Blog

  • Warga Tendeki Ungkap Pengurusan KTA Tani Sulit

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada yang menarik dalam reses I tahun 2021 Anggota DPRD Sulut Melky Jhakin Pangemanan di Kelurahan Tendeki Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Jumat (9/4).

    Dimana, dari sejumlah aspirasi masyarakat yang di sampaikan, ada salah satu warga yang mengeluhkan terkait pupuk untuk petani.

    Jemmy Pantouw yang adalah warga
    kelurahan Tendeki mengeluhkan tentang bantuan kelompok tani.

    “Di kelurahan tendeki ada 60% petani penggarap dan 40% adalah petani, sayangnya dari dinas pertanian tidak akan memberi bantuan jika tidak memiliki kartu anggota, padahal untuk mendapatkan kartu saja sangat sulit, diusulkan atau mendaftar tahun ini, tahun depan baru KTA-nya di dapat, padahal bantuan seperti bantuan pupuk sangat penting bagi petani,” jelas Pantouw.

    Pantouw pun berharap jika memang untuk dapat bantuan pupuk harus punya KTA, maka seharusnya proses pembuatan KTA tidak memakan waktu lama.

    MJP pun menanggapi keluhan itu dengan mengatakan akan membawa aspirasi masyarakat itu ke gedung DPRD dan menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

    “Saya akan berjuang dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat dan daerah,” kata Pangemanan.

    (ABL)

  • BRAIEN Fokus Mengawal Aspirasi Warga Kinilow

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu kembali melanjutkan kegiatan reses I tahun 2021.

    Kali ini, Waworuntu menyambangi warga Kinilow, Kota Tomohon, Sabtu (10/4).

    Pada kesempatan itu, Braien mengawali pertemuannya dengan menjelaskan tugas utama Anggota DPRD.

    “Anggota DPRD mempunyai 3 tugas utama yakni Legislasi (pembuatan Peraturan Daerah), Pengawasan (mengawasi kinerja Eksekutif) dan Budgeting (menata anggaran daerah),” ungkapnya.

    Sementara itu, Masyarakat kinilow melontarkan sejumlah aduan, keluhan dan masukan kepada Braien Waworuntu.

    – Fredy montolalu, terkait Pariwisata Kota Tomohon, meminta sarana penunjang berupa Jalan Kinilow ke Kali yang belum teraspal untuk diperbaiki. dan mengenai UMKM, mohon bantuan dimaksud tercover atau ditindaklanjuti dan BPJS tenaga kerja pada 2 tempat.

    – Yusuf Ketua LPM, usulan yang ada dimusrembang kiranya dapat dikawal dan khususnya infastruktur Jalan jalan  tani, di Bidang Pendidikan meminta bantuan untuk siswa, serta meminta bantuan pembangunan balai Pertemuan Umum.

    Menanggapi itu, BW mengatakan bahwa penyampaian aspirasi ini pasti akan diperjuangkan di lembaga DPRD tapi dengan skala prioritas yang ada.

    “Terkait Infrastuktur, hal itu akan disampaikan ke Walikota Tomohon dan untuk bantuan sosial, kendalanya terkait data,” ucapnya.

    Warga Kinilow Terlihat Antusias Mengikuti Reses Braien Waworuntu

    – Jhony Tombokan mengeluhkan terkait air Kinilow yang dibawa ke Tomohon sehingga desa kinilow kesulitan mendapatkan air. Dimintakan pembuatan Bak bagi warga desa kinilow.

    – Jan Runtulalo, Pelayanan Rumah Sakit terkait pasien Covid, Pasien diidentifikasi covid sehingga dikubur protokol covid. Tapi selang 40 hari hasil Swab negatif. Dirinya mengusulkan agar diundang hearing. Dan juga meminta bantuan bedah rumah karena masih banyak rumah tidak layak huni yang belum tercover, demikianpun dengan bantuan sosial.

    BW menjawab Akan dikoordinasikan dengan Dinas terkait untuk air.

    “Rumah sakit telah dipanggil hearing untuk masalah dimaksud. Saya akan berusaha berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa untuk menyampaikan aspirasi tersebut,” jawab Politisi Partai NasDem itu.

