengatakan bahwa Jalan pinaras yang menuju Rambunan akan segera dibangun dan itu akan menjadi salah satu prioritas pembangunan,” tambah BW.

    (ABL)

  • Survei Capres 2024: PRABOWO Unggul

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Walau Pemilihan Presiden akan digelar pada tahun 2024 nanti, namun saat ini sedang ramai dibicarakan publik.

    Sejumlah nama-nama kandidat pun mencuat.

    Berdasarkan hasil survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Prabowo Subianto muncul dengan elektabilitas tertinggi. Dalam simulasi tertutup, angka yang diraup Ketua Umum Gerindra itu mencapai 20,8%.

    Posisi kedua diisi Anies Baswedan dengan 13,1% dan disusul Ganjar Pranowo dengan 12%. Ada pula Ridwan Kamil yang mengekor di 6,7%.

    Adapun, dalam simulasi terbuka, Prabowo juga menempati posisi teratas dengan elektabilitas 13,4%, tertinggi dibandingkan tokoh-tokoh lainnya.

    Kendati unggul, Direktur Eksekutif SMRC Sirajuddin Abbas mengungkapkan posisi Prabowo saat ini belum meyakinkan.

    Pasalnya, nilai yang dikantongi menteri pertahanan itu masih lebih rendah ketimbang elektabilitas Joko Widodo tiga tahun menjelang Pilpres 2019 lalu. Kala itu, Jokowi memiliki elektabilitas hingga 30%.

    “Kalau pada Maret 2021 ini elektabilitas 20%, berat bagi Prabowo untuk menang dalam Pilpres 2024,” ujar Abbas melalui keterangan resmi, Jumat (2/4). Dikutip dari Kontan.co.id

    (ABL)

  • Sarwa Bertekad Perjuangkan Keluhan Warga Werdhi Agung Utara

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut, I Nyoman Sarwa melanjutkan tanggung jawabnya sebagai representasi masyarakat dengan menyerap aspirasi warga Werdhi Agung Utara Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (12/4).

    Penjaringan aspirasi masyarakat oleh anggota DPRD Sulut tersebut berdasarkan peraturan DPRD Nomor 2 tahun 2019 tentang tata tertib DPRD.

    Dalam kunjungan itu, Legislator Nyoman Sarwa di terima langsung oleh kepala desa werdhi agung utara dan jajaran.

    Banyak aspirasi yang di terima, diantaranya:

    – Terkait perlunya tersier di desa werdhi agung utara, Apalagi memang ketika musim penghujan semua air dari hulu bermuaranya di desa werdhi agung utara, karena desa ini berada di hilir. Besar harapan masyarakat bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi terkait hal ini.

    – Masyarakat meminta bantuan alat musik tradisional bali/baleganjur untuk melestarikan seni dan budaya, selain itu juga untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke desa werdhi agung utara.

    – Masyarakat berharap pada pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun monumen gunung agung di desa werdhi agung bersatu untuk dijadikan ikon wisata.

    – Terkait BPJS ketenagakerjaan,  petugas keagaman yang ada didesa ini belum ada yang terakomodir. Kiranya pemerintah provinsi melalui dinas terkait bisa mensosialisasikan agar lebih detail.

    Menanggapi sejumlah aspirasi yang di sampaikan masyarakat werdhi agung utara, Anggota DPRD sulut Nyoman Sarwa mengatakan akan menyampaikan aspirasi ini pada pemerintah dalam rapat paripurna istimewa di lembaga DPRD nantinya.

    “Karena memang jelas tugas dan fungsi kami sebagai anggota DPRD itu adalah  legislasi, pengawasan dan badgeting dan eksekutornya ada pada pemerintah provinsi sulut,” ungkap Politisi Partai NasDem Sulut itu.

    “Apalagi semuanya sudah menggunakan sistem elektronik seperti SIPD (sistem informasi pemerintah daerah),” tambahnya.

    Sarwa mengakui bahwa aspirasi tidak ada yang tiba saat tiba akal. Apalagi aspirasi masyarakat tidak pernah disampaikan, bagaimana pemerintah tahu akan kendala tersebut.

    “Inilah tugas kami anggota DPRD turun disini untuk mendengar keluh kesah masyarakat. Intinya semua aspirasi yang disampaikan ini akan diperjuangkan untuk bisa terealisasi,” Tandasnya.

    (ABL)

  • MENJELANG BULAN SUCI RAMADHAN POLDA SULUT ADAKAN OPERASI

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H, Polda Sulawesi Utara dan jajaran menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2021.

    Operasi Keselamatan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan, dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, di lapangan AKP Bryan Tatontos Polda Sulut, Senin (12/4/2021).

