Blog

  • Ini Tanggapan FELLY RUNTUWENE Terkait Debat Publik Calon Gub/Wagub Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Debat publik pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulut yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis 5 november lalu membawa cerita tersendiri di masyarakat.

    Bagaimana tidak, salah satu calon gubernur Sulut yang di usung partai NasDem yakni Vonny Aneke Panambunan (VAP) dinilai membawa warna tersendiri dalam debat tersebut.

    Menanggapi itu, Pimpinan Nasdem pusat, Felly Estelita Runtuwene (FER) pun angkat suara.

    Ia mengatakan bahwa setiap paslon ada yang menjawab dengan secara sistematis, ada juga menjawab dengan tidak sistematis atau mengunakan bahasa sederhana.

    “Setiap jawaban dari paslon memang ada yang the best, ada yang menggunakan bahasa terlalu sederhana tapi tentunya tujuannya baik. Contoh kongkrit, pada saat berbicara stunting ada paslon yang bicara memang tidak paham tentang stunting, yang dia paham bagaimana meningkatkan gizi. Sebetulnya stunting itu dari peningkatan gizi,” kata Runtuwene kepada awak media usai pelaksanaan acara Groundbreaking Ceremony Gedung DPW Partai Nasdem Sulut, Jumat (6/11).

    “Ada lagi pasangan calon yang mengatakan bahwa itu stunting bukan juga peningkatan gizi, menurut saya hal itu salah. Karena selain peningkatan gizi sebetulnya adalah lingkungannya, infrastruktur yang ada dan air bersih,” tandas Runtuwene.

  • AA Sambangi Rumah Sulut Berdikari Teling Atas, MALONDA: ODSK untuk Sulut, AARS Untuk Manado

    test.petasulut.com/, SULUT – Menuju Pilkada 2020, semua pasangan calon semakin unjuk kegigihan guna meraih kemenangan di 9 desember mendatang.

    Para kader partai, tim, militan dan relawan pun terlihat semakin fokus bertarung guna memenangkan masing-masing paslon mereka.

    Hari ini, sabtu (7/11) salah satu calon walikota Manado dari partai PDIP yakni Andrei Angouw menyambangi rumah sulut berdikari teling atas yang di sambut hangat dan antusias oleh ratusan pendukung militan dan relawan.

    Sekretaris rumah sulut berdikari Victor Malonda pun membenarkan kedatangan Calon Walikota Manado Andrei Angouw guna melihat rumah sulut berdikari.

    “Rumah sulut berdikari ini juga himpunan dari beberapa elemen masyarakat. Rumah sulut berdikari memang tersebar di beberapa daerah di sulut namun khususnya yang berada di teling atas manado, kami memberikan dukungan penuh kepada Andrei-Ichad di Manado serta OD-SK di Sulut,” jelas Malonda.

    Harapan kedepan lanjut Malonda untuk ODSK untuk bisa melanjutkan pembangunan yang berada di Sulawesi Utara, dan AARS di manado bisa memberi warna baru disertai program terbaik guna kesejahteraan warga manado.

    “Jadi tanggal 9 desember 2020 nanti saya meminta kepada masyarakat manado dan Sulut untuk bisa memilih pilihan yang tepat, karena kita sebagai warga negara Indonesia mempunyai hak politik yang sama untuk memilih, tentunya masyarakat mempunyai pilihan masing-masing yang tentunya bisa membawa rakyat manado dan Sulut lebih baik. Secara khusus saya harapkan kepada masyarakat untuk memilih ODSK di Sulut dan AARS di Manado,” ungkap Victor Malonda.

  • Pilkada 2020, PUTRA Imbau Lakukan Kampanye Secara Cerdas Dan Terdidik

    test.petasulut.com/, SULUT – Pergelaran Pilkada 2020 diketahui akan berlangsung pada 9 desember, terhitung hanya tinggal sebulan lagi.