    – Lurah Permana Pangalila, Balai Pertemuan Umum (BPU) tidak ada anggaran pemerintah sehingga dimintakan bantuan untuk lanjutan pembangunan. Dan BPJS Kesehatan dan Bedah Rumah sementara dalam pendataan (syarat harus memiliki sertifikat / surat ukur  kepemilikan)

    BW mengatakan akan dikoordinasikan dengan komisi III terkait BPU mengingat anggaran sementara di refocusing ke vaksinasi.

    “Intinya semua aspirasi yang masuk, nantinya akan disampaikan disidang paripurna dan pasti akan didengar oleh pemerintah provinsi Sulut, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut,” tutup Politisi Milenial itu.

    (ABL)

  • Peringati Hari Paskah, DPD Pewarna Sulut Gelar Aksi Sosial di 2 Panti Asuhan

    test.petasulut.com/, SULUT – Guna memaknai dan memperingati hari Paskah tahun 2021, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Sulawesi Utara, menggelar aksi sosial yang berlangsung di dua tempat, yaitu Panti Sosial Disabilitas Netra GMIM Bartemeus Malalayang Manado dan Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan, Sabtu (10/4/2021).

    Aksi Sosial DPD Pewarna Sulut itu Bertemakan ‘Kristus Bangkit, Soraklah Haleluya’.

    Di Bartemeus, Pewarna Sulut menyalurkan beberapa paket bahan natura bagi anak-anak disabilitas. Kemudian dilanjutkan dengan mengadakan ibadah bersama anak yatim-piatu di Bakti Mulia.

    Kepada awak media, Ketua DPD Pewarna Sulut, Sisco Manosoh menjelaskan maksud dan tujuan utama kegiatan ini.

    “Dalam kegiatan ini kita anjangsana ke dua panti. Pertama di Panti Bartemeus, yang mana kami sudah menyalurkan bantuan disana, dan acara puncaknya ada di Panti Bakti Mulia,” ujarnya.

    “Agenda ini adalah yang keenam kali kita laksanakan sejak tahun 2014. Kegiatan hari ini dalam rangka Paskah tahun 2021,” tambahnya.

    Sisco menyadari, apa yang diberikan Pewarna Sulut hari ini belum dapat mengakomodir semua kebutuhan anak-anak di kedua panti. Namun ia berharap, seberapapun manfaat yang ditimbulkan acara ini, kiranya bisa memotivasi para pengasuh untuk mengurus anak-anak dengan lebih baik.

    “Mewakili seluruh pengurus, hanya ini yang dapat kami berikan kepada pengurus dan anak-anak panti. Kiranya dapat menambah motivasi dan semangat, untuk tetap mengasuh anak-anak ini. Semoga juga bisa terus berkarya untuk memuliakan nama Tuhan,” tandas Sisco.

    Kunjungan Pewarna Sulut di Bartemeus disambut oleh kepala panti, Pdt. Sam Runtuwene. Bantuan yang diberikan terdiri dari bahan natura; seperti kompor berbahan bakar kayu api, minyak kelapa, telur, beras, mie instan, alat mandi, dan lainnya.

    Di Bakti Mulia, Pewarna Sulut diterima oleh Freddy Rondonuwu. Bantuan yang disalurkan berupa diakonia dan bahan makanan yang serupa di lokasi sebelumnya.

    Pewarna Sulut juga menyisipkan sesi mencari telur paskah bagi penghuni panti. Ini menambah keseruan dan kedekatan anak-anak dengan para jurnalis di Pewarna Sulut.

    Kegiatan ini mendapat respon baik dari pengelola dan anak-anak kedua panti.

    Diketahui, Kegiatan diikuti segenap pengurus dan anggota Pewarna Sulut, yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

    (ABL)

  • Jaring Asmara Desa Tungoi, SARWA Fokus Perjuangkan Keluhan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut, I Nyoman Sarwa kembali menjaring aspirasi masyarakat.

    Kali ini, Sarwa menyambangi Desa Tungoi 1 Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (9/4).

    Dalam pertemuan itu, masyarakat mengeluhkan rusaknya jalan tungoi 1 yang menghubungkan dengan desa tungoi 2. Karena sudah hampir 10 tahun tidak adanya perbaikan.