    Operasi tersebut dengan sasaran adalah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas serta masyarakat yang belum memahami tentang larangan mudik Lebaran tahun 2021.

    Operasi ini akan digelar selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 12 sampai dengan 25 April 2021 mendatang.

    Kepada awak media Irjen Pol Nana Sudjana Mengatakan, “Operasi ini mengedepankan kegiatan premitif dan preventif secara persuasif dan humanis.

    Dilihat dalam kurun waktu 3 bulan terakhir data menunjukan tingkat kecelakaan lalu lintas turun 48% dibanding periode sebelumnya, demikian juga tingkat kesembuhan penderita covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara yang sudah menunjukan harapan yang baik akan kembalinya roda ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara.

    “Namun, sekali lagi kita tidak boleh lengah dan terus adaptif dengan situasi yang berkembang, agar tidak berbalik menjadi situasi yang memundurkan upaya-upaya yang telah dikerjakan sebelumnya,” Tegasnya

    Dalam operasi nanti, petugas akan melakukan kegiatan-kegiatan diantaranya, melakukan deteksi dini serta pemetaan terhadap lokasi dan kegiatan yang dapat menimbulkan pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran protokol kesehatan, melaksanakan pembinan dan penyuluhan protokol kesehatan serta upaya dalam rangka mendukung program vaksinasi nasional.

    Selain itu juga melakukan edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat serta melaksanakan publikasi tertib berlalu lintas dan pentingnya protokol kesehatan melalui media massa serta media sosial. Lanjutnya

    Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,”.

    Dalam Operasi ini, Polda Sulut dan jajaran menurunkan kurang lebih 700 personel ditambah personel dari instansi terkait lainnya. “Dalam hal ini polisi tidak bisa bekerja sendiri, solidaritas dan sinergitas dengan instansi terkait sangat dibutuhkan,” Tutup Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana.

    Hadir juga Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko, Kepala PT. Jasa Raharja Sulut, Kadis Perhubungan Sulut, para PJU Polda, pasukan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Satpol PP. Gelar Pasukan ditandai dengan penyematan pita Operasi Keselamatan Samrat dan penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel TNI, Polri dan Dishub. (***/Gabri)

  • Mudah, Ini Cara Perpanjang SIM Lewat HP

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Guna mempermudah masyarakat dalam hal pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), Korlantas Polri diketahui akan menghadirkan aplikasi khusus perpanjangan masa berlaku SIM A dan C secara daring.

    Kemudahan pengurusan perpanjang SIM A dan C ini bisa dilakukan via online atau melalui ponsel.

    Nantinya pemohon tak perlu lagi mengunjungi kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM. Cukup melalui layanan jarak jauh yang bisa diunduh melalui ‘app store’ atau ‘play store’.

    “Mekanisme perpanjangan SIM A dan C secara online tanpa harus daftar ke Satpas,” kata Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusuf, Kamis (18/3/2021), dikutip dari Kompas.com.

    Diketahui, Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan kewajiban bagi setiap pengemudi.

    Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009, disebutkan bahwa orang yang mengemudikan kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM akan dikenakan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda maksimal Rp 1 juta rupiah.

    Masa aktif SIM sendiri hanya sampai lima tahun. Artinya, pemilik harus memperpanjang SIM secara berkala setiap lima tahun.

    Jika terlambat memperpanjang SIM, maka pemilik harus mengajukan pembuatan SIM baru dengan mengikuti serangkaian tes.

    Sejak pandemi Covid-19, layanan perpanjangan SIM sudah bisa dilakukan secara online.

    Tanpa perlu antre, berikut cara memperpanjang SIM secara online:

    – Buka laman http://sim.korlantas.polri.go.id

    – Pilih menu “Pendaftaran SIM Online”

    – Pilih opsi “Perpanjang SIM” pada kolom jenis permohonan

    – Isi data permohonan SIM baru

    – Input kode verifikasi, kemudian tekan tombol kirim. Bukti registrasi perpanjangan SIM akan dikirim melalui email

    – Pemilik SIM melakukan pembayaran perpanjangan SIM melalui BRI. Biaya BNBP perpanjangan SIM sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis BNBP yang berlaku

    – Tahap berikutnya, yaitu memilih tanggal kedatangan untuk melakukan mekanisme perpanjangan SIM di satpas yang dipilih

    Untuk diketahui, perpanjangan SIM dilakukan mulai dari 14 hari sebelum masa berlaku SIM.

    Syarat administrasi, Saat memperpanjang SIM, jangan lupa membawa persyaratan administrasi, bukti registrasi, dan bukti pembayaran.