    Pada masa kampanye, para pasangan calon pun diminta untuk melakukannya dengan baik dan berintegritas.

    Seperti yang dikatakan Aktivis pemuda sulawesi utara Putra Jaya.

    Dirinya mengimbau kepada seluruh tim bakal pasangan calon agar dalam kontestasi pilkada sulawesi utara tahun 2020, untuk berkampanye secara Cerdas dan terdidik.

    “Himbauan in dilakukan atas respon kampanye-kampanya di media sosial yang mulai memanas dan kampanye tidak sehat dan saling menjatuhkan antar tim pasangan calon,” ucap Putra yang dikenal vokal ini, sabtu (7/10).

    Sejatinya lanjut Putra Jaya, tim sukses harusnya mengkampanyekan program-program unggulan dan gagasan-gagasan para kandidat pasangan calon yang mereka dukung sehingga bisa memberikan pendidikan politik bagi masyarakat sulawesi utara.

    “Bakal Paslon harus mengedepankan Program unggulan karena itu yang paling penting untuk keberlangsungan Sulawesi Utara yang lebih sejahtera. Mari sukseskan Pilkada Sulut Tahun 2020,” tutupnya.

  • Peletakan Batu Pertama Kantor DPW, FER: Ini Hari Bersejarah Untuk NasDem Sulut

    test.petasulut.com/, SULUT – Partai NasDem Sulawesi Utara menggelar Groundbreaking Ceremony atau peletakan batu pertama Kantor DPW Nasdem Sulut, Paniki Bawah, tepatnya depan Gereja GMIM 'PETRA', jumat (5/11).

    Acara peletakan batu pertama ini dihadiri langsung Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Runtuwene, Ketua DPW Nasdem Sulut, Maximilian J. Lomban, Wakil Ketua DPRD Sulut, Victor Mailangkay, Ketua Komisi IV, Braien R.L Waworuntu, Stella Runtuwene, Jhon Panambunan, Mohammad Wongso, Nyoman Sarwa dan para calon Gubernur dan calon Bupati dan Walikota dari Partai Nasdem di 7 Kabupaten Kota.

    Sementara itu Felly Estelita Runtuwene dalam sambutannya mengatakan, hari ini, tertanggal 6 November 2020, merupakan hari bersejarah bagi kita partai Nasdem Sulut, sebagai partai Modern dan partai terbesar kedua di Sulut, yang akhirnya kita bisa menyiapkan kantor DPW Sulut secara permanen.

    “rencana pembangunan akan dimulai paling lambat partai Nasdem berumur sebelas tahun, dan paling cepat berumur sepuluh tahun. Paling lambat dua tahun, dan paling cepat satu tahun. Kantor DPW Nasdem akan dibangun 5 lantai, lebar 20 meter dan panjang kebelakang 32 Meter, dari depan undur 35 meter, kemudian kita masih punya lahan di sebelah kanan dan bagian belakang untuk pembangunan gedung lainnya dan tempat parkir. Tanah yang disiapkan sejumlah 5000 meter atau stengah hektar,” Jelas Ketua Komisi IX DPR RI.

    Partai Nasdem lanjut FER, mengapresiasi Sulut sangat luar biasa. Dimana, dari 34 Provinsi, kemudian dari Fraksi Nasdem hanya memiliki 2 ketua Komisi, dan salah satunya diberikan kepercayaan dari Sulut.

    “Untuk itu, apa yang diberikan oleh partai Nasdem, kami juga tidak akan pernah diam, jika kemarin menangkan 2 kursi untuk pusat, 9 untuk DPRD Sulut, 11 pimpinan DPRD di 15 Kabupaten Kota. Tentunya ke depan dengan adanya pembangunan permanen ini, kami membutuhkan kerja-kerja kita harus lebih semangat lagi, kalau kemarin kita menempatkan kantor dan bisa melahirkan beberapa Pimpinan baik pusat, Provinsi Sulut hingga di 15 Kabupaten Kota. Tentunya, di tahun 2024, untuk Provinsi Sulut, kabupaten Kota harus lebih ditingkatkan. Dengan kehadiran Kantor partai Nasdem lebih permanen, maka kedepannya harus lebih baik dari sebelumya,” Tegasnya.