    Begitu juga terkait BPJS ketenagakerjaan petugas keagamaan. Dimana, toko-toko agama sudah mengusulkan ke pemerintah, namun sampai saat ini belum tercover. Buktinya, salah satu yang sudah memasukkan yakni gereja Sion tungoi dan ada juga tokoh umat lainya yang berada di desa tungoi. Padahal, ini merupakan program pemerintah Provinsi Sulut.

    warga juga meminta bantuan alat pertanian seperti traktor dari pemerintah provinsi karena notabenenya mayoritas masyarakat tungoi adalah petani.

    Markus Rumondor warga dusun 8 menyuarakan aspirasinya terkait pembangun talud untuk masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai.

    ” Mewakili masyarakat, saya mengharapkan bantuan RTLH untuk warga desa tungoi melalui dinas terkait. Serta meminta bantuan motor alat angkut sampah untuk fungsikan di desa tungoi,” mintanya.

    Menanggapi keluhan masyarakat desa tungoi, Politisi Partai Nasdem itu menyampaikan bahwa semua aspirasi yang warga sampaikan semua sudah menjadi catatan kami untuk di sampaikan kepada pemerintah provinsi Sulut.

    “Memang juga tadi ada aspirasi yang masuk banyak menjadi kewenangan kabupaten namun tetap kami akan sampaikan kepada pemerintah untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD itu sendiri,” Jelas Aleg Dapil BMR itu.

    “Selain itu juga memang ada aspirasi yang masuk di desa tungoi 1, ini diluar mitra kerja kami di komisi IV DPRD Sulut, namun karena Fraksi Nasdem memiliki 9 kursi di DPRD sulut yang terdistribusi di semua komisi maka kami juga akan perjuangkan melalui lintas komisi,” Tambah Sarwa.

    (ABL)

  • Banjir Aspirasi, BW Bertekad Tindaklanjuti Aduan Warga Pineleng

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu kembali melanjutkan kewajiban dan tanggung jawabnya kepada publik.

    Dimana dalam masa reses I tahun 2021 ini, Waworuntu menyerap aspirasi warga Pineleng Kabupaten Minahasa pada Jumat (9/4).

    Pelaksanaan reses yang tetap memperhatikan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.

    Dalam penjaringan aspirasi tersebut, Braien mendapat aspirasi dari masyarakat terkait dengan masalah BPJS kesehatan yang penganggarannya melalui APBD Kabupaten Minahasa yang sempat tidak bisa digunakan sampai pada penambahan kuota penerima BPJS kesehatan tersebut.

    Pun, aspirasi lainnya yaitu masyarakat berharap warga Pineleng bisa mendapat jadwal untuk penyuntikan vaksinasi sampai pada pengeluhan pembuatan jalan dan jembatan desa.

    Tak kalah penting, masyarakat berharap Braien Waworuntu bisa mengusulkan kepada pemerintah provinsi untuk memperbaiki masalah drainase yang ada di daerah tersebut karena drainase sudah tidak dapat menampung debit air sehingga saat cura hujan tinggi, air tergenang dan mengakibatkan banjir.

    Tak hanya itu, masyarakat berharap nasib dari pekerja tibo dan penjual buah-buahan mendapat perhatian penuh dari pemerintah provinsi.

    Dalam sambutannya, Pertama Politisi Partai Nasdem tersebut menyampaikan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa bertatap muka dengan masyarakat desa Pineleng tersebut.

    Ia pun menegaskan bahwa aspirasi-aspirasi dari masyarakat tersebut akan diperjuangkan oleh dirinya.

    “Komitmen saya adalah bagaimana menjadi berkat bagi masyarakat Sulawesi Utara. Maka dari itu sudah sepatutnya saya akan memperjuangkan aspirasi-aspirasi bapak ibu sekalian,” Tegasnya.

    Pun dirinya sedikit menjelaskan bahwa hal-hal terkait dengan aspirasi akan dibawah ke pemerintah Kabupaten maupun provinsi.

    “Ada yang merupakan kewenangan dari Provinsi dan itu akan saya sampaikan melalui lembaga DPRD, pun yang menjadi kewenangan kabupaten Minahasa, kami telah menjadwalkan bertemu dengan Bupati untuk berbicara mengenai persoalan BPJS,” Jelasnya.

