Category: Politik dan Pemerintahan

  • Terima Kunjungan Mantan Pejabat Pemkot, Walikota Manado Terima ‘Buku Putih’

    Manado, test.petasulut.com/ – berkunjung ke kantor Walikota Manado, mantan pejabat Pemerintah Kota Manado dan Tim Hukum serta beberapa akademisi diterima oleh Walikota Manado diruang rapat Walikota Manado Andrei Angouw, senin (23/8).

    Turut hadir bersama Walikota dalam pertemuan tersebut, (Tim Penyusun dan Reviewer) ada Dr. Janny D. Kusen, M.Sc, Drs. Jan Arie Supit, Daniel Talantan S.H, Ir. Amos, F. Kenda, Toar Palilingan S.H, M.H, Dr. Raflie Pinasang S.H, M.H, Dr. Glubert T. Ughude S.H, M.H.

    Kedatangan tim tersebut dalam ramgka memberikan masukan-masukan soal pembangunan reklamasi dan penataan lingkungan di Kota Manado yang tertuang dalam catatan "Buku Putih".

    Buku Putih ini merupakan suatu masukan dalam kaitan catatan fakta-fakta hukum, sehingga Buku ini bukan suatu kajian atau analisa, tapi berupa fakta-fakta hukum yang sudah terjadi dalam reklamasi pantai di Kota Manado. Dan dalam buku putih juga memaparkan tentang konsep reklamasi di Kota Manado termasuk beberapa permasalahan yang ditimbulkan dengan adanya reklamasi.

    Dalam pertemuan juga sempat disinggung terkait perjanjian kerjasama, masalah AMDAL, dan soal 16 persen yang berubah nomenklatur sejalan dengan adanya perobahan beberapa aturannya.

    Tim yang mengunjungi Walikota itu pun mengatakan bersedia membantu dalam bentuk masukan-masukan apabila Walikota perlukan setelah selesai membaca buku tersebut.

    Dan tak lain tujuan mereka memberikan buku tersebut adalah agar kedepannya Manado menjadi lebih baik dalam kaitan pelaksanaan program reklamasi di Kota Manado.

    Walikota Manado Andrei Angouw yang didampingi Donal Supit S.H menanggapi bahwa kewenangan reklamasi sekarang berada ditangan provinsi. Tapi karena areal atau lokasi reklamasi ada di Kota Manado, sehingga harus perlu dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi.

  • Kunker Pansus Disabilitas, Guru SLB Dimembe Minta Ada Tunjangan Khusus

    test.petasulut.com/, SULUT – Pansus Pembahas Ranperda Pelindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas DPRD Sulut melakukan kunjungan kerja di SLB Anugerah Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, kamis (19/8).

    Kunjungan kerja Pansus ini dalam rangka mendapatkan masukan/usulan dalam penyusunan Ranperda Pelindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas.

    Turlap itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pansus Melky Pangemanan didampingi Anggota Pansus Melisa Gerungan dan Hilman Idrus.

    Pada pertemuan itu terungkap bahwa Insentif guru honor SLB, pada tahun-tahun sebelumnya sudah pernah diberikan namun kemudian hilang karena sudah tidak dianggarkan pemerintah.

    “Tunjangan khusus guru ASN SLB, dulunya menerima Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) tapi sejak guru SMA dan SMK ditarik menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi maka tunjangan pun hilang,” ucap MJP.

    Guru-guru SLB Anugerah bermohon agar DPRD Provinsi Sulawesi Utara dapat memperhatikan nasib guru SLB dengan memberikan tunjangan khusus guru SLB.

    Diketahui, SLB Dimembe melayani siswa sampai wilayah Likupang dan sampai saat ini belum maksimal pelayanan pendidikannya karena keterbatasan sarana dan tenaga pendidik bahkan biaya operasionalnya.

    MJP pun berharap agar wilayah Likupang dibuatkan SLB Negeri.

    “Usulan untuk biaya operasional di sekolah SLB, perlu adanya penambahan dari pemerintah daerah,” tuturnya.