    Disisi lain, Ketua BPW Nasdem Sulut, Maximilian J. Lomban (MJL) dalam sambutannya, dengan adanya Kantor DPW Nasdem Sulut yang permanen, kedepannya kita harus lebih baik dari kemarin-kemarin.

    Perlu diketahui, di tahun 2014, Nasdem di Sulut itu 0, Provinsi Sulut 2. Kemudian Nasdem menunjukan kerja-kerja bersama kita, hingga mencapai 33% ke Senayan, 9 DPRD Sulut, dan 11 Pimpinan di 15 Kabupaten Kota.

    Partai Nasdem berada di Posisi ke 2 di Sulut, mari kita bekerja mulai tanggal 9 Desember 2020, menuju 2024, kita akan jadikan partai Nasdem berada di Posisi 1 di Sulut, Ujar MJL.

    “Dengan adanya pembangunan permanen Kantor DPW Nasdem Sulut, kami mengharapkan kedepannya lebih banyak lagi yang duduk di Senayan di tahun 2024 nantinya, itu yang kami harapkan kedepannya, jika secara nasional partai Nasdem berada di urutan ke 4, kami harapkan kedepannya bisa capai puncaknya, Ungkap perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem, Ivan Husemen.

    Pada waktu yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kota Manado, G.S Vicky Lumentut menuturkan, pembangunan Kantor DPW Nasdem Sulut, tentunya kami menjadi tuan rumah.

    ” Terkait “IMB itu akan segera saya selesaikan, agar pembangunan bisa berjalan dengan baik.” Singkatnya seraya menambahkan DPD Nasdem Manado akan membantu pembangunan Kantor DPW Nasdem Sulut, setelah 9 Desember 2020.

  • UMP Sulut Tahun 2021 Berada di Urutan 3 Tertinggi Nasional

    test.petasulut.com/, SULUT – Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara (SULUT) Tahun 2021 diketahui telah diumumkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Pjs. Gubernur Sulawesi Utara Dr. Drs. Agus Fatoni M.Si.

    Bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Rabu (04/11/2020), Agus Fatoni mengumumkan Penetapan Upah Minimum Sulawesi Utara tahun 2021, Nomor 561/20.9092/sekretariat tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021, yang telah ditetapkan pada tanggal 31 Oktober 2020.

    “Penetapan UMP tahun 2021 sama dengan UMP tahun 2020 sebesar 3.310.723 rupiah. UMP ini berlaku bagi sektor usaha yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Fatoni seraya menuturkan bahwa UMP Sulut 2021 tetap berada di urutan tiga tertinggi nasional.

    Untuk sektor pertambangan lanjut Fatoni, yang tidak terdampak pandemi covid-19, UMP tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 3,27%, sesuai peraturan perundang-undangan. Tidak naiknya standar upah buruh di Sulut beralasan, karena kondisi perekonomian di masa pandemi yang belum memungkinkan.

    “Penetapan ini dapat ditinjau kembali dengan menyesuaikan kondisi perekonomian tahun 2021 tentu sesuai peraturan perundang-undangan,” tandas Fatoni.

    Sebelumnya, Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Sulut Dr. Ronny Maramis SH MH dalam laporannya, menjelaskan proses pembuatan rekomendasi penetapan UMP dari Dewan Pengupahan Provinsi ke Pemprov. Sulut.

    Diketahui, Dewan Pengupahan Provinsi merupakan lembaga yang diberikan kewenangan untuk memberikan saran dan pertimbangan dalam rangka penetapan UMP.