    Adapun terkait dengan drainase, dirinya menyebut itu adalah hal yang harus diselesaikan. Dirinya pun berjanji akan menyampaikan hal tersebut di DPRD Provinsi untuk ditindaklanjuti.

    Terkait dengan vaksinasi, dirinya menyebut akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait khususnya Dinkes Sulut dalam hal jadwal program vaksinasi.

    “Tapi tentunya akan menunggu jadwal sesuai dengan ketersedian vaksin,” Tambahnya.

    Dalam reses tersebut pun, Braien mengajak masyarakat mendaftarkan diri mengikuti bantuan UMKM yang sementara dibuka.

    “Terkait dengan pendaftaran dan syaratnya bisa langsung menghubungi dinas Koprasi kabupaten,” Imbuhnya sambil berharap masyarakat bisa terbantukan dengan program tersebut ditengah pandemi Covid19 saat ini.

    (ABL)

  • MJP Fokus Perjuangkan Aspirasi Warga Tendeki

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Melky J. Pangemanan, S.IP., MAP., M.Si kembali menjaring aspirasi masyarakat di Kelurahan Tendeki Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Jumat (9/4).

    Diketahui, MJP melaksanakan reses dengan memperhatikan imbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran CVD.

    Kehadiran konstituen berdasarkan keterwakilan, diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perempuan, kelompok petani, buruh serta aparat pemerintah desa/kelurahan setempat.

    Dalam pertemuan tersebut, Masyarakat menyuarakan sejumlah aspirasi kepada anggota DPRD MJP:

    – Aspirasi pertama disampaikan Welliam Mudeng. Welliam mengeluhkan terkait pelayanan kesehatan selama masa pandemi CVD, walaupun CVD adalah momok bagi semua orang, tapi harapannya tidak mengendorkan semangat pelayanan para tenaga medis, karena bisa kita lihat bersama selama masa pandemi masyarakat menjadi agak ketakutan untuk berobat ke rumah sakit, padahal diantara mereka ada yang memang sedang menjalani pengobatan rutin. Maka harapannya tenaga kesehatan di rumah sakit bisa memberi banyak edukasi kepada masyarakat, bisa lebih memilah-milah seperti apa pelayanan yang harus diberikan, sehingga masyarakat tidak menjadi takut untuk berobat ke rumah sakit. welliam juga mengaharapkan adanya bantuan bibit bagi kelompok-kelompok tani yang ada di kelurahan Tendeki.

    – Aspirasi kedua disampaikan oleh Stanley Pangau. Stanley menyuarakan terkait pengendalian sampah plastik. Menurut Stanley pengendalian sampah plastik harus dimulai dengan mengurangi produksi dan distribusi bahan-bahan kebutuhan yang di kemas dalam plastik. Selain itu Stanley juga mengeluhkan jam pelayanan poli di rumah sakit, harapannya jam pelayanan bisa ditambah dengan cara menambah jumlah tenaga medis yang dibutuhkan, selama ini karena jam pelayanan yang terbatas maka terjadilah penumpukan pasien bahkan tidak terlayani dan terpaksa kembali esok hari, padahal banyak pasien yang membutuhkan pelayanan kontrol medis maupun pengobatan. Stanley juga menyampaikan aspirasi untuk pembangunan SMA di kecamatan Matuari, karena saat ini ada banyak calon siswa SMA lulusan dari SMP disekitar kecamatan matuari yang memilih bersekolah diluar yang jauh dari kecamatan Matuari. Stanley juga menyinggung terkait pembangunan Panti jompo di kecamatan Matuari. Terakhir Stanley menyampaikan tentang adanya potensi pariwisata di kecamatan Matuari yaitu Batupapan, semoga potensi wisata Batupapan bisa mendapat sentuhan dan perhatian dari pemerintah provinsi sehingga nantinya bisa menjadi salah satu tujuan pariwisata.

    – Aspirasi terakhir disampaikan oleh Jemmy Pantouw yang mengeluhkan tentang bantuan kelompok tani. Di kelurahan tendeki ada 60% petani penggarap dan 40% adalah petani, sayangnya dari dinas pertanian tidak akan memberi bantuan jika tidak memiliki kartu anggota, padahal untuk mendapatkan kartu saja sangat sulit, diusulkan atau mendaftar tahun ini, tahun depan baru KTA-nya di dapat, padahal bantuan seperti bantuan pupuk sangat penting bagi petani. Harapannya, jika memang untuk dapat bantuan pupuk harus punya KTA, maka seharusnya proses pembuatan KTA tidak memakan waktu lama.