    BERIKUT DATA DAN USULAN KEBERADAAN SLB ANUGERAH DIMEMBE:

    A.PROFIL SEKOLAH

    1. DATA SISWA
    -SDLB: 46 Siswa
    -SMPLB: 12 Siswa
    -SMALB: 6 Siswa
    Jumlah: 64 Siswa
    2 CATATAN UNTUK SISWA, ADA KELAS JAUH DI WILAYAH LIKUPANG BERJUMLAH 20 SISWA

    2. DATA GURU
    -PNS: 3 Orang
    -Honor: 4 Orang
    Jumlah: 7 Orang

    3. DATA SARPRAS
    – RUANG KELAS: 4
    – RUANG KEPALA SEKOLAH: 1
    – ASRAMA: 3 RUANG
    – WC 4 RUANG DAN 2 PERLU REHAB

    USULAN KEBUTUHAN

    1. UNTUK SISWA SESUAI DENGAN KETUNAAN (SISWA TUNANETRA TUNARUNGU TUNAGRAHITA/AUTIS TUNADAKSA)
    – TONGKAT BRAILLE HEARING AIDS/ALAT BANTU DENGAR ALAT PENDIDIKAN/ PERMAINAN KURSI RODA
    -KACAMATA ALAT BANTU PENDIDIKAN ALAT LATIHAN KESEIMBANGAN
    – ALAT TULIS BRAILLE PERALATAN KETRAMPILAN
    – JAM TANGAN BRAILE
    – PERALATAN ALAT BANTU
    PENDIDIKAN

    2. UNTUK SARANA PRASARANA
    – RUANG KELAS 3 RUANG
    – RUANG KETRAMPILAN 1 RUANG
    – RUANG PERPUSTAKAAN 1 RUANG
    – RUANG UKS 1 RUANG
    – RUANG ASESEMEN 1 RUANG
    – RUANG GURU DAN TU 1 RUANG

    (ABL)

  • HUT Ke-76 RI Dimasa Pandemi, BARA: Terus Bekerja Untuk Rakyat

    test.petasulut.com/, SULUT – Di HUT Ke-76 Republik Indonesia, Ada pesan tersendiri yang disampaikan Politisi Partai Nasdem Sulut, Alfian Bara.

    Dirinya mengatakan bahwa berbagai keberhasilan, kegagalan maupun tantangan dan peluang datang silih berganti di tubuh bangsa Indonesia, terlebih juga di daerah Sulawesi Utara.

    “Banyak kesuksesan telah kita raih, tetapi masih banyak juga tugas yang harus kita kerjakan kedepan, untuk itu kolaborasi dan sinergitas pemerintah pusat, provinsi, Kabupaten/kota maupun semua stakeholder perlu terus diperkokoh,” ungkap Personil Komisi II DPRD Sulut, rabu (18/8).

    Lanjut dikatakan Aleg Dapil BMR itu, pemerintah harus bekerja dalam sistem, maka keberhasilan yang diperoleh adalah keberhasilan secara sistemik. Untuk itu, sangat penting sekali menjaga disiplin, etika dan etos kerja, sehingga semua unsur yang terlibat dalam sistem dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

    “Sistem pemerintahan harus terkelola secara jujur dan bersih. Kejujuran dan bersih merupakan fondasi utama, karena dengan jujur dan bersih kita bisa melayani masyarakat,” katanya.

    Lanjut Bara, dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini yang masih terus menggerogoti daerah kita menjadi pekerjaan rumah sekaligus menguji ketahanan bangsa Indonesia.

    “Di Sulut sendiri, kebijakan PPKM oleh pemerintah masih terus dicanangkan. Kami DPRD Sulut juga sampai saat ini telah membatasi kontak fisik dalam melakukan kegiatan kedewanan, rapat-rapat kerja di Komisi banyak dilakukan secara virtual tapi tidak mengurangi eksistensi dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” jelas Bara.

    “Saya pun banyak turun ke dapil untuk terus gotong-royong dengan masyarakat sekaligus melihat apa saja kendala dilapangan. Nah, kendala itu yang akan dibawah ke Komisi maupun Fraksi. Intinya, saya berharap Indonesia segera pulih dari wabah ini,” tutupnya.