    “Dewan Pengupahan Provinsi menyatakan Pemerintah, Bapak Gubernur dapat mempertimbangkan rekomendasi Dewan Pengupahan dalam rangka merumuskan kebijakan Upah Provinsi untuk menetapkan Upah Minimum Provinsi tahun 2021. Namun penetapan UMP Provinsi sepenuhnya diserahkan kepada Gubernur,” pungkas Ronny.

    Turut hadir pada kegiatan ini yakni Forkopimda Sulut, Sekprov Edwin Silangen, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perwakilan Buruh dan Pengurus Dewan Pengupahan Provinsi Sulut.

  • Komisi IV Terima Banyak Masukan Dari DPRD DKI Soal Metode Belajar Online

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka Studi Komparasi Penerapan Metode Pembelajaran Online dari rumah selama masa Pandemi Covid-19, Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/11).

    4 personil Komisi IV yang mengikuti Kunker itu, yakni Wakil Ketua Careig Runtu, Melky J. Pangemanan, I Nyoman Sarwa dan Melisa Gerungan.

    Pada kesempatan itu, DPRD DKI Jakarta memberikan penjelasan terkait kebijakan pembelajaran jarak jauh, dimana:

    • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor 467 Tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021 dan kesiapan dimulainya kegiatan belajar dan mengajar.
    • Pembelajaran di masa pandemi dilakukan melalui Pembelajaran Jarak Jauh dan Blended Learning. Kebijakan mengenai pembelajaran masa transisi menyesuaikan SKB 4 Menteri dan keputusan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan CVD.
    • Dalam rangka mengoptimalkan pembelajaran pada masa transisi, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta meluncurkan portal Siap Belajar (siapbelajar.jakarta.go.id) atau bisa juga diakses melalui website Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (disdik.jakarta.go.id).
    • Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta untuk membuat konten “Siap Belajar Jakarta”.
    • Konten utama “Siap Belajar Jakarta” sebagai berikut; Prosedur informasi standar pelaksanaan pembelajaran masa transisi; Panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) bagi peserta didik baru; Panduan orientasi peserta didik lama, guru, dan orang tua; Panduan dan materi blended learning bagi guru, orang tua dan peserta didik; Asesmen Kesiapan Satuan Pendidikan.
    • Pada poin Asesmen Kesiapan Satuan Pendidikan, Sekolah/Madrasah baik Negeri dan Swasta wajib mengisi asesmen yang dimaksud untuk memastikan kesiapan kondisi dan lingkungan, walaupun PJJ tetap berlangsung.
    • Program MPLS dan MATSAMA bagi peserta didik baru tetap perlu dilakukan untuk memastikan peserta didik menjadi bagian dari satuan pendidikan, mengenal satuan pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peraturan-peraturan dan program satuan pendidikan.
    • Gubernur DKI Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 101/2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan CVD.
    • Pergub 101/2020 tidak mengubah keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh selama masa PSBB Transisi.
    • Pasal 9 Pergub 101/2020 adalah peraturan pengendalian kegiatan belajar-mengajar yang mana harus menggunakan protokol kesehatan CVD.
    • Pada Pasal 9 Ayat 1 tertulis penjelasan protokol pencegahan CVD bagi tenaga pendidikan dan peserta didik, beserta orang tua dalam upaya turut mengawasi kegiatan peserta didik.
    • Peraturan Daerah Penanggulangan CVD telah resmi disahkan dalam sidang paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta.
    • Perda tersebut dibentuk agar penanggulangan CVD di Jakarta memiliki aturan yang lebih kuat dan lebih lengkap daripada dua peraturan gubernur sebelumnya yang menjadi payung hukum penanganan CVD.

    Pangemanan, Runtu, Sarwa dan Gerungan pun mengakui bahwa telah menerima banyak informasi terkait penerapan kebijakan dan inovasi Pemerintah DKI Jakarta, sehingga nantinya bisa menjadi bahan evaluasi bagi penerapan pembelajaran jarak jauh di Sulawesi Utara.