    – Jemmy menanyakan soal beasiswa bagi siswa dan mahasiswa, mengingat pekerjaan rata-rata masyarakat kelurahan Tendeki adalah petani yang tetap punya mimpi anak-anaknya kelak bisa bersekolah tinggi, maka salah satu harapannya adalah dengan mendapatkan beasiswa.

    Menanggapi itu, MJP menuturkan akan membawa aspirasi-aspirasi masyarakat ke gedung DPRD dan menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

    “Saya akan berjuang dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat dan daerah,” kata Pangemanan.

    Dalam reses ini, selain menampung aspirasi dari warga masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti ke pihak terkait, MJP juga menyampaikan laporan kerja sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

    ANGGARAN/DANA RESES DPRD PROVINSI SULAWESI UTARA:
    Dana Reses yang disiapkan bagi setiap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Rp. 45.000.000 (Anggaran diserahkan kepada Staf Pendamping) dengan rincian :

    – ATK Rp. 1.000.000
    – Belanja Cetak Rp. 500.000
    – Belanja Penggandaan Rp. 500.000
    – Belanja Makan Minum Kegiatan Rp. 37.000.000 (Termasuk Pajak)
    – Jasa Sewa Tempat/Ruangan Rp. 6.000.000 (Termasuk Pajak)

    Setiap Anggota DPRD juga mendapatkan Uang Tunjangan Reses Rp. 12.750.000 (Sudah dipotong PPh 15%) dan Uang Perjalanan Dinas dalam daerah Rp. 400.000 (Daerah Minahasa Utara dan Bitung) serta uang representasi Rp. 75.000 setiap turun ke Daerah Pemilihan dalam agenda Reses.

    Pada Reses hari ini, Jumat (9/4/2021) di Kelurahan Tendeki Kecamatan Matuari, Kota Bitung telah digunakan anggaran sebagai berikut :

    1. Belanja Makan-minum
    – Rp. 42.500 × 100 Kepala = Rp. 4.250.000

    2. Sewa Kursi
    – Rp. 2.000 x 100 Kursi = Rp. 200.000

    3. Sewa Sound System = Rp. 300.000

    Total : Rp. 4.750.000

    “SIAP KERJA SIAP DIAWASI,” Singkat MJP.

    (ABL)

  • Warga Tantang HILMAN Bekerja Ala Angouw-Sualang

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada hal menarik dalam pergelaran Reses I tahun 2021 anggota DPRD Sulut, Hilman Idrus di Kelurahan Islam Kota Manado, Kamis (8/4/21) sore.

    Dimana, Idrus ditantang warga untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang menjadi keluhan masyarakat.

    Seperti persoalan banjir, sampah, perbaikan drainase sampai penggusuran pedagang pasar Tuminting.

    Seperti yang disampaikan Boham Kepala Lingkungan 4 Kelurahan Kelurahan Islam meminta Hilman dapat meneruskan perjuangan yang sudah ditunjukan mantan anggota DPRD Sulut dapil Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) yang kini terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado.

    Menurut Boham, AA-RS selama menjadi wakil rakyat begitu peduli dalam memperjuangkan bahkan sangat cepat merealisasikan aspirasi masyarakat.

    ” Waktu lalu ketika pak Andre dan pak Richard melaksanakan reses di Kelurahan Islam, aspirasi kami langsung dijawab. Contohnya pengadaan lampu jalan dan air bersih sudah direalisasikan ”

    “Kami berharap pak Hilman harus lebih tajam dalam memperjuangkan aspirasi kami seperti yang dilakukan pendahulu- pendahulu yakni bapak AA dan RS, ” harap Boham.

    Menanggapi hal tersebut Hilman berkomitmen akan selalu mengawal semua harapan masyarakat kota Manado, terlebih saat ini sinergitas sudah terbangun antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Manado.

    Personil komisi IV ini optimis apa yang diharapkan masyarakat kota Manado pasti akan terlaksana dengan baik.