    (ABL)

  • Walikota Manado Terima Bantuan Dari Kalbe Farma

    Manado, test.petasulut.com/ – dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kota Manado ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini memang agak sulit jika hanya dilakukan oleh pemerintah kota Manado sendiri.

    Dalam kondisi seperti saat ini pemerintah perlu support dari berbagai kalangan masyarakat, terutama dalam mendukung program pemerintah Kota Manado. Karena program pemerintah bisa berjalan dengan baik jika masyarakatnya bisa bekerjasama dengan baik.

    Pemerintah Kota Manado melalui Walikota Andrei Angouw menerima bantuan secara simbolis dari Kalbe Farma Manado, penyerahan bantuan itu pun diterima langsung oleh Walikota didepan Kantor Walikota Manado (dibagian balkon kantor Walikota Manado), Senin (16/8).

    Walikota Manado Andrei Angouw mengucapkan rasa terimakasihnya kepada kalbe farma dan dia berharap bantuan tersebut bisa disalurkan bagi warga yang terdampak, serta untuk mekanisme penyalurannya. Walikota Manado meminta ke Plt. Kadis Kesehatan Manado untuk menyalurkannya supaya tepat sasaran bantuan tersebut.

    "Bantuan ini nanti disalurkan ke nakes-nakes, petugas vaksinasi dilapangan dan warga yang sedang isoman," tutur Walikota Andrei Angouw.

    Dia juga menambahkan bahwa untuk yang menyalurkan bantuan tersebut adalah dari dinkes manado.

    "Nanti yang mengatur penyaluran ini adalah dr. Joy Zeekeon agar tepat sasaran," tandas Andrei Angouw.

    Turut hadir mendampingi Walikota dalam serah terima bantuan saat itu, kadis PSTP Charles Rotinsulu, kadis infokom Erwin kontu, dan Plt. Kadis kesehatan dr. Joy Zeekeon.

    Adapun bahan bantuan yang diterima secara simbolis itu, ada minuman suplemen sehat, seperti Hydro coco, Entrasol dan Cilko.

  • 76 Tahun Indonesia Merdeka, BRAIEN WAWORUNTU: Kobarkan Semangat Untuk Bangsa

    test.petasulut.com/, SULUT – Memaknai 76 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu mengajak para generasi muda untuk terus kobarkan semangat kepemudaan.

    “Karena pemuda harus tetap menjadi garda terdepan dan ujung tombak untuk indonesia lebih kuat dan maju sehingga masyarakat didalamnya juga bisa hidup aman dan sejahtera,” Politisi Partai NasDem itu, senin (16/8).

    Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu juga menuturkan bahwa saat ini bangsa kita Indonesia sedang di perhadapkan dengan bencana non alam yakni Wabah covid-19, maka dari itu sebagai pejuang, sebagai pemuda kita harus tetap eksis kobarkan semangat kepemudaan, karena kitanya yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini kedepan.

    “Di HUT RI yang ke-76 ini, kita harus tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan. Terus jalin tali persaudaraan terhadap sesama kita. Hidup harus menjadi berkat,” pungkasnya.

    (ABL)

  • Bu Winsu Berpulang, WALUKOW: Beliau Sosok Yang Patut Diteladani

    test.petasulut.com/, SULUT – Sulawesi Utara kembali dirundung duka. Salah satu tokoh terbaik asal Nusa Utara, Winsulangi Salindeho dikabarkan telah berpulang.

    Anggota DPRD Sulut, Winsulangi Salindeho meninggal dunia pada minggu (15/8) setelah sempat dirawat di RS Hermina Manado.

    Duka mendalam pun dirasakan para legislator Sulut sepeninggalan mantan Bupati Sangihe itu.

    Salah satunya rekan kerja komisi I Bu Winsu yakni Henry Walukow. Dimana dirinya mengaku kaget mendengar kabar tersebut.