    DKI Jakarta tidak terlalu kesulitan dalam menjalankan PJJ mengingat fasilitas internet dan jaringan yang memadai sementara di beberapa daerah di Sulawesi Utara masih sulit mengakses jaringan internet, misal di daerah Kepulauan.

    Beragam suka dan duka dialami para siswa saat belajar dari rumah. Persoalan gagap teknologi hingga kejenuhan mengikuti pembelajaran jarak jauh dan tidak memiliki Laptop atau Handphone.

    Di Provinsi Sulawesi Utara Pelaksanaan kegiatan pendidikan selama pandemi di lingkungan Dinas Pendidikan Daerah dengan Pembelajaran online dalam jaringan (Daring) dan Luar jaringan (Luring) dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan menengah yang terdiri SMA 224 Sekolah SMK 187 sekolah dan SLB 30 sekolah, sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diikuti surat edaran Gubernur Sulawesi Utara terkait belajar dari rumah selama pandemi.

    Guru dan siswa melakukan proses mengajar dan belajar dari rumah dengan menggunakan beberapa aplikasi gratis diantaranya rumah belajar ruang guru, zoom, whatsapp messenger, penugasan terstruktur dan kunjungan ke rumah siswa secara langsung bagi yang tidak memiliki fasilitas internet.

    Persentase pembelajaran daring keseluruhan ada 70 persen sedangkan luring ada 30 persen untuk seluruh siswa di Sulawesi Utara.

    Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) diefektifkan untuk membantu pembelajaran jarak jauh sesuai perubahan-perubahan petunjuk penggunaan BOS.

    Penyesuaian Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

  • JERRY MASSIE Minta Pemerintah Perhatikan Para Veteran Perang

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Kemerdekaan Indonesia diperoleh tak luput dari perjuangan keras para pahlawan yang telah wafat maupun pahlawan yang masih hidup sampai sekarang ini.

    Jasa para pahlawan yang berjuang bagi Negara Republik Indonesia sangatlah besar, pemerintah pun diminta untuk bisa memperhatikan para veteran perang.

    Seperti yang dikatakan Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie.

    Ia mengatakan kebijakan pemerintah juga harus berpihak pada veteran perang. Mereka punya jasa besar bagi Indonesia.

    “Perjuangan pahlawan sangat luar biasa. Mereka rela mengorbankan jiwa raga dan darah demi kemerdekaan bangsa,” ungkap Massie, selasa (3/11).

    Namun lanjut Jerry, kebijakan negara untuk menghormati jasa para pendahulu seakan setengah hati. Dia mencontohkan masih ada pejuang veteran yang nasibnya luntang-lantung.

    “Seberapa sejahtera para legiun veteran? Berapa anggaran yang dikucurkan pada mereka? Fasilitas rumah perlu disiapkan pemerintah,” ujar dia.

    Jerry mengatakan acara kepahlawanan juga harus digelar rutin. Supaya masyarakat Indonesia lebih mengenal sosok dan jasa yang diberikan para pejuang. Pemerintah juga mesti rutin memutarkan film pahlawan kemerdekaan.

    “Supaya masyarakat lebih nasionalis apalagi film sejarah pahlawan juga kita agak minim,” tutur Jerry.

    Dia menyebut bentuk apresiasi lainnya, yakni pemberian penghargaan bagi sosok yang memang layak menerima tanda kehormatan. Pemerintah dan DPR diminta tidak pelit mengapresiasi putra-putri terbaik.

    “Tapi perlu juga disortir mana yang layak diangkat menjadi pahlawan nasional,” ujar Jerry seraya menuturkan pemerintah melalui kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus berpartisipasi. Misalnya memberikan beasiswa bagi cucu para pejuang Indonesia.