    ” Bulan Mei Walikota dan Wakil Walikota Manado terpilih AA-RS akan dilantik, seluruh program yang direncanakan insya Allah akan secepatnya dieksekusi dengan baik. Saya sebagai wakil rakyat Dapil Kota Manado pasti akan mengawal seluruh kebijakan pemerintah baik yang ada di provinsi maupun kota Manado agar supaya terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat apalagi AA-RS telah terpilih menjadi walikota untuk menata kota Manado menjadi lebih baik.” pungkasnya.

    (ABL)

  • Serap Aspirasi di 3 Lokasi, NICK LOMBAN Janji Akan Perjuangkan Aduan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Sulut Nick Adicipta Lomban melaksanakan tanggung jawab dan kewajibannya dengan menjaring aspirasi masyarakat.

    Penjaringan aspirasi itu dilakukan guna mendengarkan keluhan, aduan dan masukan di tengah-tengah masyarakat khususnya di daerah Minut dan Bitung.

    Ketua Fraksi NasDem Sulut itu menyambangi tiga lokasi yakni Desa Munte dan Serei kecamatan Likupang barat serta Desa Kaweruan kecamatan Likupang selatan.

    Di Desa Munte Kecamatan Likupang Barat, warga mengeluhkan terkait jalan-jalan perkebunan dan perlu adanya perbaikan dan peningkatan sarana prasarana sekolah di likupang barat dan pengelolaan sampah di desa munte.

    Sementara, di Desa Serei Kecamatan Likupang barat, warga mengeluhkan terkait talud penahan abrasi pantai serta meminta tambat perahu nelayan dan pengembangan wisata hutan bakau.

    Serta di Desa Kaweruan kecamatan likupang selatan, masyarakat meminta perlu dihadirkan SMA yang baru di desa kaweruan guna memenuhi kebutuhan belajar anak-anak di kecamatan likupang selatan dan meminta pembuatan dan perbaikan akses jalan pariwisata.

    Menanggapi sejumlah keluhan dan aduan masyarakat, kepada Media test.petasulut.com/ Personil Komisi II DPRD Sulut itu mengatakan bahwa semua aspirasi telah di tampung dan di catat, nantinya aspirasi ini akan dibawah ke lembaga DPRD.

    “Memang semua aspirasi tidak semua masuk di Rana Komisi II DPRD Sulut tapi tak mengapa, saya akan terus berkoordinasi antar komisi maupun di Fraksi NasDem Sulut,” katanya, Jumat (9/4).

    “Intinya semua aduan, keluhan serta usulan masyarakat ini akan saya perjuangkan dan nantinya aspirasi dari masyarakat ini akan dibacakan dalam rapat paripurna dan pastinya pemerintah provinsi sulut, Gubernur dan Wagub Sulut akan mendengar permasalahan ini,” jelas Politisi milenial itu.

    (ABL)

  • KAPOJOS Reses di Kalawat, Sejumlah Aspirasi Disampaikan Warga

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka masa reses I tahun 2020, Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos menyambangi Warga Desa Kalawat, Minahasa Utara, jumat (9/4) siang.

    Dalam pertemuan itu, Warga kalawat menyampaikan sejumlah aspirasi ke Politisi PDIP Sulut tersebut.

    – Reimon Kodoati Meminta disetiap reses Anggota DPRD ada uang transport untuk warga. Serta meminta penerangan jalan dan dibuatkan paving.

    – Masyarakat jaga 4 dan 5 meminta pembuatan drainase serta mengenai masalah sampah karena ketika hujan sampah akan berserakan di jalan.

    –  masyarakat meminta lewat pemerintah desa untuk dapat melihat masyarakat ekonomi dibawah, untuk bisa mendapat bantuan PKH atau KIP atau bantuan lainnya dan juga meminta fasilitas pendukung untuk lapangan olahraga.

    – Rudi Solang Kepala Jaga 6 meminta adanya kereja orang meninggal karena jarak desa kalawat dan pekuburan lumayan jauh.

    -Syane Laihan dari Jaga 10 meminta adanya mobil sampah.

    -Mane Karakan dari PKK meminta bantuan alat catering.