    Berikut syarat administrasi untuk pengajian perpanjangan SIM:

    – KTP yang masih berlaku atau dokumen keimigrasian bagi warga negara asing

    – SIM lama

    – Surat keterangan lulus uji keterampilan simulator

    – Surat kesehatan dari dokter

    Aplikasi, Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas RI) rencananya akan merilis apilkasi perpanjangan SIM online pada April 2021.

    Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono mengatakan, peluncuran aplikasi tersebut akan dilakukan pada Selasa (13/4/2021).

    “(Launching) besok lusa (Selasa, 13 April 2021),” kata Irjen Istiono singkat saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (11/4/2021).

    Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf mengatakan, saat ini aplikasi sudah dalam tahap uji coba.

    Nantinya jika sudah bisa diunduh aplikasinya, pemohon tidak perlu lagi untuk melakukan pendaftaran di Satpas.

    Pemohon selanjutnya diminta untuk melakukan verifikasi nomor telepon seluler dan muncul fitur registrasi untuk mencantumkan NIK sesuai KTP atau nomor SIM sebelumnya.

    “Dari data NIK dan nomor SIM itu memang sudah terdaftar belum di data registrasi Polri bahwa dia benar atau tidak sudah membuat SIM,” kata Brigjen Pol Yusuf, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, 1 April 2021.

    “Kalau palsu, maka akan otomatis terdeteksi sistem sehingga dibatalkan,” sambungnya.

    Nantinya, pemohon cukup mengikuti instruksi hingga pembayaran dan memilih mekanisme pengambilan SIM baru.

    Setelah menyelesaikan registrasi dan pembayaran, SIM akan dikirimkan dan bisa langsung diterima pemohon. 

    (ABL)

  • Gelar Reses, KALANGI Bertekad Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka melaksanakan tanggung jawab sebagai representasi masyarakat, Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Sjenny Kalangi menjaring aspirasi masyarakat di 6 lokasi.

    Dalam reses I tahun 2020, Kalangi mendapat banyak keluhan, aduan serta usulan dari masyarakat.

    Diantaranya kelangkaan pupuk di Desa Moyag Kotamobagu, bantuan penerangan lampu 60 Titik di desa baru di Pinagoluman Lolak.

    Untuk Desa Mariri, masyarakat sangat membutuhkan bantuan untuk saluran air bersih. Desa Pinogaluman mereka meminta bantuan untuk normalisasi sungai 2500 meter. Bahkan, keluhan terkait kurangnya guru PNS di SD Negeri 1 dengan harapan akan ada penambahan guru , lebih memilukan lagi tidak adanya tenaga kesehatan di puskesmas yang ada, padahal fasilitas sangat menunjang.

    Saat di Desa Moyag masyarakat meminta bantuan bibit ikan, di Desa
    Bangunan Wuwuk, dan untuk di Boltim para tokoh agama khususnya pendeta meminta Asuransi Kematian dilakukan secara merata, kelangkaan pupuk dan harga yang tinggi menjadi keluhan masyarakat.

    Kepada wartawan, Politisi Partai Gerindra itu mengatakan sebagai wakil rakyat dirinya akan berjuang semaksimal mungkin untuk menyuarakan aspirasi tersebut di gedung cengkih hingga terealisasi.

    “Saya pasti akang perjuangkan, tentunya sesuai dengan kewenangan yang mana menjadi domain provinsi, untuk domain kabupaten tetap saya akan Koordinasikan dengan pemerintah setempat, tapi pastinya ini amanah rakyat yang harus disuarakan” ucap Aleg Dapil BMR itu, Minggu (11/4).

    (ABL)

  • Adakan Webinar, KKT 126 Posko 22 Unsrat Harap Masyarakat Tetap Produktif di Era Pandemi Covid-19

    test.petasulut.com/, MANADO – KKT126 Universitas Sam Ratulangi Manado Posko 22 Tikala mengadakan kegiatan webinar dengan mengangkat tema “Membangun resiliensi masyarakat menghadapi tantangan di era covid 19” Jumat,10/04/2021.

    Menurut Herman Pusung selaku koordinator posko,Tujuan pengangkatan tema ini untuk memberikan pengetahuan atau edukasi kepada masyarakat agar tetap maspada terhadap dampak ekonomi dimasa covid-19 ini.

    Lanjut Pusung, Tema tersebut merupakan tema dari KKT 126 yang merupakan respon dari pihak kampus untuk pembangunan berkelanjutan di era Covid ini.

    Penyebaran virus ini sudah setahun lebih melanda dunia khususnya Indonesia,, dimana banyak masyarakat yang mengalami dampak yakni kesehatan fisik dan juga mental.

    Pusung Menjelaskan, Masyarakat juga dihadapkan oleh perubahan tatanan kehidupan sosial, pemangkasan jumlah kariawan, bekerja dari rumah, dan sistim belajar jarak jauh.