  • Fraksi Nasdem Sulut Tegak Lurus Menangkan VAP-HR

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rangka memenangkan Vonny Anneke Panambunan dan Pdt Hendry Runtuwene (VAP-HR) di Pilgub sulut yang diketahui akang digelar pada 9 desember 2020 nanti, Fraksi Nasdem Sulawesi Utara pun semakin solid merapatkan barisan.

    Hal itu dibuktikan dengan pernyataan yang dilontarkan Ketua Fraksi Nasdem Sulut, Nick Adicipta Lomban.

    Dirinya menyatakan dukungan penuh kepada VAP-HR dalam pemilihan Gubernur/Wagub sulut tahun 2020 ini.

    “Fraksi Nasdem Sulut tegak lurus memenangkan VAP-HR. DPP Partai Nasdem juga telah memberikan instruksi kepada semua kader untuk bekerja keras untuk VAP-HR, Maka dari itu sebagai kader saya siap mengamankan VAP-HR untuk duduk sebagai Gubernur/Wagub Sulut,” tegas Lomban, senin (2/11).

    Tak hanya itu, Politisi muda itu juga meminta untuk semua kader Nasdem untuk bisa bekerja serius.

    ” Dengan kita bekerja serius, maka hasil yang akan didapat nanti pastinya tidak mengecewakan. Saya minta untuk semua pengurus partai Nasdem, mulai dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk bisa memenangkan VAP-HR nomor urut 2 di pilgub 2020 ini,” ucapnya.

  • Atasi Eceng Gondok, Stella Usul Berdayakan Warga Sekitar

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III DPRD Sulut dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, senin (2/11) tadi. Ada hal menarik diungkapkan Wakil Ketua Komisi III Stella runtuwene.

    Dimana, dirinya mengusulkan ke Balai Sungai untuk bisa berdayakan masyarakat sekitar untuk mengatasi persoalan eceng gondok yang berada di Tondano.

    “Jangan terus-terusan membuat proyek-proyek besar yang mubazir. Waktu lalu pernah ada bantuan alat untuk mengatasi eceng gondok danau tondano dan pada akhirnya alat itu rusak dan sudah tidak bisa terpakai karena tidak adanya pemeliharaan, itu anggaran yang sangat besar loh. Lebih baik berdayakan saja masyarakat setempat, contohnya dibayar harian ke mereka untuk mengangkat eceng gondok, setidaknya di masa covid-19 sekarang ini, hal itu bisa membantu masyarakat sekitar mendapat penghasilan,” jelas Runtuwene.

    Politisi Partai Nasdem Dapil Minsel-Mitra itu juga mencontohkan permasalahan eceng gondok jakarta di masa pemerintahan gubernur Ahok, dimana kurang dari setahun eceng gondok disana bisa teratasi.

    “Eceng gondok di jakarta itu setiap hari rajin dibersihkan sehingga kurang dari 1 tahun bisa bersih dan tempat itu sudah jadi tempat wisata. Tak hanya itu, eceng gondok pun bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan furniture, contohnya saja di rumah saya ada meja dan kursi yang terbuat dari eceng gondok. Tentunya ini bisa kita terapkan untuk eceng gondok yang berada di danau tondano. Jadi sekali lagi saya mengusulkan untuk bisa berdayakan masyarakat sekitar untuk mengatasi eceng gondok tondano,” ungkap adik dari Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene.

  • Kian Berkurang, Ini Data Covid-19 Sulut 31 Oktober 2020

    test.petasulut.com/, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali merilis data Covid-19 per tanggal 31 Oktober 2020 jam 18.00 Wita.

    Dimana, jumlah kasus Covid-19 yang sembuh mengalami peningkatan yang signifikan serta kasus aktif kian berkurang.

    Berikut ini data terkini kasus Covid-19 di Sulawesi Utara.

    Foto Istimewa

    Pemprov Sulut pun tak henti-hentinya mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.

    Pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan dan sering mencuci tangan pakai sabun atau Handsanitizer.