    Anggota DPRD Sulut, Henry Walukow

    Di mata politisi partai Demokrat ini “Bu Winsu” panggilan akrab Winsulangi Salindeho adalah sosok yang patut diteladani.

    “Bu Winsu” adalah sosok senior yang penuh keteladanan, disiplin, tepat waktu, suka berbagi ilmu penuh pengalaman namun tetap suka memberi nasehat dan memiliki rasa humoris yang tinggi, “ujar Henry Walukouw.

    “Sebagai rekan kerja di Komisi 1 kami semua sangat kehilangan sosok yang mampu berkontribusi dan memberi warna dalam tugas pekerjaan dan pelayanan,” tegas Walukouw saat dihubungi via Whatsapp.

    Sebagai Informasi, sebelum meninggal Winsulangi Salindeho selain sebagai eksekutif dan legislator beliau juga adalah pelayan gereja yang pernah memangku jabatan jabatan strategis.

    Berikut Jabatan strategis yang pernah di jabat beliau.

    -Mantan Sekkot Manado,
    -Mantan Wabup Sangihe,
    -Mantan Bupati Sangihe,
    -Mantan Anggota BPMS GMIM, anggota DPRD Sulut Periode 2019-2024.
    -Beliau juga adalah Ketua Panitia Pembentukan Provinsi Nusa Utara dan
    -Tokoh pendiri Kabupaten Kepulauan Sitaro serta Perintis Pendirian Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar).

    Selamat Jalan “Bu Winsu” Rakyat Sulawesi Utara akan selalu Mengenangmu.

    (ABL)

  • Kawal Keluhan Warga Soal Pelayanan Kesehatan, Komisi IV Bentuk Timsus

    test.petasulut.com/, SULUT – Dimasa Pandemi Covid-19 yang sampai detik ini terus menggerogoti daerah Sulawesi Utara, berbagai keluhan masyarakat terus diutarakan, salah satunya mengenai pelayanan kesehatan.

    Dimana pada beberapa pekan belakangan muncul keluhan-keluhan warga akan pelayanan kesehatan rumah sakit yang sempat viral di media sosial.

    Baru-baru ini pula, Komisi IV DPRD Sulut menerima laporan salah satu keluarga pasien yang mengadu terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit.

    Langkah cepat pun dilakukan Komisi IV dengan langsung memanggil pihak RS Walanda Maramis dan Kandou untuk meminta penjelasan terkait keluhan tersebut.

    Rapat dengan pihak RS tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu, didampingi Wakil Ketua Careig N. Runtu, serta dihadiri Koordinator Komisi IV Billy Lombok SH, anggota Melky Pangemanan, Yusra Alhabsyi dan Hilman Idrus.

    Pada pertemuan itu, pihak rumah sakit maupun pihak keluarga korban (Ibu hamil yang meninggal) melalui juru bicara menyampaikan penjelasan.

    Rapat yang berjalan kurang lebih 4 jam itu membuat Komisi IV DPRD Sulut mengeluarkan beberapa kesimpulan, salah satunya adalah akan membentuk tim khusus atas keluhan pelayanan rumah sakit, agar lebih detail dan bisa fokus.

    Selain itu juga, Komisi IV juga menyatakan siap mengawal dan memperjuangkan insentif nakes, sehingga pelayanan akan semakin baik.

    “Permasalahan-permasalahan yang terjadi dibeberapa rumah sakit di Sulut, termasuk di rumah sakit Prof Kandou kita akan mengusulkan untuk membuat tim khusus, supaya segala sesuatu permasalahan bisa berkembang disitu,” tegas Ketua Komisi IV Braien Waworuntu, (12/8).

    “Dan terkait dengan tunjangan dari nakes kita tentunya akan memperjuangkan. Tahun tahun sebelumnya komisi IV telah memperjuangkan insentif dari para dokter LPDS, dan itu disalurkan langsung oleh menkes. dan kita terus akan mengawal supaya COVID-19 di Sulut menurun. kita sama-sama berdoa,” tandasnya.

    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Careig Runtu juga mengatakan tim khusus komisi IV ini akan mengawal pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit yang berada di Sulut.