    Menanggapi sejumlah aspirasi itu, Politisi Dapil Minut-Bitung itu mengatakan untuk uang transport warga nanti diusulkan di lembaga DPRD.

    “Terkait penerangan jalan, saya usulkan memakai penerangan jalan memakai prabayar pulsa. Nanti saya akan berbicara dengan Hukum tua Kalawat,” jawab BK.

    Perihal masalah air, BK mengusulkan agar dibuat bak air nanti untuk pembayaran penarikan airnya dibayar patungan. Jika warga setuju, dirinya akan membantu mengurusinya.

    “Terkait banjir, saya duduk di Komisi III DPRD Sulut yang selalu berhadapan langsung dengan pihak balai jalan. Nanti saya akan mendorong balai jalan untuk melakukan survey di desa Kalasan terkait hal ini,” kata BK.

    Untuk aspirasi kesejahteraan perangkat desa Kalawat, Berty berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Minut.

    “Minimal perangkat desa bisa mendapat UMP. Dan untuk permintaan ibu ibu PKK bantuan alat ketering, nanti membuat kelompok dan dibuatkan pengajuan bantuan ke Pemerintah Provinsi atau kabupaten,” kata Kapojos.

    “untuk drainase, Saya pasti akan perjuangkan karena itu berkaitan dengan komisi III. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu yang adalah pejuang desa. Intinya semua aspirasi yang masuk, akan dibawa ke lembaga DPRD untuk diperjuangkan,” tutup Berty.

    Turut hadir, Hukum tua desa Kalawat Yolanda anita rawung.

    (ABL)

  • Werdhi Agung Timur Butuh Jalan Hotmix

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota DPRD Provinsi sulut I Nyoman Sarwa melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

    Dimana I Nyoman Sarwa menyambangi warga Werdhi Agung Timur, Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang mongondow pada Kamis (8/4) guna menyerap aspirasi masyarakat.

    Politisi Partai NasDem itupun menerima banyak masukan masyarakat Werdhi Agung Timur.

    Salah satu ungkapan masyarakat dimana werdhi agung timur seperti di anak tirikan pemerintah.

    “Dari mekarnya desa werdhi agung timur ini dari werdhi agung induk sampai hari ini belum tersentuh sama sekali Program-program dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Padahal masyarakat kami mayoritas sebagai petani” ucap warga.

    Aspirasi masyarakat lainnya juga terkait belum tersentuhnya pengaspalan sama sakali di desa werdhi agung.

    Apalagi jalan yang ada di desa werdhi agung timur ini selalu di gunakan masyarakat desa werdhi agung bersatu dalam acara-acara besar keagamaan  seperti hari besar nyepi untuk menuju air suci yang di perkiraan 3 kilometer jauhnya.

    Ada juga keluhan masyarakat terkait  rendahnya harga beras, di harapkan pemerintah bisa mencarikan solusi terkait ini.

    Dan untuk pendidikan, berharap guru honor di SD sattap werdhi agung mendapatkan upah yang layak.

    Begitu juga berharap bantuan RTLH dari pemerintah provinsi untuk masyarakat desa werdhi agung timur yang mayoritas masyarakat sebagai petani .

    Warga berbesar hati agar aspirasi kami bisa di perjuangkan.

    Menanggapi sejumlah aspirasi yang di sampaikan Legislator Sulut Nyoman Sarwa menyampaikan apa yang menjadi aspirasi warga itu semua sudah di catat dan akan di sampaikan kepada pemerintah provinsi sulawesi utara.

    “Sesuai tugas dan kewenangan saya sebagai anggota DPRD Sulut yakni fungsi Legislasi, pengawasan dan badgeting,” ucap Personil Komisi IV DPRD Sulut itu.

    “Karena memang eksekutornya ada di pemerintah dalam hal ini Gubernur sulawesi utara melalui dinas terkait. Tapi semua aspirasi ini akan saya perjuangkan digedung cengkih,” tambahnya.

    Di akhir pertemuan, sangadi werdhi agung timur mengucapkan banyak terima kasih karena Nyoman Sarwa sudah reses di werdhi agung timur.

    “Sejauh ini belum ada yang reses di desa ini. Muda-mudahan ini awal yang baik untuk warga werdi agung timur,” tandas sangadi werdhi agung Timur I Nengah Rame.

    (ABL)