    Berbagai hal tersebut menjadi penyebab banyak orang mengalami kesehatan mental seperti peningkatan kecemasan dan stres yang berefek pada prilaku yang tidak produktif.

    Tidak hanya itu, banyak orang terpaksa beradaptasi dengan realitas baru yang didominasi oleh ketakutan akan penyebaran virus covid 19. Tutur Pusung.

    Kegiatan di buka langsung oleh moderator sdr. Ignatius Andri Buanglera, kemudian dilanjutkan materi dengan metode kuliah aktif dibawakan oleh bapak Dr. Ir. James J. H. Paulus, M.Si juga selaku DPL di posko 22.

    Dalam materinya Dr. Ir. James mengatakan, bagaimana kita bisa mengkomposisikan kecerdasan kita baik itu spritual, intelektual, emosional dan physical agar bisa seimbang untuk bisa menghadapi pandemi covid 19 tersebut.

    “semoga dengan webinar ini masyarakat bisa produktif dalam segala aktifitas dan bisa cepat beradaptasi dengan realitas yang baru” tutup Andri Buanglera selaku moderator dan anggota dibidang Tematik posko 22 Tikala.

    Kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu program kerja dari posko 22 Tikala bidang tematik, yang dihadiri kurang lebih 34 partisipan dari kalangan mahasiswa via aplikasi zoom meeting.

    ( GABRI )

  • Terjadi 5 Kali Gempa Susulan di Malang, 8 Orang Tewas

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Hingga Sabtu (10/4) malam, tercatat sudah 8 orang yang tewas dalam bencana alam Gempa Bumi Malang yang berkekuatan magnitudo 6,1.

    Gempa susulan juga tercatat terjadi hingga lima kali sejak gempa pertama berlangsung pukul 14.00 WIB tadi.

    “Melaporkan perkembangan kejadian gempa bumi di laut barat daya Kabupaten Malang pada hari Sabtu, 10 April 2021 pukul 21.00 WIB, 8 orang dinyatakan meninggal dunia,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Yanuar Rachmadi, dikutip dari CNN Indonesia.com.

    Ia merinci, dari 8 korban jiwa, sebanyak 5 orang di antaranya berada di Lumajang. Sedangkan 3 orang lainnya berada di Kabupaten Malang.

    Adapaun identitas korban meninggal itu antara lain, Ahmad Fadholi, alamat Desa Tempurrejo RT 02 RW 02, Kecamatan Tempursari; Sri Yani (46) alamat Desa Tempurrejo RT 02 RW 02 Kecamatan Tempursari.

    Kemudian Juwanto, alamat RT 04 RW 09, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari; H Nasar alias H Amin, alamat RT 01 RW 03, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari; dan Bonami, alamat Blok Halimo, Desa Kaliuling, Tempursari.

    Lalu korban Imam, alamat Desa Sidorenggo RT 32 Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading; Munadi (70), alamat RW3 RT 12 Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading; Misni (53), alamat Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Tamanasri, Kecamatan Ampelgading.

    “Korban meninggal itu akibat tertimpa material bangunan, dan ada pula yang tertindih reruntuhan tebing di jalur Lumajang-Malang,” kata dia.

    Selain korban meninggal ada pula 1 korban mengalami luka berat dan sebanyak 24 orang mengalami luka ringan. Mereka kini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

    Selanjutnya, berdasarkan data yang didapat BPBD dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pascagempa berkekuatan magnitudo 6,7 lalu dimutakhirkan menjadi magnitudo 6,1, di selatan Kabupaten Malang pukul 14.00 tadi. Gempa susulan tercatat kembali terjadi sebanyak lima kali.

    Yakni gempa magnitudo 3,2 pukul 14.53 WIB, gempa magnitudo 3,6 pada pukul 15.05 WIB, gempa magnitudo 3,3 pukul 16.04 WIB, kemudian magnitudo 3,4 pukul 18.36 WIB dan gempa magnitudo 4,1 pukul 19.49 WIB.

    Lokasi titik gempa itu antara lain 77, 75, 72, 79 dan 67 kilometer barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, di kedalaman 46, 41, 43, 45 dan 48 kilometer.

    Selain korban meninggal dunia, terdapat pula kerugian material atau kerusakan. Antara lain, 11 rumah rusak berat, 194 rumah rusak sedang, 126 rumah rusak ringan, 13 unit rumah rusak, 1 unit pesantren rusak, 11 unit sarana pendidikan rusak, 6 unit sarana ibadah rusak, 7 unit kantor pemerintahan rusak, 1 unit RSUD rusak.

    (ABL)