    “Bukan cuma di Kandou atau Walanda Maramis, Timsus ini akan mengawal pelayanan kesehatan di seluruh RS di Sulut, semoga kedepannya tidak terjadi lagi keluhan-keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan,” tutup CNR.

    (ABL)

  • SAMPEL: Perlu Ada Peningkatan Jaringan Internet Dan Listrik di Kepulauan

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rumusan Pansus RPJMD Provinsi Sulut tahun 2021-2026, yang baru-baru ini telah disahkan melalui rapat paripurna DPRD Sulut, terdapat salah satu poin penting yang nantinya akan menjadi tujuan pembangunan pemerintah provinsi Sulut yakni terkait pemerataan pembangunan Jaringan Listrik dan Jaringan Internet di daerah kepulauan.

    Mengenai poin tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara Ronald Sampel memberikan tanggapannya bahwa poin itu sangat baik.

    Sampel mengatakan bahwa untuk pemerataan pembangunan khusus Jaringan Internet dan Listrik di daerah kepulauan seperti di Kabupaten Sangihe sudah berjalan dan tinggal beberapa pulau terluar saja yang perlu dibangun.

    “Untuk pemerataan pembangunan di daerah kepulauan khususnya pembangunan jaringan internet dan Listrik, memang untuk kondisi sekarang sudah hampir sebagian besar sudah ada jaringan. Cuma untuk daerah-daerah tertentu seperti pulau terluar ada juga jaringannya sudah masuk, diambil dari tower terdekat di pulau besar misalnya. Tapi memang juga ada pulau tertentu yang belum ada jaringan sama sekali, jadi kalau kita melihat kondisi sekarang. Untuk jaringan internet itu sudah ada,” Tutur Sampel saat ditemui awak media diruang kerjanya di kantor DPRD Sulut, Kamis (12/8).

    Dia juga menjelaskan apa yang sebenarnya menjadi kendala saat ini untuk warga kepulauan, menurutnya karena sekarang sedang dalam kondisi pandemi covid-19, sehingga banyak sekolah-sekolah yang beralih ke proses belajar mengajar secara daring. Oleh karena itu meningkatlah jumlah pengguna jaringan internet, sehingga kapasitas jaringan yang sebenarnya hanya kecil namun digunakan oleh banyak pengguna sehingga dia menjadi lemot akses jaringannya karena kapasitas jaringan tidak memadai atau tidak sepadan dengan pengguna.

    “Yang menjadi kendala sekarang di Kabupaten Kepulauan Sangihe itu, Jaringan yang ada itu mungkin kapasitasnya sudah tidak cukup, Sehingga mengakibatkan begitu banyak gangguan-gangguan yang terjadi. Itukan sangat merugikan anak-anak kita yang sedang sekolah secara daring. Apalagi kondisi jaringan yang seperti itu, maka sebenarnya untuk Jaringan sudah ada, tapi lebih tepatnya tinggal ditingkatkan lagi kapasitasnya, agar supaya kualitas jaringan itu dapat diperbaiki lagi,” Jelas Politisi Dapil Nusa Utara itu.

    Oleh karena itu saya juga berharap kepada stakeholder yang terkait agar sekiranya dapat meningkatkan kualitas jaringan tersebut. Karena memang banyak keluhan terkait jaringan Internet tersebut khususnya bagi mereka anak didik.

    Kemudian khusus Listrik, Ronald Sampel mengatakan, karena daerah kepulauan seperti di Sangihe yang terdiri dari seratus lebih pulau kecil. Maka ada kendala untuk pulau-pulau kecil, tapi sejauh ini sebagian besar juga sudah menggunakan Solar cell untuk menunjang Listrik di daerah pulau kecil. Lalu untuk Pulau besar sejauh ini sudah ada pelayanan Listrik.

    Lalu untuk solusi lainnya dari Pemerintah daerah, Ronal Sampel katakan akan koordinasi dengan komisi terkait mengenai kewenangan dalam hal ini soal Jaringan Internet dan Pelayanan Listrik supaya bisa ditingkatkan kedepan.

    “Kita akan bicarakan dengan stakeholder terkait, mungkin ada solusi-solusi terbaik lainnya.” Tandas Rosa sapaan akrabnya.

    Mengenai tupoksinya masuk di komisi III atau tidak, Rosa sebut akan koordinasikan hal itu. Karena mengenai daerah kepulauan itu memang banyak kendala.

    “Kalau saran dari saya pribadi lebih ditingkatkan lagi Pertama untuk Jaringan Internet, lalu ditingkatkan lagi pelayanan Listrik di daerah kepulauan,” tutup Sampel.

    (ABL)

  • Walikota Manado Dan Forkopimda Tinjau Vaksinasi Masal Di Unsrat

    Manado, test.petasulut.com/ – Pemerintah Kota Manado terus menggenjot Program Vaksinasi untuk masyarakat Kota Manado, target yang ingin di capai Pemerintah Kota pun bukan main-main. Kurang lebih ada 270 Ribu masyarakat Kota Manado yang harus di vaksin.

    Hari ini, Jumat (13/8) Walikota Manado Andrei Angouw dan Jajaran bersama Forkopimda Kota Manado melakukan kegiatan peninjauan Vaksinasi Masal di Auditorium Unsrat, program vaksinasi masal yang mengambil tajuk "Vaksin Merdeka Samrat" itu mendapat support penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kodam XIII Merdeka dan Pemkot Manado.

    Walikota Manado juga Sangat mensupport terkait pelaksanaan vaksinasi di Kota Manado yang digelar oleh elemen dari mana saja. Seperti yang dilakukan oleh Pihak Unsrat yang saat itu mereka kunjungi.

    Dia pun berharap dengan adanya Vaksinasi masal di Kota Manado, semoga apa yang ditargetkan bisa tercapai.

    Terlibat juga dalam kunjungan saat itu asa Kejari Manado, Komandan Kodim Manado, Kapolres Manado, Perwakilan TNI AL dan TNI AU, dan Sekot Manado serta Asisten I dan pejabat teknis lainnya.

    Vaksinasi yang melibatkan banyak orang tersebut tetap mengutamakan Protab kesehatan, hal tersebut terpantau saat vaksinasi sedang berlangsung namun tidak ada orang-orang yang berkerumunan, melainkan mereka sangat menaati protokol kesehatan yang sudah diterapkan dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

  • Walikota Manado Terima Kunjungan Dari KKP Dan Rutan Kelas II Manado

    Manado, test.petasulut.com/ – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas II Manado dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Manado, untuk melakukan audiens dengan Walikota di ruang kerjanya. Kamis (12/8).

    Dalam kunjungan itu, KKP kelas II Manado mengutarakan bahwa tujuan mereka saat itu ialah menginformasikan kerja dan tupoksi mereka serta program kerja yang sedang dihadapi atau jalankan saat ini.

    Dan yang paling penting dalam audiens itu adalah, mereka berharap agar bisa mendapat bantuan lahan dari Pemerintah Kota Manado dan bahkan dari Pemerintah Provinsi. Karena sejauh ini mereka hanya menempati atau berada di lahannya atau asetnya Pemprov Sulut.

    Lalu untuk Rutan Kelas II Manado, tujuan mereka untuk menginformasikan kepada Pemerintah Kota Manado bahwa dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-76, mereka akan mengadakan kegiatan Pemberian Remisi kepada warga binaan. Dan pemberian remisi rencananya akan diberikan saat acara puncak HUT Kemerdekaan nanti.

    Rencananya kegiatan (pemberian remisi) tersebut akan dilakukan secara virtual dan pemberian remisi itu juga akan diberikan secara serentak melalui Video conference Zoom Meeting yang dipusatkan di direktorat permasyarakatan DKI Jakarta, Karena mengingat protokol kesehatan.

    Walikota Manado dalam bincang-bincang santai dengan kedua lembaga tersebut mengingatkan soal program penanganan pandemi covid-19 di Kota Manado, dan Walikota Manado juga ingatkan bahwa program vaksinasi di Kota Manado harus mendapat dukungan dari semua pihak.